Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Ciptakan Wilayah Aman Dan Kondusif Piket Koramil 01/Laweyan Bersama Linmas Laksanakan Patroli Malam

Surakarta - Piket Koramil 01/Laweyan Kodim Surakarta Sertu Yuli Sih Murdiyanto melaksanakan patroli malam bersama linmas di seputaran w...

Postingan Populer

Jumat, 17 Juli 2026

Ciptakan Wilayah Aman Dan Kondusif Piket Koramil 01/Laweyan Bersama Linmas Laksanakan Patroli Malam

Surakarta - Piket Koramil 01/Laweyan Kodim Surakarta Sertu Yuli Sih Murdiyanto melaksanakan patroli malam bersama linmas di seputaran wilayah Kec. Laweyan, Kamis (16/07/2027) tadi malam.

Dikatakan Sertu Yuli Sih Patroli malam dilakukan secara rutin oleh Piket Koramil dengan sasaran tempat-tempat yang dianggap rawan dari tindak kejahatan dan kriminal serta obyek-obyek vital di wilayah Kecamatan Laweyan.

"Dalam patroli tersebut, keminselaku Piket Koramil selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan lingkungan disekitar."ujarnya.

"Kami akan terus melaksanakan patroli secara rutin demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif."pungkas Sertu Yuli Sih.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Temuan Hasil Audit Inspektorat di Desa Garung Lor, Tim KJN Soroti Dugaan Lambannya Tindak Lanjut


WONOSOBO – Tim Karya Jurnalis Nusantara (KJN) menyoroti perkembangan penanganan hasil audit Inspektorat Daerah Kabupaten Wonosobo terkait pengelolaan Dana Desa di Desa Garung Lor, Kecamatan Sukoharjo. Tim KJN menilai tindak lanjut atas hasil audit tersebut berjalan lambat dan meminta proses penanganan dilakukan secara transparan serta sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Pada 8 Mei 2026, Tim KJN melakukan investigasi ke Kantor Desa Garung Lor dan bertemu dengan Sekretaris Desa (Sekdes) beserta sejumlah perangkat desa. Saat dikonfirmasi mengenai hasil audit Dana Desa, Sekdes menyampaikan bahwa persoalan tersebut merupakan kewenangan Kepala Desa.

Tidak lama kemudian, Kepala Desa Garung Lor, Fahmi, menemui Tim KJN. Menurut keterangan Tim KJN, Kepala Desa membenarkan adanya audit dari Inspektorat dan menyatakan bahwa dana sekitar Rp600 juta telah dikembalikan ke kas desa melalui transfer.

"Benar ada audit Inspektorat. Uang sekitar Rp600 juta sudah saya kembalikan ke kas desa melalui transfer dan bukti transfernya ada," ujar Kepala Desa sebagaimana disampaikan kepada Tim KJN.

Untuk memastikan informasi tersebut, Tim KJN kembali meminta klarifikasi kepada Sekretaris Desa. Menurut Tim KJN, Sekdes menyampaikan bahwa hingga saat itu dirinya belum mengetahui adanya dana yang masuk ke rekening kas desa maupun menerima bukti transfer sebagaimana disampaikan Kepala Desa.

"Sepengetahuan saya belum ada dana yang masuk ke rekening kas desa dan saya juga belum menerima bukti transfer. Kami juga pernah dimintai keterangan oleh pihak kejaksaan dan saya menyampaikan sesuai yang saya ketahui," ujar Sekdes kepada Tim KJN.

Selanjutnya, pada Senin, 13 Juli 2026, Tim KJN mendatangi Kantor Inspektorat Daerah Kabupaten Wonosobo untuk meminta penjelasan mengenai perkembangan tindak lanjut hasil audit terhadap Kepala Desa Garung Lor.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Inspektorat Daerah Kabupaten Wonosobo menyampaikan bahwa proses penanganan masih berjalan. Saat ditanya mengenai perkembangan penyelesaian dan batas waktu tindak lanjut, Kepala Inspektorat menyatakan pihaknya akan melakukan pengecekan kembali terhadap perkembangan penanganan dalam waktu sekitar 60 hari ke depan.

