Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Mobil Bermuatan Tangki Modifikasi Terbakar, Pengerit BBM Subsidi Diduga Terorganisir.

Bangka Tengah – Kebakaran hebat melanda satu unit mobil minibus merek Suzuki APV di area SPBU 2431115 Kejora, Desa Beluluk, Kecamatan Pangka...

Postingan Populer

Senin, 16 Februari 2026

Mobil Bermuatan Tangki Modifikasi Terbakar, Pengerit BBM Subsidi Diduga Terorganisir.


Bangka Tengah – Kebakaran hebat melanda satu unit mobil minibus merek Suzuki APV di area SPBU 2431115 Kejora, Desa Beluluk, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Senin (16/2/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Peristiwa itu sontak menggegerkan warga dan pengguna jalan yang tengah mengantre pengisian BBM.

Dari pantauan di lapangan, api dengan cepat melalap bagian belakang kendaraan sebelum akhirnya berhasil dipadamkan. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun insiden ini membuka dugaan praktik penyalahgunaan BBM subsidi yang selama ini diduga berlangsung sistematis.

Tangki Modifikasi Diduga Muat Hingga 100 Liter

Sumber yang ditemui tim investigasi awak media mengungkapkan, mobil tersebut kerap terlihat bolak-balik mengisi BBM jenis Pertalite di SPBU tersebut hampir setiap hari.
"Benar bang, mobil itu sering isi di sini. Hampir tiap hari bolak-balik," ujar seorang warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Di dalam kendaraan yang terbakar, ditemukan tangki modifikasi berukuran besar yang diduga mampu menampung hingga 100 liter BBM. Modus yang lazim digunakan para "pengerit" BBM subsidi, menurut sumber, adalah dengan membawa banyak barcode aplikasi MyPertamina agar dapat berulang kali melakukan pengisian dalam jumlah besar.

Praktik ini diduga tidak berjalan sendiri. Narasumber menyebut adanya dugaan keterlibatan oknum pemegang stik nozel yang mempermudah proses pengisian berulang.

"Biasanya ada yang dukung dari dalam. Ada fee untuk uang tutup mata. Itu sudah lumrah," ungkapnya.
Jika benar, pola ini menunjukkan adanya praktik terorganisir dalam penyalahgunaan BBM subsidi.

Diduga Dipasok ke Tambang Ilegal
Informasi lain yang dihimpun menyebutkan, BBM subsidi yang dikumpulkan tersebut diduga dijual kembali ke sejumlah aktivitas tambang ilegal di wilayah Bangka Belitung. Seperti diketahui, daerah ini memang dikenal sebagai kawasan pertambangan timah, termasuk yang beroperasi tanpa izin resmi.

Praktik tersebut jelas merugikan negara dan masyarakat yang berhak atas BBM bersubsidi. Pemerintah telah mengatur sanksi tegas terhadap penyalahgunaan BBM subsidi dalam skala besar.

Dalam Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Cipta Kerja, pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi dapat dijerat pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda maksimal Rp60 miliar.

Desakan Tindakan Tegas

Peristiwa terbakarnya mobil APV ini menjadi alarm keras bagi pemerintah, aparat penegak hukum, serta pihak terkait seperti PT Pertamina (Persero) dan BPH Migas untuk segera melakukan evaluasi dan penindakan.
Apabila terbukti ada keterlibatan atau pembiaran dari pihak pengelola SPBU, maka sanksi administratif hingga pencabutan izin operasional secara permanen dinilai layak dipertimbangkan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola SPBU 2431115 Kejora maupun dari PT Pertamina (Persero) terkait insiden kebakaran dan dugaan praktik penyalahgunaan BBM subsidi tersebut.

Tim investigasi awak media masih berupaya melakukan konfirmasi lanjutan kepada pihak-pihak terkait guna memastikan fakta dan pertanggungjawaban atas peristiwa ini.

