Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Polres Wonosobo dan Dinas Kesehatan Perkuat Sinergi Tracing TBC hingga Tingkat Desa

Wonosobo – Polres Wonosobo melalui Satuan Binmas dan Sie Dokkes melaksanakan rapat koordinasi bersama Dinas Kesehatan Kabupate...

Postingan Populer

Selasa, 02 Juni 2026

Polres Wonosobo dan Dinas Kesehatan Perkuat Sinergi Tracing TBC hingga Tingkat Desa



Wonosobo – Polres Wonosobo melalui Satuan Binmas dan Sie Dokkes melaksanakan rapat koordinasi bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo terkait pelaksanaan program tracing Tuberkulosis (TBC) dalam rangka mendukung Program *Polda Jateng Peduli Berantas TBC Paru*. Kegiatan berlangsung di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo pada Selasa (2/6/2026).

Rapat koordinasi dipimpin bersama oleh jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo dan dihadiri Kasat Binmas, Kasi Dokkes, anggota Satbinmas serta anggota Sie Dokkes Polres Wonosobo.

Dalam pertemuan tersebut dibahas langkah-langkah percepatan penemuan kasus TBC secara aktif melalui kegiatan skrining kesehatan, pelacakan kontak erat (*contact tracing*), serta edukasi kesehatan kepada masyarakat. Sasaran kegiatan meliputi masyarakat umum dan pondok pesantren di wilayah Kabupaten Wonosobo, dengan prioritas pada kontak erat penderita TBC, suspek TBC, serta masyarakat yang belum pernah menjalani pemeriksaan TBC.

Hasil koordinasi menunjukkan masih terdapat sejumlah sasaran yang memerlukan tindak lanjut pemeriksaan berdasarkan data bakteriologis yang ada. Selain itu, sebagian hasil tracing yang telah dilakukan kader kesehatan belum seluruhnya terinput dalam sistem pelaporan kesehatan, serta masih ditemukan suspek TBC yang belum mendapatkan pemeriksaan lanjutan secara optimal.

Sebagai tindak lanjut, Polres Wonosobo bersama Dinas Kesehatan akan melaksanakan kegiatan skrining kesehatan pada tanggal 3–4 Juni 2026 dengan melibatkan Klinik Polres, Puskesmas, dan Dinas Kesehatan. Kegiatan diawali dengan pemeriksaan kesehatan dasar dan Cek Kesehatan Gratis (CKG), termasuk pemeriksaan gula darah dan pemeriksaan kesehatan pendukung lainnya.

Masyarakat yang terindikasi sebagai suspek TBC akan menjalani pemeriksaan lanjutan di Puskesmas. Selanjutnya, sampel dahak akan dikirim ke laboratorium atau rumah sakit rujukan untuk dilakukan pemeriksaan lebih mendalam. Apabila ditemukan hasil positif TBC, petugas akan segera melakukan tracing kontak erat serta memberikan edukasi kesehatan kepada keluarga dan lingkungan sekitar guna mencegah penyebaran penyakit.

Dalam program ini, Bhabinkamtibmas memiliki peran penting sebagai ujung tombak Polri di tingkat desa. Mereka akan mendampingi petugas kesehatan dalam kegiatan sosialisasi, mengajak masyarakat mengikuti skrining, serta membantu pelaksanaan tracing kontak erat secara humanis dan persuasif.

Selain itu, Sie Dokkes Polres Wonosobo akan terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan serta monitoring hasil skrining yang dilaksanakan di lapangan.

Untuk memperkuat sinergi seluruh pihak, juga direncanakan pelaksanaan Zoom Meeting pada hari Jumat yang melibatkan Polres Wonosobo, Dinas Kesehatan, dan kader MSI guna menyamakan langkah dalam mendukung keberhasilan program tracing TBC di Kabupaten Wonosobo.

Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M. menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam program ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan penemuan kasus TBC secara aktif, mempercepat diagnosis dan pengobatan, serta meningkatkan cakupan investigasi kontak di tengah masyarakat.

Melalui kolaborasi antara Polres Wonosobo dan Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo, diharapkan upaya pemberantasan TBC dapat berjalan lebih efektif sehingga mampu menekan angka penularan dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Wonosobo.

(Yudhi)
Uploaded Image

Kapolresta Tangerang Cek TKP Mayat Tukang Cilok di Cikupa


Uploaded Image


Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mendatangi TKP penemuan mayat pria di sebuah kontrakan di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Selasa (2/6/2026) petang. 

Di kontrakan tersebut, seorang pria berinisial R yang sehari-hari berjualan cilok ditemukan meninggal. Saat mengecek TKP, nampak bekas darah di lantai. 

"Kami melakukan penyelidikan untuk mengungkap peristiwa ini," kata Indra Waspada. 

Dia menerangkan, korban terindikasi meninggal karena pembunuhan. Oleh karena itu, petugas polisi langsung bergerak memeriksa saksi, barang bukti, termasuk menyisir sekitar lokasi guna mendapatkan bukti petunjuk. 

"Terkait korban, kami masih menunggu hasil autopsi," ujarnya. 

Indra Waspada juga menerangkan, korban baru sekitar 10 hari tinggal di kontrakan tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, kata dia, korban diketahui tinggal berdua bersaama rekannya. 

"Penyelidikan masih terus kami lakukan, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa terungkap," pungkasnya.




Toher Aswi

Polsek Pasar Kemis Polsek Pasar Kemis Dalami Kasus Cekcok Gegara Seorang Pria Siram Jalan Diduga Mengenai Warga


Uploaded Image


Polsek Pasar Kemis Polresta Tangerang memastikan Dalami Kasus Cekcok Gegara Seorang Pria Siram Jalan Diduga Mengenai Warga

Polsek Pasar Kemis Polresta Tangerang memastikan sudah menindaklanjuti video seorang pria yang menyiramkan cairan ke jalan hingga mengenai warga yang melintas di Jalan Pepaya 2, Pondok Makmur, Kelurahan Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis. 

Video tersebut viral di media sosial dan menuai beragam reaksi. Menanggapi hal tersebut, aparat Polsek Pasar Kemis menegaskan sudah pernah memanggil para pihak untuk dilakukan klarifikasi dan musyawarah. 

Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi menyampaikan, pemanggilan para pihak sudah dilakukan pada Rabu (30/4/2026). Pada pertemuan tersebut, polisi memanggil A (42), pria yang menyiramkan air, beberapa warga, serta perangkat lingkungan setempat. 

"Pada pertemuan itu sudah terjadi kesepakatan dan saudara A tidak diperbolehkan melakukan penyiraman lagi," kata Humaedi, Selasa (2/6/2026). 

Menurutnya, warga resah dengan aktivitas pembuangan air tersebut. Warga pun mendatangi rumah A dan sempat terjadi cecok. Namun kemudian diselesaikan di Polsek Pasar Kemis. 

Humaedi menyesalkan, peristiwa tersebut kembali terjadi baru-baru ini. Bahkan, karena peristiwa terbaru tersebut, cekcok antara warga dengan A berujung kontak fisik. 

"Saudara A mengaku menerima kekerasan hingga membuat laporan ke Polsek Pasar Kemis," ujar Humaedi. 

Humaedi memgimbau warga agar tidak terprovokasi. Serta mengedepankan dan menyerahkan penanganan hukum ke kepolisian. 

Dia memastikan, polisi sedang melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut. Mulai dari motif A menyiram jalan, air yang disiramkan, hingga dugaan pemukulan yang diklaim dialami A. 

Humaedi juga mendorong, apabila ada pihak yang dirugikan untuk membuat laporan. Agar permasalahan tersebut dapat diselesaikan melalui jalur yang semestinya.





