Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Ciptakan Kenyamanan Dan Kondusifitas di Wilayah, Piket Koramil 03/Serengan Laksanakan Patroli Malam

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serka Priyanto melaksanakan Patroli Malam di seputaran wilayah binaan Korami...

Postingan Populer

Minggu, 23 Agustus 2026

Ciptakan Kenyamanan Dan Kondusifitas di Wilayah, Piket Koramil 03/Serengan Laksanakan Patroli Malam

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serka Priyanto melaksanakan Patroli Malam di seputaran wilayah binaan Koramil 03/Serengan, Sabtu (23/08/2026).

Ditegaskan Serka Priyanto Patroli malam bersama Linmas  dilaksanakan ditempat rawan terjadinya kriminalitas dan bentuk kejahatan lainnya, melalui obyek-obyek vital Pemerintah serta kegiatan masyarakat yang ada diwilayah Koramil 03/Serengan juga termasuk  lingkungan maupun perumahan warga masyarakat.

"Patroli bersama Linmas bukan hanya sekedar kegiatan rutinitas Piket Koramil 03/Serengan,namun merupakan salah satu wujud tanggung jawab dan tindakan aktif Piket sebagai upaya menciptakan kondusifitas, meminimalisir terjadinya kriminalitas maupun kemungkinan terjadinya gangguan keamanan lainnya terhadap masyarakat khususnya di wilayah Koramil 03/Serengan."tegasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Tekan C3 dan Aksi Kriminal, Polsek Mauk Kerahkan Personel Reskrim Patroli Berburu Kejahatan Malam


Uploaded Image


TANGERANG — Komitmen Polsek Mauk Polresta Tangerang dalam memberantas tindak pidana jalanan kian ditingkatkan. Guna menekan angka kejahatan Curat, Curas, dan Curanmor (C3) serta aksi kriminalitas malam lainnya, Unit Reskrim Polsek Mauk di pimpin kanit reskrim IPDA Aji Solehudin mengerahkan personelnya untuk menggelar patroli khusus "Berburu Kejahatan Malam" di Jalan Raya Talang Sukadiri Ds. Gintung Kec. Sukadiri, Kabupaten Tangerang. Minggu (23.08.2026)

Patroli mobiling yang berlangsung hingga dini hari ini menyasar sejumlah kawasan rawan kejahatan, jalur-jalur sepi penerangan, kawasan pemukiman warga, serta pusat keramaian yang berpotensi menjadi sasaran tindak pidana.
Langkah tegas ini diambil untuk mengantisipasi maraknya aksi geng motor, begal, tawuran remaja, hingga peredaran senjata tajam yang kerap meresahkan warga saat malam hingga menjelang subuh.

Dalam pelaksanaannya, personel Reskrim melakukan penyisiran ketat, pemeriksaan identitas, serta penggeledahan badan dan kendaraan terhadap kelompok pemuda yang masih nongkrong di atas jam wajar. Kendaraan tanpa kelengkapan surat-surat resmi tak luput dari pemeriksaan petugas.

Kapolsek Mauk AKP I Nyoman Nariana menegaskan bahwa kerahan personel Reskrim di lapangan pada malam hari bertujuan untuk memberikan tindakan cepat (quick response) sekaligus mencegah niat para pelaku kejahatan sebelum mereka bertindak.

"Kami tidak memberikan ruang bagi para pelaku kejahatan jalanan. Patroli berburu kejahatan malam ini adalah bentuk kehadiran negara untuk memastikan masyarakat dapat beristirahat dan beraktivitas dengan tenang tanpa rasa takut," tegas Kapolsek.

Selain tindakan preventif, petugas secara humanis membubarkan kerumunan remaja yang terindikasi hendak melakukan aksi tawuran atau balap liar, seraya mengimbau mereka untuk segera kembali ke rumah masing-masing.

Hingga patroli berakhir menjelang pagi, situasi keamanan di wilayah hukum Polsek Mauk terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas yang menonjol. Polsek Mauk memastikan operasi serupa akan terus diintensifkan secara berkala.




Red/Toher Aswi

Sipropam Polresta Tangerang Pastikan Piket Siaga dan Pelayanan Prima


Uploaded Image


Tangerang - Anggota Piket Sipropam Polresta Tangerang bersama Pamapta dan Pawas melaksanakan pengecekan serta kontrol terhadap personel yang melaksanakan piket penjagaan Samapta dan pelayanan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Tangerang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pengawasan dan pengendalian terhadap pelaksanaan tugas personel, sekaligus memastikan kesiapsiagaan anggota dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Mako Polresta Tangerang.