(HR/TIM) 

Empat Personel Terima Kenaikan Pangkat Pengabdian, Polresta Cirebon Gelar Upacara Korps Raport Penuh Haru

Kabupaten Cirebon – Polresta Cirebon menggelar Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian bagi anggota Polri, Senin (16/2/2026), di Lapangan Apel Mapolresta Cirebon. Upacara tersebut berlangsung khidmat dan penuh rasa bangga sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi serta loyalitas personel yang memasuki masa purna tugas.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., para Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polresta Cirebon.

Dalam amanatnya, Kapolresta Cirebon menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada empat personel yang menerima kenaikan pangkat pengabdian setingkat lebih tinggi.

“Pagi hari ini kita semua menyaksikan ada empat orang saudara kita yang mendapatkan anugerah kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Tidak semua anggota yang menjelang purna tugas bisa mendapatkan anugerah ini. Artinya, kinerja dan dedikasi beliau-beliau dinilai layak oleh pimpinan,” tegasnya.

Ia menambahkan, kenaikan pangkat pengabdian merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian panjang tanpa cacat dan tanpa pelanggaran selama berdinas di Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Ini adalah kebanggaan bagi Bapak-Bapak dan keluarga. Tolong dijaga betul anugerah dari pimpinan ini. Jadikan ini contoh bagi kita semua agar dapat melaksanakan tugas hingga akhir masa dinas dengan baik, tanpa kendala yang berat,” ujar Kapolresta.

Adapun empat personel yang menerima kenaikan pangkat pengabdian TMT 1 Februari 2026 yakni IPTU Wiyono, Ka SPKT Polresta Cirebon, yang naik pangkat menjadi AKP; AIPTU Karmu, Brigadir Sat Samapta, naik menjadi IPDA; AIPTU Abidin, Brigadir Si TIK, naik menjadi IPDA; serta AIPTU Edi Rosandi, Kasubnit 2 Unit 4 Sat Intelkam, naik menjadi IPDA.

Kenaikan pangkat pengabdian tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, serta prestasi kerja yang telah dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab selama bertugas.
Upacara Korps Raport ini tidak hanya menjadi momentum penghargaan bagi personel yang memasuki masa purna, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh anggota Polresta Cirebon untuk terus meningkatkan profesionalisme, bekerja dengan ikhlas dan bertanggung jawab, serta senantiasa hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat Kabupaten Cirebon.

((Bang keling))

Polresta Cirebon Sita 60 Botol Miras Hasil Razia Pekat

Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon pada Minggu (15/2/2026). Dalam razia pekat tersebut petugas berhasil mengamankan 60 botol miras berbagai merk dan miras tradisional ciu.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H, S.I.K, M.H, mengatakan, miras yang berhasil disita jumlahnya mencapai 60 botol miras berbagai merk dan miras tradisional ciu. Miras tersebut disita dari berbagai wilayah di Kabupaten Cirebon.

"Dalam razia ini, kami berhasil mengamankan 60 botol miras pabrikan berbagai merk dan miras tradisional ciu dari berbagai wilayah Kabupaten Cirebon. Kemudian para penjual miras tersebut juga langsung diproses tipiring," ujarnya.

Ia mengatakan, razia tersebut dilaksanakan intensif Polresta Cirebon hingga Polsek jajaran. Pihaknya pun meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan di wilayah hukum Polresta Cirebon.

Dipastikan setiap laporan atau aduan yang diterima bakal langsung ditindaklanjuti dan petugas berada di lokasi dalam waktu singkat. Pasalnya, laporan maupun aduan masyarakat akan sangat membantu kepolisian dalam menjaga kondusivitas kamtibmas.
"Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Selain itu, partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan dan sangat berarti bagi kepolisian," katanya.

