Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Bupati Majalengka Lantik Tiga Pejabat Tinggi Pratama, Tekankan Profesionalisme dan Percepatan Pelayanan Publik.

MAJALENGKA, Bupati Majalengka, Eman Suherman, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama d...

Postingan Populer

Rabu, 13 Mei 2026

Bupati Majalengka Lantik Tiga Pejabat Tinggi Pratama, Tekankan Profesionalisme dan Percepatan Pelayanan Publik.



MAJALENGKA, Bupati Majalengka, Eman Suherman, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka, Rabu (13/5/2026). 

Pelantikan tersebut dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan di sejumlah perangkat daerah yang ditinggalkan pejabat sebelumnya karena memasuki masa pensiun.

Acara pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Aula BKPSDM Kabupaten Majalengka dan dihadiri Wakil Bupati Majalengka, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala BKPSDM, para kepala OPD, para camat, serta tamu undangan lainnya.

Adapun pejabat yang dilantik yakni Yayan Sumantri, yang sebelumnya menjabat Kepala Bapedalitbang, kini dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) menggantikan Lalan Suherlan yang telah memasuki masa purna tugas.

Posisi Kepala Bapedalitbang selanjutnya dijabat Arif Daryana, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DisnakerKUKM).

Sementara jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kini dipercayakan kepada Iwan Dirwan, yang sebelumnya menjabat Asisten Daerah III Setda Majalengka.

Dalam sambutannya, Bupati Eman Suherman menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan guna meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat serta penyegaran birokrasi.

Menurutnya, jabatan yang diberikan bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan integritas.

“Pelantikan hari ini merupakan kebutuhan organisasi dalam rangka menjaga kesinambungan roda pemerintahan dan pelayanan publik. Saya berharap pejabat yang dilantik dapat langsung bekerja, cepat beradaptasi, dan mampu menghadirkan inovasi di perangkat daerah masing-masing,” ujar Bupati.

Mutasi kali ini merupakan hasil perdana dari mekanisme Manajemen Talenta yang telah diluncurkan pada Desember 2025 lalu.

Bupati juga menekankan pentingnya profesionalisme aparatur sipil negara di tengah tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks. 

Ia meminta seluruh pejabat untuk memperkuat koordinasi lintas OPD, menjaga kekompakan, serta bekerja berdasarkan target dan capaian yang terukur.

Khusus kepada pejabat yang baru dilantik, Eman meminta agar mampu menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan warga.

“Jabatan itu amanah. Jangan hanya mengejar posisi, tapi tunjukkan kinerja nyata. Masyarakat menunggu kerja cepat dan solusi konkret dari pemerintah,” tegasnya.

Khusus kepada Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Bupati menginstruksikan untuk memastikan setiap rupiah APBD dikelola dengan prinsip efisiensi dan transparansi.

Selain itu, Bupati juga mengingatkan seluruh ASN untuk menjaga disiplin, etika birokrasi, serta mengedepankan semangat melayani masyarakat dibanding dilayani.

Pelantikan berlangsung khidmat dan ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, serta seluruh tamu undangan kepada para pejabat yang baru dilantik.

(Didin.Mh)

Bupati Majalengka Lantik Tiga Pejabat Tinggi Pratama, Tekankan Profesionalisme dan Percepatan Pelayanan Publik.



MAJALENGKA, Bupati Majalengka, Eman Suherman, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka, Rabu (13/5/2026). 

Pelantikan tersebut dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan di sejumlah perangkat daerah yang ditinggalkan pejabat sebelumnya karena memasuki masa pensiun.

Acara pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Aula BKPSDM Kabupaten Majalengka dan dihadiri Wakil Bupati Majalengka, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala BKPSDM, para kepala OPD, para camat, serta tamu undangan lainnya.

Adapun pejabat yang dilantik yakni Yayan Sumantri, yang sebelumnya menjabat Kepala Bapedalitbang, kini dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) menggantikan Lalan Suherlan yang telah memasuki masa purna tugas.

Posisi Kepala Bapedalitbang selanjutnya dijabat Arif Daryana, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DisnakerKUKM).

Sementara jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kini dipercayakan kepada Iwan Dirwan, yang sebelumnya menjabat Asisten Daerah III Setda Majalengka.