Dalam pelaksanaan pengecekan, anggota Sipropam bersama Pamapta dan Pawas memastikan personel yang melaksanakan piket hadir sesuai jadwal, menempati tempat tugas masing-masing, serta melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan disiplin, profesional, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain melakukan pengecekan personel, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memberikan arahan dan mengingatkan anggota agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, menjaga sikap tampang, memberikan pelayanan secara humanis, serta segera merespons setiap laporan maupun kebutuhan masyarakat.

Kegiatan kontrol dan pengecekan berlangsung dengan aman dan tertib sebagai upaya menjaga kedisiplinan, kesiapsiagaan, serta kualitas pelayanan personel Polresta Tangerang kepada masyarakat.




Toher Aswi

Sipropam Polresta Tangerang Cek Personel Pengamanan Liga Persahabatan Mini Soccer


Uploaded Image


Tangerang - Anggota Sipropam Polresta Tangerang melaksanakan pengecekan terhadap personel yang terlibat dalam pengamanan kegiatan Liga Persahabatan Mini Soccer OKP dan BEM se-Kabupaten Tangerang.

Kegiatan pengecekan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan pengendalian terhadap pelaksanaan tugas personel di lapangan, sekaligus memastikan seluruh anggota yang melaksanakan pengamanan hadir sesuai ploting, menempati posisinya masing-masing, serta menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional.

Dalam pelaksanaannya, anggota Sipropam memberikan arahan kepada personel pengamanan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, menjaga sikap dan etika dalam bertugas, serta mengedepankan pendekatan humanis guna menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama kegiatan berlangsung.

Pengecekan ini juga merupakan bagian dari upaya Sipropam Polresta Tangerang dalam memastikan kesiapsiagaan personel serta menjaga disiplin anggota selama pelaksanaan pengamanan kegiatan masyarakat.

Dengan adanya pengawasan secara langsung tersebut, diharapkan seluruh rangkaian Liga Persahabatan Mini Soccer OKP dan BEM se-Kabupaten Tangerang dapat berjalan dengan aman, lancar, tertib, dan kondusif.




Toher Aswi

Perkuat Silaturahmi dan Pelestarian Budaya, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Kelebet Hadiri Ritual Ketheran Tjimande TTKKBI


Uploaded Image


Tangerang – Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Kelebet menunjukkan komitmen sinergitas TNI-Polri dalam mendukung pelestarian seni budaya lokal. Kedua pilar pengamanan desa tersebut menghadiri kegiatan Tradisi Ritual Ketheran Tjimande yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) II Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (TTKKBI) Kabupaten Tangerang. Sabtu (22.08.2026)

Acara sakral dan penuh dengan nilai kebudayaan tersebut bertempat di Padepokan Pencak Silat Tjimande, Kampung Cibebek, Desa Kelebet, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang.
Kehadiran Bhabinkamtibmas Polsek Mauk Aiptu Asep Saeful bersama Babinsa Koramil 09/Mauk Sertu Dwi Purwanto tidak hanya sekadar memenuhi undangan, tetapi juga untuk memberikan rasa aman, menjalin pendekatan persuasif, serta mempererat tali silaturahmi dengan para tokoh adat, sesepuh pencak silat, dan warga masyarakat setempat.

Ritual Ketheran Tjimande sendiri merupakan tradisi tahunan khas perguruan silat Tjimande yang di dalamnya berisi doa bersama, pembersihan diri, penetesan minyak khusus ke mata para pesilat, serta refleksi keagamaan untuk menanamkan akhlak mulia dan kedisiplinan kepada para pendekar muda.

Uploaded Image

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Kelebet menyampaikan apresiasi yang tinggi atas konsistensi DPW II TTKKBI Kabupaten Tangerang dalam merawat seni budaya pencak silat sebagai warisan leluhur bangsa.

"Pencak silat bukan hanya seni bela diri, melainkan juga sarana pembentukan karakter pemuda agar memiliki jiwa patriotik, berakhlak mulia, dan menjauhi perilaku negatif seperti tawuran maupun penyalahgunaan narkoba. Kami dari TNI-Polri sangat mendukung kegiatan positif yang melibatkan masyarakat luas ini," ujar Bhabinkamtibmas.

Rangkaian kegiatan ritual berjalan dengan khidmat, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan. Melalui kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa di tengah-tengah masyarakat, diharapkan sinergitas antara TNI, Polri, tokoh budaya, dan warga Desa Kelebet terus terjalin erat demi mewujudkan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.






