Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Kapolres Cirebon Kota dan Dandim 0614 Perkuat Sinergitas TNI-Polri

Cirebon Kota - Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. bersama Dandim 0614/Kota Cirebon Letkol Arm Drajat S...

Postingan Populer

Selasa, 08 September 2026

Kapolres Cirebon Kota dan Dandim 0614 Perkuat Sinergitas TNI-Polri



Cirebon Kota - Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. bersama Dandim 0614/Kota Cirebon Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom., M.Han. memperkuat sinergitas TNI-Polri melalui kegiatan silaturahmi di Mako Kodim 0614/Kota Cirebon pada (08/09/2026) pukul 12.30 hingga 14.00 WIB.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Polres Cirebon Kota dan Kodim 0614/Kota Cirebon melalui komunikasi, silaturahmi, serta koordinasi antara jajaran TNI dan Polri dalam menjalankan tugas di wilayah Kota Cirebon.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Cirebon Kota didampingi Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., Kabag Ops Kompol Munawan, S.H., Kasat Lantas AKP Hadi Suryanto, S.Tr.K., S.I.K., dan Kasat Intelkam AKP Iwan, S.H., M.H., sementara dari jajaran Kodim 0614/Kota Cirebon turut hadir sejumlah pejabat utama.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menjelaskan bahwa silaturahmi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan hubungan kerja antara TNI dan Polri, sehingga koordinasi lintas institusi dapat terus terbangun dalam pelaksanaan tugas di wilayah Kota Cirebon.

Sinergitas TNI-Polri tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas bersama, tetapi juga melalui hubungan komunikasi yang baik antarpimpinan dan jajaran, sehingga setiap perkembangan di lapangan dapat dikoordinasikan dengan lebih cepat dan tepat sesuai dengan tugas serta kewenangan masing-masing.

Pertemuan tersebut juga menjadi ruang untuk membangun kesamaan pemahaman mengenai pentingnya menjaga hubungan kelembagaan yang harmonis antara Polres Cirebon Kota dan Kodim 0614/Kota Cirebon, terutama dalam menghadapi berbagai dinamika yang membutuhkan koordinasi dan kerja sama antarlembaga.

Melalui silaturahmi yang dilakukan secara berkelanjutan, TNI dan Polri diharapkan semakin solid dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, dengan tetap mengedepankan komunikasi, koordinasi, saling mendukung, serta menghormati tugas dan fungsi masing-masing institusi.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan personal dan kelembagaan antara jajaran Polres Cirebon Kota dengan jajaran Kodim 0614/Kota Cirebon, sebelum diakhiri dengan foto bersama.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menegaskan bahwa sinergitas TNI-Polri merupakan kekuatan penting dalam mendukung pelaksanaan tugas di wilayah. “Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergitas TNI-Polri, sehingga koordinasi antara Polres Cirebon Kota dan Kodim 0614/Kota Cirebon semakin solid dalam memberikan pelayanan serta pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

((A, Rahmat))

Gelar Apel Gabungan, Polresta Tangerang Siaga Hadapi Erupsi Gunung Anak Krakatau


Uploaded Image


Polresta Tangerang bersama Pemkab dam seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Tangerang terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. 

Kesiapsiagaan tersebut ditegaskan dalam Apel Kesiapsiagaan Bencana di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Puspemkab Tangerang, Selasa (8/9/2026). Bupati Tangerang Maesyal Rasyid bertindak sebagai inspektur apel.

Dalam amanatnya, dia menekankan bahwa penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi lintas instansi.  Seluruh unsur diminta mengutamakan keselamatan masyarakat dan mempercepat respons apabila terjadi keadaan darurat.

"Prinsip keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi," tegas Maesyal.

Dia juga meminta Dinas Kesehatan, puskesmas, dan fasilitas pelayanan kesehatan bersiaga penuh. Ketersediaan masker, obat-obatan, oksigen, ambulans, serta tim gerak cepat medis perlu dipastikan untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat sebaran abu vulkanik.

Uploaded Image

Sementara Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menegaskan kesiapan jajaran untuk memperkuat pengamanan dan pelayanan masyarakat.

