Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Seorang Remaja Meninggal, Diduga Akibat Sengatan Listrik

Cirebon Kota – Peristiwa meninggalnya seorang remaja terjadi pada Kamis (04/06/2026) sekitar pukul 12.15 WIB di Kampung Cantilan...

Postingan Populer

Kamis, 04 Juni 2026

Seorang Remaja Meninggal, Diduga Akibat Sengatan Listrik

Cirebon Kota – Peristiwa meninggalnya seorang remaja terjadi pada Kamis (04/06/2026) sekitar pukul 12.15 WIB di Kampung Cantilan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon. Seorang laki-laki berinisial A.G. (18) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di area tempat cuci rumah dan diduga meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit SH MH menjelaskan bahwa setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya seorang warga yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, petugas segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan, mengamankan area kejadian, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa tersebut guna memastikan kronologi kejadian secara utuh.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban A.G. merupakan laki-laki berusia 18 tahun yang berdomisili di Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon. Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di area tempat cuci rumah sebelum akhirnya dievakuasi oleh warga dan dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

Saksi pertama, Nurhaeli (54), perempuan, ibu rumah tangga, warga Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, menerangkan bahwa sekitar pukul 11.00 WIB dirinya keluar rumah untuk mengambil makanan bergizi gratis di sekolah dan saat itu korban masih berada di rumah dalam kondisi normal. Sekitar pukul 11.30 WIB dirinya kembali ke rumah dan sempat mengetuk pintu beberapa kali, namun tidak mendapat jawaban dari korban sehingga memutuskan masuk melalui pintu belakang rumah. Setelah masuk, ia melihat korban sudah tergeletak dan langsung berteriak meminta bantuan warga sekitar.

Saksi kedua, Ifan Afandi (67), laki-laki, warga Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, menerangkan bahwa sekitar pukul 11.30 WIB dirinya mendengar keramaian dari rumah korban. Saat mendatangi lokasi, ia melihat korban sudah tergeletak di area tempat cuci. Saksi juga melihat kabel listrik pada lampu rumah dalam kondisi terlepas sehingga segera mengambil tindakan dengan memutus sambungan listrik guna menghindari kemungkinan adanya korban lain akibat aliran listrik yang masih aktif.

Saksi ketiga, Sahrum (52), laki-laki, warga Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, menerangkan bahwa dirinya mendengar teriakan minta tolong dari ibu korban yang rumahnya berada tepat berhadapan. Setelah mendatangi rumah korban, ia melihat korban sudah terbaring di area kamar mandi dan kemudian bersama warga lainnya membantu mengangkat korban untuk diberikan pertolongan. Korban sempat dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat, namun kemudian dinyatakan telah meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan para saksi, peristiwa tersebut diduga terjadi saat korban berada seorang diri di rumah. Dugaan sementara mengarah pada kecelakaan akibat sengatan listrik yang terjadi di sekitar area tempat cuci, meskipun penyebab pasti tetap memerlukan pemeriksaan lebih lanjut berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan pendalaman keterangan yang diperoleh petugas.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan langkah-langkah penanganan berupa pengecekan tempat kejadian perkara, pendataan identitas korban dan para saksi, dokumentasi, serta koordinasi dengan petugas identifikasi untuk memastikan seluruh fakta di lapangan terdokumentasi dengan baik sebagai bahan penyelidikan.
Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat karena kecelakaan akibat listrik masih menjadi salah satu penyebab kematian yang dapat terjadi secara tiba-tiba di lingkungan rumah tangga. Instalasi listrik yang kurang terawat, kabel yang rusak, sambungan tidak sesuai standar, maupun penggunaan peralatan listrik di area yang lembap dapat meningkatkan risiko terjadinya sengatan listrik yang berbahaya.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan instalasi listrik di rumah berada dalam kondisi baik dan sesuai standar keselamatan. “Lakukan pemeriksaan berkala terhadap kabel, stop kontak, dan peralatan listrik yang digunakan sehari-hari. Segera perbaiki atau ganti instalasi yang rusak, hindari penggunaan kabel yang terkelupas, serta jangan menggunakan peralatan listrik dengan tangan basah atau di area yang berisiko terkena air. Kewaspadaan terhadap instalasi listrik sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat mengancam keselamatan jiwa,” ujarnya.

