Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Di Balik Rumah Mewah Akbar di Sungailiat, Diduga Ada Aktivitas Penggorengan Timah Ilegal.

Bangka — Aktivitas penggorengan dan pengolahan biji timah diduga berlangsung di tengah kawasan padat penduduk di Kelurahan Kuday, Kecamatan ...

Postingan Populer

Senin, 16 Maret 2026

Di Balik Rumah Mewah Akbar di Sungailiat, Diduga Ada Aktivitas Penggorengan Timah Ilegal.

Bangka — Aktivitas penggorengan dan pengolahan biji timah diduga berlangsung di tengah kawasan padat penduduk di Kelurahan Kuday, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka. Kegiatan yang disebut-sebut milik seorang warga lokal yang dikenal dengan sebutan "Big Bos Akbar" itu memicu keresahan warga sekitar karena diduga telah berlangsung cukup lama.

Informasi awal diperoleh Tim Investigasi awak media dari laporan warga setempat pada sore hari. Warga mengaku sering melihat aktivitas yang mencurigakan dari sebuah bangunan di belakang rumah milik Akbar.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim investigasi langsung menuju lokasi yang dimaksud. Dari pantauan di lapangan, terlihat sebuah rumah mewah berwarna hijau muda yang mencolok di kawasan tersebut. Tepat di belakang rumah itu berdiri sebuah bangunan menyerupai gudang yang berdinding dan beratapkan baja ringan.

Bangunan tersebut tampak tertutup tanpa adanya plang atau papan nama perusahaan yang menjelaskan aktivitas usaha di dalamnya.

Seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan mengungkapkan bahwa hampir setiap hari terlihat kepulan asap hitam keluar dari area belakang rumah tersebut.

"Hampir setiap hari ada asap hitam mengepul dari belakang rumah itu. Biasanya sore sampai malam. Kami menduga itu aktivitas penggorengan atau pengolahan biji timah," ujar sumber kepada tim investigasi.
Sumber juga menyebutkan bahwa bahan baku biji timah diduga didatangkan dari sejumlah lokasi di sekitar Sungailiat, salah satunya dari kawasan Jalan Laut yang diketahui merupakan bagian dari aliran daerah aliran sungai (DAS).

Dari informasi yang dihimpun, Akbar disebut tidak bekerja sendiri dalam menjalankan aktivitas tersebut. Ia dikabarkan memiliki orang kepercayaan yang berperan sebagai tangan kanan, yang oleh sumber disebut bernama Agus.

Aktivitas pengolahan biji timah tanpa izin ini diduga melanggar ketentuan hukum yang berlaku. Berdasarkan Pasal 161 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara (Minerba), setiap orang yang menampung, memanfaatkan, mengolah, memurnikan, mengangkut, atau menjual mineral yang berasal dari sumber ilegal tanpa izin resmi seperti IUP, IUPK, IPR, atau SIPB dapat dikenakan sanksi pidana.

Ancaman hukumannya tidak main-main, yakni pidana penjara maksimal 5 tahun dan denda hingga Rp100 miliar.

Selain persoalan hukum, aktivitas pengolahan timah di tengah kawasan permukiman juga menimbulkan potensi dampak lingkungan dan kesehatan bagi masyarakat sekitar. Asap dari proses penggorengan biji timah berpotensi memicu gangguan pernapasan seperti ISPA, sementara limbah yang dihasilkan dapat mencemari air tanah di sekitar pemukiman dan mengandung logam berat yang berbahaya bagi kesehatan.

Warga setempat berharap aparat penegak hukum, khususnya Polres Bangka, segera turun tangan untuk melakukan penyelidikan dan mengambil tindakan tegas terhadap aktivitas tersebut.

"Kalau memang benar itu pengolahan timah ilegal, kami berharap pihak kepolisian segera menertibkan. Jangan sampai aktivitas ini terus berjalan dan merugikan negara serta membahayakan warga," ungkap salah seorang warga.

Masyarakat juga meminta pihak perusahaan smelter sebagai penampung biji timah agar lebih selektif dan tidak sembarangan membeli bahan baku dari sumber yang tidak jelas legalitasnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim investigasi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait, termasuk pemilik lokasi yang disebut dalam laporan warga.