"Kesiapsiagaan tidak boleh berubah atau menimbulkan kepanikan. Oleh karena itu, seluruh informasi harus disampaikan berdasarkan sumber resmi," kata Indra Waspada. 

Dia juga meminta seluruh jajaran memperkuat koordinasi lintas sektoral, meningkatkan kesiapan personel dan sarana prasarana, serta mengutamakan keselamatan masyarakat. 

Pengamanan dan pelayanan lalu lintas, pemantauan wilayah pesisir dan objek vital, penyiapan posko bantuan kemanusiaan, serta pemeliharaan kamtibmas harus menjadi bagian dari langkah kesiapsiagaan.

"Bencana tidak dapat selalu kita cegah, tetapi risiko dan dampaknya dapat kita kurangi melalui kesiapan, koordinasi, dan kepedulian bersama," pungkasnya.




Toher Aswi

HUT Polwan ke-78, One Police Woman Extra Ordinary Impact bagi Masyarakat

Cirebon Kota - Polres Cirebon Kota memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) ke-78 Tahun 2026 dengan mengangkat tema “One Police Woman Extra Ordinary Impact, Satu Polwan Memberikan Dampak Signifikan bagi Masyarakat”, yang menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian setiap Polwan agar mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, pada (08/09/2026) di Aula Sanika Satyawada Polres Cirebon Kota.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., Ketua Bhayangkari Cirebon Kota Ny. Eka Bimantoro beserta pengurus, para Kapolsek jajaran, para Kabag, Kasat dan Kasi Polres Cirebon Kota, serta seluruh Polwan Polres Cirebon Kota yang mengikuti rangkaian peringatan HUT Polwan ke-78.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menjelaskan bahwa tema One Police Woman Extra Ordinary Impact mengandung pesan bahwa setiap Polwan memiliki peran strategis untuk memberikan kontribusi yang berarti melalui pelaksanaan tugas, pelayanan kepada masyarakat, serta keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan HUT Polwan ke-78 menjadi momentum untuk mengingat kembali perjalanan panjang Polwan dalam memberikan kontribusi bagi Polri, sekaligus mendorong seluruh Polwan Polres Cirebon Kota agar terus meningkatkan kualitas pengabdian sesuai dengan perkembangan kebutuhan masyarakat.

Semangat One Police Woman Extra Ordinary Impact menegaskan bahwa setiap Polwan dapat memberikan dampak signifikan melalui tindakan nyata, baik dalam memberikan pelayanan yang humanis, melaksanakan perlindungan dan pengayoman, maupun menghadirkan kepedulian terhadap berbagai kebutuhan masyarakat.

Di tengah perkembangan teknologi digital, perubahan sosial, dan semakin kompleksnya tantangan kehidupan masyarakat, Polwan dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas, kemampuan beradaptasi, profesionalisme, serta kepekaan dalam menjalankan setiap tugas sehingga keberadaannya benar-benar memberikan manfaat.

Kasi Humas menambahkan bahwa dampak luar biasa tidak selalu diwujudkan melalui kegiatan besar, tetapi dapat dimulai dari setiap tindakan positif yang dilakukan secara konsisten oleh seorang Polwan, seperti memberikan pelayanan dengan empati, membantu masyarakat, mendengarkan persoalan, serta menghadirkan solusi sesuai tugas dan kewenangannya.

Peringatan HUT Polwan ke-78 juga menjadi penguatan semangat bagi seluruh Polwan Polres Cirebon Kota untuk terus menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, memperkuat sinergitas, serta memberikan kontribusi terbaik sehingga kehadiran Polwan semakin dekat dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Rangkaian peringatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan Zoom Meeting hybrid Syukuran HUT Polwan ke-78 Tahun 2026 Mabes Polri dan Polda Jabar, sebagai bagian dari peringatan bersama yang mengusung semangat One Police Woman Extra Ordinary Impact, Satu Polwan Memberikan Dampak Signifikan bagi Masyarakat.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menegaskan bahwa HUT Polwan ke-78 harus menjadi momentum untuk terus menghadirkan pengabdian yang memberikan dampak nyata. “Semangat One Police Woman Extra Ordinary Impact mengingatkan setiap Polwan bahwa satu tindakan positif, pelayanan yang tulus, dan pengabdian yang profesional dapat memberikan dampak signifikan bagi masyarakat,” ujarnya.

