Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Jelang Operasi Ketupat Maung 2026, Kapolresta Tangerang Cek Kesiapan Kendaraan Dinas

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah melakukan pemeriksaan kendaraan dinas di Lapangan Satpas Prototype Sat...

Postingan Populer

Senin, 02 Maret 2026

Jelang Operasi Ketupat Maung 2026, Kapolresta Tangerang Cek Kesiapan Kendaraan Dinas



Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah melakukan pemeriksaan kendaraan dinas di Lapangan Satpas Prototype Satlantas Polresta Tangerang, Senin (2/3/2026).

"Pengecekan itu dilakukan sebagai langkah awal persiapan jelang pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026," kata Indra Waspada. 

Pengecekan meliputi kendaraan roda dua dan roda empat, baik patroli lalu lintas maupun kendaraan operasional. Serta kendaraan ungsi lainnya yang dilibatkan dalam pengamanan arus mudik dan balik Lebaran. 

"Selain kondisi fisik kendaraan, kami juga mengecek kelengkapan administrasi, peralatan pendukung, hingga kesiapan personel pengawak," ujar Indra Waspada. 

Dia menegaskan, pengecekan merupakan langkah awal untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana dalam kondisi prima sebelum Operasi Ketupat Maung digelar. Hal itu agar, saat kendaraan dibutuhkan, dalam keadaan siap pakai. 

"Jangan sampai saat dibutuhkan di lapangan justru mengalami kendala," ujarnya.

Indra Waspada menjelaskan, Operasi Ketupat Maung merupakan operasi kemanusiaan yang berfokus pada pengamanan arus mudik dan balik. Selain itu juga pengamanan pusat keramaian, tempat ibadah, serta objek vital lainnya selama momentum Idulfitri.

Oleh karena itulah, lanjut Indra Waspada, kesiapan kendaraan operasional menjadi faktor penting dalam mendukung mobilitas personel di lapangan. Hal itu lantaran kendaraan dinas merupakan penunjang utama tugas anggota.

"Dengan kondisi yang prima, respons terhadap kejadian di lapangan bisa lebih cepat dan efektif, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat maksimal," jelasnya.

Selain pengecekan kendaraan, Indra Waspada juga mengingatkan seluruh personel agar menjaga kesehatan dan kesiapan fisik menjelang pelaksanaan operasi. Dia menekankan pentingnya sinergi antar fungsi, khususnya Satlantas, Samapta, dan jajaran Polsek, dalam mengantisipasi potensi kepadatan arus lalu lintas maupun gangguan kamtibmas.

Melalui pengecekan tersebut, Indra Waspada memastikan seluruh armada operasional siap diterjunkan guna mendukung kelancaran dan keamanan pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026.



Red/Toher Sw

Dua Kali Kirim ke Malaysia, Polres Bangka Barat Ungkap Kerugian Negara Ditaksir Rp 3,6 Miliar



Bangka Barat, Sebanyak 11,2 ton pasir timah kering yang dikirim ke Malaysia dalam dua kesempatan berbeda pada Februari 2026, ditaksir menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 3.696.000.000.
Pengungkapan ini dilakukan oleh Polres Bangka Barat.

Dalam proses pemeriksaan yang dilakukan Polres Bangka Barat, terungkap bahwa kegiatan penyelundupan tersebut telah berlangsung sebanyak dua kali.

Pengiriman pertama terjadi pada 15 Februari 2026 sebanyak 4,8 ton pasir timah kering dengan nilai Rp 1.584.000.000. Material tersebut dijual ke Malaysia dengan pembeli berinisial CH.

Selanjutnya pada 25 Februari 2026, kembali dilakukan pengiriman sebanyak 6,4 ton pasir timah kering dengan nilai Rp 2.112.000.000 kepada pembeli berinisial AK.

Dari dua transaksi tersebut, total pasir timah yang telah terjual mencapai 11,2 ton dengan nilai keseluruhan Rp 3.696.000.000. Nilai itu ditafsirkan sebagai kerugian negara yang sudah terjadi, karena komoditas mineral tersebut diperdagangkan tanpa izin dan tidak melalui mekanisme penerimaan negara yang sah.

