Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Konvoi Senyap TIN SLAG Ke Batu Rusa:Jejak Lama Yang Kembali Di Pertanyakan.

Bangka Tengah — Aktivitas lalu lintas puluhan mobil dump truck bermuatan tin slag atau terak timah di Jalan Pangkol, Desa Kayu Besi, Kecamat...

Postingan Populer

Jumat, 13 Februari 2026

Konvoi Senyap TIN SLAG Ke Batu Rusa:Jejak Lama Yang Kembali Di Pertanyakan.


Bangka Tengah — Aktivitas lalu lintas puluhan mobil dump truck bermuatan tin slag atau terak timah di Jalan Pangkol, Desa Kayu Besi, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (11/2/2026) dan Kamis (12/2/2026), memantik perhatian warga. 

Laporan masyarakat yang masuk ke tim investigasi awak media menyebutkan iring-iringan kendaraan berat tersebut

 berlangsung sejak pagi hingga sore hari.
Menindaklanjuti laporan itu, tim investigasi turun langsung ke lokasi dan menemukan fakta di lapangan bahwa dump truck tersebut berasal dari area smelter milik PT Kopan Jaya Mandiri.

Saat tiba di lokasi smelter, tim mendapati antrean panjang puluhan dump truck yang tengah melakukan pengisian muatan tin slag. Aktivitas berlangsung tertib dengan pengawasan ketat.

Ketika dikonfirmasi, pihak keamanan PT Kopan Jaya Mandiri bernama Komar menyampaikan bahwa material tersebut merupakan milik PT Timah.

"Tin slag ini punya PT Timah, Bang. Orang-orang PT Timah banyak di sini, lengkap dengan security dari PT Timah," ujarnya.
Dari pengamatan di lapangan, seluruh dump truck yang keluar dari gerbang PT Kopan Jaya Mandiri tampak dikawal ketat oleh petugas keamanan yang disebut berasal dari PT Timah.

Konvoi Menuju ULB Batu Rusa

Tim investigasi kemudian mengikuti iring-iringan dump truck tersebut. Konvoi bergerak menuju arah Kantor Cabang ULB (Unit Laut Bangka) di Batu Rusa.

Setibanya di lokasi, material tin slag diketahui disimpan di bagian belakang kantor yang dulunya merupakan area Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) milik PT Timah. 

Saat dikonfirmasi terkait aktivitas bongkar muat tersebut, salah satu petugas keamanan di lokasi menyatakan:

"Silakan tanya ke kantor, Bang, bagian humas. Kami hanya menjalankan perintah."
Jawaban seragam dari pihak keamanan di dua lokasi berbeda menambah tanda tanya publik atas aktivitas pemindahan material tersebut.

Jejak Lama Tin Slag: Sejak 2021 Hingga 2026

Penelusuran tim investigasi mengungkap bahwa ini bukan kali pertama tin slag tersebut berpindah lokasi.
Pada Jumat, 12 November 2021, tercatat sebanyak 2.000 ton tin slag asal Tanjung Pandan, Belitung, tiba di Pangkalpinang menggunakan jasa pelayaran PT Mose Indonesia Grup. Material tersebut sandar di jetty samping Depot PT Pertamina Pangkal Balam.

Lebih jauh lagi, berdasarkan data yang dihimpun, tin slag tersebut berasal dari hasil kerja sama peleburan mitra PT Timah di Kelapa Kampit, Belitung Timur, periode 2019–2020. Material kemudian dikirim ke Air Mesu, Pangkalan Baru, Bangka Tengah, dengan total berat 1.737 ton, dengan rincian:

Terak I Tahun 2019: 325.727 kg
Terak I Tahun 2020: 50.416 kg
Terak II: 1.361.553 kg

Tin slag ini diketahui masih memiliki nilai ekonomis dengan kadar timah sekitar 22 persen, sehingga berpotensi bernilai tinggi jika diproses kembali.

Material tersebut sempat masuk ke perusahaan smelter PT Mitra Kopan Metalindo. Namun berdasarkan data tim investigasi, pada 13 November 2023, ribuan ton tin slag kembali berpindah ke gudang PT Kopan Jaya Mandiri dengan pengawalan ketat dari pihak PT Timah.