(TIM) 

Ratusan Takjil Dibagikan Polisi di Kapetakan, Pengendara yang Melintas Mendadak Dapat Berkah Ramadan


Cirebon Kota – Aksi berbagi takjil kepada masyarakat dilakukan jajaran Polsek Kapetakan Polres Cirebon Kota di Pos Pengamanan Surakarta Kecamatan Kapetakan Kabupaten Cirebon pada Senin (16/03/2026) sekitar pukul 17.00 WIB dengan membagikan ratusan paket makanan berbuka puasa kepada para pengendara yang melintas maupun warga sekitar yang membutuhkan.

Kegiatan berbagi tersebut dilakukan menjelang waktu berbuka puasa sebagai bentuk kepedulian kepolisian kepada masyarakat yang masih berada di perjalanan ataupun warga sekitar yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Kapolsek Kapetakan AKP Rudiana SH MH CPHR mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk kedekatan antara kepolisian dengan warga, terutama pada momentum bulan suci Ramadan yang identik dengan semangat berbagi serta kepedulian terhadap sesama.

Dalam kegiatan tersebut, petugas yang berada di Pos Pengamanan Surakarta membagikan sebanyak 200 paket takjil kepada pengendara kendaraan bermotor yang melintas di depan pos pengamanan serta kepada warga yang berada di sekitar lokasi.

Pembagian takjil dilakukan secara langsung kepada para pengendara yang melintas secara bergantian sehingga mereka yang sedang dalam perjalanan tetap dapat menikmati hidangan berbuka puasa tanpa harus berhenti terlalu lama di jalan.

Selain kepada para pengendara, paket takjil juga diberikan kepada masyarakat sekitar yang melintas di area pos pengamanan, termasuk warga yang sedang beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa di sekitar wilayah tersebut.

Kegiatan berbagi takjil tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat yang menerima, karena selain membantu mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa, kegiatan tersebut juga menunjukkan kepedulian aparat kepolisian kepada warga.

Momentum berbagi takjil di bulan Ramadan ini juga menjadi salah satu cara untuk mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat sehingga tercipta hubungan yang lebih harmonis di tengah kehidupan bermasyarakat.

Melalui kegiatan sosial seperti ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan kehadiran kepolisian tidak hanya dalam menjaga keamanan tetapi juga dalam berbagai kegiatan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi warga.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, sekaligus mengimbau kepada para pengendara agar tetap berhati-hati saat berkendara menjelang waktu berbuka puasa serta selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama di jalan raya.

((A, Rahmat))

One Way Nasional Dimulai, Kendaraan dari Jateng dan Jatim Menuju Jakarta Dialihkan ke Jalur Arteri


Cirebon Kota – Penerapan rekayasa lalu lintas one way sepenggal nasional mulai diberlakukan pada Selasa (17/03/2026) pukul 12.00 WIB dari KM 70 Cikampek hingga KM 246 Pejagan Jawa Tengah guna mengantisipasi lonjakan kendaraan pemudik yang melintas di jalur tol selama pelaksanaan Ops Ketupat Lodaya 2026.

Kebijakan tersebut diterapkan pada jalur tol Trans Jawa dengan arah dominan menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur sehingga kendaraan yang bergerak dari arah Jawa Tengah dan Jawa Timur menuju Jawa Barat maupun Jakarta dialihkan untuk melintas melalui jalur arteri nasional.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, SH, SIK, MSi melalui Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP Ridwan Maulana, S.H., M.M., C.PHR menjelaskan bahwa penerapan one way sepenggal nasional tersebut merupakan langkah rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan yang meningkat tajam pada jalur tol menuju arah timur selama arus mudik.

Ia menjelaskan bahwa pengalihan arus kendaraan dari Jawa Tengah dan Jawa Timur menuju wilayah Jawa Barat dan Jakarta diarahkan keluar dari jalur tol untuk melintasi jalur arteri sehingga pergerakan kendaraan pada jalur tol yang menuju arah timur dapat berjalan lebih terkendali.

