Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Kapolres Majalengka Bersama Bupati dan DLH Gelar Gerakan Bersih Bersih

Majalengka,-Guna memastikan kelestarian lingkungan, kebersihan fasilitas publik, serta mempererat tali silaturahmi dan sinergita...

Postingan Populer

Jumat, 31 Juli 2026

Kapolres Majalengka Bersama Bupati dan DLH Gelar Gerakan Bersih Bersih


Majalengka,-Guna memastikan kelestarian lingkungan, kebersihan fasilitas publik, serta mempererat tali silaturahmi dan sinergitas antarinstansi di wilayah Kabupaten Majalengka, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka Polda Jabar mengoptimalkan aksi kepedulian lingkungan secara bergotong royong. Langkah proaktif yang dikemas dalam wujud pelayanan prima kepolisian di bidang kemitraan masyarakat dan peduli lingkungan ini difokuskan pada kegiatan kurve bersama guna menciptakan lingkungan kota yang bersih, asri, dan nyaman, Jumat (31/07/2026) pagi.

‎Dalam pelaksanaannya di lapangan, kegiatan Gerakan Bersih-Bersih (GEBER) tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si. bersama Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., serta melibatkan jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Majalengka, personel Polres Majalengka, dan elemen masyarakat. 

‎Aksi gotong royong ini dipusatkan di sepanjang jalur protokol Jalan Raya KH. Abdul Halim, membentang mulai dari depan Kantor Inspektorat Kabupaten Majalengka hingga kawasan depan Mako Polres Majalengka. Dengan penuh semangat kebersamaan, para personel dan jajaran Forkopimda membahu membersihkan sampah, merapikan area bahu jalan, serta memastikan saluran air di kawasan tersebut bebas dari penumpukan limbah domestik.

‎Sinergitas yang terjalin antara jajaran kepolisian, pemerintah daerah, dan DLH ini bertujuan nyata untuk memberikan contoh teladan kepada masyarakat luas akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan bersama. Kehadiran pimpinan daerah di tengah-tengah kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memupuk kesadaran kolektif demi terwujudnya Kabupaten Majalengka yang sehat dan tertata rapi.

( OCEU.YS )

Viral! Dari Modal 70 Ribu Rupiah, Hingga Jadi Referensi Akademik Dunia, Buku Muhammad Ja'far Hasibuan diluncurkan di UI



JAKARTA - Sebuah tonggak penting dalam pengembangan literasi akademik dan inovasi berbasis pengalaman empiris tercatat di Aula G Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), pada Sabtu lalu dengan diadakannya Seminar dan Talkshow Peluncuran serta Bedah Buku Skala Internasional bertajuk "Penemu Biofar SS: Anak Desa dari 70 Ribu Mendunia" menjadi ruang diskusi ilmiah yang mempertemukan akademisi, peneliti, pembuat kebijakan, dan praktisi dari berbagai disiplin ilmu.

Muhammad Ja'far Hasibuan menyampaikan kepada awak media pada Jumat (31-07-2026) terkait agenda acara yang dilaksanakan beberapa hari lalu tersebut

"Kegiatan yang diselenggarakan Mega Press Nusantara tersebut diikuti sekitar 500 peserta secara luring dan 1.500 peserta secara daring. Acara mendapat dukungan resmi dari Perpustakaan Nasional RI, Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI), Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, serta FKM UI. Pada Launching dan Bedah Buku saya (Muhammad Ja'far Hasibuan), yang seorang berlatarbelakang mahasiswa Semester I Program Studi Magister Gizi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara (FKM USU) dengan NIM 257032012, diresmikan atas nama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melalui perwakilan pimpinan Polri," ungkapnya

"Peluncuran ini menjadi bukti bahwa keterbatasan sosial dan ekonomi tidak menjadi penghalang untuk menghasilkan karya ilmiah yang memenuhi standar akademik dan berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan," tambah Ja'far

Dalam buku tersebut, Ja'far mengangkat perjalanan hidupnya sebagai anak yatim yang berasal dari desa terpencil di Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara. Ia merantau hanya dengan bekal Rp70.000 dan membiayai pendidikan melalui usaha berjualan roti sambil menempuh kuliah.

