Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

BMPBB: GAGALKAN PENYELUNDUPAN 15 TON TIMAH ILEGAL, DESAK APARAT KEJAR BANDAR DAN JEBOL JARINGAN LAMA DI PANGKALBALAM.

PANGKALPINANG.– Barisan Muda Patriot Bangka Belitung (BMPBB) mengapresiasi langkah cepat Satuan Tugas Penertiban dan Penegakan H...

Postingan Populer

Kamis, 30 Juli 2026

BMPBB: GAGALKAN PENYELUNDUPAN 15 TON TIMAH ILEGAL, DESAK APARAT KEJAR BANDAR DAN JEBOL JARINGAN LAMA DI PANGKALBALAM.



PANGKALPINANG.– Barisan Muda Patriot Bangka Belitung (BMPBB) mengapresiasi langkah cepat Satuan Tugas Penertiban dan Penegakan Hukum (Satlap) Tri Cakti bersama KSOP Pangkal Balam yang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan hampir *15 Ton bijih dan balok timah ilegal* melalui KM Sewindu di Pelabuhan Pangkal Balam pada Selasa, 29 Juli 2026.

Berdasarkan data yang dirilis, petugas mengamankan *159 kampil bijih timah kering seberat ±7.950 Kg* dan *balok timah ±7.000 Kg* dalam 4 jumbo bag. Total nilai kerugian negara ditaksir mencapai *Rp 9,765 Miliar*.

Barang tersebut dimuat menggunakan 2 truk ekspedisi *Bangka Jakarta Express (BJE)* dengan modus lama: *menyamarkan pasir timah di antara kardus pres dan plastik rongsokan* serta menggunakan DO barang bekas dari wilayah Pangkalbalam.

*Sikap dan Tuntutan BMPBB:*

1. *Apresiasi untuk Aparat.* Kami mendukung penuh kinerja Satlap Tricakti dan KSOP Pangkal Balam. Ini bukti negara masih hadir menjaga SDA Bangka Belitung.
2. *Usut Tuntas Sampai ke Akarnya.* Kami mendesak Ditreskrimsus Polda Babel untuk tidak berhenti di sopir dan barang. *Kejar pemilik barang, bandar, dan bos besar perusahaan barang bekas* yang diduga menjadi beking modus ini. Jangan ada tebang pilih.
3. *Periksa dan Bertanggungjawab.* Manajemen *Bangka Jakarta Express (BJE)* harus diperiksa. Diduga kuat ada kelalaian bahkan keterlibatan dalam memuluskan distribusi barang ilegal. 
4. *Gunakan Pasal TPPU.* Jerat pelaku dengan *UU Tindak Pidana Pencucian Uang* agar aset hasil tambang ilegal dapat disita dan dikembalikan kepada negara. Ini efek jera bagi pemain lama.
5. *Audit Sistem di Pelabuhan.* Kami minta KSOP dan pihak pelabuhan memperketat pengawasan manifest, surat jalan/DO, dan pemeriksaan fisik barang. Modus lama jangan sampai terulang.

*Pernyataan Ketua BMPBB:*

"Ini bukan kasus pertama. Modus menyamarkan timah dengan barang rongsokan sudah jadi rahasia umum di Pangkalbalam. Kalau aparat berhenti di sopir, maka 3 bulan lagi akan muncul kasus baru. 

*15 Ton timah itu milik rakyat Bangka Belitung.* Hasilnya harusnya untuk sekolah, rumah sakit, dan jalan kita. Bukan untuk menggemukkan kantong mafia tambang. 

Kami mendesak Kapolda Babel dan Kejati Babel turun langsung. Usut siapa dalang di balik BJE dan bos barang bekas di Lontong Pancur. *Jangan kasih ruang lagi untuk pemain lama!*"

BMPBB akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas dan membuka posko pengaduan masyarakat terkait tambang ilegal di wilayah Babel.