Toher Aswi
Kaperwil Banten

Sinergi TNI-Polri, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Patramanggala Hadiri Lomba Karaoke dan Pengumuman Pemenang HUT RI ke-81


Uploaded Image


Tangerang – Menjaga kerapatan hubungan serta kondusifitas di wilayah binaan, Bhabinkamtibmas Polsek Mauk bersama Babinsa Koramil 09/Mauk menghadiri acara puncak perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tingkat Desa Patramanggala, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang. Sabtu (22.08.2026)

Kegiatan semarak kemerdekaan yang dipusatkan di halaman kantor desa tersebut diisi dengan panggung hiburan lomba karaoke antarwarga sekaligus pengumuman pemenang serta pembagian hadiah berbagai perlombaan yang telah digelar sebelumnya.

Kehadiran Bhabinkamtibmas Desa Patramanggala Aipda Suhendra dan Babinsa Pelda Widayat disambut hangat oleh Kepala Desa, panitia penyelenggara, para tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memadati lokasi acara dengan penuh antusiasme.

Uploaded Image

Selain ikut menyaksikan jalannya perlombaan hiburan, personil sinergi TNI-Polri ini turut mengawal kelancaran dan keamanan jalannya acara dari awal hingga selesai, memastikan seluruh rangkaian perayaan berlangsung dengan tertib.

"Kehadiran kami merupakan wujud dukungan penuh TNI-Polri terhadap setiap kegiatan positif masyarakat. Momen HUT RI ke-81 ini tidak hanya menjadi wadah hiburan dan kreativitas warga melalui lomba karaoke, tetapi juga sarana ampuh mempererat tali silaturahmi serta gotong royong antarwarga Desa Patramanggala," ujar Bhabinkamtibmas di sela-sela kegiatan.

Pada puncak acara, Bhabinkamtibmas dan Babinsa juga didaulat untuk menyerahkan piala serta hadiah secara langsung kepada para pemenang lomba sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat.

Seluruh rangkaian acara peringatan HUT RI ke-81 Desa Patramanggala berlangsung meriah, penuh rasa kekeluargaan, serta dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif.




Toher Aswi
Kaperwil Banten

Kobaran Api di Tengah Antrean Pertalite: Satu Tewas, Dugaan Pengerit BBM Terbongkar?

PANGKALPINANG — Insiden kebakaran sebuah sepeda motor matic jenis Honda Vario di SPBU 24.331.69, Kelurahan Selindung Baru, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang, Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, menyisakan sejumlah pertanyaan serius terkait keamanan pengisian bahan bakar minyak (BBM) subsidi.

Motor tersebut terbakar di tengah antrean panjang masyarakat yang hendak mengisi BBM subsidi jenis Pertalite. Situasi sontak berubah panik. Para pengantri dan petugas nozzle SPBU berhamburan menyelamatkan diri dari kobaran api.

Namun, di balik peristiwa tersebut, muncul dugaan yang perlu mendapat perhatian lebih serius. Motor matic yang terbakar disebut-sebut memiliki tangki modifikasi berkapasitas besar di bawah jok. Dugaan inilah yang kemudian memunculkan pertanyaan mengenai praktik pengisian BBM dalam jumlah tidak wajar serta kemungkinan adanya aktivitas pengeritan BBM subsidi di SPBU tersebut.

Insiden itu juga menelan korban jiwa.

Seorang pengawas harian SPBU bernama Taufan alias Ifan disebut memberanikan diri melakukan upaya pemadaman menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) ke arah motor yang terbakar.

Namun, upaya tersebut berujung tragis. Taufan meninggal dunia. Berdasarkan narasi yang diterima awak media, korban diduga mengalami gangguan akibat menghirup asap atau gas saat proses pemadaman.

Kematian korban menjadi titik penting yang seharusnya tidak berhenti pada penanganan kebakaran semata. Sebab, aspek keselamatan kerja, prosedur penggunaan APAR, kondisi kendaraan yang terbakar, hingga mekanisme pengawasan pengisian BBM di SPBU perlu ditelusuri secara menyeluruh.

Dugaan Pengerit dan Celah Pengawasan
Dari pantauan tim investigasi, fenomena pengerit BBM di sejumlah SPBU disebut masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian.

Pengerit biasanya membeli BBM dalam jumlah tertentu untuk kemudian dijual kembali secara eceran dengan harga lebih tinggi. Dalam narasi yang diterima awak media, harga Pertalite di tingkat eceran disebut dapat mencapai sekitar Rp13.000 per liter.