((A, Rahmat))

Ciptakan Lingkungan Bebas Sampah, Anggota Koramil 04/Jebres Berikan Sosialisasi Pengolahan & Pilah Sampah Kepada Warga

Surakarta - Semangat menjaga lingkungan tumbuh kuat di tengah masyarakat, Kelurahan tegalharjo Melalui pendampingan yang dilakukan  Babinsa Tegalharjo Serka Joko Riyanto bersama Bati Komsos Koramil 04/Jebres Pelda Rudi Hariyono serta Lurah Tegalharjo ibu Yolla marrins S.STP dan Dinas lingkungan hidup (DLH) Kota Surakarta Bp. Yustinus triatmo Nugroho S. Sos , warga mendapatkan edukasi langsung mengenai pengolahan sampah organik dan non organik menjadi pupuk yang bermanfaat, Rabu (3/06/2026).

Kegiatan yang menghadirkan tim dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLH) Kota Surakarta tersebut berlangsung hangat dan penuh antusiasme warga. Sosialisasi ini tidak hanya membahas persoalan sampah, tetapi juga mengajak masyarakat untuk melihat limbah rumah tangga sebagai sesuatu yang masih memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Edukasi Pengolahan Sampah untuk Lingkungan Lebih Sehat, Bati komsos Koramil 04/Jebres Pelda Rudi Hariyono menjelaskan pentingnya memilah sampah sejak dari rumah. 

Menurutnya, langkah sederhana tersebut menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Ia menerangkan bahwa sampah organik seperti sisa makanan dan dedaunan dapat diolah melalui proses sederhana menjadi pupuk kompos, pakan ternak (maggot),pupuk cair/ECO enzym dll ,Sementara itu, sampah non organik diarahkan untuk dipilah dan didaur ulang agar tidak mencemari lingkungan sekitar.

“Pengelolaan sampah yang benar akan membantu mengurangi pencemaran sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar pelda Rudi Hariyono.

Kehadiran Babinsa Serka Joko riyanto hadir menjadi bentuk nyata dukungan TNI terhadap program pemerintah kota Surakarta dalam menjaga kebersihan lingkungan. Pendampingan yang dilakukan tidak hanya sebatas pengamanan kegiatan, tetapi juga membangun kedekatan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya budaya hidup bersih.
 
Edukasi semacam ini sangat penting untuk menumbuhkan kepedulian warga terhadap lingkungan tempat tinggal mereka. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta mampu memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi dan bermanfaat.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Warga terlihat aktif bertanya terkait cara pengolahan sampah rumah tangga hingga teknik pembuatan pupuk kompos yang mudah diterapkan di lingkungan masing-masing.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Piket Koramil 03/Serengan Bersama Linmas Laksanakan Patroli Malam & Pemantauan Wilayah

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Serka Priyanto bersama Linmas melaksanakan kegiatan patroli malam dan pemantauan wilayah Kecamatan Serengan, Rabu (03/06/2026).

Serka Priyanto menghimbau kepada Warga agar selalu menjaga keamanan lingkungan, dan keamanan wilayah dengan penuh seksama, dan  patut diwaspadai orang yang tidak dikenal yang bertamu di malam hari.

"Kegiatan patroli malam selain memberi  Himbauan kepada warga , juga untuk menjalin silahturahmi dengan mitra karib yang dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas Piket Koramil 03/Serengan."imbuhnya.

