Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Kebakaran Lahan Kosong di Kesambi Cepat Ditangani, Polisi dan Damkar Bergerak Bersama

Cirebon Kota - Kebakaran lahan kosong di wilayah Situgangga, Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Senin (10/08...

Postingan Populer

Senin, 10 Agustus 2026

Kebakaran Lahan Kosong di Kesambi Cepat Ditangani, Polisi dan Damkar Bergerak Bersama


Cirebon Kota - Kebakaran lahan kosong di wilayah Situgangga, Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Senin (10/08/2026) siang, mendapat penanganan cepat setelah kepolisian menerima informasi dari masyarakat dan segera berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Cirebon.

Peristiwa tersebut terjadi di lahan kosong RT 001/002 RW 009 Situgangga yang berada di sekitar permukiman warga. Setelah menerima informasi, personel Polsek Kesambi bersama Bhabinkamtibmas langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan langkah penanganan awal.

Kepolisian kemudian berkoordinasi dengan Damkar Kota Cirebon untuk mempercepat proses pemadaman agar api tidak merambat ke area lain, terutama permukiman warga yang berada di sekitar lokasi. Petugas Damkar yang dipimpin Danton Regu 1 Angga Pratama mengerahkan dua unit kendaraan pemadam untuk melakukan pemadaman di lokasi.

Respons cepat tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi agar kobaran api tidak meluas, mengingat kondisi lahan yang terdapat sampah dan daun kering serta cuaca pada musim kemarau yang dapat membuat api lebih mudah menjalar.

Dari hasil pengecekan sementara dan keterangan warga, kebakaran diduga berawal dari aktivitas pembakaran sampah di sekitar tembok pembatas permukiman dengan lahan kosong, kemudian api diduga menyambar material yang mudah terbakar seperti sampah dan daun kering di area lahan tersebut.

Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Setelah api berhasil ditangani, personel Polsek Kesambi melakukan pengecekan lokasi, mendata dan meminta keterangan warga yang mengetahui kejadian serta mendokumentasikan kondisi tempat kejadian sebagai bagian dari penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Kesambi Iptu H. Suganda, S.H. mengatakan, kecepatan informasi dari masyarakat dan koordinasi antara kepolisian dengan petugas pemadam kebakaran menjadi bagian penting dalam mencegah kebakaran meluas, khususnya di tengah kondisi musim kemarau.

“Begitu mendapat informasi, anggota langsung mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan Damkar untuk mempercepat penanganan. Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, terutama di sekitar lahan kering atau permukiman,” ujar Iptu H. Suganda.

Kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dengan tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak membakar sampah di dekat lahan yang mudah terbakar, serta memastikan api benar-benar padam setelah melakukan aktivitas yang menggunakan sumber api.

“Pada musim kemarau, kondisi lingkungan yang kering membuat api lebih mudah menyebar. Kami mengajak masyarakat saling mengingatkan dan segera menyampaikan informasi kepada petugas apabila melihat titik api, sehingga dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar,” pungkas Kapolsek.

((A, Rahmat))

Peringatan Penting: Merokok Saat Mengemudi Tingkatkan Risiko Kecelakaan, Utamakan Keselamatan Bersama

DI MANA SAJA – Kebiasaan merokok saat sedang mengemudi sering dianggap sepele oleh sebagian pengendara, padahal aktivitas ini bukan hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga menempatkan seluruh pengguna jalan lainnya dalam bahaya.
 
Saat seseorang merokok di balik kemudi, tingkat konsentrasi terhadap kondisi jalan secara otomatis akan berkurang. Mulai dari saat menyalakan api, memegang rokok, hingga membuang abu, hal-hal kecil tersebut dapat mengalihkan perhatian dalam sekejap. Gangguan ini juga membuat kendali atas kendaraan menjadi tidak maksimal, sehingga waktu reaksi untuk menghadapi situasi darat menjadi lebih lambat. Akibatnya, risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas akan meningkat berkali-kali lipat.
 
Untuk menjaga keselamatan diri maupun orang lain di jalan raya, seluruh pengendara diimbau untuk menerapkan langkah-langkah sederhana berikut:
✅ Selalu berikan fokus penuh sepenuhnya saat sedang mengemudi
✅ Hindari kebiasaan merokok selama perjalanan berlangsung
✅ Jika ingin merokok, berhentilah terlebih dahulu di tempat yang aman dan tidak mengganggu arus lalu lintas
✅ Jadikan keselamatan sebagai prioritas utama setiap kali berada di jalan raya
 
Keselamatan berlalu lintas tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak kepolisian semata, melainkan dimulai dari kedisiplinan setiap pengendara. Satu keputusan kecil yang kita ambil saat berkendara mampu memberikan dampak yang sangat besar bagi keselamatan bersama.
 