Selisih harga tersebut tentu menciptakan insentif ekonomi yang besar. Pertanyaannya kemudian, bagaimana BBM subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat dapat berulang kali keluar dari jalur distribusi normal dan berakhir di tingkat pengecer?
Lebih jauh lagi, muncul dugaan adanya hubungan atau main mata antara pengerit dengan oknum pemegang nozzle. Narasi investigasi menyebut adanya dugaan aliran fee dalam praktik tersebut.

Namun, dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait.

Jika benar terjadi, persoalannya bukan sekadar pelanggaran antrean atau pembelian BBM berulang. Praktik tersebut berpotensi menyentuh persoalan lebih besar, yakni pengawasan distribusi BBM subsidi, kepatuhan terhadap prosedur keselamatan, serta dugaan penyalahgunaan fasilitas SPBU.

Kebakaran Membuka Pertanyaan Besar
Peristiwa terbakarnya Honda Vario di tengah antrean BBM tersebut semestinya menjadi momentum evaluasi menyeluruh.

Apakah kendaraan yang diduga menggunakan tangki modifikasi telah terdeteksi sebelumnya?
Bagaimana prosedur petugas ketika menghadapi kendaraan yang dicurigai memiliki kapasitas tangki tidak standar?

Apakah sistem pengawasan di SPBU mampu mendeteksi pembelian BBM secara berulang dalam jumlah tidak wajar?

Dan yang paling penting, apakah standar keselamatan kerja telah benar-benar diterapkan ketika terjadi kondisi darurat?
Pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi semakin penting setelah insiden mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

Pertamina Diminta Buka Hasil Investigasi
Publik pun mendesak Pertamina Patra Niaga selaku Subholding Commercial & Trading yang menangani distribusi dan pemasaran BBM retail agar melakukan investigasi secara menyeluruh terhadap insiden tersebut.

Investigasi tidak hanya perlu berfokus pada penyebab kebakaran, tetapi juga mencakup aspek keselamatan kerja, prosedur pengisian BBM, kondisi kendaraan yang terbakar, penerapan standar operasional prosedur (SOP), serta sistem mitigasi risiko di area SPBU.

Selain itu, dugaan praktik pengeritan BBM subsidi dan kemungkinan keterlibatan oknum petugas nozzle juga perlu ditelusuri secara objektif apabila terdapat bukti pendukung.
Sebab, satu kejadian kebakaran telah berujung pada hilangnya satu nyawa. Jangan sampai tragedi tersebut hanya menjadi catatan kecelakaan tanpa mengungkap persoalan yang mungkin berada di baliknya.

Untuk keberimbangan pemberitaan, awak media masih menunggu keterangan resmi dari pihak Pertamina Patra Niaga, khususnya Corporate Communications & CSR/Relations, mengenai insiden terbakarnya motor matic yang diduga berkaitan dengan aktivitas pengeritan BBM subsidi, dugaan keterlibatan petugas nozzle, serta meninggalnya seorang pengawas SPBU dalam peristiwa tersebut.
Klarifikasi dan hasil investigasi resmi dari pihak terkait menjadi penting agar publik mendapatkan gambaran yang utuh mengenai apa sebenarnya yang terjadi di SPBU tersebut.

(HR/TIM) 

Sabtu, 22 Agustus 2026

Difasilitasi Polsek Kresek, Perselisihan Final Tarkam Kemuning Berakhir Damai Lewat Musyawarah


Uploaded Image


Perselisihan yang terjadi pada laga Final Turnamen Sepakbola Desa Kemuning, Kecamatan Kresek, Senin (17/8/2026) telah selesai dengan perdamaian. Kesepakatan damai itu diperoleh setelah melalui musyawarah yang difasilitasi Polsek Kresek dan unsur Forum Pimpinan Kecamatan Kresek. 

"Perselisihan tersebut sudah selesai pada saat itu juga, malamnya musyawarah dan sudah selesai dengan damai," kata Kapolsek Kresek AKP Eldi, Sabtu (22/8/2026). 

Eldi pun meminta agar semua pihak bisa tenang sehingga perdamaian dan situasi kondusif yang sudah terjadi dapat terus dijaga. Eldi menekankan, kedua belah pihak sudah difasilitasi musyawarah dan sepakat untuk menyelesaikan perselisihan dengan kekeluargaan. 

"Situasi sudah damai sejak beberapa hari lalu. Mari sama-sama kita jaga," ujarnya. 

Eldi menerangkan, kedua belah pihak juga sudah sepakat bahwa perselisihan sudah selesai. Bahkan usai musyawarah, situasi berangsur kondusif hingga saat ini. 

 "Situasi kamtibmas di Desa Kemuning, Kresek sudah kondusif, sudah rukun. Perselisihan sudah selesai," tandas Eldi.




