Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Kodim 0707/Wonosobo Ikut Karnaval HUT RI ke-81, Perkenalkan Wajah TNI ke Masyarakat

Wonosobo - Kodim 0707/Wonosobo turut memeriahkan Karnaval Kemerdekaan yang digelar dalam rangka peringatan HUT ke-81 Repu...

Postingan Populer

Selasa, 18 Agustus 2026

Kodim 0707/Wonosobo Ikut Karnaval HUT RI ke-81, Perkenalkan Wajah TNI ke Masyarakat



Wonosobo - Kodim 0707/Wonosobo turut memeriahkan Karnaval Kemerdekaan yang digelar dalam rangka peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia tingkat Kabupaten Wonosobo. Keikutsertaan prajurit Kodim ini menjadi salah satu daya tarik bagi warga yang menyaksikan pawai.

Komandan Kodim (Dandim) 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno, S.Sos., menjelaskan bahwa Kodim merupakan bagian tak terpisahkan dari masyarakat. Karena itu, kehadiran prajurit dalam karnaval dinilai sebagai bentuk keikutsertaan yang wajar untuk berbaur sekaligus menghibur rakyat (18/08/2026)

“Kodim merupakan bagian dari masyarakat. Sudah sewajarnya kami ikut serta berbaur dan menghibur rakyat melalui karnaval ini,” ujar Dandim Yoyok.

Menurutnya, partisipasi tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana promosi dan pengenalan keberadaan TNI di wilayah Wonosobo. Tujuannya agar masyarakat lebih memahami seluk-beluk institusi TNI, dengan harapan minat warga, khususnya generasi muda, untuk bergabung menjadi anggota TNI semakin meningkat.

Sementara itu, Pasi Ops Kodim 0707/Wonosobo Lettu CBA Sutardi yang bertugas sebagai koordinator kontingen menyampaikan bahwa prajurit menampilkan beragam seragam resmi TNI Angkatan Darat. Mulai dari PDH, PDL, PDU, hingga seragam corps kecabangan lainnya.

“Kami tampil dengan mengenakan pakaian kebanggaan corps kecabangan TNI Angkatan Darat. Seragam-seragam itu menjadi simbol identitas, kehormatan, jiwa korsa, dan pengabdian kepada bangsa dan negara,” kata Sutardi.

Tak kalah menarik, kontingen juga membawa atribut Satgas Perdamaian. Kehadiran seragam tersebut menjadi pengingat bahwa prajurit TNI tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan di dalam negeri, tetapi juga berperan aktif membawa misi perdamaian dan kemanusiaan di kancah internasional. Sejumlah anggota kontingen bahkan memiliki pengalaman sebagai pasukan perdamaian.

Melalui keikutsertaan ini, Kodim 0707/Wonosobo berharap semakin memperkuat kedekatan TNI dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan rasa kebanggaan dan cinta tanah air di kalangan warga Wonosobo.


(Yudhi)
Pendim0707
Uploaded Image

Baru Keluar Penjara, Sincan Kembali Ditangkap Polda Babel Didepan Pintu Lapas.



Bangka belitung, Baru keluar dari penjara, seorang mantan narapidana narkoba langsung dijemput Ditresnarkoba Polda Bangka Belitung didepan pintu Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang.

Pemuda berinisial KE alias Sincan (25) kembali diamankan. Pasalnya, ia diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika yang diungkap oleh Polda Babel beberapa bulan lalu.

"Pada hari ini, Senin tepatnya 17 Agustus, Kami dari Direktorat Narkoba telah melakukan penangkapan terhadap salah satu warga binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang berinisial KE alias Sincan,"kata Dirresnarkoba Polda Babel Kombes Pol Ronald C Sipayung, Selasa (18/8/26).

Ronald mengatakan, KE alias Sincan ditangkap oleh Tim Subdit III dipimpin Ps. Panit Ipda Eka Putra dalam perkara kasus narkoba yang ditangani pada bulan Mei lalu.