"Kami berharap agar masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dan  menjaga lingkungan masing-masing agar situasi tetap Aman dan kondusif."pungkasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Kodim 0707/Wonosobo Terima Pembinaan Mental dari Bintaldam IV/Dip



Wonosobo – Kodim 0707/Wonosobo menerima pembinaan mental (Bintal) dari Bintaldam IV/Dip yang dipimpin langsung oleh Kabintaljarahdam IV/Dip Kolonel Czi M. Ridha Has, S.T., M.T. Didampingi Mayor Caj Syamsul Ma'arif, S.Ag (Kasibindoklistaka Kodam IV/Dip) Kapt Inf Joko S (Kaurtaljuang Kodam IV/Dip). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Kodim 0707/Wonosobo ini diikuti oleh seluruh prajurit, Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta anggota Persit KCK Cabang XXVII. (4/6/2026)

Rombongan Bintaldam IV/Dip disambut oleh Kasdim 0707/Wonosobo Mayor Arh Siswoto Nuharjo yang mewakili Dandim. Dalam sambutannya, Mayor Arh Siswoto Nuharjo menyampaikan agar seluruh anggota menyimak dengan baik setiap materi yang disampaikan. “Apa yang disampaikan hari ini diharapkan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kedinasan maupun di lingkungan rumah tangga,” ujarnya.

Dalam pembukaan pengarahan, Kolonel Czi M. Ridha Has menekankan pentingnya pembinaan mental bagi seluruh keluarga besar TNI. “Kegiatan ini bukanlah sekadar rutinitas organisasi semata, melainkan merupakan kebutuhan mendasar bagi kita semua sebagai insan prajurit, PNS, dan anggota Persit. Di tengah dinamika tugas yang semakin kompleks dan tantangan zaman yang terus berubah, pemeliharaan mental, rohani, dan jiwa korsa (Bintal-Juang) menjadi fondasi utama dalam menjaga jati diri kita,” tegas Kolonel Ridha.

Ia menambahkan bahwa kegiatan pembinaan ini bertujuan agar tidak ada lagi pelanggaran sebagaimana yang ditekankan Bapak Panglima, sekaligus meningkatkan kepedulian dan kebersamaan di lingkungan Kodim. 
“Jadikan kesempatan ini untuk saling berbagi dan berinteraksi dengan Tim Bintaljarahdam IV/Dip sebagai momen evaluasi diri, meningkatkan keimanan, sekaligus memperkuat motivasi dalam mendukung tugas pokok Kodim 0707/Wonosobo,” imbuhnya.

Kolonel Ridha juga menegaskan bahwa mental yang kuat dan rohani yang bersih merupakan kunci keberhasilan dalam melaksanakan tugas. Dengan rohani yang kokoh, prajurit dan keluarganya akan memiliki landasan etika dan moral yang baik. 

Sementara Bintal Juang yang tertanam kuat akan menjaga semangat pengabdian agar tidak mudah luntur oleh godaan maupun kesulitan di lapangan.Kegiatan pembinaan mental ini diharapkan dapat semakin mempererat soliditas dan meningkatkan kesiapsiagaan seluruh personel Kodim 0707/Wonosobo dalam menjalankan tugas-tugas pertahanan dan keamanan di wilayah Kabupaten Wonosobo.


(Yudhi)
Pendim0707
Uploaded Image

Berikan Bisnis Layanan Air Perumdam Tirta Wijaya Cilacap



Cilacap Buser presisi.com

Perusahaan umum air minum (PERUMDAM) di kabupaten Cilacap sebagai salah satu BUMD milik pemerintah dengan aktifitas mengelola air bersih sesuai dengan aturan perda no 5 tahun 2019 pasal 5 bahwa PERUMDAM Tirta Wijaya melayani kebutuha air untuk warga masyarakat, dan membantu mendorong perekonomian daerah. 4/6/2026

Jentoro sebagai pengelola di Sidareja kabupaten Cilacap menyebutkan bahwa profit kita pokus kesejumlah industri contonya seperti Pertamina Refinery unit ( RU) IV cilacap, pelindo III tanjung Intan PLTU karang Kandri dan PT DUS kata bangbang Yulianto derektur utama Perumdam Tirta Wijaya mengatakan kepada Buserpresisi. com. 