Menanggapi penjelasan tersebut, Tim KJN menilai proses tindak lanjut hasil audit berlangsung cukup lama mengingat audit disebut telah dilakukan sejak awal tahun 2026. Tim KJN mempertanyakan efektivitas penanganan hasil audit serta berharap adanya kepastian mengenai langkah-langkah yang akan diambil sesuai mekanisme yang berlaku.

Ketua Tim KJN, Cak Met, mengatakan pihaknya akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut sebagai bentuk kontrol sosial dan fungsi pengawasan terhadap penggunaan Dana Desa.

"Kami berharap Inspektorat menjalankan tugasnya secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Jika hasil audit telah menemukan adanya kerugian keuangan negara atau daerah, tentu masyarakat berharap ada kepastian mengenai tindak lanjut sesuai mekanisme hukum yang berlaku," ujarnya.

Tim KJN juga meminta aparat penegak hukum untuk memberikan perhatian terhadap hasil audit tersebut apabila telah memenuhi uvnsur sebagaimana diatur dalam ketentuan hukum yang berlaku.

(Tim KJN)

Uploaded Image

Kamis, 16 Juli 2026

Perkuat Sinergi, Polresta Tangerang Terima Kunjungan Denpom Jaya


Uploaded Image


Polresta Tangerang kedatangan tamu istimewa yakni jajaran Detasemen Polisi Militer (Denpom) Jaya 1 Tangerang, Kamis (16/7/2026).

Rombongan Denpom Jaya 1 Tangerang dipimpin Komandan Denpom Mayor Cpm. Dio Muhammad Putra Utama. Para polisi militer itu diterima Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah didampingi para Pejabat Utama Polresta Tangerang.

 "Hubungan baik antara Polri dan Polisi Militer merupakan modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah," kata Indra Waspada. 

Dia juga mengatakan, silaturahmi tersebut menjadi sarana memperkuat komunikasi dan menyamakan persepsi. Serta meningkatkan koordinasi sehingga sinergi yang selama ini telah terjalin dapat terus berjalan dengan baik. 

Uploaded Image

Indra Waspada menjelaskan, setiap institusi memiliki tugas dan fungsi yang berbeda namun saling melengkapi. Polri menjalankan tugas memelihara kamtibmas, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. 

Sementara Polisi Militer memiliki kewenangan dalam penegakan hukum, disiplin, dan tata tertib terhadap prajurit TNI sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan komunikasi yang baik, kata dia, masing-masing institusi diharapkan dapat menjalankan tugas pokok dan fungsinya secara optimal.

"Sekaligus memperkuat koordinasi apabila terdapat hal-hal yang membutuhkan kolaborasi di lapangan," ujarnya.

Menurutnya, tantangan tugas yang semakin dinamis menuntut adanya hubungan kerja yang solid antarlembaga. Terutama dalam menjaga kondusivitas wilayah, mendukung pengamanan agenda strategis, serta mempercepat koordinasi ketika menghadapi situasi yang memerlukan penanganan bersama.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Silaturahmi tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan kelembagaan antara Polresta Tangerang dan Denpom Jaya 1 Tangerang. Sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk terus menjaga koordinasi dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing.






Toher Aswi

Baru Menjabat, Kapolres Bangka Barat Langsung Perkuat Sinergi dengan Sambangi Kajari, Dandim dan Bupati



Bangka Barat, Baru sehari menjabat sebagai Kapolres Bangka Barat, AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H. langsung bergerak memperkuat sinergitas dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). 

Tanpa menunggu lama usai serah terima jabatan dan pisah sambut, Helen menyambangi Kejaksaan Negeri Bangka Barat, Kodim 0431/Bangka Barat, dan Kantor Bupati Bangka Barat, Kamis (16/7/2026).

Kunjungan tersebut menjadi agenda perdana AKBP Helen di luar lingkungan Mapolres Bangka Barat sebagai bentuk komitmen membangun komunikasi dan koordinasi dengan para pemangku kepentingan di Kabupaten Bangka Barat.

Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso mengatakan sinergi antarlembaga merupakan modal utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Kapolres memandang bahwa koordinasi dan komunikasi yang baik dengan Forkopimda menjadi langkah penting sejak awal menjabat. Polri tidak bisa bekerja sendiri sehingga diperlukan kolaborasi yang erat bersama Pemerintah Daerah, TNI, dan Kejaksaan dalam menjaga situasi kamtibmas serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ujar IPTU Yos Sudarso menyampaikan pernyataan Kapolres.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres Bangka Barat beserta para Pejabat Utama (PJU) Polres Bangka Barat. Rangkaian silaturahmi dimulai dari Kejaksaan Negeri Bangka Barat, dilanjutkan ke Makodim 0431/Bangka Barat, kemudian mengakhiri kunjungan di Kantor Bupati Bangka Barat.

Menurut Yos, kunjungan tersebut bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga menjadi langkah awal memperkuat koordinasi lintas instansi dalam menghadapi berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

"Kami berharap sinergitas yang telah terjalin selama ini dapat semakin kuat sehingga seluruh unsur Forkopimda dapat terus bersinergi dalam memberikan rasa aman, menegakkan hukum, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Bangka Barat," tutupnya.

Kegiatan berlangsung hingga sekitar pukul 12.30 WIB dalam suasana penuh keakraban dan menjadi awal kolaborasi AKBP Helen Simanjuntak bersama Forkopimda sejak resmi memimpin Polres Bangka Barat.

(HR) 

Perkuat Sinergi, Polresta Tangerang Terima Kunjungan Denpom Jaya


Uploaded Image


Polresta Tangerang kedatangan tamu istimewa yakni jajaran Detasemen Polisi Militer (Denpom) Jaya 1 Tangerang, Kamis (16/7/2026).

Rombongan Denpom Jaya 1 Tangerang dipimpin Komandan Denpom Mayor Cpm. Dio Muhammad Putra Utama. Para polisi militer itu diterima Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah didampingi para Pejabat Utama Polresta Tangerang.

 "Hubungan baik antara Polri dan Polisi Militer merupakan modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah," kata Indra Waspada. 

Dia juga mengatakan, silaturahmi tersebut menjadi sarana memperkuat komunikasi dan menyamakan persepsi. Serta meningkatkan koordinasi sehingga sinergi yang selama ini telah terjalin dapat terus berjalan dengan baik. 

Indra Waspada menjelaskan, setiap institusi memiliki tugas dan fungsi yang berbeda namun saling melengkapi. Polri menjalankan tugas memelihara kamtibmas, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. 

Uploaded Image

Sementara Polisi Militer memiliki kewenangan dalam penegakan hukum, disiplin, dan tata tertib terhadap prajurit TNI sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan komunikasi yang baik, kata dia, masing-masing institusi diharapkan dapat menjalankan tugas pokok dan fungsinya secara optimal.

"Sekaligus memperkuat koordinasi apabila terdapat hal-hal yang membutuhkan kolaborasi di lapangan," ujarnya.

Menurutnya, tantangan tugas yang semakin dinamis menuntut adanya hubungan kerja yang solid antarlembaga. Terutama dalam menjaga kondusivitas wilayah, mendukung pengamanan agenda strategis, serta mempercepat koordinasi ketika menghadapi situasi yang memerlukan penanganan bersama.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Silaturahmi tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan kelembagaan antara Polresta Tangerang dan Denpom Jaya 1 Tangerang. Sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk terus menjaga koordinasi dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing.





Toher Aswi

Ayah Kandung Gugat Empat Anak Soal Tanah Warisan" Publik Menunggu Hasil Putusan Dari PA Slawi


SURADADI – Publik di hebohkan dengan adanya Perselisihan warisan yang semestinya menjadi jalan untuk menjaga silaturahmi justru berubah menjadi sengketa keluarga. Seorang ayah berusia 76 tahun, H. Mugni, warga Desa Bojongsana, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, menggugat empat anak kandungnya sendiri ke Pengadilan Agama Kabupaten Tegal.