Dalam perkara ini, kata Ronald, sebelumnya melibatkan seorang oknum PPPK berinisial Fe dengan barang bukti puluhan paket sabu dan butiran ekstasi siap edar.

"Dari hasil pengembangan dan alat bukti yang kita terima bahwa ternyata tersangka Fe yang kita amankan pada bulan Mei lalu itu dikendalikan oleh seorang warga binaan yang saat itu sedang mendekam di Lapas Narkotika Pangkalpinang,"ungkapnya.

Setelah menerima informasi tersebut, Tim kemudian melakukan koordinasi dengan pihak Lapas Narkotika Pangkalpinang untuk melakukan penggeledahan terhadap barang milik tersangka didalam Lapas.

Alhasil, Tim berhasil mengamankan dua unit hanphone milik tersangka yang diduga digunakan untuk melancarkan aksinya mengendalikan narkoba.

"Setelah komunikasi dan koordinasi dengan Lapas, KE yang sudah kita tetapkan sebagai tersangka ini, langsung diamankan pada pukul 11.00 Wib didepan pintu Lapas,"terangnya.

"Selanjutnya, tersangka langsung kita bawa ke Mapolda untuk diproses lebih lanjut terkait perannya dalam mengendalikan tersangka sebelumnya yang sudah kita tangkap,"sambungnya.

Lebih lanjut, Ronald menyebutkan untuk tersangka Fe yang diamankan pada bulan Mei lalu sudah masuk ke tahap II atau berkas perkara sudah P21.

"Sedangkan untuk tersangka KE yang diamankan, ini akan kita proses dan kita lengkapi berkas pemeriksaannya selanjutnya akan kita kirim ke Kejaksaan,"ucapnya.

Atas perbuatannya ini, tersangka KE dijerat dengan Undang-undang Narkotika Nomor 35 tahun 2009 pasal 114 Jo Undang-undang Nomor 1 tahun 2023 tentang KUHpidana pasal 609 ayat (2) dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun penjara.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol Agus Sugiyarso membenarkan adanya penangkapan mantan narapidana kasus narkotika yang baru bebas dari Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang.

"Ya benar, kita sudah terima informasi dari Pak Dirnarkoba bahwa telah diamankan seorang warga binaan Lapas yang kemarin mendapatkan remisi bebas berinisial KE terkait kasus narkotika,"kata Agus.

Agus menuturkan, tersangka KE saat ini sudah diamankan dan ditahan di Rutan Mapolda guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Dalam kesempatan ini, kami tegaskan kembali komitmen Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Viktor Sihombing untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba guna mewujudkan Bangka Belitung Zero narkoba,"tegasnya.

(HR) 

Polres Wonosobo Ungkap Perampokan SPBU Selokromo, Senpi Rakitan dan Uang Rp467 Juta Disita


WONOSOBO — Polres Wonosobo mengungkap perkembangan penyidikan kasus pencurian dengan kekerasan di SPBU Selokromo, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo. Dalam pengembangan kasus tersebut, polisi menyita satu senjata api rakitan jenis revolver beserta peluru serta barang bukti hasil kejahatan dengan nilai total mencapai Rp467,843 juta.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 9 Agustus 2026 sekitar pukul 23.30 WIB di ruang kantor SPBU Selokromo, Jalan Wonosobo–Banyumas, Desa Selokromo, Kecamatan Leksono. Perkara tersebut dilaporkan pada 10 Agustus 2026 dan kemudian ditangani oleh Polres Wonosobo.

Dalam perkembangan penyidikan, seorang tersangka berinisial AR, 53 tahun, menyerahkan diri kepada polisi pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Polisi menyebut AR sebagai pelaku utama yang berperan dalam merencanakan dan mengatur pelaksanaan aksi, termasuk upaya menghilangkan barang bukti setelah kejadian.

