Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Gempa Bumi Berkekuatan Magnitudo 7,7 Mengguncang Wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur pada Sabtu Pagi

FLORES, NTT – Sebuah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Kabupaten Flores Timur dan sekitarnya, Provinsi Nu...

Postingan Populer

Minggu, 16 Agustus 2026

Gempa Bumi Berkekuatan Magnitudo 7,7 Mengguncang Wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur pada Sabtu Pagi

FLORES, NTT – Sebuah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Kabupaten Flores Timur dan sekitarnya, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada hari Sabtu, 15 Agustus 2026, tepatnya pada pagi hari. Guncangan yang kuat dan berdurasi cukup lama ini langsung membuat warga panik dan berlarian keluar dari rumah serta bangunan tempat mereka beraktivitas, khawatir terjadi kerusakan bangunan maupun potensi bencana lanjutan seperti tsunami.
 
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa tersebut terjadi pada pukul sekitar 09.17 WITA. Pusat gempa berada di laut, berjarak sekitar 126 kilometer arah Timur Laut Larantuka, Kabupaten Flores Timur. Kedalaman hiposentrum gempa tercatat sekitar 10 kilometer. Gempa ini termasuk dalam jenis gempa dangkal yang biasanya menghasilkan guncangan yang terasa lebih kuat dan dapat berdampak lebih besar pada wilayah di sekitarnya.
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun, guncangan gempa dirasakan sangat kuat di seluruh wilayah Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Lembata, dan sebagian wilayah Kabupaten Alor. Tidak hanya itu, getaran gempa bahkan terasa hingga ke wilayah Kabupaten Sikka, Kabupaten Ende, dan pula-pulau kecil di sekitarnya. Warga melaporkan bahwa guncangan berlangsung cukup lama, membuat benda-benda di dalam rumah jatuh dari tempatnya, dinding bangunan retak-retak, hingga menyebabkan kepala pusing dan mual akibat hebatnya getaran tanah.
 
Saat gempa terjadi, suasana seketika menjadi mencekam. Warga yang sedang beristirahat di rumah maupun yang sedang beraktivitas di luar langsung berlarian mencari tempat yang aman, menjauhi bangunan tinggi, pohon-pohon besar, dan benda-benda yang berpotensi jatuh. Sekolah-sekolah di wilayah Flores Timur dan Lembata segera mengungsikan siswa ke lapangan terbuka untuk menghindari risiko runtuhnya bangunan sekolah. Begitu pula dengan perkantoran dan tempat ibadah, seluruh penghuni segera dievakuasi ke area yang lebih aman.
 
Tak lama setelah gempa terjadi, BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini potensi tsunami untuk wilayah pesisir Flores Timur, Lembata, dan Alor. Hal ini membuat kekhawatiran warga semakin meningkat, terutama bagi mereka yang tinggal di kawasan pesisir pantai. Warga yang tinggal di tepi laut segera bergerak menuju daerah yang lebih tinggi dan menjauhi garis pantai. Namun, setelah beberapa jam pemantauan, BMKG kemudian mencabut peringatan tsunami tersebut dengan menyatakan bahwa potensi gelombang besar telah mereda dan tidak lagi mengancam wilayah tersebut.
 
Hingga saat ini, laporan mengenai kerusakan akibat gempa terus dikumpulkan oleh pihak berwenang. Beberapa laporan awal menyebutkan bahwa sejumlah bangunan rumah warga mengalami kerusakan, mulai dari retak pada dinding hingga kerusakan berat yang membuat bangunan tidak layak huni. Jalan-jalan di beberapa titik juga dilaporkan mengalami kerusakan dan retakan. Pemerintah daerah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera melakukan peninjauan langsung ke lokasi-lokasi yang terdampak untuk menilai tingkat kerusakan dan memastikan keamanan warga.
 