Apabila dalam perjalanan mengalami gangguan, melihat pelanggaran, atau membutuhkan bantuan kepolisian lainnya, masyarakat dapat segera menghubungi Layanan Darurat Polri di nomor 110.

Polda Kalsel Musnahkan 172,5 Kg Sabu dan Ratusan Butir Ekstasi, Potensi Rugi Negara Capai Rp4,3 Triliun

BANJARMASIN – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) secara resmi memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan kasus yang terjadi dalam kurun waktu 24 Mei hingga 21 Juli 2026. Aksi pemusnahan ini menjadi bukti nyata keseriusan pihak kepolisian dalam memberantas peredaran gelap barang terlarang di wilayah hukumnya.
 
Kepala Polda Kalimantan Selatan menyampaikan bahwa total barang bukti yang dimusnahkan mencapai 172,5 kilogram sabu-sabu dan 556 butir ekstasi. Seluruh barang bukti tersebut berasal dari pengungkapan 26 kasus narkotika yang berhasil diungkap jajaran kepolisian, dengan total 39 orang tersangka yang telah diamankan dalam rentang waktu tersebut.
 
Proses pemusnahan dilakukan secara simbolis dan prosedural. Sebelum dibakar, seluruh barang bukti terlebih dahulu dihancurkan menggunakan mesin penghalus atau blender. Setelah hancur, sisa bahan narkotika kemudian dibakar secara tuntas menggunakan alat pembakar khusus atau insinerator agar tidak dapat digunakan kembali dan benar-benar musnah.
 
Dari hasil pengungkapan tersebut, pihak kepolisian menilai bahwa langkah ini telah menyelamatkan sekitar 863 ribu jiwa masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Selain itu, perputaran uang ilegal senilai Rp311 miliar berhasil diputus, dan negara berpotensi menghemat biaya rehabilitasi yang jika harus ditanggung bisa mencapai angka hingga Rp4,3 triliun.
 
Dalam pemaparan tersebut juga diungkapkan bahwa sebagian besar barang bukti, yaitu hampir 32 kilogram sabu-sabu, diduga kuat berasal dari jaringan narkotika internasional yang terafiliasi dengan jaringan buronan Fredy Pratama. Hal ini menunjukkan bahwa jajaran Polda Kalsel tidak hanya menangani peredaran lokal, namun juga berhasil memutus aliran masuk jaringan narkoba berskala internasional.
 
Polda Kalimantan Selatan menegaskan akan terus meningkatkan intensitas operasi pemberantasan narkoba, menggandeng seluruh elemen masyarakat untuk menjaga wilayah Kalimantan Selatan tetap bersih dari ancaman narkotika.

((A, Rahmat))

Polisi Tangani Kecelakaan di Mundu Secara Profesional, Dua Kendaraan dan Warung Terdampak

Cirebon Kota - Kepolisian menangani kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan minibus dan sebuah warung di Jalan Raya Mundu, U-Turn Suritani, Desa Mundu Pesisir, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Senin (10/08/2026) sekitar pukul 04.15 WIB, dengan penanganan dilakukan secara profesional untuk memastikan lokasi segera diamankan dan proses pemeriksaan dapat berjalan secara menyeluruh.

Kecelakaan melibatkan minibus Datsun bernomor polisi D-1407-XHF yang dikemudikan H serta minibus Suzuki bernomor polisi E-1529-AM yang dikemudikan A, sementara sebuah warung milik warga turut terdampak setelah kendaraan Suzuki mengalami oleng akibat benturan.

Petugas mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan, pendataan terhadap pengemudi dan kendaraan, dokumentasi kondisi tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan yang diperlukan guna memastikan rangkaian kecelakaan dapat diketahui secara objektif.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan diduga bermula ketika kendaraan Datsun yang bergerak dari arah Kota Cirebon menuju Mundu menabrak median jalan setelah pengemudinya diduga mengantuk dan kehilangan kewaspadaan, kemudian kendaraan oleng ke kanan dan berpindah jalur hingga bertabrakan dengan kendaraan Suzuki yang datang dari arah berlawanan.

