Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Bupati Majalengka Tinjau SDN 3 Mirat yang Ambruk, Perbaikan Segera melalui Dana BTT.

MAJALENGKA , Pemerintah Kabupaten Majalengka bergerak cepat menangani ambruknya atap bangunan SDN 3 Mirat, Kecamatan Leuwimundin...

Postingan Populer

Jumat, 01 Mei 2026

Bupati Majalengka Tinjau SDN 3 Mirat yang Ambruk, Perbaikan Segera melalui Dana BTT.




MAJALENGKA , Pemerintah Kabupaten Majalengka bergerak cepat menangani ambruknya atap bangunan SDN 3 Mirat, Kecamatan Leuwimunding, yang terjadi pada Jumat (1/5/2026). Bupati Majalengka, Eman Suherman, turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi sekolah sekaligus memastikan langkah penanganan darurat segera dilakukan.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), serta Plt Kepala BKAD.

Faktor Teknis Jadi Sorotan.

Dari hasil peninjauan di lapangan, peristiwa ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dalam waktu cukup lama. Namun, Bupati menegaskan adanya persoalan pada aspek teknis konstruksi bangunan.

Beberapa temuan di antaranya penggunaan baja ringan dengan ketebalan sekitar 0,75 mm yang dinilai tidak memenuhi standar kekuatan, serta jarak antar kuda-kuda atap yang melebihi 1 meter, padahal idealnya maksimal 80 cm. Selain itu, usia bangunan yang baru dibangun pada tahun 2021 turut menjadi perhatian karena kerusakan terjadi dalam waktu relatif singkat.

“Ini harus menjadi bahan evaluasi bersama. Kualitas pembangunan, terutama untuk fasilitas pendidikan, tidak boleh diabaikan,” tegas Bupati.


Untuk memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berlangsung, Pemkab Majalengka menyiapkan skema pembelajaran sementara. Siswa akan memanfaatkan ruang perpustakaan serta area musala di lingkungan sekolah.
Ditargetkan, aktivitas belajar sudah kembali berjalan pada awal pekan depan agar tidak mengganggu proses pendidikan siswa.

Bupati juga menginstruksikan agar perbaikan dilakukan secepatnya dengan menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT), sehingga proses rehabilitasi tidak perlu menunggu anggaran perubahan.

Ia menekankan pentingnya pelibatan pihak ketiga yang profesional serta penguatan pengawasan agar kualitas pembangunan lebih terjamin ke depan.

“Saya minta perbaikan dilakukan cepat, dengan standar yang baik dan ada jaminan kualitas. Pengawasan harus lebih ketat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, Muhamad Umar Ma'ruf menegaskan bahwa keselamatan siswa menjadi prioritas utama dalam penanganan kejadian ini.

“Kami memastikan tidak ada korban dalam peristiwa ini dan seluruh siswa tetap bisa mengikuti pembelajaran dengan skema yang sudah disiapkan. Keselamatan dan kenyamanan siswa adalah hal yang paling utama,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi bangunan sekolah lainnya di Kabupaten Majalengka.
“Ke depan, kami akan lebih intens melakukan monitoring dan evaluasi terhadap sarana prasarana pendidikan agar kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kualitas pembangunan infrastruktur pendidikan, terutama menjelang peringatan Hari Pendidikan Nasional.
Pemerintah Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan demi menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi seluruh siswa.


(Didin.Mh)

Kamis, 30 April 2026

260 ASN Pemkab Cirebon Ikuti Tes Kebugaran-Kesehatan, Kinerja Diharapkan Meningkat


KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar kegiatan pengukuran kebugaran bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Stadion Ranggajati, Kecamatan Sumber, Selasa (29/4/2025).

Kegiatan ini menjadi upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui kondisi fisik dan kesehatan ASN yang prima.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Hendra Nirmala, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menegaskan, peningkatan kinerja ASN tidak hanya ditentukan oleh kemampuan dan pengetahuan, tetapi juga kondisi fisik dan kesehatan.

“Dalam rangka optimalisasi pelayanan kepada masyarakat, tidak cukup dengan skill dan knowledge saja yang harus bagus,” ujar Hendra.