AR diketahui pernah menjabat sebagai manajer SPBU Selokromo pada 2006 hingga 2009. Dari tersangka tersebut, penyidik menyita uang hasil kejahatan sebesar Rp260,421 juta. Polisi juga mengamankan Toyota Vios dan Honda HRV yang diduga digunakan dalam rangkaian aksi.

Pengembangan kasus kemudian mengarah kepada tersangka RAT. Dari rumah RAT, polisi menemukan satu senjata api rakitan jenis revolver warna silver beserta peluru jenis PL22. Senjata tersebut kini diamankan polisi sebagai barang bukti untuk kepentingan penyidikan.

Kasat Reskrim Polres Wonosobo AKP Arif Kristiawan mengatakan, penyitaan senjata api rakitan menjadi salah satu temuan penting dalam pengembangan perkara. Polisi masih mendalami asal-usul senjata tersebut serta keterkaitannya dengan rangkaian aksi pencurian dengan kekerasan di SPBU Selokromo.

“Dalam pengembangan perkara, kami berhasil mengamankan satu senjata api rakitan jenis revolver beserta pelurunya. Saat ini senjata tersebut masih kami dalami, termasuk kepemilikan dan kaitannya dengan tindak pidana yang terjadi,” ujar Arif.

Selain senjata api, polisi menemukan lokasi yang diduga digunakan untuk membakar atau memusnahkan barang bukti di jembatan lama Rejasa, Desa Gayam, Kabupaten Banjarnegara. Dari lokasi tersebut ditemukan sisa pembakaran berupa kotak DVR CCTV dan bagian resleting rompi atau jaket.

Hingga Selasa, 18 Agustus 2026, polisi telah mengamankan uang tunai hasil kejahatan sebesar Rp408,743 juta. Sejumlah barang hasil kejahatan juga disita, antara lain sepeda motor Yamaha NMAX, Honda Beat, tiga unit telepon seluler, serta sepatu dengan nilai taksiran Rp59,1 juta.

Total nilai barang bukti hasil kejahatan yang telah diamankan mencapai Rp467,843 juta. Polisi masih melakukan penelusuran terhadap uang maupun barang hasil kejahatan yang belum ditemukan.

Arif mengatakan, penyidik masih memburu satu orang DPO berinisial AD serta terus mendalami peran masing-masing pihak yang terlibat.

“Kami masih melakukan pengejaran terhadap satu orang DPO dan penelusuran terhadap barang bukti lainnya. Penyidik juga terus melengkapi berkas perkara untuk proses hukum selanjutnya,” katanya.

Perkara tersebut disangkakan melanggar Pasal 479 ayat (2) huruf a, huruf b, dan huruf d Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun.

(Yudhi)
Uploaded Image

Dengan Patroli Dan Sambang Warga Cara Babinsa Memberikan Rasa Nyaman Dan Aman Kepada Warga Binaannya

Surakarta - Bersama perangkat Kelurahan Babinsa Koramil 04/Jebres Koptu Rudy Gunawan lakukan monitoring wilayah Binaan di Kelurahan Kepatihan Kulon Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Selasa (18/08/2026) Pkl 09.00 Wib

Menurut Koptu Rudy Gunawan, kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antara Babinsa dan Perangkat kelurahan dalam melakukan pemantauan untuk mengetahui Kondisi wilayah.

Dalam kesempatan tersebut, Koptu Rudy Gunawan memberikan dan menyampaikan himbauan serta pesan pesan kamtibmas secara langsung. Selain itu, dirinya dan perangkat Kelurahan juga menghimbau kepada warga agar memperhatikan kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. "Buang sampah pada tempatnya.

Dijelaskan juga oleh Koptu Rudy Gunawa kegiatan patroli dan juga sambang kepada masyarakat dan satpam yang ada di wilayah binaanya, dengan tujuan untuk memberikan rasa nyaman dan menumbuhkan rasa kekeluargaan pada warga masyarakat."