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Flores Timur menyebutkan bahwa tim gabungan telah dikerahkan ke seluruh kecamatan untuk memantau perkembangan situasi dan mendata kerusakan serta korban yang mungkin terdampak. "Kami mengimbau kepada seluruh warga untuk tetap waspada, karena gempa susulan kemungkinan masih akan terjadi dalam waktu dekat ini," ujarnya. Warga dihimbau untuk menghindari bangunan yang sudah mengalami kerusakan, dan sementara waktu berlindung di posko-posko pengungsian yang telah disiapkan oleh pemerintah.
 
Pemerintah Provinsi NTT juga telah menyiapkan langkah-langkah tanggap darurat, termasuk penyaluran bantuan logistik, tenda, dan kebutuhan dasar lainnya bagi warga yang rumahnya rusak dan harus mengungsi. Sementara itu, layanan darurat kesehatan telah bersiaga penuh di rumah sakit-rumah sakit untuk menangani warga yang mengalami luka-luka maupun yang mengalami gangguan kesehatan akibat kepanikan dan kelelahan pasca gempa.
 
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun tetap waspada terhadap kemungkinan adanya gempa susulan yang kekuatannya bisa saja cukup besar. Warga diharapkan menghindari kawasan pesisir pantai, tebing-tebing curam, dan daerah rawan longsor. Informasi resmi terkait perkembangan gempa akan terus disampaikan oleh BMKG dan pihak berwenang agar masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat dan tidak mudah terpengaruh oleh berita-berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
 
Peristiwa gempa berkekuatan besar ini kembali menjadi pengingat bahwa wilayah Indonesia berada di kawasan yang rawan terhadap bencana gempa bumi dan tsunami. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian antarwarga, diharapkan dampak dari bencana ini dapat segera ditangani dan warga yang terdampak dapat kembali beraktivitas seperti biasa dalam waktu yang tidak terlalu lama. Pemerintah juga terus berupaya memperkuat sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan bencana agar di masa depan dampak yang ditimbulkan dari peristiwa serupa dapat semakin diminimalisir.

((A, Rahmat))

Jaga Kondusifitas Wilayah, Piket Koramil 02/Banjarsari Melaksanakan Patroli Wilayah Bersama Linmas

Surakarta - Demi terciptanya situasi aman dan kondusif, Piket Koramil 02/Banjarsari, Kodim 0735/Ska, Serka Yusuf melaksanakan pemantauan wilayah bersama dengan Anggota Linmas di wilayah Kecamatan Banjarsari, Sabtu (15/08/2026).

Kegiatan ini rutin dilaksanakan oleh Piket Koramil 02/Banjarsari guna menghimbau kepada warga agar selalu menjaga keamanan dan juga selalu waspada terhadap orang yang tidak dikenal yang lalu-lalang di seputaran lingkungan warga setempat saat jam istrahat dan begitu juga tetap waspada terhadap cuaca yang akhir-akhir ini tidak menentu.

"Dengan adanya pemantauan wilayah di malam hari, selain memberikan himbauan kepada warga, juga untuk menjalin silahturohmi dengan mitra karib yang mana dapat memberikan informasi penting untuk mendukung tugas Piket di wilayah binaan dan berharap dengan adanya kegiatan ini bisa terwujud lingkungan situasi aman dan kondusif."tegas Serka Yusuf disela-sela pelaksanaan kegiatan patroli.
 
Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Cegah Lonjakan Harga, Babinsa Nusukan Bersama Security Pasar Rutin Cek Harga Sembako

Surakarta – Guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, Babinsa Kelurahan Nusukan Serka Supadmo dari Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta bersama Security Pasar Tradisional Nusukan melaksanakan pengecekan harga Sembilan Bahan Pokok. 

Kegiatan berlangsung di Pasar Tradisional Nusukan, Jl. Kapten Piere Tendean, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Sabtu (15/08/2026)

Dalam pengecekan tersebut, Babinsa bersama petugas keamanan pasar mendatangi satu per satu kios pedagang untuk memantau harga sembako dan kebutuhan pokok lainnya. Tujuannya memastikan harga masih dalam kondisi normal dan tidak ada lonjakan harga yang memberatkan masyarakat.

Pada kesempatan itu Serka Supadmo juga menghimbau para pedagang agar tidak menaikkan harga sembako secara sepihak. 