Dalam sambutannya, Bupati Eman Suherman menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan guna meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat serta penyegaran birokrasi.

Menurutnya, jabatan yang diberikan bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan integritas.

“Pelantikan hari ini merupakan kebutuhan organisasi dalam rangka menjaga kesinambungan roda pemerintahan dan pelayanan publik. Saya berharap pejabat yang dilantik dapat langsung bekerja, cepat beradaptasi, dan mampu menghadirkan inovasi di perangkat daerah masing-masing,” ujar Bupati.

Mutasi kali ini merupakan hasil perdana dari mekanisme Manajemen Talenta yang telah diluncurkan pada Desember 2025 lalu.

Bupati juga menekankan pentingnya profesionalisme aparatur sipil negara di tengah tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks. 

Ia meminta seluruh pejabat untuk memperkuat koordinasi lintas OPD, menjaga kekompakan, serta bekerja berdasarkan target dan capaian yang terukur.

Khusus kepada pejabat yang baru dilantik, Eman meminta agar mampu menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan warga.

“Jabatan itu amanah. Jangan hanya mengejar posisi, tapi tunjukkan kinerja nyata. Masyarakat menunggu kerja cepat dan solusi konkret dari pemerintah,” tegasnya.

Khusus kepada Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Bupati menginstruksikan untuk memastikan setiap rupiah APBD dikelola dengan prinsip efisiensi dan transparansi.

Selain itu, Bupati juga mengingatkan seluruh ASN untuk menjaga disiplin, etika birokrasi, serta mengedepankan semangat melayani masyarakat dibanding dilayani.
Pelantikan berlangsung khidmat dan ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, serta seluruh tamu undangan kepada para pejabat yang baru dilantik.

(Didin.Mh)

Bupati Majalengka Lantik Tiga Pejabat Tinggi Pratama, Tekankan Profesionalisme dan Percepatan Pelayanan Publik.



MAJALENGKA, Bupati Majalengka, Eman Suherman, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka, Rabu (13/5/2026). 

Pelantikan tersebut dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan di sejumlah perangkat daerah yang ditinggalkan pejabat sebelumnya karena memasuki masa pensiun.

Acara pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Aula BKPSDM Kabupaten Majalengka dan dihadiri Wakil Bupati Majalengka, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala BKPSDM, para kepala OPD, para camat, serta tamu undangan lainnya.

Adapun pejabat yang dilantik yakni Yayan Sumantri, yang sebelumnya menjabat Kepala Bapedalitbang, kini dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) menggantikan Lalan Suherlan yang telah memasuki masa purna tugas.

Posisi Kepala Bapedalitbang selanjutnya dijabat Arif Daryana, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DisnakerKUKM).

Sementara jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kini dipercayakan kepada Iwan Dirwan, yang sebelumnya menjabat Asisten Daerah III Setda Majalengka.

Dalam sambutannya, Bupati Eman Suherman menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan guna meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat serta penyegaran birokrasi.

Menurutnya, jabatan yang diberikan bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan integritas.

“Pelantikan hari ini merupakan kebutuhan organisasi dalam rangka menjaga kesinambungan roda pemerintahan dan pelayanan publik. Saya berharap pejabat yang dilantik dapat langsung bekerja, cepat beradaptasi, dan mampu menghadirkan inovasi di perangkat daerah masing-masing,” ujar Bupati.

Mutasi kali ini merupakan hasil perdana dari mekanisme Manajemen Talenta yang telah diluncurkan pada Desember 2025 lalu.

Bupati juga menekankan pentingnya profesionalisme aparatur sipil negara di tengah tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks. 

Ia meminta seluruh pejabat untuk memperkuat koordinasi lintas OPD, menjaga kekompakan, serta bekerja berdasarkan target dan capaian yang terukur.

Khusus kepada pejabat yang baru dilantik, Eman meminta agar mampu menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan warga.

“Jabatan itu amanah. Jangan hanya mengejar posisi, tapi tunjukkan kinerja nyata. Masyarakat menunggu kerja cepat dan solusi konkret dari pemerintah,” tegasnya.

Khusus kepada Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Bupati menginstruksikan untuk memastikan setiap rupiah APBD dikelola dengan prinsip efisiensi dan transparansi.

