Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Di Tengah Derita Ekonomi, Bantuan Bansos Justru Diduga Dijadikan Ladang Uang

Cirebon, Buserpersisi.com – Rabu, 17 November 2025 Di tengah beratnya beban hidup, di saat ekonomi masyarakat kecil sedang terse...

Postingan Populer

Sabtu, 24 Januari 2026

Di Tengah Derita Ekonomi, Bantuan Bansos Justru Diduga Dijadikan Ladang Uang

Cirebon, Buserpersisi.com – Rabu, 17 November 2025

Di tengah beratnya beban hidup, di saat ekonomi masyarakat kecil sedang terseok-seok, harapan sempat menyala ketika pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan berupa beras 20 Kg dan minyak goreng 4 liter kepada warga miskin. Namun, harapan itu diduga ternodai oleh adanya pungutan yang tak seharusnya terjadi.

Warga Desa Sarabau, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon yang menerima bantuan tersebut justru harus menghadapi kenyataan pahit. Bantuan yang seharusnya menjadi angin segar, dikabarkan tak bisa diambil tanpa membayar uang sebesar Rp25.000 hingga Rp30.000 per kepala keluarga. Dugaan ini muncul dari penuturan warga yang merasa keberatan namun tak punya pilihan.

"Kami sangat butuh bantuan itu, tapi kenapa harus bayar? Padahal katanya gratis dari pemerintah," ungkap salah satu warga penerima, dengan suara bergetar yang enggan disebutkan namanya.

Diketahui, jumlah penerima manfaat di Desa Sarabau mencapai kurang lebih sekitar 701 KK. Jika dugaan pungutan ini benar terjadi pada seluruh penerima, maka jumlah dana yang dikumpulkan bisa mencapai puluhan juta rupiah, sebuah angka yang besar di balik penderitaan masyarakat kecil.

Dugaan pungutan ini, menurut keterangan warga, dilakukan oleh oknum RT/RW atau perangkat desa dengan dalih "biaya administrasi" atau "uang pengangkutan". Namun hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Sarabau belum bisa dikonfirmasi terkait dugaan aliran dana atau perintah pungutan tersebut.

Dalam peraturan, bantuan sosial dari pemerintah pusat harus disalurkan secara gratis tanpa syarat pungutan. Praktik ini berpotensi melanggar hukum, termasuk UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan Permensos No. 5 Tahun 2021 yang menegaskan bahwa bansos harus bebas biaya.

Tim media Buserpersisi.com dan Radius102.com yang mencoba menelusuri lebih dalam justru dihadapkan pada keterbatasan akses dan tutup mulut dari sebagian pihak yang seharusnya bisa memberikan jawaban. Namun, suara rakyat kecil tak bisa dibungkam begitu saja.

“Ini bukan soal nominal, tapi soal rasa keadilan. Kami sudah susah, jangan lagi dibebani dengan pungutan seperti ini,” tambah warga lain sambil menahan haru.

Di tengah upaya negara hadir di tengah rakyat, dugaan praktik pungli seperti ini sungguh menyakitkan. Bukan hanya menyangkut uang, tapi menyangkut martabat dan kepercayaan masyarakat kepada aparat desa sebagai perpanjangan tangan negara.

Masyarakat dan media berharap, aparat penegak hukum, inspektorat, dan pemerintah daerah segera turun tangan melakukan klarifikasi, investigasi, dan tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran. Jangan biarkan rakyat kecil menjadi korban di tengah penderitaan mereka sendiri.

((Bang Keling))

Tim DVI Polda Jabar dikerahkan ke Lokasi Longsor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat


Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar dikerahkan ke lokasi longsor maut di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat pada Sabtu (24/1/2026)  untuk proses identifikasi korban yang meninggal.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa  Berdasarkan laporan yang dihimpun dari Posko Desa Pasirlangu hingga pukul 12.05 WIB, longsor itu menimbun sekitar 30 rumah warga tertimbun, 113 orang dan 34 kepala keluarga (KK) terdampak, 23 orang selamat, meninggal 7 orang serta 83 belum ditemukan di Kampung Pasir Kuning RT 05/11 dan Pasirkuda RT 01/10. 

Kemudian di Kampung Babakan Cibudah, RT 05/07, Desa Pasirlangu terjadi banjir bandang yang menyebabkan 1 rumah rusak berat. Banjir tersebut menyebabkan 3 orang tertimbun dan sudah dievakuasi ke Puskesmas terdekat serta rumah sakit dan 1 orang dilaporkan selamat.