Artinya, hingga 2026, material yang sama tercatat telah tiga kali berpindah tempat.
Publik Bertanya: Mengapa Berkali-kali Dipindahkan?

Perpindahan berulang ribuan ton material bernilai ekonomis tinggi ini memunculkan pertanyaan publik:

Mengapa tin slag tersebut harus berkali-kali dipindahkan?

Apa dasar administrasi dan status hukumnya?

Apakah perpindahan ini bagian dari proses bisnis normal atau ada mekanisme lain yang belum terungkap?

Tim investigasi telah mencoba melakukan konfirmasi kepada Humas PT Timah, Rizali. Pesan konfirmasi terpantau telah terbaca (centang biru), namun hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban resmi yang diberikan.

Desakan Transparansi dan Penyelidikan
Melihat rangkaian fakta di lapangan, tim investigasi awak media meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung untuk melakukan penyelidikan menyeluruh atas temuan ini guna memastikan tidak ada potensi kerugian negara.

Sebagai perusahaan yang mengelola sumber daya strategis negara, PT Timah diharapkan dapat menyampaikan keterbukaan informasi kepada publik. Transparansi dinilai penting untuk mencegah berkembangnya opini liar dan menjaga kepercayaan masyarakat Bangka Belitung.

Hingga kini, aktivitas pemindahan tin slag tersebut masih menyisakan tanda tanya besar. Publik menunggu penjelasan resmi: apakah ini sekadar relokasi logistik, atau ada cerita lain di balik pergerakan ribuan ton terak timah bernilai ekonomis tersebut?

(HR/TIM) 

138 Kuwu Dilantik Serentak, M.A Robbi S.S.H CPs Tegaskan Komitmen Kawal Pemerintahan Tarjuki di Rambatan Wetan

Indramayu – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 138 Kepala Desa dari hasil Pemilihan Serentak yang digelar pada 10 Desember 2025 lalu. Pelantikan untuk masa jabatan 2026–2034 ini dipimpin langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, di Aula Pendopo Bupati Indramayu, Kamis (12/02/2026).

Suasana khidmat terasa saat satu persatu Kepala Desa terpilih mengucapkan sumpah jabatan. Momentum ini menjadi awal baru bagi kepemimpinan desa-desa di Kabupaten Indramayu untuk delapan tahun ke depan.

Salah satu yang turut dilantik adalah Kepala Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Tarjuki, yang akrab disapa Bapak Juki. Usai pelantikan, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada masyarakat.

"Alhamdulillah, saya banyak berterima kasih kepada masyarakat Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu. Puji syukur kepada Allah, ini semua berkat masyarakat dan para kader simpatisan. Semoga Desa Rambatan Wetan menjadi desa yang jauh lebih baik dan maju," tutur Tarjuki.

Namun, di balik kemenangan dan pelantikan tersebut, ada sosok yang turut menjadi perhatian publik, yakni M.A Robbi S, S.S.H., CPs., yang dikenal sebagai tim sukses sekaligus kuasa hukum dari Kepala Desa Tarjuki.

Kepada awak media, M.A Robbi S menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan besar terhadap kepemimpinan baru di Rambatan Wetan.

"Alhamdulillah, selamat dan sukses kepada Bapak Tarjuki yang telah dilantik sebagai Kepala Desa Rambatan Wetan. Saya berharap beliau bisa menjadi kepala desa yang amanah, mampu mendengar aspirasi masyarakat, dan membawa desa menjadi lebih maju dan makmur, sesuai slogan kampanye beliau," ujar M.A Robbi S yang juga berprofesi sebagai advokat.

Tak hanya itu, Robbi juga menekankan pentingnya peningkatan di sektor pendidikan, pembangunan infrastruktur, serta respons cepat terhadap berbagai keluhan masyarakat.

"Harapan saya, dalam segi pendidikan, pembangunan, dan penanganan keluh kesah masyarakat, semoga pemerintahan ke depan jauh lebih baik dari sebelumnya," tambahnya.

Sebagai advokat muda yang aktif mendampingi proses demokrasi di tingkat desa, M.A Robbi S dinilai memiliki peran strategis dalam mengawal visi-misi kepemimpinan Tarjuki agar berjalan sesuai koridor hukum dan kepentingan masyarakat.