Berbagai keterbatasan akses informasi, sumber daya, dan tantangan sosial-ekonomi justru menjadi pijakan dalam melakukan riset lapangan, pengujian laboratorium, uji coba di masyarakat, hingga melahirkan inovasi Biofar SS, yang formulanya tetap dirahasiakan.

Menurut Ja'far, kepercayaan negara melalui Program Beasiswa Kapolri menjadi amanah yang mendorongnya untuk mengembangkan penelitian yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Seluruh kompetensi dan wawasan yang saya peroleh selama pendidikan saya arahkan menjadi karya terapan dan inovasi yang teruji secara ilmiah agar dapat diakses oleh masyarakat, khususnya kelompok yang memiliki keterbatasan pelayanan kesehatan. Dukungan pimpinan institusi dan para dosen menjadi landasan metodologis dan etis dalam setiap proses penelitian," ujarnya.

Keunggulan utama buku setebal lebih dari 400 halaman ini terletak pada kemampuannya mengintegrasikan pengalaman hidup penulis dengan berbagai teori ilmiah yang diakui secara internasional. Penyusunannya didukung lebih dari 200 referensi ilmiah lintas disiplin sehingga tidak hanya menjadi buku motivasi, tetapi juga referensi akademik.

"Kerangka teorinya mencakup teori tingkat tinggi (grand range theories) seperti Teori Modal Sosial dan Kapabilitas Manusia, Teori Aksi Terencana, hingga Teori Keadilan Kesehatan dan Determinan Sosial Kesehatan," ulasnya

Pada tingkat teori menengah (mid-range theories), buku ini mengulas Psikologi Perkembangan, Teori Sistem Ekologi, Post-Traumatic Growth, Resiliensi (Ordinary Magic), Growth Mindset, hingga Consolidated Framework for Implementation Research (CFIR).

Sementara pada aspek manajemen diterapkan Prinsip Pareto 80/20, Matriks Eisenhower, serta metode RACI dan Work Breakdown Structure (WBS) untuk menjelaskan proses pengembangan inovasi secara sistematis.

Melalui pendekatan tersebut, perjalanan hidup penulis dianalisis secara ilmiah sebagai contoh bagaimana keterbatasan dapat diubah menjadi modal pembangunan karakter, inovasi, dan kontribusi sosial.

Acara dibuka Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang diwakili Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, Komjen Pol Drs. R.Z. Panca Putra Simanjuntak, M.Si. Sambutan Kapolri dibacakan oleh Irjen Pol Dr. Andry Wibowo, S.I.K., M.H., M.Si.

Dalam sambutannya disampaikan bahwa karya Muhammad Ja'far Hasibuan membuktikan potensi anak bangsa tidak ditentukan oleh latar belakang ekonomi, melainkan oleh kejujuran, disiplin, ketekunan, serta kepedulian sosial.

Guru Besar FKM UI, Prof. dr. Adang Bachtiar, M.P.H., D.Sc., menilai buku tersebut memiliki nilai akademik tinggi karena berhasil menghubungkan pengalaman hidup autentik dengan teori-teori mutakhir yang relevan dalam bidang kesehatan masyarakat, inovasi, dan kepemimpinan.

Ia bahkan menyebut karya tersebut telah menjadi bahan diskusi di kalangan profesor serta membuka peluang bagi Muhammad Ja'far Hasibuan untuk melanjutkan studi doktoral (S3) di Harvard University.

