Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Manpaat Limbah Plastik di Berbagai Kehidupan

Cilacap Buserpresisi.com Manpaat sampah plastik dan limbah plastik menjadi salah satu tantangan lingkungan terbesar di masa ki...

Postingan Populer

Jumat, 12 Juni 2026

Manpaat Limbah Plastik di Berbagai Kehidupan

Cilacap Buserpresisi.com

Manpaat sampah plastik dan limbah plastik menjadi salah satu tantangan lingkungan terbesar di masa kini, setiap bulan dan tahun jutaan plastik yang di buang begitu saja. 12/6/2026

Namun di balik ancaman ada peluang yang sangat baik dan sangat besar untuk mengolah menjadi sumber daya yang sangat berharga. Contohnya melalui inovasi dan kreativitas limbah plastik dapat di manfaatkan di berbagai bidang kehidupan kata Prihiwan S, Pd kepsek Karanggintung 2 ucapnya. 

Lanjut beliau bahwa pemampaatan limbah plastik tidak hanya membantu dan mengurangi dampak negatip terhadap lingkungan tetapi juga membantu pintu ekonomi yang berkelanjutan. 

Limbah plastik dapat di daur ulang menjadi bahan bangunan seperti bata plastik, itu menargetkan pasar produksi sebagai kebutuhan di masyarakat dan juga manpaatnya palastik yang di buang sebai acuan ramah lingkungan bisa bermanfaat. 
Plastik bekas dapat diciptakan beberapa produk yang sudah di daur ulang untuk menarik konsumen itu sangat signifikan sekali. Plastik yang sudah di proses dan di daur ulang bisa di gunakan untuk komponen otomotif bumper panel dan lain sebagainya. 

Pengusaha dapat memasuk komponen otomotif daur ulang sangat mengurangi biaya dan menarik bisnis yang menjanjikan terutama dipasar yang mencari produk tahan lama. Pungkasnya. (Agus)

Wujudkan Wilayah Tetap Aman, Piket Koramil 04/Jebres Melaksanakan Patroli Malam Bersama Linmas

Surakarta  - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Pelda Samsuri melaksanakan Patroli malam bersama Linmas di seputaran wilayah Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Kamis,(11/06/2026).

Ditegaskan Pelda Samsuri Patroli malam dilakukan secara rutin oleh piket Koramil dengan sasaran tempat-tempat yang dianggap rawan dari tindak kejahatan dan kriminal di wilayah kecamatan Jebres.

Dalam patroli tersebut, Piket Koramil selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan  lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan situasi lingkungan di sekitar wilayah.

"Semoga dengan adanya kegiatan patroli secara rutin seperti ini dapat mencegah tindak kejahatan serta memelihara situasi tetap aman dan kondusif.,"pungkas Pelda Samsuri.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Polresta Tangerang Ungkap Kasus Tabrak Lari di Cikupa


Uploaded Image


Personel Unit Penegakkan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Tangerang berhasil mengungkap kasus tabrak lari yang terjadi di Km. 11, Desa Bitung Jaya, Kec. Cikupa, Minggu (7/6/2026). 

Pada peristiwa tersebut, seorang pria berinisial H (71) meninggal dunia diduga akibat kecelakaan lalu lintas. H yang mengendarai sepeda goes langsung dievakuasi ke RSUD Balaraja oleh petugas yang saat itu datang ke lokasi. 

"Kami kemudian melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap peristiwa itu," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, Jumat (12/6/2026). 

Uploaded Image

Melalui serangkain penyelidikan, polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi kendaraan yang terlibat pada kecelakaan tersebut. Kemudian pada Kamis (11/6/2026), sekitar jam 8 malam, polisi mengamankan seorang pria berinisial AD (21), warga Desa Ciptagumati, Kecamatan Cikalongwetan, Bandung. 

"Kami juga turut mengamankan satu unit kendaraan roda enam jenis fuso dengan nomor polisi D 8319 GL," kata Indra Waspada. 

AD diduga merupakan pengendara atau sopir kendaraan fuso tersebut. Kendaraan fuso itulah yang berdasarkan hasil identifikasi terlibat kecelakaan di Cikupa.