Hormat kami,  
*DEWAN PIMPINAN PUSAT*  
*BARISAN MUDA PATRIOT BANGKA BELITUNG*

(HR) 

Gotong Royong Salurkan Bantuan Air Bersih Perkuat Kepedulian Warga Argasunya

Cirebon Kota – Semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus ditunjukkan berbagai pihak dalam membantu masyarakat yang terdampak kekurangan air bersih di wilayah Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Bhabinkamtibmas Kelurahan Argasunya Polsek Cirebon Selatan Timur, Aiptu Ahmad Hulaemi, bersama Kasi Trantib Kelurahan Argasunya, Wartono, bersama PMI melaksanakan penyaluran bantuan air bersih di RT 06 RW 08 Kopiluhur, Rabu (29/07/2026) pukul 09.30 WIB.

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga yang terdampak musim kemarau.

Bantuan air bersih disalurkan melalui program kemanusiaan yang dijalankan PMI Kota Cirebon untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh pasokan air bersih selama musim kemarau berlangsung.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit, S.H., M.H., mengatakan bahwa semangat gotong royong merupakan modal penting dalam menghadapi berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat, termasuk kebutuhan air bersih.

Menurutnya, kepedulian berbagai pihak dalam menyalurkan bantuan menjadi bukti bahwa kebersamaan dan solidaritas sosial masih terjaga dengan baik di lingkungan masyarakat.

Dalam pelaksanaan penyaluran bantuan, warga bersama aparat dan petugas terkait saling bahu-membahu untuk memastikan distribusi air bersih dapat berjalan lancar dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

PMI Kota Cirebon menyalurkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki berkapasitas enam ribu liter yang akan didistribusikan secara bergilir ke sejumlah wilayah di Kelurahan Argasunya.

Selain RW 08, bantuan air bersih juga direncanakan menjangkau wilayah RW 05, RW 06, dan RW 07 yang selama ini mengalami keterbatasan pasokan air bersih saat musim kemarau.

Kehadiran bantuan tersebut disambut antusias oleh masyarakat karena sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, mencuci, hingga keperluan rumah tangga lainnya.

Bhabinkamtibmas berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang terjalin antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai lembaga dapat terus dipertahankan demi membantu warga yang membutuhkan.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan bahwa penyaluran bantuan air bersih merupakan bentuk nyata kebersamaan dan solidaritas sosial. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat budaya gotong royong serta saling membantu dalam menghadapi berbagai tantangan demi terciptanya lingkungan yang harmonis dan sejahtera.

((A, Rahmat))

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan Dukung Penataan Kali Sukalila untuk Tingkatkan Keamanan dan Kenyamanan Warga

Cirebon Kota – Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. menegaskan dukungannya terhadap program penataan kawasan Kali Sukalila yang menjadi salah satu proyek strategis Pemerintah Kota Cirebon. Komitmen tersebut disampaikan saat mendampingi Wali Kota Cirebon Effendi Edo meninjau progres pembangunan kawasan Kali Sukalila, Kamis (30/7/2026), usai kegiatan silaturahmi di Rumah Dinas Wali Kota Cirebon.

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan yang saat ini tengah dilaksanakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Hingga akhir Juli 2026, progres pembangunan Segmen 1 telah mencapai lebih dari 50 persen dan ditargetkan selesai pada penghujung tahun sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai ruang publik yang aman dan nyaman.

AKBP Bimantoro Kurniawan menyampaikan bahwa Polres Cirebon Kota siap mendukung setiap program pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, pembangunan kawasan publik harus diiringi dengan penguatan aspek keamanan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman dan nyaman.

Ia menilai penataan Kali Sukalila tidak hanya mempercantik wajah Kota Cirebon, tetapi juga berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi, pariwisata, serta interaksi sosial masyarakat. Oleh karena itu, Polres Cirebon Kota akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Cirebon dan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

Kapolres menegaskan bahwa dukungan kepolisian terhadap pembangunan tidak hanya diwujudkan melalui pengamanan kegiatan, tetapi juga dengan membangun koordinasi yang baik bersama pemerintah daerah agar setiap tahapan proyek dapat berjalan lancar, tertib, dan sesuai harapan masyarakat.

