Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

REKAYASA LALU LINTAS SITUASIONAL SAAT KEGIATAN NOBAR PERTANDINGAN PERSIB BANDUNG VS PERSIJA JAKARTA

  Polres Kuningan - disampaikan Kasat lantas polres Kuningan AKP Aktuin Moniharapon melalui KBO satlantas Polres Kuningan Iptu ...

Postingan Populer

Minggu, 10 Mei 2026

REKAYASA LALU LINTAS SITUASIONAL SAAT KEGIATAN NOBAR PERTANDINGAN PERSIB BANDUNG VS PERSIJA JAKARTA


 
Polres Kuningan - disampaikan Kasat lantas polres Kuningan AKP Aktuin Moniharapon melalui KBO satlantas Polres Kuningan Iptu Deni Supriatna, Sh.meyampaikan
Kepada  Seluruh Masyarakat Pengguna Jalan Wilayah Kabupaten Kuningan
Antisipasi lonjakan volume kendaraan dan keramaian masyarakat sehubungan kegiatan Nonton Bareng (NOBAR) pertandingan Persib Bandung vs Persija Jakarta, Minggu 10 Mei 2026, mulai pukul 14.30 s.d 18.00 WIB di sejumlah titik lokasi di wilayah Kuningan.
Menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) serta mencegah kemacetan dan gangguan keamanan ketertiban umum.
Lokasi Fokus & Rekayasa Lalu Lintas:
Rekayasa diterapkan di kawasan pusat kota, Jl. Siliwangi, Jl. RE Martadinata, Jl. Diponegoro, sekitar Alun-Alun Kuningan, dan titik keramaian utama lainnya:
Pukul 14.00 – 18.30 WIB:
Penutupan sebagian lajur & pengalihan arus di Jl. Siliwangi segmen Alun-Alun → Pasar Baru; kendaraan dialihkan lewat Jl. Pangeran Sutajaya.
• Arus dari arah Cirebon → Kuningan diarahkan masuk Jl. A. Yani – Jl. Cibinuang.
• Arus dari arah Ciamis → Kuningan diarahkan lewat Jl. Raya Panjalu – Jl. Raya Cigugur.
Larangan parkir di bahu jalan dan ruas utama kawasan tersebut selama kegiatan berlangsung; kendaraan diparkirkan di lokasi terpadu yang ditunjuk petugas.
 Penempatan personel di 12 titik simpul strategis untuk mengatur arus dan membantu pengguna jalan.
Imbauan Kepada Masyarakat Hindari perjalanan/lewatan di jalur tersebut jika tidak ada keperluan mendesak; gunakan jalur alternatif yang disediakan.
 Patuhi rambu, petunjuk arah dan arahan petugas di lapangan demi kenyamanan dan keamanan bersama.
Pengunjung nobar diminta datang lebih awal, menggunakan kendaraan umum atau berkelompok, serta tidak membuat keributan, merusak fasilitas umum, atau melakukan tindakan anarkis.
Tetap tertib, jaga kebersihan, dan pulang secara tertib setelah acara selesai.
Rekayasa ini bersifat situasional, dapat disesuaikan sesuai kondisi kepadatan lalu lintas di lapangan. Kami berharap dukungan dan kerjasama seluruh masyarakat agar kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar.

((A, Rahmat))

Polsek Tigaraksa Quick Respon Laporan Dugaan Upaya Curanmor di Perumahan Sudirman Indah


Uploaded Image


Tigaraksa – Jajaran Polsek Tigaraksa bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya dugaan upaya tindak pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Perumahan Sudirman Indah Blok H1 No. 17 RT 001/012 Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 09 Mei 2026 pukul 19.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan Quick Respon tersebut dipimpin langsung oleh IPDA Muhdiawan, S.H. bersama personel piket fungsi Polsek Tigaraksa, yakni Aipda F. Doni Sinambela, Aipda Hugeng, Aipda Rauf, Aipda Bayu dan Brigadir Husen.