"Jika ada rencana penyesuaian harga, diharapkan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Lurah Pasar dan Paguyuban Pasar agar tidak merugikan pembeli maupun pedagang lain."tegasnya.

Sementara itu Bapak Suyoto selaku Lurah Pasar Tradisional Nusukan mengapresiasi peran Babinsa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Babinsa yang selalu menyempatkan diri mengecek harga sembako di Pasar Nusukan dan terus menghimbau pedagang agar menjaga stabilitas harga,” ujarnya.

Kegiatan pengecekan harga ini akan terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap ketahanan ekonomi masyarakat dan pengendalian inflasi di tingkat pasar tradisional.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Sabtu, 15 Agustus 2026

Pasca Gempa M7,7, Polres Sikka Bergerak Cepat Tangani Dampak dan Evakuasi Korban

 

Uploaded Image


SIKKA, NTT — Kepolisian Resor (Polres) Sikka bergerak cepat melakukan penanganan pascagempa bumi yang mengguncang wilayah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi.

Gempa yang terjadi sekitar pukul 06.13 WITA tersebut berdasarkan analisis BMKG memiliki parameter pemutakhiran magnitudo M7,7 dengan kedalaman 5 kilometer dan berpotensi tsunami.

Sesaat setelah gempa terjadi, Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, S.I.K., bersama personel Polres Sikka langsung turun ke sejumlah lokasi untuk melakukan pengecekan dan memastikan kondisi masyarakat serta dampak kerusakan yang ditimbulkan.

Dari hasil pemantauan awal di lapangan, salah satu lokasi yang mengalami dampak kerusakan cukup parah berada di Area Pelabuhan Lorens Sai, Maumere.

Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa jajaran kepolisian bergerak cepat untuk memastikan keselamatan masyarakat sekaligus melakukan penanganan di lokasi terdampak.

Uploaded Image

“Bapak Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko menekankan kepada seluruh jajaran agar bergerak cepat, responsif dan mengutamakan keselamatan masyarakat dalam setiap tahapan penanganan pascagempa. Personel di lapangan diminta segera melakukan pengecekan lokasi terdampak, membantu proses evakuasi, pencarian korban serta melakukan pendataan secara akurat,” ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra.

Menurutnya, kondisi pascagempa masih terus dipantau dan data mengenai korban maupun kerusakan masih dalam proses pendataan. Karena itu, masyarakat diminta tidak terburu-buru menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Data yang kami sampaikan merupakan hasil pemantauan dan laporan sementara dari lapangan. Proses evakuasi, pencarian dan pendataan korban masih terus dilakukan. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah, BMKG maupun kepolisian,” lanjut Kabidhumas Polda NTT.

Polisi Fokus Evakuasi dan Pendataan Korban

Saat ini personel Polres Sikka bersama unsur terkait masih berada di lapangan untuk melakukan proses evakuasi, pencarian serta pendataan korban.

Langkah tersebut menjadi prioritas untuk memastikan setiap warga yang terdampak dapat segera memperoleh pertolongan dan penanganan yang dibutuhkan.

Polisi juga melakukan pemantauan terhadap sejumlah titik yang dilaporkan mengalami kerusakan guna mengantisipasi kemungkinan adanya korban yang masih membutuhkan pertolongan.

Selain penanganan fisik di lapangan, jajaran Polres Sikka juga terus memberikan imbauan kepada masyarakat, baik secara langsung maupun melalui media daring dan media sosial.

Imbauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga situasi tetap kondusif sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar di tengah situasi darurat.

Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Waspada

Polda NTT mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan adanya informasi lanjutan dari otoritas terkait, namun tidak perlu panik.

Masyarakat diminta mengikuti arahan petugas di lapangan dan menjadikan informasi dari BMKG, pemerintah daerah, kepolisian serta instansi resmi lainnya sebagai rujukan utama.

Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra menambahkan bahwa kepolisian akan terus melakukan pemutakhiran informasi sesuai perkembangan hasil pengecekan dan pendataan di lapangan.