Benturan tersebut menyebabkan kendaraan Suzuki oleng ke sisi kiri hingga menabrak warung milik warga. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban meninggal dunia maupun korban luka, sementara kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp50 juta berdasarkan taksiran sementara.

Sebagai bagian dari penanganan perkara, kedua kendaraan yang terlibat kemudian dievakuasi menggunakan kendaraan derek menuju Kantor Laka Lantas Polres Cirebon Kota untuk kepentingan pemeriksaan dan proses penyelidikan lebih lanjut.

Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan pengemudi dan kendaraan serta mendokumentasikan kondisi kendaraan, kerusakan, posisi kendaraan dan kondisi jalan di sekitar lokasi kejadian sebagai bagian dari proses penanganan kecelakaan lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP Hadi Suryanto, S.Tr.K., S.I.K. mengatakan, penanganan kecelakaan dilakukan secara profesional dan terukur dengan mengutamakan keselamatan, ketelitian dalam pengumpulan fakta serta kepastian proses pemeriksaan terhadap seluruh pihak yang terlibat.

“Setiap kecelakaan lalu lintas kami tangani secara profesional melalui pengamanan lokasi, pemeriksaan kendaraan dan pengemudi, pendataan saksi serta dokumentasi untuk memastikan penyebab kecelakaan dapat diketahui berdasarkan fakta di lapangan,” ujar AKP Hadi Suryanto.

Kasat Lantas juga mengingatkan pengemudi agar tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan ketika merasa mengantuk, karena kondisi fisik sangat berpengaruh terhadap kemampuan berkendara dan kewaspadaan dalam mengantisipasi situasi di jalan.
“Jika mengantuk, jangan memaksakan berkendara. Berhentilah di tempat yang aman untuk beristirahat sampai kondisi tubuh kembali siap, karena sedikit kehilangan konsentrasi di jalan dapat menimbulkan kecelakaan dengan dampak yang tidak terduga,” tegas AKP Hadi Suryanto.

((A, Rahmat))

Jalan Kabupaten Ambles Bertahun-tahun, Warga Medono: Pemerintah ke Mana?




WONOSOBO – Warga desa Medono kecamatan Kaliwiro beberapa hari melakukan perbaikan Jalan alternatif yang menghubungkan  Kaliwiro ke Wadaslintang Kabupaten  Wonosobo. (09/08/2026)

Jalan yang merupakan tanggung jawab pemerintah kabupaten wonosobo ini benerapa tahun yang lalu mengalami ambles sedalam hampir 30 cm sepanjang seratus meter.

Namun dalam kejadian tersebut saat itu hanya. Di tambal dan tanpa ada pekerjaan konstruksi yang layak.
Hingga beberapa Tahun warga yang melalui jalan tersebut melihat  tidak ada tindakan dari dinas terkait untuk berupaya memperbaiki sehingga menjadi keprihatinan warga maupun pengguna jalan alternatif tersebut.bahkan para angkutan jalan yang biasa membawa hasil bumi apabila mengirim hasil bumi harus memutar melewati Wadaslintang yang hampir 20 km.

" Saya kalau bawa muatan baik kayu atau ketela ke Wonosobo lebih baik melalui wadas lintang. Yang memutar hampir 20 km.karena kalau lewat jalan Medono sudah beberapa kali peer mobil putus.." ungkap kasno sopir truk.

Dari kejadian tersebut Warga medono ber inisiatif untuk memperbaiki akses jalan yang ambles dengan cara pengecoran secara swadaya dan patungan uang sendiri dengan para sopir angkutan baik pribadi maupun  angkutan umum.

" Kegiatan ini murni hasil sumbangan para warga sekitar dan warga desa medono dan para sopir kendaraan angkutan maupun pribadi hal ini dilakukan karena tidak adanya perhatian fari pemerintah daerah maupun dinas yang bertanggung jawab." Ungkap Sukaryo salah satu warga sekitar.
Saat di tanya awak media warga sudah merasa capek karen tidak ada perhatian dari pemerintah daerah maupun pusat walau ini merupakan jalan alternatif kabupaten Wonosobo .

" Kegiatan pengecoran jalan secara swadaya ini merupakan murni hasil sumbangan warga dan sopir bahkan hingga tiga hari dikerjakan." Tambahnya.
Dari kegiatan ini warga berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah untuk selalu memperhatikan akses jalan yang merupakan akses urat nadi ekonomi bagi masyarakat .

