Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Gelar Reses di Wilayah Kilang Minyak Balongan, Ono Surono Terima Aspirasi Warga

Indramayu, (Buserpresisi.com) – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Ono Surono, S.T., me...

Postingan Populer

Senin, 23 Februari 2026

Gelar Reses di Wilayah Kilang Minyak Balongan, Ono Surono Terima Aspirasi Warga

Indramayu, (Buserpresisi.com) – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Ono Surono, S.T., menggelar kegiatan Reses II Tahun Sidang 2025–2026 di Desa/Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Senin (23/02/2026).

Dalam kegiatan tersebut, dihadiri Kuwu Desa Balongan Abdul Kholik SE, perwakilan Forkopimcam Balongan, tokoh masyarakat Balongan, pengurus dan anggota kelompok tani, serta warga setempat.

Dalam sambutannya, Ono Surono menyampaikan, fokus pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama DPRD saat ini masih berkaitan dengan sektor infrastruktur. Penataan infrastruktur provinsi tahun 2025 telah berjalan dan akan berlanjut pada 2026, mencakup pembangunan serta perbaikan jalan, jembatan, hingga infrastruktur sekolah negeri.

Ono mengatakan, mulai 2026 pemerintah provinsi merencanakan bantuan infrastruktur untuk desa. Namun demikian, proses penganggaran telah disiapkan sejak tahun sebelumnya.

"Untuk tahun 2026 ini sebenarnya sudah diproses dari 2025. Jadi kalau saat ini masyarakat Desa Balongan membutuhkan pembangunan jalan atau jalan usaha tani, usulannya bisa diajukan sekarang untuk realisasi tahun 2027," ujarnya di hadapan masyarakat.

Dirinya mengungkapkan, selain pembangunan jalan dan jalan usaha tani, terdapat dua sektor lain yang tengah diusulkan untuk menjadi prioritas bantuan provinsi ke desa, yakni pembangunan irigasi desa dan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU).

"Paling tidak ada tiga yang kita usulkan untuk desa, yaitu jalan, irigasi desa, dan penerangan jalan umum. Ini sedang kita rumuskan bersama Pak Gubernur agar programnya tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," jelasnya.

Terkait mekanisme pengajuan, Ono menegaskan bahwa pemerintah desa perlu menyiapkan operator untuk menginput usulan program melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Proses administrasi yang tepat dan sesuai prosedur menjadi kunci agar usulan dapat diproses dalam perencanaan anggaran provinsi.



Melalui kegiatan reses tersebut, Ono Surono akan mengawal aspirasi masyarakat Balongan, khususnya terkait infrastruktur dasar desa, agar dapat direalisasikan dalam perencanaan pembangunan Provinsi Jawa Barat tahun anggaran mendatang. (Wira)

Kapolres Bangka Barat Pastikan Keselamatan Warga Jadi Prioritas, Mortir Sisa Perang Dimusnahkan di Mentok



Bangka belitung, Kapolres Bangka Barat, Pradana Aditya Nugraha, memastikan keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan temuan proyektil peluru mortir di pesisir Desa Air Putih, Kecamatan Mentok, Senin (23/2/2026).

"Prinsip kami jelas, keselamatan masyarakat adalah yang utama. Begitu menerima informasi pada pukul 10.00 WIB, kami langsung mengambil langkah cepat untuk mengamankan lokasi agar tidak menimbulkan korban," ujar Pradana.

Mortir tersebut pertama kali ditemukan warga saat mendulang pasir timah di Pantai Pelabuhan Tanjung Ular pada Jumat (20/2/2026) malam. 

Setelah menyadari benda itu menyerupai bom, warga melaporkannya kepada aparat desa hingga diteruskan ke kepolisian.

Menurut Pradana, respons cepat aparat dilakukan untuk mencegah risiko yang lebih besar, mengingat lokasi penemuan berada di kawasan pesisir yang cukup dekat dengan aktivitas masyarakat.

"Kami langsung memasang garis polisi, mensterilkan area, dan memastikan tidak ada warga yang mendekat. Langkah ini semata-mata untuk melindungi masyarakat," katanya.


Polres Bangka Barat kemudian berkoordinasi dengan Tim Jibom Detasemen Gegana Sat Brimobda Polda Kepulauan Bangka Belitung untuk penanganan lebih lanjut.

Pada sore hari, proyektil tersebut dievakuasi ke lokasi yang lebih aman di Pantai Penggalang untuk dilakukan peledakan terkendali (disposal) sesuai standar operasional prosedur (SOP).