“Tidak cukup dengan keterampilan dan ilmu pengetahuan saja yang tinggi, tetapi juga harus didukung dengan fisik dan kondisi kesehatan yang prima,” sambungnya.

Menurutnya, kesehatan fisik dan mental yang baik akan membentuk sosok ASN yang mampu memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

Karena itu, tes kebugaran dan pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting dalam membangun kualitas ASN secara menyeluruh.

Ia juga mendorong agar kegiatan serupa tidak hanya dilakukan setahun sekali. “Kalau bisa jangan setahun sekali. Harusnya enam bulan sekali ada tes kebugaran,” katanya.

Selain tes kebugaran, kegiatan ini juga menghadirkan layanan cek kesehatan gratis, seperti pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol.

Pelaksanaan kegiatan melibatkan kolaborasi tenaga medis dari sejumlah puskesmas di wilayah Kabupaten Cirebon.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Eni Suheani menyebutkan, antusiasme peserta cukup tinggi. Hingga pelaksanaan berlangsung, tercatat lebih dari 260 ASN telah mendaftar.

“Alhamdulillah kegiatan kita disambut baik oleh semua SKPD. Karena kita mau melihat, apakah ASN yang ada di Kabupaten Cirebon ini bugar apa tidak,” tuturnya.

Ia menjelaskan, tes kebugaran untuk ASN saat ini dijadwalkan satu kali dalam setahun. Namun, pihaknya berharap ke depan, kegiatan tersebut dapat dilakukan lebih sering.

“Kita jadwalkan setahun sekali. Cuma mudah-mudahan pengennya enam bulan sekali,” katanya.

Terkait hasil pemeriksaan kesehatan, Eni menyebutkan pihaknya masih melakukan pendataan dan evaluasi. “Kita belum melihat hasilnya seperti apa, masih melihat secara umum,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Cirebon berharap kegiatan ini dapat mendorong ASN untuk lebih peduli terhadap kesehatan, tidak hanya saat tes kebugaran, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari, seperti rutin berolahraga minimal 30 menit setiap hari.

 (A, Rahmat)

Polresta Cirebon Gelar Doa Bersama Demi Kedamaian Hari Buruh Nasional

Cirebon – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang peringatan Hari Buruh Nasional, Polresta Cirebon menggelar doa bersama, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Syarif Hidayatullah, Asrama Polisi Kaliwadas, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Doa bersama ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama Polresta Cirebon, para Kapolsek jajaran, serta personel dan ASN Polresta Cirebon.

Rangkaian kegiatan diisi dengan pembacaan Surat Yasin, Asmaul Husna, doa bersama, serta tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz KH. Harlah Rais. Dalam ceramahnya, disampaikan pesan penting mengenai pencegahan kejahatan melalui sosialisasi bahaya minuman keras dan narkoba di tengah masyarakat.

Kapolresta Cirebon menyampaikan bahwa doa bersama ini merupakan bentuk ikhtiar spiritual guna memohon keselamatan, kelancaran, serta terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya dalam rangka peringatan Hari Buruh Nasional.

“Melalui doa bersama ini, kita memohon agar seluruh rangkaian kegiatan Hari Buruh dapat berjalan dengan tertib, aman, dan damai. Ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolresta.

Selain sebagai bentuk rasa syukur, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kesiapan dan soliditas jajaran Polresta Cirebon dalam menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas.

Polresta Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan pendekatan humanis serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjaga stabilitas keamanan, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman selama peringatan Hari Buruh Nasional.

((A, Rahmat))

Kapolresta Cirebon Jalin Silaturahmi dengan Ketua MUI, Perkuat Sinergitas Jaga Kamtibmas

Cirebon – Dalam upaya mempererat hubungan serta meningkatkan sinergitas antara kepolisian dan tokoh agama, Kapolresta Cirebon melaksanakan kegiatan silaturahmi dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cirebon, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan tersebut digelar di Kantor MUI Kabupaten Cirebon, yang berlokasi di Jalan Sunan Kalijaga, Sumber. Hadir langsung dalam kegiatan ini Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kabag Ops Polresta Cirebon Kompol Sutarja, S.H., M.H.

