Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Polres Bangka Barat Ungkap Kepemilikan 25 Paket Sabu di Mentok, Satu Tersangka Diamankan

Polres Bangka Barat mengungkap kasus dugaan kepemilikan narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Seorang pr...

Postingan Populer

Selasa, 27 Januari 2026

Polres Bangka Barat Ungkap Kepemilikan 25 Paket Sabu di Mentok, Satu Tersangka Diamankan



Polres Bangka Barat mengungkap kasus dugaan kepemilikan narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Seorang pria berinisial T (23) warga Kelapa Timur Rt 005 Rw - Kec. Kelapa Kab. Bangka Barat diamankan saat patroli setelah kedapatan menyimpan puluhan paket sabu.

Pengungkapan kasus tersebut terjadi pada Minggu (25/1/2026) sekitar pukul 13.20 WIB di pinggir jalan Dusun II, Desa Air Belo, Kecamatan Mentok. Saat itu, personel Satresnarkoba Polres Bangka Barat melakukan patroli dan mencurigai gerak-gerik seorang pria.

Ketika akan dilakukan pemeriksaan, tersangka T berusaha melarikan diri dan sempat membuang sebuah kotak rokok ke pinggir jalan. Petugas kemudian mengamankan tersangka dan melakukan pemeriksaan di lokasi dengan disaksikan perangkat desa setempat.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan 25 paket plastik klip kecil berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu yang disimpan dalam kotak rokok tersebut. Barang bukti itu memiliki berat bruto 6,90 gram.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, membenarkan pengungkapan kasus tersebut.

"Tersangka T mengakui bahwa puluhan paket sabu tersebut merupakan miliknya. Saat ini tersangka telah diamankan di Polres Bangka Barat untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," ujar Yos Sudarso.

Selain narkotika, Polres Bangka Barat juga mengamankan sejumlah barang bukti lain berupa pipet sedotan, kaca pirek, plastik klip kosong, microtube, tas selempang, satu unit telepon genggam, serta dua unit sepeda motor yang diduga berkaitan dengan aktivitas tersangka.

Polres Bangka Barat menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika dan mengimbau masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi guna menekan peredaran narkoba di wilayah Bangka Barat.

(HR) 

Penganiayaan Berat di Ponton Rajuk Tempilang, Polres Bangka Barat Buru Pelaku Penusukan Rekan Kerja



Peristiwa penganiayaan berat menggunakan senjata tajam terjadi di Ponton Rajuk milik Yudi di perairan Laut Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, Selasa (28/1/2025) sore. Seorang pekerja bernama Yosep mengalami luka serius setelah ditusuk oleh rekan kerjanya.

Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB saat korban dan pelaku, Don, sama-sama bekerja di Ponton Isap Produksi (PIP) Rajuk. Keduanya diketahui berada dalam satu tim kerja.

Insiden bermula ketika terjadi cekcok antara korban dan pelaku. Pada saat kejadian, pemilik ponton berada di bagian atas ponton sehingga tidak mengetahui adanya pertengkaran tersebut. 

Dalam situasi emosi, pelaku kemudian mengambil pisau yang biasa digunakan untuk mengiris bumbu masakan dan menusuk leher korban.

Rekan kerja yang melihat kejadian itu segera melerai dan menghentikan aksi pelaku. Korban kemudian dibawa oleh pemilik ponton ke Puskesmas Kecamatan Tempilang untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, pelaku dilaporkan tidak berada di lokasi saat petugas melakukan penanganan awal di tempat kejadian perkara.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, menyampaikan bahwa kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan penanganan oleh Polres Bangka Barat.

"Peristiwa ini masih dalam penyelidikan. Saat ini pelaku dalam pengejaran. Polres Bangka Barat fokus untuk memburu dan mengamankan pelaku," ujar Yos Sudarso.

Polres Bangka Barat menegaskan komitmennya untuk menindak tegas pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku serta mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila mengetahui informasi terkait keberadaan pelaku.

(HR) 

Sinergi Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas, Patroli Malam Di Wilayah

Wonogiri - Untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, anggota Koramil 19/Purwantoro, Sertu Winarto, bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Hari melaksanakan patroli dialogis bersama warga di Poskamling Desa Kepyar, Kec. Purwantoro, pada Senin (27/8/2025) malam.

