Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Pelayanan Prima Satpas Cirebon Kota, Mengutamakan Kenyamanan dan Kepuasan Masyarakat

  CIREBON KOTA – Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Polres Cirebon Kota terus berkomitmen menghadirkan pelayanan ter...

Postingan Populer

Minggu, 26 Juli 2026

Pelayanan Prima Satpas Cirebon Kota, Mengutamakan Kenyamanan dan Kepuasan Masyarakat


 
CIREBON KOTA – Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Polres Cirebon Kota terus berkomitmen menghadirkan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat yang datang mengurus dokumen Surat Izin Mengemudi. Menempatkan kepuasan dan kenyamanan warga sebagai prioritas utama, pembenahan terus dilakukan guna mewujudkan pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan bersih dari pungutan liar.hari Senin tgl,27/7/2026.
 
Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Baur SIM Satpas Polres Cirebon Kota, Bapak Beben, saat memberikan keterangan kepada awak media. Beliau menyampaikan bahwa setiap langkah dan kebijakan yang diambil selalu berpusat pada kepentingan masyarakat selaku penerima pelayanan.
 
"Kami bertekad memberikan pelayanan prima. Segala sesuatu yang kami lakukan di sini tujuannya satu, yaitu mengutamakan kenyamanan serta kepuasan masyarakat. Kami ingin setiap warga yang datang merasa dilayani dengan baik, ramah, dan mendapatkan kepastian proses," ujar Pak Beben.
 
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa pihaknya terus memperbaiki alur pelayanan, melengkapi fasilitas ruang tunggu agar nyaman, serta membekali seluruh personel dengan sikap santun, tanggap, dan profesional. Setiap tahapan prosedur dipaparkan secara terbuka dan jelas, sehingga masyarakat tidak merasa bingung atau ragu. Selain itu, ditegaskan pula bahwa seluruh biaya yang dipungut murni sesuai ketentuan resmi, dan mutlak dilarang adanya pungutan liar di lingkungan Satpas.
 
Pak Beben juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan saran, masukan, maupun keluhan apabila menemukan hal-hal yang kurang berkenan. Hal ini diharapkan menjadi cermin nyata bahwa Satpas Cirebon Kota senantiasa berbenah dan berusaha menjadi lebih baik setiap harinya.
 
Dengan semangat pengabdian yang tulus, Satpas Cirebon Kota berharap dapat terus menjaga kepercayaan masyarakat, menjaga citra positif institusi kepolisian, serta mewujudkan pelayanan administrasi yang benar-benar hadir dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah Cirebon Kota dan sekitarnya.

((A, Rahmat))

Ketum DPP KJN (Karta Jurnalis Nusantara) mengecam keras ucapan hotman paris menghina profesi profesi wartawan.




WONOSOBO – Kami selaku ketua umum beserta jajaran karya jurnalis nusantara  (KJN) seluruh indonesia menyatakan Sikap Solidaritas: 
Kami menyatakan dukungan penuh kepada PWI Pusat dalam mengambil 
Sikap(26/07/2026)

langkah hukum yang tegas terhadap Hotman Paris pengacara kondang senior profesional bahkan milyader tapi mulutnya tidak punya Etika serta Adab.tapi se enaknya sendiri melontarkan ucapan lu punya otak nggak si..sya jawab memang yang punya otak cuma lu aja.

Sehingga seenaknya saja dia bicara  
Ini sudah melampaui batas etikq
Tindakan merendahkan profesi wartawan yang sedang menjalankan tugas kontrol sosial adalah bentuk pelecehan,pencemaran nama.baik seluruh jurnalis sedunia terhadap pilar demokrasi."

Penegakan Etika dan Marwah Profesi:"
Karena Kerja jurnalistik dilindungi undang-undang. Siapa pun, termasuk praktisi hukum, wajib menjunjung tinggi etika komunikasi dan menghargai profesi lain tanpa melontarkan intimidasi verbal atau kata-kata kasar yg disampekan hotman paris didepan publik.

Ketum DPP KJN.cakmet mengajak bersama  smua media jurnalis seluruh indonesia bersatu mendorong serta mendukung memantau mengawasi jalanya proses hukum secepatnya. penegak hukum harus tegas cepat disikapi laporan dari PWI.