Pelantikan 138 Kepala Desa ini bukan sekedar seremoni, melainkan titik awal komitmen baru untuk membangun desa yang lebih progresif, transparan, dan berpihak kepada rakyat. Khusus bagi masyarakat Rambatan Wetan, harapan kini tertuju pada duet kepemimpinan dan pengawalan yang solid antara Kuwu Tarjuki dan timnya. (Wira)

Kamis, 12 Februari 2026

Konvoi Senyap TIN SLAG Ke Batu Rusa: Jejak Lama Yang Kembali Di Pertanyakan


Bangka Tengah — Aktivitas lalu lintas puluhan mobil dump truck bermuatan tin slag atau terak timah di Jalan Pangkol, Desa Kayu Besi, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (11/2/2026) dan Kamis (12/2/2026), memantik perhatian warga. 

Laporan masyarakat yang masuk ke tim investigasi awak media menyebutkan iring-iringan kendaraan berat tersebut berlangsung sejak pagi hingga sore hari.
Menindaklanjuti laporan itu, tim investigasi turun langsung ke lokasi dan menemukan fakta di lapangan bahwa dump truck tersebut berasal dari area smelter milik PT Kopan Jaya Mandiri.

Saat tiba di lokasi smelter, tim mendapati antrean panjang puluhan dump truck yang tengah melakukan pengisian muatan tin slag. Aktivitas berlangsung tertib dengan pengawasan ketat.

Ketika dikonfirmasi, pihak keamanan PT Kopan Jaya Mandiri bernama Komar menyampaikan bahwa material tersebut merupakan milik PT Timah.

"Tin slag ini punya PT Timah, Bang. Orang-orang PT Timah banyak di sini, lengkap dengan security dari PT Timah," ujarnya.
Dari pengamatan di lapangan, seluruh dump truck yang keluar dari gerbang PT Kopan Jaya Mandiri tampak dikawal ketat oleh petugas keamanan yang disebut berasal dari PT Timah.

Konvoi Menuju ULB Batu Rusa

Tim investigasi kemudian mengikuti iring-iringan dump truck tersebut. Konvoi bergerak menuju arah Kantor Cabang ULB (Unit Laut Bangka) di Batu Rusa.
Setibanya di lokasi, material tin slag diketahui disimpan di bagian belakang kantor yang dulunya merupakan area Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) milik PT Timah. 

Saat dikonfirmasi terkait aktivitas bongkar muat tersebut, salah satu petugas keamanan di lokasi menyatakan:

"Silakan tanya ke kantor, Bang, bagian humas. Kami hanya menjalankan perintah."
Jawaban seragam dari pihak keamanan di dua lokasi berbeda menambah tanda tanya publik atas aktivitas pemindahan material tersebut.

Jejak Lama Tin Slag: Sejak 2021 Hingga 2026.

Penelusuran tim investigasi mengungkap bahwa ini bukan kali pertama tin slag tersebut berpindah lokasi.
Pada Jumat, 12 November 2021, tercatat sebanyak 2.000 ton tin slag asal Tanjung Pandan, Belitung, tiba di Pangkalpinang menggunakan jasa pelayaran PT Mose Indonesia Grup. Material tersebut sandar di jetty samping Depot PT Pertamina Pangkal Balam.

Lebih jauh lagi, berdasarkan data yang dihimpun, tin slag tersebut berasal dari hasil kerja sama peleburan mitra PT Timah di Kelapa Kampit, Belitung Timur, periode 1999–2020. Material kemudian dikirim ke Air Mesu, Pangkalan Baru, Bangka Tengah, dengan total berat 1.737 ton, dengan rincian:
Terak I Tahun 2019: 325.727 kg
Terak I Tahun 2020: 50.416 kg
Terak II: 1.361.553 kg

Tin slag ini diketahui masih memiliki nilai ekonomis dengan kadar timah sekitar 22 persen, sehingga berpotensi bernilai tinggi jika diproses kembali.

Material tersebut sempat masuk ke perusahaan smelter PT Mitra Kopan Metalindo. Namun berdasarkan data tim investigasi, pada 13 November 2023, ribuan ton tin slag kembali berpindah ke gudang PT Kopan Jaya Mandiri dengan pengawalan ketat dari pihak PT Timah.