((Bang keling))

Polres Cirebon Kota Fokus Amankan Lima Titik Ibadah

CIREBON KOTA – Jajaran Polres Cirebon Kota melaksanakan pengamanan maksimal menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada Senin (16/02/2026), dengan memfokuskan pengamanan pada lima vihara dan klenteng di wilayah Kota Cirebon.

Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian ibadah dan perayaan Imlek dapat berjalan dengan aman, tertib, serta memberikan rasa nyaman bagi umat yang melaksanakan sembahyang.

Salah satu titik utama pengamanan berada di Vihara Dewi Welas Asih, klenteng Tridharma yang berlokasi di Jalan Kantor, Kota Cirebon, yang selama ini menjadi pusat kegiatan ibadah umat Konghucu, Buddha, dan Tao dengan jumlah jemaat cukup besar setiap perayaan Imlek.

Kapolres Cirebon Kota Eko Iskandar menjelaskan bahwa pengamanan telah dimulai sejak pagi hari dan akan terus dilaksanakan hingga malam pergantian tahun, bahkan berlanjut sampai hari berikutnya menyesuaikan dengan rangkaian ibadah.

“Sejak pagi hingga sore ini, dan nanti malam, kami melaksanakan pengamanan untuk saudara-saudara kita yang merayakan Imlek. Di Kota Cirebon terdapat lima titik yang menjadi fokus atensi pengamanan selama rangkaian perayaan Imlek,” ujarnya saat memantau langsung kesiapan pengamanan.

Sebanyak 250 personel Polres Cirebon Kota dikerahkan dan disebar di masing-masing vihara dan klenteng, dengan jumlah personel yang disesuaikan berdasarkan estimasi jemaat di setiap lokasi ibadah.

“Mulai pagi, sore, malam ini, hingga besok pagi dan malam masih terdapat kegiatan sembahyang. Anggota kami standby di sekitar vihara untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman,” tambahnya.

Kapolres juga menegaskan bahwa hingga saat ini situasi di seluruh vihara dan klenteng terpantau aman dan terkendali, serta mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan saling menghormati antarumat beragama.

“Kota Cirebon sejak dahulu dikenal sebagai wilayah yang kental dengan nilai pluralisme. Kerukunan antarumat beragama terlihat nyata, dan ini harus terus kita jaga bersama,” tegasnya.

Menjelang bulan suci Ramadan, semangat toleransi di Kota Cirebon juga terlihat dari partisipasi masyarakat lintas agama yang turut membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan Imlek sebagai bentuk solidaritas sosial.

“Tidak hanya umat Konghucu dan Buddha, masyarakat Muslim di Kota Cirebon juga ikut berpartisipasi membantu. Ini merupakan wujud nyata toleransi dan kerukunan umat beragama yang sangat kami apresiasi,” ungkap Kapolres.

Sementara itu, salah satu pengurus Vihara Dewi Welas Asih, Hendra, menyampaikan bahwa perayaan Imlek tahun ini dilaksanakan lebih sederhana mengingat waktunya yang berdekatan dengan bulan suci Ramadan, termasuk tidak dilaksanakannya perayaan Cap Go Meh secara besar-besaran.
“Cap Go Meh dilaksanakan secara internal vihara saja, sebagai bentuk saling menghormati karena berdekatan dengan bulan Ramadan. Persiapan Imlek sendiri sudah hampir 100 persen dan tinggal penyempurnaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, rangkaian ibadah tetap dilaksanakan seperti biasa, termasuk menyalakan lilin dan sembahyang bersama menjelang pergantian tahun sebagai simbol harapan agar di tahun baru semangat semakin kuat dan cita-cita dapat terwujud, dengan tetap mengedepankan kewaspadaan dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

((A, Rahmat))