Dalam kasus hotman paris harus ditindak tegas tidak ada yg kebal hukum di negri lita serta kita kawal bersama proses hukum ini agar menjadi pembelajaran penting bahwa kebebasan pers dan profesi wartawan harus dihormati, dihargai baik oleh semua pihak  demi terciptanya iklim komunikasi publik yang sehat.pungkasnya


(Tim KJN)
Uploaded Image

Diduga Lemah Pengawasan, DPUPR Perakim Kota Mojokerto dan Konsultan CV Global Inovasi Engineering Biarkan Pekerja CV Dara Karya Mandiri Beraktivitas Tanpa Sepatu Keselamatan.

MOJOKERTO – Proyek pembangunan Gedung Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Forum CSR Kota Mojokerto yang berlokasi di Jalan Bhayangkara Nomor 30, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Kranggan, kembali disorot masyarakat. Hal ini, lantaran hasil pantauan lanjutan warga pada Kamis, 23 Juli 2026, yang menunjukkan dugaan pelanggaran masih terus-menerus terjadi dan belum ada perbaikan signifikan terkait penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lapangan.

Parahnya, sejumlah tenaga kerja kedapatan beraktivitas tanpa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap dan memadai. Bahkan sebagian diantara pekerja hanya mengenakan sandal di area proyek, sehingga indikasi pelanggaran K3 masih terlihat cukup nyata. 

"Ya karena beberapa tenaga kerja yang mengangkut material, merakit rangka bangunan, hingga duduk ngobrol di area proyek, terlihat tidak memakai APD secara lengkap. Ada yang hanya mengenakan sandal jepit atau sandal rumahan, tidak menggunakan helm pengaman, dan beraktivitas tanpa sepatu keselamatan sebagai perlengkapan pelindung diri sesuai ketentuan," ungkap sumber yang enggan disebutkan identitasnya. 

Berdasarkan kontrak nomor 000.3.3/3618/ 417-503.3/2026 tertanggal 12 Juni 2026, pekerjaan dengan nilai Rp1.519.752.800 tersebut, dilaksanakan oleh CV Dara Karya Mandiri. Sementara pengawasan teknis proyek, dipercayakan kepada CV Global Inovasi Engineering. Sedangkan instansi pembina adalah Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR Perakim) Kota Mojokerto.

Ditengarai, hingga saat itu belum ada perubahan berarti dalam penegakan aturan keselamatan dan kesehatan kerja. Padahal, proyek ini sudah berjalan lebih dari sebulan dari target 150 hari kalender. Dengan sisa waktu yang masih panjang, potensi resiko kecelakaan kerja akan semakin tinggi jika indikasi pembiaran terus berulang kali terjadi. 

"Saya melihat para pekerja CV Dara Karya Mandiri hanya tertib pakai rompi saja. Sementara helm pengaman ataupun sepatu khususnya, banyak yang nggak pakai. Apakah memang mungkin karena tidak tersedia atau stoknya belum datang? Padahal pekerjaan sudah lebih dari satu bulan," tambahnya. 

Menurut sumber, pengabaian penerapan APD secara lengkap, bukan sekedar soal administrasi, melainkan aturan K3 yang mewajibkan setiap tenaga kerja mendapat perlindungan sesuai tingkat resiko, mulai dari alas kaki pengaman, helm, hingga perlengkapan pelindung tubuh. Kelalaian tersebut dinilai mencoreng prinsip pelaksanaan proyek yang menggunakan dana publik dan bertentangan dengan semangat perlindungan pekerja. 

"Minimnya pengawasan dan ketidakdisiplinan, membuat kebiasaan berbahaya dianggap wajar. Para pekerja CV Dara Karya Mandiri yang diawasi oleh CV Global Inovasi Engineering, tampak seperti terbiasa bekerja tanpa perlengkapan APD yang memadai. Kondisi ini, diperparah lagi karena proyek masih menyisakan waktu panjang. Sebab semakin padat aktivitas pembangunan, semakin besar pula potensi bahaya yang mengintai jika keselamatan tidak dijadikan prioritas utama," terangnya. 