Artinya, hingga 2026, material yang sama tercatat telah tiga kali berpindah tempat.
Publik Bertanya: Mengapa Berkali-kali Dipindahkan?

(HR/TIM) 



Perpindahan berulang ribuan ton material bernilai ekonomis tinggi ini memunculkan pertanyaan publik:

Mengapa tin slag tersebut harus berkali-kali dipindahkan?

Apa dasar administrasi dan status hukumnya?

Apakah perpindahan ini bagian dari proses bisnis normal atau ada mekanisme lain yang belum terungkap?

Tim investigasi telah mencoba melakukan konfirmasi kepada Humas PT Timah, Rizali. Pesan konfirmasi terpantau telah terbaca (centang biru), namun hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban resmi yang diberikan.

Desakan Transparansi dan Penyelidikan
Melihat rangkaian fakta di lapangan, tim investigasi awak media meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung untuk melakukan penyelidikan menyeluruh atas temuan ini guna memastikan tidak ada potensi kerugian negara.

Sebagai perusahaan yang mengelola sumber daya strategis negara, PT Timah diharapkan dapat menyampaikan keterbukaan informasi kepada publik. Transparansi dinilai penting untuk mencegah berkembangnya opini liar dan menjaga kepercayaan masyarakat Bangka Belitung.

Hingga kini, aktivitas pemindahan tin slag tersebut masih menyisakan tanda tanya besar. Publik menunggu penjelasan resmi: apakah ini sekadar relokasi logistik, atau ada cerita lain di balik pergerakan ribuan ton terak timah bernilai ekonomis tersebut?

(HR/TIM) 

Aklamasi di Musorkab XI, Yogi Kurniawan Resmi Nahkodai KONI Indramayu

Indramayu – Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) XI KONI Indramayu 2026 berlangsung penuh semangat persatuan. Bertempat di Aula Bank Jabar Banten, Kamis (12/2/2026), Yogi Kurniawan, S.T. resmi terpilih sebagai Ketua KONI Kabupaten Indramayu secara aklamasi.

Dari total 40 cabang olahraga (cabor) yang terdaftar, sebanyak 38 cabor hadir dalam forum tertinggi olahraga tingkat kabupaten tersebut. Sebanyak 34 cabor secara terbuka menyatakan dukungan kepada Yogi. Dukungan mayoritas itu mengantarkannya ditetapkan sebagai ketua periode mendatang tanpa voting.

"Ini sebuah proses demokrasi yang sangat kondusif. Mudah-mudahan aspirasi dari teman-teman ini, saya sebagai Ketua KONI yang baru diberikan kekuatan untuk menjadi pribadi yang amanah. Amin," ujar Yogi usai penetapan.

Suasana Musorkab XI disebut berlangsung tertib, hangat, dan penuh nuansa kekeluargaan. Bagi Yogi, soliditas antar cabor menjadi fondasi penting untuk membawa olahraga Indramayu naik kelas.

Dirinya menyampaikan apresiasi kepada seluruh perwakilan cabor yang telah menjaga kondusivitas forum. Menurutnya, kebersamaan adalah kunci jika ingin prestasi olahraga daerah berbicara di level yang lebih tinggi.

Yogi menegaskan, kepemimpinannya akan difokuskan pada peningkatan prestasi atlet, baik di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Untuk itu, dirinya menilai perlu perumusan program yang matang dan tepat sasaran.

"Kami akan membangun kepengurusan baru yang kompeten, namun tetap berkolaborasi dengan pengurus lama serta para sesepuh olahraga di Indramayu. Kolaborasi ini penting agar kesinambungan program tetap terjaga," jelasnya.

Sejumlah program prioritas akan disiapkan, mulai dari peningkatan kualitas pelatih, pemusatan latihan yang terstruktur, hingga penguatan mental bertanding atlet. Yogi menekankan, pembinaan tidak bisa dilakukan secara parsial.

"Sinergi antara KONI, cabor, pelatih, atlet, orang tua, dan pemerintah daerah itu mutlak. Kalau semua bergerak bersama, hasilnya pasti lebih maksimal," tegasnya.

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Yogi menyadari tantangan pembinaan olahraga ke depan tidak ringan. Namun ia memastikan kondisi tersebut tidak akan menjadi alasan untuk menurunkan target prestasi.