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Senin, 17 Agustus 2026

Polres Serang: Gerak Cepat Polisi Tangani Kebakaran Lapak Rongsok di Ciruas


Uploaded Image


Serang – Personel Polsek Ciruas bergerak cepat menangani kebakaran yang melanda sebuah lapak rongsok milik warga di Kampung Cembeh, Desa Ciruas, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, pada Senin (17/8/2026) dini hari.

Kebakaran tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, kobaran api terlihat di area lapak rongsok milik Yunus (53), warga Perum TCP Blok G.5 No. 26 RT 05/03, Desa Pelawad, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Namun, sekitar pukul 02.27 WIB, api semakin membesar sehingga warga menghubungi pemilik lapak dan melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Polsek Ciruas.

Menerima laporan tersebut, personel Polsek Ciruas langsung mendatangi lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran. Sebanyak dua unit kendaraan pemadam kebakaran dari Kabupaten dan Kota Serang kemudian tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman.

Berkat respons cepat petugas dan koordinasi dengan pihak terkait, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.10 WIB.

Akibat kejadian tersebut, pemilik lapak diperkirakan mengalami kerugian materiel sekitar Rp30 juta. Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa.

Kapolres Serang AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H. melalui jajaran Polsek Ciruas menegaskan bahwa respons cepat personel di lapangan merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.

Dalam penanganan kejadian tersebut, personel Polsek Ciruas telah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), mendata dan meminta keterangan korban serta para saksi, melaporkan kejadian kepada pimpinan, menghubungi petugas pemadam kebakaran, serta berkoordinasi dengan petugas PLN.

Saat ini, petugas masih melakukan penanganan dan pendataan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya kebakaran.




Toher Aswi

Polsek Kesambi Tangani Kebakaran Rumah Kosong Lewat Koordinasi Lintas Sektoral

Cirebon Kota - Polsek Kesambi melakukan penanganan cepat terhadap kebakaran rumah kosong di Gang Selabrahma RT 001 RW 001, Karang Yuda, Kelurahan Sunyaragi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 21.15 WIB. Penanganan dilakukan melalui koordinasi lintas sektoral bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan PLN Kota Cirebon.

Personel Polsek Kesambi yang terdiri dari Kanit Reskrim, Unit Reskrim, piket Bhabinkamtibmas, dan piket QR langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga. Petugas kemudian berkoordinasi dengan Damkar untuk proses pemadaman serta PLN guna penanganan instalasi listrik di lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan saksi, api diduga berawal dari percikan pada meteran listrik rumah kosong milik Kartini (60) sebelum membesar dan membakar bagian atap rumah.

Sekitar 30 menit kemudian, api berhasil dipadamkan berkat sinergi personel kepolisian, petugas Damkar, PLN, dan warga sekitar. Selanjutnya, petugas melakukan pengecekan lokasi, mendata pemilik rumah, serta mencatat keterangan para saksi.

Hasil pengecekan menunjukkan tidak ada korban luka maupun korban jiwa. Kerusakan terjadi pada satu unit kasur springbed di ruang tengah serta bagian atap rumah berbahan bambu yang habis terbakar.

Kapolsek Kesambi IPTU H. Suganda, S.H., mengatakan koordinasi lintas sektoral menjadi langkah penting dalam mempercepat penanganan kebakaran sehingga proses pemadaman dan tindak lanjut di lokasi dapat berjalan secara terpadu bersama instansi terkait.

Polresta Cirebon Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Kobarkan Semangat Pengabdian


Polresta Cirebon menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Upacara berlangsung khidmat di Lapangan Apel Mapolresta Cirebon, Jalan Raden Dewi Sartika Nomor 1, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara Perwira Upacara dijabat Kasat Polair Polresta Cirebon Kompol Akmadi, S.H., M.M., dan Komandan Upacara dijabat Kanit Pam Obvit Sat Samapta Polresta Cirebon AKP Wahyu Kurniawan Suprapto, S.H.