“Kami meminta masyarakat tidak panik, tetapi tetap waspada. Jangan mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya. Ikuti arahan petugas dan gunakan kanal informasi resmi untuk mendapatkan perkembangan situasi,” tegasnya.

Polda NTT bersama Polres Sikka dan seluruh unsur terkait akan terus melakukan koordinasi dalam penanganan pascagempa, khususnya untuk mempercepat proses evakuasi, pencarian dan pendataan korban serta memastikan keamanan masyarakat di wilayah terdampak.

Hingga laporan ini disampaikan, proses evakuasi, pencarian dan pendataan korban masih berlangsung. Perkembangan mengenai jumlah korban maupun kerusakan akan disampaikan setelah dilakukan verifikasi lebih lanjut oleh petugas di lapangan.





Toher Aswi

Jaket Kulit Berkualitas Hadir di Wonosobo, Tawarkan Beragam Produk Kulit


WONOSOBO – Kabar baik bagi masyarakat Wonosobo dan sekitarnya yang sedang mencari produk berbahan kulit berkualitas. Kini, berbagai pilihan produk kulit hadir dan dapat ditemukan di kawasan Ruko Rel Kereta Singkir, Wonosobo, tepatnya di sebelah lampu merah (setopan).

Tidak hanya menyediakan jaket kulit, tempat ini juga menawarkan beragam produk berbahan kulit lainnya, seperti tas kulit, dompet, hingga ikat pinggang dengan berbagai pilihan model yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

Menariknya, selain menyediakan produk yang sudah tersedia, konsumen juga dapat melakukan pemesanan sesuai kebutuhan. Dengan banyaknya pilihan produk, masyarakat dapat memilih barang yang sesuai dengan selera maupun kebutuhan penggunaan sehari-hari.

Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi mengenai produk, ketersediaan barang, maupun melakukan pemesanan, dapat menghubungi melalui WhatsApp Teteh di nomor +62 812-2798-1965.

Dengan hadirnya berbagai produk kulit tersebut, masyarakat Wonosobo kini memiliki alternatif untuk mendapatkan jaket, tas, dompet, dan ikat pinggang dalam satu tempat dengan pilihan yang beragam.

(Yudhi)
Uploaded Image

Ciptakan Kenyamanan Dan Kondusifitas di Wilayah Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Laksanakan Patroli Malam.

Surakarta, Jum'at 14/08/2026 pukul 21.00 WIB, Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim 0735/Surakarta Sertu Marno melaksanakan Patroli Malam di seputaran wilayah binaan Koramil 05/Pasar Kliwon.

Ditegaskan Sertu Marno Patroli malam bersama Linmas  dilaksanakan ditempat rawan terjadinya kriminalitas dan bentuk kejahatan lainnya, melalui obyek-obyek vital Pemerintah serta kegiatan masyarakat yang ada diwilayah Koramil 05/Pasar Kliwon juga termasuk  lingkungan maupun perumahan warga masyarakat.

"Patroli bersama Linmas bukan hanya sekedar kegiatan rutinitas Piket Koramil 05/Pasar Kliwon,namun merupakan salah satu wujud tanggung jawab dan tindakan aktif Piket sebagai upaya menciptakan kondusifitas, meminimalisir terjadinya kriminalitas maupun kemungkinan terjadinya gangguan keamanan lainnya terhadap masyarakat khususnya di wilayah Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim Surakarta."pungkasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Babinsa Hadiri Pengukuhan dan Pelantikan PASKIBRA SMKN 08/Surakarta

Surakarta - Babinsa Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Sertu Budiono hadiri pengukuhan Paskibra SMKN 08/Surakarta bertempat di halaman Sekolah SMKN 08 Jl. Sangihe Kelurahan Kepatihan Wetan Kec. Jebres Kota Surakarta. Jum’at ( 14/08/2026).

Sertu Budiono mengatakan Pengukuhan Paskibra SMKN 08/Surakarta berlangsung dengan khidmat. Acara ini menjadi momen penting bagi para putra-putri terbaik dari berbagai kelas di sekolah SMKN 08/Surakarta ini, yang telah terpilih untuk mengemban tugas mulia mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81, 17 Agustus 2026.