Polres Bangka Barat mengungkap, proses pengangkutan pasir timah ke Malaysia dilakukan menggunakan kapal cepat atau kapal hantu bermesin lima. Sebelum diberangkatkan, pasir timah diolah dan dikemas di gudang, kemudian diangkut melalui jalur darat menuju pesisir. 

Dari pantai, material dilangsir menggunakan perahu pancung ke tengah laut untuk dipindahkan ke kapal cepat tujuan perairan Malaysia.

Pengungkapan oleh Polres Bangka Barat ini menegaskan bahwa praktik perdagangan mineral tanpa izin dalam waktu singkat dapat menimbulkan kerugian negara hingga miliaran rupiah.

(HR) 

Rusaknya Hutan Dataran Tinggi Dieng Dilakukan Secara Masif Diduga Libatkan Oknum Perhutani


Wonosobo - Rusaknya hutan lindung di dataran tinggi Dieng, dan telah beralih fungsi menjadi lahan pertanian dengan jenis tanaman semusim mengundang keprihatinan sebagian masyarakat pecinta lingkungan hidup karena sebagian masyarakat berpandangan bahwa, dengan rusaknya hutan lindung maka bahaya bencana alam akan mengintai setiap saat pada musim penghujan.

Saat awak media melakukan penelusuran penyebab rusaknya hutan lindung, didapati beberapa pohon Cemara yang mati diduga karena hasil rekayasa agar pohon Cemara itu mati, dan juga didapati beberapa pohon yang belum lama ditebang oleh orang yang tidak dikenal.

Pada lahan perhutani Gunung Kendil, lokasi awak media melakukan penelusuran, kemudian berusaha menemui petani penggarap lahan barangkali para petani mengetahui siapa pelaku penebangan pohon itu, lalu petani yang enggan disebut identitasnya mengaku tidak tau " Ga tau mas. Saya datang ke kebun sudah ditebang, dan saya disini cuman buruh tani mas. Tapi kalau masalah penebangan setau saya diketahui oleh mandor mas " ujarnya singkat.

Ketika awak media mengklarifikasi mantri perhutani pada Jumat, 27 Februari 2026 di kantor perhutani kecamatan Kejajar terkait adanya dugaan keterlibatan oknum perhutani, awak media dijumpai oleh Mantri perhutani kemudian mengatakan bahwa " Setelah tayangnya berita jenengan jenengan itu memang pimpinan kami langsung cek lokasi mas. Dan pimpinan secara kebetulan menjumpai petani dan menanyakan tentang penebangan pohon, waktu itu petani memang ada yang menyebut salahsatu mandor kita mas, dan mandor kita langsung dipanggil oleh pimpinan, saat ini yang bersangkutan sudah tidak menjadi mandor disini " ungkap H.

Berbanding terbalik dengan keterangan Asper Perhutani wilayah Kedu Utara ketika dikonfirmasi awak media pada Senin, 2 Maret 2026 dikantornya mengatakan bahwa " Terkait dengan rotasi jabatan itu adalah kewenangan dari internal kami pak. Tetapi tidak terkait dengan dugaan yang jenengan tanyakan, karena kami memiliki bukti kongkrit adanya dugaan pelanggaran itu. Jadi rotasi jabatan itu adalah hal yang wajar sesuai dengan kebutuhan internal kami " terangnya.

Disela - sela klarifikasinya, Asper Perhutani mengatakan bahwa " kalau adanya dugaan pelanggaran memang saya akui itu ada, tetapi kami tidak dapat membuktikan siapa pelakunya pak. Sementara luasan lahan yang harus kami awasi seluas 2.300 hektar dengan petugas dilapangan hanya 3 personil dan sekarang tinggal 2 personil. Jadi memang kami juga mempunyai kesulitan tersendiri pak " ungkapnya.

Dari keterangan kedua pejabat perhutani itu nampak perbedaan keterangan terkait adanya dugaan oknum mandor perhutani yang diduga terlibat perusakan hutan lindung di dataran tinggi Dieng, semakin membuat awak media semakin penasaran

(Yudhi)

Kapolsek Sapuran Peduli,Bagi Ta'jil Ke Pengguna Jalan Dan Buka Puasa Bersama Jajaran.