Toher Aswi

Sat Lantas Polres Kuningan Beri Bantuan Cairan Pembasmi Rumput untuk Kelompok Tani Desa Cibulan


 
Kuningan, 12 Juni 2026 – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Kuningan memberikan bantuan berupa cairan pembasmi rumput kepada kelompok tani di Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan. Bantuan ini diserahkan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya peningkatan hasil pertanian dan ketahanan pangan di wilayah setempat.
 
Penyerahan dilakukan langsung oleh perwakilan Sat Lantas Polres Kuningan di hadapan pengurus dan anggota kelompok tani. Menurut keterangan yang disampaikan, bantuan ini diharapkan dapat membantu petani membersihkan lahan pertanian secara lebih efektif, sehingga tanaman dapat tumbuh dengan optimal dan hasil panen pun meningkat.
 
“Kami menyadari bahwa membersihkan lahan dari gulma atau rumput liar membutuhkan tenaga dan biaya. Oleh karena itu, kami berinisiatif memberikan bantuan ini agar dapat meringankan beban petani dan mendukung kelancaran proses bertani,” ujar perwakilan Sat Lantas Polres Kuningan, Jumat (12/6).
 
Ketua Kelompok Tani Desa Cibulan menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Ia menambahkan bahwa cairan pembasmi rumput tersebut sangat dibutuhkan saat ini mengingat luasnya lahan persawahan yang harus dirawat.
 
“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami. Dengan lahan yang bersih dari rumput liar, kami berharap hasil panen nanti dapat lebih baik dan berkontribusi dalam mendukung swasembada pangan,” ungkapnya.
 
Pihaknya juga berharap sinergi yang terjalin antara kepolisian dan masyarakat dapat terus terpelihara, sehingga program-program pertanian di Desa Cibulan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan warga.

((A, Rahmat))

SAT LANTAS POLRES KUNINGAN MEMBERIKAN BANTUAN BERUPA CAIRAN PEMBASMI RUMPUT KEPADA KELOMPOK TANI DI DESA CIBULAN

Sebagai bentuk dukungan terhadap program Swasembada Pangan dan penguatan Ketahanan Pangan nasional, Sat Lantas Polres Kuningan memberi bantuan berupa cairan pembasmi rumput untuk tahapan penanaman jagung kepada kelompok tani Desa.Cibulan Kec.Cidahu Kab.Kuningan guna mendukung aktivitas pertanian sebagai salah satu sektor strategis penopang kesejahteraan masyarakat.

Kelompok Tani Desa.Cibulan Kec.Cidahu Kab.Kuningan mendukung dan merasa terbantu dengan adanya Program ketahanan pangan yang diadakan oleh Polri.

Melalui sinergi antara Polri dan masyarakat, diharapkan produktivitas pertanian terus meningkat sehingga mampu mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan.
Polda Jabar, Polres Kuningan, dan Sat Lantas Polres Kuningan berkomitmen mendukung setiap langkah positif dalam menjaga stabilitas dan ketahanan pangan demi Indonesia yang lebih kuat.

“Bersama Petani, Mewujudkan Swasembada Pangan dan Ketahanan Pangan untuk Masa Depan Bangsa.pungkanya.   

((A, Rahmat))

Polda Jabar, Polres Kuningan, dan Sat Lantas Dukung Swasembada Pangan di Desa Cibulan

Kuningan, 12 Juni 2026 – Upaya mewujudkan swasembada pangan nasional mendapat dukungan nyata dari jajaran kepolisian. Polda Jawa Barat bersama Polres Kuningan dan Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Kuningan turut berperan aktif mendorong ketahanan pangan di Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan.
 
Kegiatan ini diwujudkan melalui pendampingan keamanan, kelancaran akses jalan, serta pendekatan langsung kepada masyarakat dan kelompok tani setempat. Kepala Kepolisian Resor Kuningan menyatakan bahwa dukungan ini merupakan bentuk sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah untuk memajukan sektor pertanian.
 
“Kami tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan kelancaran distribusi hasil pertanian. Sat Lantas kami juga mengatur lalu lintas di jalur utama menuju lokasi persawahan agar kendaraan pengangkut hasil panen dapat bergerak lancar dan aman,” ujarnya saat meninjau lokasi, Jumat (12/6).
 
