Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Piket Koramil 04/Jebres Laksanakan Patroli Malam Bersama Linmas

Surakarta - Piket Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Peltu Sugeng H bersama Linmas melaksanakan patroli malam di wilayah Kec. Jebre...

Postingan Populer

Jumat, 10 Juli 2026

Piket Koramil 04/Jebres Laksanakan Patroli Malam Bersama Linmas

Surakarta - Piket Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Peltu Sugeng H bersama Linmas melaksanakan patroli malam di wilayah Kec. Jebres, Kamis (09/07/2026) 

Ditegaskan Peltu Sugeng Patroli dilaksanakan karena pada malam hari adalah saat rawan terhadap gangguan kamtibmas dan untuk pastikan wilayah dalam situasi kondusif.

"Kami melaksanakan patroli bersama linmas di wilayah Kec. Jebres, patroli rutin di laksanakan utk menciptakan suasana aman bagi masyarakat."ujarnya.

"Diharapkan dengan dilaksankanya patroli dapat menciptakan suasana aman dan nyaman bagi warga masyarakat."tukasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Diduga Pembangunan TPS3R di Wonosobo Tidak Sesuai SOP, Tim KJN Minta Aparat dan Kementerian Lakukan Investigasi



WONOSOBO – Tim KJN mengungkap hasil investigasi lapangan terkait pelaksanaan Program Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di sejumlah desa di Kabupaten Wonosobo. Program yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN dan APBD Tahun Anggaran 2024 tersebut diduga tidak sepenuhnya dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP), khususnya terkait pengadaan mesin dan sarana pendukung.

Program TPS3R dibangun sebagai upaya pemerintah mengoptimalkan pengelolaan sampah menyusul kondisi Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Wonorejo yang dinilai sudah kritis. Sebanyak lima desa menjadi penerima manfaat, yakni Desa Sendangsari (Garung), Desa Adiwarno (Selomerto), Desa Semayu (Selomerto), Desa Kapencar (Kertek), dan Desa Sojokerto (Leksono).

Dalam investigasinya, Tim KJN mendatangi lokasi TPS3R di Desa Adiwarno dan Desa Sojokerto serta melakukan konfirmasi kepada pemerintah desa dan para pekerja. Salah seorang pekerja mengaku telah bekerja sekitar lima bulan dengan gaji Rp2.500.000 per bulan. Ia juga menyampaikan bahwa mesin yang tersedia dinilai belum mampu mengolah seluruh sampah yang masuk.

Menurut keterangannya, sebagian sampah plastik bahkan masih dipisahkan dan dibakar secara manual karena keterbatasan kapasitas alat yang tersedia.

Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, Tim KJN menduga mesin pencacah sampah yang terpasang di beberapa TPS3R merupakan mesin rakitan berbasis diesel dengan kapasitas yang dinilai tidak sesuai kebutuhan. Selain itu, proses pemilahan sampah disebut masih dilakukan secara manual menggunakan peralatan sederhana, sedangkan pembakaran sampah juga masih dilakukan secara manual.

Tim KJN menilai apabila dugaan tersebut benar, maka kondisi tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi teknis maupun SOP program TPS3R yang semestinya dilengkapi sarana pengolahan sampah yang memadai sesuai petunjuk teknis pemerintah.

Program TPS3R dengan nilai anggaran sekitar Rp5 miliar tersebut disebut meliputi pembangunan gedung, pengadaan mesin pengolah sampah, alat pemilah, fasilitas pembakaran, kendaraan roda tiga, serta perlengkapan operasional lainnya.

Tim KJN juga mempertanyakan kesesuaian spesifikasi barang yang diterima oleh desa-desa penerima manfaat, mengingat menurut hasil investigasi terdapat perbedaan kondisi fasilitas antar lokasi.

Pada 14 April 2026, Tim KJN mendatangi kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wonosobo untuk meminta klarifikasi. Namun, Kepala Dinas disebut tidak dapat ditemui karena sedang mengikuti rapat. Tim kemudian diterima oleh pejabat di lingkungan sekretariat DLH.