Sementara itu, Wakil Dekan II Fakultas Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Rosleny Marliani, M.Si., CPP, menjelaskan bahwa kisah hidup Ja'far dapat dipahami melalui perspektif psikologi perkembangan, resiliensi, dan aktualisasi diri. Menurutnya, kemiskinan, kehilangan ayah, hingga pengalaman berjualan roti bukan sekadar kesulitan hidup, tetapi menjadi proses pembentukan karakter dan ketangguhan.

Guru Besar FKM USU, Prof. Dr. Ir. Zulhaida Lubis, M.Kes., menyebut karya tersebut sebagai kebanggaan keluarga, almamater, sekaligus bangsa karena menunjukkan bahwa kerja keras, integritas, dan doa mampu melahirkan kontribusi nyata bagi ilmu pengetahuan.

Apresiasi juga datang dari Kementerian Pemuda dan Olahraga RI melalui perwakilan resminya, Dr. Ir. Hendro Wicaksono, M.Sc.Eng., yang menetapkan Muhammad Ja'far Hasibuan sebagai Ikon Pemuda Terdaftar Resmi Kemenpora RI.

Selain itu, Perpustakaan Nasional RI menetapkan buku tersebut sebagai salah satu koleksi referensi nasional. Rangkaian kegiatan ditutup dengan diskusi ilmiah, penyerahan buku, dan penandatanganan dokumen referensi.

Melalui pendekatan multidisiplin yang memadukan pengalaman empiris dengan teori ilmiah, buku "Penemu Biofar SS: Anak Desa dari 70 Ribu Mendunia" diharapkan menjadi rujukan bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan pembuat kebijakan, sekaligus menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk melahirkan inovasi yang memberi manfaat bagi masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan.

Muhammad Ja’far Hasibuan adalah penerima Beasiswa Kapolri yang tak henti bersyukur. Ia mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Ayahanda Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang telah mempercayainya mengenyam pendidikan di Universitas Sumatera Utara. Kepercayaan besar yang diberikan negara ini tidak pernah ia sia-siakan. Segala ilmu yang dipelajari kini ia wujudkan dalam karya dan inovasi, guna dibagikan dan bermanfaat bagi kepentingan masyarakat banyak. (Yudhi)

#muhammadja'farhasibuan
Uploaded Image

Polres Bangka Barat Serius Usut Dugaan Pelecehan Siswi, Sejumlah Saksi Diperiksa


Bangka Barat, Polres Bangka Barat serius menangani laporan dugaan pelecehan terhadap seorang siswi  yang diduga dilakukan oleh oknum guru di salah satu sekolah di Kecamatan Parittiga, Bangka Barat.Jumat 13 Juli 2026

Laporan tersebut telah diterima Polres Bangka Barat dan kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim. Polisi masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari sejumlah pihak terkait serta mengumpulkan alat bukti.

Peristiwa dugaan pelecehan itu dilaporkan terjadi pada Jumat, 22 Mei 2026, di salah satu sekolah di parit tiga, Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga.

Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan, pihaknya tidak akan mengabaikan setiap laporan masyarakat, terlebih laporan yang berkaitan dengan dugaan kekerasan atau pelecehan terhadap anak.

“Untuk perkara ini masih dalam tahap penyelidikan. Penyidik saat ini masih mengambil keterangan dari para saksi dan mengumpulkan alat bukti yang diperlukan,” kata Yos, mewakili Kapolres Bangka Barat, Jumat (31/7/2026).

Dia menegaskan, penyidik akan bekerja secara profesional dan objektif. Apabila dari hasil penyelidikan ditemukan bukti permulaan yang cukup, perkara tersebut akan ditingkatkan ke tahap penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Polres Bangka Barat menangani perkara ini dengan serius. Setiap pengaduan masyarakat akan kami tindaklanjuti secara profesional, transparan dan sesuai prosedur. Kami tidak ingin mengambil kesimpulan sebelum seluruh fakta dan alat bukti diperoleh,” ujarnya.

Dalam penanganan perkara tersebut, penyidik juga telah mengamankan barang bukti berupa pakaian yang dikenakan korban saat peristiwa yang dilaporkan terjadi.