((A, Rahmat))

Polres Kuningan Bersama BPBD Gerak Cepat Tangani Kebakaran Hutan dan Lahan yang Meluas di Taman Nasional Gunung Ciremai, Api Belum Sepenuhnya Terpadam

KUNINGAN — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), wilayah Kabupaten Kuningan, terus menjadi perhatian serius berbagai pihak. Sejak pertama kali terdeteksi pada Senin sore, 7 September 2026, hingga Selasa, 8 September 2026, api belum sepenuhnya berhasil dipadamkan karena terus meluas dan menyebar ke tiga blok area yang berbeda lokasi. Menyikapi hal tersebut, jajaran Polres Kuningan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan bergerak cepat dan turun langsung ke lokasi untuk melakukan penanganan secara terpadu dan menyeluruh.
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC), titik api pertama kali terpantau melalui pemantauan drone pada pukul 14.00 WIB di kawasan Grid 19, yang berada di wilayah Blok Cileutik, Manguntapa, dan Simaung, Kecamatan Pasawahan. Tak lama setelah terdeteksi, kepulan asap semakin tebal dan api mulai merambat luas ke tiga blok yang terpisah, sehingga memperumit proses pemadaman. Medan pegunungan yang terjal, akses lokasi yang cukup jauh, serta kondisi cuaca yang mendukung perambatan api menjadi tantangan tersendiri bagi para petugas di lapangan.
 
Merespons cepat adanya musibah ini, Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., segera mengerahkan personel Polres Kuningan untuk memperkuat tim di lokasi kejadian. Personel tidak hanya bertugas membantu upaya pemadaman, tetapi juga mengamankan kawasan, mengatur akses jalan, serta memberikan arahan kepada masyarakat agar tidak mendekati area kebakaran maupun melakukan aktivitas yang berisiko memicu perluasan api. Langkah ini dilakukan demi menjaga keselamatan warga sekaligus memastikan proses penanganan dapat berjalan lancar tanpa gangguan.
 
Di sisi lain, BPBD Kabupaten Kuningan juga tidak tinggal diam dan langsung berkoordinasi secara erat dengan pihak BTNGC serta kepolisian guna menyusun strategi penanganan yang tepat sasaran. Tim gabungan dari berbagai elemen dikerahkan ke lokasi dengan membawa peralatan pendukung pemadaman yang tersedia. Upaya yang dilakukan meliputi pemantauan perkembangan api secara terus-menerus, pembatasan akses di sekitar kawasan yang terbakar, serta penyusunan langkah antisipatif apabila api semakin meluas ke area yang lebih luas.
 
"Segera setelah terdeteksi, petugas langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman. Namun, karena area yang terbakar cukup luas dan tersebar di tiga blok, api belum bisa dikendalikan sepenuhnya," ujar perwakilan BTNGC, yang menegaskan bahwa seluruh pihak saat ini sedang bekerja keras memadukan kekuatan dan sumber daya untuk segera memadamkan api sepenuhnya.
 
Hingga berita ini diturunkan, upaya pemadaman masih berlangsung intensif dan dilakukan secara bergilir oleh tim gabungan dari Polres Kuningan, BPBD, petugas BTNGC, serta unsur terkait lainnya. Semua pihak berjuang tanpa kenal lelah, siang maupun malam, guna mencegah kerusakan yang lebih parah pada kawasan konservasi alam yang menjadi kebanggaan dan paru-paru kehidupan masyarakat Jawa Barat ini.
 
Kepada seluruh masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar kawasan Gunung Ciremai maupun pengunjung alam, diimbau untuk turut bertanggung jawab dan tidak melakukan aktivitas apa pun yang berpotensi memicu timbulnya api, seperti menyalakan api unggun, membuang puntung rokok sembarangan, atau meninggalkan sampah yang mudah terbakar di kawasan hutan. Kebakaran hutan dan lahan bukan hanya kerugian bagi alam, tetapi juga merugikan kita semua dan generasi yang akan datang. Mari kita jaga bersama kelestarian Taman Nasional Gunung Ciremai, dan tetap waspada mengikuti perkembangan informasi resmi terkait penanganan kebakaran ini pungkasnya.