"Kami paham sekarang eranya efisiensi. Karena itu, kami akan melakukan improvisasi, mencari jalan keluar melalui sponsor maupun kerja sama dengan pihak-pihak lain. Semua itu demi pembinaan yang lebih maksimal bagi cabang olahraga," ujarnya.

Dirinya pun berharap dukungan pemerintah daerah tetap optimal, mengingat olahraga menjadi salah satu pilar penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Terpilihnya Yogi Kurniawan secara aklamasi dinilai menjadi momentum baru bagi kebangkitan olahraga Kabupaten Indramayu. Dengan dukungan mayoritas cabor dan semangat kebersamaan yang terbangun, dirinya optimistis KONI Indramayu akan semakin solid.

"KONI ini milik kita bersama. Kalau kita kompak dan fokus pada pembinaan, saya yakin prestasi olahraga Indramayu bisa meningkat dan membanggakan, baik di tingkat regional maupun nasional," pungkasnya.



Kini, publik olahraga Indramayu menanti gebrakan nyata dari kepengurusan baru menuju prestasi yang lebih tinggi dan pembinaan atlet yang berkelanjutan. (Wira)

Coffee Morning Forkopimda Wonosobo: Jaga Kondusivitas Jelang Ramadhan 1447 H



Wonosobo – Pemerintah Daerah Kabupaten Wonosobo bersama Forkopimda menggelar acara coffee morning sebagai sarana silaturahmi dan koordinasi untuk menjaga situasi keamanan, kenyamanan, ketertiban, serta kondusivitas daerah menjelang dan selama bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M.Acara yang digelar di salah satu lokasi strategis di Wonosobo ini dihadiri Bupati Wonosobo H. Afif Nurhidayat, S.Ag., serta perwakilan TNI, Polri, dan unsur terkait lainnya. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat sinergi antar-aparat dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas yang biasanya meningkat saat menjelang hari raya keagamaan. (12/2/2026)

Kasdim 0707/Wonosobo Mayor Arh Siswoto Nurharjo, yang mewakili Dandim Letkol Inf Yoyok Suyitno, menyampaikan pentingnya kewaspadaan bersama menghadapi lonjakan kebutuhan ekonomi masyarakat. "Menjelang dan selama bulan suci Ramadhan, kebutuhan ekonomi meningkat, harga sembako dan barang kebutuhan lainnya biasanya naik. Hal ini bisa membawa dampak positif sekaligus negatif, termasuk potensi peningkatan angka kriminalitas," ujar Mayor Siswoto.

Kasdim menegaskan, Kodim 0707/Wonosobo siap mendukung Polri dalam mempertebal pengamanan. "Kami dari Kodim 0707/Wonosobo siap membantu memperkuat keamanan agar Kabupaten Wonosobo tetap aman dan kondusif, terutama menjelang Ramadhan tahun ini. Sehingga umat Muslim dapat melaksanakan ibadah puasa dengan tenang dan khusyuk," tambahnya. 

Upaya konkret yang akan dilakukan Kodim 0707/Wonosobo adalah melaksanakan patroli ke wilayah-wilayah yang dianggap rawan guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. "Kita bersinergi dengan aparat penegak hukum lainnya agar tercipta kedamaian dan kenyamanan dalam pelaksanaan ibadah puasa," tegas Mayor Siswoto.
Sementara itu, Bupati Wonosobo H. Afif Nurhidayat, S.Ag., menyikapi beberapa kejadian terkini di wilayahnya. Ia berharap situasi Kabupaten Wonosobo selalu aman dan terkendali. "Melalui acara coffee morning ini, Forkopimda bisa saling silaturahmi dan cepat menyikapi situasi keadaan di Kabupaten Wonosobo dengan tanggap dan cepat," kata Bupati Afif.

Menurutnya, menjelang Ramadhan 1447 H tahun 2026 ini, diharapkan Kabupaten Wonosobo tetap kondusif melalui upaya pencegahan dini dan deteksi dini terhadap segala potensi permasalahan. "Kami dari Pemerintah Daerah mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur intelijen dan instansi lainnya yang telah melakukan deteksi dini dan cegah dini, sehingga Kabupaten Wonosobo bisa tercipta kondusif dan aman," ucapnya.