Patroli malam tersebut tidak hanya bertujuan untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas, tetapi juga menjadi sarana komunikasi antara aparat keamanan dengan masyarakat. 

Dalam kegiatan itu, Sertu Wianrto memberikan motivasi kepada warga agar tetap semangat menjaga lingkungan, serta mengingatkan pentingnya ronda malam secara bergiliran demi menciptakan situasi yang kondusif.

"Patroli ini adalah bentuk kebersamaan TNI-Polri dengan masyarakat. Keamanan bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama. Dengan adanya ronda malam, kita bisa mencegah tindak kriminal sejak dini," ujar Babinsa.

Senada dengan itu, Aiptu Hari menegaskan bahwa sinergi antara warga dan aparat keamanan sangat penting untuk menciptakan rasa aman di desa. Ia juga mengingatkan warga agar selalu waspada terhadap orang asing dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

"Dengan adanya patroli rutin dan komunikasi yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat, kami bersama Babinsa berharap di wilayah khususnya Desa Kepyar, dapat terjaga dari segala bentuk gangguan serta tercipta suasana aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga," tegas dia.

Penulis : Arda 72

Lina Hilmia Nahkodai PAC PDI Perjuangan Indramayu, Tegaskan Komitmen Perkuat Basis PDI Perjuangan

Indramayu - Ketua terpilih Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Indramayu periode 2026–2031, Lina Hilmia, S.H., menyatakan komitmennya untuk menjalankan amanah partai sekaligus memperkuat basis elektoral PDI Perjuangan di tingkat kecamatan. Selain dipercaya memimpin PAC, Lina juga merupakan Anggota DPRD Kabupaten Indramayu dari Fraksi PDI Perjuangan.

Pernyataan tersebut disampaikan Lina Hilmia seusai pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang digelar sebagai tindak lanjut dari instruksi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan. Melalui forum tersebut, DPD secara resmi menetapkan ketua PAC di seluruh kecamatan, termasuk Kecamatan Indramayu.

"Musancab hari ini merupakan amanat organisasi sesuai instruksi DPD. Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk mengemban tugas sebagai Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Indramayu," ujar Lina.

Menurut Lina, wilayah Kecamatan Indramayu tergolong luas dengan cakupan **10 desa dan 8 kelurahan**, sehingga diperlukan kerja organisasi yang solid, terstruktur, dan berkelanjutan hingga ke tingkat ranting.

"Kondisi wilayah yang cukup besar dan beragam menuntut kekompakan seluruh kader. Penguatan struktur partai sampai ke bawah menjadi kunci utama. Insya Allah, amanah ini akan saya jalankan sebaik mungkin demi kemajuan partai di Kecamatan Indramayu," katanya.

Lina Hilmia juga menegaskan bahwa proses penetapan Ketua PAC dilakukan secara **transparan dan profesional**, melalui tahapan seleksi berupa tes tertulis dan wawancara. Ia menilai mekanisme tersebut mencerminkan keseriusan PDI Perjuangan dalam menyiapkan kader pemimpin yang berintegritas.

"Proses seleksi ini menunjukkan bahwa partai benar-benar serius dalam menata kepemimpinan di tingkat akar rumput, agar organisasi mampu bergerak efektif dan siap menghadapi tantangan ke depan," jelasnya.

Terkait target politik, Lina menyampaikan optimisme untuk terus meningkatkan perolehan kursi PDI Perjuangan di DPRD Kabupaten Indramayu. Ia menargetkan **15 kursi**, melanjutkan tren positif setelah pada pemilu sebelumnya PDI Perjuangan berhasil meningkatkan perolehan kursi dari 7 menjadi 12 kursi.

"Ke depan, kami akan mengoptimalkan peran seluruh kader dan struktur partai, terutama di tingkat ranting, agar suara PDI Perjuangan semakin kuat dan solid," tegasnya.



Mengenai susunan kepengurusan PAC, Lina menjelaskan bahwa akan dilakukan penyegaran organisasi dengan memadukan kader lama dan baru. Evaluasi dilakukan berdasarkan kinerja, loyalitas, serta keaktifan dalam menjalankan tugas-tugas partai.