Kapolres Cirebon Kota Cek Langsung Vihara dan Kelenteng Jelang Imlek 2577

Cirebon Kota – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili tahun 2026, jajaran Polres Cirebon Kota melaksanakan pengecekan langsung ke sejumlah vihara dan kelenteng yang berada di wilayah hukum Polres Cirebon Kota, Senin (16/02/2026), sebagai langkah antisipasi guna memastikan kesiapan pengamanan serta terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kegiatan pengecekan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Cirebon Kota Eko Iskandar didampingi Kasat Intelkam Polres Cirebon Kota AKP Iwan, S.H., M.H., serta diikuti personel yang terlibat dalam pengamanan perayaan Imlek di masing-masing lokasi ibadah.
Adapun lokasi yang dilakukan pengecekan meliputi Vihara Budha Sasana di Jalan Prujakan, Vihara Dewi Welas Asih di Jalan Kantor, serta Kelenteng Talang di Jalan Talang, yang selama ini menjadi pusat kegiatan ibadah umat Tionghoa saat perayaan Imlek.

Dalam pengecekan tersebut, Kapolres memastikan kesiapan personel pengamanan baik secara terbuka maupun tertutup, sistem pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi, hingga koordinasi dengan pengurus vihara dan kelenteng terkait estimasi jumlah jemaat yang akan melaksanakan sembahyang pada malam pergantian tahun.

Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan terhadap sarana pendukung keamanan seperti jalur keluar-masuk jemaat, titik parkir kendaraan, serta kesiapan antisipasi apabila terjadi lonjakan pengunjung, sehingga pelaksanaan ibadah dapat berlangsung dengan tertib tanpa menimbulkan gangguan ketertiban umum.

Kapolres Cirebon Kota menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang merayakan Imlek, sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa adanya gangguan kamtibmas.

Hingga pelaksanaan pengecekan selesai, situasi di seluruh vihara dan kelenteng yang dikunjungi terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif, serta para pengurus menyatakan siap bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam menjaga keamanan selama perayaan berlangsung.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama selama perayaan Imlek, serta mengajak seluruh warga agar tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan, memastikan kendaraan diparkir di tempat yang telah disediakan, tidak membawa barang berharga secara berlebihan, dan segera melapor kepada petugas apabila menemukan hal-hal mencurigakan, sehingga perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Kota Cirebon dapat berjalan aman, damai, dan penuh kebersamaan.

((A, Rahmat))

Pawai Tarhib 1447 H, RTQ Al-Hikmah Kobarkan Semangat Sambut Ramadhan di Indramayu

Indramayu – Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Rumah Tahfidz Qur'an (RTQ) Al-Hikmah Indramayu menggelar pawai tarhib pada Senin (16/02/2026). Kegiatan ini diikuti oleh santri dan pengajar sebagai bentuk syiar sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk menyambut Ramadhan dengan penuh suka cita dan kesiapan rohani.

Pembina RTQ Al-Hikmah, Ari, menyampaikan bahwa kegiatan tarhib ini bukan sekedar seremoni tahunan, melainkan upaya membangun kesadaran spiritual masyarakat.

"Kita ingin memberikan semangat dengan membuat acara yang berhubungan dengan menyambut bulan Ramadhan. Tujuannya untuk mengingatkan masyarakat bahwa penting bagi kita untuk bergembira, berantusias, dan semangat menyambut meriahnya bulan Ramadhan," ujar Ari.

RTQ Al-Hikmah sendiri menaungi sekitar 80 santri dan seluruh kegiatan pendidikan diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya. Ari menegaskan, semangat kebersamaan dan keikhlasan menjadi pondasi utama dalam menghidupkan rumah tahfidz tersebut.

"Alhamdulillah semuanya gratis, tidak ada biaya apa pun. Maka dari itu kita semakin semangat untuk menghidupkan rumah tahfidz dengan kegiatan seperti ini," tambahnya.

Menurut Ari, Ramadhan harus dihidupkan bukan hanya secara lahiriah, tetapi juga secara rohani. Ia berharap masyarakat tidak sekedar menjadikan Ramadhan sebagai rutinitas tahunan, melainkan momentum untuk menjauhi maksiat dan meningkatkan ketakwaan.