Rekayasa lalu lintas tersebut diberlakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan volume kendaraan yang melintas pada jalur tol Trans Jawa serta kondisi arus kendaraan yang terus meningkat pada waktu-waktu tertentu selama periode arus mudik.

Pengalihan kendaraan menuju jalur arteri juga berdampak pada peningkatan volume kendaraan di sejumlah ruas jalan nasional yang melintasi wilayah Cirebon sehingga aparat kepolisian melakukan pemantauan secara intensif pada sejumlah titik yang menjadi jalur perlintasan utama.

Beberapa ruas jalan arteri yang menghubungkan wilayah Cirebon dengan daerah sekitarnya menjadi jalur alternatif bagi kendaraan yang dialihkan dari tol sehingga diperlukan pengaturan pergerakan kendaraan agar arus lalu lintas tetap terjaga.

Selain itu, petugas juga memantau pergerakan kendaraan besar maupun kendaraan pribadi yang melintas di jalur arteri guna memastikan kendaraan dapat bergerak secara bergantian tanpa menimbulkan penumpukan kendaraan yang terlalu panjang.

Penerapan one way sepenggal nasional ini juga menjadi bagian dari upaya pengelolaan arus kendaraan selama masa mudik agar distribusi kendaraan antara jalur tol dan jalur arteri dapat berjalan seimbang.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar selalu memperhatikan informasi rekayasa lalu lintas yang diberlakukan, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta memastikan kondisi kendaraan dan kesehatan pengemudi tetap terjaga demi keselamatan selama perjalanan.

((A, Rahmat))

DPPKBP3A Kabupaten Cirebon Jemput-Serahkan Vina Korban ‘Pengantin Pesanan’ ke Keluarga

KABUPATEN CIREBON — Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cirebon menjemput dan menyerahkan korban praktik ‘pengantin pesanan’, Vina, ke keluarganya.

Penjemputan dilakukan setelah Vina menjalani proses pemulihan di Rumah Aman milik Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat.

Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani mengatakan, penjemputan dan penyerahan Vina ke keluarganya dilaksanakan pada Senin, 16 Maret 2026.

Menurut Indra Firriani, langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan perlindungan terhadap korban serta memfasilitasi proses pemulihan setelah kejadian yang dialami.

“DPPKBP3A Kabupaten Cirebon menjemput Vina dari Rumah Aman milik DP3AKB Provinsi Jawa Barat untuk kemudian kami serahkan kembali kepada keluarganya,” kata Fitri–sapaan akrab Indra Fitriani, Senin (16/3/2026).

Sekadar diketahui, Vina lahir di Cirebon 26 tahun lalu. Ia merupakan anak keempat dari empat bersaudara. Kondisi ekonomi keluarga yang terbatas membuatnya terpengaruh tawaran agen pernikahan yang menjanjikan pernikahan secara syariat Islam di luar negeri.

Dalam prosesnya, Vina berangkat ke China untuk menikah. Namun, perjalanan tersebut berujung pada situasi yang membahayakan keselamatannya.

Sebelumnya, Vina tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta pada 6 Maret 2026. Ia diantar oleh ayah mertuanya dari China.

Setelah tiba, Vina menunjukkan gejala kecemasan yang berulang, sehingga menjalani terapi pemulihan di Rumah Aman Provinsi Jawa Barat.

Setelah menjalani proses pemulihan, DPPKBP3A Kabupaten Cirebon menjemput Vina untuk dipulangkan dan diserahkan kepada keluarganya.

Fitri menegaskan, Pemkab Cirebon akan terus memberikan pendampingan kepada korban untuk memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik.

“Penjemputan ini kami lakukan untuk memastikan Vina dapat kembali ke keluarganya dengan aman serta mendapatkan dukungan yang dibutuhkan,” ujarnya. 

((A, Rahmat))

Posko Terpadu Citra Raya Bagikan Takjil, Iptu Udi Muhdi Langsung Pimpin Aksi Berbagi




CIKUPA, TANGERANG – Semangat berbagi di bulan Ramadan terus ditunjukkan personil Posko Terpadu Citra Raya, Polresta Tangerang. Di bawah komando langsung Iptu Udi Muhdi, posko pengamanan mudik ini menyisihkan waktu untuk membagikan takjil kepada para pemudik dan pengguna jalan yang melintas, Senin (16/3/2026) sore.