Menurut AKBP Bimantoro Kurniawan, keberhasilan pembangunan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Karena itu, Polres Cirebon Kota berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Kawasan Kali Sukalila direncanakan menjadi ruang publik terpadu yang dilengkapi jalur pedestrian, jogging track, taman, serta penataan lingkungan sungai. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu menghadirkan kawasan yang lebih tertata, nyaman, dan menjadi salah satu ikon baru Kota Cirebon.

Sinergi antara Polres Cirebon Kota dan Pemerintah Kota Cirebon diharapkan semakin memperkuat pelaksanaan berbagai program pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, pembangunan dapat berjalan optimal sekaligus memberikan rasa aman bagi warga.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan, Polres Cirebon Kota mendukung penuh program pembangunan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi yang erat antara kepolisian dan pemerintah daerah menjadi kunci untuk mewujudkan pembangunan yang aman, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Cirebon.

((A, Rahmat))

Kemarau Tingkatkan Risiko Kebakaran, Kapolresta Tangerang Minta Warga Jangan Bakar Sampah Sembarangan


Uploaded Image


Musim kemarau meningkatkan potensi terjadinya kebakaran lahan maupun permukiman. Menyikapi kondisi tersebut, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun aktivitas lain yang dapat memicu kebakaran.

"Pada musim kemarau seperti sekarang, lahan, rerumputan, semak belukar, dan tanaman yang sudah mengering sangat mudah terbakar," kata Indra Waspada, Kamis (30/7/2026). 

Dia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di area yang banyak ditumbuhi rumput kering maupun lahan kosong. Kebiasaan tersebut dinilai dapat menjadi pemicu kebakaran.

Selain itu, masyarakat diminta memastikan tidak meninggalkan api yang masih menyala saat beraktivitas di kawasan hutan, kebun, maupun lahan terbuka. Bagi masyarakat yang membuka lahan, Indra Waspada menegaskan agar menggunakan cara-cara yang ramah lingkungan dan tidak dengan membakar.

"Jangan membuang puntung rokok sembarangan dan pastikan tidak ada api yang ditinggalkan dalam keadaan menyala," ujarnya.

Indra Waspada menegaskan, pembakaran hutan dan lahan dalam bentuk apa pun merupakan perbuatan yang dilarang dan memiliki konsekuensi hukum. Dia pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. 

Tidak hanya itu, dia juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila melihat atau mengetahui adanya kebakaran agar dapat segera ditangani sebelum meluas.

"Apabila terjadi kebakaran, segera laporkan kepada kepolisian terdekat atau melalui layanan Call Center 110 agar petugas bisa segera melakukan penanganan," katanya.

Dia menambahkan, pelaku pembakaran hutan dan lahan dapat diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, di antaranya Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. Serta ketentuan hukum lain yang mengatur tentang perlindungan lingkungan hidup dan pencegahan kebakaran.





Red/Toher Aswi

Kantor Imigrasi Wonosobo Sosialisasikan Pencegahan TPPO dan TPPM serta Pengenalan Poltekimipas Kepada Siswa SMA 



WONOSOBO  –  Kantor  Imigrasi  Kelas  II  Non  TPI  Wonosobo  menyelenggarakan Sosialisasi  pencegahan  Tindak  Pidana  Perdagangan  Orang  (TPPO),  Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM), serta pengenalan Politeknik Imigrasi dan  Pemasyarakatan  (Poltekimipas)  kepada  siswa  SMA  sebagai  bagian  dari upaya  meningkatkan  literasi  keimigrasian  dan  membangun  kesadaran  generasi muda terhadap bahaya kejahatan transnasional yang semakin berkembang. 