"Ramadhan bukan hanya seremonial. Rohani juga harus terbentuk. Yang paling mudah dipahami adalah menjauhi maksiat dan meningkatkan ketakwaan. Itu yang kita harapkan dengan mengingatkan datangnya Ramadan melalui tarhib ini," jelasnya.



Dalam kesempatan tersebut, Ari juga menyampaikan usulan kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu agar turut berperan aktif dalam menjaga kekhusyukan Ramadhan, khususnya saat waktu berbuka puasa.

Ia mengusulkan agar elemen pemerintah seperti Satpol PP atau kepolisian dikerahkan untuk berkeliling saat momen buka puasa bersama (bukber). Menurutnya, fenomena bukber kerap membuat sebagian masyarakat lalai terhadap kewajiban sholat.

"Saya perhatikan fenomena bukber ini kadang mengalahkan kewajiban, yakni sholat. Tidak sedikit masyarakat yang tidak menyadari ketika mereka berbuka dan meninggalkan sholat, itu seperti debu yang berterbangan pahala puasanya," ungkapnya.

Ari berharap, kehadiran petugas dapat menjadi pengingat bagi masyarakat. Selain itu, ia juga mengusulkan agar pemerintah memfasilitasi sarana ibadah sementara di ruang-ruang publik, seperti tempat sholat dan wudhu yang bersifat portabel dan dapat dibongkar pasang.

"Paling tidak ada program keliling untuk mengingatkan. Lebih bagus lagi jika difasilitasi sarana umum seperti tempat sholat dan wudhu yang tidak menetap, sehingga masyarakat tidak kesulitan melaksanakan sholat," katanya.

Untuk target capaian santri selama Ramadhan tahun ini, Ari menetapkan sasaran yang realistis namun tetap menantang. Ia berharap setiap santri minimal mampu menyelesaikan lima juz bacaan Al-Qur'an selama program pendidikan Ramadhan, serta menghafal setengah juz.

"Harapan saya, anak-anak minimal bisa menyelesaikan lima juz selama Ramadhan. Untuk hafalan, saya targetkan setengah juz. Karena memang sebagian anak masih ada yang baru berpindah dari Iqro ke Al-Qur'an, jadi kita sesuaikan dengan kemampuan mereka," jelasnya.

Melalui pawai tarhib dan program Ramadhan yang terstruktur, RTQ Al-Hikmah berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya mampu membaca dan menghafal Al-Qur'an, tetapi juga mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu membangkitkan semangat masyarakat Indramayu untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum perbaikan diri secara menyeluruh. (Wira)

Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Bersama Linmas Laksanakan Patroli Malam, Jaga Kondusifitas Wilayah

Surakarta - Demi terciptanya situasi aman dan kondusif, Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim 0735/Surakarta Sertu Sunarto bersama dengan Linmas melaksanakan kegiatan patroli bersama di wilayah Pasar kliwon, Minggu (15/03/2026) tadi malam.

Dikatakan Sertu Sunarto sembari melaksanakan Patroli dirinya selalu Piket Koramil 05/Pasar kliwon menghimbau kepada Warga agar selalu menjaga keamanan lingkungan dan wilayah sekitarnya.

"Selain itu kami juga mengajak kepada seluruh warga untuk mewaspadai orang yang tidak dikenal yang bertamu di malam hari."ujarnya.

"Kegiatan patroli malam selain memberi  himbauan kepada warga,juga untuk menjalin silaturahmi dengan mitra karib yang dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas Piket koramil 05/Pasar kliwon di wilayah dan berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dan  menjaga lingkungan masing masing agar situasi tetap aman dan kondusif."imbuhnya.