Kedatangan rombongan Polresta Cirebon disambut hangat oleh Ketua MUI Kabupaten Cirebon KH. Zamzami Amin beserta jajaran pengurus MUI. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan tampak mewarnai pertemuan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Kapolresta Cirebon menyampaikan bahwa silaturahmi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama antara Polri dengan para tokoh agama. Sinergitas tersebut dinilai penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Cirebon.

“Peran tokoh agama sangat penting dalam menciptakan suasana yang sejuk dan kondusif di tengah masyarakat. Kami berharap hubungan yang harmonis ini terus terjalin guna bersama-sama menjaga keamanan wilayah,” ungkap Kapolresta.

Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Cirebon KH. Zamzami Amin menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan kesiapan MUI untuk terus bersinergi dengan Polri dalam menjaga kondusivitas wilayah, khususnya melalui pendekatan keagamaan dan pembinaan umat.
Kegiatan silaturahmi ini diharapkan dapat semakin memperkuat kolaborasi antara Polri dan tokoh agama dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat, sehingga situasi kamtibmas di Kabupaten Cirebon tetap aman dan kondusif.

((A, Rahmat))

Kuat Bersama Rakyat, Koramil 04/Jebres Pelopori Semangat Gotong Royong Dalam TMMD Sengkuyung Tahap II Di Kelurahan Mojosongo

Surakarta - Semangat kebersamaan dan Gotong royong serta terbentuknya Kemanunggalan TNI dengan Rakyat, Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta bersama dengan warga Masyarakat dan Instansi terkait melaksanakan Apel pagi dalam rangka TMMD Sengkuyung tahap II Ta. 2026 di Ds. Krajan Rt 02, Rt 04 RW 01 Kelurahan Mojosongo Kec Jebres Surakarta, Kamis ( 30/04/2026 )

Danramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Lettu Cba Bambang yang memimpin pelaksanaan TMMD Sengkuyung tersebut menegaskan 
TMMD Sengkuyung merupakan program TNI dengan Pemerintah Daerah. Dalam rangka meningkatan kesejahteraan Masyarakat di bidang pembangunan baik berupa pembangunan fisik maupun Non fisik dan pengerjaannya disengkuyung secara bersama sama dengan Masyarakat.

"Sebelum Pengerjaan dilaksanakan terlebih dahulu dilaksanakan apel Pengecekan dan Pembagian sektor agar Pengerjaannya dapat dilaksanakan dengan baik serta tepat sasaran sesuai dengan waktu yang telah di tentukan."tegasnya.

"Motivasi semangat bekerja dan Gotong royong kami sampaikan terus kepada Personel yang tergabung TMMD dengan tidak melupakan faktor kesehatan dan keselamatan dalam bekerja. di harapkan melalui kegiatan tersebut terciptanya Kemanunggalan TNI dengan Rakyat yang kompak dan solid,”Ujar Danramil.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Babinsa Danusuman Bersama Warga & Petugas Kebersihan Laksanakan Kerja Bakti Bersihkan Sampah Dan Rumput Liar

Surakarta - Bertempat di Tanggul RT 03 RW 14 Kel. Danukusuman Kec. Serengan, Babinsa Kelurahan Danukusuman Koramil 03 Serengan Kodim 0735 Surakarta Serda Tito bersama Linmas dan petugas kebersihan serta warga Masyarakat aktif melaksanakan kerja bakti pembersihan sampah dan rumput liar, Kamis (30/04/2026).

Serda Tito menjelaskan kegiatan kerja bakti ini merupakan upaya bersama dalam mewujudkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan di wilayah binaan, 

"Selain itu kegiatan ini karena kondisi sekarang musim hujan, rumput dan semak menjalar gak beraturan sehingga kelihatan kotor dan tidak terpelihara."ujarnya.