Kegiatan dilaksanakan pada dua kesempatan yang berbeda. Pelaksanaan pertama pada  Kamis,  16  Juli  2026  bertempat  di  SMAN  2  Wonosobo  dan  pelaksanaan kedua  pada  Selasa,  21  Juli  2026  bertempat  di  SMAN  1  Wonosobo.  Sasaran utama kegiatan ini adalah siswa SMA kelas XII. Pemilihan peserta didasarkan pada pertimbangan bahwa mereka berada pada usia produktif dan akan melanjuitkan ke jenjang  selanjutnya  yaitu  melanjutkan  pendidikan  ke  perguruan  tinggi  atau memasuki dunia kerja, sehingga perlu dibekali pemahaman tentang bekerja di luar negeri  secara  legal,  aman  dan  bertanggung  jawab  apabila  para  siswa  ingin memasuki dunia kerja dan pemahaman mengenai sekolah kedinasan yang dimiliki oleh  Kementerian  Imigrasi  dan  Pemasyarakatan  yaitu  Poltekimipas  (Politeknik Imigrasi  dan  Pemasyarakatan)  apabila  ingin  melanjutkan  Pendidikan  ke  jenjang selanjutnya. 

Dalam kegiatan tersebut, materi mengenai TPPO, TPPM, dan layanan keimigrasian disampaikan  oleh  Rahardian,  Analis  Keimigrasian  Ahli  Pertama  pada  Kantor Imigrasi  Kelas  II  Non  TPI  Wonosobo.  Materi  yang  diberikan  meliputi  pengertian TPPO dan TPPM, modus operandi yang sering terjadi, langkah pencegahan, serta edukasi  mengenai  jenis  paspor,  persyaratan  permohonan  paspor,  dan  dokumen yang  diperlukan  bagi  masyarakat  yang  akan  bekerja  ke  luar  negeri  secara prosedural. 

Selain itu, taruna dan taruni Poltekimipas yang sedang melaksanakan Latihan Kerja Bhumi  Pura  (Latjapura)  di  Kantor  Imigrasi  Wonosobo  turut  memperkenalkan PoltekImipas  kepada  para  siswa.  Mereka  menjelaskan  profil  kampus,  program pendidikan, kehidupan taruna, hingga prospek karier setelah lulus sebagai aparatur sipil  negara  di  lingkungan  Kementerian  Imigrasi  dan  Pemasyarakatan.  Melalui kegiatan  ini  diharapkan  para  siswa  memperoleh  wawasan  mengenai  peluang melanjutkan pendidikan melalui jalur sekolah kedinasan. 

Kepala Kantor Imigrasi TPI Wonosobo, Taufan, menyampaikan bahwa edukasi kepada generasi muda merupakan langkah preventif yang sangat penting dalam mencegah terjadinya TPPO dan TPPM. Menurutnya, berbagai modus perekrutan dengan iming-iming pekerjaan bergaji tinggi maupun pendidikan di luar negeri tanpa prosedur yang jelas masih kerap ditemukan dan menyasar kalangan usia muda. 

"Pencegahan  TPPO  dan  TPPM  tidak  dapat  dilakukan  hanya  melalui  penegakan hukum,  tetapi  juga  harus  diawali  dengan  peningkatan  kesadaran  masyarakat. Melalui sosialisasi ini kami berharap para siswa mampu mengenali berbagai modus kejahatan  tersebut,  memahami  pentingnya  mengikuti  prosedur  keimigrasian  yang benar,  serta  menjadi  agen  informasi  di  lingkungan  sekitarnya.  Kami  juga memperkenalkan Poltekimipas sebagai salah satu pilihan pendidikan kedinasan bagi generasi muda yang ingin mengabdikan diri kepada bangsa dan negara di bidang keimigrasian dan pemasyarakatan," ujar Taufan

(Yudhi)
Uploaded Image

Kapolresta Cirebon Serahkan Bantuan Alsintan Kementan kepada Kelompok Tani, Perkuat Swasembada Pangan Nasional

Kabupaten Cirebon – Komitmen mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus diwujudkan Polresta Cirebon melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan Kementerian Pertanian. Salah satunya dengan menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani binaan di wilayah hukum Polresta Cirebon.

Kegiatan penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Gudang PU, Jalan Kenanga, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (30/7/2026). Penyerahan dipimpin langsung Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon Dr. H. Deni Nurcahya, S.T., M.Si., serta dihadiri para Pejabat Utama Polresta Cirebon, para Kapolsek jajaran, dan perwakilan kelompok tani binaan.