Gugatan tersebut menyangkut pembagian harta peninggalan mendiang istrinya, Hj. Aminah, serta harta yang diklaim sebagai gono-gini. Nilai aset yang disengketakan ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Yang mengejutkan, H. Mugni tidak menggugat sendirian. Ia menggandeng anak ketiganya, Uus Fadilah, sebagai penggugat. Sementara empat anak lainnya, yakni Burhanudin Musahad, Uut Fahriah, Siti Khumesiah, dan Husni Suhadah, menjadi pihak tergugat.

Burhanudin, anak sulung keluarga tersebut, mengungkapkan bahwa persoalan warisan sebenarnya telah diselesaikan melalui musyawarah keluarga sekitar 40 hari setelah sang ibu meninggal dunia pada 2014 silam. 

Saat itu, seluruh ahli waris, termasuk ayah mereka, hadir dalam pembahasan.

Menurutnya, hasil musyawarah telah membagi sejumlah aset berupa rumah dan beberapa bidang sawah kepada lima anak. Bahkan, pembagian tersebut dituangkan dalam Surat Keterangan Waris (SKW), Memang sebagian tanah/sawah msh atas nama ibu aminah. Apakah karena ada yg blm di SHM kan bisa menggugurkan dlm musyawarah pembagian, yang ditandatangani ayah, kelima anak, dan Kepala Desa Bojongsana.

"Justru waktu itu bapak menyerahkan keputusan kepada kami. Beliau hanya berpesan agar semua legawa dan jangan sampai terjadi perselisihan," ujar Burhanudin, Kamis (16/7/2026).

Ia menjelaskan, terdapat pula sawah seluas 3.500 meter persegi yang sejak awal disepakati tetap dikelola ayahnya selama masih hidup. Tanah itu tidak direncanakan untuk dijual karena hasilnya diproyeksikan menjadi biaya hidup sang ayah, sekaligus cadangan biaya pemakaman, tahlilan, hingga jika terdapat utang yang harus diselesaikan.

Namun belakangan, keluarga mengetahui adanya rencana penjualan sebagian lahan tersebut. Burhanudin menyebut ayahnya bahkan telah menerima uang muka dari calon pembeli untuk penjualan sekitar 1.750 meter persegi dengan nilai transaksi Rp150 juta.

"Kami tidak melarang kalau memang untuk kebutuhan bapak. Tapi tanah itu sejak awal disepakati menjadi penopang kehidupan beliau," cetusnya.

Selain aset tanah, keluarga juga masih memiliki uang kas hasil penjualan tebu sekitar Rp43 juta. Setelah dipotong zakat, komisi, pajak, biaya haul, dan penebusan sertifikat, masih tersisa sekitar Rp24,5 juta yang selama ini disimpan untuk kebutuhan ayah apabila sewaktu-waktu memerlukan biaya.

Burhan mengaku khawatir ketika ayahnya mendapatkan harta tersebut akan digunakan yang tidak lazim. 

"Karena bapak sudah pernah menjual tanahnya sendiri yang berada di Suradadi, tapi entah uangnya buat apa aja, Uangnya habis tidak jelas. Karena itulah, kami takut kalau uang penjualan tanah nanti digunakan untuk kemudhorotan. Padahal kalau masalah bapak sakit, kita masih ada uang kas," bebernya.

Sementara itu, H. Mugni mengakui dirinya memang mengajukan gugatan terhadap empat anaknya. Ia mengatakan langkah hukum tersebut dilakukan karena membutuhkan kepastian hak atas harta yang menurutnya menjadi bagiannya.

"Saya butuh untuk biaya hidup. Saya sekarang sudah sakit. Saya tidak akan menikah lagi. Tanah itu untuk kebutuhan saya sendiri," ujar Mugni.

Ia juga mengakui bahwa pembagian warisan memang pernah dimusyawarahkan setelah istrinya meninggal. Namun menurutnya, saat itu sebagian aset belum memiliki sertifikat sehingga persoalan kepemilikan dinilai belum sepenuhnya selesai.

Objek gugatan sendiri meliputi sejumlah bidang tanah dengan total luas sekitar 18.800 meter persegi. Mugni mengaku menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada majelis hakim.