Perwakilan dari Polda Jabar menambahkan bahwa program ini sejalan dengan arahan pimpinan untuk mendukung program prioritas nasional. Desa Cibulan yang memiliki lahan pertanian luas dipilih sebagai salah satu lokasi binaan guna memaksimalkan potensi hasil tani.
 
Ketua Kelompok Tani Desa Cibulan mengaku sangat terbantu dengan kehadiran kepolisian. “Selain merasa aman saat mengolah lahan, kami juga tidak kesulitan saat mengangkut hasil panen ke pasar. Ini membuat kami semakin semangat meningkatkan produksi,” katanya.
 
Pemerintah Kecamatan Cidahu menyambut baik langkah tersebut dan berharap kerja sama ini terus berlanjut. Diharapkan dengan dukungan keamanan dan kelancaran akses ini, Desa Cibulan dapat berkontribusi lebih besar dalam penyediaan pangan, baik untuk wilayah Kuningan maupun secara nasional.

((A, Rahmat))

Kamis, 11 Juni 2026

Diduga Pengelolaan Limbah Buluh Ayam di wilayah Desa Kerandon, Talun, Cirebon Tak Miliki Izin Resmi

Cirebon, 11 Juni 2026 – Sebuah lokasi pengelolaan limbah buluh ayam yang beroperasi di wilayah Desa Kerandon, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, diduga tidak mengantongi perizinan resmi, baik dari pemerintah desa setempat maupun Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon. Dugaan ini muncul setelah warga sekitar melaporkan adanya aktivitas yang dinilai berpotensi merusak lingkungan dan mengganggu kesehatan masyarakat.pada hari kamis tgl,11/62026.
 
Berdasarkan pantauan dan informasi yang dihimpun, lokasi tersebut telah berjalan selama beberapa waktu, namun hingga kini belum ada bukti dokumen izin yang sah yang ditunjukkan oleh pihak pengelola bernama inisial (A), Baik persetujuan lokasi dari pemerintah desa maupun izin lingkungan dari instansi terkait dinyatakan belum diterbitkan.
 
Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kekhawatirannya. “Setiap hari sering terlihat kendaraan masuk membawa limbah buluh ayam. Baunya sangat menyengat dan kadang air rembesannya mengalir ke sawah dan saluran air sekitar. Kami sudah menanyakan soal izinnya, tapi tidak ada yang bisa memperlihatkannya,” ujarnya, Kamis (11/6).
 
Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Desa Kerandon menegaskan bahwa pihaknya belum pernah menerima permohonan izin maupun mengeluarkan surat persetujuan operasional untuk kegiatan tersebut. “Sampai saat ini tidak ada pihak pengelola yang datang mengajukan permohonan izin ke kantor desa. Jika benar beroperasi tanpa izin, maka hal itu jelas melanggar aturan yang berlaku,” tegasnya.
 
Sementara itu, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon menyatakan bahwa setiap usaha pengelolaan limbah ternak wajib memiliki izin resmi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Pengelolaan limbah harus dikelola dengan standar yang benar agar tidak mencemari tanah, air, maupun udara. Kegiatan yang berjalan tanpa izin dikategorikan ilegal dan dapat dikenakan sanksi tegas,” jelasnya.
 
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola lokasi tersebut belum dapat dihubungi untuk memberikan tanggapan maupun klarifikasi. Pemerintah Desa Kerandon bersama tim dari DLH Kabupaten Cirebon berencana segera melakukan pengecekan langsung ke lokasi untuk memastikan fakta di lapangan dan mengambil langkah penanganan demi melindungi lingkungan dan kenyamanan warga.

((Rahmat))

Sinergi Tiga Pilar di Kejaksan Dinilai, Kolaborasi untuk Pelayanan Masyarakat Jadi Sorotan


Cirebon Kota - Penilaian Lomba Tiga Pilar menjadi momentum untuk melihat sejauh mana sinergitas antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan kepala desa atau lurah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, Kamis (11/06/2026) pada pukul 13.00 WIB di Kantor Kelurahan Kejaksan dan Pos Satkamling RW Kegiren, Kota Cirebon, melalui berbagai aspek penilaian yang menitikberatkan pada kerja sama lintas sektor dalam menyelesaikan persoalan di lingkungan warga.

