Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Terciptanya Kondusif Diwilayah Jebres, Piket Koramil 04/Jebres Melaksanakan Patroli Malam

Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Sertu Budiono melak...

Postingan Populer

Minggu, 27 September 2026

Terciptanya Kondusif Diwilayah Jebres, Piket Koramil 04/Jebres Melaksanakan Patroli Malam


Uploaded Image

Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Sertu Budiono melaksanakan Patroli malam di seputaran wilayah Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Sabtu ( 26/09/2026).

Ditegaskan Sertu Budiono Patroli malam dilakukan secara rutin oleh piket koramil dengan sasaran objek vital pemerintahan dan tempat-tempat yang dianggap rawan dari tindak kejahatan dan kriminal di wilayah kecamatan Jebres.

Dalam patroli tersebut, Piket Koramil selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan  lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan situasi lingkungan di sekitar wilayah.

Penulis : Arda 72

POLRES WONOSOBO GELAR PATROLI SKALA BESAR ANTISIPASI BALAP LIAR DAN KEJAHATAN JALANAN



WONOSOBO — Polres Wonosobo Polda Jawa Tengah menggelar patroli skala besar dan terpadu untuk mengantisipasi balap liar serta berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam akhir pekan.

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan personel yang dipusatkan di halaman Gedung Golkar Wonosobo, Sabtu (26/9/2026) pukul 20.00 WIB. Apel dipimpin Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja, S.I.K., M.H., dan menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif, khususnya pada malam libur ketika aktivitas masyarakat meningkat.

Patroli melibatkan personel dari berbagai fungsi di tingkat Polres maupun jajaran Polsek. Personel Sat Lantas dan Sat Samapta dikerahkan menggunakan kendaraan dinas patroli. Sementara itu, seluruh Polsek turut melakukan patroli di wilayah hukumnya masing-masing dengan kendaraan patroli dan melibatkan personel sesuai pembagian zona.

Untuk memastikan kegiatan berjalan efektif dan menjangkau wilayah secara merata, sasaran patroli dibagi menjadi empat zona. Zona tengah yang meliputi kawasan perkotaan diampu oleh personel Polres, sedangkan zona timur, zona utara/barat, dan zona selatan diampu oleh jajaran Polsek sesuai wilayah hukum masing-masing.

Sebelum bergerak, seluruh personel menerima Arahan Pimpinan Pasukan (APP) dari Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja, S.I.K., M.H., bersama Kabag Ops. Arahan tersebut menekankan pentingnya pelaksanaan patroli secara humanis, mengedepankan tindakan preventif, serta respons cepat terhadap setiap potensi gangguan keamanan yang ditemukan di lapangan.

Keberangkatan kendaraan patroli juga diatur secara bergiliran dengan jeda waktu. Pola tersebut dilakukan agar mobilitas kendaraan tetap lancar sekaligus memastikan kehadiran polisi dapat dirasakan secara berkelanjutan di berbagai ruas jalan dan titik yang menjadi sasaran patroli.

Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja, S.I.K., M.H., mengatakan patroli skala besar tersebut merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, termasuk balap liar dan kejahatan jalanan.

"Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas. Kami juga mengedepankan langkah preventif dan humanis, namun tetap akan mengambil tindakan sesuai ketentuan apabila ditemukan pelanggaran atau gangguan keamanan," ujar AKBP Ricky.

Selain patroli di masing-masing zona, Unit Reaksi Cepat (URC) juga disiagakan di sekitar Gedung Golkar Wonosobo. Titik tersebut menjadi salah satu perhatian karena berdasarkan laporan masyarakat kerap digunakan sebagai lokasi atau lintasan balap liar.

Sementara itu, Tim Pengurai Massa (Raimas) Sat Samapta disiagakan di Mako Polres Wonosobo. Tim tersebut dipersiapkan untuk memberikan dukungan dengan cepat apabila personel yang melaksanakan patroli di lapangan membutuhkan penguatan.