"Ada pengurus yang akan diganti, ada pula yang tetap dipertahankan. Semua berdasarkan penilaian objektif agar roda organisasi berjalan lebih maksimal," ujarnya.

Menjawab tantangan perkembangan zaman, Lina Hilmia juga menegaskan komitmennya untuk menjalankan strategi politik berbasis digital sesuai arahan partai. Ia menyebutkan bahwa digitalisasi telah menjadi kebijakan berjenjang dari DPP hingga DPD PDI Perjuangan.

"Pendekatan digital sangat penting, terutama untuk menyampaikan program dan gagasan partai serta menjangkau generasi muda agar semakin dekat dan terlibat aktif bersama PDI Perjuangan," pungkasnya. (Wira)

Indramayu Kembali Tenggelam, Ahli Planologi Hilmi Hilmansyah Soroti Penataan Ruang yang Abai Risiko Bencana

Indramayu - Curah hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir kembali memicu genangan dan banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Indramayu. Air merendam permukiman, lahan pertanian, hingga mengganggu aktivitas transportasi di kawasan perkotaan maupun perdesaan. Peristiwa berulang ini menegaskan bahwa banjir di Indramayu bukan lagi sekadar persoalan musiman, melainkan cerminan dari masalah mendasar dalam penataan ruang.

Ahli planologi, Hilmi Hilmansyah, menilai bahwa akar persoalan banjir di Indramayu terletak pada lemahnya aspek penataan ruang yang belum berbasis risiko bencana. Menurutnya, hingga kini perencanaan, pemanfaatan, pengawasan, dan pengendalian ruang (rentawasdal) belum terintegrasi dengan peta kerentanan banjir dan dinamika ekologis wilayah.

"Indramayu adalah wilayah hilir dari beberapa daerah aliran sungai besar, memiliki topografi datar dengan elevasi rendah, serta berhadapan langsung dengan Laut Jawa. Secara alamiah, kawasan ini sangat rentan terhadap banjir, genangan, dan rob pesisir. Tapi kerentanan itu belum benar-benar dijadikan dasar dalam perencanaan ruang," ujar Hilmi, Selasa (27/01/2026).

Hilmi menyoroti maraknya alih fungsi lahan di kawasan rawan banjir, penyempitan sempadan sungai, pemanfaatan sempadan pantai untuk permukiman dan bangunan, serta minimnya ruang resapan. Di sisi lain, sistem drainase perkotaan dinilai belum dirancang secara adaptif untuk menampung limpasan air hujan, aliran dari hulu, maupun pengaruh pasang laut.

Hilmi juga merujuk pada hasil kajiannya yang dipublikasikan dalam jurnal perencanaan wilayah Universitas Diponegoro, yang menunjukkan tingginya tingkat pelanggaran kesesuaian pemanfaatan ruang di sempadan sungai dan pesisir Indramayu. Data tersebut menguatkan bahwa persoalan banjir berkaitan erat dengan lemahnya pengendalian ruang dan inkonsistensi terhadap rencana tata ruang.

"Kalau perencanaan tidak berbasis risiko, pemanfaatan ruang dibiarkan masuk ke zona rawan, lalu pengawasan dan pengendaliannya lemah, maka banjir akan terus berulang. Solusi tidak cukup dengan pompa dan normalisasi, tapi harus dibenahi dari hulunya, yaitu sistem penataan ruang," tegasnya.

Menurut Hilmi, Pemerintah Kabupaten Indramayu perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan tata ruang, memperkuat integrasi peta risiko bencana dalam RTRW dan RDTR, serta membangun sistem drainase perkotaan yang adaptif terhadap kondisi hidrologi dan perubahan iklim. Penegakan aturan di kawasan lindung, sempadan sungai, dan pesisir juga harus diperkuat sebagai bagian dari strategi mitigasi jangka panjang.

"Tanpa perubahan paradigma dari reaktif ke preventif, dari pembangunan biasa ke pembangunan berbasis risiko, Indramayu akan terus 'tenggelam' setiap musim hujan." Tegasnya

Hilmi juga menjelaskan Bukan hanya oleh limpasan sungai dan curah hujan tinggi, Indramayu akan terus 'tenggelam' setiap musim hujan, tetapi juga oleh ancaman rob pesisir akibat kenaikan muka air laut yang semakin sering menggenangi kawasan pantai dan dataran rendah.