Menurut Jentoro bahwa Bangbang Yulianto kerjasama dengan PT kilang Pertamina Internasional ( KPI) cilacap, dan perusahaan daerah air minum Tirta Wijaya kabupaten Cilacap mengadakan perjanjian kerja selama 20 tahun sejak tahun 2018 ,katanya. 

Bangbang mengatakan untuk setiap 5 tahun sekali PT KPI ,RU IV cilacap memberikan kontribusi yang signifikan untuk pendapatan asli daerah bersinergi kerjasama yang baik dengan BUMN dan BUMD. 

lanjut beliau jika sebelumnya pendapatan asli daerah berdasarkan Rp 5,7 miliar per tahun, pada xatatan terkhir mencapai Rp 22 miliar. 
Angka itu dipastikan akan terus meningkat seiring dengan peningkatan kebutuhan air bersih. 
 Menurutnya kerjasama ini tidak hanya berfokus kepada bisnis tetapi melainkan kita juga harus melibatkan rasa bertanggung jawab sosial perusahaan Perumdam Tirta Jaya kabupaten Cilacap. Pungkasnya. (Ag)

Polisi Sahabat Masyarakat Di Polres Kuningan, Terapkan Teguran Humanis di Lapangan


 
KUNINGAN – Kepolisian Resor (Polres) Kuningan terus mengedepankan semangat "Polisi Sahabat Masyarakat" dalam setiap tugas kepolisian. Salah satu bentuk nyatanya adalah penerapan pendekatan humanis dan pembinaan kepada warga, terutama saat menghadapi pelanggaran ringan di jalan raya maupun tempat umum.hari kamis, tgl 4/6/2026.
 
Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa penegakan hukum tidak harus selalu dilakukan dengan tindakan tegas secara langsung. Petugas di lapangan diarahkan untuk lebih mengutamakan teguran, penjelasan, dan edukasi terlebih dahulu agar masyarakat memahami pentingnya mematuhi aturan.
 
"Prinsip kami adalah hadir melayani dan melindungi. Untuk pelanggaran yang sifatnya ringan, tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain, kami utamakan teguran yang santun dan penuh pengertian. Tujuannya agar kesadaran hukum tumbuh dari hati nurani, bukan hanya karena takut dikenakan sanksi," ungkap Kapolres saat ditemui di Mapolres Kuningan.
 
Penerapan cara ini banyak dilakukan dalam kegiatan operasi lalu lintas maupun patroli rutin. Misalnya, kepada pengendara yang lupa membawa surat kendaraan atau tidak menggunakan perlengkapan standar secara tidak sengaja, petugas akan memberikan penjelasan dan imbauan, bukan langsung menindak tegas.
 
Warga Kuningan menyambut baik pendekatan tersebut. Mereka merasa dihargai dan hubungan antara polisi dan masyarakat menjadi semakin akrab. Meskipun demikian, pihak kepolisian tetap menegaskan bahwa untuk pelanggaran berat yang berisiko menimbulkan kecelakaan atau kerugian, penindakan hukum tetap dilakukan secara tegas namun tetap beradab.
 
Dengan cara ini, diharapkan tercipta suasana yang harmonis, tertib, dan aman di wilayah hukum Polres Kuningan, serta memperkuat citra polisi sebagai sahabat dan pelindung masyarakat.

((A, Rahmat))

Rabu, 03 Juni 2026

Soal Viral Penyiraman Air, Polsek Pasar Kemis Klarifikasi Terduga Penyiram


Uploaded Image


Aparat Polsek Pasar Kemis melakukan pemeriksaan klarifikasi terhadap terduga penyiram air ke jalan di Jalan Pepaya II, Pondok Makmur, Kelurahan Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, yakni A dan istrinya YS. 

"Keduanya dimintai klarifikasi mengenai peristiwa tersebut sekaligus terkait laporan dugaan kekerasan yang disebut dialami oleh A," kata Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi, Rabu (3/6/2026). 