Toher Aswi

Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Babinsa Banjarsari Pacu Semangat Belajar Siswa SMU Budi Utomo

Surakarta – Sebagai wujud kepedulian terhadap pembinaan generasi penerus bangsa, Babinsa Kelurahan Banjarsari Sertu Mujono dari Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta hadir langsung di tengah para siswa SMU Budi Utomo. Kegiatan pembinaan berlangsung di halaman sekolah Jl. Bromo Raya Rt 04/03, Sekip, Kelurahan Banjarsari, Selasa (02/06/2026).

Memanfaatkan waktu istirahat para siswa, Sertu Mujono memberikan motivasi dan semangat belajar secara humanis dan komunikatif. Tidak sekadar ceramah, suasana cair yang dibangun membuat para siswa antusias berinteraksi dan bertanya.

Dalam arahannya, Sertu Mujono menjelaskan tentang nilai-nilai dasar yang melekat pada profesi prajurit TNI: tanggung jawab, loyalitas, dan disiplin tinggi. 

Menurutnya, tiga nilai itu bukan hanya untuk prajurit, tapi sangat relevan diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat menuntut ilmu.

“Belajar itu juga butuh disiplin. Disiplin waktu, disiplin mengerjakan tugas, dan disiplin menjaga sikap. Kalau dari sekarang adik-adik sudah terbiasa disiplin, ke depan cita-cita setinggi apa pun bisa diraih,” pesan Sertu Mujono kepada siswa.

Lebih dari itu, Mujono juga menekankan pentingnya menumbuhkan jiwa nasionalisme dan rasa cinta Tanah Air sejak usia dini. Ia mengajak siswa untuk menghargai jasa para pahlawan dengan cara sederhana: rajin belajar, patuh pada guru, serta menjaga nama baik sekolah, keluarga, dan bangsa.

Kehadiran Babinsa disambut positif pihak sekolah. Bapak Hari selaku guru pengajar menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Koramil 02/Banjarsari. 

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Babinsa Sudiroprajan Rajut Keakraban, Komsos Jadi Jembatan TNI-Rakyat

Surakarta - Kedekatan TNI dengan rakyat kembali diperkuat melalui komunikasi sosial. Babinsa Kelurahan Sudiroprajan, Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta, Sertu Watono, menggelar Komsos dengan warga binaan di Kelurahan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Selasa (02/06/2026).

Komsos menjadi salah satu tugas pokok Babinsa untuk menjalin silaturahmi sekaligus menyerap informasi langsung dari masyarakat. 

Lewat obrolan santai bersama warga, Sertu Watono tidak hanya mempererat hubungan kekeluargaan, tapi juga memantau perkembangan situasi di wilayah binaan.

“Komsos ini wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Semakin dekat dan akrab dengan warga, maka tugas Babinsa di lapangan akan semakin ringan karena ada kebersamaan,” jelas Sertu Watono.

"Kegiatan ini diharapkan terus menjaga suasana harmonis antara Babinsa dan masyarakat. Dengan rutin anjangsana,kami bisa lebih cepat mengetahui kebutuhan warga serta bersama-sama menjaga kondusivitas lingkungan."pungkas Sertu Watono.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Pelopori Kebersihan Lingkungan, Babinsa Pucangsawit Kerja Bakti Bersihkan Ranting dan Pohon

Surakarta – Babinsa Kelurahan Pucangsawit Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serda Tarto bersama Dinas Kebersihan dan Warga Rw 09 melaksanakan kerja bakti pembersihan ranting-ranting dan memotong serta memangkas pohon yang mengganggu pengguna jalan di Rt 02 Rw 09 Kelurahan pucangsawit, Kecamatan Jebres, Selasa (02/06/2026).

Serda Tarto mengatakan kegiatan kerja bakti pembersihan ranting-ranting dan memotong serta memangkas pohon yang sudah menutupi di jalan.

"Kegiatan kerja bakti tersebut merupakan upaya bersama, untuk mewujudkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan khususnya di Rt 02/09 Pucangsawit."ujarnya.