((A, Rahmat))

Polres Kuningan Bersama BPBD Gerak Cepat Tangani Kebakaran Hutan DiTaman Nasional Gunung Cerme


 
KUNINGAN — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), wilayah Kabupaten Kuningan, terus menjadi perhatian serius berbagai pihak. Sejak pertama kali terdeteksi pada Senin sore, 7 September 2026, hingga Selasa, 8 September 2026, api belum sepenuhnya berhasil dipadamkan karena terus meluas dan menyebar ke tiga blok area yang berbeda lokasi. Menyikapi hal tersebut, jajaran Polres Kuningan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan bergerak cepat dan turun langsung ke lokasi untuk melakukan penanganan secara terpadu dan menyeluruh.
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC), titik api pertama kali terpantau melalui pemantauan drone pada pukul 14.00 WIB di kawasan Grid 19, yang berada di wilayah Blok Cileutik, Manguntapa, dan Simaung, Kecamatan Pasawahan. Tak lama setelah terdeteksi, kepulan asap semakin tebal dan api mulai merambat luas ke tiga blok yang terpisah, sehingga memperumit proses pemadaman. Medan pegunungan yang terjal, akses lokasi yang cukup jauh, serta kondisi cuaca yang mendukung perambatan api menjadi tantangan tersendiri bagi para petugas di lapangan.
 
Merespons cepat adanya musibah ini, Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., segera mengerahkan personel Polres Kuningan untuk memperkuat tim di lokasi kejadian. Personel tidak hanya bertugas membantu upaya pemadaman, tetapi juga mengamankan kawasan, mengatur akses jalan, serta memberikan arahan kepada masyarakat agar tidak mendekati area kebakaran maupun melakukan aktivitas yang berisiko memicu perluasan api. Langkah ini dilakukan demi menjaga keselamatan warga sekaligus memastikan proses penanganan dapat berjalan lancar tanpa gangguan.
 
Di sisi lain, BPBD Kabupaten Kuningan juga tidak tinggal diam dan langsung berkoordinasi secara erat dengan pihak BTNGC serta kepolisian guna menyusun strategi penanganan yang tepat sasaran. Tim gabungan dari berbagai elemen dikerahkan ke lokasi dengan membawa peralatan pendukung pemadaman yang tersedia. Upaya yang dilakukan meliputi pemantauan perkembangan api secara terus-menerus, pembatasan akses di sekitar kawasan yang terbakar, serta penyusunan langkah antisipatif apabila api semakin meluas ke area yang lebih luas.
 
"Segera setelah terdeteksi, petugas langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman. Namun, karena area yang terbakar cukup luas dan tersebar di tiga blok, api belum bisa dikendalikan sepenuhnya," ujar perwakilan BTNGC, yang menegaskan bahwa seluruh pihak saat ini sedang bekerja keras memadukan kekuatan dan sumber daya untuk segera memadamkan api sepenuhnya.
 
Hingga berita ini diturunkan, upaya pemadaman masih berlangsung intensif dan dilakukan secara bergilir oleh tim gabungan dari Polres Kuningan, BPBD, petugas BTNGC, serta unsur terkait lainnya. Semua pihak berjuang tanpa kenal lelah, siang maupun malam, guna mencegah kerusakan yang lebih parah pada kawasan konservasi alam yang menjadi kebanggaan dan paru-paru kehidupan masyarakat Jawa Barat ini.
 
Kepada seluruh masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar kawasan Gunung Ciremai maupun pengunjung alam, diimbau untuk turut bertanggung jawab dan tidak melakukan aktivitas apa pun yang berpotensi memicu timbulnya api, seperti menyalakan api unggun, membuang puntung rokok sembarangan, atau meninggalkan sampah yang mudah terbakar di kawasan hutan. Kebakaran hutan dan lahan bukan hanya kerugian bagi alam, tetapi juga merugikan kita semua dan generasi yang akan datang. Mari kita jaga bersama kelestarian Taman Nasional Gunung Ciremai, dan tetap waspada mengikuti perkembangan informasi resmi terkait penanganan kebakaran ini pungkasnya.