"Kondisi ini menegaskan bahwa persoalan yang dihadapi bukan semata bencana alam, melainkan kegagalan tata kelola dan penataan ruang yang belum adaptif terhadap risiko hidrometeorologi dan dinamika pesisir," pungkasnya. (Wira)

Apresiasi Musancab PDI Perjuangan, Pensus Sihombing Titip Harapan Besar pada Ketua PAC Indramayu Terpilih

Indramayu - Mantan Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Indramayu, Pensus Sihombing, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi dan harapan besar dalam pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan yang digelar serentak di Kabupaten Indramayu, Selasa (27/1/2026).

Pensus menjelaskan bahwa Musancab merupakan agenda organisasi penting sebagai bagian dari konsolidasi partai di tingkat kecamatan. Ia menyebut Musancab PAC Kecamatan Indramayu dilaksanakan serentak bersama PAC lainnya se-Kabupaten Indramayu.

Pensus yang menjabat sebagai Ketua PAC Kecamatan Indramayu periode 2019–2024, dan diperpanjang hingga 2025, menyatakan bahwa dirinya kini telah demisioner karena masa tugas telah berakhir.

"Selama kepemimpinan saya, Alhamdulillah suara PDI Perjuangan di Kecamatan Indramayu mengalami peningkatan. Dari sebelumnya satu kursi, pada periode terakhir meningkat menjadi dua kursi. Kecamatan Indramayu juga menjadi salah satu penyumbang suara terbesar," ujarnya.

Ia berharap Ketua PAC terpilih nantinya, siapapun yang terpilih, dapat bekerja lebih baik, lebih maksimal, serta mampu menjaga soliditas kader dari tingkat PAC hingga ranting.

Pensus juga menegaskan pentingnya kekompakan sebagai kunci utama peningkatan perolehan suara PDI Perjuangan ke depan. Menurutnya, kerja kolektif dan kebersamaan seluruh struktur partai akan menentukan keberhasilan dalam menghadapi Pemilu 2029.

"Kunci meningkatkan suara itu adalah kompak dan solid. Jika seluruh pengurus PAC, ranting, dan kader berjalan bersama, insyaallah suara PDI Perjuangan akan terus meningkat," tegasnya.

Sejalan dengan target Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, H. Sirojudin, S.P., M.Si., Pensus optimistis PDI Perjuangan mampu meraih 15 kursi pada periode mendatang.

Selain itu, Pensus juga menyampaikan bahwa saat ini dirinya mendapat penugasan di DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu sebagai Wakil Ketua Bidang Kehormatan untuk masa bakti 2025–2030.

Menutup pernyataannya, dirinya berpesan agar Ketua PAC terpilih mampu merangkul seluruh pengurus dan kader di tingkat desa (ranting), menjaga kekompakan, serta memperkuat konsolidasi demi mencapai target politik partai pada Pemilu dan Pilkada 2029 mendatang. (Wira)

Babinsa Sumber Latih Baris Berbaris, Wujudkan Pelajar Disiplin Dan Berkarakter

Surakarta – Babinsa Kelurahan Sumber Koramil 02/Banjarsari, Kodim 0735/Surakarta Serka Yusuf dan Sertu Dadan  mempunyai tanggung jawab di wilayah binaannya, salah satunya kepada para Siswa Siswi sekolah SMK Wijaya Kusuma, bertempat dilapangan Basket SMK Wijaya Kusuma jl pleret RT, 01/07 Kelurahan Sumber Kecamatan, Banjarsari, Selasa (27/01/2026)

Dalam upaya membentuk sikap, kedisiplinan, loyalitas, kepedulian dan rasa tanggung jawab sejak dini kepada generasi bangsa, Babinsa Sumber  memberikan pelatihan dasar PBB (Peraturan Baris Berbaris) dan Wawasan Kebangsaan Kepada siswa - Siswi.

Serka Yusuf sebagai Babinsa sekaligus pembina latihan tersebut menyampaikan, pelatihan PBB kepada siswa siswi ini sebagai wujud latihan fisik guna menanamkan kebiasaan dalam tata cara kehidupan yang diarahkan kepada terbentuknya sikap dan perilaku seseorang agar memiliki disiplin yang tinggi.