"Alhamdulillah, proses disposal berjalan lancar. Tidak ada korban dan situasi saat ini aman serta kondusif," ujar Pradana.
Ia menegaskan, tindakan cepat tersebut merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam mengedepankan langkah preventif demi menghindari potensi korban jiwa.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyentuh atau memindahkan benda mencurigakan yang ditemukan, khususnya di wilayah pesisir yang memiliki nilai sejarah peninggalan perang.

"Kalau menemukan benda yang menyerupai bom atau mortir, jangan disentuh. Segera laporkan kepada aparat desa atau kepolisian. Kami siap merespons dengan cepat," tegasnya.

Pradana menambahkan, pihaknya akan meningkatkan patroli serta sosialisasi melalui Bhabinkamtibmas guna memberikan edukasi kepada masyarakat.

"Kehadiran polisi bukan hanya saat ada kejadian, tetapi untuk memastikan warga merasa aman dalam setiap aktivitasnya," kata dia.

Dengan langkah cepat dan terukur tersebut, aktivitas masyarakat di sekitar Pantai Tanjung Ular kini kembali normal. Polisi memastikan pengawasan tetap dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan temuan serupa di masa mendatang.

(HR) 

Polda Babel Bongkar Praktik Prostitusi Online Di Pangkalpinang, Seorang Muncikari Ditangkap. 



Bangka belitung, Ditreskrimum Polda Bangka Belitung berhasil membongkar praktik prostitusi online diwilayah Kota Pangkalpinang. Seorang pemuda diduga sebagai muncikari diamankan.

Kabar diamankan seorang pemuda yang diduga muncikari ini turut dibenarkan Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol Agus Sugiyarso, Senin (23/2/26) siang.

"Iya benar, pemuda yang diamankan ini berinisial IA (21) warga Pangkalpinang. Yang bersangkutan diketahui sebagai muncikari atau penyedia jasa kencan via online,"kata Agus di Mapolda. 

Agus menjelaskan, pelaku IA diamankan oleh petugas disalah satu penginapan yang berada di Kota Pangkalpinang pada Sabtu (21/2/26) malam. 

Selain pelaku, kata Agus, petugas turut mengamankan 2 (dua) orang korban termasuk sejumlah uang dan handphone yang terkait dengan aktivitas eksploitasi seksual itu.

Lebih lanjut, Agus juga membeberkan terbongkarnya kasus ini setelah pihaknya melakukan penyelidikan terhadap laporan adanya aktivitas prostitusi online via whatsapp.

Dari penyelidikan itu, petugas berhasil menemukan sebuah nomor WA yang digunakan pelaku untuk menjalankan aktivitas jasa layanan kencan online tersebut.

"Dari penelusuran, ternyata yang mengoperasikan WA itu adalah pelaku IA. Kemudian, petugas melakukan penangkapan yang kebetulan pelaku berada diloby salah satu penginapan di Pangkalpinang,"beber Agus.

"Hasil introgasi, pelaku mengakui perbuatannya yang telah melakukan kegiatan eksploitasi terhadap 2 korban ini dengan tarif 3 juta rupiah termasuk biaya hotel,"timpalnya.

Perwira melati tiga Polri ini juga menyebutkan, hasil dari eksploitasi seksual itu, pelaku mendapatkan keuntungan sebesar 150 ribu - 200 ribu rupiah dari masing-masing korban. 

"Setiap korban ini mendapatkan 1,3 juta rupiah dari hasil kesepakatan antara muncikari dengan pemesan. Kemudian setelah sepakat, pelaku juga meminta uang keuntungan kepada setiap korban yakni 150 sampai 200 ribu rupiah,"sebutnya.

Usai diamankan, pelaku berikut barang bukti langsung digelandang ke Mapolda Babel guna proses penyidikan lebih lanjut.

Sementara, atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 455 dan/atau 420  UU No 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana kejahatan perdagangan orang dengan modus merekrut korban untuk melakukan praktek prostitusi.

(HR) 

Komitmen Tegas Berantas Narkoba, Polresta Cirebon Laksanakan Tes Urine 200 Personel


CIREBON – Komitmen menjaga integritas dan profesionalitas kembali ditegaskan Polresta Cirebon melalui pemeriksaan tes urine narkoba terhadap seluruh personel dan ASN usai Apel Jam Pimpinan, Senin (23/2/2026), di Lapangan Apel Mapolresta Cirebon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., serta diikuti para Pejabat Utama, Kapolsek jajaran, personel, dan ASN.