Humaedi menjelaskan, berdasarkan keterangan keduanya, peristiwa dugaan kekerasan tersebut terjadi pada Sabtu (30/5/2026) sekitar jam setengah 11 malam. Saat itu, A bersama istri sedang tidak berada di rumah. 

Namun saat mengecek CCTV melalui ponsel, nampak beberapa orang berada di pos RT yang lokasinya tidak jauh dari rumah A. Tak lama, A dan istri pulang. 

Setibanya di rumah, saat A hendak membuka pagar, beberapa orang menghampiri A lalu mengajak A ke Pos RT. Namun A menolak ikut karena saat itu tidak ada perangkat lingkungan. 

"Berdasarkan pengakuan A, beberapa orang tersebut menarik leher A lalu membawa ke Pos RT," ujar Humaedi. 

Masih berdasarkan keterangan A, di Pos RT, A mengaku dicecar pertanyaan dan diminta mengaku telah menyuruh istrinya menyiramkan air ke jalan. Namun A menolak mengaku karena tidak merasa melakukan hal tersebut.

"Menurut A, situasi lalu memanas terjadilah cekcok mulut," kata Humaedi. 

A kemudian berinisiatif hendak merekam peristiwa tersebut. Namun salah seorang warga meminta agar peristiwa itu tidak direkam. Menurut A, permintaan itu dibarengi dengan pukulan ke A yang mengenai pelipis bawah mata sebelah kiri dan ponsel A pun terjatuh.

"Atas peristiwa tersebut, A melapor ke Polsek Pasar Kemis," ujar Humaedi. 

Humaedi menerangkan, peristiwa penyiraman itu sudah beberapa kali dimusyawarahkan. Namun, sejak A melaporkan dugaan kekerasan yang diklaim dialaminya, video penyiraman itu beredar di media sosial. 

Berdasarkan pengakuan A dan istri, air yang disiramkan ke jalan adalah air sabun bekas membersihkan lantai rumah. Adapun alasan air tersebut disiramkan ke jalan, menurut A kepada polisi, adalah agar dapat mengurangi debu. 

"Dalam peristiwa ini, kamimasih melakukan proses penyelidikan guna peroses lebih lanjut," pungkas Humaedi.






Toher Aswi

Polres Bangka Barat Tetapkan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak



Satreskrim Polres Bangka Barat menetapkan seorang pria berinisial TS sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak di Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat.

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bangka Barat melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan berdasarkan laporan yang diterima pada 5 Mei 2026.

Kasus tersebut terungkap setelah ibu korban melaporkan dugaan tindak pidana yang dialami anaknya kepada pihak kepolisian. Sebelumnya, korban yang masih berusia di bawah lima tahun diketahui mengeluhkan rasa sakit sehingga menimbulkan kecurigaan orang tuanya. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, pelapor kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bangka Barat.

Penyidik Unit PPA selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, mengumpulkan alat bukti, serta melaksanakan gelar perkara untuk menentukan status hukum pihak yang diduga terlibat.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan penyidik telah bekerja secara profesional dan sesuai prosedur dalam menangani perkara tersebut.

"Setiap laporan terkait kekerasan terhadap perempuan dan anak menjadi perhatian serius Polres Bangka Barat. Penyidik telah melakukan serangkaian penyidikan, pemeriksaan saksi-saksi, serta pengumpulan alat bukti hingga akhirnya menetapkan seorang pria berinisial TS sebagai tersangka," kata Iptu Yos Sudarso, Rabu (3/6/2026).

Ia menegaskan bahwa perlindungan terhadap anak merupakan prioritas dan menjadi komitmen Polres Bangka Barat dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

"Polres Bangka Barat berkomitmen memberikan perlindungan maksimal kepada anak sebagai kelompok yang harus mendapatkan perlindungan khusus. Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan terhadap perempuan dan anak di wilayah hukum Polres Bangka Barat. Kami akan menangani setiap perkara secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.

Saat ini penyidik masih melengkapi administrasi penyidikan, melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap saksi-saksi, mengamankan barang bukti, serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum guna proses hukum selanjutnya.