((A, Rahmat))

Keluarga Besar GMPP Wonosobo Ucapkan Selamat HUT HUMANIKA ke-36



WONOSOBO – Keluarga Besar Gerakan Masyarakat Peduli Pembangunan (GMPP) Wonosobo menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) HUMANIKA ke-36. Ucapan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus doa agar HUMANIKA semakin matang dalam perjalanan organisasinya serta mampu terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Ucapan selamat disampaikan oleh Kakornas beserta jajaran GMPP Wonosobo, Mantep Abdul Ghoni, pada Selasa, 6 September 2026. Dalam kesempatan tersebut, keluarga besar GMPP Wonosobo berharap momentum ulang tahun ke-36 HUMANIKA dapat menjadi refleksi sekaligus pijakan untuk semakin memperkuat kebersamaan, soliditas, serta semangat pengabdian.

“Semoga di usia yang ke-36 tahun, HUMANIKA semakin maju, semakin solid, dan terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” demikian harapan yang disampaikan keluarga besar GMPP Wonosobo.

Menurut GMPP Wonosobo, perjalanan HUMANIKA selama 36 tahun merupakan sebuah proses panjang yang tidak terlepas dari berbagai dinamika organisasi. Usia tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan kualitas pengabdian, serta memperluas peran organisasi dalam menjawab berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Selain menyampaikan ucapan selamat kepada HUMANIKA, GMPP Wonosobo juga memberikan apresiasi kepada Bursah Zarnubi, selaku Ketua HUMANIKA, yang juga menjabat sebagai Bupati Lahat serta Ketua APKSI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia).

Apresiasi tersebut diberikan atas dedikasi dan pengabdian dalam membangun organisasi, memperkuat komunikasi serta sinergi dengan berbagai pihak, dan mendorong hadirnya kontribusi positif bagi pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

GMPP Wonosobo menilai sinergi antara organisasi masyarakat, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Kolaborasi yang baik diharapkan mampu menciptakan ruang partisipasi masyarakat yang semakin luas dalam memberikan gagasan, pengawasan, maupun kontribusi terhadap kemajuan daerah.

Momentum HUT HUMANIKA ke-36 juga diharapkan tidak sekadar menjadi perayaan seremonial, tetapi menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat kebersamaan dan pengabdian. Dengan semakin solidnya organisasi dan terbangunnya komunikasi yang baik dengan berbagai pihak, HUMANIKA diharapkan mampu terus mengambil peran strategis dalam mendukung kepentingan masyarakat.

Keluarga besar GMPP Wonosobo juga berharap kepemimpinan Bursah Zarnubi dapat terus membawa HUMANIKA menjadi organisasi yang semakin profesional, solid, dan memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial serta pembangunan.

“Selamat HUT HUMANIKA ke-36. Semoga HUMANIKA semakin maju, semakin solid, semakin dipercaya masyarakat, serta terus memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah, bangsa, dan negara,” ungkap keluarga besar GMPP Wonosobo.

Dengan semangat kebersamaan dan sinergitas, GMPP Wonosobo berharap hubungan baik antarelemen masyarakat dapat terus terjaga. Perbedaan latar belakang maupun organisasi diharapkan tidak menjadi penghalang untuk bersama-sama membangun daerah dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

(Yudhi KJN)
Uploaded Image

Sipropam Pantau, Pelayanan Tetap Prima


Uploaded Image


Tangerang - Piket Provos Sipropam Polresta Tangerang melaksanakan kegiatan pengecekan dan kontrol terhadap personel yang melaksanakan piket pada Pelayanan SPKT, Pelayanan SKCK, dan Penjagaan Samapta Polresta Tangerang. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Provos dalam melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap disiplin serta ketertiban personel dalam melaksanakan tugas, Selasa (8/9/26).