"Patroli yang dilaksanakn setiap malam sangat lah berperan penting dalam menciptakan wilayah yang aman  di wilayahnya masing-masing, 
maka pelaksanaan kegiatan patroli wilayah sangat perlu diadakan demi kenyamanan dan terciptanya wilayah yang aman dan Kondusif."pungkas Sertu Sunarto.
  
Penulis : Arda 72

Minggu, 15 Februari 2026

Polres Belitung Gagalkan Peredaran Rokok Ilegal Skala Besar, Amankan 1,9 Juta Batang Rokok. 



Tanjung Pandan, Kasus peredaran rokok ilegal di wilayah Kepulauan Bangka Belitung kembali berhasil diungkap aparat penegak hukum. Jajaran Satreskrim Polres Belitung mengamankan sebanyak 1.960.000 batang rokok tanpa izin resmi dari sebuah truk misterius di kawasan Tanjungpandan, Jumat (13/2/2026).

Pengungkapan ini menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah penindakan rokok ilegal di wilayah Belitung.

Kasat Reskrim I Made Yudha Suwikarma didampingi Waka Polres Belitung Kompol Bagus Kresna Ekaputra bersama pihak Bea Cukai Tanjungpandan menjelaskan bahwa keberhasilan ini berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di Dusun Teluk Dalam, Desa Juru Seberang.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Unit Tipidter bersama Sat Intelkam melakukan penyelidikan dan menemukan sebuah truk terparkir di lahan kosong sekitar pukul 15.00 WIB. Truk tersebut dalam kondisi tanpa plat nomor, ditinggalkan tanpa pengemudi, dan telah berada di lokasi sejak subuh berdasarkan keterangan warga sekitar.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap bak truk yang tertutup terpal, petugas menemukan tumpukan kardus dalam jumlah besar yang setelah dihitung berisi total 1.960.000 batang rokok diduga ilegal yang siap diedarkan di wilayah Babel.

Barang bukti kemudian diamankan ke Mapolres Belitung untuk proses penyidikan lebih lanjut. Kepolisian menegaskan bahwa penyitaan barang bukti bukanlah akhir dari proses penegakan hukum.

Penyelidikan saat ini terus dikembangkan guna mengungkap jaringan serta aktor intelektual di balik upaya penyelundupan dan peredaran rokok ilegal tersebut.

Polri berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas kamtibmas, melindungi penerimaan negara dari kerugian akibat peredaran barang ilegal, serta menindak tegas setiap bentuk pelanggaran hukum di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.

(HR) 

Pameran Pendidikan Tinggi Terbesar se Jawa Barat Dibanjiri Belasan Ribu Pelajar Kelas XII SMA/K, BCU 2026 Sukses Terselenggara



BANDUNG - Pelaksanaan Pameran Bergengsi Pendidikan Tinggi kembali Digelar di Kota Bandung. APTISI Provinsi Jawa Barat bekerjasama dengan PT. Profex (Profajar Eksibit Nusantara) Gelar Bandung Campus Update (BCU) Tahun 2026, yang dilaksanakan pada 11 Feb sampai dengan 13 Feb 2026 di Bandung Convention Center, Jl. Soekarno-Hatta, Kota Bandung

Penanggungjawab Kegiatan Zaidin A Zaiti mengungkapkan kepada Awak media terkait Pelaksanaan Bandung Campus Update ke 6, Tahun 2026 Tersebut

"Bandung Campus Update ke 6 Tahun 2026 dibuka pada 11 Februari 2026, diawal pembukaan kami memfasilitasi Kegiatan Diskusi Kopi Pagi Pimpinan Perguruan Tinggi Jawa Barat "Moving Fast, Creating Impact 2026" yang diisi oleh Dr. Ir. H.M. Budi Djatmiko, M.Si, M.E.I Selaku Ketum APTISI, Prof. Dr. Ir. Eddy Soekanto Soegoto, MT Selaku Ketua APTISI Provinsi Jabar, Perwakilan LLDikti Wilayah IV, Perwakilan BAN-PT, serta dari Pemprov Jawa Barat. Agenda tersebut akan dihadiri oleh Pengurus APTISI Jawa Barat Periode 2025-2030 yang akan dikukuhkan, dan Pimpinan Perguruan Tinggi lainnya" ungkapnya