Dalam kesempatan tersebut, bantuan yang diserahkan terdiri dari delapan unit alsintan, yakni tiga unit traktor roda empat dan lima unit traktor roda dua yang berasal dari Kementerian Pertanian untuk mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian, khususnya komoditas jagung.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama mengatakan, bantuan alsintan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah melalui Kementerian Pertanian kepada para petani agar mampu meningkatkan hasil produksi sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Alhamdulillah hari ini kita dapat menyerahkan bantuan alsintan kepada kelompok tani yang telah terpilih. Bantuan ini merupakan wujud perhatian Bapak Presiden melalui Kementerian Pertanian kepada masyarakat, khususnya para petani, dan diberikan secara cuma-cuma untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian," ujar Kombes Pol. Imara Utama.

Ia berpesan agar seluruh alsintan yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal, dirawat dengan baik, serta diamankan setelah digunakan agar memiliki usia pakai yang panjang dan memberikan manfaat bagi banyak petani.

"Rawat alat ini dengan baik, lakukan servis secara berkala, jangan dibiarkan rusak. Setelah digunakan jangan ditinggalkan di lahan, tetapi simpan di tempat yang aman. Gunakan sesuai peruntukannya untuk mengolah lahan jagung, dan apabila sudah selesai dipakai, silakan dipinjamkan kepada kelompok tani lain yang membutuhkan agar manfaatnya semakin luas," katanya.

Kapolresta juga menegaskan pihaknya akan terus berupaya mengusulkan tambahan bantuan alsintan kepada pemerintah pusat agar semakin banyak petani di Kabupaten Cirebon yang memperoleh dukungan sarana pertanian.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon Dr. H. Deni Nurcahya menyampaikan apresiasi kepada Polresta Cirebon yang telah menjembatani aspirasi para petani hingga bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian dapat direalisasikan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Polresta Cirebon, khususnya Bapak Kapolresta, yang telah memfasilitasi usulan bantuan alsintan bagi petani Kabupaten Cirebon. Bantuan ini sangat penting untuk mendukung komoditas jagung sebagai salah satu program swasembada pangan nasional," ungkapnya.

Menurutnya, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan Kementerian Pertanian menjadi langkah strategis dalam mempercepat modernisasi pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Ia pun berharap usulan bantuan alsintan ke depan dapat terus bertambah sehingga semakin banyak kelompok tani yang merasakan manfaatnya.
Melalui penyerahan bantuan tersebut, Polresta Cirebon berharap mekanisasi pertanian di wilayah Kabupaten Cirebon semakin meningkat sehingga mampu mendukung percepatan tanam, meningkatkan produktivitas hasil panen, serta mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional secara berkelanjutan.

((A, Rahmat))

​Penuh Haru dan Kekeluargaan, Polresta Cirebon Gelar Upacara Penyerahan Jabatan dan Pelepasan AKBP Eko Munarianto​

Polresta Cirebon menggelar Upacara Penyerahan Jabatan dan Pelepasan Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H. Acara resmi yang diselimuti suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan kebersamaan tersebut dipusatkan di halaman lapangan apel Mapolresta Cirebon, Jalan Raden Dewi Sartika Nomor 1, Sumber, Kabupaten Cirebon, pada Rabu pagi, 29 Juli 2026, mulai pukul 08.00 WIB.

​Upacara penyerahan jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Jalannya upacara dikomandoi oleh Kapolsek Gebang AKP Wawan Hermawan, S.H., sebagai Komandan Upacara serta Kabag SDM Polresta Cirebon Kompol Nani Kusmayati, S.H., M.H., sebagai Perwira Upacara.

Barisan peserta upacara terdiri dari peleton Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, gabungan staf, Polwan, Satpolair, Dalmas, Satlantas, Satreskrim, Satintelkam, Satresnarkoba, ASN, hingga Pengurus Cabang Bhayangkari Kota Cirebon.
​Prosesi ini dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/1341/VI/KEP/2026 tanggal 25 Juni 2026 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Polri. 