Di lokasi itu, katanya lagi, pekerjanya seolah-olah sudah menganggap wajar mengenakan sandal jepit saat beraktivitas karena mungkin dinilai lebih leluasa. Padahal, tentu mereka sangat menyadari resikonya, mulai dari terinjak paku, terkena tumpahan material keras, hingga terpeleset. Pernyataan itu menegaskan bahwa dampak dari pembiaran tersebut dapat dicegah, apabila DPUPR Perakim Kota Mojokerto, beserta konsultan pengawasnya mau melaksanakan pengawasan ketat terhadap pekerja CV Dara Karya Mandiri. 

"Mereka itu bukan sekedar formalitas, melainkan jaminan dasar agar pekerja bisa pulang dengan selamat kepada keluarganya," lontar sumber. Baginya, kritik ini bukan tanpa dasar, karena sepanjang 2024-2025, data BPJS Ketenagakerjaan mencatat ratusan kasus kecelakaan kerja di sektor konstruksi di Jawa Timur, dengan penyebab dominan tidak digunakannya APD secara lengkap. 

Sementara itu, Muhammad Andri selaku Asisten Pelaksana CV Dara Karya Mandiri menegaskan bahwa sepatu keselamatan sudah disediakan perusahaan. "Baik Bapak. Padahal sepatu sudah disiapkan. Dan pagi, selalu di pakai Pak. Saya siang tadi masih ke kantor. Di lokasi ada teman saya pelaksana. Sempat lihat ada orang naik pagar (foto)," ujarnya. Kamis, (23/7/2026). 

Menanggapi keterangan Asisten Pelaksana CV Dara Karya Mandiri sedemikian rupa, sumber kemudian mengatakan bahwa pernyataan tersebut menjadi kontras dengan temuannya di lokasi pada siang hari itu. "Jika benar APD telah disediakan dan digunakan setiap pagi, maka pertanyaan besar muncul, mengapa pada jam kerja produktif masih ditemukan pekerja tanpa perlengkapan yang memadai? Apakah pengawasan internal perusahaan tidak berjalan, atau ada pembiaran dari konsultan pengawas?," tegas sumber. Minggu, (26/7/2026). 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari CV Global Inovasi Engineering maupun DPUPR Perakim Kota Mojokerto. Padahal, pengawasan ketat dari kedua institusi itu seharusnya dapat mencegah pelanggaran terjadi sejak awal pelaksanaan. Sesuai prinsip keberimbangan, DPUPR Perakim Kota Mojokerto, CV Dara Karya Mandiri, dan CV Global Inovasi Engineering diberikan ruang seluas-luasnya untuk hak jawab, hak koreksi, dan klarifikasi. Setiap penjelasan resmi yang disampaikan akan dimuat secara lengkap dan proporsional pada pemberitaan berikutnya.

Pewarta : Red/ Agung Ch

Tingkatkan Keamanan Dan Kondusifitas Wilayah, Piket Koramil 02/Banjarsari Melaksanakan Patroli Malam Bersama Linmas

Surakarta - Piket Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta  Sertu Narmin melaksanakan kegiatan Patroli malam di wilayah kecamatan Banjarsari kota Surakarta, Sabtu (25/07/2026).

Ditegaskan Sertu Narmin kegiatan Patroli malam ini rutin dilaksanakan oleh Piket Koramil 02/Banjarsari guna mencegah tindakan - tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Tujuan Patroli tersebut untuk mengecek keadaan wilayah  dan menjaga keamanan di wilayah Kecamatan Banjarsari."ujarnya.

"Adapun tempat -tempat yg di patroli adalah ,obyek vital,tempat -tempat yg menjadi pusat keramaian masyarakat   yang ada di wilayah kecamatan Banjarsari."imbuhnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Sabtu, 25 Juli 2026

Kedepankan Prosedur Hukum, Polresta Tangerang Tegaskan Tindaklanjuti Kasus Dugaan Kekerasan Seksual


Uploaded Image


Polresta Tangerang memastikan penanganan laporan kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan tersangka berinisial AR berjalan secara sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menegaskan komitmen memberikan perlindungan hukum bagi korban. 