Setibanya di lokasi, personel kepolisian segera melakukan pengecekan serta berkoordinasi dengan Ketua RT 001 Bapak Soleh, Bapak Sandi, serta Bapak Eka selaku pemilik kendaraan sepeda motor yang menjadi sasaran dugaan pelaku curanmor yang hingga saat ini belum diketahui identitasnya.

Uploaded Image

Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan himbauan kamtibmas kepada warga agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas, khususnya aksi pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Warga juga diimbau untuk memastikan kendaraan dalam kondisi terkunci ganda saat diparkir guna meminimalisir potensi tindak kejahatan.

Selain itu, pihak kepolisian juga mengarahkan pemilik kendaraan untuk segera membuat laporan polisi sebagai langkah awal guna memudahkan proses penyelidikan dan pengungkapan kasus tindak pidana tersebut.

Kehadiran personel Polsek Tigaraksa di lokasi mendapat respon positif dari masyarakat sekitar. Warga mengapresiasi gerak cepat kepolisian dalam menindaklanjuti laporan yang disampaikan masyarakat.

Melalui kegiatan Quick Respon ini, Polsek Tigaraksa berharap dapat terus mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Tigaraksa.




Toher Aawi

Sabtu, 09 Mei 2026

Polresta Tangerang Siaga Antisipasi Nobar Persija vs Persib, Patroli Ditingkatkan di Sejumlah Wilayah


Uploaded Image

Polresta Tangerang meningkatkan langkah antisipasi menjelang pertandingan antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung yang akan digelar pada Minggu (10/5/2026) yang akan digelar di Stadion Segiri, Samarinda.

Pengamanan dilakukan menyusul rencana sejumlah kegiatan nonton bareng (nobar) yang akan digelar oleh kelompok suporter kedua tim di beberapa wilayah Kabupaten Tangerang.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, pihaknya telah menyiapkan langkah pengamanan. Di antaranya patroli untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, terutama konvoi suporter sebelum maupun sesudah kegiatan nobar berlangsung.

“Kami telah memetakan sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi kegiatan nobar, baik yang diselenggarakan oleh basis suporter Persija maupun Persib. Pengamanan dan patroli akan kami tingkatkan,” kata Indra Waspada, Sabtu (9/5/2026).

Adapun beberapa wilayah yang diperkirakan menjadi titik kegiatan nobar antara lain Kecamatan Cikupa, Rajeg, Panongan, dan Tigaraksa. Menurut Indra Waspada, langkah patroli dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap potensi gesekan antarpendukung maupun gangguan ketertiban umum akibat konvoi kendaraan.

“Kami mengimbau seluruh suporter untuk menjaga ketertiban, tidak melakukan provokasi, konvoi berlebihan, ataupun tindakan yang dapat mengganggu masyarakat,” ujarnya.

Uploaded Image

Selain patroli mobile, personel kepolisian juga akan disiagakan di sejumlah titik rawan dan lokasi nobar guna memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif.

Polresta Tangerang juga berkoordinasi dengan penyelenggara nobar, tokoh masyarakat, serta komunitas suporter agar turut membantu menjaga suasana tetap damai selama pertandingan berlangsung.

Indra Waspada menegaskan, rivalitas sepak bola seharusnya menjadi sarana hiburan dan mempererat persaudaraan, bukan memicu konflik di tengah masyarakat.

“Silakan mendukung tim masing-masing, tapi tetap utamakan keselamatan, ketertiban, dan saling menghormati,” tegasnya.

Indra Waspada juga mengingatkan para suporter agar tidak mengonsumsi minuman keras, membawa senjata tajam, petasan, maupun melakukan aksi sweeping yang berpotensi memicu keributan. Dia memastikan akan mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang melakukan pelanggaran hukum dan mengganggu keamanan.