Dalam pertemuan tersebut, pihak DLH menjelaskan bahwa pengadaan barang telah dilaksanakan sesuai prosedur dan barang dikirim langsung ke desa penerima manfaat. Namun, menurut Tim KJN, sejumlah pertanyaan terkait dugaan ketidaksesuaian spesifikasi mesin dan kondisi operasional di beberapa TPS3R belum memperoleh penjelasan yang memuaskan.

Tim KJN juga menyatakan telah berupaya meminta keterangan langsung kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup, namun hanya memperoleh jawaban singkat bahwa penjelasan telah disampaikan melalui Sekretaris Dinas dan staf terkait.

ketum KJN Cakmet berharap Kementerian Lingkungan Hidup maupun aparat penegak hukum dapat melakukan inspeksi kelapangan dan pemeriksaan menyeluruh terhadap pelaksanaan Program TPS3R di lima desa penerima manfaat tersebut.

 apabila ditemukan adanya penyimpangan dari ketentuan maupun spesifikasi yang telah ditetapkan, maka hal tersebut perlu ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi lebih lanjut dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonosobo terkait substansi dugaan tersebut.

( tim KJN )
Uploaded Image

Gerakan ASRI, Personel Polsek Panongan Ciptakan Lingkungan Kerja Bersih dan Nyaman


Uploaded Image


TANGERANG – Dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang bersih, rapi, dan nyaman, jajaran personel Polsek Panongan, Polresta Tangerang, melaksanakan Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah) di lingkungan Mapolsek Panongan, Kabupaten Tangerang, Jumat (10/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti oleh sebanyak 15 personel Polsek Panongan. Seluruh anggota bergotong royong membersihkan area pelayanan publik, ruang kerja, halaman, serta lingkungan sekitar mako guna menciptakan suasana kerja yang lebih tertata dan kondusif.

Kapolsek Panongan, IPTU Irruandy Aritonang, SH, mengatakan bahwa Gerakan ASRI merupakan bentuk komitmen Polsek Panongan dalam menjaga kebersihan dan kerapihan lingkungan kerja sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Uploaded Image

"Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta ruang kerja yang bersih, sehat, dan nyaman sehingga mampu menunjang kesiapan personel dalam menjalankan tugas serta memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat," ujarnya.

Selain memperindah lingkungan kantor, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab, kebersamaan, dan disiplin personel dalam menjaga fasilitas kerja agar tetap bersih dan layak digunakan.

Dengan lingkungan kerja yang tertata, Polsek Panongan berharap pelayanan kepolisian kepada masyarakat dapat berlangsung semakin maksimal, profesional, dan humanis.





Toher Aswi

Perkuat Kebersamaan Dengan Warga, Kodim Surakarta Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Surakarta - Semarak pertandingan sepak bola Piala Dunia 2026 semakin terasa hingga pelosok negeri, tak terkecuali di Wilayah Kota Surakarta.

Komando Distrik Militer (Kodim) 0735/Surakarta pun memanfaatkan momentum Piala Dunia 2026 ini untuk mempererat hubungan dengan masyarakat.

 Pasiter Kodim Kapten Inf Sukardi mengungkapkan, jajaran Koramil di satuan teritorial Surakarta secara bergantian menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia bersama warga tanpa terkecuali bersama dengan warga masyarakat.

Terbaru, Kodim 0735/Surakarta menggelar Nobar pertandingan antara Perancis vs Maroko pada Jum'at (10/7/2026) dini hari.

“Olahraga khususnya sepak bola, memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai kalangan. Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat," ujarnya.

Momentum Nobar juga sebagai wujud menumbuhkan semangat nasionalisme di tengah masyarakat. "Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus memperkuat rasa persatuan, kekompakan, dan menjaga kondusivitas lingkungan," tandasnya.

Penulis : Arda ,72
Uploaded Image

Dukung Tugas Teritorial, Babinsa Joyotakan Puldatater

Surakarta – Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas pembinaan teritorial di wilayah binaan, Serka Sudiyono Babinsa Kelurahan Joyotakan, anggota Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta melaksanakan kegiatan Pengumpulan Data Teritorial (Puldatater) di Kantor Kelurahan Joyotakan Kec. Serengan ,Kota Surakarta. Jum'at 10 Juli  2026. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas rutin Babinsa guna memperbarui data kewilayahan, seperti data geografi, demografi, dan kondisi sosial masyarakat di wilayah binaan. Data tersebut menjadi acuan penting dalam perencanaan kegiatan pembinaan teritorial dan mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI AD di wilayah. 