Polres Wonosobo mengajak masyarakat turut berperan menjaga keamanan lingkungan. Orang tua juga diimbau memberikan perhatian kepada anak-anak agar tidak terlibat maupun datang menonton aksi balap liar karena aktivitas tersebut berisiko membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Masyarakat yang mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas juga diimbau segera melaporkan kepada kepolisian. Informasi dari masyarakat menjadi bagian penting dalam membantu kepolisian melakukan pencegahan dan merespons gangguan keamanan secara cepat.

Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di Kabupaten Wonosobo, khususnya pada malam akhir pekan, tetap aman, tertib, dan kondusif.

(Yudhi KJN)
Uploaded Image

Sosialisasi Hari Hak untuk Tahu di CFD Jakarta, Perkuat Edukasi Informasi Publik

Jakarta – Divisi Humas Polri menggelar sosialisasi hak untuk tahu di tengah car free day (CFD) Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu (27/9/2026) pagi. Kegiatan ini digelar untuk memperingati Hari Hak untuk Tahu Sedunia 2026 sekaligus menunjukkan komitmen Polri dalam mengimplementasikan keterbukaan informasi.

‎Kabag Yaninfodok Biro PID Divisi Humas Polri Kombes Pol Komang Suartana mengatakan, kegiatan ini menjadi sarana untuk memperluas informasi bahwa masyarakat memiliki hak untuk memperoleh, mencari, dan menyimpan informasi publik. Masyarakat bisa melakukan permohonan informasi kepada badan hukum publik.

"Kehadiran kami di sini sebagai upaya sosialisasi ke masyarakat, memperluas informasi bahwa Polri sebagai badan hukum publik turut menjalankan amanah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” ujar Kombes Komang di sela kegiatan, Minggu.

‎Kombes Komang menambahkan, Polri telah membuka berbagai kanal permohonan informasi publik yang dapat diakses dengan mudah, masyarakat juga dapat mengisi survey tentang kepuasan masyarakat terhadap pelayanan polri melalui link yang di bagikan.

Masyarakat dapat mengajukan permohonan melalui email layanan informasi, situs resmi Humas Polri, bersurat, maupun datang langsung ke Humas Polri. Permohonan tersebut ditujukan ke Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Polri.

"Polri akan menyediakan informasi publik secara cepat, mudah, tentunya sesuai dengan koridor Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik,” ucapnya.

‎Selain itu, Polri juga menghadirkan sejumlah platform digital seperti SPIT-Mediahub, Polri TV, E-PPID dan Tribratanews, serta menerbitkan Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2024 tentang tata cara pelayanan informasi publik di lingkungan Polri.

‎Menurut Kombes Komang, seluruh upaya tersebut merupakan bagian dari transparansi dan akuntabilitas Polri sebagai badan hukum publik untuk mendukung program Polri Presisi. Selain itu mengutakan aspek pemantapan komunikasi publik dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Bagi Polri, keterbukaan informasi bukan hanya tuntutan, tetapi juga kunci keberhasilan dalam menghadapi berbagai tantangan di era digital," pungkasnya.

Personel dalam kegiatan ini membagikan stiker dan flyer edukasi keterbukaan informasi publik. Selain itu, ada hiburan game spin wheel dengan hadiah menarik yang dibagikan sebagai souvenir secara gratis kepada masyarakat.

((A, Rahmat))

Game Spin Wheel Berhadiah Ramaikan Sosialisasi Hak untuk Tahu di CFD Jakarta

Jakarta – Ada yang menarik dalam sosialisasi Hari Hak untuk Tahu yang digelar Divisi Humas Polri di kawasan car free day (CFD) Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu (27/9/2026). Selain memberikan edukasi mengenai keterbukaan informasi publik, Humas Polri juga mengajak warga mengikuti game spin wheel dengan berbagai hadiah menarik.