"Tentunya kita berkoordinasi, posko DVI sudah ada dengan posko dari Dinas Kesehatan KBB," kata Kapolres Cimahi, AKBP Niko Nurallah Adi Putra di lokasi.

Niko mengatakan, semua korban yang sudah ditemukan meninggal dunia akibat longsor di area pertanian dan pemukiman di kaki Gunung Burangrang tersebut sudah teridentifikasi.

"Koordinasi terus di lokasi tersebut sehingga bisa melakukan upaya untuk melakukan evakuasi terhadap beberapa korban dan 7 korban yang sudah ditemukan. Sudah dievakuasi dan sudah berhasil diidentifikasi," ujar Niko.
Personel Polri sudah dikerahkan ke lokasi bersama petugas gabungan lainnya untuk melakukan pencarian terhadap korban. Sebab, polisi menerima informasi masih ada sekitar 83 orang yang hingga kini belum ditemukan. Anjing pelacak atau K9 juga sudah dikerahkan ke lokasi.

"Dari Polres Cimahi maupun dari pores ada kurang lebih 60. Tentunya dari Polda juga ada berturut-turut untuk membantu," ucap Niko

((Bang keling))

*Tim DVI Polda Jabar dikerahkan ke Lokasi Longsor di Desa Pasirlangu Kec. Cisarua KBB*



Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar dikerahkan ke lokasi longsor maut di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat pada Sabtu (24/1/2026)  untuk proses identifikasi korban yang meninggal.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa  Berdasarkan laporan yang dihimpun dari Posko Desa Pasirlangu hingga pukul 12.05 WIB, longsor itu menimbun sekitar 30 rumah warga tertimbun, 113 orang dan 34 kepala keluarga (KK) terdampak, 23 orang selamat, meninggal 7 orang serta 83 belum ditemukan di Kampung Pasir Kuning RT 05/11 dan Pasirkuda RT 01/10. 

Kemudian di Kampung Babakan Cibudah, RT 05/07, Desa Pasirlangu terjadi banjir bandang yang menyebabkan 1 rumah rusak berat. Banjir tersebut menyebabkan 3 orang tertimbun dan sudah dievakuasi ke Puskesmas terdekat serta rumah sakit dan 1 orang dilaporkan selamat.

"Tentunya kita berkoordinasi, posko DVI sudah ada dengan posko dari Dinas Kesehatan KBB," kata Kapolres Cimahi, AKBP Niko Nurallah Adi Putra di lokasi.

Niko mengatakan, semua korban yang sudah ditemukan meninggal dunia akibat longsor di area pertanian dan pemukiman di kaki Gunung Burangrang tersebut sudah teridentifikasi.

"Koordinasi terus di lokasi tersebut sehingga bisa melakukan upaya untuk melakukan evakuasi terhadap beberapa korban dan 7 korban yang sudah ditemukan. Sudah dievakuasi dan sudah berhasil diidentifikasi," ujar Niko.
Personel Polri sudah dikerahkan ke lokasi bersama petugas gabungan lainnya untuk melakukan pencarian terhadap korban. Sebab, polisi menerima informasi masih ada sekitar 83 orang yang hingga kini belum ditemukan. Anjing pelacak atau K9 juga sudah dikerahkan ke lokasi.

"Dari Polres Cimahi maupun dari pores ada kurang lebih 60. Tentunya dari Polda juga ada berturut-turut untuk membantu," ucap Niko

Bandung, 24 Januari 2026

Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar
((Frilliyanti S.E)

Berbagi Inspirasi di Univday SMANSA, Kapolresta Cirebon Ajak Pelajar Berprestasi, Taat Hukum, dan Disiplin

CIREBON – Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menjadi narasumber dalam kegiatan IKA SMAN/SA Univday dan Motivasi 2026 dengan mengusung tema UNIVDAY SMANSA “Anveshaka” One Step Ahead To Your Dream yang digelar di SMAN 1 Kota Cirebon, Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 81, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Sabtu (24/1/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolresta Cirebon beserta jajaran pejabat utama Polresta Cirebon, di antaranya Kasat Lantas Kompol Mangku Anom Sutresno, S.H., S.I.K., M.H., Kasat Reskrim Kompol I Putu Ika Prabawa Kartima Utama, S.I.K., Kasat Binmas Kompol Iman Retno, S.I.P., M.M., Kanit Regident Sat Lantas AKP Andi Noviyandi, S.AP., M.H., Kasi Humas IPDA Ivan Arief Munandar, S.Kom., serta Kanit Provost Sie Propam IPDA Fery.