Toher Aswi

Diduga Perkara Perampasan Kendaraan Mengendap Lebih dari 5 Bulan di Polres Tebing Tinggi, Pengacara Korban Akan Bawa ke Tingkat Lebih Tinggi


 
Tebing Tinggi – Perkara dugaan perampasan kendaraan roda empat jenis Toyota Rush bernomor polisi BK 1152 VOD yang dilaporkan sejak 23 Desember 2025 lalu dinilai belum menunjukkan kemajuan yang memadai hingga kini. Peristiwa tersebut diduga terjadi di Jalan Taman Bahagia, Kelurahan Tanjung Marulak Hilir, Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi, dan menjadi perhatian karena sudah berjalan lebih dari lima bulan namun belum ada kepastian hukum yang jelas.
 
Koko Kurniawan Zebua selaku korban melaporkan kejadian tersebut setelah kendaraannya diambil secara paksa oleh pihak yang diduga berperan sebagai penagih utang. Menurut keterangan pengacara korban, Andro Oki, SH, MH, proses penanganan perkara di Polres Tebing Tinggi justru menimbulkan berbagai pertanyaan mendasar. Ia menduga terdapat indikasi penanganan yang tidak berjalan sebagaimana seharusnya, bahkan terkesan ada upaya untuk memperlambat atau mengurangi bobot kasus yang ada.
 
“Kami melihat ada tanda-tanda penanganan yang tidak berjalan secara objektif dan adil. Hal ini dapat dilihat mulai dari tahap pencatatan laporan, penyampaian pemberitahuan perkembangan perkara, hingga isi komunikasi yang tercatat baik antara petugas penyidik dengan korban, maupun antara korban dan pihak yang terlibat dalam peristiwa ini,” ungkap Andro saat dihubungi pada Minggu, 10 Mei 2026.
 
Lebih lanjut dijelaskannya, unsur-unsur kejahatan serta ketentuan hukum yang berlaku dinilai sudah sangat jelas dan terpenuhi dalam kasus ini. Namun, petugas penyidik justru tampak kesulitan atau enggan untuk menentukan pihak-pihak yang terlibat sebagai tersangka. Dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah, Andro menyampaikan kekhawatiran mengenai alasan di balik lambatnya proses ini hingga perkara seolah berhenti di tempat dan tidak ada perkembangan berarti selama berbulan-bulan lamanya.
 
Merespons kondisi tersebut, pihak korban berencana akan membawa perkara ini ke lembaga pengawasan yang berwenang guna memastikan penanganan berjalan sesuai ketentuan hukum. “Dalam waktu dekat, kami akan menyampaikan seluruh dokumen dan fakta perkara ini kepada Propam Mabes Polri, Ketua Komisi III DPR RI, Ketua Kompolnas, serta lembaga lain yang dianggap memiliki kewenangan. Langkah ini diambil agar dilakukan pengawasan dan pengendalian yang tepat, sehingga perkara ini tidak lagi berlarut-larut tanpa kejelasan,” tegas Andro.
 
Ia juga menegaskan prinsip hukum yang mendasar dalam kasus ini. Menurutnya, proses penyidikan seharusnya berfokus pada tindakan pengambilan kendaraan secara paksa yang merupakan perbuatan pidana, tidak perlu melebar ke pembahasan lain seperti dokumen perjanjian atau jumlah tunggakan. “Apapun kondisi perjanjian yang ada, baik ada dokumennya maupun tidak, tidak pernah dibenarkan mengambil barang milik orang lain dengan cara paksa. Setiap perbuatan semacam itu merupakan tindakan yang melanggar hukum dan dapat dikenakan sanksi pidana. Itulah hal pokok yang harus menjadi perhatian utama dalam penanganan kasus ini,” tambahnya.
 
Hingga berita ini disusun, pihak Polres Tebing Tinggi belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan dan langkah yang akan diambil oleh pihak korban. Masyarakat pun menanti bagaimana perkembangan selanjutnya dari perkara ini, serta harapan agar setiap peristiwa yang menimbulkan kerugian bagi warga dapat diselesaikan dengan cepat, adil, dan berlandaskan hukum yang berlaku.