Wonosobo – Dalam semangat kepedulian di bulan suci romadhon,Polsek sapuran menggelar kegiatan sosial bertajuk Polsek sapuran peduli,dengan membagikan ta'jil kepada para pengguna jalan,di lanjutkan dengan buka puasa bersama jajaran (02/03/2026)

Kegiatan pembagian tajil di laksanakan di depan Mapolsek sapuran menjelang waktu berbuka puasa,personil Polsek sapuran turun langsung ke jalan membagikan ratusan paket ta'jil kepada pengendara roda dua,roda empat serta masyarakat yang melintas.

Kapoldek sapuran Suryanto,S.H,.M.H. Menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan polri dengan masyarakat ,
Khususnya di bulan penuh berkah ini.

Melalui kegiatan ini,kami ingin berbagi dengan masyarakat sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara kepolisian dan warga,ungkapnya.

Setelah kegiatan berbagi ta'jil,acara di lanjutkan dengan berbuka puasa bersama seluruh jajaran Polsek sapuran di Mapolsek.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.

Diharapkan,kegiatan ini dapat semakin mempererat sinergitas antara polri dan masyarakat serta menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif selama Ramadhan.

ARIFIN ( TIM KJN )

Pergudangan Jalan Konghin Disorot, DLH Ambil Sampel Terkait Dugaan Limbah B3.


BANGKA TENGAH – Dugaan pencemaran lingkungan mencuat di Desa Mangkol, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Senin (2/3/2026). Aliran cairan berwarna merah yang diduga kuat limbah cat terlihat mengalir di saluran air kawasan Jalan Konghin, tepatnya di sekitar area pergudangan milik Bos Akond.

Temuan ini pertama kali mencuat saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut pada akhir pekan lalu. Air hujan yang mengalir dari dalam area pergudangan terlihat membawa cairan berwarna merah mencolok menuju saluran drainase. Warga sekitar pun mempertanyakan asal-usul cairan tersebut dan dampaknya terhadap lingkungan.

Menindaklanjuti pemberitaan yang beredar, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka Tengah langsung bergerak cepat. Pada Senin pagi sekitar pukul 09.30 WIB, tim DLH bersama rombongan laboratorium mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengambilan sampel.

Dari pantauan tim investigasi awak media di lapangan, turut hadir Kepala Bidang Pembinaan dan Pengawasan DLH Bangka Tengah, Yudi. Tim terlihat mengambil beberapa titik sampel air dari saluran yang diduga tercemar untuk selanjutnya diuji di laboratorium.

"Kita akan melakukan tahap uji laboratorium, paling lama 14 hari kerja. Saat ini kita masih menunggu hasilnya," ujar Yudi saat diwawancarai di lokasi.

Ia menegaskan, apabila hasil uji laboratorium membuktikan bahwa cairan merah tersebut merupakan limbah cat, maka hal itu merupakan pelanggaran serius. "Kalau memang itu cat yang mengalir di saluran, jelas itu salah. Cat termasuk limbah B3 yang berpotensi mencemari lingkungan dan air tanah," tegasnya.

Selain dugaan pencemaran, DLH juga menyoroti kondisi kebersihan di area pergudangan. Di bagian depan hingga gudang belakang, terlihat tumpukan berbagai jenis barang dan limbah, mulai dari sembako, pupuk, drum plastik biru bekas, lada, hingga gudang penyimpanan kertas.

Menurut Yudi, pihaknya akan memberikan sanksi administrasi berupa teguran tertulis dalam beberapa hari ke depan agar pengelola gudang segera membersihkan tumpukan sampah tersebut. Ia mengingatkan, jika hujan kembali turun, air yang melewati tumpukan sampah berpotensi membawa residu ke saluran air dan memperparah risiko pencemaran.

Hingga berita ini diturunkan, Bos Akond belum memberikan keterangan resmi kepada tim investigasi awak media. Saat kunjungan DLH berlangsung, yang bersangkutan terlihat tengah mengisi sejumlah dokumen dan data yang diminta oleh pihak dinas.

Kini, publik menanti hasil uji laboratorium yang akan menjadi penentu: apakah aliran merah tersebut sekadar fenomena sementara akibat limpasan material biasa, atau benar merupakan limbah berbahaya yang mengancam kualitas lingkungan di kawasan Jalan Konghin, Desa Mangkol.