Dalam pelaksanaan Puldatater, Babinsa berkoordinasi langsung dengan perangkat keluaran kasi pemerintahan Bpk Joko purwanto dan staf, guna memastikan akurasi dan validitas data yang diperoleh. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang komunikasi sosial untuk mempererat hubungan antara TNI dengan pemerintah kelurahan Joyotakan,serta masyarakat setempat. 

Babinsa juga menyampaikan bahwa kegiatan Puldatater sangat penting dalam mendukung tugasnya sebagai aparat teritorial. "Data yang valid dan terkini menjadi dasar dalam menyusun rencana kegiatan di wilayah, serta membantu deteksi dini terhadap potensi permasalahan di masyarakat," ujarnya. 

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Kodim 0707/Wonosobo Gelar Nobar dari Bascam Gunung Prau Hingga Pasar pagi


Wonosobo – Kodim 0707/Wonosobo menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 antara Perancis VS Maroko secara serentak di wilayah binaan masing-masing Koramil. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari perintah Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno, S.Sos. kepada seluruh Danramil untuk menyelenggarakan nobar bersama masyarakat sebagai sarana mempererat komunikasi sosial antara TNI dan rakyat.

Dandim menegaskan bahwa kegiatan nobar bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola bersama, tetapi juga menjadi momentum membangun kebersamaan, memperkuat silaturahmi, serta meningkatkan kemanunggalan TNI dengan masyarakat.

"Melalui kegiatan sederhana seperti nonton bareng ini, diharapkan komunikasi antara prajurit dan masyarakat semakin erat. TNI berasal dari rakyat, bekerja bersama rakyat, dan akan selalu hadir di tengah rakyat," ujar Letkol Inf Yoyok Suyitno.

Perintah tersebut langsung ditindaklanjuti oleh para Danramil dengan menggelar nobar di berbagai lokasi. Koramil 05/Kejajar, misalnya, memilih Basecamp Gunung Prau sebagai lokasi nobar yang diikuti warga dan para pendaki. Sementara Koramil 01/Wonosobo menggelar nobar di kawasan Pasar Pagi Wonosobo yang dipadati masyarakat.

Di wilayah lainnya, kegiatan dilaksanakan secara lebih sederhana namun tetap meriah, seperti di pos kamling, balai desa, hingga rumah-rumah warga. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi karena dapat menikmati pertandingan Piala Dunia bersama prajurit TNI dalam suasana penuh keakraban.

Agus, salah seorang warga yang mengikuti nobar, mengaku sangat senang dengan kegiatan tersebut. Menurutnya, menonton pertandingan bersama-sama menghadirkan suasana yang lebih hidup dibandingkan menyaksikan sendirian di rumah.

"Senang sekali ada nobar seperti ini. Suasananya jadi lebih meriah, seru, dan asyik. Kami juga bisa berkumpul dengan tetangga sekaligus berbincang dengan anggota TNI," katanya.

Kodim 0707/Wonosobo berharap kegiatan nobar tersebut dapat menjadi media komunikasi yang efektif antara TNI dan masyarakat. Melalui kebersamaan dalam berbagai kegiatan, diharapkan hubungan yang telah terjalin baik selama ini semakin kuat sehingga TNI dan rakyat terus bersinergi dalam menjaga persatuan, keamanan, dan kondusivitas wilayah.

(Yudhi)
Pendim0707
Uploaded Image

Polsek Panongan Kawal Pascapanen Jagung Program Presiden di Desa Ranca Iyuh, Hasil Panen Siap Disalurkan ke BULOG


Uploaded Image


Kabupaten Tangerang – Polsek Panongan melalui Bhabinkamtibmas Desa Ranca Iyuh terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional melalui pendampingan kegiatan panen dan pascapanen jagung Kuartal II Program 1 Desa 2 Hektar.