(Suryono)

DUGAAN 500 JUTA DANA DESA WERASARI RAIB : KAUR KEUANGAN DITUDING KABUR, KADES DINILAI NGELES, INSPEKTORAT MAJALENGKA JANGAN TIDUR

Kades Werasari Bungkam Saat Dikonfirmasi Wartawan. Bupati Eman, APH, Ini Ujian Netralitas  


Werasari, Malausma  Ada bau tidak sedap dari Desa Werasari.  
Bukan dari got. Tapi dari pengelolaan Dana Desa.  
Informasi yang dihimpun Jurnalis  dari warga dan sumber internal desa menyebut  
Diduga uang Dana Desa tahun anggaran berjalan senilai Rp500 juta tidak jelas rimbanya. Kaur Keuangan desa disebut-sebut sudah tidak aktif dan keberadaannya dipertanyakan warga. Ironisnya, suami dari kaur Keuangan tersebut adalah menjabat sebagai Kepala Dusun di desa yang sama. 

Publik Bertanya: Kades Werasari Tahu Apa Tidak?  
Saat dikonfirmasi tim jurnalis mitra RNO, Kepala Desa Werasari memberikan jawaban yang dinilai tidak kooperatif dan tidak jelas.
Kades berdalih bahwa yang bermasalah “hanya uang pajak PPh dan PPN”.  
Jawaban itu justru memunculkan pertanyaan baru  .Jika benar hanya pajak, kenapa Kaur Keuangan sampai disebut “menghilang”?  
Kenapa suami Kaurkeuangan yang  Kadus tidak membantu klarifikasi?   
Kenapa nominal yang beredar di masyarakat mencapai Rp 500 juta ?  

Warga menilai Kades terkesan menutupi. Tidak mungkin seorang Kuwu tidak tahu pergerakan uang ratusan juta di desanya sendiri. Apalagi diduga melibatkan dua perangkat dalam satu rumah tangga.  

Inspektorat Majalengka: Jangan Masuk Angin  
Kasus dugaan penyelewengan DD ini jadi ujian pertama Inspektorat di era Bupati Eman Suherman.  
Rakyat menunggu: Audit investigatif turun sekarang. Bukan nunggu viral. Bukan nunggu demo. 
Kalau Inspektorat diam, publik berhak curiga: Ada apa?  
Ingat sumpah jabatan, Pak. Anda pengawas, bukan pemadam.  

Bupati Eman Suherman: Ini Momen Buktikan Langkung Sae 
Bapak terpilih dengan jargon “Majalengka Langkung SAE”.  
sae itu artinya bersih. Transparan. Tidak tebang pilih.  
Werasari bagian dari Majalengka, Pak.  
Turunkan tim khusus. Panggil Kades. Panggil Camat Malausma. 
Jangan sampai rakyat bilang: “Ganti Bupati, tapi desa tetap bocor. 

 Aph Polres dan Kejari Majalengka Netral harga Mati 
Dana Desa adalah uang negara. Uang rakyat. Jika benar ada dugaan penggelapan Rp500 juta, itu pidana korupsi.  
Kami minta APH proaktif. Panggil. Periksa. Tetapkan status hukum terang. 
Jangan tunggu laporan resmi. Berita ini adalah laporan publik. .Netral bukan berarti diam. Netral berarti tegak lurus hukuu.

Catatan Penting Biar Tidak Jadi Fitnah:  
Semua pihak masih BERDUGA. Asas praduga tak bersalah tetap dijunjung.  
 Kaur Keuangan dan Kadus yang dimaksud berhak klarifikasi ke publik. 
 Kades Werasari wajib buka data ke Inspektorat dalam 1x24 jam. 
Jika tidak terbukti, nama baik harus dipulihkan. Jika terbukti, proses hukum jalan.  