Bupati Afif juga menyinggung kasus-kasus spesifik yang perlu diwaspadai. "Terkait peredaran uang palsu yang sempat terjadi di Kecamatan Kertek, jangan sampai terulang lagi. Penanganan harus cepat agar tidak berulang di wilayah Kabupaten Wonosobo," ingatnya.Selain itu, ia menekankan penertiban peredaran petasan menjelang dan selama Ramadhan. "Peredaran petasan di bulan Ramadhan perlu ditertibkan lagi agar tidak mengganggu umat Muslim yang sedang melaksanakan ibadah puasa," pungkas Bupati H. Afif Nurhidayat.

Acara coffee morning ini diharapkan menjadi langkah awal yang efektif dalam membangun kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kerukunan dan keamanan daerah selama bulan suci Ramadhan. 

(Yudhi)
Pendim0707

Dit Polairud Polda Babel Ungkap Kasus Peleburan Timah Ilegal, Tersangka Berpotensi Di Hukum 5 Tahun Penjara.



Direktorat Polairud Polda Bangka Belitung menggerebek sebuah gudang di Desa Batu Rusa, Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka, Selasa (10/2/26) sore.

Gudang tersebut diketahui dijadikan tempat untuk peleburan (pemurnian) pasir timah menjadi balok secara ilegal.

Terkait pengungkapan kasus itu turut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol Agus Sugiyarso.

"Ya benar, Selasa sore tim dari Subdit Gakkum Dit Polairud Polda Babel berhasil mengggerebek salah satu gudang di Kabupaten Bangka yang disinyalir melakukan aktivitas ilegal peleburan pasir timah,"kata Agus di Mapolda, Kamis (12/2/26) pagi.

Dalam penggerebekan itu, Tim Subdit Gakkum berhasil mengamankan satu orang pekerja dan 12 keping balok timah serta peralatan 

"Ada satu pekerja yang diamankan dilokasi termasuk 12 keping balok timah yang sudah dicetak kurang lebih seberat 300 kilogram. Saat ini sudah di Mako Polairud,"ujarnya.

Usai diamankan, pekerja digudang tersebut mengakui bahwa pemilik dari gudang peleburan timah ilegal yakni berinisal MJ alias W alias Jepang (31) warga Batu Rusa Kabupaten Bangka.

"Berdasarkan pengakuan pekerja, Tim kemudian menangkap MJ alias W alias Jepang. Saat ini yang bersangkutan sudah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka,"terangnya.

Lebih lanjut, Agus menerangkan hingga saat ini Subdit Gakkum Dit Polairud Polda Babel masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka.

Dari hasil pemeriksaan, kata Agus, pasir timah yang dileburkan di gudang tersangka dibeli dari penambangan pasir timah di Perairan DAS Jada Bahrin Merawang Kabupaten Bangka.

Agus menambahkan, atas perbuatannya tersangka dikenakan Pasal 161 UU nomor 2 Tahun 2025 tentang perubahan keempat atas UU Nomor 4 tahun 2009 tentang Minerba Jo UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian pidana Pasal 161.

"Setiap orang yang menampung, memanfaatkan, melakukan pengolahan dan atau pemurnian, pengembangan dan/atau pemanfaatan, pengangkutan, penjualan Mineral dan/atau Batubara yang tidak berasal dari pemegang IUP, IUPK, IPR, SIPB atau izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 ayat (3) huruf c dan huruf g, Pasal 104, atau Pasal 105 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun,"pungkasnya.

(HR) 

Miris, Perkuburan Dijadikan Lokasi Transaksi Narkoba, Polres Bangka Barat Amankan Pria Berinisial AS



Bangka Barat, Peredaran narkotika kian meresahkan. Kali ini, lokasi yang seharusnya menjadi tempat peristirahatan terakhir justru diduga dimanfaatkan sebagai tempat transaksi narkoba. 

Sat Resnarkoba Polres Bangka Barat mengamankan seorang pria berinisial AS (40) di kawasan seputaran Pemakaman Kristen, Kampung Menjelang Baru, Kecamatan Mentok.