Kegiatan yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa ini menjadi momen istimewa. Personil posko terlihat sigap membagikan paket takjil berisi makanan ringan dan minuman manis kepada pengendara motor, mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di kawasan Citra Raya, Cikupa.

Iptu Udi Muhdi memimpin langsung aksi berbagi ini dengan senyum khasnya. Satu per satu takjil diserahkan kepada para pemudik yang tampak kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh. "Ini bentuk kepedulian kami kepada para pemudik. Perjalanan jauh pasti melelahkan, apalagi di bulan puasa. Semoga takjil ini bisa sedikit membantu menyegarkan sebelum berbuka," ujar Iptu Udi di sela kegiatan.

Para pemudik yang menerima takjil tampak terkejut sekaligus senang. Seorang pemudik asal Jakarta tujuan Jawa Tengah, Bambang (45), mengaku tersentuh dengan perhatian yang diberikan. "Baru kali ini ketemu posko polisi yang bagi-bagi takjil. Kaget, tapi senang banget. Terima kasih, Pak Polisi," ujarnya sambil tersenyum.

Suasana semakin hangat ketika personil posko juga menyempatkan diri berdialog singkat dengan para pemudik. Mereka mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara, istirahat cukup, dan tidak memaksakan diri jika lelah. Pesan "Mudik Aman Keluarga Bahagia" terus digaungkan dalam setiap interaksi.

"Kami tidak hanya jaga keamanan, tapi juga ingin memastikan pemudik merasa nyaman dan diperhatikan. Kalau lelah, jangan dipaksa. Singgah dulu di posko kami, ada tempat istirahat, mushola, dan layanan kesehatan gratis," tambah Iptu Udi.

Kegiatan bagi-bagi takjil ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Maung 2026 yang digelar Polresta Tangerang. Posko Terpadu Citra Raya menjadi salah satu pos utama yang melayani pemudik dengan berbagai fasilitas lengkap.

Selain bagi-bagi takjil, posko ini juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, perbaikan ringan kendaraan, serta tempat istirahat yang nyaman. Personil gabungan dari Polsek Cikupa, Sat Lantas, dan Sat Samapta siaga 24 jam melayani masyarakat.

Hingga kegiatan berakhir, situasi di Posko Terpadu Citra Raya tetap aman dan kondusif. Arus lalu lintas di kawasan Citra Raya terpantau lancar dengan peningkatan volume kendaraan mulai terasa menjelang akhir pekan.

Kapolsek Cikupa, AKP Syamsul Bahri, mengapresiasi inisiatif jajarannya yang terus berinovasi memberikan pelayanan terbaik. "Kami ingin polisi hadir tidak hanya sebagai petugas, tapi juga sebagai sahabat masyarakat. Berbagi takjil adalah cara sederhana untuk menunjukkan bahwa kami peduli," pungkasnya.

Dengan semangat *"Mudik Aman Keluarga Bahagia"*, Posko Terpadu Citra Raya berkomitmen memberikan pelayanan prima hingga arus mudik dan balik Lebaran 2026 selesai.




Red/Toher Sw

Kapolda Jabar Cek Pos Pelayanan Rest Area 228A, Pastikan Kesiapan Ops Ketupat Lodaya 2026 di Wilayah Polresta Cirebon


Cirebon — Polresta Cirebon menerima kunjungan kerja Kapolda Jawa Barat dalam rangka pengecekan kesiapan pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Pos Pelayanan Rest Area 228A wilayah hukum Polresta Cirebon, Senin (16/3/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Rudi Setiawan yang menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat, didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Jabar, di antaranya Karolog Polda Jabar Kombes Pol. Asep Akbar Hikmana, S.I.K., M.H., M.T., Dirintelkam Polda Jabar Kombes Pol. Sukendar Eka Ristyan, S.I.K., Dirreskrimum Polda Jabar Kombes Pol. Ade Saparo, S.I.K., M.H., Kabiddokkes Polda Jabar Kombes Pol. drg. Iwansyah, Sp.Ort., serta Kabid TIK Polda Jabar Kombes Pol. Parojahan Simanjuntak, S.I.K., M.E., M.H.