Polres Bangka Barat memastikan proses penanganan perkara dilakukan dengan tetap memperhatikan perlindungan terhadap korban yang masih berusia anak.

“Kami juga memperhatikan aspek perlindungan dan pendampingan terhadap korban. Penanganan perkara akan dilakukan secara hati-hati agar proses hukum berjalan, namun hak dan kondisi korban tetap menjadi perhatian,” kata Yos.

Polisi selanjutnya masih akan melakukan pemeriksaan saksi-saksi, melengkapi administrasi penyelidikan, mengamankan alat bukti, serta berkoordinasi dengan pihak terkait.

Polres Bangka Barat menegaskan perkembangan penanganan perkara akan disampaikan sesuai dengan tahapan hukum dan fakta yang berhasil diperoleh penyidik.

(HR) 

Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Laksanakan Patroli Malam Hari di wilayah Kecamatan Pasar Kliwon

Surakarta - Dalam Rangka meningkatkan kondusifitas dan meminimalisir tindak kejahatan di lingkungan masyarakat, Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim /0735/Surakarta Sertu Agus Santoso bersinergis dengan Linmas melaksanakan patroli malam hari di wilayah Kec.Pasar Kliwon,Kamis (30/07/2026).

"Kegiatan patroli rutin dilaksankan dengan tujuan untuk menciptakan rasa aman ,nyaman di lingkungan masyarakat dari gangguan kamtibmas, serta untuk mengetahui aktifitas warga khusunya  malam hari "tegas Sertu Agus.

"Pada kesempatan tersebut kami juga menyisipkan pesan dan mengajak kepada warga yang di temui untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat,"pungkasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Sinergitas Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Kepatihan Wetan Sukseskan Lomba Proklim Tahun 2026

Surakarta - Babinsa Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Budiono bersama dengan Bhabinkamtibmas mendampingi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surakarta dalam pelaksanakan Lomba Proklim (Program Kampung Iklim) Tahun 2026 dan penilaian di wilayah Kampung Bakalan dan Kampung Cokronegaran Rw 02, Kelurahan Kepatihan Wetan Kec Jebres Kota Surakarta. Kamis (30/07/2026)

Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah Kepatihan Wetan di mana Kampung Bakalan dan Kampung Cokronegaran Kelurahan Kepatihan Wetan khususnya Rw. 02 sebagai wakil dari wilayah Kepatihan Wetan, Sertu Budiono Babinsa, serta Bripka Joko Supriyanto Bhabinkamtibmas Polsek Jebres Mendukung dalam Lomba tersebut.

Sertu Budiono mengatakan bahwa perubahan lingkungan semakin hari semakin memprihatinkan, mulai dari tingkat rumah tangga saja misalnya, pengelolaan sampahnya hanya sekedar memindahkan sampah saja belum ada upaya untuk mengelola, Serta pemanfaatan lahan untuk kelompok tani harapan.

“Kualitas udara pun juga semakin memprihatinkan, banyaknya polusi yang ada di udara kita ini. Ini adalah Momentum yang Bagus guna berbenah di wilayah kita saat ini,” tutur Sertu Budiono

Sementara itu, Enny Susilowati, SH,MH selaku Lurah Kelurahan Kepatihan Wetan, mengucapkan terima kasih kepada seluruh tokoh masyarakat dan warga Kampung Bakalan dan Kampung Cokronegaran yang telah mendukung penuh atas pelaksanaan lomba Proklim ini, sehingga terlaksana dengan baik dan lancer.

“Kami tidak bisa membalas kebaikan bapak ibu sekalian semoga dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa dan menjadi kan Rw. 02 Kampung Bakalan dan kampung Cokronegaran asri dan bagus,” ucap Enny.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Tanamkan Disiplin & Kekompakan, Babinsa Keprabon Latihkan PBB Anggota Linmas

Surakarta – Guna meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah, Babinsa Kelurahan Keprabon Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta memberikan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada Anggota Linmas. 