"Dan juga Penebangan pohon sebagai upaya menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu pada saat terjadi musim hujan yang di sertai angin kencang dan dapat menimbulkan banyak kerawanan, terutama pohon tumbang yang berada di pinggir jalan."Imbuhnya.

"Harapannya, dengan adanya kerjabakti memangkas rumput dan Memotong pohon-pohon kayu sinergitas, gotong-royong dan jalinan kerjasama tersebut akan semakin menguatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat."pungkas Serda Tarto.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Curi Rokok Senilai Belasan Juta Rupiah, Dua Pelaku Dibekuk di Indramayu

KUNINGAN–Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kuningan berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan, yang menyasar sebuah toko di wilayah Kecamatan Cilimus. Dalam kasus tersebut, pelaku berhasil membawa kabur ratusan bungkus rokok berbagai merek dengan nilai kerugian mencapai belasan juta rupiah.

Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Abdul Aziz didampingi Kasi Humas AKP Mugiyono menjelaskan, bahwa peristiwa pencurian itu terjadi di Toko Rizky yang berada di kawasan Pertokoan Hidayah, Desa Caracas, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan.
"Kasus ini terungkap berkat hasil penyelidikan yang dilakukan petugas melalui analisis rekaman CCTV serta identifikasi sidik jari yang ditemukan di lokasi kejadian,”ujar AKP Abdul Aziz, Selasa (2/6/2026.

Peristiwa tersebut diketahui pada Rabu (26/5/2026,sekitar pukul 23.00 WIB. Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi dan menangkap dua orang tersangka yang diduga terlibat dalam aksi pencurian tersebut.
Kedua tersangka masing-masing berinisial D (40) dan AF (20), warga Kecamatan Astanajapura, Kota Cirebon. Keduanya berhasil diamankan oleh Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Kuningan bersama Unit Reskrim Polsek Cilimus di sebuah rumah di Desa Wanakaya, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu.

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku diduga masuk ke dalam toko dengan cara merusak bagian atap bangunan. Setelah berhasil masuk, mereka menggasak berbagai barang dagangan, terutama rokok yang menjadi target utama pencurian.
"Pelaku D berperan sebagai eksekutor yang merusak atap toko dan mengambil barang-barang milik korban, sedangkan pelaku AF bertugas mengamati serta memantau situasi di sekitar lokasi,”jelasnya.

Dari tangan para tersangka, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu buah tang potong, sebilah golok tanpa gagang, satu buah senter, dua karung plastik, satu tas ransel, satu unit sepeda motor Honda, serta 390 bungkus rokok berbagai merek yang diduga merupakan hasil kejahatan.
Keberhasilan pengungkapan kasus ini sekaligus menuntaskan pencarian pelaku yang sempat meresahkan pemilik toko. Polisi memastikan proses hukum terhadap kedua tersangka akan terus berlanjut.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 477 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun dan pidana denda paling banyak Rp500 juta.
AKP Abdul Aziz menegaskan, Polres Kuningan akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum terhadap berbagai tindak kriminalitas yang merugikan masyarakat, termasuk pencurian dengan pemberatan yang menyasar pelaku usaha dan pemilik toko.

((A, Rahmat))

Polres Kuningan Ungkap Kasus Curanmor, Motor Curian Berhasil Diamankan


KUNINGAN – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kuningan berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di wilayah Kecamatan Cilimus. Seorang pria berinisial MS (38), warga Kota Cirebon, diamankan setelah diduga membawa kabur sepeda motor milik warga yang terparkir di samping rumah dengan kunci kontak masih tergantung.

Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Abdul Aziz didampingi Kasi Humas AKP Mugiyono menjelaskan, peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Minggu (24/5/2026,sekitar pukul 18.30 WIB di halaman samping rumah korban di Dusun Wage, Desa Caracas, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan.
Menurut AKP Abdul Aziz, pelaku memanfaatkan kelengahan pemilik kendaraan yang meninggalkan sepeda motor dalam kondisi kunci kontak masih menempel. Kesempatan itu kemudian digunakan pelaku untuk membawa kabur kendaraan roda dua tersebut.

“Dari hasil penyelidikan, pelaku berinisial MS diduga mengambil sepeda motor saat kunci kontak masih tergantung pada kendaraan,” ujar AKP Abdul Aziz, Selasa (2/6/2026.
Setelah menerima laporan dari korban, Satreskrim Polres Kuningan bersama Unit Reskrim Polsek Cilimus segera melakukan penyelidikan. Berbekal analisis rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, petugas berhasil mengidentifikasi pelaku.

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Kuningan kemudian melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil mengamankan tersangka di wilayah Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon. Dalam penangkapan tersebut, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Revo tahun 2010 bernomor polisi E-3756-ZC beserta kunci kontaknya.

“Alhamdulillah, kendaraan yang dicuri berhasil ditemukan dan diamankan sebagai barang bukti bersama pelaku,” katanya.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Ia terancam pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp500 juta.
AKP Abdul Aziz juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam menjaga kendaraan, terutama dengan tidak meninggalkan kunci kontak pada sepeda motor yang diparkir, meskipun berada di lingkungan rumah sendiri.

“Kelalaian sekecil apa pun dapat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Kami mengajak masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan guna mencegah terjadinya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor,” pungkasnya.

((A, Rahmat))

Sertijab Kasat Binmas dan Kenaikan Pangkat Pengabdian Warnai Semangat Pengabdian di Polres Cirebon Kota

Cirebon Kota – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat kembali ditunjukkan Polres Cirebon Kota melalui pelaksanaan Upacara Serah Terima Jabatan Kasat Binmas dan Korps Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian yang digelar pada Selasa (02/06/2026) pukul 08.00 WIB hingga 08.45 WIB di Lapangan Mapolres Cirebon Kota sebagai bagian dari pembinaan organisasi dan pengembangan karier personel Polri.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan meningkatkan kinerja satuan kerja agar semakin profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan upacara tersebut dihadiri oleh Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., para pejabat utama, para Kapolsek jajaran, perwira, personel Polri, dan ASN Polres Cirebon Kota yang turut mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh khidmat.

Momentum serah terima jabatan kali ini ditandai dengan dilantiknya Iptu Erni Suhaeni sebagai Kasat Binmas Polres Cirebon Kota yang dipercaya mengemban tugas baru dalam memperkuat fungsi pembinaan dan kemitraan dengan masyarakat.

Kapolres Cirebon Kota berharap Iptu Erni Suhaeni dapat mengoptimalkan pengalaman, kemampuan, dan integritas yang dimiliki untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.

Selain serah terima jabatan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Korps Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian kepada Ipda Sanusi sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, disiplin, dan pengabdian selama menjalankan tugas kepolisian.

Kenaikan pangkat penghargaan tersebut menjadi simbol apresiasi institusi kepada personel yang mampu menjaga rekam jejak pengabdian dengan baik dan menunjukkan komitmen tinggi dalam melaksanakan tugas hingga akhir masa dinasnya.

Rangkaian kegiatan berlangsung melalui prosesi upacara, laporan resmi Korps Raport, amanat inspektur upacara, pembacaan doa, pemberian ucapan selamat, dan foto bersama sebagai bentuk penghormatan terhadap personel yang menerima amanah maupun penghargaan.

Bagi masyarakat, pembinaan karier melalui serah terima jabatan dan kenaikan pangkat penghargaan menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya pelayanan kepolisian yang semakin profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan publik.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan, “Kami mengucapkan selamat kepada Iptu Erni Suhaeni atas amanah sebagai Kasat Binmas Polres Cirebon Kota dan kepada Ipda Sanusi atas kenaikan pangkat pengabdian yang diterimanya, semoga penghargaan dan kepercayaan ini menjadi motivasi untuk terus memberikan dedikasi terbaik, menjaga integritas, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.”