Selain itu, Bupati juga mengingatkan seluruh ASN untuk menjaga disiplin, etika birokrasi, serta mengedepankan semangat melayani masyarakat dibanding dilayani.
Pelantikan berlangsung khidmat dan ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, serta seluruh tamu undangan kepada para pejabat yang baru dilantik.

(Didin.Mh)

Bupati Majalengka Lantik Tiga Pejabat Tinggi Pratama, Tekankan Profesionalisme dan Percepatan Pelayanan Publik.



MAJALENGKA, Bupati Majalengka, Eman Suherman, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka, Rabu (13/5/2026). 

Pelantikan tersebut dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan di sejumlah perangkat daerah yang ditinggalkan pejabat sebelumnya karena memasuki masa pensiun.

Acara pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Aula BKPSDM Kabupaten Majalengka dan dihadiri Wakil Bupati Majalengka, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala BKPSDM, para kepala OPD, para camat, serta tamu undangan lainnya.

Adapun pejabat yang dilantik yakni Yayan Sumantri, yang sebelumnya menjabat Kepala Bapedalitbang, kini dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) menggantikan Lalan Suherlan yang telah memasuki masa purna tugas.

Posisi Kepala Bapedalitbang selanjutnya dijabat Arif Daryana, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DisnakerKUKM).

Sementara jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kini dipercayakan kepada Iwan Dirwan, yang sebelumnya menjabat Asisten Daerah III Setda Majalengka.

Dalam sambutannya, Bupati Eman Suherman menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan guna meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat serta penyegaran birokrasi.

Menurutnya, jabatan yang diberikan bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan integritas.

“Pelantikan hari ini merupakan kebutuhan organisasi dalam rangka menjaga kesinambungan roda pemerintahan dan pelayanan publik. Saya berharap pejabat yang dilantik dapat langsung bekerja, cepat beradaptasi, dan mampu menghadirkan inovasi di perangkat daerah masing-masing,” ujar Bupati.

Mutasi kali ini merupakan hasil perdana dari mekanisme Manajemen Talenta yang telah diluncurkan pada Desember 2025 lalu.

Bupati juga menekankan pentingnya profesionalisme aparatur sipil negara di tengah tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks. 

Ia meminta seluruh pejabat untuk memperkuat koordinasi lintas OPD, menjaga kekompakan, serta bekerja berdasarkan target dan capaian yang terukur.

Khusus kepada pejabat yang baru dilantik, Eman meminta agar mampu menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan warga.

“Jabatan itu amanah. Jangan hanya mengejar posisi, tapi tunjukkan kinerja nyata. Masyarakat menunggu kerja cepat dan solusi konkret dari pemerintah,” tegasnya.

Khusus kepada Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Bupati menginstruksikan untuk memastikan setiap rupiah APBD dikelola dengan prinsip efisiensi dan transparansi.

Selain itu, Bupati juga mengingatkan seluruh ASN untuk menjaga disiplin, etika birokrasi, serta mengedepankan semangat melayani masyarakat dibanding dilayani.
Pelantikan berlangsung khidmat dan ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, serta seluruh tamu undangan kepada para pejabat yang baru dilantik.

(Didin.Mh)

Bupati Majalengka Lantik Tiga Pejabat Tinggi Pratama, Tekankan Profesionalisme dan Percepatan Pelayanan Publik.



MAJALENGKA, Bupati Majalengka, Eman Suherman, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka, Rabu (13/5/2026). 

Pelantikan tersebut dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan di sejumlah perangkat daerah yang ditinggalkan pejabat sebelumnya karena memasuki masa pensiun.

Acara pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Aula BKPSDM Kabupaten Majalengka dan dihadiri Wakil Bupati Majalengka, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala BKPSDM, para kepala OPD, para camat, serta tamu undangan lainnya.

Adapun pejabat yang dilantik yakni Yayan Sumantri, yang sebelumnya menjabat Kepala Bapedalitbang, kini dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) menggantikan Lalan Suherlan yang telah memasuki masa purna tugas.

Posisi Kepala Bapedalitbang selanjutnya dijabat Arif Daryana, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DisnakerKUKM).

Sementara jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kini dipercayakan kepada Iwan Dirwan, yang sebelumnya menjabat Asisten Daerah III Setda Majalengka.