(HR/TIM) 

Kapolres Bangka Barat Tetapkan 5 Tersangka Penyelundupan 11,2 Ton Pasir Timah ke Malaysia



Bangka Barat, Polres Bangka Barat menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana penyelundupan pasir timah seberat 11,2 ton yang hendak dikirim ke Johor, Malaysia. 

Penetapan tersangka tersebut diumumkan langsung oleh Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., dalam konferensi pers yang digelar di Mako Polres Bangka Barat, Senin (2/3/2026).

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari penangkapan tiga orang terduga pelaku oleh Tim Hiu Barat Sat Polairud pada Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 01.00 WIB di kawasan Pantai Enjel, Dusun Air Putih, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat.

"Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan, kami menetapkan lima orang sebagai tersangka. Kegiatan ini sudah dilakukan sebanyak dua kali dengan total 11,2 ton pasir timah yang berhasil dikirim ke Malaysia," ujar Kapolres.

Menurutnya, praktik ilegal tersebut dilakukan dengan cara mengolah pasir timah mentah di gudang, kemudian dikemas dalam kantong plastik dan karung sebelum diangkut menggunakan truk menuju pesisir Pantai Enjel. 

Selanjutnya, pasir timah dilansir menggunakan perahu pancung ke tengah laut dan dipindahkan ke kapal cepat atau kapal hantu yang telah dipesan untuk dibawa ke Johor.

Kapolres mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, pengiriman pertama dilakukan pada 15 Februari 2026 sebanyak 4,8 ton dengan nilai sekitar Rp 1,58 miliar. Pengiriman kedua pada 25 Februari 2026 sebanyak 6,4 ton dengan nilai sekitar Rp 2,11 miliar.

"Total nilai pasir timah yang telah diselundupkan mencapai Rp 3,69 miliar. Ini tentu berdampak pada kerugian negara dan merusak tata kelola pertambangan yang sah," tegasnya.

Dalam kasus ini, penyidik juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya dua unit truk, dua perahu pancung, satu unit speed boat, peralatan pengolahan pasir timah, serta sejumlah dokumen dan perangkat elektronik pendukung kegiatan ilegal tersebut.

Kelima tersangka dijerat Pasal 161 juncto Pasal 35 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, juncto Pasal 20 dan 21 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman pidana maksimal lima tahun penjara dan denda hingga Rp 100 miliar.

Kapolres menegaskan, pihaknya akan terus mendalami jaringan serta alur distribusi pasir timah ilegal tersebut.

"Kami tidak akan berhenti sampai di sini. Penelusuran akan terus dilakukan, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan penyelundupan ini," kata AKBP Pradana Aditya Nugraha.

(HR) 

Babinsa Koramil SIdoharjo Patroli Malam Bersama Linmas

Wonogiri - Sebagai upaya untuk menjaga wilayah agar tetap aman dan kondusif, Babinsa Koramil 17/Sidoharjo Kodim 0728/Wonogiri Serka Sarjito melaksanakan patroli keamanan sekaligus sambang warga bersama Linmas di wilayah Kecamatan Sidoharjo, Minggu (1/3/2026) malam. 

Kegiatan patroli dan sambang warga yang dilakukan secara rutin ini, adalah untuk memastikan kondisi wilayah selalu dalam keadaan kondusif serta mencegah potensi terjadinya gangguan keamanan. 

Patroli yang di nahkodai Babinsa ini, keliling desa  dengan menggunakan sepeda motor dan menyempatkan berdialog dengan warga yang sedang berjaga di pos kamling.

Dalam kesempatan ini Babinsa menyampaikan, bahwa kerja sama dengan masyarakat itu sangat penting untuk menjaga dan  memperkuat keamanan di wilayah. 

" Menjaga wilayah tetap aman bukan hanya tugas TNI saja, tetapi tanggung jawab kita bersama. Dengan sinergi antara TNI dengan berbagai komponen keamanan dan masyarakat, bisa mewujudkan lingkungan yang aman, kondusif dan nyaman ", tandasnya.

Penulis : Arda 72

Babinsa Sudiropajan Laksanakan Patroli  Keamanan Dan Sambang Warga di Wilayah Binaaan

Surakarta - Patroli dan Sambang Warga cara yang dilakukan Babinsa untuk menjalin hubungan baik dengan warga di wilayah Binaan  yang merupakan tugas pokok Babinsa.
Seperti yang dilakukan oleh Sertu Watono Babinsa Kelurahan Sudiropajan Koramil 04/Jebres Kodim 0735 Surakarta. Senin (02/03/2026) pukul 09.00 Wib.