Upacara tersebut diikuti para Pejabat Utama (PJU) dan personel Polresta Cirebon dari berbagai satuan fungsi. Pasukan upacara terdiri dari peleton Pama, gabungan staf Bag, Sat dan Sie, Polwan, Sat Samapta, Sat Lantas, gabungan Sat Reskrim, Sat Resnarkoba dan Sat Tahti, Sat Intelkam, serta ASN Polresta Cirebon.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Momentum tersebut menjadi sarana untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat semangat nasionalisme dan pengabdian dalam menjalankan tugas.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama mengatakan, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui pengabdian dan kerja nyata, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Peringatan Hari Kemerdekaan menjadi momentum bagi kita untuk terus meningkatkan semangat pengabdian. Sebagai anggota Polri, kita harus mampu mengisi kemerdekaan dengan menjaga keamanan, memberikan pelayanan terbaik, serta hadir di tengah masyarakat,” ujar Kombes Pol. Imara Utama.

Menurutnya, nilai-nilai perjuangan para pahlawan harus menjadi inspirasi bagi seluruh personel Polri dalam melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional dan humanis.
“Kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan harus kita jaga bersama. Mari kita perkuat persatuan, menjaga kondusivitas wilayah, dan terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” katanya.

Pelaksanaan upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar, dengan situasi di wilayah hukum Polresta Cirebon tetap kondusif.

((A, Rahmat))

Hadiri Upacara HUT ke-81 RI, Kapolresta Tangerang: Momentum Perkuat Semangat Pengabdian


Uploaded Image


Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menegaskan, Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia merupakan momentum untuk memperkuat semangat pengabdian. 

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia tingkat Kabupaten Tangerang, Senin (17/8/2026) di Lapangan Arya Yudhanegara, Puspemkab Tangerang, yang diikuti sekitar 500 peserta.

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan berlangsung khidmat dan lancar dengan dihadiri unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, TNI-Polri, serta sejumlah elemen masyarakat.

Indra Waspada mengatakan, peringatan Hari Kemerdekaan RI bukan sekadar seremoni. Melainkan momentum untuk kembali mengingat perjuangan para pahlawan.

Uploaded Image

"Sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat," kata Indra Waspada. 

Menurutnya, kemerdekaan lahir dari perjuangan dan pengorbanan para pahlawan. Tugas penerus bangsa, lanjut dia, adalah mengisi kemerdekaan dengan menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian, serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat. 

Dia menambahkan, semangat kemerdekaan juga relevan dengan tugas kepolisian dalam menjaga kamtibmas. Situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, kata dia, merupakan salah satu fondasi penting agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas dan pembangunan dengan baik.

"Bagi Polri, mengisi kemerdekaan juga diwujudkan melalui pelaksanaan tugas secara profesional, menjaga kamtibmas, serta terus membangun kedekatan dengan masyarakat," katanya.

Dia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai kesempatan untuk memperkuat persaudaraan dan gotong royong di tengah berbagai tantangan. 

Dia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan upacara. Sehingga berlangsung aman, tertib, dan khidmat.

"Mari kita lanjutkan perjuangan para pahlawan dengan karya, pengabdian dan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa dan negara," tandasnya.





Toher Aswi
Kaperwil Banten

Cahaya Lilin di TMP Wiropati, Dandim Wonosobo Pimpin Renungan Suci HUT RI ke-81



Wonosobo – Suasana khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Wiropati, Wonosobo, saat Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno, S.Sos., memimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS), Minggu malam, sebagai rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Lilin dan obor yang menerangi kawasan makam seolah menjadi saksi penghormatan generasi penerus kepada para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

AKRS diikuti unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan serta berbagai elemen masyarakat. Kehadiran lintas instansi tersebut menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dalam mengenang jasa para pahlawan sekaligus meneguhkan kembali komitmen untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam suasana hening dan penuh penghayatan, seluruh peserta mengikuti pembacaan naskah Apel Kehormatan dan Renungan Suci. Sejenak seluruh perhatian tertuju kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi sebuah kemerdekaan yang kini dinikmati oleh generasi penerus.