Dalam sambutannya, Bupati Eman Suherman menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan guna meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat serta penyegaran birokrasi.

Menurutnya, jabatan yang diberikan bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan integritas.

“Pelantikan hari ini merupakan kebutuhan organisasi dalam rangka menjaga kesinambungan roda pemerintahan dan pelayanan publik. Saya berharap pejabat yang dilantik dapat langsung bekerja, cepat beradaptasi, dan mampu menghadirkan inovasi di perangkat daerah masing-masing,” ujar Bupati.

Mutasi kali ini merupakan hasil perdana dari mekanisme Manajemen Talenta yang telah diluncurkan pada Desember 2025 lalu.

Bupati juga menekankan pentingnya profesionalisme aparatur sipil negara di tengah tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks. 

Ia meminta seluruh pejabat untuk memperkuat koordinasi lintas OPD, menjaga kekompakan, serta bekerja berdasarkan target dan capaian yang terukur.

Khusus kepada pejabat yang baru dilantik, Eman meminta agar mampu menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan warga.

“Jabatan itu amanah. Jangan hanya mengejar posisi, tapi tunjukkan kinerja nyata. Masyarakat menunggu kerja cepat dan solusi konkret dari pemerintah,” tegasnya.

Khusus kepada Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Bupati menginstruksikan untuk memastikan setiap rupiah APBD dikelola dengan prinsip efisiensi dan transparansi.

Selain itu, Bupati juga mengingatkan seluruh ASN untuk menjaga disiplin, etika birokrasi, serta mengedepankan semangat melayani masyarakat dibanding dilayani.
Pelantikan berlangsung khidmat dan ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, serta seluruh tamu undangan kepada para pejabat yang baru dilantik.

(Didin.Mh)

Pengendara Sempat Khawatir Melintas, Polisi Bergerak Cepat Tangani Ceceran Oli di Bundaran Kedawung


Cirebon Kota - Arus kendaraan di kawasan Bundaran Kedawung Kabupaten Cirebon pada Rabu (13/05/2026) sekitar pukul 16.30 WIB sempat menjadi perhatian masyarakat setelah adanya ceceran oli di badan jalan yang diduga berasal dari kendaraan tangki bocor, sehingga personel kepolisian bergerak cepat melakukan penanganan dengan menaburkan pasir di sepanjang jalan guna mencegah pengendara tergelincir dan menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Ceceran oli yang berada di ruas jalan sekitar bundaran tersebut membuat permukaan aspal menjadi licin, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas pada jam sibuk sore hari, sehingga warga yang mengetahui kondisi tersebut langsung melaporkan kepada pihak kepolisian agar segera dilakukan penanganan demi keselamatan pengguna jalan.

Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nasori, S.H. mengatakan bahwa penanganan dilakukan segera setelah pihaknya menerima laporan masyarakat terkait adanya tumpahan minyak atau oli di kawasan Bundaran Kedawung yang berpotensi membahayakan pengendara, khususnya kendaraan roda dua yang melintas di lokasi tersebut.

Menurut Kompol Ahmad Nasori, personel kepolisian bersama anggota patroli langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penaburan pasir di sepanjang jalan yang terkena ceceran oli agar permukaan jalan kembali aman dilalui kendaraan dan tidak menyebabkan pengendara kehilangan kendali akibat kondisi jalan yang licin.

Ia menjelaskan bahwa langkah cepat penanganan sangat penting dilakukan karena Bundaran Kedawung merupakan salah satu titik lalu lintas padat kendaraan yang setiap harinya ramai dilalui masyarakat dari arah Kota Cirebon maupun Kabupaten Cirebon, sehingga potensi kecelakaan dapat terjadi apabila tidak segera ditangani.

Selain melakukan penaburan pasir, petugas juga melakukan pengaturan arus kendaraan di sekitar lokasi agar pengendara tetap berhati-hati saat melintasi area jalan yang sebelumnya terkena ceceran oli, terutama ketika kendaraan melintas dalam kecepatan tinggi maupun saat kondisi lalu lintas sedang ramai.