" Ada 12 gerakan dasar dari PBB yang kita berikan kepada mereka mulai dari sikap sempurna, istirahat di tempat, lencang depan, lencang kanan, hadap kiri, hadap kanan, balik kanan, hadap serong kanan, hadap serong kiri, berhitung, hormat dan jalan di tempat," ucap Serka Yusuf 

Selain memberikan pengetahuan dasar tentang PBB, juga memberikan Wawasan kebangsaan kepada Siswa Siswi. Wawasan kebangsaan adalah cara pandang Bangsa Indonesia dalam mengelola kehidupan berbangsa dan bernegara yang dilandasi jatidiri bangsa dan kesadaran terhadap sistem nasional yang bersumber dari Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, untuk memecahkan berbagai persoalan bangsa dan negara demi mencapai masyarakat yang aman, adil, makmur dan sejahtera.

"Wawasan kebangsaan memiliki arti penting dalam mempertebal rasa kebangsaan serta meningkatkan semangat kebangsaan bagi bangsa Indonesia,"ucapnya.

Penulis : Arda 72

Hujan Lebat Iringi Musancab PDIP Indramayu, Konsolidasi Partai Tetap Solid

INDRAMAYU – Meski diguyur hujan lebat sejak malam hari, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu tetap menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) secara serentak di 31 kecamatan. Kegiatan konsolidasi partai ini berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis, 27–29 Januari 2026.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, H. Sirojudin, S.P., M.Si., menegaskan bahwa Musancab merupakan agenda wajib partai yang harus dilaksanakan sesuai mekanisme dan aturan organisasi.

"Musancab digelar serentak di 31 kecamatan. Hari ini, Selasa 27 Januari 2026, dilaksanakan di 14 kecamatan. Besok 14 kecamatan, dan Kamis sisanya tiga kecamatan," ujar Sirojudin.

Dirinya menjelaskan, Musancab menjadi tahapan lanjutan dalam proses penjaringan dan seleksi kepengurusan partai. Proses tersebut dimulai dari usulan di tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC), dilanjutkan usulan DPC, kemudian melalui tahapan tes tertulis, tes wawancara, hingga penentuan akhir dalam forum Musancab.

"Rekomendasi calon pengurus dari DPD sampai hari ini masih tersegel. Amplop rekomendasi itu akan dibuka langsung di hadapan peserta Musancab sesuai tahapan yang telah ditentukan," jelasnya.

Terkait cuaca ekstrem, Sirojudin menegaskan hal tersebut tidak menjadi penghalang jalannya agenda partai.

"Walaupun hujan sangat lebat dan turun terus sejak semalam, Musancab tetap harus dilaksanakan. Ini bentuk komitmen dan kedisiplinan organisasi PDI Perjuangan," tegasnya.

Dirinya juga menjelaskan komposisi peserta Musancab, yakni pengurus PAC lama sebanyak 11 orang serta perwakilan pengurus ranting yang terdiri dari ketua, sekretaris, dan bendahara. Untuk pengambilan keputusan, forum Musancab mensyaratkan kehadiran minimal dua pertiga peserta agar memenuhi kuorum.

"Misalnya dalam satu kecamatan terdapat 10 desa, maka minimal tujuh desa hadir sudah dinyatakan kuorum," ujarnya.

Lebih lanjut, Sirojudin menyampaikan harapannya agar Musancab mampu melahirkan kepengurusan yang solid dan berkualitas. Menurutnya, Musancab merupakan bagian dari rangkaian panjang tahapan organisasi, mulai dari Kongres, Konferensi Daerah, Konferensi Cabang, hingga Musancab, yang akan dilanjutkan dengan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musaran).

"Harapan kami, seluruh proses panjang ini yang telah menguras waktu, tenaga, pikiran, bahkan materi dapat menghasilkan pemimpin dan pengurus yang kredibel, solid, serta benar-benar bekerja untuk membesarkan partai," pungkasnya. (Wira)

Kejari Bangka Jebloskan Pejabat DKP Dan Kuasa Pencairan BBM Subsidi Nelayan Ke LP Bukit Semut



Bangka, Kejaksaan Negeri Bangka akhirnya menetapkan tersangka dalam penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan BBM  subsidi .nelayan tahun 2023-2025 pada Dinas Perikanan Kahupaten Bangka.