Kasat Binmas Polres Cirebon Kota IPTU Erni Suhaeni menjelaskan bahwa kegiatan penilaian tersebut merupakan bagian dari upaya untuk mengukur efektivitas pelaksanaan tugas Tiga Pilar di tingkat kelurahan dalam membangun komunikasi, meningkatkan pelayanan publik, serta memperkuat kolaborasi dengan masyarakat. Menurutnya, keberadaan Tiga Pilar memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dan menyelesaikan berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah kehidupan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Penilai dari Polda Jawa Barat melakukan penilaian terhadap berbagai aspek yang telah dipersiapkan oleh peserta dari Kelurahan Kejaksan. Penilaian tidak hanya berfokus pada kelengkapan administrasi, tetapi juga melihat implementasi nyata dari program-program yang telah dilaksanakan oleh Tiga Pilar dalam mendukung kehidupan masyarakat yang harmonis.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Kejaksan AIPDA Pendy Tristiyanto, S.H., bersama Babinsa SERDA Kardi dan Lurah Kejaksan Teguh Mulyono menjadi peserta yang mewakili dalam kegiatan penilaian tersebut. Ketiganya memaparkan berbagai bentuk kerja sama yang selama ini dibangun dalam rangka mendukung penyelesaian permasalahan di wilayah binaannya melalui pendekatan yang mengedepankan musyawarah dan kebersamaan.

Aspek sarana dan prasarana menjadi salah satu fokus utama penilaian, meliputi keberadaan kantor Tiga Pilar, struktur organisasi, peta wilayah, tabulasi kegiatan, data kejadian kriminalitas maupun bencana, hingga kelengkapan intelijen dasar yang menjadi pendukung dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Seluruh unsur tersebut dinilai sebagai bagian penting dalam menunjang efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, aspek operasional juga mendapat perhatian khusus dari tim penilai. Kemampuan Tiga Pilar dalam melakukan problem solving terhadap berbagai persoalan masyarakat menjadi indikator penting yang menunjukkan kualitas koordinasi dan komunikasi antar unsur di tingkat kelurahan. Inovasi program yang lahir dari kebutuhan masyarakat setempat juga menjadi nilai tambah dalam proses penilaian.

Keberadaan Pos Satkamling RW Kegiren turut menjadi bagian dari objek penilaian karena dinilai memiliki kontribusi dalam memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan. Satkamling tidak hanya dipandang sebagai tempat ronda malam, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang dapat memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian antarwarga.

Penilaian juga mencakup aspek pengawasan dan pengendalian yang meliputi adanya arahan dari tingkat kecamatan maupun kabupaten/kota, supervisi pejabat terkait, pelaksanaan apel Tiga Pilar, pemberian penghargaan, hingga evaluasi rutin terhadap berbagai program yang telah berjalan. Hal tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh kegiatan yang dilaksanakan tetap berada pada jalur yang telah ditetapkan.

Melalui kegiatan ini diharapkan lahir berbagai inovasi yang mampu memperkuat kehadiran Tiga Pilar di tengah masyarakat. Sinergitas yang baik antara aparat dan pemerintah kelurahan menjadi modal penting dalam membangun lingkungan yang nyaman, meningkatkan kepercayaan publik, serta mempercepat penyelesaian persoalan yang muncul di tingkat akar rumput.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung berbagai program kolaboratif yang melibatkan Tiga Pilar di lingkungan masing-masing. "Keberhasilan Tiga Pilar tidak hanya ditentukan oleh aparat yang bertugas, tetapi juga oleh partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersamaan, saling peduli, dan membangun komunikasi yang baik. Penilaian ini menjadi motivasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat dan memberi manfaat yang nyata," ungkapnya.

((A, Rahmat))

Propam Polsek Panongan Sosialisasikan Layanan Dumas Polri Melalui Scan Barcode


Uploaded Image


TANGERANG – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan dan pengawasan terhadap kinerja anggota Polri, Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polsek Panongan Polresta Tangerang melaksanakan kegiatan sosialisasi layanan pengaduan masyarakat (Dumas) melalui sistem Scan Barcode kepada masyarakat di wilayah hukum Polsek Panongan, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan yang dipimpin Kanit Propam Polsek Panongan, AIPDA Ferdi Yanto, SH, tersebut bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam menyampaikan pengaduan, saran, maupun laporan terkait pelayanan kepolisian melalui kanal resmi Propam Polri.