Pesan Untuk Kades Werasari:  
Pak Kuwu. Diam bukan emas saat uang rakyat hilang. 
Ngeles bukan solusi saat wartawan tanya.
Buka saja. Transparan saja. Jika Bapak bersih, Bapak tidak perlu takut.*
  Tapi jika Bapak menutupi, Bapak sedang menggali lubang sendiri. 

untuk warga werasari:  
Kawal. Tapi jangan anarkis. Foto. Catat. Laporkan ke Inspektorat:  
Dana Desa itu buat jalan, buat irigasi, buat posyandu. Bukan buat kabur.  

Majalengka Butuh Sapu Bersih  
Bupati sudah teriak “Langkung SAE”.  
Rakyat sudah bayar pajak.
Sekarang giliran Inspektorat dan APH buktikan : Sapu kami masih bisa bersihkan tikus.  

Kalau Rp500 juta di satu desa bisa raib, berapa triliun se-Indonesia?
Kalau Kades bisa ngeles, buat apa ada DD? 

Usut tuntas. Seret dalangnya. Kembalikan uang rakyat.  
Itu baru namanya Majalengka Langkung SAE.
Redaksi rakyat


(Didin.Mh)

Batik Buana Sekar Kedaton Jadi Primadona di Pameran UMKM Persit Bisa 2 Kartini Expo, Balai Kartini, Jakarta


Uploaded Image

Jakarta – Suasana semarak menyelimuti gelaran Pameran UMKM Persit Bisa 2 Tahun 2026 yang berlangsung di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta.

Di antara deretan stand produk unggulan Nusantara, booth Batik Buana Sekar Kedaton milik Persit KCK Cabang L Koorcab Rem 074 PD IV/Diponegoro terpantau terus dibanjiri pengunjung yang dengan antusias di lokasi Booth No.12.
‎​Sejak pintu pameran dibuka untuk umum, booth ini tidak hanya sekadar menjadi tempat transaksi jual beli, tetapi juga ruang edukasi budaya. 

Pengunjung tampak berkerumun, terlibat dalam perbincangan hangat untuk menggali lebih dalam mengenai filosofi serta proses kreatif di balik terciptanya sehelai kain Batik Buana Sekar Kedaton.
Saat dikonfirmasi awak media pada Sabtu (09/05/2026) Ny.Cita Putri Kharisma Sari Istri dari Peltu I Dewa Made Kasamabi Putra selaku pemilik dari Batik Buana Sekar Kedaton menegaskan bahwa ‎​edukasi di balik keindahan motif
‎​kekuatan utama yang menarik minat publik adalah transparansi dari  proses produksinya.

Uploaded Image

"Banyak pengunjung yang terpikat setelah mengetahui detail pembuatan batik ini, mulai dari pemilihan bahan, kerumitan pola, hingga teknik pewarnaan yang menjaga warisan budaya khas wilayah Koorcab Rem 074/Wrt ini."tuturnya.
‎​"Kami tidak hanya ingin menjual produk, tetapi juga berbagi cerita tentang nilai seni dan dedikasi anggota Persit dalam melestarikan batik. Antusiasme pengunjung hari ini membuktikan bahwa produk lokal memiliki daya saing yang luar biasa,"terangnya.
Daya tarik Batik Buana Sekar Kedaton terbukti mampu menggaet pembeli dari berbagai daerah. Ibu Indah, seorang pengunjung asal Bekasi, mengaku langsung jatuh hati begitu melihat koleksi yang dipamerkan. Tanpa ragu, ia memborong beberapa potong baju dan mukena batik untuk dibawa pulang.
‎​"Motifnya sangat elegan dan kualitas kainnya terasa premium. Begitu tahu proses pembuatannya yang sedemikian rupa, saya merasa produk ini punya nilai lebih. Sangat layak untuk dikoleksi," ungkap Ibu Indah.
‎​Pameran ini merupakan wadah bagi para anggota Persit dari seluruh penjuru Indonesia untuk memamerkan kreativitas dan kemandirian ekonomi melalui produk-produk UMKM unggulan. Dengan kehadiran produk seperti Batik Buana Sekar Kedaton, pameran ini sukses memperkuat posisi UMKM Persit sebagai salah satu pilar pelestari budaya dan penggerak ekonomi kreatif nasional.