"Kerja Bakti ini sebagai upaya agar masyarakat selalu peduli dengan kondisi lingkungan utamanya mengenai kebersihan Tanggul apalagi jalan yang jarang dilewati masyarakat agar tidak kelihatan kotor dan tetap terjaga kebersihannya."pungkas Serda Tito.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Wujud Kepedulian Keamanan Wilayahnya, Babinsa Kepatihan Kulon Melaksanakan Patroli Dan Sambang Warga

Surakarta – Babinsa Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serka  Dominggus  dan Koptu Rudy Gunawan melaksanakan patroli dilanjutkan dengan Komsos bersama Warga Bapak Hari Ketua Rt 03 Rw 03 Jln Sutansahrir Kelurahan Kepatihan Kulon Kecamatan Jebres,” Rabu (29/04/2026)


“Kegiatan patroli dan komsos ini merupakan wujud kepedulian Aparat Teritorial dalam mewujudkan kehidupan yang nyaman dan tentram ditengah tengah warga binaannya.
Komsos tersebut merupakan kegiatan rutin yang kami laksanakan untuk mengetahui perkembangan situasi di wilayah."Ujar Serka Dominggus.

Serka Dominggus juga menegaskan selaku Babinsa Kel Kepatihan Kulon dirinya aktif melaksanakan pemantauan wilayah dangan cara patroli dan Komsos bersama masyarakat.

"Sering kami lakukan guna monitor dan mengetahui perkembangan wil bhayah di Wilayah Binaan agar masyarakat merasa aman melaksanakan aktivitas setiap harinya."tutupnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Rabu, 29 April 2026

Polres Bangka Barat Gencarkan Penyuluhan Hukum ke Pelajar, Tekankan Bahaya Kenakalan Remaja dan Geng Motor.


Bangka Barat, Polres Bangka Barat melalui Seksi Hukum (Sikum) melaksanakan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan hukum kepada para pelajar di wilayah Mentok, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di tiga sekolah, yakni MA Bina Insan Cendikia Mentok, MAN 1 Bangka Barat, dan SMK Muhammadiyah Mentok, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, dengan melibatkan puluhan siswa di masing-masing sekolah.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Ipda Yos Sudarso menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menekan angka kenakalan remaja sekaligus memberikan pemahaman hukum sejak dini kepada generasi muda.

“Penyuluhan hukum ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para pelajar terkait batasan-batasan hukum serta dampak dari setiap perbuatan yang melanggar aturan, baik norma sosial, agama maupun hukum positif,” ujar Ipda Yos Sudarso.

Ia menambahkan, materi yang disampaikan meliputi kenakalan remaja, bahaya pergaulan bebas, konsumsi minuman keras, keterlibatan dalam geng motor dan balapan liar, hingga berbagai tindak pidana seperti penganiayaan, pencurian, penyalahgunaan narkotika, serta bullying atau perundungan.

Menurutnya, pemahaman hukum sejak dini sangat penting guna membentuk karakter pelajar yang disiplin dan bertanggung jawab.
“Kami ingin para pelajar memahami bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi hukum, sehingga mereka dapat lebih bijak dalam bergaul dan tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan negatif,” katanya.

Selain itu, dalam penyuluhan juga disampaikan aturan lalu lintas sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, guna meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas di kalangan pelajar.

Kegiatan penyuluhan hukum tersebut berlangsung tertib dan lancar serta mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan para siswa yang mengikuti kegiatan.

(HR) 

SATRESNARKOBA POLRESTA CIREBON GEREBEK SARANG OBAT TERLARANG DI KOS-KOSAN WATUBELAH

 Polresta Cirebon kembali mengukir prestasi spektakuler dengan menggulung seorang pengedar obat keras (OK) ilegal yang beroperasi secara licin di wilayah pusat pemerintahan Kabupaten Cirebon pada Senin (27/4/2026) siang yang dramatis.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa operasi itu merupakan bagian dari komitmen absolut Polri dalam melindungi masyarakat dari bahaya laten penyalahgunaan obat-obatan keras ipegal yang kian meresahkan.

​Operasi senyap yang dilakukan tepat pada pukul 14.25 WIB tersebut menyasar sebuah rumah kos di kawasan Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, yang diduga kuat telah beralih fungsi menjadi titik distribusi racun farmasi.

Dalam penyergapan kilat yang tidak memberikan celah sedikit pun untuk melarikan diri, petugas berhasil meringkus seorang pria berinisial R (32) tahun yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh harian lepas, dan kini harus menghadapi kenyataan pahit setelah kedoknya sebagai pengedar OK terbongkar.