Kegiatan berlangsung pada Kamis, 9 Juli 2026, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai di Kampung Ranca Serdang RT 15/04, Desa Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Ranca Iyuh, Aipda Rio Sumboyo, bersama perwakilan Kelompok Tani, Jasa Pipil, melakukan pemantauan langsung terhadap proses pascapanen jagung.

Selain pelaksanaan panen, rangkaian kegiatan juga meliputi proses pemipilan dan penjemuran jagung sebagai tahapan penting sebelum hasil panen didistribusikan. Selanjutnya, hasil panen tersebut direncanakan akan disalurkan kepada Perum BULOG sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Uploaded Image

Kapolsek Panongan, IPTU Irruandy Aritonang, S.H., menyampaikan bahwa kehadiran personel Polri dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Melalui pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas, diharapkan sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan kelompok tani semakin kuat sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menyukseskan program ketahanan pangan yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta menjadi wujud nyata kolaborasi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam mendukung terciptanya kemandirian pangan di wilayah Kabupaten Tangerang.





Toher Aswi

Kamis, 09 Juli 2026

Sukses Jaga Perairan Bali, Kombes Nurodin Raih Award High Integrity



​Denpasar, – Komitmen dalam mengedepankan integritas, kepedulian sosial, dan profesionalisme mengantarkan Direktur Polairud Polda Bali, Kombes Pol. Nurodin, S.I.K., M.H., meraih Influential Leader Awards 2026 kategori High Social Awareness & Integrity Leader dari Pusat Kajian Tokoh-tokoh (PUSKAT) Nusantara.

​Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi Nurodin dalam membangun pelayanan kepolisian yang humanis serta menjaga keamanan wilayah perairan di Bali. Penghargaan diserahkan langsung oleh CEO PUSKAT Nusantara, Prof. Dr. M. Kurjum, pada Kamis (9/7/2026). Penghargaan ini diberikan kepada pemimpin yang dinilai memiliki integritas tinggi, kepedulian sosial kuat, serta mampu memberikan dampak positif melalui kepemimpinan inspiratif.

​CEO PUSKAT Nusantara, Prof. Dr. M. Kurjum, menjelaskan bahwa penetapan penerima penghargaan dilakukan melalui proses penilaian ketat dengan sejumlah indikator, antara lain integritas pribadi, kualitas kepemimpinan, kepedulian terhadap masyarakat, inovasi pelaksanaan tugas, rekam jejak pengabdian, serta kontribusi nyata dalam membangun kepercayaan publik.

​"Kombes Pol. Nurodin sangat layak menerima PUSKAT Nusantara Influential Leader Awards 2026 kategori High Social Awareness & Integrity Leader. Beliau menunjukkan kepemimpinan berintegritas, memiliki kepedulian sosial tinggi, serta mampu menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional dan humanis. Komitmennya dalam menjaga keamanan wilayah perairan sekaligus membangun sinergi dengan masyarakat menjadi alasan utama penghargaan ini," ujar Kurjum.

​Di bawah kepemimpinan Nurodin, Direktorat Polairud Polda Bali dinilai terus memperkuat pemeliharaan keamanan dan ketertiban di wilayah perairan, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pesisir, mendukung kegiatan kemanusiaan, serta mempererat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa kepemimpinan yang berlandaskan integritas mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

​Menanggapi penghargaan tersebut, Kombes Pol. Nurodin menyampaikan rasa syukur dan apresiasi. Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel Direktorat Polairud Polda Bali yang senantiasa mengedepankan semangat pengabdian.

​"Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada PUSKAT Nusantara. Bagi saya, penghargaan ini bukan sekadar kebanggaan, melainkan amanah untuk terus memberikan pengabdian terbaik. Penghargaan ini saya persembahkan kepada seluruh personel Ditpolairud Polda Bali yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Semoga ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan profesionalisme dan menjaga keamanan wilayah perairan demi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara," ungkap Nurodin.

​Penganugerahan PUSKAT Nusantara Influential Leader Awards 2026 diharapkan menjadi motivasi bagi para pemimpin di berbagai sektor untuk terus mengedepankan nilai-nilai integritas dan kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan publik. (HR/red)

Respons Cepat Polres Bangka Barat Tangani Kecelakaan Tunggal di Simpang Teritip, Korban Langsung Dievakuasi



Bangka Barat, Kesigapan personel Polres Bangka Barat kembali terlihat dalam penanganan kecelakaan lalu lintas tunggal yang terjadi di Jalan Raya Pangkalpinang–Muntok, Desa Simpang Gong, Kecamatan Simpang Teritip, Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 16.45 WIB.

Peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor Honda Karisma warna merah hitam tanpa nomor polisi yang dikendarai Sunardi (56), warga Kampung Senang Hati, Kecamatan Muntok. Saat itu, korban membonceng istrinya, Parida (55), sambil membawa muatan buah kelapa dan rambutan menggunakan ragak.

Saat melintasi tikungan, sepeda motor diduga kehilangan keseimbangan hingga oleng dan masuk ke dalam bandar di sisi jalan.

Akibat kecelakaan itu, Sunardi mengalami luka lecet di lutut dan memar di bahu, sedangkan Parida mengalami luka lecet di dagu serta luka robek di pipi kanan. 

Keduanya segera dievakuasi ke Puskesmas Simpang Teritip untuk mendapatkan penanganan medis.
Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui PS Kasi Humas Polres Bangka Barat Ipda Yos Sudarso mengatakan respons cepat personel menjadi prioritas dalam setiap laporan kecelakaan lalu lintas.

"Begitu menerima laporan, personel Polres Bangka Barat bersama Polsek Simpang Teritip langsung bergerak menuju lokasi. Fokus utama kami adalah memberikan pertolongan kepada korban, mengamankan lokasi kejadian, mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar, serta melakukan langkah-langkah kepolisian untuk penanganan lebih lanjut," ujar Ipda Yos Sudarso.

Ia menambahkan, kendaraan yang terlibat telah diamankan sebagai barang bukti, sementara penanganan perkara selanjutnya dilakukan oleh Unit Laka Satlantas Polres Bangka Barat.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara. Pastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, hindari membawa muatan yang berlebihan sehingga memengaruhi keseimbangan kendaraan, serta tetap berhati-hati, terutama saat melintasi tikungan maupun jalan yang berpotensi membahayakan," tutupnya.

(HR) 

Warga Manfaatkan Layanan Polisi 110, Saat Seorang Pria Ditemukan Gantung Diri di Mundu

Cirebon Kota – Jajaran Polres Cirebon Kota melalui Polsek Mundu bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait penemuan seorang pria dalam keadaan gantung diri di sebuah rumah di wilayah Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. Laporan tersebut diterima melalui layanan darurat kepolisian 110 yang diakses oleh perangkat desa setempat setelah mendapat informasi dari saksi di lokasi kejadian.

Peristiwa bermula pada Kamis (9/7/2026) pagi, sekitar pukul 05.30 WIB, ketika Sdri. S. (43), istri korban, terbangun dan mendapati suaminya, S. (47), tidak berada di sampingnya. Saksi kemudian mencari ke seluruh bagian rumah dan mendapati suaminya dalam kondisi tergantung di pintu kamar mandi menggunakan seutas tali tambang berwarna kuning, lokasi kejadian berada di Desa Suci, Kec. Mundu, Kab. Cirebon.

Kaget dan panik menyaksikan peristiwa tersebut, Sdri. S. segera berteriak meminta pertolongan tetangga. Beberapa warga sekitar yang mendengar teriakan saksi kemudian bergegas mendatangi lokasi dan berupaya memberikan pertolongan. Namun, kondisi korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Warga setempat kemudian mengarahkan saksi untuk melaporkan kejadian ini melalui perangkat desa setempat.

Perangkat Desa Suci yang menerima informasi dari warga segera bertindak dengan menghubungi layanan darurat kepolisian melalui nomor 110. Laporan yang masuk melalui call center kepolisian ini kemudian langsung diteruskan ke jajaran Polsek Mundu untuk segera dilakukan penanganan di lapangan. Pemanfaatan layanan Polisi 110 terbukti efektif mempercepat respons kepolisian dalam merespons setiap laporan darurat dari masyarakat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Plt. Kapolsek Mundu Iptu Awan Kurniawan, S.Pd., langsung memimpin personel gabungan untuk mendatangi Tempat Kejadian Perkara. Tim yang diterjunkan terdiri atas anggota Reskrim, Intelkam, serta Unit Inafis Polres Cirebon Kota untuk melakukan olah TKP dan identifikasi secara ilmiah guna memastikan penyebab kematian korban.