Penulis : Arda 72

Pameran UMKM Persit Bisa 2 Kartini Expo, Balai Kartini Jakarta, Produk Unggulan Rajutan Orenayou Jadi Primadona


Uploaded Image

JAKARTA – Suasana semarak menyelimuti gelaran Pameran UMKM Persit Bisa 2 Tahun 2026 yang berlangsung di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta.

Di antara deretan stand produk unggulan Nusantara, booth Produk unggulan Rajutan Orenayou milik Persit KCK Cabang L Koorcab Rem 074 PD IV/Diponegoro terpantau terus dibanjiri pengunjung yang dengan antusias di lokasi Booth No.78.
‎​Sejak pintu pameran dibuka untuk umum, booth ini tidak hanya sekadar menjadi tempat transaksi jual beli, tetapi juga ruang edukasi budaya.

Pengunjung tampak berkerumun, terlibat dalam perbincangan hangat untuk menggali lebih dalam mengenai filosofi serta proses kreatif di balik terciptanya Produk unggulan Rajutan Orenayou.

Saat dikonfirmasi awak media pada Sabtu (09/05/2026) Ny. Weny Arnita Sandy istri dari Sertu Mujono selaku pemilik dari Produk unggulan Rajutan Orenayou menegaskan bahwa ‎​edukasi di balik keindahan motif
‎​kekuatan utama yang menarik minat publik adalah transparansi dari proses produksinya.

Uploaded Image

"Banyak pengunjung yang terpikat setelah mengetahui detail pembuatan Rajutan Orenayou ini, mulai dari pemilihan bahan, kerumitan pola, yang tetap menjaga warisan budaya khas wilayah Koorcab Rem 074/Wrt ini."tuturnya.
‎​"Kami tidak hanya ingin menjual produk, tetapi juga berbagi cerita tentang nilai seni dan dedikasi anggota Persit dalam melestarikan Rajutan. Antusiasme pengunjung hari ini membuktikan bahwa produk lokal memiliki daya saing yang luar biasa,"terangnya.
Daya tarik Produk unggulan Rajutan Orenayou terbukti mampu menggaet pembeli dari berbagai daerah. Ibu Safitri, seorang pengunjung asal Depok, mengaku langsung jatuh hati begitu melihat koleksi yang dipamerkan. Tanpa ragu, ia memborong beberapa produk Rajutan untuk dibawa pulang.
‎​"Begitu tahu proses pembuatannya yang sedemikian rupa, saya merasa produk ini punya nilai lebih. Sangat layak untuk dikoleksi," ungkap Ibu Safitri.
‎​Pameran ini merupakan wadah bagi para anggota Persit dari seluruh penjuru Indonesia untuk memamerkan kreativitas dan kemandirian ekonomi melalui produk-produk UMKM unggulan. Dengan kehadiran produk seperti Batik Buana Sekar Kedaton, pameran ini sukses memperkuat posisi UMKM Persit sebagai salah satu pilar pelestari budaya dan penggerak ekonomi kreatif nasional.

Penulis : Arda 72

Soal Aktivitas Galian Tanah, Polsek Rajeg Lakukan Pendalaman




Uploaded Image



Aparat Polsek Rajeg Polresta Tangerang melakukan pendalaman atas informasi adanya galian tanah diduga tanpa ijin di Desa Rajeg, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang. 

Kapolsek Rajeg AKP Yono Taryono mengatakan, petugas sudah melakukan pengecekan dugaan adanya aktivitas galian C tersebut. 

"Kami menggali informasi mengenai aktivitas galian tersebut sebagai tindak lanjut informasi dari masyarakat," ujar Yono, Jumat (8/5/2026). 