"Sekaligus memastikan seluruh tahapan penyelidikan hingga penyidikan dilakukan secara transparan dan akuntabel," kata Indra Waspada, Sabtu (25/7/2026). 

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Tangerang menerima laporan tersebut pada 6 Agustus 2025. Hanya selang beberapa hari, tepatnya pada 11 Agustus 2025, Unit V PPA langsung merespons dengan menerbitkan Surat Perintah Penyelidikan.

Dalam proses penyelidikan tersebut, penyidik telah memanggil sejumlah saksi serta melayangkan undangan klarifikasi resmi kepada terlapor, AR. Namun, terlapor tidak memenuhi undangan klarifikasi tersebut.

Meski demikian, proses hukum tidak terhenti. Berdasarkan kecukupan alat bukti dan keterangan saksi-saksi yang terkumpul, penyidik melaksanakan gelar perkara. Hingga status kasus tersebut resmi ditingkatkan ke tahap Penyidikan pada 6 April 2026.

Rangkaian pemeriksaan lanjutan dan gelar perkara kembali dilakukan hingga akhirnya penyidik menetapkan AR sebagai tersangka pada 7 Juli 2026. Pada tanggal yang sama, Surat Perintah Penangkapan terhadap tersangka AR resmi diterbitkan.

"Saat ini, tim penyidik di lapangan tengah aktif melakukan pencarian intensif lantaran tersangka AR diketahui sudah tidak berada di kediamannya," beber Indra Waspada. 

Dia menegaskan, kepolisian tidak pernah menyurutkan langkah dalam menuntaskan perkara kekerasan terhadap perempuan dan anak.

"Setiap laporan yang masuk, khususnya terkait kekerasan seksual, kami tindak lanjuti secara serius," ujarnya. 

Dia menambahkan, saat ini fokus utama petugas adalah mengamankan keberadaan tersangka guna kepastian hukum bagi korban.




Red/Toher Aswi

Patroli Malam Piket Koramil 02/Banjarsari  Bersama Linmas, Wujudkan Situasi Aman Dan Kondusif

Surakarta - Piket Koramil 02/ Banjarsari Kodim Surakarta Sertu Sandi melaksanakan kegiatan patroli Malam bersama dengan Linmas diwilayah Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta, Jum'at (24/07/2026).

Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, Piket Koramil 02 /Banjarsari bersama dengan anggota Linmas melaksanakan patroli malam di wilayah binaan. Kegiatan ini dilakukan dengan menyusuri sejumlah titik rawan serta menyambangi pos ronda guna memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.

Pada kesempatan tersebut, Piket Koramil mengajak anggota Linmas dan warga yang sedang melaksanakan ronda malam untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga keamanan lingkungan. 

"Sinergi antara TNI, Linmas, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh warga."tegas Sertu Sandi.

Penulis : Arda ,72
Uploaded Image

TURUT BERDUKA CITA: GUGURNYA BRIPKA (ANUMERTA) FREDY LUKAS AWES, SATGAS OPERASI DAMAI CARTENZ-2026

JAKARTA / PAPUA PEGUNUNGAN – Kabar duka mendalam kembali menyelimuti keluarga besar Kepolisian Republik Indonesia. Seorang pahlawan keamanan telah gugur saat menjalankan tugas mulia demi menjaga keutuhan dan keamanan negeri di tanah Papua.
 
Bripka (Anumerta) Fredy Lukas Awes, personel yang ditugaskan dalam Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz-2026, dikabarkan gugur saat sedang melaksanakan tugas pengamanan di wilayah Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan. Kepergiannya meninggalkan luka dan duka yang mendalam bagi keluarga, rekan seperjuangan, serta seluruh masyarakat Indonesia.
 
Meski sosoknya kini telah tiada, jejak pengabdiannya tidak akan pernah pudar. Selama bertugas, Bripka Fredy Lukas Awes telah mencurahkan segenap tenaga, pikiran, dan jiwanya untuk menjalankan setiap amanah yang dibebankan kepadanya. Dedikasi yang tinggi, keberanian yang tak tergoyahkan, serta ketulusan hati dalam menjaga keamanan dan melayani masyarakat menjadi bukti nyata kecintaannya pada tanah air dan profesi yang ia emban.
 