Dalam prosesi pengukuhan ini, para anggota Paskibraka resmi disahkan sebagai pengibar bendera, menandakan kesiapan mereka dalam menjalankan tugas negara.

 Semangat patriotisme dan tanggung jawab terpancar dari wajah-wajah muda yang penuh kebanggaan dan tekad.

"Pengukuhan ini bukan sekadar formalitas, tetapi simbol dari dedikasi dan kerja keras para pelajar yang telah menjalani latihan intensif demi suksesnya upacara pengibaran bendera Merah Putih, yang menjadi puncak perayaan kemerdekaan di SMKN 08/Surakarta. Mari dukung dan bantu doa agar mereka mampu melaksanakan tugas dengan baik tanpa hambatan apapun. Dirgahayu Negeriku. Terus Melaju Untuk Indonesia Emas,”pungkas Sertu Budiono

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Jelang HUT Ke-81 RI, Kodim 0735/Surakarta Gelar Do'a Bersama

Surakarta - Sebagai ungkapan rasa syukur dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Kodim 0735/Surakarta menggelar doa bersama. Bertempat di masjid Al Falaq Komplek Kodim 0735/Surakarta, Jln. A Yani No.349, Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Jum’at (14/08/2026).

Kegiatan doa bersama dalam rangka memperingati HUT RI ke-81 Tahun 2026 diikuti seluruh Prajurit dan PNS Jajaran Kodim 0735/Surakarta.

Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H., dalam sambutannya menyatakan tujuan Doa bersama, selain sebagai ungkapan rasa syukur kepada tuhan yang maha esa yang telah memberikan karunianya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kegiatan ini kita lakukan dalam rangka mengirim doa kepada para pahlawan yang telah gugur dalam memperjaungkan Kemerdekaan Indonesia, sekaligus bagi kita pewaris perjuangannya dalam mengisi kemerdekaan."tuturnya.

“Semoga diberikan barokah keselamatan dan kelancaran serta kesuksesan dalam mengabdi mengisi kemerdekaan RI,” pungkasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Perkuat Pelayanan Publik Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo Borong Delapan Penghargaan pada Evaluasi Kinerja Semester I TA 2026 

WONOSOBO – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo menghadiri kegiatan Evaluasi Capaian  Kinerja  Semester  I  Tahun  Anggaran  2026  UPT  Imigrasi  Se  Jawa  Tengah  yang diselenggarakan di Horison Resort Dieng Kabupaten Wonosobo pada Jumat 14 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah Haryono Agus Setiawan. Agenda acara diisi dengan paparan materi dari Kantor Pelayanan  Perbendaharaan  Negara  Banjarnegara  serta  pemaparan  capaian  kinerja  dari seluruh UPT Imigrasi Jawa Tengah. 

Dalam  pengarahannya  Kepala  Kantor  Wilayah  Direktorat  Jenderal  Imigrasi  Jawa  Tengah Haryono Agus Setiawan menekankan pentingnya keterbukaan dan komitmen Bersama dalam meningkatkan  mutu  layanan  keimigrasian.  Ia  mengimbau  seluruh  jajaran  untuk menyampaikan capaian kinerja secara terbuka dan komprehensif. 

“Evaluasi  bukan  sekadar  melihat  angka  capaian  atau  membandingkan  antara  target  dan realisasi, tetapi merupakan momentum untuk melihat Kembali sejauh mana program dan kegiatan yang telah kita laksanakan memberikan hasil dan manfaat bagi organisasi serta Masyarakat.” Ungkapnya. 

Pada momentum evaluasi ini Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo juga mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih delapan penghargaan dan apresiasi atas komitmen peningkatan kualitas kinerja serta pelayanan publik. 