Dalam kegiatan tersebut, Piket Provos melakukan pengecekan kehadiran dan keberadaan personel pada masing-masing tempat tugas, memastikan anggota melaksanakan tugas sesuai penempatan dan tanggung jawabnya, serta memeriksa kesiapsiagaan personel selama melaksanakan piket. Piket Provos juga melakukan pengecekan sikap tampang, kerapihan, kelengkapan pakaian dinas, serta kepatuhan personel terhadap ketentuan dan tata tertib yang berlaku.

Selain itu, dilakukan kontrol terhadap pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat pada SPKT dan SKCK untuk memastikan personel memberikan pelayanan secara disiplin, tertib, responsif, dan sesuai dengan tugasnya. Pada bagian Penjagaan Samapta, pengecekan dilakukan terhadap kesiapsiagaan personel dalam melaksanakan tugas penjagaan serta kondisi keamanan di lingkungan Mako Polresta Tangerang.

Uploaded Image

Apabila ditemukan adanya kekurangan dalam pelaksanaan tugas, Piket Provos memberikan arahan dan teguran secara langsung sebagai bentuk pembinaan guna meningkatkan kedisiplinan dan kepatuhan personel terhadap ketentuan yang berlaku. Kegiatan pengecekan dan kontrol ini juga dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap terjadinya pelanggaran disiplin serta memastikan seluruh personel melaksanakan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.

Dengan dilaksanakannya pengecekan secara rutin, Sipropam Polresta Tangerang berupaya memastikan 
kesiapsiagaan personel, menjaga ketertiban internal, serta mendukung terselenggaranya pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian pengecekan dan kontrol berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan situasi tetap kondusif.





Toher Aswi

Kontingen Maung 851 Harumkan Nama Polres Cirebon Kota, Sabet 3 Medali Emas di Kejurnas Pencak Silat KKCC 2026

CIREBON – Kontingen Pencak Silat Maung 851 Polres Cirebon Kota kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Turun dalam Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Kesultanan Kanoman Cirebon (KKCC) 2026, para pesilat binaan Polres Cirebon Kota sukses menyabet 3 medali emas, 1 medali perak dan 4 medali perunggu, sekaligus mengharumkan nama institusi di kancah nasional.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas perjuangan para atlet Maung 851 yang telah membawa nama baik Polres Cirebon Kota dalam kejuaraan bergengsi tersebut.

“Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi keluarga besar Polres Cirebon Kota. Saya mengapresiasi kerja keras, disiplin dan semangat para atlet Maung 851 yang telah berjuang membawa nama baik Polres Cirebon Kota. Raihan ini jangan dijadikan sebagai akhir, tetapi menjadi motivasi untuk terus berprestasi lebih tinggi lagi,” ujar AKBP Bimantoro Kurniawan.

Kapolres menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga, khususnya pencak silat, sehingga Kontingen Maung 851 dapat semakin berprestasi dan mampu bersaing pada kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional.

“Kami akan terus memberikan dukungan dan ruang bagi anggota maupun atlet binaan yang memiliki potensi untuk berkembang. Harapannya, Maung 851 dapat terus membawa nama baik Polres Cirebon Kota dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui prestasi olahraga,” tambahnya.

Kejuaraan nasional tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 September 2026, bertempat di GOR Sport Hall Bima, Kota Cirebon. Ajang bergengsi ini diikuti lebih dari 2.000 pesilat dari berbagai daerah di Indonesia, sehingga persaingan berlangsung sangat ketat.

Kontingen Maung 851 Polres Cirebon Kota tampil dengan kekuatan enam atlet yang turun pada delapan kategori pertandingan. Para atlet tersebut berasal dari berbagai kelompok usia, mulai usia dini, praremaja hingga dewasa.

Dari persaingan tersebut, Maung 851 berhasil mengumpulkan 3 medali emas, 1 medali perak dan 4 medali perunggu. Raihan ini menjadi bukti konsistensi pembinaan pencak silat sekaligus menunjukkan kemampuan para atlet binaan Polres Cirebon Kota dalam menghadapi persaingan di tingkat nasional.