Rombongan Kapolda Jabar disambut langsung oleh Kapolresta Cirebon, Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H. Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut Danyon C Pelopor Sat Brimobda Jabar, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Kasat Pol PP Kabupaten Cirebon, para Pejabat Utama Polresta Cirebon, petugas gabungan Pos Pelayanan Rest Area 228A, serta stakeholder dan instansi terkait lainnya.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengecek langsung kesiapan sarana dan prasarana pendukung pengamanan yang tersedia di Pos Pelayanan Rest Area 228A. Pemeriksaan meliputi kelengkapan administrasi, kesiapsiagaan personel, serta fasilitas pelayanan bagi masyarakat seperti ruang pelayanan kesehatan, ruang laktasi, taman bermain anak, hingga fasilitas istirahat bagi pemudik.
Selain melakukan pengecekan, Kapolda Jawa Barat juga memberikan tali asih berupa bingkisan kepada para petugas yang berjaga di Pos Pelayanan Rest Area 228A sebagai bentuk perhatian dan apresiasi atas dedikasi mereka dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pengecekan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Dengan adanya pengecekan langsung dari Kapolda Jawa Barat, kami memastikan seluruh personel dan fasilitas di Pos Pelayanan Rest Area 228A siap memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah hukum Polresta Cirebon,” ujarnya.
Melalui kesiapan pos pengamanan dan pos pelayanan di berbagai titik strategis, termasuk di Rest Area 228A, diharapkan para pemudik dapat beristirahat dengan aman, nyaman, serta memperoleh pelayanan maksimal selama perjalanan menuju kampung halaman pada momentum arus mudik Lebaran tahun ini.

((A, Rahmat))

Di Rest Area Tol Cirebon, Dua Patung Robot Jadi Spot Foto Pemudik


Pada Minggu (15/3/2026), Kepolisian Resor (Polres) Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, SH, S.IK, M.Si
 menghadirkan pos pelayanan dengan konsep robot di Rest Area 207A Tol Palimanan-Kanci (Palikanci) untuk menghibur para pemudik yang singgah dan beristirahat selama arus mudik Lebaran. 

Pos pelayanan tersebut dihiasi dengan dua patung karakter robot yang menyerupai tokoh populer seperti Optimus Prime dari Transformer dan Iron Man, yang ditempatkan di bagian depan area pos sehingga mudah terlihat oleh para pemudik yang melintas.

 Patung-patung ini memiliki tinggi hampir dua meter dan cukup mencolok, sehingga banyak pemudik berhenti untuk melihat serta berfoto bersama keluarga sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman. Anak-anak menjadi kelompok yang paling antusias melihat pemandangan tidak biasa di area peristirahatan tersebut.

((A, Rahmat))

Kapolda Jabar Tinjau Pos Rest Area 207A Tol Palikanci, Soroti Pengawasan Kendaraan dan Antisipasi Lonjakan Pemudik


Cirebon Kota - Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. melakukan pengecekan langsung ke Pos Pelayanan di Rest Area 207A Tol Palikanci pada Senin (16/03/2026) sekitar pukul 13.30 hingga 14.20 WIB guna memastikan kesiapan fasilitas pelayanan dan pengamanan bagi masyarakat yang melintas di jalur tol tersebut menjelang meningkatnya arus perjalanan masyarakat pada momentum mudik Lebaran.

Kunjungan Kapolda Jawa Barat tersebut menjadi bagian dari pemantauan langsung terhadap titik-titik strategis yang berada di jalur arteri maupun jalur tol yang sering menjadi lokasi singgah para pengendara, khususnya rest area yang memiliki peran penting sebagai tempat beristirahat bagi pengemudi dan penumpang setelah menempuh perjalanan jarak jauh di jalur Tol Palikanci yang menghubungkan wilayah Jawa Barat dengan Jawa Tengah.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. menjelaskan bahwa kehadiran Kapolda Jawa Barat di Pos Pelayanan Rest Area 207A merupakan bagian dari pengecekan langsung terhadap kesiapan personel dan fasilitas pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan melalui jalur tol yang melintas di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