Kegiatan dilaksanakan di Pendopo Kelurahan Keprabon, Jl. Diponegoro No. 50, Kelurahan Keprabon, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Kamis (30/07/2026)

Pelatihan dipimpin langsung oleh Babinsa Kelurahan Keprabon Serma Daniel Kaputing dan Sertu Sugiyanto.

Serma Daniel menegaskan 
Materi yang diberikan meliputi gerakan dasar PBB, pembinaan fisik, serta mental korsa. 

"Tujuannya agar anggota Linmas memiliki sikap disiplin, kekompakan, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas di masyarakat."ujarnya.

“Pelatihan PBB ini bertujuan untuk membentuk karakter Linmas yang disiplin, kompak, dan siap siaga. Dengan dasar baris-berbaris yang baik, diharapkan dapat menunjang pelaksanaan tugas pengamanan dan kegiatan sosial di wilayah,”tegasnya.

"Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembinaan teritorial Babinsa kepada komponen masyarakat. Dengan Linmas yang terlatih dan disiplin, diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam membantu menjaga keamanan dan ketertiban di Kelurahan Keprabon."pungkas Serma Daniel.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Persit Kodim 0707/Wonosobo Bagikan Berkah Jumat, Buruh Gendong hingga Petugas Kebersihan Terima Bantuan



Wonosobo – Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVII Kodim 0707/Wonosobo kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan Jumat Berkah. Dalam kegiatan tersebut, para anggota Persit membagikan bantuan kepada buruh gendong, tukang parkir, petugas kebersihan, serta masyarakat yang ditemui saat bekerja di sejumlah titik di wilayah Kota Wonosobo (31/07/26)

Ketua Persit KCK Cabang XXVII Kodim 0707/Wonosobo, Ny. Fifin Yoyok Suyitno, mengatakan bahwa kegiatan Jumat Berkah merupakan salah satu wujud kepedulian Persit terhadap masyarakat, khususnya mereka yang setiap hari bekerja keras mencari nafkah.

"Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan sekitar. Kami ingin berbagi kebahagiaan dan membantu sesama. Meskipun yang kami berikan tidak seberapa, kami berharap dapat sedikit meringankan beban dan memberikan semangat kepada mereka yang sedang bekerja," ujar Ny. Fifin.

Ia menambahkan, kegiatan berbagi tersebut juga menjadi sarana menumbuhkan rasa empati dan kebersamaan di antara anggota Persit agar terus peka terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.

Suasana haru terlihat saat rombongan Persit memberikan bantuan secara langsung kepada para penerima. Banyak di antara mereka yang tidak menyangka mendapatkan perhatian di tengah aktivitas mencari nafkah.

Salah seorang penerima bantuan, Agus, mengaku sangat terharu ketika didatangi rombongan ibu-ibu Persit yang membagikan paket bantuan.

"Saya sangat kaget dan terharu. Tiba-tiba didatangi ibu-ibu yang memberikan bantuan kepada kami. Ini sangat membantu kami yang sedang bekerja di luar. Semoga semua kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT," ungkapnya.

Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, Persit KCK Cabang XXVII Kodim 0707/Wonosobo berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang semakin peduli, rukun, dan saling membantu.

(Yudhi)
Pendim0707
Uploaded Image

Kapolres Cirebon Kota Cek Pengamanan Makam Sunan Gunung Jati, Pastikan Peziarah Aman dan Khusyuk Beribadah

Cirebon Kota – Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. melakukan pengecekan langsung personel yang bertugas melaksanakan pengamanan dan patroli di kawasan Kompleks Makam Sunan Gunung Jati, Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Kamis (30/7/2026) malam. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian pengamanan berjalan optimal sehingga para peziarah dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., para Pejabat Utama Polres Cirebon Kota, Kapolsek Gunung Jati AKP Muchammad Qomaruddin, S.H., M.H., serta Bhabinkamtibmas Desa Astana Aiptu Ade Rusmono. Kapolres memantau kesiapsiagaan personel di sejumlah titik pengamanan sekaligus memastikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat berjalan dengan baik.