Adapun delapan penghargaan yang berhasil diraih meliputi: 

1.  Unit Kerja Pelayanan Berpredikat Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. 
2.  Penilaian  Maladministrasi  Pelayanan  Publik  Tahun  2025  dengan  nilai  kualitas pelayanan Baik dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia. 
3.  Juara 1 Stand Terbaik Wonosobo Expo 2026 dari Pemerintah Kabupaten Wonosobo
4.  Terbaik 1 Magelang Fair 2026 dari Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Magelang. 
5.  Terbaik 1 Implementasi Kartu Kredit Pemerintah Tahun 2025 Wilayah Wonosobo dari Kantor  Pelayanan  Perbendaharaan  Negara  Banjarnegara  Direktorat  Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan. 
6.  Sangat Baik dalam Kinerja Pelaksanaan Anggaran Periode 2025 dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan  Negara  Banjarnegara  Direktorat  Jenderal  Perbendaharaan Kementerian Keuangan. 
7.  Unit  dengan  Capaian  Indikator  Kinerja  Pelaksanaan  Anggaran  Sangat  Baik  Tahun Anggaran 2025 dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Jawa Tengah. 
8.   Juara 2 Stand Terbaik Festival Batik Magelang 2025 dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Magelang.

Rangkaian apresiasi tersebut menjadi pendorong semangat bagi Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo untuk terus berbenah meningkatkan efektivitas kinerja dan menghadirkan layanan keimigrasian yang berdampak positif bagi Masyarakat luas. Memasuki pelaksanaan kinerja Semester II Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo siap menjaga capaian yang telah diraih serta meningkatkan standar kualitas pelayanan secara berkelanjutan

(Yudhi)
Uploaded Image

Jumat, 14 Agustus 2026

Apel Kebangsaan Jaga Rawat Jawa Barat, Kapolresta Cirebon Ajak Seluruh Elemen Bersatu Jaga dan Rawat Kabupaten Cirebon

CIREBON – Polresta Cirebon menggelar Apel Kebangsaan “Jaga Rawat Jawa Barat untuk Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” Tahun 2026 di Lapangan Apel Mapolresta Cirebon, Jalan Raden Dewi Sartika No. 1, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (14/8/2026) sore.

Apel tersebut menjadi momentum memperkuat persatuan dan kesatuan sekaligus membangun komitmen bersama antara pemerintah, TNI-Polri dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan serta kondusivitas Kabupaten Cirebon.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., bertindak sebagai pimpinan apel. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag., Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dr. Sophi Zulfia, S.H., M.H., Kasdim 0620 Kabupaten Cirebon Mayor Arm Sulkhan, Ketua FKUB Kabupaten Cirebon KH. Wawan Arwani Amin, Ketua Dai Kamtibmas Polresta Cirebon KH. M. Arif Suhartono, Rektor UMC Cirebon Arif Nurudin, S.T., M.T., Ketua PCNU Kabupaten Cirebon KH. Aziz Hakim Syaerozie, perwakilan Danlanal Cirebon, para pejabat utama Polresta Cirebon, para Kapolsek jajaran, serta unsur instansi terkait.

Apel juga diikuti personel gabungan dan berbagai komponen masyarakat, di antaranya jajaran Polri, Kodim 0620 Kabupaten Cirebon, Satpol PP, Satpam Red Guard Cirebon, KBP3 Polresta Cirebon, Senkom Mitra Polri, Banser, Pemuda Muhammadiyah, mahasiswa UMC, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, seniman dan budayawan, komunitas ojek online, komunitas Motor Tiger Kabupaten Cirebon, aliansi buruh, gabungan Kuwu, kelompok tani, serta Pramuka Saka Bhayangkara.

Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan penandatanganan dan deklarasi kebangsaan sebagai bentuk komitmen seluruh elemen untuk menjaga persatuan dan kesatuan, memperkuat sinergitas, serta mewujudkan Kabupaten Cirebon yang aman, damai dan kondusif.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama mengatakan, Apel Kebangsaan tersebut merupakan gagasan Kapolda Jawa Barat yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Jawa Barat.

“Apel Kebangsaan ini merupakan ide dari Bapak Kapolda Jawa Barat dan dilaksanakan serentak pada sore ini di seluruh Jawa Barat. Bapak Kapolda Jawa Barat memberikan jargon atau tagline yaitu Apel Kebangsaan Jaga Rawat Jawa Barat,” ujar Kombes Pol. Imara Utama.