Turut hadir Kepala SMAN 1 Cirebon H. Maman Dermawan, S.Pd., M.Pd., para alumni SMAN 1 Cirebon, dewan guru, serta para siswa dan siswi SMAN 1 Kota Cirebon.

Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Polresta Cirebon dalam mendekatkan Polri dengan dunia pendidikan guna membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. Dalam penyampaian materinya, Kapolresta Cirebon memberikan motivasi kepada para siswa agar memiliki tekad yang kuat, disiplin, serta semangat pantang menyerah dalam meraih cita-cita, sekaligus mengingatkan pentingnya menjauhi segala bentuk kenakalan remaja.

“Generasi muda harus memiliki mimpi besar, namun juga harus dibarengi dengan disiplin, kerja keras, dan karakter yang kuat. Jauhi kenakalan remaja, narkoba, perundungan, serta pergaulan bebas yang dapat merusak masa depan. Setiap anak memiliki potensi untuk sukses apabila mau berusaha dan terus belajar,” ujar Kapolresta Cirebon.

Ia menambahkan, Polri akan terus hadir dan bersinergi dengan dunia pendidikan dalam membentuk generasi penerus bangsa yang berkualitas.

“Kami dari Polresta Cirebon berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan positif di lingkungan sekolah, agar para pelajar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, serta mampu bersaing dalam menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya.

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Hal tersebut terlihat dari sesi tanya jawab interaktif antara Kapolresta Cirebon dengan para siswa yang menyampaikan berbagai pertanyaan inspiratif seputar pendidikan, motivasi, pencegahan kenakalan remaja, serta keselamatan berlalu lintas.

Sebagai bentuk apresiasi, Kapolresta Cirebon juga memberikan doorprize menarik kepada para peserta yang aktif berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Melalui kegiatan Univday dan Motivasi 2026 ini, diharapkan para siswa SMAN 1 Kota Cirebon semakin termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, memiliki visi masa depan yang jelas, serta tumbuh menjadi generasi muda yang cerdas, berkarakter, taat hukum, dan berdaya saing dalam mewujudkan impian mereka.

((Bang keling))

Koramil 14/Klego Gelar Patroli Malam Bersama Linmas dan Kokam di Desa Sumberagung

Boyolali – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Bati Tuud Koramil 14/Klego Peltu M. Suroji bersama komponen pendukung Linmas dan Kokam melaksanakan kegiatan patroli malam di wilayah Desa Sumberagung, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali, pada Jumat (23/01/2026) pukul 20.00 hingga 23.00 WIB.
Kegiatan patroli malam ini bertujuan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat dari potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan desa.
Peltu M. Suroji menyampaikan bahwa patroli malam rutin dilaksanakan sebagai bentuk sinergitas antara TNI dan komponen masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah. "Patroli ini merupakan upaya preventif untuk mencegah tindak kriminalitas serta mempererat kerja sama dengan Linmas dan Kokam sebagai mitra keamanan di desa," ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi wilayah Desa Sumberagung terpantau aman dan kondusif, serta mendapat respons positif dari masyarakat setempat yang merasa lebih nyaman dengan kehadiran petugas patroli.
Dengan adanya kegiatan patroli bersama ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap keamanan lingkungan semakin meningkat dan tercipta lingkungan yang tertib, aman, dan damai.

Penulis : Arda 72

Demi Terciptanya Keamanan Wilayah Piket Koramil 03/Serengan Laksanakan Patroli Malam Bersama Linmas

Surakarta , Jumat  tanggal 23/01/2006 Pukul 21.00 WIB sd selesai Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta  Sertu Rochani melaksanakan kegiatan Patroli malam di wilayah kecamatan Serengan kota Surakarta.

Dikatakan Sertu Rochani kegiatan Patroli malam ini rutin dilaksanakan oleh Piket Koramil 03/Serengan guna mencegah tindakan - tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Tujuan Patroli tersebut untuk mengecek keadaan wilayah  dan menjaga keamanan di wilayah Kecamatan Serengan."ujarnya.

"Adapun tempat -tempat yg di patroli adalah ,obyek vital,tempat -tempat yg menjadi pusat keramaian masyarakat   yg ada di wilayah kecamatan Serengan."imbuhnya.

"Kegiatan patroli disamping  menjaga keamanan di wilayah, juga sebagai sarana sambang warga."pungkas Sertu Rochani.