Warga yang mengikuti permainan tersebut berkesempatan membawa pulang beragam suvenir dari Humas Polri, mulai dari payung, mug, key chain, alas mug, kipas, hingga stiker.

Game spin wheel tersebut menjadi salah satu daya tarik di booth Humas Polri yang berada di sekitar FX Sudirman. Warga yang tengah menikmati suasana CFD dapat mampir untuk mengikuti permainan sekaligus mendapatkan informasi mengenai hak masyarakat dalam memperoleh informasi publik.

Belasan personel Humas Polri tampak mengenakan pakaian berwarna hitam bertuliskan 'Right to Know Day 2026'. Melalui kegiatan tersebut, personel Humas Polri juga memberikan penjelasan mengenai keterbukaan informasi publik. Edukasi disampaikan secara langsung kepada masyarakat dengan suasana yang santai dan interaktif.

Kabag Yaninfodok Biro PID Divisi Humas Polri Kombes Pol Komang Suartana mengatakan, kegiatan ini menjadi sarana untuk memperluas informasi bahwa masyarakat memiliki hak untuk memperoleh, mencari, dan menyimpan informasi publik. Masyarakat bisa melakukan permohonan informasi kepada badan hukum publik.

“Kehadiran kami di sini sebagai upaya sosialisasi ke masyarakat, memperluas informasi bahwa Polri sebagai badan hukum publik turut menjalankan amanah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” kata dia.

Ia menambahkan bahwa seluruh anggota Polri memiliki tanggung jawab sebagai agen kehumasan yang memahami prinsip keterbukaan informasi publik. Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi bukti kuat komitmen Polri dalam menyediakan layanan informasi yang modern, transparan, dan mudah dijangkau masyarakat.
Selain melalui kegiatan tatap muka seperti sosialisasi di CFD, Polri terus mendorong digitalisasi layanan informasi publik melalui pemanfaatan situs resmi, media sosial, dan berbagai kanal komunikasi seperti SPIT-Mediahub, Polri TV, E-PPID dan Tribratanews. Upaya tersebut dilakukan untuk mempermudah masyarakat memperoleh informasi terkait aktivitas kepolisian.

((A, Rahmat))

Sipropam Hadir, Tebar Senyum Anak Yatim


Uploaded Image


TANGERANG – Senyum dan keceriaan anak-anak mewarnai suasana saat Sipropam Polresta Tangerang menyambangi Asrama Asuh Yatim dan Dhuafa Yayasan Rumah Ceria Nusantara, Perumahan Sudirman, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Sabtu (26/9/26).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari kegiatan bhakti sosial dalam rangka memperingati HUT Propam Polri ke-24. Dipimpin langsung Kasipropam Polresta Tangerang Ipda M. Irfan Fauzi, S.Sos., M.M., CCMS., seluruh personel Sipropam hadir untuk berbagi sekaligus menyapa anak-anak di yayasan tersebut.

Bukan hanya bantuan yang dibawa, tetapi juga kehangatan dan perhatian. Personel Sipropam berbaur bersama anak-anak, berbincang, bercanda, dan menikmati momen kebersamaan yang sederhana namun penuh makna.

Bagi anak-anak di Yayasan Rumah Ceria Nusantara, kehadiran para personel Polri menjadi sebuah kebahagiaan tersendiri. Senyum polos dan keceriaan mereka menjadi warna dalam kegiatan bhakti sosial tersebut.

Ipda M. Irfan Fauzi mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Sipropam Polresta Tangerang kepada masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan dhuafa.

“Momentum HUT Propam Polri ke-24 ini kami manfaatkan untuk berbagi. Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat dan kehadiran kami bisa memberikan sedikit kebahagiaan bagi adik-adik semua,” ujar Ipda Irfan.