Masyarakat yang berada di sekitar lokasi juga tampak mengapresiasi langkah cepat petugas kepolisian yang langsung turun ke lapangan menangani kondisi jalan licin tersebut sehingga arus kendaraan kembali normal dan pengendara merasa lebih aman saat melintasi kawasan Bundaran Kedawung pada sore hari.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan bahwa keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama sehingga setiap laporan masyarakat terkait potensi gangguan di jalan raya akan segera ditindaklanjuti oleh personel kepolisian guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Ceceran oli di jalan sangat berbahaya terutama bagi pengendara sepeda motor karena dapat menyebabkan kendaraan tergelincir, sehingga kami mengapresiasi masyarakat yang cepat melapor dan anggota yang langsung melakukan penanganan di lapangan demi keselamatan bersama,” ujar AKP M. Aris Hermanto.
Polres Cirebon Kota mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat berkendara, mengurangi kecepatan ketika melihat kondisi jalan yang licin atau terdapat tumpahan cairan di badan jalan, segera melaporkan apabila menemukan potensi bahaya di jalan raya, serta memanfaatkan Layanan Polisi 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian maupun menemukan gangguan keamanan dan keselamatan di jalan.

((A, Rahmat))

Pengendara Sempat Khawatir Melintas, Polisi Bergerak Cepat Tangani Ceceran Oli di Bundaran Kedawung


Cirebon Kota - Arus kendaraan di kawasan Bundaran Kedawung Kabupaten Cirebon pada Rabu (13/05/2026) sekitar pukul 16.30 WIB sempat menjadi perhatian masyarakat setelah adanya ceceran oli di badan jalan yang diduga berasal dari kendaraan tangki bocor, sehingga personel kepolisian bergerak cepat melakukan penanganan dengan menaburkan pasir di sepanjang jalan guna mencegah pengendara tergelincir dan menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Ceceran oli yang berada di ruas jalan sekitar bundaran tersebut membuat permukaan aspal menjadi licin, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas pada jam sibuk sore hari, sehingga warga yang mengetahui kondisi tersebut langsung melaporkan kepada pihak kepolisian agar segera dilakukan penanganan demi keselamatan pengguna jalan.

Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nasori, S.H. mengatakan bahwa penanganan dilakukan segera setelah pihaknya menerima laporan masyarakat terkait adanya tumpahan minyak atau oli di kawasan Bundaran Kedawung yang berpotensi membahayakan pengendara, khususnya kendaraan roda dua yang melintas di lokasi tersebut.

Menurut Kompol Ahmad Nasori, personel kepolisian bersama anggota patroli langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penaburan pasir di sepanjang jalan yang terkena ceceran oli agar permukaan jalan kembali aman dilalui kendaraan dan tidak menyebabkan pengendara kehilangan kendali akibat kondisi jalan yang licin.

Ia menjelaskan bahwa langkah cepat penanganan sangat penting dilakukan karena Bundaran Kedawung merupakan salah satu titik lalu lintas padat kendaraan yang setiap harinya ramai dilalui masyarakat dari arah Kota Cirebon maupun Kabupaten Cirebon, sehingga potensi kecelakaan dapat terjadi apabila tidak segera ditangani.

Selain melakukan penaburan pasir, petugas juga melakukan pengaturan arus kendaraan di sekitar lokasi agar pengendara tetap berhati-hati saat melintasi area jalan yang sebelumnya terkena ceceran oli, terutama ketika kendaraan melintas dalam kecepatan tinggi maupun saat kondisi lalu lintas sedang ramai.

Masyarakat yang berada di sekitar lokasi juga tampak mengapresiasi langkah cepat petugas kepolisian yang langsung turun ke lapangan menangani kondisi jalan licin tersebut sehingga arus kendaraan kembali normal dan pengendara merasa lebih aman saat melintasi kawasan Bundaran Kedawung pada sore hari.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan bahwa keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama sehingga setiap laporan masyarakat terkait potensi gangguan di jalan raya akan segera ditindaklanjuti oleh personel kepolisian guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Ceceran oli di jalan sangat berbahaya terutama bagi pengendara sepeda motor karena dapat menyebabkan kendaraan tergelincir, sehingga kami mengapresiasi masyarakat yang cepat melapor dan anggota yang langsung melakukan penanganan di lapangan demi keselamatan bersama,” ujar AKP M. Aris Hermanto.
Polres Cirebon Kota mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat berkendara, mengurangi kecepatan ketika melihat kondisi jalan yang licin atau terdapat tumpahan cairan di badan jalan, segera melaporkan apabila menemukan potensi bahaya di jalan raya, serta memanfaatkan Layanan Polisi 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian maupun menemukan gangguan keamanan dan keselamatan di jalan.