​Penggeledahan yang dilakukan secara detail dan menyeluruh di lokasi kejadian membuahkan hasil yang sangat signifikan bagi penyelamatan generasi muda. Petugas berhasil menyita amunisi kehancuran saraf berupa 426 butir Tramadol dan 55 butir pil Trihexyphenidyl yang disembunyikan di dalam kantong plastik hitam.

​"Penangkapan ini adalah pesan keras kepada siapa pun yang mencoba bermain api dengan mengedarkan OK ilegal di wilayah hukum Polresta Cirebon. Setiap butir pil yang kami sita adalah masa depan generasi muda yang berhasil kita selamatkan dari kehancuran saraf dan masa depan yang suram," katanya, Selasa (28/4/2026).

Selain ratusan butir OK ilegal, pihaknya juga mengamankan uang tunai Rp 48 ribu diduga hasil transaksi OK ilegal serta satu unit handphone yang diduga kuat menjadi alat komunikasi utama tersangka dalam menjalankan bisnis gelapnya.

​Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara diketahui bahwa tersangka T mendapatkan OK ilegal tersebut dari seorang pemasok besar berinisial A yang kini telah ditetapkan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Tersangka juga dijerat Pasal 435 dan atau 436 ayat (1) dan (2) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

"Kami juga mengimbau kepada masyarakat, jangan jadikan rumah kos sebagai tempat yang aman bagi aktivitas kriminal, karena radar kami akan terus memantau dan bertindak tegas demi terciptanya Cirebon yang bersih dari narkoba dan obat-obatan terlarang," pungkasnya.

((Didin,MH))

SATRESNARKOBA POLRESTA CIREBON GEREBEK SARANG OBAT TERLARANG DI KOS-KOSAN WATUBELAH

 Polresta Cirebon kembali mengukir prestasi spektakuler dengan menggulung seorang pengedar obat keras (OK) ilegal yang beroperasi secara licin di wilayah pusat pemerintahan Kabupaten Cirebon pada Senin (27/4/2026) siang yang dramatis.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa operasi itu merupakan bagian dari komitmen absolut Polri dalam melindungi masyarakat dari bahaya laten penyalahgunaan obat-obatan keras ipegal yang kian meresahkan.

​Operasi senyap yang dilakukan tepat pada pukul 14.25 WIB tersebut menyasar sebuah rumah kos di kawasan Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, yang diduga kuat telah beralih fungsi menjadi titik distribusi racun farmasi.

Dalam penyergapan kilat yang tidak memberikan celah sedikit pun untuk melarikan diri, petugas berhasil meringkus seorang pria berinisial R (32) tahun yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh harian lepas, dan kini harus menghadapi kenyataan pahit setelah kedoknya sebagai pengedar OK terbongkar.

​Penggeledahan yang dilakukan secara detail dan menyeluruh di lokasi kejadian membuahkan hasil yang sangat signifikan bagi penyelamatan generasi muda. Petugas berhasil menyita amunisi kehancuran saraf berupa 426 butir Tramadol dan 55 butir pil Trihexyphenidyl yang disembunyikan di dalam kantong plastik hitam.

​"Penangkapan ini adalah pesan keras kepada siapa pun yang mencoba bermain api dengan mengedarkan OK ilegal di wilayah hukum Polresta Cirebon. Setiap butir pil yang kami sita adalah masa depan generasi muda yang berhasil kita selamatkan dari kehancuran saraf dan masa depan yang suram," katanya, Selasa (28/4/2026).

Selain ratusan butir OK ilegal, pihaknya juga mengamankan uang tunai Rp 48 ribu diduga hasil transaksi OK ilegal serta satu unit handphone yang diduga kuat menjadi alat komunikasi utama tersangka dalam menjalankan bisnis gelapnya.

​Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara diketahui bahwa tersangka T mendapatkan OK ilegal tersebut dari seorang pemasok besar berinisial A yang kini telah ditetapkan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Tersangka juga dijerat Pasal 435 dan atau 436 ayat (1) dan (2) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

"Kami juga mengimbau kepada masyarakat, jangan jadikan rumah kos sebagai tempat yang aman bagi aktivitas kriminal, karena radar kami akan terus memantau dan bertindak tegas demi terciptanya Cirebon yang bersih dari narkoba dan obat-obatan terlarang," pungkasnya.

((A, Rahmat))