(tim KJN)
Uploaded Image

Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Laksanakan Patroli Malam Dan Pemantauan Wilayah

Surakarta - Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim 0735/Surakarta, Serka Sunarno melaksanakan kegiatan patroli malam dan pemantauan wilayah Kec. Pasar Kliwon, Minggu 9 Agustus 2025 Pukul 21.50 Wib.

"Sembari berpatroli kami menghimbau kepada Warga agar selalu menjaga keamanan lingkungan, dan keamanan wilayah dengan penuh seksama, dan  patut diwaspadai orang yang tidak dikenal yang bertamu di malam hari."tegas Serka Sunarno disela-sela pelaksanaan kegiatan patroli.

"Kegiatan patroli malam selain memberi  Himbauan kepada warga , juga untuk menjalin silahturahmi dengan mitra karib yang dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas Piket Koramil 05/Pasar Kliwon, dan berharap agar masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dan  menjaga lingkungan masing-masing agar situasi tetap Aman dan kondusif."imbuhnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Lima Terduga Pelaku Pengeroyokan dan Kekerasan Seksual di Panongan Ditangkap Polresta Tangerang


Uploaded Image


Aparat Polresta Tangerang menangkap lima orang terduga pelaku pengeroyokan dan kekerasan seksual yang terjadi di Desa Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah dalam konferensi pers Senin (10/8/2026) menerangkan, kelima pria yang diamankan tersebut adalah EDD (24); SD (21); ML (22); AD (31); DAN D (21) 

"Perkara ini terjadi pada Selasa, (28/7/20268, sekitar pukul 23.00 WIB hingga Rabu, (29/7/2026) dini hari," kata Indra Waspada. 

Dia menjelaskan, peristiwa bermula ketika korban seorang pria berinisial PG (25) bekerja pada sebuah usaha koperasi atau bank keliling milik tersangka EDD sejak 25 Juli 2026. Namun, korban memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan tersebut.

Korban kemudian menemui EDD untuk menyampaikan niat mengundurkan diri. Pada saat itu, EDD meminta korban menunggu kedatangan pengawas berinisial SD.

Uploaded Image

Sekitar pukul 23.00 WIB, SD datang dan korban kembali menyampaikan keinginannya untuk berhenti bekerja.

"Namun, permintaan tersebut justru menimbulkan persoalan," ujar Indra Waspada. 

Berdasarkan hasil penyidikan, para tersangka merasa tidak terima dan mencurigai korban hendak meninggalkan pekerjaan tersebut untuk membuka usaha serupa. Serta mengambil konsumen yang selama ini menjadi wilayah usaha para tersangka.

"Selanjutnya, EDD mengumpulkan tersangka SD, ML, AD, dan D untuk membicarakan persoalan tersebut," kata Indra Waspada. 

Selanjutnya, lanjut Indra Waspada, terjadi tindakan kekerasan secara bersama-sama terhadap korban.
Korban dipukul hingga terjatuh. Setelah korban terjatuh, para tersangka secara bersama-sama kembali melakukan pemukulan, penendangan, dan tindakan kekerasan lainnya. Peristiwa kekerasan tersebut berlangsung selama beberapa jam. 

Uploaded Image

"Selain melakukan kekerasan fisik, dalam perkara ini terdapat pula dugaan kekerasan seksual terhadap korban," ujarnya. 

Berdasarkan hasil penyidikan, salah satu tersangka memaksa korban melakukan tindakan seksual tertentu dan merekamnya menggunakan telepon seluler. Rekaman tersebut kemudian dikirimkan ke sebuah grup komunikasi yang berisi anggota atau karyawan usaha milik tersangka.

Setelah melakukan kekerasan selama beberapa jam, para tersangka kemudian beristirahat. Pada sekitar pukul 05.00 WIB, korban melihat kesempatan untuk menyelamatkan diri. korban kemudian berhasil keluar dari tempat tersebut melalui jendela yang tidak terkunci.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kuasa hukum korban ke Polresta Tangerang. Ppenyidik Satreskrim Polresta Tangerang selanjutnya melakukan serangkaian tindakan penyidikan, antara lain olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi-saksi, pemeriksaan korban, serta pemeriksaan medis dan visum et repertum.