"Patroli dan Sambang Warga semua ini untuk mewakili kemanunggalan TNI khususnya Babinsa kepada masyarakat wilayah kelurahan binaan serta memantau keadaan dan keamanan di wilayah Binaannya".

Karena tujuan Patroli  dan Sambang  Warga ini juga untuk Menjalin Komunikasi baik Antara Babinsa dengan warga masyarakat untuk mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaan, dengan adanya Patroli dan Sambang Warga sehingga terjalin interaksi komunikasi Babinsa dengan Warga masyarakat  untuk dapat mempererat hubungan TNI dengan rakyat. 

Dengan seringnya dan rutin Patroli Sambang Warga di wilayah binaan, tentunya Babinsa akan mengetahui permasalahan. Sehingga jika ada permasalahan dengan cepat dapat diatasi dan diselesaikan Secara Persuasif.

"Kami juga berharap kepada masyarakat untuk selalu saling menjaga dan peduli dengan situasi yang berkembang serta saling membantu satu sama lain dalam menciptakan wilayah yang aman dan kondusif" pungkas Sertu Watono.

Penulis : Arda 72

Hilmi Hilmansyah Fasilitasi Anak Muda Indramayu Bergerak! Koperasi URBAN Jadi Wadah Usaha Kreatif Untuk Kemandirian Ekonomi

Indramayu – Semangat anak muda untuk mandiri secara ekonomi mulai terlihat nyata. Koperasi Konsumen Multi Pihak menggelar rapat koordinasi perdana bersama jajaran pengurus, pengawas, pembina, dan seluruh anggota di coffee shop urban, Minggu (01/03/2026). Pertemuan ini menjadi titik awal konsolidasi gerakan koperasi yang digagas oleh kelompok pemuda yang sadar pentingnya literasi koperasi di era sekarang.

Bukan sekadar rapat formal, pertemuan ini menjadi ruang diskusi terbuka untuk menyatukan visi dan memperjelas arah gerak koperasi ke depan, baik secara teknis maupun struktural.

Ketua Koperasi Konsumen Multi Pihak, Muhammad Annur Misbachun atau yang akrab disapa Bachun, menegaskan bahwa koperasi ini dibangun dengan semangat kolektif dan profesionalisme.

"Rapat ini menjadi titik awal kita untuk menyamakan arah gerak. Kita ingin koperasi berjalan sistematis, tertata secara struktural, dan kuat secara teknis di lapangan. Semua harus satu frekuensi," ujar Bachun.

Bachun menyampaikan bahwa fokus utama ke depan adalah pembenahan internal. Mulai dari pengelolaan stok barang, pemetaan konsumen, hingga pembagian jobdesk yang jelas untuk setiap anggota.

"Yang pertama kita benahi adalah stok barang. Kita kuatkan internal dulu. Setelah itu, kita petakan konsumen dan jobdesk anggota supaya semuanya bergerak profesional," jelasnya.

Langkah ini dinilai penting agar koperasi tidak hanya bergerak cepat, tetapi juga terarah dan berkelanjutan.

Selain pembenahan internal, koperasi juga mulai menyusun strategi untuk menggandeng supplier potensial. Salah satu target awal adalah menjadi supplier MBG serta mengembangkan toko kelontong sebagai sektor usaha pertama.

Menariknya, koperasi ini lahir dari lingkungan komunitas anak muda. Bachun menjelaskan bahwa sistem yang dibangun adalah sistem kolektif, di mana anggota tidak hanya menjadi bagian dari organisasi, tetapi juga tumbuh sebagai pelaku usaha.

"Kenapa kita bisa mengait anak muda? Karena kita lahir dari komunitas. Sistem kita kolektif. Anak-anak muda dari komunitas kita dorong menjadi anggota koperasi yang profesional. Tujuannya agar mereka ke depan bisa mandiri dan punya usaha sendiri," tegasnya.