((A, Rahmat))

Respons Cepat Laporan 110, Polisi Evakuasi ODGJ Mengamuk di Desa Purwojati



WONOSOBO – Personel Polres Wonosobo bersama Polsek Kertek bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang mengamuk dan mengganggu ketertiban umum di Dusun Ngariman RT 02 RW 06, Desa Purwojati, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Selasa (2/6/2026) dini hari.

Laporan tersebut diterima melalui Call Center 110 Polres Wonosobo pada pukul 04.27 WIB dari AMZ (29), adik kandung pasien. Menindaklanjuti informasi yang masuk, Operator 110 segera berkoordinasi dengan PAMAPTA I untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

PAMAPTA I bersama piket SPKT Polres Wonosobo dan piket SPKT Polsek Kertek kemudian mendatangi lokasi kejadian. Saat petugas tiba di rumah pasien, kondisi rumah dalam keadaan gelap karena seluruh lampu dimatikan. Dari dalam rumah, petugas hanya mendengar suara benda-benda yang dilempar oleh pasien.

Melihat situasi tersebut, petugas tidak langsung melakukan tindakan paksa. Dengan pendekatan humanis, petugas berupaya mengajak pasien berkomunikasi dan menenangkannya terlebih dahulu sambil memantau perkembangan situasi. Setelah kondisi pasien mulai lebih tenang, petugas kemudian masuk ke dalam rumah untuk melakukan pengamanan.

Dalam proses penanganan tersebut, petugas bekerja sama dengan tenaga medis dan Kepala Dusun setempat. Demi keselamatan pasien maupun warga sekitar, tenaga medis memberikan suntikan penenang sesuai prosedur medis sebelum pasien dievakuasi.

Pasien yang disamarkan dengan inisial MF (31) selanjutnya dibawa menggunakan ambulans desa menuju Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Magelang guna mendapatkan penanganan dan perawatan lebih lanjut.

PAMAPTA I Polres Wonosobo, Ipda Dhaniz Nurrizki, S.Tr.I.K., mengatakan bahwa seluruh rangkaian penanganan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis serta keselamatan semua pihak.

"Kami menerima laporan dari masyarakat melalui Call Center 110 dan segera menuju lokasi. Setibanya di sana, kami melakukan asesmen situasi terlebih dahulu karena kondisi pasien masih emosional. Kami berupaya menenangkan pasien secara persuasif, berkoordinasi dengan keluarga, tenaga medis, dan perangkat wilayah setempat. Setelah kondisi memungkinkan, pasien berhasil diamankan dan dibawa ke RSJ Magelang untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat," ujar Ipda Dhaniz.

AMZ (29) selaku pelapor dan adik pasien menyampaikan apresiasi atas respons cepat yang diberikan oleh Polres Wonosobo. Menurutnya, sejak laporan disampaikan melalui layanan 110 hingga petugas tiba di lokasi berlangsung sangat cepat.

"Respon dari 110 Polres Wonosobo sangat cepat, sangat tanggap, dan sangat aktif sekali. Saya telepon langsung diangkat dan petugas sangat responsif. Kami sekeluarga merasa sangat terbantu karena anggota Polri segera datang dan membantu menangani situasi sampai selesai," ungkap AMZ.

Polres Wonosobo mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila menemukan kejadian yang memerlukan kehadiran dan bantuan kepolisian. Layanan tersebut tersedia selama 24 jam sebagai sarana pelayanan cepat bagi masyarakat.

Berkat respons cepat petugas serta sinergi antara keluarga, tenaga medis, perangkat desa, dan kepolisian, situasi di lokasi berhasil dikendalikan dengan aman dan pasien memperoleh penanganan medis yang diperlukan.


(Yudhi)
Uploaded Image