"Saya ikut saja bagaimana nanti putusan pengadilan," ucapnya.

Di sisi lain, salah seorang tergugat, Uut Fahriah, menilai pembagian warisan telah dilakukan secara sah melalui kesepakatan keluarga.

"Bapak hadir saat musyawarah dan menyetujui pembagian. Sebagian aset bahkan sudah bersertifikat atas nama anak-anak, dan Surat Keterangan Waris juga sudah dibuat," ujarnya.

Menurut Uut, sebagian besar aset yang disengketakan merupakan harta warisan dari garis keluarga almarhumah ibunya, bukan sepenuhnya harta bersama atau gono-gini.

Hal senada disampaikan Husni Suhadah. Ia menegaskan seluruh saudara sebenarnya tidak keberatan apabila ayah membutuhkan biaya untuk kepentingan yang jelas dan bermanfaat.

"Kalau untuk ibadah haji, umrah, atau kepentingan baik lainnya kami mendukung. Yang kami sesalkan, kami tidak tahu sebenarnya tanah itu akan digunakan untuk apa. Kami hanya ingin bapak hidup tenang," imbuhnya. 

(Yudhi)
Uploaded Image

Ciptakan Kenyamanan Dan Kondusifitas di Wilayah Piket Koramil 03/Serengan Laksanakan Patroli Malam Bersama Linmas

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serka Sudiyono melaksanakan Patroli Malam di seputaran wilayah binaan Koramil 03/Serengan, Rabu (15/07/2026).

Ditegaskan Serka Sudiyono Patroli malam bersama Linmas  dilaksanakan ditempat rawan terjadinya kriminalitas dan bentuk kejahatan lainnya, melalui obyek-obyek vital Pemerintah serta kegiatan masyarakat yang ada diwilayah Koramil 03/Serengan juga termasuk  lingkungan maupun perumahan warga masyarakat.

"Patroli bersama Linmas bukan hanya sekedar kegiatan rutinitas Piket Koramil 03/Serengan,namun merupakan salah satu wujud tanggung jawab dan tindakan aktif Piket sebagai upaya menciptakan kondusifitas, meminimalisir terjadinya kriminalitas maupun kemungkinan terjadinya gangguan keamanan lainnya terhadap masyarakat khususnya di wilayah Koramil 03/Serengan."tegasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Nonton Bareng Semifinal Piala Dunia 2026, Ajang Kemanunggalan TNI Dan Rakyat

Surakarta - Kodim 0735/Surakarta kembali menggelar nonton bareng (Nobar)  babak Semifinal Piala Dunia 2026 laga Argentina vs Inggris , bertempat di Lokasi Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Kamis (16/07/2026) dini hari.

Sorakan warga pecah setiap kali kedua kesebelasan saring menjual serangan dan peluang. Personel TNI tampak membaur bersama masyarakat, menjaga keamanan sekaligus menciptakan suasana kekeluargaan selama  pertandingan berlangsung.

Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim Kapten Inf Sukardi menyampaikan tujuan kegiatan. “Nobar ini inisiatif Kodim 0735/Surakarta sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

" Lewat momentum Piala Dunia, kita pererat silaturahmi, jaga persatuan, dan salurkan semangat olahraga yang positif di tengah masyarakat,” tegas Pasiter.

"Selain nobar, kami juga menggelar berbagai macam perlombaan anak-anak maupun dewasa diantara Lomba Catur, Lomba Tendangan Pinalti, dan Lomba tebak bendera peserta piala dunia, untuk menambah meriahnya suasana."imbuhnya.