((A, Rahmat))

Otong Syuhada Resmi Dilantik Rektor Universitas Majalengka

MAJALENGKA - Buserpersisi com, Dr. H. Otong Syuhada resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Majalengka (UNMA) periode 2026-2030 pada Senin tanggal 11 Mei 2026.

Pelantikan dan pengukuhan Rektor Universitas Majalengka beserta Pejabat Rektorat Periode 2026-2030 telah menjadi momentum penting dalam melanjutkan estafet kepemimpinan, pengabdian dan penguatan komitmen untuk membawa Universitas Majalengka menuju kemajuan yang lebih baik.

Pelantikan ini menandai kepemimpinan baru yang berkomitmen pada transparansi, intregitas dan tata kelola kampus yang akuntabel, serta menegaskan kesiapan untuk mundur jika gagal menjalankan amanah.

Diketahui Otong Syuhada pernah menjabat anggota DPRD Kabupaten Majalengka periode 2014-2019.

"Kepemimpinan adalah tentang keberlanjutan mengukir prestasi yang lebih besar di tengah tengah tantangan yang dihadapi semakin besar dan kompleks," kata Otong Syuhada atau akrab dipanggil.Otsu.

Masih kata dia, seorang pemimpin yang kita perlukan saat ini adalah sosok yang mampu berperan bukan hanya sebagai primus interpares, tetapi juga mampu menjelma menjadi sosok yang memiliki kriteria dux hapieens et pruden et integer atau pemimpin yang cerdas dan bijaksana serta berintregritas.

Sementara itu Ketua pengurus YPPM, Komjen Pol (Purn) Dr. H. Nanan Soekarna mengatakan seluruh proses dilakukan secara objektif, independent, profesional, transparan, dan sesuai dengan peraturan perundang undangan serta Statuta Universitas Majalengks. 


(Didin.Mh)

Polres Bangka Barat Tegaskan Komitmen Perangi Penyelundupan Timah Ilegal.


Polres Bangka Barat menegaskan komitmennya dalam memerangi praktik penyelundupan pasir timah ilegal lintas negara setelah memenangkan gugatan praperadilan yang diajukan para tersangka kasus penyelundupan pasir timah tujuan Malaysia.

Putusan hakim tunggal Pengadilan Negeri Mentok yang menolak seluruh permohonan praperadilan tersebut sekaligus menguatkan langkah penegakan hukum yang dilakukan penyidik Satpolairud Polres Bangka Barat dalam mengungkap jaringan penyelundupan pasir timah Bangka Barat–Malaysia.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha mengatakan kemenangan praperadilan itu menjadi penguat bagi jajaran kepolisian untuk terus membongkar praktik penyelundupan sumber daya alam yang merugikan negara.

“Putusan ini semakin mempertegas bahwa penegakan hukum yang dilakukan berjalan sesuai aturan dan menjadi semangat bagi kami untuk terus memerangi penyelundupan sumber daya alam melalui jalur ilegal,” kata Pradana.

Sebelumnya, Polres Bangka Barat mengungkap kasus penyelundupan pasir timah ilegal dalam konferensi pers di Mako Polres Bangka Barat pada 2 Maret 2026.

Kasus tersebut bermula pada Kamis, 26 Februari 2026 sekitar pukul 01.00 WIB saat Tim Hiu Barat Satpolairud Polres Bangka Barat melakukan penindakan di kawasan Pantai Enjel, Dusun Air Putih, Kecamatan Mentok.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan tiga orang di lokasi kejadian. Dari hasil pengembangan, petugas kembali mengamankan dua orang lainnya sehingga total lima orang ditetapkan sebagai tersangka.

Kelima tersangka memiliki peran berbeda, mulai dari pengangkut pasir timah, buruh pikul dan pengemudi perahu pancung, pengatur distribusi dari gudang menuju pantai, hingga pihak yang diduga sebagai koordinator pengiriman pasir timah ke Malaysia.