Awan Kurniawan, menyatakan bahwa berdasarkan hasil olah TKP sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. "Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, tidak ditemukan adanya luka akibat benda tumpul atau tajam, serta tidak ada indikasi perlawanan di sekitar kamar mandi. Kondisi ini mengarah pada dugaan kuat bahwa korban melakukan perbuatan bunuh diri," jelas Kapolsek saat ditemui di lokasi kejadian.

Lebih lanjut, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, terutama Sdri. S. selaku istri korban, almarhum S. tidak memiliki riwayat penyakit kronis maupun permasalahan keluarga yang signifikan. Namun demikian, keluarga mengakui bahwa dalam beberapa pekan terakhir, korban terlihat lebih pendiam dan sering menyendiri tanpa mengungkapkan keluh kesahnya kepada siapapun. Keluarga merasa tidak menyadari adanya tanda-tanda mengkhawatirkan secara kasat mata.

Sementara itu, pihak keluarga korban secara tegas menyatakan keberatan untuk dilakukan tindakan otopsi terhadap jenazah. Pernyataan keberatan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan bermaterai yang ditandatangani di Mapolsek Mundu. Petugas kepolisian menghormati keputusan keluarga tersebut mengingat tidak ditemukannya indikasi tindak pidana dalam peristiwa ini. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan secara layak sesuai dengan ajaran agama Islam.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, menegaskan pentingnya pemanfaatan layanan Polisi 110 oleh masyarakat luas. "Layanan Polisi 110 merupakan saluran darurat yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam penuh oleh seluruh masyarakat untuk melaporkan berbagai kejadian, mulai dari tindak kriminalitas, gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, kecelakaan lalu lintas, hingga kondisi-kondisi darurat lainnya yang membutuhkan kehadiran aparat kepolisian," ujar AKP M. Aris Hermanto.

Lebih lanjut, Aris juga menyampaikan edukasi penting terkait kesehatan mental dan pencegahan kasus bunuh diri di lingkungan masyarakat. "Kami mengimbau agar setiap keluarga lebih peduli terhadap kondisi psikologis anggota keluarganya. Perubahan perilaku seperti menarik diri dari pergaulan, kehilangan minat pada aktivitas yang biasa disukai, sering bicara tentang perasaan tidak berharga atau kematian, serta gangguan pola tidur dan makan, merupakan tanda-tanda yang perlu diwaspadai sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan mental," jelasnya. "Jangan ragu untuk membuka komunikasi yang hangat dengan orang terdekat yang sedang mengalami tekanan hidup, dan segera cari bantuan tenaga profesional seperti psikolog atau psikiater jika diperlukan," tambahnya.

AKP M. Aris Hermanto juga mengingatkan bahwa layanan Polisi 110 tidak hanya untuk melaporkan kejadian kriminal, tetapi juga dapat digunakan oleh masyarakat yang melihat atau mengalami situasi darurat yang membahayakan keselamatan jiwa, termasuk ketika seseorang menunjukkan tanda-tanda akan melakukan percobaan bunuh diri. "Kecepatan informasi dari masyarakat sangat membantu aparat kepolisian untuk memberikan pertolongan sedini mungkin. Oleh karena itu, jangan pernah ragu untuk segera menelepon 110 jika Anda menyaksikan hal-hal yang mencurigakan atau membahayakan di sekitar lingkungan Anda," pungkasnya.
Dengan adanya komunikasi yang baik antara masyarakat dan kepolisian melalui Layanan Polisi 110, berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat segera ditangani sehingga tercipta situasi yang aman dan kondusif. Proses evakuasi dan penanganan di TKP berlangsung lancar, berkat koordinasi yang solid antara pihak kepolisian, perangkat desa, serta partisipasi aktif masyarakat setempat. Polres Cirebon Kota pun terus mengoptimalkan pelayanan publik dan siap melindungi masyarakat dari segala bentuk ancaman maupun situasi darurat kapan pun dibutuhkan.

(A, Rahmat)