Uploaded Image

Yono menerangkan, di lokasi tersebut, didapat keterangan bahwa kegiatan yang dilakukan adalah pengambilan tanah dari lokasi tersebut ke titik lokasi lainnya. Atas keterangan yang didapat, petugas kemudian melaksanakan koordinasi dengan Unit Krimsus Polresta Tangerang. Selanjutnya dalam penanganan Unit Krimsus Polresta Tangerang

"Prinsipnya kami tindak lanjut dan lakukan pendalaman. Apabila dalam penyelidikan ditemukan unsur pelanggaran hukum pidana, maka akan dilakukan proses sesuai hukum yang berlaku," ujar Yono. 

Yono juga mengapresiasi masyarakat yang sudah memberikan informasi. Dia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga dan memelihara kamtibmas. Serta melaporkan apabila menemukan hal mencurigakan atau aktivitas yang meresahkan.



Toher Aswi

Gandeng Linmas, Piket Koramil 03/Serengan Laksanakan Patroli Malam, Wujudkan Situasi Aman Dan Kondusif

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serka Rochani bersama dengan Linmas melaksanakan Patroli malam hari di wilayah kecamatan Serengan, Jum'at (08/05/2026) tadi malam.

Serka Rochani menegaskan Patroli malam dilaksanakan secara rutin untuk monitoring  warga pada malam hari serta untuk meminimalisir dan mencegah tindak kejahatan ataupun gangguan kamtibmas di wilayah.

"Adapun sasaran dalam patroli yaitu tempat - tempat rawan dari gangguan  kamtibmas yang ada di wilayah kecamatan Serengan serta untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif."ujarnya.

"Patroli malam ini rutin dilakukan untuk menciptakan keamanan di waktu rawan seperti saat masyarakat melaksanakan istirahat malam hari ataupun menjelang dini hari."pungkas Serka Rochani.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Jumat, 08 Mei 2026

Tim Irjenad Tinjau Jembatan Gantung Garuda di Wonosobo


Wonosobo – Tim Inspektorat Jenderal Angkatan Darat (Irjenad) melakukan peninjauan langsung terhadap Jembatan Gantung Garuda yang telah rampung dibangun di wilayah Sidupaten Kertek dan Kalidadap, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo.
 Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Kolonel Inf. Maten Pasundan dan didampingi oleh rombongan Zibang IV.Rombongan disambut hangat oleh Dandim 0707/Wonosobo, Letkol Inf. Yoyok Suyitno, S.Sos., beserta jajaran terkait setempat. (8/5/2026)


 Kedatangan tim Irjenad ini bertujuan untuk memastikan kualitas pembangunan jembatan sesuai dengan desain dan gambar perencanaan yang telah ditetapkan. Menurut Kolonel Inf. Maten Pasundan, peninjauan dilakukan secara langsung guna mengecek kesesuaian antara hasil pelaksanaan dengan perencanaan awal. “Kami ingin memastikan bahwa jembatan ini dibangun dengan baik, sesuai standar, dan benar-benar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda merupakan bagian dari program inisiatif nasional yang bertujuan memperkuat konektivitas antar desa serta mempercepat pemerataan infrastruktur di wilayah pelosok dan daerah tertinggal (3T). Program ini melibatkan kolaborasi erat antara Kementerian Pertahanan, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan pemerintah daerah setempat.

Jembatan yang melintasi kawasan tersebut diharapkan dapat membuka akses transportasi yang lebih baik, mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, serta memperlancar mobilitas warga di daerah yang selama ini terkendala infrastruktur.

Pada kesempatan tersebut, Kolonel Maten Pasundan juga menyampaikan harapan agar jembatan yang telah selesai dibangun ini dapat dijaga dan dirawat dengan baik oleh seluruh pihak terkait. “Semoga jembatan ini terus terpelihara sehingga nilai manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat,” tegasnya.

Pembangunan jembatan gantung ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen pemerintah dan TNI dalam mendukung pembangunan infrastruktur di daerah terpencil, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan nasional.


(Yudhi)
Pendim0707
Uploaded Image