Red/Toher Aswi

Dari Pendidikan ke Pengabdian, Siswa SIP Angkatan 56 Berbagi Kebahagiaan di Panti Asuhan Sukabumi

Sukabumi. – Kepedulian terhadap sesama kembali diwujudkan melalui kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan oleh Siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 56 Resimen Parakrama Pradhana. Kegiatan tersebut digelar di Yayasan Perawatan Yatim Piatu Panti Asuhan Muslimin, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), Jalan Bhayangkara Nomor 87, Kota Sukabumi, Sabtu (22/8/2026).

Kegiatan bakti sosial tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan antara insan Bhayangkara dengan masyarakat, khususnya anak-anak yang berada di lingkungan panti asuhan.

Dalam kegiatan tersebut, Siswa SIP Angkatan 56 Resimen Parakrama Pradhana hadir secara langsung untuk bersilaturahmi dengan pengurus serta anak-anak penghuni panti asuhan. Kehadiran para siswa disambut dengan penuh kehangatan dan kebersamaan.

Salah satu Siswa SIP Angkatan 56, Basuki, mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian dan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, keberadaan anggota Polri tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat.

“Bakti sosial ini merupakan wujud kepedulian kami kepada sesama. Kami ingin berbagi kebahagiaan dan memberikan sedikit manfaat bagi anak-anak di panti asuhan. Semoga apa yang kami berikan dapat diterima dengan penuh kebahagiaan dan menjadi bagian dari kebersamaan antara Polri dengan masyarakat,” ujar Basuki.

Basuki menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi para Siswa SIP untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian dan keikhlasan. Menurutnya, menjadi seorang perwira Polri bukan hanya dituntut memiliki kemampuan dalam menjalankan tugas, tetapi juga harus memiliki kepekaan terhadap kondisi masyarakat.

“Harapan kami, kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini. Semoga dapat terus dilakukan secara berkesinambungan dan semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan kehadiran serta kepedulian Polri. Kami juga berharap anak-anak di panti ini terus semangat belajar, meraih cita-cita dan menjadi generasi penerus bangsa yang membanggakan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, kegiatan bakti sosial tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung sekaligus mempererat tali silaturahmi antara Siswa SIP Angkatan 56 Resimen Parakrama Pradhana dengan pengurus dan anak-anak Yayasan Perawatan Yatim Piatu Panti Asuhan Muslimin.
Melalui kegiatan tersebut, nilai-nilai kepedulian, gotong royong dan pengabdian kepada masyarakat diharapkan semakin melekat dalam diri para Siswa SIP Angkatan 56. Semangat berbagi dan hadir untuk masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membangun citra Polri yang humanis serta semakin dekat dengan masyarakat.

((Red.))

Sipropam Bersama Pamapta dan Pawas Cek Ruang Tahanan


Uploaded Image


Tangerang – Dalam rangka memastikan keamanan dan ketertiban di lingkungan Polresta Tangerang, personel piket Sipropam Polresta Tangerang bersama Perwira Pengendali Massa dan Patroli (Pamapta) serta Perwira Pengawas (Pawas) melaksanakan pengecekan ruang tahanan.

Kegiatan pengecekan dilakukan sebagai bagian dari pengawasan dan pengamanan terhadap kondisi ruang tahanan serta memastikan keberadaan dan kondisi para tahanan dalam keadaan aman dan terkendali.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap ruang tahanan, termasuk kondisi pintu, jeruji, kunci pengamanan, lingkungan sekitar ruang tahanan, serta memastikan tidak terdapat barang-barang yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

Uploaded Image

Selain itu, pengecekan juga dilakukan untuk memastikan jumlah tahanan sesuai dengan data yang ada serta kondisi para tahanan dalam keadaan sehat dan aman. Personel turut mengingatkan petugas jaga tahanan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan melaksanakan tugas sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk pengawasan melekat dan upaya preventif guna mencegah terjadinya gangguan keamanan maupun potensi pelanggaran di ruang tahanan. Sinergi antara Sipropam, Pamapta, dan Pawas diharapkan dapat meningkatkan pengawasan serta memastikan pelaksanaan tugas penjagaan tahanan berjalan secara optimal.

Selama kegiatan berlangsung, situasi ruang tahanan Polresta Tangerang terpantau aman, tertib, dan kondusif. Pengecekan secara berkala akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen Polresta Tangerang dalam menjaga keamanan, kedisiplinan, serta profesionalisme dalam pelaksanaan tugas kepolisian.





Red/Toher Aswi