Ia menuturkan bahwa dalam kunjungan tersebut Kapolda Jawa Barat memberikan sejumlah arahan penting terkait pelaksanaan pengawasan di kawasan rest area, khususnya dalam memastikan bahwa seluruh aktivitas masyarakat yang singgah dapat terpantau dengan baik sehingga memberikan rasa nyaman bagi para pengendara yang sedang beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

Dalam arahannya, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. menekankan agar dilakukan pemeriksaan identitas terhadap masyarakat maupun pengendara sepeda motor yang masuk melalui pintu belakang rest area guna memastikan kendaraan yang digunakan tidak berkaitan dengan tindak pidana, sekaligus memperkuat pengawasan terhadap mobilitas kendaraan yang keluar masuk area tersebut.

Selain itu, Kapolda Jawa Barat juga mengingatkan agar kegiatan patroli di sekitar kawasan rest area dilakukan secara berkala dengan menggunakan sepeda maupun berjalan kaki sehingga petugas dapat menjangkau seluruh sudut area pelayanan secara lebih dekat sekaligus memberikan kehadiran yang terlihat oleh masyarakat yang sedang beristirahat di lokasi tersebut.

Perhatian lain yang disampaikan dalam kunjungan tersebut adalah terkait pemberlakuan pengaturan kendaraan sumbu tiga yang mulai diterapkan untuk mengantisipasi potensi peningkatan arus kendaraan selama masa mudik, sehingga koordinasi antarpetugas di lapangan perlu terus dilakukan agar arus kendaraan tetap dapat terpantau dengan baik.

Kapolda Jawa Barat juga menyampaikan bahwa penerapan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way masih menunggu informasi dan arahan lebih lanjut dari Korlantas Mabes Polri, sehingga seluruh jajaran diminta untuk terus memantau perkembangan kondisi arus kendaraan serta menyiapkan langkah antisipasi apabila kebijakan tersebut diberlakukan.

Di akhir kegiatan, Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. memberikan bantuan berupa paket sembako kepada petugas yang bertugas di Pos Pelayanan Rest Area 207A Tol Palikanci sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap petugas yang menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat di jalur perjalanan mudik.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan yang dilakukan pimpinan kepolisian di jalur tol merupakan bentuk kesiapan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan jauh, sekaligus mengimbau para pengendara agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, beristirahat apabila merasa lelah, serta memanfaatkan fasilitas rest area secara bijak demi keselamatan selama perjalanan.

((A, Rahmat))

Bikin Betah, Polres Kuningan Sulap Pos Terpadu Taman Kota Jadi Dunia Mario Bros

KUNINGAN – Menghadapi arus mudik Lebaran tahun ini, Polres Kuningan menghadirkan terobosan unik untuk melayani masyarakat. Tak sekadar tempat singgah, Pos Terpadu yang berlokasi di Taman Kota Kuningan disulap dengan konsep ramah anak yang menarik perhatian, lengkap dengan dekorasi ikonik gim video Mario Bros.

Kapolres Kuningan, AKBP Muhamad Ali Akbar, menjelaskan bahwa inovasi ini bertujuan untuk menghilangkan kesan kaku pada pos polisi, sekaligus memberikan kenyamanan ekstra bagi pemudik yang membawa anak kecil.
Kehadiran karakter Mario Bros, Luigi, dan elemen-elemen khas "Mushroom Kingdom" di dinding pos diharapkan dapat mereduksi stres dan rasa lelah husunya bagi anak-anak selama perjalanan jauh.

 Selain visual yang ceria, pos ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas unggulan antara lain disediakan minuman serta snack bagi anakn-anak, ada fasilitas pemeriksaan Kesehatan yang siap mengecek tensi darah, menyediakan obat-obatan ringan hingga vitamin bagi pemudik dan tersedia tempat istirahat yang nyaman.

Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar menyampaikan bahwa keselamatan pemudik adalah prioritas utama, dan faktor kelelahan seringkali menjadi pemicu kecelakaan di jalan raya.
 "Kami menyadari bahwa perjalanan jauh sangat menguras energi, terutama bagi anak-anak. Dengan konsep Mario Bros ini, kami ingin anak-anak merasa senang dan orang tua bisa beristirahat sejenak dengan tenang. Kami juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis guna memastikan fisik pemudik tetap prima sebelum melanjutkan perjalanan," ujar AKBP M. Ali Akbar dalam keterangan persnya, Senin (16/3/2026).
Kapolres juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang melintasi wilayah Kuningan agar tidak memaksakan diri jika merasa mengantuk.
 "Silakan mampir ke Pos Terpadu Taman Kota. Kami siapkan semuanya untuk kenyamanan masyarakat," tambah Kapolres.
Keunikan pos terpadu ini rupanya menarik perhatian penyanyi dangdut kenamaan asal Kuningan, Ega Noviantika atau yang akrab disapa Ega DA. Saat berada di Pos tersebut,  pelantun tembang "Peluk Kasih" ini memberikan apresiasi langsung atas kreativitas Polres Kuningan.
Ega menilai langkah ini sangat membantu para orang tua, terutama sesama ibu muda yang seringkali khawatir akan kenyamanan anak saat diperjalanan.
 "Luar biasa sekali inovasi dari Polres Kuningan. Sebagai warga Kuningan, Ega bangga banget! Posnya sangat kreatif, ada gambar Mario Bros yang bikin anak-anak nggak takut lagi sama polisi. Fasilitas kesehatannya juga lengkap, jadi pemudik bisa cek kesehatan dulu supaya tetap fit sampai tujuan," ungkap Ega DA dengan antusias.

Dengan berbagai fasilitas tersebut, Pos Terpadu Taman Kota Kuningan diharapkan dapat menjadi tempat singgah yang nyaman sekaligus membantu para pemudik menjaga kondisi tubuh agar tetap fit hingga sampai di tujuan.

((A, Rahmat))

Kapolresta Tangerang Hadiri Santunan di Masjid Jami’ Aturrohmah Cangkudu, Ajak Anak-Anak Ikut Kuis Dadakan






Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa dalam kegiatan santunan anak yatim yang digelar Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Jami' Aturrohmah di Desa Cangkudu, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Senin (16/3/2026).

Kegiatan sosial tersebut turut dihadiri Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah. Dalam kegiatan tersebut, Indra Waspada tidak hanya menyerahkan santunan, tetapi juga berinteraksi dengan anak-anak yatim. 

Suasana semakin cair ketika dia mengajak anak-anak mengikuti kuis dadakan dengan pertanyaan ringan. Anak-anak tampak antusias menjawab pertanyaan yang diberikan. 

Tawa dan keceriaan pun mewarnai suasana masjid saat beberapa anak mencoba menjawab kuis. Indra Waspada pun memberikan hadiah kepada anak yang berhasil menjawab pertanyaan.

"Kegiatan santunan yatim merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus momentum untuk berbagi kebahagiaan," kata Indra Waspada.

Dia mengapresiasi pengurus DKM Jami' Aturrohmah serta seluruh pihak yang telah menginisiasi kegiatan santunan tersebut. Menurutnya, kepedulian terhadap anak yatim merupakan nilai yang sangat dianjurkan dalam ajaran agama. Sekaligus menjadi bagian penting dalam membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat.

"Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua dan menjadi motivasi untuk terus berbagi," ujarnya.

Indra Waspada pun berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan karena memiliki dampak positif bagi masyarakat. Sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.

"Kami dari kepolisian tentu sangat mendukung kegiatan-kegiatan sosial seperti ini karena dapat mempererat hubungan antara aparat dengan masyarakat," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DKM Jami' Aturrohmah, Haji Imroni menyampaikan terima kasih atas kehadiran Kapolresta Tangerang dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran Kapolresta memberikan semangat tersendiri bagi pengurus masjid dan masyarakat dalam melaksanakan kegiatan sosial.

"Semoga kegiatan santunan ini dapat memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan menjadi amal kebaikan bagi kita semua," kata Imroni.

Dia berharap kegiatan santunan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin. Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim di lingkungan sekitar masjid.




Toher Sw
Kaperwil Banten