Sementara itu, setelah mengetahui perbuatannya berpotensi dilaporkan kepada pihak kepolisian, kelima tersangka kemudian meninggalkan wilayah Kabupaten Tangerang. Para tersangka melarikan diri menuju wilayah Bandung, kemudian berpindah ke kawasan Ujung Berung. selanjutnya, pada 4 Agustus 2026, para tersangka kembali berpindah dan melarikan diri ke wilayah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

"Kami kemudian mengamankan kelima tersangka pada Kamis, (6/8/2026) di wilayah Pemalang," terang Indra Waspada. 

Dari hasil pemeriksaan sementara, motif awal tindakan kekerasan tersebut adalah ketidakterimaan para tersangka terhadap keputusan korban untuk berhenti bekerja. Para tersangka mencurigai korban akan membuka usaha serupa dan mengambil konsumen. 

Selain itu, dari hasil pemeriksaan juga terungkap bahwa tersangka EDD selaku atasan setidaknya sudah dua kali melakukan aksi serupa kepada karyawan yang hendak mengundurkan diri. Setiap melakukan aksi, EDD selalu merekam dengan ponsel lalu disebar ke grup What's App karyawan. Tujuannya untuk membuat takut karyawan lain. 

Terhadap kelima tersangka, penyidik menerapkan ketentuan pidana terkait pengeroyokan, perampasan kemerdekaan seseorang, serta dugaan kekerasan seksual.

Para tersangka dipersangkakan dengan Pasal 262 KUHP dan/atau Pasal 446 KUHP dan/atau Pasal 6 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan/atau pasal 414 KUHP.

"Ancaman pidana dalam perkara ini maksimal sembilan tahun penjara, sesuai dengan pasal yang diterapkan terhadap perbuatan masing-masing tersangka," kata Indra Waspada. 

Namun demikian, penyidik masih terus melakukan pendalaman terhadap seluruh rangkaian peristiwa dan peran masing-masing tersangka untuk memastikan konstruksi perkara secara utuh.




Red/Toher Aswi

Polda Babel Gelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Karhutla, Irjen Pol Viktor Tegaskan Pentingnya Sinergi.



Bangka belitung, Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Viktor T. Sihombing menegaskan pentingnya sinergi antar instansi dalam kesiapsiagaan dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2026.

"Apel gelar pasukan siaga ini bukan hanya Kepolisian tapi ada juga dari Pemerintah Daerah, TNI, Basarnas dan BPBD serta Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Semuanya bersinergi untuk penanganan penanggulangan karhutla di Bangka Belitung,"kata Kapolda usai apel gelar pasukan di Mapolda, Senin (10/8/26).

Dirinya juga menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bagian dari tindak lanjut berbagai persiapan yang telah dilakukan sebelumnya.

Oleh karenanya, kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi karhutla harus terus dijaga meskipun kondisi cuaca belakangan mulai mengalami penurunan intensitas panas.

"Ini sebenarnya kelanjutan dari sebelumnya menghadapi cuaca badai elnino, kemarau dan panas yang berkepanjangan. Walaupun dalam belakangan ini sudah ada penurunan, tapi kesiapsiagaan ini perlu kita jaga terus,"ujarnya.

"Namun apabila ada titik-titik api, personel-personel inilah nanti yang berangkat langsung untuk memadamkan api,"sambungnya.

Eks Kadivkum Polri ini juga menyebut hingga saat ini belum terdapat kebakaran yang menonjol di wilayah Babel. Kendati demikian, kewaspadaan tetap harus dipertahankan mengingat kondisi cuaca dapat berubah sewaktu-waktu.

"Sejauh ini tidak ada kebakaran yang menonjol. Mudah-mudahan nanti dengan kesiapsiagaan ini nanti bisa kita atasi,"sebutnya.

Lebih lanjut, Jenderal Bintang Dua Polri ini mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat menimbulkan karhutla terutama membuka lahan dengan cara membakar.

Dirinya juga menambahkan, langkah persuasif berupa imbauan masih menjadi prioritas. Namun, apabila ditemukan pelanggaran, aparat tetap akan melakukan tindakan dan penegakan hukum secara efektif.

"Yang jelas, dilarang buka lahan dengan membakar. Apabila ada yang melanggar kita ingatkan, penegakkan hukum yang efektif terhadap mereka,"ungkapnya.