Dalam setiap langkah tugasnya, ia selalu hadir sebagai pelindung sekaligus pelayan masyarakat—tak kenal lelah, tak gentar menghadapi risiko, dan selalu mengutamakan kepentingan umum di atas kenyamanan pribadi. Pengorbanannya yang tertinggi ini menjadi bukti nyata semangat Bhayangkara yang senantiasa ada di tengah masyarakat, bahkan di tempat yang paling sulit dan berisiko sekalipun.
 
Seluruh elemen masyarakat, keluarga besar Polri, serta bangsa Indonesia menyampaikan penghormatan yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas segala jasa yang telah diberikan. Namanya dan pengabdiannya akan selalu hidup dalam ingatan, menjadi teladan bagi generasi penerus, dan terukir abadi dalam sejarah pengabdian aparat keamanan di negeri ini.
 
Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas gugurnya putra terbaik bangsa ini. Semoga almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, ditempatkan di tempat yang paling mulia, dan semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan, ketabahan, serta perlindungan yang melimpah.
 
Selamat jalan, Pahlawan Keamanan. Jasa dan pengabdianmu tak akan pernah terlupakan.

((A, Rahmat))

Danramil 04/Jebres Berikan Arahan Saat Apel Pagi Pada Anggotanya

Surakarta - Pelaksanaan apel pagi merupakan kewajiban bagi setiap anggota TNI, selain untuk mendengar arahan pimpinan. Danramil 04/Jebres Kapten Cba Sugiyono, S.Sos Menerangkan, Apel pagi juga sangat bermanfaat untuk melatih kedisiplinan dan tanggung jawab bagi setiap anggota TNI, terutama anggota Teritorial. Jum’at ( 24/07/2026 ) pukul 07.00 Wib

Kegiatan Apel pagi di laksanakan di ruang Kantor Koramil 04/Jebres Jl. Ir Sutami Kelurahan Jebres Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Apel ini merupakan sarana disiplin mengenai waktu serta sarana tanggung jawab, apel pagi di Koramil ini selalu dilaksanakan oleh para Babinsa sebelum melaksanakan tugas di kewilayahan masing-masing.

Dalam pengarahannya Danramil 04/Jebres menyampaikan, kami berterima kasih kepada seluruh anggota, perihal kinerja dan tugas yang telah dilaksanakan dalam minggu ini dan supaya lebih ditingkatkan serta selalu menjaga kesehatan dengan rajin olah raga secara mandiri agar kondisi badan tetap segar bugar guna mendukung tugas diemban.

Dan Tak hanya itu, Danramil juga menekankan kepada anggotanya, agar tetap jaga kebersihan pangkalan dan tetap semangat dalam menjalankan tugas diwilayah,”pungkasnya. Selepas apel pagi ini anggota melaksanakan pemantauan perkembangan situasi diwilayah binaan masing-masing.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Jumat, 24 Juli 2026

Polres Bangka Barat Ungkap Pencurian Sawit di PT BPL, Dua Pelaku Dibekuk Usai Beraksi Berulang.


Bangka barat, Polres Bangka Barat kembali mengungkap kasus pencurian buah kelapa sawit yang merugikan perusahaan perkebunan di wilayah Kecamatan Kelapa. 

Dua pria yang diduga telah berulang kali melakukan aksi pencurian di areal PT BPL, Desa Kacung, berhasil diamankan setelah penyidik melakukan pengembangan kasus.

Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasi Humas Iptu Yos Sudarso mengatakan, pengungkapan tersebut berawal dari laporan pihak PT BPL setelah salah seorang pelaku tertangkap tangan oleh penjaga kebun saat hendak membawa hasil curian pada 16 Juli 2026.

"Dari hasil penyelidikan dan pengembangan yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Kelapa, kami berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat dalam tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam Pasal 477 ayat (1) huruf g Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP," ujar Iptu Yos, Jumat (24/7/2026).