Sebanyak 200 anggota Polri dan ASN menjalani tes urine dengan enam parameter pemeriksaan, yakni amphetamine, methamphetamine, THC, cocaine, benzodiazepine, dan morphine. Pemeriksaan dilakukan oleh Sie Dokkes dan Sie Propam secara terbuka dan transparan.

Dari hasil pemeriksaan, seluruh personel dinyatakan negatif atau tidak mengandung zat narkoba.

Kapolresta Cirebon menegaskan, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen tegas dalam menjaga marwah institusi dan memastikan tidak ada anggota yang terlibat penyalahgunaan narkoba.

“Tes urine ini adalah komitmen kami untuk memastikan seluruh personel Polresta Cirebon bersih dari narkoba. Tidak ada toleransi bagi anggota yang bermain-main dengan narkoba,” tegasnya.

Ia menambahkan, pengawasan internal akan terus dilakukan secara berkala dan berkelanjutan.

“Kita harus menjadi contoh di tengah masyarakat. Penegakan hukum harus dimulai dari internal. Jika ingin memberantas narkoba di luar, maka kita harus bersih terlebih dahulu,” ujar Kapolresta.
Dengan hasil negatif secara keseluruhan, Polresta Cirebon memastikan kesiapan dan integritas personelnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

((A, Rahmat))

PT Jafa Indo Corpora Cabang Wonosobo Gelar Buka Bersama, Perkuat Silaturahmi dan Komitmen Global

WONOSOBO, – Keluarga besar PT Jafa Indo Corpora Cabang Wonosobo menggelar kegiatan buka bersama dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan memperkuat soliditas internal perusahaan. Acara tersebut berlangsung di Kaffe Aroma Mutiara Persada, Senin (23/2/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh CEO Dody Suardi, Direksi LPK Bintang Indo Corpora Ari Setiawati, Kepala Cabang PT Jafa Indo Corpora Wonosobo Achmad Subarkah, serta jajaran tim dan pendamping lapangan.

Dalam sambutannya, CEO Dody Suardi menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan profesionalisme di tengah perkembangan industri penempatan tenaga kerja yang semakin kompetitif. Ia menyampaikan bahwa PT Jafa Indo Corpora saat ini telah memiliki 48 cabang di seluruh Indonesia dan terus memperkuat jaringan pelayanan.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang penempatan tenaga kerja ke luar negeri, PT Jafa Indo Corpora melayani penempatan ke sejumlah negara tujuan, antara lain Taiwan, Hong Kong, Singapura, Malaysia, Polandia, dan Jepang.

Manajemen juga mendorong seluruh tim, khususnya di lapangan, untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui pemanfaatan media digital dan dunia maya sebagai sarana komunikasi, promosi, serta edukasi kepada calon tenaga kerja.

Kepala Cabang Achmad Subarkah menambahkan bahwa kebersamaan dan koordinasi yang solid menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Menurutnya, kegiatan buka bersama ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum penguatan komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan.

Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, diawali dengan tausiyah singkat dan doa bersama sebelum berbuka puasa.

Dengan semangat kebersamaan dan adaptasi terhadap era digital, PT Jafa Indo Corpora Cabang Wonosobo optimistis mampu memperkuat perannya dalam menyiapkan tenaga kerja profesional untuk pasar internasional.

(Yudhi)

Perkuat Perlindungan PMI, Disnaker Indramayu Gelar Diskusi Strategi Berbasis Data

Indramayu – Upaya perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Indramayu terus diperkuat. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Indramayu menggelar diskusi panel bertema "Urgensi Data Komprehensif Strategi Perlindungan PMI Prosedural dan Non Prosedural" di Aula Disnaker Indramayu, Senin (23/2/2026).

Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pengusaha, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), hingga pegiat sosial. Diskusi tersebut menjadi ruang bersama untuk menyerap masukan sekaligus memperkuat strategi perlindungan PMI, baik yang berangkat secara prosedural maupun non prosedural.

Kepala Disnaker Indramayu, Endang Ismiati, S.STP., M.Si. Mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025 pihaknya menerima 92 pengaduan dari PMI maupun keluarga PMI.

"Kami menerima sebanyak 92 pengaduan di tahun 2025," ujarnya.

Dirinya menjelaskan, seluruh aduan tersebut telah ditangani. Sejumlah PMI bahkan telah berhasil dipulangkan dengan aman ke tanah air. Meski demikian, masih ada beberapa kasus yang dalam proses penyelesaian, namun sebagian besar telah tertangani dengan baik.

Menariknya, mayoritas pengaduan berasal dari PMI non prosedural. Kasus-kasus tersebut tidak hanya terjadi di kawasan Timur Tengah, tetapi juga di sejumlah negara lain, termasuk Singapura.