"Namun lebih diutamakan mengimbau saat ini, jangan membuka lahan dengan membakar termasuk membakar sampah. Kadang bakar sampah kalau dibiarkan menjadi besar, kita harus jaga itu,"pungkasnya.

Sebelumnya, Polda Babel menggelar Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Karhutla Tahun 2026 dihalaman Mapolda.

Apel gelar pasukan dipimpin Gubernur Babel Hidayat Arsani yang dihadiri oleh Kapolda, Forkopimda hingga pimpinan instansi terkait.

Apel ini dilaksanakan guna memastikan kesiapan menghadapi potensi karhutla sekaligus memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Babel.

(HR) 

Minggu, 09 Agustus 2026

Polres Majalengka Gelar KRYD, Sinergi TNI-Polri dan Instansi Terkait Jaga Kamtibmas



Majalengka,Polres Majalengka Polda Jawa Barat melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Majalengka, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabag SDM Polres Majalengka Kompol Azi Fauzi, S.E., M.M., atas arahan Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si. KRYD melibatkan personel Polres Majalengka bersama unsur TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Kegiatan KRYD ini merupakan bentuk komitmen Polres Majalengka dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya pada aktivitas masyarakat di akhir pekan. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk meningkatkan kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel gabungan melaksanakan patroli dan pemantauan di sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat maupun lokasi yang dinilai berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta mematuhi peraturan yang berlaku. 

Kabag SDM Polres Majalengka Kompol Azi Fauzi, S.E., M.M. mengatakan bahwa KRYD dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami bersama TNI dan instansi terkait terus bersinergi untuk menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujar Kompol Azi Fauzi.

Ia menambahkan, sinergitas antara Polri, TNI, Dishub, dan Satpol PP menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat, termasuk dalam mengantisipasi potensi gangguan yang dapat muncul di ruang publik.

Sementara itu, Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si. melalui Kabag SDM menegaskan bahwa jajaran Polres Majalengka akan terus meningkatkan kegiatan kepolisian yang bersifat preventif dan humanis.

(Didin.MH)

Pastikan Keamanan Pengunjung Objek Wisata, Sat Samapta Polres Majalengka Gelar Patroli Pam Obvit di Tiga Destinasi Favorit



Majalengka,-Guna memastikan stabilitas keamanan, ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang menikmati libur akhir pekan, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka Polda Jabar intensif mengoptimalkan kehadiran personel di lapangan. Langkah proaktif yang dikemas dalam wujud pelayanan prima kepolisian di bidang Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) ini difokuskan pada pemantauan situasi di sejumlah destinasi wisata guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan kecelakaan di area wisata, Minggu (09/08/2026).

Dalam pelaksanaannya di lapangan, kegiatan Patroli Objek Wisata tersebut dilaksanakan oleh Unit Pam Obvit Sat Samapta Polres Majalengka di bawah kepemimpinan Ps. Kanit Pam Obvit Aipda Anggi Pratama, S.E., dengan didampingi Bripda Muhammad Fiqri Nugraha dan Bripda Afif Naufal Ramdhani. 

Kegiatan patroli kewilayahan ini dilaksanakan di bawah pengawasan langsung Kasat Samapta Polres Majalengka Iptu Dedi Sutikno, S.H., M.H. Tim patroli menyambangi tiga objek wisata populer di wilayah hukum Polres Majalengka, meliputi Wisata Alam Curug Kiaradanu yang mencatatkan kunjungan sekitar 150 wisatawan, Kolam Renang Tirta Indah dengan kurang lebih 120 pengunjung, serta wahana air DN Waterplay yang dipadati sekitar 100 pengunjung. 

Kehadiran personel berseragam dinas di lokasi-lokasi tersebut bertujuan untuk memantau aktivitas masyarakat secara langsung, mengawal keselamatan pengunjung di wahana air, serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan rekreasi masyarakat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.

Di sela-sela dialog dan pemantauan di lokasi wisata, jajaran Sat Samapta Polres Majalengka turut menyisipkan imbauan kamtibmas mendasar guna memperkuat kewaspadaan masyarakat. Para pengunjung, utamanya para orang tua, diimbau untuk selalu mendampingi dan mengawasi anak-anak mereka saat berenang, serta mewaspadai potensi kejahatan konvensional seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di area parkir dengan memastikan kendaraan terparkir secara rapi dan rutin menggunakan kunci stang ganda.

( Didin.MH )