Penangkapan dilakukan pada Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 00.05 WIB, setelah anggota menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso menyampaikan bahwa penindakan ini berawal dari laporan warga yang resah terhadap dugaan peredaran narkotika di area pemakaman.

"Kami sangat menyayangkan adanya dugaan transaksi narkotika yang dilakukan di area pemakaman. Tempat yang seharusnya sakral dan dihormati justru disalahgunakan untuk aktivitas melanggar hukum," ujar Iptu Yos Sudarso.

Saat dilakukan penggeledahan terhadap tersangka AS, petugas menemukan satu paket sabu. Dari hasil interogasi awal, tersangka mengakui masih menyimpan narkotika lainnya di sebuah rumah pohon di sekitar lokasi.

Tim kemudian melakukan pengembangan dan menemukan tambahan 13 paket sabu ukuran kecil serta 1 paket ukuran besar.

Total barang bukti sabu yang diamankan memiliki berat bruto 4,59 gram, berikut sejumlah barang lain yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran, di antaranya timbangan digital, plastik klip kosong, potongan pipet, dua unit handphone, yserta satu unit sepeda motor.

Menurut Iptu Yos, pihaknya akan terus melakukan patroli dan penindakan tegas terhadap segala bentuk peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Bangka Barat.

"Tidak ada ruang bagi pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Bangka Barat. Kami akan tindak tegas siapa pun yang terlibat. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan," tegasnya.

Saat ini, tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mako Polres Bangka Barat untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Polres Bangka Barat menegaskan komitmennya dalam menjaga wilayah tetap bersih dari narkoba, termasuk menertibkan titik-titik yang dianggap rawan dijadikan lokasi transaksi.

(HR) 

Piket Koramil 04/Jebres Bersama Linmas Laksanakan Patroli Malam, Wujudkan Wilayah Tetap Aman Dan Kondusif

Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serka E lau We  melaksanakan Patroli malam bersama Linmas di seputaran wilayah Kecamatan Jebres, Rabu (11/02/2026) malam.

Ditegaskan Serka E Lau We Patroli malam dilakukan secara rutin oleh piket koramil dengan sasaran tempat-tempat yang dianggap rawan dari tindak kejahatan dan kriminal di wilayah kecamatan Jebres.

"Dalam patroli ini kami selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan situasi lingkungan di sekitar wilayah kecamatan Jebres."tegasnya.

"Kegiatan Patroli ini akan terus kita lakukan secara rutin demi menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif."pungkas Serka E Lau We.

Penulis : Arda 72

Razia Tengah Malam Ungkap Puluhan Botol Miras Oplosan di Kota Cirebon


Cirebon Kota – Kepolisian Resor Cirebon Kota melalui jajaran Satuan Reserse Kriminal melaksanakan razia minuman keras oplosan sebagai langkah penindakan terhadap peredaran miras ilegal yang berpotensi membahayakan kesehatan dan keselamatan masyarakat, pada Rabu malam (11/02/2026).

Kegiatan razia tersebut dilaksanakan sekitar pukul 23.30 WIB oleh Piket Siaga Reskrim Regu E Sat Reskrim Polres Cirebon Kota yang bergerak menyisir sejumlah titik di wilayah hukum Polres Cirebon Kota berdasarkan informasi dan pemantauan lapangan terkait dugaan peredaran minuman keras tanpa izin.

Razia dipimpin oleh IPDA Gunawan, S.H., M.M., bersama IPDA Dwi Anas R., S.H., M.H., dengan sasaran penjual serta penyimpan minuman keras oplosan yang dinilai berpotensi memicu gangguan ketertiban dan membahayakan kesehatan masyarakat.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa minuman keras jenis tuak sebanyak 60 botol serta 12 botol minuman keras merek Singaraja yang diduga diedarkan tanpa izin resmi.

Petugas juga melakukan pendataan terhadap dua orang pemilik minuman keras berinisial F.M. (26), warga Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, dan A.S. (36), warga Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, yang diduga terlibat dalam penyimpanan dan peredaran miras tersebut.

Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP Adam Gana, S.T.K., S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa razia minuman keras oplosan merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menekan peredaran miras ilegal yang kerap menjadi pemicu tindak pidana serta konflik sosial di tengah masyarakat.