Secara Bersamaan Agenda tersebut juga diselingi dengan kegiatan Pengukuhan Pengurus APTISI Provinsi Jawa Barat Periode 2025-2030

Dini Falah, MBA selaku Ketua Penyelenggara Bandung Campus Update Tahun 2026 mengungkapkan kepada awak media bahwa 6th Bandung Campus Update ini adalah Pameran Pendidikan Tinggi Terbesar Se-Jawa Barat

"Bandung Campus Update Tahun 2026 ini adalah Pergelaran Pameran Pendidikan Tinggi Terbesar di Jawa Barat, karena momen ini diikuti dengan Pengukuhan Pengurus APTISI Jawa Barat Periode 2025-2030 yang langsung dikukuhkan oleh Ketua Umum APTISI Dr Ir Budi Djatmiko, M.Si, M.E.I. Pameran ini diikuti oleh 80 Perguruan Tinggi yang berada di Jawa Barat maupun dari luar Jawa Barat," kata Dini Falah

Pameran dimulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB, serta diikuti Kegiatan Diskusi Penjajakan para calon Mahasiswa dalam memilih potensi program studi yang diinginkan. Diantaranya Penjajakan Minat Program Bidang Teknologi Informasi, Minat Program Vokasi, Minat Program Sains dan Teknologi, Minat Program Bidang Komunikasi, Minat Program Bidang Kesehatan, Minat Program Bidang Perhubungan, Minat Program Bidang Ekonomi dan Manajemen, serta Minat Program Bidang Industri. 

"Penyelenggara juga memfasilitasi sarana transportasi antar jemput dari Sekolah ke lokasi Pameran, dan diantar kembali ke Sekolah. Seluruh Peserta Pameran akan mendapatkan lima Belas Ribu Lebih Database pengunjung selama acara pameran Perguruan Tinggi Berlangsung," ulas Dini Falah menutupi. (Megy)

#BandungCampusUpdate
#BCU2026
#BandungCampusUpdate2026
#Profex
#DiniFalah
#MataerDigital

Dalam Arahan Babinsa Kepatihan Wetan Selipkan Loyalitas & Disiplin Kepada Linmas

Surakarta - Seorang Babinsa membina Warga di wilayah desa binaan, menjadi salah satu media untuk mengenal satlimasnya lebih dekat. Selain itu juga, untuk meningkatkan Sinergitas guna mendukung tugas pokok Babinsa di wilayah yang menjadi tugasnya.
 
Seperti yang dilakukan Babinsa Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Kodim 0735 Surakarta Sertu Budiono berikan pengarahan tentang disiplinan loyalitas kepada anggota Linmasnya Sdra Dicky sebagai Komandan Pleton berserta anggotanya  yang bertugas di Kelurahan Kepatihan Wetan Kota Surakarta. Sabtu ( 14/02/2026 ) Pukul 07.30 Wib
 
Babinsa sertu Budiono memberi arahan tentang ketegasan, loyalitas, kedisiplinan dan bertanggung jawab sebagai landasan utama  yang harus di miliki sebagai anggata satlimas khususnya Linmas kel kepatihan. selain tersebut di atas juga merupakan sarana untuk memperoleh informasi dan mengetahui perkembangan situasi terkini di wilayahnya
 
Kegiatan yang dilaksanakan Sertu Budiono mencerminkan Sinergitas khususnya Babinsa kepada satlimas wilayah binaannya yang bertujuan untuk mempererat soliditas antara Babinsa dengan linmas sehingga tetap terjaga kekompakkan dalam setiap pelaksanaan tugas Babinsa di lapangan.

Penulis : Arda 72