Rangkaian acara diawali dengan penyerahan jabatan secara formal dan dilanjutkan dengan acara tradisi pelepasan. Momen pelepasan ini menjadi wujud penghormatan serta ungkapan apresiasi setinggi-tingginya dari keluarga besar Polresta Cirebon atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian luar biasa yang telah ditunjukkan AKBP Eko Munarianto selama mengemban amanah sebagai Wakapolresta Cirebon.

​Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pergeseran dan rotasi jabatan merupakan hal yang lumrah dalam rangka penyegaran organisasi dan pembinaan karir di tubuh Polri. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas sinergi dan pendampingan yang telah diberikan oleh AKBP Eko Munarianto dalam mengawal kondusivitas wilayah Kabupaten Cirebon. 

"Penyerahan jabatan dan pelepasan ini adalah bentuk apresiasi dan rasa hormat kami atas kinerja serta dedikasi luar biasa yang telah didharmabaktikan oleh AKBP Eko Munarianto selama bertugas di Polresta Cirebon. Kebersamaan yang terjalin menjadi cerminan soliditas internal kita, dan kami mendoakan agar beliau senantiasa diberikan kelancaran, kesuksesan, serta keberkahan di tempat penugasan yang baru," ujarnya.
​Segenap Personel Polresta Cirebon dan Pengurus Cabang Bhayangkari Kota Cirebon turut melepaskan AKBP Eko Munarianto dengan doa dan harapan terbaik agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kesuksesan dalam mengemban amanah baru demi memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Seluruh rangkaian upacara penyerahan jabatan dan acara pelepasan tersebut berlangsung dengan sangat lancar, khidmat, aman, dan tertib.

((A, Rahmat))

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan Perkuat Sinergi dengan Wali Kota Cirebon


Cirebon Kota – Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Cirebon melalui silaturahmi bersama Wali Kota Cirebon Effendi Edo, S.A.P., M.Si. dan Wakil Wali Kota Cirebon Hj. Siti Farida Rosmawati, S.Pd.I. di Rumah Dinas Wali Kota Cirebon, Jalan Siliwangi Nomor 90, Kecamatan Kejaksan, Kamis (30/7/2026). Pertemuan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, para camat, serta jajaran Pejabat Utama Polres Cirebon Kota sebagai langkah awal memperkuat koordinasi lintas sektor.

Silaturahmi tersebut menjadi momentum membangun komunikasi yang erat antara Polres Cirebon Kota dan Pemerintah Kota Cirebon dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta mengawal berbagai program pembangunan. Sinergi kedua institusi dinilai menjadi faktor penting untuk menciptakan stabilitas daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dalam kesempatan itu, AKBP Bimantoro Kurniawan menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kota Cirebon dan memperkenalkan diri sebagai Kapolres Cirebon Kota yang baru. Ia menegaskan komitmen Polres Cirebon Kota untuk bersinergi dengan seluruh unsur pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Menurutnya, keamanan merupakan fondasi utama keberhasilan pembangunan sehingga diperlukan kolaborasi yang kuat antara kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, Polres Cirebon Kota akan mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan penegakan hukum yang profesional dalam menjaga situasi kamtibmas.

AKBP Bimantoro Kurniawan juga menyatakan kesiapan jajarannya mendukung berbagai kebijakan strategis Pemerintah Kota Cirebon melalui koordinasi yang intensif dan berkelanjutan. Dengan sinergi yang semakin kuat, setiap program pembangunan diharapkan dapat berjalan aman, tertib, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Wali Kota Cirebon Effendi Edo menyambut baik kunjungan silaturahmi tersebut dan mengapresiasi komitmen Kapolres Cirebon Kota untuk membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah. Ia menilai hubungan yang harmonis antara Polri dan pemerintah menjadi kunci dalam menjaga stabilitas serta mempercepat pembangunan di Kota Cirebon.