"Semua yang kita tangani itu sebagian besar memang unprosedural, dan bukan selalu di Timur Tengah. Kemarin ada beberapa di Singapura," tuturnya.

Menurut Endang, data yang komprehensif menjadi kunci dalam upaya perlindungan PMI. Dengan data yang lengkap dan keberangkatan yang sesuai prosedur, pemerintah daerah akan lebih mudah mendeteksi keberadaan PMI ketika terjadi permasalahan, sekaligus mempercepat proses penanganan hingga pemulangan.



Dirinyapun berpesan kepada para calon PMI agar mengikuti prosedur resmi sebelum berangkat bekerja ke luar negeri. Langkah tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk perlindungan awal bagi diri sendiri.

"Kalau berangkat sesuai prosedur, ketika terjadi hal yang tidak diinginkan, kami lebih mudah melacak data dan memproses pemulangannya," tegasnya.

Melalui diskusi panel ini, Disnaker Indramayu berharap terbangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, pelaku usaha, lembaga pelatihan, dan masyarakat dalam menciptakan sistem perlindungan PMI yang lebih efektif, terstruktur, dan berbasis data akurat. Dengan demikian, keselamatan dan kesejahteraan PMI asal Indramayu dapat lebih terjamin. (Wira)

Polsek Cikupa Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat Melalui Layanan 110



Cikupa, Tangerang — Menindaklanjuti pengaduan masyarakat melalui layanan 110, Polsek Cikupa menerima laporan terkait dugaan pemberhentian dan penarikan sepeda motor Honda PCX warna hitam Nopol A-5309-VAU oleh pihak debt collector/mata elang.

Pengadu atas nama Ida selanjutnya dilakukan klarifikasi pada Senin (23/2/2026) pukul 11.18 WIB s/d selesai. Kendaraan diberhentikan di Pertigaan Ceplak Balaraja (wilkum Polsek Balaraja) dan kemudian dibawa ke kantor PT. Elang di Ruko Avenue Citra Raya, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa (wilkum Polsek Cikupa).

Kegiatan dipimpin oleh Kanit Reskrim IPDA Syaiful Rusdiansyah bersama piket Reskrim.
Dari hasil klarifikasi diketahui bahwa sepeda motor tersebut menunggak angsuran selama 3 bulan dengan nominal Rp1.200.000,- per bulan dan sisa angsuran 10 bulan. Saat diberhentikan, kendaraan dikendarai oleh pelapor (Ida), sedangkan pemilik kendaraan adalah Sdr. Jimmi (mertua pelapor).

Setelah dilakukan mediasi dan klarifikasi antara pelapor dan pihak PT. Elang, permasalahan penarikan kendaraan diselesaikan secara musyawarah mufakat. Sepeda motor Honda PCX tersebut kemudian diserahkan kembali kepada pemiliknya dalam keadaan aman dan lengkap.

Sebagai bentuk apresiasi atas respon cepat kepolisian, pelapor membuat video testimoni ucapan terima kasih kepada Polsek Cikupa.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada Amirulloh melalui Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri menegaskan bahwa Polri akan terus merespons cepat setiap pengaduan masyarakat melalui layanan 110 serta mengedepankan penyelesaian secara humanis dan profesional guna menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.


Red/Toher Sw

Tanpa Lelah, Babinsa Gilingan Terjun Ke Lapangan Pelopori Kerja Bakti Pembersihan Lingkungan

Surakarta - Babinsa Kelurahan Gilingan Koramil 02//Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serma Fajar dan Sertu Sandi melaksanakan kegiatan Kerja bakti bersama dengan Warga binaan di wilayah Kelurahan Gilingan Kecamatan Banjarsari, Senin, (23/02/2026).

Kerja bakti merupakan salah satu wujud kemanunggalan TNI dan rakyat, seperti yang dilaksanakan Babinsa Kelurahan Gilingan Serma Fajar dan Sertu Sandi melaksanakan kerja bakti bersama warga binaan.

Tanpa ragu dan lelah Serma Fajar terjun langsung ke Lapangan bersama warga bahu membahu bergotong royong membersihkan saluran air guna memperlancar aliran air dan mencegah terjadinya genangan air di sekitar pemukiman warga saat musim hujan.