Ia menegaskan, keamanan dan kenyamanan Kabupaten Cirebon merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen masyarakat.

“Kami semua di sini bersama Pak Bupati, kemudian Ibu Ketua Dewan, Pak Dandim, kemudian dari TNI lainnya, kami semua bersatu padu, berkomitmen dengan seluruh masyarakat dan elemen yang ada untuk menjaga Kabupaten Cirebon tetap aman dan merawat Kabupaten Cirebon sehingga warga Kabupaten Cirebon merasa nyaman tinggal di Kabupaten Cirebon,” jelasnya.

Kapolresta menambahkan, seluruh elemen masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Apel Kebangsaan ini melibatkan seluruh komponen masyarakat, baik itu dari ormas, kepemudaan, mahasiswa, kemudian juga ojek online, semuanya wajib memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan merawat Kabupaten Cirebon ini,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag., mengapresiasi pelaksanaan Apel Kebangsaan yang digelar Polresta Cirebon. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kebersamaan seluruh unsur dalam menjaga keamanan Kabupaten Cirebon.

“Kami sebagai Pemerintah Kabupaten Cirebon dan masyarakat Kabupaten Cirebon mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Kapolresta, Pak Imara, yang telah mengadakan kegiatan Apel Kebangsaan ini. Mudah-mudahan Cirebon aman,” ujar Imron.

Bupati juga mengajak generasi muda dan seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan, kesatuan dan toleransi.

“Kami berharap kepada anak-anak muda dan masyarakat Kabupaten Cirebon, jaga persatuan dan kesatuan, toleransinya kita jaga, rawat Kabupaten Cirebon,” katanya.

Ia menambahkan, semangat merawat kebersamaan merupakan bagian penting dari nilai sejarah Cirebon.

“Cirebon ini adalah dulu yang digagas oleh Sunan Syekh Syarif Hidayatullah, yaitu merawat dan memelihara kebersamaan untuk pembangunan Kabupaten Cirebon,” ungkapnya.

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dr. Sophi Zulfia, S.H., M.H., mengatakan bahwa Apel Kebangsaan memiliki makna penting dalam memperkuat sinergitas seluruh unsur Forkopimda dan masyarakat.

“Makna dari Apel Kebangsaan ini adalah kita selalu bersinergi antara seluruh unsur Forkopimda dan juga seluruh elemen masyarakat. Mudah-mudahan kita bisa bersatu padu untuk menjaga dan merawat Kabupaten Cirebon,” ujarnya.

Selain itu, dalam Apel Kebangsaan disampaikan pula pernyataan kebangsaan oleh Kapolresta Cirebon, Bupati Cirebon dan Dandim 0620 Kabupaten Cirebon. Pernyataan tersebut menegaskan komitmen bersama dalam menjaga keamanan, persatuan dan kesatuan serta memperkuat sinergitas antara pemerintah, TNI-Polri dan seluruh komponen masyarakat.

Kapolresta Cirebon menyatakan komitmen Polresta Cirebon untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengedepankan pelayanan, perlindungan, penegakan hukum dan pencegahan gangguan kamtibmas.

Bupati Cirebon menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten Cirebon mendukung Polri dalam memelihara kamtibmas melalui pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Dandim 0620 Kabupaten Cirebon menyatakan komitmennya mendukung Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat sesuai tugas dan fungsi serta ketentuan peraturan perundang-undangan.

Apel Kebangsaan tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting Polda Jawa Barat dan diikuti seluruh Polres jajaran Polda Jawa Barat sebagai bentuk komitmen bersama menjaga persatuan, keamanan dan kondusivitas wilayah Jawa Barat.
Kapolresta Cirebon berharap semangat “Jaga Rawat Jawa Barat” dapat terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui toleransi, gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Dengan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, mari kita jaga dan rawat Kabupaten Cirebon agar tetap aman, damai, tertib dan kondusif,” pungkasnya.

((A, Rahmat))