Ia menambahkan, kepedulian terhadap sesama merupakan bagian penting dari semangat pengabdian Polri. Menurutnya, berbagi tidak harus selalu dalam bentuk besar, karena perhatian dan kehadiran pun dapat memberikan arti bagi orang lain.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Personel Sipropam dan anak-anak yayasan tampak menikmati setiap momen kebersamaan.

Melalui kegiatan tersebut, Sipropam Polresta Tangerang ingin menunjukkan bahwa semangat HUT Propam Polri ke-24 bukan hanya tentang menjaga disiplin dan profesionalisme personel, tetapi juga tentang bagaimana hadir, peduli, dan berbagi kebahagiaan bersama masyarakat.




Toher Aswi

Sabtu, 26 September 2026

140 Ponton Masih Terparkir, Warga Khawatir Konflik Tambang Tembelok-Keranggan.



Bangka barat, Keberadaan sekitar 140 ponton, terdiri atas 100 ponton selam dan 40 ponton user-user, yang masih terparkir di kawasan Batubrani, berdekatan dengan perairan Tembelok-Keranggan, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, mulai menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.Sabtu 26 September 2026

Sejumlah warga yang meminta identitasnya tidak disebutkan meminta pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum segera mengambil langkah sebelum keberadaan ponton-ponton tersebut kembali memicu aktivitas penambangan dan berkembang menjadi gesekan antara masyarakat dengan para penambang.

"Jangan menunggu sampai terjadi keributan antara warga dengan penambang. Pemerintah dan aparat harus hadir lebih dulu. Jangan sampai persoalan ini dibiarkan sampai masyarakat berhadapan langsung," kata seorang warga, Sabtu.

Menurut warga, keberadaan ratusan ponton tersebut menunjukkan bahwa persoalan di Tembelok-Keranggan belum sepenuhnya selesai. Meski aktivitas penambangan tidak selalu terlihat ketika petugas berada di lokasi, ratusan sarana tersebut masih berada di kawasan sekitar.

"Kalau memang tidak boleh beraktivitas, mengapa ponton sebanyak itu masih berada di sana? Kalau nanti bekerja lagi, siapa yang mengatur, siapa yang mengoordinasikan dan siapa yang bertanggung jawab?" ujarnya.

Warga juga mempertanyakan pihak-pihak yang selama ini mengatasnamakan nelayan maupun masyarakat dalam persoalan aktivitas tambang di kawasan tersebut.

Menurut dia, pemerintah dan aparat perlu memastikan apakah pihak yang mengatasnamakan nelayan dan warga benar-benar mewakili kepentingan masyarakat atau hanya membawa kepentingan kelompok tertentu.

"Jangan semua mengatasnamakan nelayan, jangan semua mengatasnamakan warga. Masyarakat yang sebenarnya tinggal di sekitar sini juga punya kepentingan. Jangan sampai nama masyarakat dijadikan tameng untuk kepentingan pihak tertentu," katanya.

Warga berharap Polres Bangka Barat tidak hanya menunggu ketika aktivitas penambangan kembali terlihat. Jika kegiatan kembali berlangsung, aparat diminta menelusuri seluruh mata rantainya berdasarkan bukti.

Mulai dari siapa pemilik ponton, siapa yang menyediakan modal, siapa yang mengoordinasikan pekerja, siapa yang mengatur pergerakan ponton hingga siapa yang memperoleh keuntungan dari aktivitas tersebut.

"Kalau setiap kali ditertibkan kemudian berhenti sementara dan setelah itu muncul lagi, berarti ada sesuatu yang harus dicari. Jangan hanya orang yang bekerja di ponton yang dilihat. Siapa yang menggerakkan dan siapa yang mengoordinasikan juga harus diketahui," ujarnya.

Warga menilai pola tersebut berpotensi menjadi permainan kucing-kucingan. Ketika petugas berada di lokasi, aktivitas berhenti. Setelah pengawasan berkurang, aktivitas berpotensi kembali berjalan.