Penulis : Arda 72

Babinsa Koramil Giritontro Patroli Malam Bersama Linmas

Wonogiri - Sebagai upaya untuk menjaga wilayah agar tetap aman dan kondusif, Babinsa Koramil 09/Giritontro Kodim 0728/Wonogiri Sertu Slamet Riyadi dan Sertu Tukiman  melaksanakan patroli keamanan sekaligus sambang warga bersama Linmas di wilayah Kecamatan Giritontro, Jumat (23/1/2026) malam. 

Kegiatan patroli dan sambang warga yang dilakukan secara rutin ini, adalah untuk memastikan kondisi wilayah selalu dalam keadaan kondusif serta mencegah potensi terjadinya gangguan keamanan. 

Patroli yang di nahkodai Babinsa ini, keliling desa  dengan menggunakan sepeda motor dan menyempatkan berdialog dengan warga yang sedang berjaga di pos kamling.

Dalam kesempatan ini Babinsa Sertu Slamet menyampaikan, bahwa kerja sama dengan masyarakat itu sangat penting untuk menjaga dan  memperkuat keamanan di wilayah. 

" Menjaga wilayah tetap aman bukan hanya tugas TNI saja, tetapi tanggung jawab kita bersama. Dengan sinergi antara TNI dengan berbagai komponen keamanan dan masyarakat, bisa mewujudkan lingkungan yang aman, kondusif dan nyaman ", tandasnya.

Penulis : Arda 72

Jumat, 23 Januari 2026

Polres Bangka Barat Minta Penambang Kosongkan Perairan Limbung Mentok



Polres Bangka Barat memberikan imbauan tegas kepada para penambang yang beraktivitas di Perairan Laut Limbung, kawasan Pelabuhan Nelayan Kelurahan Tanjung, Kecamatan Mentok, Bangka Barat.

Imbauan tersebut disampaikan dalam kegiatan penertiban yang dilakukan Polres Bangka Barat, menyikapi maraknya pemberitaan di media sosial terkait aktivitas tambang di perairan tersebut.

Kasat Polairud Polres Bangka Barat, selaku pejabat yang menyampaikan arahan di lapangan, meminta seluruh pemilik tambang maupun panitia agar segera mengosongkan Perairan Laut Tanjung.

"Menanggapi pemberitaan di media sosial, kami mengimbau kepada seluruh pemilik tambang maupun panitia untuk segera mengosongkan perairan Laut Tanjung," ujarnya, Jumat (23/1/2026).

Ia menegaskan, bagi pihak yang mengantongi legalitas berupa Surat Perintah Kerja (SPK), aktivitas penambangan hanya diperbolehkan menggunakan unit PIP jenis tower, sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) PT Timah.

Lebih lanjut disampaikan, kegiatan penertiban ini merupakan peringatan terakhir dari Polres Bangka Barat. Aparat tidak akan mentolerir apabila masih ditemukan aktivitas penambangan, baik siang maupun malam hari, di perairan Laut Tanjung.

"Ini penertiban pertama dan terakhir. Jangan sampai ditemukan lagi aktivitas tambang yang beroperasi di perairan Laut Tanjung," tegasnya.

(HR) 

Dihantam Ombak, Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Tiga Nelayan yang Tenggelam di Perairan Pulau Lampu Belinyu



BANGKA, 23 Januari 2026 – Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi tiga orang nelayan yang menjadi korban kapal tenggelam di perairan Pulau Lampu, Belinyu, Kabupaten Bangka, pada Jumat (23/1/2026). Kapal tersebut karam setelah dihantam ombak besar dan cuaca buruk saat hendak mengantar air bersih.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, menjelaskan bahwa insiden bermula saat kapal yang diawaki tiga orang tersebut berangkat dari Dermaga Mantung Belinyu menuju perairan Pantai Pesaren pada pukul 11.05 WIB.

Ketiga awak kapal (ABK) tersebut adalah Iskandar (32), Aldiansyah (30), dan Ajis (28). Nahas, saat melintas di perairan Pulau Lampu, kapal mereka dihantam gelombang tinggi hingga tenggelam. Ketiga korban terpaksa berenang untuk menyelamatkan diri.

"Dua korban atas nama Iskandar dan Aldiansyah berhasil berenang mencapai Pulau Lampu. Sementara rekannya, Ajis, sempat terpisah dan tidak terlihat di belakang mereka," ujar Mikel.

Menerima laporan permintaan bantuan dari korban yang selamat, Kantor SAR Pangkalpinang segera mengerahkan tim rescue dari Unit Siaga SAR (USS) Belinyu. Operasi ini melibatkan unsur gabungan dari TNI AL, Ditpolairud Polda Babel, Satpolair Polres Bangka, Polsek Belinyu, serta nelayan setempat.