Polres Bangka Barat juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau menemukan dugaan tindak pidana terhadap perempuan dan anak agar dapat segera ditangani.

(HR) 

DLH Kabupaten Cirebon Kuras TPS Pasar Minggu


KABUPATEN CIREBON — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon melakukan pengurasan besar-besaran di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Pasar Minggu, Kecamatan Palimanan, Rabu (3/6/2026).

Upaya tersebut dilakukan untuk mengatasi penumpukan sampah, sekaligus menciptakan lingkungan pasar yang lebih bersih dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat.

Kepala DLH Kabupaten Cirebon, Dede Sudiono, mengatakan pihaknya mengerahkan satu alat berat, tujuh armada dump truck, dan dua armada truk amrol guna mempercepat proses pengangkutan sampah di lokasi.

“Alhamdulillah, pada hari ini kami dari Dinas Lingkungan Hidup mengadakan pengurasan di TPS Pasar Minggu. Kami mengerahkan tujuh armada dump truck, dua armada truk amrol, dan satu alat berat,” ujar Dede.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen DLH dalam menjaga kebersihan lingkungan serta mendukung kenyamanan aktivitas ekonomi di kawasan pasar.

“Mudah-mudahan dengan pengurasan ini Pasar Minggu akan menjadi lebih nyaman,” katanya.

Selain melakukan pengangkutan sampah, DLH juga mendorong pemanfaatan sampah organik yang dihasilkan dari aktivitas pasar.

Dede menilai, sampah organik memiliki potensi untuk diolah menjadi bahan pakan maggot, sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Saya lihat sampah pasar di Pasar Minggu ini banyak sekali sampah organiknya, sehingga dapat bermanfaat untuk menjadi bahan pakan maggot,” ungkapnya.

Sejak pagi, alat berat tampak bekerja mengeruk tumpukan sampah dan memindahkannya ke armada pengangkut yang telah disiagakan. Proses pembersihan berlangsung lancar di tengah aktivitas pasar.
Dengan dikerahkannya alat berat dan sembilan armada pengangkut, tumpukan sampah di TPS Pasar Minggu kini berangsur berkurang.

Upaya tersebut diharapkan menjadi langkah awal menuju pengelolaan sampah yang lebih tertata, sekaligus mendorong pemanfaatan sampah organik secara produktif dan berkelanjutan. 

((A, Rahmat))

Transformasi Pelayanan Polresta Tangerang, Layanan SIM dan SKCK Keliling di Hari Libur


Uploaded Image


Polresta Tangerang terus menunjukkan komitmen memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. Menyadari kesibukan masyarakat karena beragam aktivitas, Polresta Tangerang rutin melaks pelayanan SIM dan SKCK keliling pada hari libur. 

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, layanan SIM dan SKCK keliling tersebut dibuka di titik-titik tertentu yang ramai masyarakat. Seperti pada ketinggian car free day atau event tertentu. 

"Kami membuka layanan tersebut di acara car free day dan kegiatan lainnya. Selain mendekatkan pelayanan sekaligus menjaga keamanan," kata Indra Waspada, Senin (1/6/2026). 

Uploaded Image

Selain itu, layanan SIM dan SKCK keliling juga bisa diakses di pusat perbelanjaan seperti mall atau kawasan yang ramai masyarakat seperti di kawasan Citra dan Talaga Bestari. Di lokasi ini, layanan dibuka tidak hanya pada hari libur. 

Indra Waspada menerangkan, jadwal pelaksanaan dan lokasi dapat diketahui masyarakat dengan mengakses akun media sosial resmi Polresta Tangerang. 

Dengan keberadaan petugas di lokasi dan waktu tertentu tersebut, masyarakat bisa mengakses pelayanan dengan mudah. Sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang beraktivitas. 

"Transformasi layanan ini agar memudahkan masyarakat dalam mengakses pelayanan tanpa terbentur kegiatan bekerja atau jarak," pungkasnya.




Toher Aswi