AKBP Bimantoro Kurniawan menegaskan bahwa kehadiran personel Polri di kawasan wisata religi bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat, mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, serta membantu kelancaran aktivitas para peziarah selama berada di kompleks makam.

Selain melakukan pengecekan pengamanan, Kapolres juga berdialog dengan personel di lapangan untuk memastikan seluruh prosedur pelayanan dan pengamanan telah dilaksanakan sesuai standar operasional. Ia mengingatkan agar anggota selalu mengedepankan sikap humanis, responsif, dan siap memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurut Kapolres, Kompleks Makam Sunan Gunung Jati merupakan salah satu destinasi wisata religi yang setiap hari dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah. Oleh karena itu, pengamanan harus dilaksanakan secara maksimal agar seluruh aktivitas ziarah dapat berlangsung dengan tertib, lancar, dan kondusif.

Kapolres juga mengapresiasi dedikasi seluruh personel yang tetap menjalankan tugas pengamanan pada malam hari demi memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Sinergi seluruh anggota di lapangan dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga situasi keamanan di kawasan objek wisata religi tersebut.

Usai memastikan situasi pengamanan berjalan dengan baik, AKBP Bimantoro Kurniawan bersama rombongan melaksanakan ziarah di Makam Sunan Gunung Jati. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada salah satu tokoh penyebar agama Islam di tanah Cirebon.

Selama kegiatan berlangsung, personel Polres Cirebon Kota tetap melaksanakan patroli dan pengamanan di seluruh area kompleks guna memastikan para peziarah dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman, nyaman, dan khusyuk tanpa adanya gangguan kamtibmas.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan, pengecekan pengamanan yang dilakukan Kapolres merupakan bagian dari komitmen Polres Cirebon Kota dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui kehadiran anggota di lapangan, diharapkan setiap peziarah yang datang ke Kompleks Makam Sunan Gunung Jati dapat beribadah dengan tenang serta merasakan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Siswa SIP Angkatan 56 Tebar Kepedulian Melalui Bakti Sosial untuk Anak Yatim dan Dhuafa di Sukabumi


SUKABUMI – Semangat berbagi dan kepedulian sosial ditunjukkan oleh Siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 56 Tahun Ajaran 2026 perwakilan Polres Cirebon Kota Polda Jawa Barat. Melalui kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan secara kelompok, para siswa menyalurkan bantuan kepada anak yatim dan dhuafa sebagai bentuk rasa syukur sekaligus wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan di Yayasan Yatim dan Dhuafa Cahaya Gardenia Mubarokah, Yayasan Pondok Pesantren Al Istiqomah, yang berlokasi di Jalan Subang Wetan, Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu, 29 Juli 2026.

Sebanyak 30 anak yatim menerima bantuan dan santunan yang disalurkan oleh para siswa SIP Angkatan 56. Selain memberikan bantuan, kegiatan ini juga diisi dengan silaturahmi, kebersamaan, serta pemberian motivasi kepada anak-anak agar tetap semangat dalam menuntut ilmu dan meraih cita-cita.

Perwakilan Siswa SIP Angkatan 56 dari Polres Cirebon Kota, Polda Jawa Barat, Basuki, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembentukan karakter calon perwira Polri yang tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik dan profesionalisme, tetapi juga memiliki jiwa sosial yang tinggi.

“Kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk rasa syukur kami sekaligus bukti nyata kepedulian Siswa SIP Angkatan 56 kepada masyarakat, khususnya anak yatim dan dhuafa. Kami berharap apa yang kami berikan dapat memberikan manfaat serta menghadirkan kebahagiaan bagi mereka,” ujar Basuki.