Penetapan tersebut berdasarkan hasil penyidikan yang dilakukan oleh tim pidsus Kejari Bangka lewat alat bukti yang dikumpulkan serta pemeriksaan keterangan dari banyak saksi.

Alhasil salah satu Kabid di Dinas Perikanan Kabupaten Bangka inisial Ar dan Fr selaku kuasa pencairan rekomendasi BBM bersubsidi untuk nelayan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ttersebut.

Dalam press release yang berlangsung di kantor Kejari Bangka, Kepala Kejaksaan Negeri Bangka,  Herya Sakti Saad didampingi Kasi Intel dan Kasi Pidsus mengatakan, dalam penanganaan perkara ini, Tim penyidik Pidsus menetapkan dua orang tersangka dalam kasus penyalahgunaan BBM subsidi untuk nelayan inisial Ar dan Fr.

Kedua tersangka diduga telah melakukan perhuatan melawan hukum, dimana pendistribusian yang dilakukan ledua tersangka dinilai tidak tepat sasaran.

Atas perbuatan kedua tersangka, penyidikan menemukan indikasi kerugian negara yang mencapai 1,4 miliar dari tahun 2023-2025 atas pendistribusian yang tidak tepat sasaran.

"Kerugian tersebut berdasarkan pemghitungan yang dilakukan DKP Provinsi Babel,"katanya,"katanya.

Dengan ditetapkannya Ar dan Fr sebagai tersangka, penyidik pidsus langsung melakukan penahanan terhadap kedua terhitung malam ini  (26/01/2026) hingga 20 hari kedepan.

"Jadi mulai malam ini kedua nya kita tahan dan dititipkan Lembaga Pemasyarakatan Bukit Semut Klas IIB hingga 20 hari ke depan,"katanya.

Kejari menegaskan, dalam penanganan perkara ini ditemukan indikasi lain, tak menutup kemungkinan bakal ada calon tersangka lainnya.

" Semuanya bergantung pada hasil.prodes pemyidikan,"katanya

Kejari menambahlan, penamganan perkara yamg dimaksud merupakan pelaksanaan surat edaran Jampidsus terkait penangaman perkara korupsi yang berhubungan dengan hajat hidup oramg banyak pada sektor energi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak (red) 

Melalui LDKS, Babinsa Kelurahan Sewu Bentuk Karakter Pemimpin Muda Yang Tangguh

Surakarta – Dalam rangka menanamkan jiwa kepemimpinan dan kedisiplinan sejak dini, Babinsa Kelurahan Sewu Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Koptu Sanda Arieswanto melaksanakan kegiatan pemberian materi Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) kepada siswa-siswi calon pengurus OSIS SMP Negeri 21 Surakarta  periode tahun 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (27/01/2026) bertempat di SMP Negeri 21 Surakarta dengan Materi LDKS yang diberikan oleh Babinsa Sewu Koptu Sanda Arieswanto, Anggota Koramil 04/Jebres.

Koptu Sanda menegaslan kegiatan ini diikuti sebanyak 51 orang siswa-siswi kelas VII dan VIII mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.

" Materi awal yang kami berikan berupa dasar-dasar Peraturan Baris Berbaris (PBB) di lapangan sekolah."ujarnya .

"Seluruh peserta tampak bersemangat dan mampu melaksanakan setiap gerakan sesuai dengan ketentuan yang kami ajarkan."tuturnya.

"Selanjutnya, para siswa-siswi menerima materi dasar kepemimpinan, dalam penyampaian materi tersebut, kami menekankan pentingnya sikap disiplin, tanggung jawab, serta pemahaman terhadap 11 azas kepemimpinan sebagai pedoman bagi calon pengurus OSIS dalam membimbing dan menjadi teladan bagi adik-adik kelasnya di masa mendatang."imbuhnya.

"Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa-siswi calon pengurus OSIS memiliki karakter kepemimpinan yang kuat, berwawasan kebangsaan, serta mampu menerapkan nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab dalam kehidupan sekolah maupun sehari-hari."pungkas Koptu Sanda.

Penulis : Arda 72