Effendi Edo berharap Polres Cirebon Kota terus memberikan dukungan dalam mengawal berbagai program prioritas Pemerintah Kota Cirebon. Menurutnya, keamanan yang terjaga akan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat sekaligus meningkatkan iklim investasi dan aktivitas perekonomian daerah.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban dengan membahas sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan keamanan wilayah, pelayanan kepada masyarakat, serta penguatan koordinasi lintas instansi. Kedua pihak sepakat untuk terus meningkatkan komunikasi dan kerja sama dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan, silaturahmi tersebut menjadi langkah awal memperkuat kemitraan antara Polres Cirebon Kota dan Pemerintah Kota Cirebon. Menurutnya, sinergi yang solid akan semakin mengoptimalkan upaya menjaga keamanan, mendukung pembangunan, serta menghadirkan pelayanan Polri yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

((A, Rahmat))

Kapolres Wonosobo Berganti, AKBP Ricky Pripurna Atmaja Gantikan AKBP M. Kasim Akbar Bantilan


SEMARANG – Jabatan Kapolres Wonosobo resmi berganti. AKBP Ricky Pripurna Atmaja menggantikan AKBP Mohammad Kasim Akbar Bantilan dalam upacara serah terima jabatan yang dipimpin Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo di Gedung Borobudur Mapolda Jawa Tengah, Rabu, 29 Juli 2026.

Pergantian tersebut merupakan bagian dari mutasi di lingkungan Polda Jawa Tengah yang mencakup 22 jabatan, terdiri atas enam Pejabat Utama Polda Jateng dan 16 Kapolres/Kapolresta jajaran. Pelaksanaan sertijab mengacu pada Surat Perintah Kapolda Jawa Tengah tertanggal 27 Juli 2026.

Prosesi diawali dengan pembacaan surat perintah, dilanjutkan pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara serah terima jabatan, berita acara pengambilan sumpah, serta pakta integritas. Upacara dihadiri Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Latif Usman, para Pejabat Utama Polda Jateng, Kapolres jajaran, serta pengurus Bhayangkari Daerah Jawa Tengah.

Pergantian pimpinan Polres Wonosobo menjadi bagian dari penyegaran organisasi yang dilakukan Polda Jawa Tengah untuk mendukung pembinaan karier sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah.

Kabidhumas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Yuliyanto mengatakan mutasi merupakan mekanisme rutin dalam organisasi Polri.

"Serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka pembinaan karier dan regenerasi kepemimpinan. Diharapkan para pejabat yang memperoleh amanah baru dapat segera beradaptasi, memperkuat sinergi, serta terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan Presisi kepada masyarakat," kata Yuliyanto.

Dengan pergantian tersebut, tongkat estafet kepemimpinan Polres Wonosobo kini berada di tangan AKBP Ricky Pripurna Atmaja. Ia diharapkan melanjutkan upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat Kabupaten Wonosobo.

(Yudhi)
Uploaded Image

Jaga Kondusifitas Wilayah, Piket Koramil 02/Banjarsari Melaksanakan Patroli Wilayah Bersama Linmas

Surakarta - Demi terciptanya situasi aman dan kondusif, Piket Koramil 02/Banjarsari, Kodim 0735/Surakarta, Serka Yusuf bersama dengan Anggota Linmas melaksanakan pemantauan wilayah di Kecamatan Banjarsari, Rabu (30/07/2026).

Ditegaskan Serka Yusuf Kegiatan ini rutin dilaksanakan oleh Piket Koramil 02/Banjarsari guna menghimbau kepada warga agar selalu menjaga keamanan dan juga selalu waspada terhadap orang yang tidak dikenal yang lalu-lalang di seputaran lingkungan warga setempat saat jam istrahat dan begitu juga tetap waspada terhadap cuaca yang akhir-akhir ini tidak menentu.

"Dengan adanya pemantauan wilayah di malam hari, selain memberikan himbauan kepada warga, juga untuk menjalin silahturohmi dengan mitra karib yang mana dapat memberikan informasi penting untuk mendukung tugas Piket di wilayah binaan dan berharap dengan adanya kegiatan ini bisa terwujud lingkungan situasi aman dan kondusif."tegasnya.
 
Penulis : Arda 72
Uploaded Image