Momentum tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial. AKRS menjadi pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia lahir dari perjuangan panjang yang penuh pengorbanan.

Semangat keberanian, keikhlasan dan rela berkorban yang ditunjukkan para pahlawan menjadi nilai yang harus terus diwariskan. Generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk meneruskan perjuangan tersebut melalui pengabdian dan karya terbaik sesuai bidang masing-masing.

Penghormatan kepada pahlawan, lanjutnya, tidak berhenti ketika upacara selesai. Nilai kepahlawanan harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari dengan menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, menjunjung kepentingan bangsa serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Wonosobo melalui AKRS di TMP Wiropati menjadi momentum untuk kembali meneguhkan semangat persatuan. Dari tempat peristirahatan terakhir para pejuang, generasi penerus diingatkan bahwa kemerdekaan adalah amanah yang harus dijaga dan diisi dengan kerja nyata.

Dengan mengenang perjuangan para pahlawan, diharapkan semangat pengabdian semakin tumbuh untuk bersama-sama membangun Indonesia yang sejahtera menuju Indonesia Emas


(Yudhi)
Pendim0707
Uploaded Image

Pangdam IV/Diponegoro Hadiri Upacara HUT ke-81 RI, Semangat Kemerdekaan Menggema di Simpang Lima


Uploaded Image

Semarang – Semangat kemerdekaan dan kebersamaan masyarakat Jawa Tengah terasa kuat di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, saat Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., turut hadir bersama jajaran Forkopimda dan berbagai elemen masyarakat.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol. (Purn.) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti lebih dari 1.000 peserta yang terdiri dari unsur masyarakat, TNI-Polri, serta ASN Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, peringatan tahun ini menjadi momentum untuk mengenang kembali perjuangan para pendiri bangsa sekaligus meneguhkan semangat bersama dalam menjaga hasil kemerdekaan. Bagi seluruh elemen bangsa, kemerdekaan tidak hanya diperingati melalui upacara, tetapi juga diisi dengan pengabdian dan kontribusi nyata sesuai bidang masing-masing.

Di tengah suasana khidmat, ribuan peserta larut dalam peringatan detik-detik Proklamasi. Momentum tersebut tidak sekadar mengenang sejarah, tetapi kembali membangkitkan semangat untuk menjaga persatuan dan meneruskan perjuangan para pendahulu melalui pengabdian di masa kini.

Uploaded Image

Kehadiran unsur TNI-Polri, ASN dan masyarakat dalam satu rangkaian upacara turut menggambarkan kuatnya persatuan di Jawa Tengah. Semangat tersebut menjadi modal penting untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus mendukung pembangunan daerah menuju masyarakat yang semakin maju dan sejahtera.

Bagi Kodam IV/Diponegoro, momentum kemerdekaan juga menjadi pengingat akan tanggung jawab TNI untuk terus menjaga kedaulatan, memperkuat kemanunggalan dengan rakyat, serta memberikan dukungan terhadap berbagai upaya pembangunan dan kepentingan masyarakat di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Usai pelaksanaan upacara di Simpang Lima, Pangdam IV/Diponegoro menyaksikan secara live streaming Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI Tahun 2026 dari Istana Merdeka, Jakarta di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah bersama jajaran Forkopimda. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 RI yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi energi bersama untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, dan memberikan karya terbaik bagi Indonesia. Dengan semangat “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, seluruh elemen bangsa diajak mengambil bagian dalam melanjutkan perjuangan membangun negeri. 

(Pendam IV/Diponegoro)
Uploaded Image