Kondisi itu, kata warga, apabila dibiarkan dapat memicu persoalan yang lebih besar. Masyarakat yang merasa terganggu dengan aktivitas penambangan bisa berhadapan langsung dengan para pekerja tambang.

"Ini yang kami khawatirkan. Jangan sampai nanti warga marah, penambang juga bertahan, lalu terjadi keributan. Kalau sampai terjadi konflik, siapa yang dirugikan? Masyarakat juga," katanya.

Karena itu, warga meminta pemerintah bersama aparat penegak hukum mengambil langkah pencegahan sejak sekarang. Tidak hanya melakukan patroli ketika aktivitas sudah berlangsung, tetapi juga memastikan status dan keberadaan ponton-ponton tersebut serta menelusuri pihak yang bertanggung jawab apabila ditemukan pelanggaran.

Bagi masyarakat, 140 ponton yang masih terparkir bukan sekadar persoalan sarana tambang yang berhenti bekerja. Keberadaan ratusan ponton itu menjadi pertanyaan: jika memang tidak akan digunakan lagi, untuk apa masih berada di sana dan siapa yang bertanggung jawab atas keberadaannya?

Warga berharap negara hadir sebelum persoalan berkembang menjadi konflik terbuka.

Jangan sampai aparat baru bergerak setelah warga dan penambang berhadapan. Pencegahan harus dilakukan sebelum keributan terjadi, dan jika aktivitas kembali muncul, siapa pun yang terbukti berada di baliknya harus ditelusuri berdasarkan fakta dan alat bukti.

(red/HR) 

Lahan Warga Terbakar di Ngadirojo, Regu Pemadam Kodim 0728/Wonogiri dan Tim Gabungan Bergerak Cepat Padamkan Api


Uploaded Image

Wonogiri - Regu Pemadam Kodim 0728/Wonogiri bersama unsur gabungan dari Damkar Kabupaten Wonogiri, BPBD, SAR, Relawan dan masyarakat melaksanakan penanggulangan kebakaran lahan milik warga di Dusun Sambirejo, Desa Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, Sabtu (26/09/2026)

Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan mengerahkan personel dan peralatan yang tersedia. Petugas gabungan bersinergi dengan masyarakat setempat untuk memadamkan api serta mengendalikan titik api agar tidak meluas ke area lain dan pemukiman warga.

Selain melakukan pemadaman, tim gabungan juga menyisir area sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada bara api yang masih berpotensi memicu kebakaran susulan.

Kegiatan tersebut merupakan wujud sinergi dan kepedulian bersama dalam penanggulangan bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan. Peran serta masyarakat sangat diperlukan, terutama dalam menyampaikan informasi secara cepat apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menyebabkan kebakaran.

Dengan kerja sama antara TNI, BPBD/SAR, Damkar dan masyarakat, penanganan karhutla diharapkan dapat dilakukan secara cepat dan efektif sehingga dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat dapat diminimalkan.

Pada kesempatan tersebut, Pasiops Kodim 0728/Wonogiri Kapten Inf Suraji mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama di wilayah yang memiliki vegetasi kering dan mudah terbakar di musim kemarau ini.

Penulis : Arda 72

Kembali Regu Pemadam Kebakaran Kodim Wonogiri Bersama Petugas Gabungan Padamkan kebakaran Lahan Di Ngadirojo


Uploaded Image

Wonogiri – Regu pemadam Kodim 0728/Wonogiri bersama unsur gabungan dari Damkar Kabupaten Wonogiri, BPBD,SAR,Relawan dan masyarakat melaksanakan penanggulangan kebakaran lahan milik warga di Dusun Sambirejo, Desa Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, Sabtu (26/9/2026).

Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan mengerahkan personel dan peralatan yang tersedia. Petugas gabungan dan masyarakat setempat untuk memadamkan api serta mengendalikan titik api agar tidak meluas ke area lain.