Melalui sosialisasi tersebut, masyarakat diberikan informasi mengenai tata cara penggunaan layanan Scan Barcode yang dapat diakses secara mudah dan cepat untuk menyampaikan pengaduan secara langsung kepada Propam Polri.

AIPDA Ferdi Yanto menjelaskan bahwa layanan Dumas Propam merupakan salah satu bentuk komitmen Polri dalam mewujudkan transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan yang profesional kepada masyarakat.

“Dengan adanya layanan pengaduan berbasis Scan Barcode ini, masyarakat dapat lebih mudah menyampaikan laporan maupun masukan terkait pelayanan kepolisian sehingga dapat segera ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi berlangsung di lingkungan Polsek Panongan Polresta Tangerang dan mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir. Selain memberikan pemahaman mengenai layanan Dumas Propam, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.




Toher Aswi

Polres Cirebon Kota Kumpulkan 75 Kantong Darah, Hadiah Nyata Hari Bhayangkara ke-80 untuk Kebutuhan Masyarakat

Cirebon Kota - Kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 menjadi salah satu bentuk kepedulian Polres Cirebon Kota terhadap kebutuhan kemanusiaan di tengah masyarakat. Pada Kamis (11/06/2026), tepat di tengah rangkaian kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB di Aula Catur Prasetya Polres Cirebon Kota, personel kepolisian bersama Bhayangkari berpartisipasi aktif mendonorkan darah sebagai wujud kontribusi nyata bagi warga yang membutuhkan bantuan transfusi darah.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan donor darah tersebut merupakan bagian dari rangkaian bakti sosial Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui aksi kemanusiaan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung. Menurutnya, setetes darah yang disumbangkan memiliki nilai yang sangat besar karena dapat membantu menyelamatkan nyawa sesama.

Donor darah bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan bentuk kepedulian sosial yang mencerminkan semangat gotong royong dalam membantu memenuhi kebutuhan stok darah di fasilitas pelayanan kesehatan. Ketersediaan darah yang cukup menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pelayanan medis, baik untuk pasien yang menjalani operasi, ibu melahirkan, korban kecelakaan, maupun penderita penyakit tertentu yang membutuhkan transfusi secara berkala.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., Ketua Bhayangkari Cabang Cirebon Kota Ny. Maya Eko Iskandar, personel Polres Cirebon Kota, serta Bhayangkari Cabang Cirebon Kota. Kehadiran para peserta menunjukkan bahwa semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat tumbuh melalui keterlibatan berbagai unsur dalam institusi kepolisian.

Dari pelaksanaan donor darah tersebut berhasil terkumpul sebanyak 75 kantong darah yang selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Jumlah tersebut menjadi kontribusi yang berarti dalam mendukung ketersediaan stok darah, khususnya di wilayah Cirebon dan sekitarnya.

Peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya dimaknai sebagai momentum refleksi perjalanan institusi Polri, tetapi juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan peran sosial di tengah masyarakat. Melalui kegiatan kemanusiaan seperti donor darah, kehadiran Polri diharapkan dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh warga dalam berbagai aspek kehidupan.

Selain memberikan manfaat bagi penerima donor, kegiatan donor darah juga memberikan dampak positif bagi pendonor, seperti membantu menjaga kesehatan tubuh melalui proses regenerasi sel darah. Namun demikian, yang paling utama dari kegiatan ini adalah tumbuhnya kesadaran bahwa membantu sesama dapat dilakukan melalui langkah sederhana yang memiliki dampak besar.

Antusiasme peserta dalam mengikuti donor darah mencerminkan semangat kebersamaan untuk terus berbagi. Kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan merupakan bagian penting yang harus terus dipelihara, terutama dalam membangun hubungan yang harmonis antara institusi kepolisian dengan masyarakat yang dilayani.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat yang memenuhi persyaratan kesehatan untuk tidak ragu menjadi pendonor darah secara sukarela karena kebutuhan darah di rumah sakit terus berlangsung setiap hari. "Donor darah adalah bentuk kepedulian yang sederhana namun sangat berarti bagi keselamatan orang lain. Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini kami harapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk semakin peduli terhadap sesama, karena satu kantong darah yang didonorkan dapat memberikan harapan baru bagi mereka yang sedang membutuhkan pertolongan," ujarnya.

((A, Rahmat))