Salah satu prestasi membanggakan datang dari keluarga besar Polsek Kedawung. Aipda Tendi, S.H., anggota Unit Reskrim Polsek Kedawung, berhasil meraih juara 3 atau medali perunggu pada kategori Jurus Tunggal IPSI Dewasa Putra.

Selain sebagai atlet, Aipda Tendi, S.H. juga dipercaya sebagai official Kontingen Maung 851. Keikutsertaannya mendapat dukungan dan rekomendasi dari Kapolres Cirebon Kota sebagai bentuk dukungan pimpinan terhadap personel yang memiliki potensi dan prestasi di bidang olahraga.

Tidak hanya Aipda Tendi, prestasi juga ditorehkan putrinya, Annesya Indriyani Zhafira, yang tampil gemilang dengan menyumbangkan dua medali emas, masing-masing dari kategori Jurus Tunggal Tangan Kosong dan Jurus Tunggal Senjata.

Sementara itu, Muhammad Fadhly Al Faqih berhasil mempersembahkan satu medali perak dan satu medali perunggu. Kemudian Sholekatun Nisa turut menyumbangkan medali perunggu pada kategori yang diikutinya.

Pada kategori tanding, prestasi juga diraih Khalishah Nur Aisyah yang berhasil meraih medali emas. Sementara Charissa Sadina Ameera Putri turut mempersembahkan medali perunggu bagi Kontingen Maung 851 Polres Cirebon Kota.

Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nashori turut memberikan apresiasi atas perjuangan Aipda Tendi, S.H. Menurutnya, capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena personel Polri mampu menunjukkan prestasi positif di luar pelaksanaan tugas kedinasan.

“Kami sangat mengapresiasi prestasi Aipda Tendi. Di tengah pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri, beliau mampu menunjukkan dedikasi dan semangat untuk terus berprestasi melalui olahraga pencak silat. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi Polsek Kedawung dan Polres Cirebon Kota,” ujar Kompol Ahmad Nashori.

Ia menambahkan, prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi personel lainnya untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki sekaligus membawa nama baik institusi Polri.

“Semoga prestasi ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Kami akan memberikan dukungan kepada personel yang memiliki kemampuan dan potensi positif, sehingga dapat memberikan kontribusi serta mengharumkan nama Polri,” tambahnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan, keberhasilan Kontingen Maung 851 dalam ajang nasional tersebut merupakan pencapaian yang membanggakan bagi seluruh keluarga besar Polres Cirebon Kota.

“Prestasi Kontingen Maung 851 ini menunjukkan bahwa Polres Cirebon Kota tidak hanya hadir dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat, tetapi juga mampu mendorong serta mendukung personel dan atlet binaannya untuk berprestasi di tingkat nasional,” kata AKP M. Aris Hermanto.

Menurutnya, raihan tiga medali emas, satu perak dan empat perunggu dari enam atlet yang turun di delapan kategori merupakan hasil yang patut diapresiasi, terlebih kejuaraan tersebut mempertemukan ribuan pesilat dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Persaingan dalam kejuaraan ini tentunya sangat ketat. Karena itu, capaian para atlet Maung 851 patut diapresiasi. Mereka telah membawa semangat Polres Cirebon Kota dan membuktikan bahwa dengan kerja keras, disiplin serta pembinaan yang konsisten, prestasi dapat diraih,” ungkapnya.

AKP M. Aris Hermanto menegaskan, Polres Cirebon Kota akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang dapat mengembangkan potensi masyarakat maupun personel, termasuk melalui olahraga pencak silat.

“Semangatnya adalah Polri untuk masyarakat. Kami ingin keberadaan Polres Cirebon Kota tidak hanya dirasakan melalui pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga melalui kontribusi positif dalam pembinaan generasi muda dan pengembangan olahraga prestasi,” pungkasnya.

Keberhasilan Maung 851 di Kejurnas KKCC 2026 diharapkan menjadi pijakan untuk terus meningkatkan prestasi pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya, baik di tingkat Jawa Barat maupun nasional.