Kegiatan tersebut merupakan wujud sinergi dan kepedulian bersama dalam penanggulangan bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan. Peran serta masyarakat sangat diperlukan, terutama dalam menyampaikan informasi secara cepat apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menyebabkan kebakaran.

Dengan kerja sama antara TNI, BPBD/SAR, Damkar dan masyarakat, penanganan karhutla diharapkan dapat dilakukan secara cepat dan efektif sehingga dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat dapat diminimalkan.

Pasiops Kodim 0728/Wonogiri Kapten Inf Suraji mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama di wilayah yang memiliki vegetasi kering dan mudah terbakar.

Penulis : Arda 72

Agar Wilayah Tetap Aman & Kondusif Piket Koramil 01/Laweyan Melaksanakan Patroli Malam


Uploaded Image

Surakarta - Piket Koramil 01/Laweyan Serda Catur Handoko bersama Linmas melaksanakan kegiatan patroli menyisir tempat maupun jalan yang rawan tindak kejahatan di Wilayah kecamatan Laweyan, Jum'at (25/09/2026).

Selain melaksanakan patroli, Piket Koramil 01/Laweyan juga mengingatkan kepada warga agar selalu siap siaga dalam menjaga keamanan lingkungan dengan penuh rasa tanggung jawab serta senantiasa mewaspadai orang yang tidak dikenal serta mencurigakan guna meminimalisir pergerakan orang yang akan berbuat kejahatan.

"Kegiatan patroli malam menyisir jalan yang rawan kejahatan tidak hanya menghimbauan kepada warga untuk meningkatkan keamanan dan kesadaran masyarakat tetapi serta menjalin silahturahmi dengan mitra karib dengan harapan agar dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas Piket dan berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga lingkungan masing-masing agar terhindar dari berbagai bahaya termasuk bahaya kebakaran yang saat ini sering terjadi."tegas Serda Catur Handoko.

Penulis : Arda 72

Peduli Kebersihan Lingkungan, Babinsa Kestalan Bersama Saberling Pilah Sampah Keliling Kampung


Uploaded Image

Surakarta – Wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan Babinsa Kelurahan Kestalan Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta.

Bertempat di wilayah Kelurahan Kestalan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jum'at (25/09/2026) pukul 07.00 WIB, Babinsa Kelurahan Kestalan Sertu Supriyanto bersama Tim Saberling (Sapu Bersih Lingkungan) Kelurahan Kestalan melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan secara door to door.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan cara berkeliling menyusuri gang-gang pemukiman warga, mengambil dan mengumpulkan sampah-sampah rumah tangga warga untuk kemudian diangkut menggunakan mobil sampah kelurahan.

Tidak hanya sekadar membersihkan, kegiatan ini juga mengedukasi warga akan pentingnya pengelolaan sampah. Setelah dikumpulkan, sampah-sampah tersebut kemudian dipilah-pilah secara manual menjadi tiga kategori, yakni sampah organik, sampah non organik, serta sampah daur ulang yang masih memiliki nilai ekonomis.

Sertu Supriyanto mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda rutin yang terus digalakkan sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan asri, serta untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.

"Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Dengan memilah sampah sejak dari rumah, kita bisa mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA dan sampah daur ulang bisa dimanfaatkan kembali sehingga memiliki nilai jual," ujar Sertu Supriyanto.

Selain menjaga kebersihan, kegiatan gotong-royong bersama tim Saberling ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya dengan perangkat kelurahan dan masyarakat Kestalan.

Antusiasme warga terlihat sangat tinggi, mereka menyambut baik kehadiran Babinsa dan tim Saberling yang membantu menjaga kebersihan lingkungan mereka.

Dengan lingkungan yang bersih, diharapkan masyarakat Kelurahan Kestalan dapat terhindar dari berbagai penyakit dan hidup lebih nyaman.

Penulis : Arda 72