Dari hasil penyidikan, pasir timah ilegal terlebih dahulu diolah di gudang sebelum dikemas menggunakan plastik dan karung, lalu diangkut menggunakan truk menuju Pantai Enjel.

Selanjutnya, pasir timah dipindahkan menggunakan perahu pancung menuju tengah laut untuk diteruskan ke kapal cepat atau “kapal hantu” yang telah disiapkan menuju Johor, Malaysia.

Polisi menyebut jaringan tersebut diduga telah dua kali melakukan pengiriman, masing-masing pada 15 Februari 2026 sebanyak 4,8 ton dan 25 Februari 2026 sebanyak 6,4 ton, dengan total mencapai 11,2 ton pasir timah.

Dalam proses hukum berjalan, para tersangka kemudian mengajukan gugatan praperadilan terhadap proses penyidikan yang dilakukan Polres Bangka Barat. Namun, hakim Pengadilan Negeri Mentok menolak seluruh permohonan tersebut dan menyatakan tindakan penangkapan, penahanan, penggeledahan hingga penyitaan yang dilakukan penyidik sah menurut hukum.

Kapolres menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengembangan terhadap jaringan penyelundupan yang masih terlibat dalam praktik ilegal tersebut.

“Penyelundupan sumber daya alam tidak boleh dibiarkan menjadi ancaman bagi daerah dan negara. Kami memastikan penindakan akan terus dilakukan terhadap setiap jaringan yang mencoba membawa kekayaan alam keluar secara ilegal,” ujarnya.

Kelima tersangka dijerat Pasal 161 junto Pasal 35 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara serta ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana maksimal lima tahun penjara dan denda hingga Rp100 miliar.

(HR) 

Dump Truk Mogok di Jalan Raya Cisoka, Polisi Sigap Atur Lalu Lintas Cegah Kemacetan


Uploaded Image



Arus lalu lintas di jalan raya Cisoka sempat mengalami perlambatan setelah sebuah truk pengangkut barang mengalami kendala mogok 

Menanggapi kondisi tersebut, petugas kepolisian dari Polsek Cisoka langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas guna mengantisipasi Kepadatan. Rabu (13/05/2026)

Dilokasi kejadian terlihat Ipda Al Taefur beserta anggota lainnya langsung melakukan pengaturan arus kendaraan dari berbagai arah
sibuk mengatur lalu lintas demi mengurangi kemacetan.

Ipda Al Taefur mengatakan mobil Dump truk tersebut mengalami mogok sejak pukul 05.00 Wib dan sempat menimbulkan kemacetan panjang karena tepat waktunya anak anak berangkat ke sekolah dan karyawan berangkat bekerja.tegasnya

Situasi tersebut berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas, terlebih pada saat volume kendaraan yang melintas cukup ramai.

Petugas mengarahkan kendaraan secara bergantian agar tetap dapat melintas dengan aman di sekitar lokasi truk yang mogok.

Langkah tersebut dilakukan guna mencegah terjadinya kemacetan yang lebih panjang serta memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan lancar.

Selain melakukan pengaturan lalu lintas, petugas juga berkoordinasi dengan pengemudi truk untuk segera melakukan penanganan terhadap kendaraan yang mengalami kendala tersebut.

Dengan pengaturan yang dilakukan oleh petugas kepolisian, arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian dapat tetap terkendali meskipun sempat terjadi perlambatan kendaraan.

Uploaded Image

Kehadiran polisi di lapangan menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas, 
Karena itu, petugas kepolisian terus melakukan pemantauan di sejumlah jalur utama untuk memastikan tidak terjadi gangguan lalu lintas yang dapat menghambat perjalanan masyarakat.

Menurutnya, setiap potensi gangguan lalu lintas, termasuk kendaraan mogok di jalan raya, harus segera ditangani agar tidak menimbulkan kemacetan yang lebih luas.

Al Taefur menambahkan  mengimbau kepada para pengendara, khususnya pengemudi kendaraan besar, untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan.

“Dengan kesiapan kendaraan dan kedisiplinan pengendara, diharapkan perjalanan masyarakat dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar,” pungkas Al Taefur





Bang onay