Menurutnya, kepedulian terhadap sesama merupakan nilai penting yang harus terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan seperti ini, para siswa diajak untuk lebih memahami kondisi masyarakat dan menumbuhkan rasa empati terhadap mereka yang membutuhkan perhatian serta bantuan.

Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terlihat selama kegiatan berlangsung. Anak-anak yatim yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan dan menyambut kedatangan para siswa SIP dengan penuh kegembiraan.

Pihak yayasan menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Siswa SIP Angkatan 56. Bantuan yang diberikan dinilai sangat bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi anak-anak yatim serta dhuafa yang berada di bawah naungan yayasan.

Basuki menambahkan bahwa kegiatan sosial semacam ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Menurutnya, kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam konteks menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan yang memberikan dampak positif secara langsung.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi untuk terus menebarkan kebaikan dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan. Kebahagiaan yang dirasakan anak-anak hari ini menjadi kebahagiaan bagi kami semua,” tambahnya.

Melalui kegiatan bakti sosial tersebut, Siswa SIP Angkatan 56 menunjukkan bahwa semangat pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui aksi nyata. Dengan berbagi kepada sesama, khususnya anak yatim dan dhuafa, diharapkan dapat menumbuhkan optimisme serta menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari lingkungan sekitar.

((A, Rahmat))

Pria 65 Tahun Ditemukan Meninggal di Pabrik Harjamukti, Polisi: Diduga Akibat Sakit


Cirebon Kota – Seorang pria berinisial R.P. (65) ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah ruangan pabrik spitenk di Jalan Angkasa Raya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan para saksi, korban diduga meninggal dunia akibat sakit.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit, S.H., M.H. mengatakan, setelah menerima laporan masyarakat, personel gabungan Polsek Cirebon Selatan Timur bersama Tim Inafis Polres Cirebon Kota dan petugas terkait segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP serta mengumpulkan keterangan para saksi.

Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki, berusia 65 tahun, beralamat di Kelurahan Kecapi, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Saat ditemukan, korban berada di dalam ruangan pabrik spitenk milik seorang pemilik berinisial R., yang beralamat di Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.

Saksi pertama, Marta, laki-laki, rekan kerja korban, yang bertugas sebagai petugas keamanan di lokasi, menerangkan bahwa sekitar pukul 17.30 WIB ia diminta menemani seorang kerabat korban yang hendak mengantarkan kacamata. Marta kemudian naik ke lantai dua untuk memanggil korban, namun tidak mendapat respons. Saat didekati, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa sehingga saksi segera memberitahukan kejadian tersebut kepada rekan kerja lainnya dan menghubungi pihak kepolisian.

Saksi kedua, Kunto Subagyo, laki-laki, rekan kerja korban, menerangkan bahwa sebelum ditemukan meninggal dunia, korban pernah mengeluhkan sakit perut yang telah lama dideritanya serta sempat menanyakan obat lambung kepadanya. Keterangan tersebut memperkuat dugaan bahwa korban memiliki riwayat penyakit.

Dari hasil olah TKP, petugas juga menemukan sejumlah obat-obatan di kamar tempat korban beristirahat. Tidak ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada dugaan tindak pidana maupun kekerasan pada tubuh korban.

Pihak keluarga korban menolak dilakukan pemeriksaan luar maupun pemeriksaan dalam di rumah sakit. Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani di atas materai oleh istri korban disaksikan pihak terkait.

Setelah proses identifikasi dan olah TKP selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak akan menuntut pihak mana pun.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit, S.H., M.H. menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, keterangan para saksi, serta barang yang ditemukan di sekitar korban, dugaan sementara korban meninggal dunia akibat sakit yang telah lama dideritanya. Meski demikian, kepolisian tetap melakukan langkah-langkah prosedural untuk memastikan penyebab kematian sebelum penanganan perkara dinyatakan selesai.

((A, Rahmat))