Warga menyambut baik kegiatan tersebut. “Terima kasih Kodim 0735/Surakarta yang sudah memfasilitasi tempat untuk menyaksikan helatan piala dunia. Ini bikin kami makin dekat sama bapak-bapak TNI,” ujar Supriyono, salah satu warga yang hadir bersama rekannya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Demam Piala Dunia, Koramil Jajaran Kodim Wonogiri Gelar Nobar Kebangsaan 


Uploaded Image

Wonogiri - Euforia Piala Dunia 2026 dimanfaatkan Kodim Kodim 0728/Wonogiri sebagai sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Argentina melawan Inggris yang digelar serentak di Koramil jajaran, Kamis (16/7/2026) dini hari. 
‎Kegiatan nobar di setiap Koramil dihadiri puluhan peserta yang terdiri atas prajurit TNI, aparat pemerintah kelurahan, personel kepolisian, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga dari berbagai kalangan. Kehadiran seluruh elemen masyarakat tersebut menjadi wujud nyata sinergi dalam menjaga persatuan dan memperkokoh hubungan antara TNI dan masyarakat.
‎Komandan Kodim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan mengatakan bahwa kegiatan nobar merupakan salah satu media komunikasi sosial yang efektif untuk membangun kedekatan dengan masyarakat.
‎"Momentum Piala Dunia menjadi sarana yang baik untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kebersamaan seperti ini, komunikasi terjalin lebih akrab sehingga sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah semakin kuat," ujar Dandim.
‎Melalui kegiatan komunikasi sosial yang dikemas secara sederhana namun penuh makna ini, Kodim 0728/Wonogiri terus berkomitmen memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. 

Kebersamaan yang terjalin diharapkan mampu menjadi modal utama dalam menjaga stabilitas keamanan, mempererat persaudaraan, serta mendukung terwujudnya Wonogiri yang aman, nyaman, dan harmonis.

Penulis : Arda 72

Perkuat Deteksi Dini Guantibmas, Polresta Tangerang Bangun Sinergi dengan Denarhanud dan Satradar


Uploaded Image


Polresta Tangerang terus memperkuat komunikasi lintas institusi sebagai langkah mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan. Upaya tersebut diwujudkan melalui silaturahmi ke Detasemen Artileri Pertahanan Udara (Denarhanud) Rudal 003 Cikupa dan Satuan Radar (Satradar) 401 Tanjung Kait, Rabu (15/7/2026).

Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan antarinstitusi. Tetapi juga memperkuat koordinasi operasional dalam menghadapi dinamika kamtibmas.

"Juga terkait pengamanan agenda strategis, penanganan konflik sosial, hingga penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah. 

Rangkaian kegiatan diawali di Markas Denarhanud Rudal 003 Cikupa. Indra Waspada didampingi Pejabat Utama Polresta Tangerang serta Kapolsek jajaran dan disambut Komandan Denarhanud Rudal 003 Kapten Arh Anwar Ridwani bersama jajaran pejabat utama.

Uploaded Image

Selanjutnya, rombongan melanjutkan silaturahmi ke Markas Satradar 401 Tanjung Kait dan diterima Komandan Satradar 401 Letkol Lek Aris Budi Wicaksana beserta pejabat utama Satradar 401.

Indra Waspada mengatakan, tantangan keamanan saat ini semakin kompleks. Sehingga membutuhkan komunikasi yang intensif, terbuka, dan konstruktif antarlembaga.

Menurutnya, keamanan wilayah tidak bisa dijaga sendiri-sendiri. Sehingga dibutuhkan komunikasi yang intensif dan saling bertukar informasi. 

"Serta membangun kesamaan persepsi agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini," kata Indra Waspada.

Dia menjelaskan, silaturahmi tersebut juga menjadi forum untuk memperkuat soliditas dan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Selain itu, untuk meningkatkan sinergi operasional dan mencegah terjadinya hambatan koordinasi saat menghadapi berbagai situasi.

Indra Waspada melanjutkan, komunikasi yang terjalin dengan baik akan mempercepat pengambilan langkah apabila sewaktu-waktu muncul potensi konflik sosial dan ancaman keamanan.

"Maupun agenda strategis yang membutuhkan kolaborasi lintas institusi," ujarnya. 

Melalui kunjungan tersebut, Polresta Tangerang bersama Denarhanud Rudal 003 dan Satradar 401 menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga kondusivitas wilayah. Serta memberikan rasa aman kepada masyarakat melalui koordinasi yang solid dan berkesinambungan.





Toher Aswi