Narasi ini menjadi pesan kuat bahwa koperasi bukan lagi konsep lama yang kaku, tetapi bisa menjadi kendaraan masa depan bagi generasi muda yang ingin naik kelas secara ekonomi.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri pembina sekaligus pendiri koperasi Konsumen Multi Pihak, Hilmi Hilmansyah. Dalam arahannya, ia menjelaskan bahwa pentingnya konsistensi, transparansi, dan kolaborasi sebagai pondasi gerakan.



"Koperasi ini bukan hanya tentang usaha, tetapi tentang membangun ekosistem kemandirian. Anak-anak muda harus menjadi subjek, bukan objek ekonomi. Kalau kita solid dan konsisten, koperasi ini bisa menjadi kekuatan ekonomi bersama," tegas Hilmi.

Ia juga mengingatkan bahwa kendala di awal perjalanan adalah hal yang wajar. Tantangan teknis maupun di lapangan justru menjadi proses pembelajaran untuk memperkuat mental dan sistem organisasi.

Ke depan, Koperasi Konsumen Multi Pihak menargetkan pembukaan sektor-sektor usaha baru selain toko kelontong dan supplier MBG. Ekspansi ini diharapkan mampu memperluas jaringan supplier dan konsumen, sekaligus membuka peluang usaha lebih banyak bagi anggota.

"Harapan kami koperasi ini terus berkembang, membuka sektor-sektor baru, dan memperluas jaringan. Kita ingin koperasi benar-benar menjadi wadah kolektif yang memberi manfaat nyata," tutup Bachun.

Dengan semangat kolaborasi dan energi anak muda, Koperasi Konsumen Multi Pihak di Indramayu menunjukkan bahwa koperasi bisa tampil modern, adaptif, dan relevan dengan zaman.

Anak muda tidak harus menunggu kesempatan, mereka bisa menciptakan peluang sendiri, bersama, melalui sistem kolektif yang terorganisir. Di tengah tantangan ekonomi, gerakan ini menjadi bukti bahwa generasi muda mampu bergerak, berdaya, dan membangun masa depan secara mandiri. (Wira/Tim)

Minggu, 01 Maret 2026

Polres Bangka Barat Sikat Titik Rawan Mentok, KRYD Digelar Hingga Pelabuhan dan Kawasan Pantai



Bangka Barat, Aparat Polres Bangka Barat mengintensifkan patroli malam melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah Kecamatan Mentok, Sabtu (28/2/2026). 

Patroli menyasar sejumlah titik strategis mulai dari kawasan perbankan, pelabuhan, hingga objek wisata pantai guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kegiatan yang dimulai pukul 21.00 WIB itu diawali dengan apel di Mako Satlantas, kemudian dilanjutkan patroli menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat menyusuri rute pusat aktivitas warga.

Kapolres Bangka Barat, Pradana Aditya Nugraha, melalui Kasi Humas Yos Sudarso, menegaskan patroli difokuskan pada lokasi yang berpotensi menjadi titik kerawanan pada malam akhir pekan.

"KRYD ini merupakan langkah preventif untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kami menyasar pusat keramaian, kawasan pelabuhan, dan ruang publik yang ramai aktivitas masyarakat," ujar Yos dalam keterangan tertulis, Minggu (1/3/2026).

Sejumlah lokasi yang dipantau antara lain area perbankan di Mentok, Pelabuhan Pelindo, Pantai Baru, hingga Pelabuhan Tanjung Kalian. Di setiap titik, personel melakukan pemantauan, dialog dengan masyarakat, serta memberikan imbauan kamtibmas secara langsung.

Petugas mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan perang sarung maupun aktivitas lain yang berpotensi memicu keributan. Selain itu, warga juga diimbau untuk tertib berlalu lintas serta tidak terlibat aksi premanisme yang dapat meresahkan lingkungan sekitar.

Menurut Yos, pendekatan preventif melalui patroli dialogis dinilai efektif untuk membangun kehadiran polisi di tengah masyarakat sekaligus menekan peluang terjadinya tindak kriminalitas.

"Kehadiran anggota di lapangan bukan hanya untuk pengawasan, tetapi juga memberikan rasa aman. Kami ingin masyarakat merasa terlindungi," katanya.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 23.00 WIB dengan situasi terpantau aman dan tidak ditemukan kejadian menonjol. Polres Bangka Barat memastikan patroli serupa akan terus digelar secara berkala sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum setempat.

(HR)