Tim dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU Laut menggunakan kapal SBU milik Polda Babel menuju Pulau Lampu, sedangkan SRU Darat menyisir ke arah Pantai Penyusuk.

Tim Gabungan berhasil mengevakuasi Iskandar dan Aldiansyah yang bertahan di Pulau Lampu dan membawanya ke Dermaga Mantung. Kabar baik menyusul tak lama kemudian, di mana korban ketiga, Ajis, yang sempat hilang kontak, ditemukan selamat oleh warga setelah berhasil berenang hingga ke Pantai Penyusuk.

"Alhamdulillah ketiga korban dapat selamat. Kami ucapkan terima kasih kepada segenap unsur SAR Gabungan yang membantu proses evakuasi. Dengan keberhasilan ini, operasi SAR dinyatakan ditutup," tutup Mikel.

(HR) 

Suganda Resmi Ikuti Tahapan Verifikasi Pencalonan Ketua MPC Pemuda Pancasila Cirebon



Cirebon – Suasana penuh semangat dan kebersamaan tampak jelas saat ratusan iring-iringan anggota Organisasi Pemuda Pancasila menyambut kehadiran Suganda, calon Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Cirebon, di Sekretariat Organisasi Pemuda Pancasila (Gorda), Kabupaten Cirebon.

Kehadiran Suganda disambut meriah dengan yel-yel khas organisasi,
“Pancasila… Abadi! Merdeka! Merdeka!”, yang menggema dan mencerminkan soliditas serta semangat persatuan kader Pemuda Pancasila dalam mengawal proses organisasi.

Dalam kesempatan tersebut, Suganda menjalani proses verifikasi pendaftaran sebagai calon Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Cirebon dengan menyerahkan serta melengkapi seluruh data dan berkas administrasi yang telah ditentukan oleh panitia pemilihan.

Usai mengikuti tahapan verifikasi, Suganda secara khusus memohon doa restu kepada Bunda Rosita, istri dari almarhum R. Suma, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Cirebon terdahulu. 

Dalam suasana penuh haru, Suganda menyampaikan harapannya agar seluruh rangkaian pemilihan dapat berjalan dengan aman, damai, dan kondusif, serta dirinya siap melanjutkan nilai-nilai perjuangan almarhum R. Suma demi kemajuan organisasi.
“Nak Ganda, Bunda berpesan agar organisasi Pemuda Pancasila terus berkembang dan semakin maju ke depannya,” tutur Bunda Rosita kepada Suganda.

Menanggapi pesan tersebut, Suganda menunjukkan sikap kebesaran jiwa dan semangat persaudaraan dalam berorganisasi. Ia menegaskan bahwa seluruh calon Ketua MPC layak mendapatkan dukungan yang sama.

“Bunda, dukung kami semua yang mencalonkan diri. Jangan hanya saya, tetapi calon Ketua MPC lainnya juga. Biarlah Allah SWT yang menentukan siapa yang terbaik untuk memimpin Pemuda Pancasila Kabupaten Cirebon ke depan,” tegas Suganda.

Setelah memohon doa restu, Suganda melanjutkan agenda dengan berziarah ke makam R. Suma (Alm) untuk mendoakan serta mengenang jasa-jasa beliau yang selama ini dikenal sebagai guru, orang tua, pembimbing, kakak, bahkan sahabat bagi banyak kader Pemuda Pancasila.

Ketua Panitia Pemilihan MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Cirebon, Dodik, menyampaikan bahwa proses verifikasi pendaftaran Suganda telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan mekanisme organisasi.

“Alhamdulillah, calon Ketua MPC Bapak Suganda telah melengkapi dan memverifikasi data diri serta persyaratan administrasi. Seperti yang selalu kami sampaikan, kondusifitas menjadi hal utama karena kita semua satu organisasi dan bersaudara,” ujar Dodik.
Lebih lanjut, Dodik menegaskan bahwa pelaksanaan pemilihan Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Cirebon dijadwalkan pada tanggal 29 Januari 2026, bertempat di Gedung PGRI Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.
Dengan rampungnya proses verifikasi pendaftaran tersebut, Suganda resmi dinyatakan mengikuti tahapan selanjutnya dalam kontestasi pemilihan Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Cirebon, dengan semangat persatuan dan komitmen membangun organisasi ke arah yang lebih baik.

((Bang keling))