Ia menjelaskan, tersangka pertama berinisial S alias MIDUN (33) diamankan setelah aksinya diketahui penjaga kebun PT BPL. Berdasarkan pemeriksaan, pelaku mengaku sempat berhasil mencuri tujuh janjang buah sawit pada pagi hari dan menjualnya. Namun beberapa jam kemudian ia kembali ke lokasi untuk melakukan pencurian lagi hingga akhirnya tertangkap.

Tidak berhenti pada penangkapan tersebut, penyidik Polsek Kelapa melakukan pengembangan terhadap pengakuan tersangka. Hasilnya, polisi mengidentifikasi satu pelaku lain berinisial I alias MAEEL (44) yang diduga turut terlibat dan beberapa kali melakukan pencurian di lokasi yang sama.

"Pengembangan dilakukan berdasarkan keterangan tersangka, saksi-saksi, serta bukti digital yang dimiliki penyidik. Tim kemudian berhasil mengamankan pelaku kedua di kediamannya di Desa Dendang pada 22 Juli 2026," jelasnya.

Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa 10 janjang buah sawit, dua unit sepeda motor yang digunakan sebagai sarana, satu keranjang rotan, serta satu buah tojok yang diduga dipakai untuk melakukan aksi pencurian.

Menurut Iptu Yos, penyidik masih terus mendalami kemungkinan adanya aksi pencurian lain yang dilakukan para tersangka, mengingat terdapat dugaan mereka telah berulang kali melakukan pencurian di areal perkebunan tersebut.

"Polres Bangka Barat berkomitmen menindak setiap tindak pidana yang meresahkan masyarakat maupun dunia usaha. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam pencurian hasil perkebunan karena setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.

Saat ini kedua tersangka telah diamankan di Polsek Kelapa untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Mereka dijerat dengan dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam Pasal 477 ayat (1) huruf g Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

(HR) 

Buka Diklat Saka Bhayangkara, Kapolresta Tangerang Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Disiplin dan Kamtibmas


Uploaded Image


Polresta Tangerang membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Saka Bhayangkara di Bumi Perkemahan Kitri Bakti, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Jumat (24/7/2026). 

Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membentuk generasi muda yang disiplin dan berkarakter.

"Serta memiliki kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat," kata Indra Waspada. 

Indra Waspada selaku Ketua Majelis Pembimbing Saka Bhayangkara Tingkat Polresta Tangerang menambahkan, diklat tersebut bukan sekadar kegiatan kepramukaan. Melainkan wadah pembinaan calon kader bangsa yang memiliki wawasan kebhayangkaraan dan jiwa kepemimpinan.

Uploaded Image

"Diklat ini bertujuan membekali para anggota Saka Bhayangkara dengan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi di bidang kebhayangkaraan," ujarnya.

Dia menjelaskan, Saka Bhayangkara memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang beriman, berakhlak mulia, disiplin, taat hukum, serta memiliki semangat kebangsaan. Menurutnya, di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis, kehadiran generasi muda yang memiliki karakter kuat menjadi kebutuhan penting.

"Pramuka Saka Bhayangkara harus menjadi pelopor kedisiplinan dan mampu menjadi contoh positif di tengah masyarakat," ucap dia. 

Indra Waspada menambahkan, pembinaan generasi muda tidak dapat dilakukan secara instan, tetapi membutuhkan proses yang berkelanjutan. Karena itu, Polresta Tangerang melalui fungsi pembinaan masyarakat akan terus memperkuat program-program kepemudaan, termasuk pengembangan Saka Bhayangkara.

Dia menegaskan, pemuda merupakan aset bangsa yang memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan, keamanan, serta keberlangsungan pembangunan.

Diklat Saka Bhayangkara Polresta Tangerang dijadwalkan berlangsung selama dua hari. Berbagai materi kepramukaan dan kebhayangkaraan menjadi salah dua materi yang akan disampaikan instruktur dari Polresta Tangerang. Sehingga dapat menjadi bekal bagi peserta untuk menjadi pelopor keamanan, ketertiban, dan kedisiplinan di lingkungan masing-masing.





Red/Toher Aswi