Dengan semangat “Maung 851 Berprestasi”, Kontingen Pencak Silat Polres Cirebon Kota terus membawa nama baik institusi melalui prestasi, sportivitas dan dedikasi. Torehan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa semangat pengabdian anggota Polri dapat diwujudkan dalam berbagai bidang, termasuk melalui olahraga yang mampu mengharumkan nama Polres Cirebon Kota di tingkat nasional.

Patroli Babinsa Kelurahan Manahan Bersama Linmas Susuri Pemukiman Penduduk dan Fasilitas Umum


Uploaded Image

Surakarta - Babinsa Kel. Manahan Kodim 0735/Surakarta Serma Saring bersama dengan Linmas melaksanakan Kegiatan Patroli di wilayah Kel. Manahan Kec. Banjarsari, Selasa (08/09/2026).

Dilaksànakannya Patroli Babinsa bersama salah satunya sebagai upaya menciptakan situasi yang nyaman bagi warga masyarakat di wilayah binaan yang sedang melaksanakan aktivitas bekerja mapun di lingkungkungan yang digunakan sebagai pasilitas Umum.

"Fasilitas Umum Serta Pemukiman penduduk salah satu kerawanan yang bisa terjadi kapan saja maupun dimana saja, kususnya pemukiman warga yang di tinggal pergi oleh penghuninya karena bekerja di lokasi lain, disinilah peran aparat kewilayahan babinsa, maupun linmas untuk hadir dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan di lingkungan Wilayah Kelurahan Manahan."tegas Serma Saring.

Penulis : Arda 72

Sambut HUT ke-81 TNI & HUT Ke-76 Kodam IV/Dip, Kodim 0735/Surakarta Tanam Pohon Produktif di Kampung Sewu


Uploaded Image

Surakarta – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro, Kodim 0735/Surakarta menggelar karya bakti penanaman pohon di wilayah Kelurahan Sewu, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta. Senin (07/09/2026)

Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Penanaman Sejuta Pohon sekaligus wujud kepedulian TNI terhadap kelestarian lingkungan dan upaya mitigasi bencana.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasdim 0735/Surakarta Mayor Cpl Warji, Para Danramil jajaran Kodim 0735/Surakarta, Pasiter Kodim 0735/Surakarta Kapten Inf Supardi beserta anggota Staf Ter, Camat Jebres, Lurah Sewu, Babinsa Koramil 04/Jebres, Ormas LDII, dan masyarakat sekitar.

Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H melalui keterangan tertulis menyampaikan bahwa penghijauan adalah langkah penting dan berkelanjutan.  
"Penghijauan merupakan salah satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan secara konseptual dalam menangani krisis lingkungan. Ini juga bagian dari karya bakti pelestarian lingkungan, mitigasi bencana, serta rangkaian peringatan HUT TNI ke-81 dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro," ujarnya.

Lebih lanjut Dandim menegaskan, penghijauan bukan hanya menanam pohon. "Penghijauan dalam arti luas adalah segala daya untuk memulihkan, memelihara dan meningkatkan kondisi lahan agar dapat berproduksi dan berfungsi secara optimal, baik sebagai pengatur tata air maupun pelindung lingkungan, termasuk di sekitar rumah kita," jelasnya.

"Kegiatan ini adalah wujud sinergi TNI dengan rakyat.  
"Gerakan penanaman sejuta pohon ini melibatkan TNI dan masyarakat. Semoga pohon yang kita tanam bersama dapat tumbuh baik dan bermanfaat bagi warga sekitar,"tuturnya.

"Untuk jenis pohon yang ditanam meliputi tanaman produktif dan pohon pelindung, di antaranya: rambutan, durian, nangka, dan petai. Selain manfaat ekologis, pohon-pohon ini diharapkan memberikan nilai ekonomi jangka panjang bagi masyarakat."imbuhnya.

Melalui aksi nyata ini, Kodim 0735/Surakarta menunjukkan bahwa peringatan HUT TNI dan HUT Kodam IV/Diponegoro tidak hanya seremoni, tetapi juga bakti nyata kepada rakyat. Penanaman pohon ini menjadi investasi ekologis untuk lingkungan yang hijau, sehat, dan lestari bagi generasi mendatang.

Penulis : Arda 72