Menurut AKP Adam Gana, minuman keras oplosan memiliki risiko tinggi terhadap kesehatan karena kandungan yang tidak terkontrol dan dapat menimbulkan dampak fatal bagi konsumen, sehingga penindakan dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

Dalam penanganan perkara tersebut, petugas telah mengamankan seluruh barang bukti, mencatat identitas pemilik, melakukan dokumentasi, serta menyampaikan laporan kepada pimpinan guna proses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat agar tidak mengonsumsi maupun memperjualbelikan minuman keras oplosan dalam bentuk apa pun, karena selain melanggar hukum juga membahayakan keselamatan diri dan lingkungan sekitar.

AKP M. Aris Hermanto menegaskan bahwa masyarakat dapat berperan aktif dalam mencegah peredaran miras ilegal dengan segera memberikan informasi melalui Call Center 110, WhatsApp Lapor Kapolres Bae, atau WhatsApp Tim Maung Presisi 851 sebagai langkah bersama menjaga Kota Cirebon dari dampak buruk minuman keras oplosan.

((Bang keling))

Rabu, 11 Februari 2026

Hadiri Pelantikan Mabicab 2025–2030, Kapolresta Cirebon Tegaskan Pramuka Mitra Strategis Pembinaan Generasi Taat Hukum

CIREBON – Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri langsung Pelantikan Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Kabupaten Cirebon Masa Bakti 2025–2030 yang digelar di Pendopo Bupati Cirebon, Jl. Kartini No.7, Kelurahan Kejaksan, Kota Cirebon, Rabu (11/2/2026).

Kehadiran Kapolresta Cirebon bukan sekadar memenuhi undangan seremonial, namun sebagai bentuk komitmen kuat Polresta Cirebon dalam mendukung Gerakan Pramuka sebagai mitra strategis kepolisian dalam membina generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan taat hukum.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua Kwarda Jawa Barat Dr. Drs. H. Herman Suryatman, M.Si., Bupati Cirebon (Ketua Mabicab Cirebon) Drs. H. Imron, M.Ag., Danlanal Cirebon Letkol Laut (P) Faisal Yanova Tanjung, S.E., M.Tr.Opsla., Ketua Kwarcab Cirebon H. Ronianto, S.Pd., M.M., Ketua LPK Kaeriri, S.Pd., para pengurus Kwarcab, serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian acara berlangsung khidmat mulai dari pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Hymne Satya Dharma Pramuka, pembacaan doa, prosesi pelantikan Mabicab, Pengurus Kwarcab dan LPK masa bakti 2025–2030, hingga penandatanganan berita acara dan penyematan tanda jabatan.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama menegaskan bahwa pembinaan karakter generasi muda merupakan investasi jangka panjang dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang disiplin, berintegritas, serta memiliki semangat kebangsaan yang kuat. Ini sejalan dengan tugas Polri dalam menciptakan masyarakat yang tertib dan taat hukum,” tegasnya.

Ia menambahkan, Polresta Cirebon siap memperkuat sinergi dengan Kwarcab Kabupaten Cirebon melalui berbagai program pembinaan, edukasi kamtibmas, serta kegiatan sosial kemasyarakatan yang melibatkan anggota Pramuka.

Menurutnya, di tengah tantangan era digital dan derasnya pengaruh budaya luar, kehadiran Pramuka sangat relevan sebagai benteng moral dan karakter generasi muda.

“Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan Gerakan Pramuka harus terus diperkuat. Dengan pembinaan yang tepat, kita tidak hanya mencetak generasi cerdas, tetapi juga generasi yang memiliki kepedulian sosial, semangat gotong royong, serta kesadaran hukum yang tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pramuka menjadi salah satu pilar pendidikan karakter dalam menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045. Hal senada juga disampaikan Ketua Kwarda Jawa Barat yang menekankan pentingnya pembinaan usia 7–25 tahun sebagai fokus utama Gerakan Pramuka.

Melalui pelantikan Mabicab ini, Kapolresta Cirebon berharap kepengurusan baru dapat semakin aktif berkolaborasi dengan seluruh unsur Forkopimda dalam membangun generasi muda Kabupaten Cirebon yang tangguh, berkarakter Pancasila, serta menjadi pelopor keamanan dan ketertiban di lingkungannya masing-masing.

((A, Rahmat))