"Melalui gotong-royong yang kami lakukan bersama warga ini diharapkan benar-benar membawa manfaat bagi kepentingan masyarakat luas, serta bermanfaat pula untuk terbinanya hubungan baik antara TNI dengan rakyat,""tegas Serma Fajar.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata peran TNI khususnya Kodim 0735/Surakarta dalam menjaga kebersihan lingkungan serta mewujudkan lingkungan yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

Penulis : Arda 72

Waspada..!! Babinsa Sewu Cek Debit Air Sungai Bengawan Solo, Antisipasi Luapan Air Saat Hujan Deras Tiba

Surakarta - Babinsa Kelurahan Sewu Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Koptu Sanda Arieswanto bersama dengan Linmas melaksanakan patroli wilayah bertempat di sungai Demangan Baru Kelurahan Sewu Kecamatan Jebres. Senin ( 23/02/2026).

Ditegaskan Koptu Sanda dirinya mengajak Linmas untuk melaksanakan patroli mengecek situasi terkini sungai Demangan dikarenakan beberapa hari terakhir sering terjadi hujan deras di wilayah kota Surakarta.

"Kami terjun langsung ke Lapangan melaksanakan pengecekan debit air, sehingga apabila ada luapan air akibat hujan deras bisa dengan cepat utk diantisipasi serta mencegah terjadinya banjir."ujarnya.

"Kami juga mengingatkan kepada warga masyarakat untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca yang tidak menentu."terangnya.

Lebih lanjut ditegaskannya deteksi dini merupakan bagian dari tugas Babinsa di wilayah agar mengetahui tentang situasi yang berkembang saat ini, apalagi di saat musim penghujan seperti sekarang ini Babinsa harus aktif mengecek perkembangan wilayah khususnya Kelurahan Sewu yang kerap banjir saat musim hujan.

"Kepada warga Masyarakat khususnya warga yang berada di sekitar sungai Demangan untuk tidak membuang sampah di sungai serta mengajak menjaga kelestarian sungai sebagai rantai kehidupan manusia,"jelasnya.

Kegiatan ini merupakan langkah nyata Kodim 0735/Surakarta melalui Koramil 04/Jebres dalam mencegah terjadinya banjir serta bencana alam di wilayah kota Surakarta.

Penulis : Arda 72

Ramadan Tiba, Puluhan Botol Miras Diamankan dari Warung di Kawasan Bypass

Cirebon – Di tengah suasana bulan suci Ramadan, jajaran Polsek Cirebon Selatan Timur menggencarkan Operasi Pekat dengan fokus penertiban peredaran minuman keras di wilayah hukumnya pada Senin (23/02/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, sebagai langkah nyata menjaga ketertiban dan kekhusyukan masyarakat dalam menjalankan ibadah.

Operasi tersebut merupakan bagian dari Kegiatan Imbangan Operasi Pekat I Lodaya-2026 yang menargetkan berbagai bentuk penyakit masyarakat, mulai dari premanisme, perjudian, hingga peredaran minuman keras yang dinilai berpotensi memicu gangguan keamanan, terutama pada momentum Ramadan ketika aktivitas warga meningkat pada malam hari.

Dengan metode hunting system, petugas menyisir sejumlah warung dan titik keramaian di sepanjang Jalan Jenderal Ahmad Yani Bypass, Kelurahan Kecapi, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, yang sebelumnya terindikasi menjual minuman keras tanpa izin resmi.

Dari hasil penertiban tersebut, petugas mengamankan minuman keras tradisional jenis ciu dan tuak dari seorang pria berinisial A (29), warga Kelurahan Kecapi, yang diduga menjual miras secara bebas di wilayah tersebut.

Barang bukti yang diamankan berupa 24 botol ciu dan 6 botol tuak yang kemudian dibawa ke Mapolsek Cirebon Selatan Timur untuk dilakukan pendataan dan proses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Penindakan terhadap peredaran miras di bulan Ramadan dinilai penting karena konsumsi alkohol kerap menjadi pemicu terjadinya perselisihan, perkelahian, hingga tindak pidana lainnya yang dapat mengganggu ketenteraman warga dalam menjalankan ibadah puasa dan kegiatan keagamaan.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur Juntar Hutasoit, S.H., M.H., menjelaskan bahwa operasi penyakit masyarakat akan terus digelar secara berkala selama Ramadan dengan sasaran utama peredaran minuman keras ilegal yang meresahkan warga.

Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi praktik penjualan miras tanpa izin, serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap tertib dan menghormati bulan suci dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketenangan umum.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam produksi maupun peredaran minuman keras, serta segera melaporkan apabila menemukan praktik serupa melalui layanan kepolisian 110 atau dengan mendatangi kantor polisi terdekat, sebagai bentuk partisipasi aktif menjaga ketertiban selama Ramadan.

((A, Rahmat))