Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Kapolda Babel Beri Penghargaan kepada Dua Nelayan Penemu 42 Kg Sabu di Belitung

Belitung – Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol. Dr. Viktor Theodorus Sihombing, S.I.K., M.Si., M.H., memberikan penghargaan kepada ...

Postingan Populer

Sabtu, 28 Maret 2026

Kapolda Babel Beri Penghargaan kepada Dua Nelayan Penemu 42 Kg Sabu di Belitung



Belitung – Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol. Dr. Viktor Theodorus Sihombing, S.I.K., M.Si., M.H., memberikan penghargaan kepada dua nelayan yang berjasa dalam mengungkap temuan narkotika jenis sabu seberat 42 kilogram di wilayah perairan Kabupaten Belitung.

Penghargaan tersebut diberikan dalam kegiatan tatap muka yang berlangsung di Aula Tribrata Polres Belitung, Jumat (27/3/2026). Dua nelayan penerima penghargaan tersebut yakni Hasan Basri dan Abdul Manap, yang telah menunjukkan kepedulian serta keberanian dengan melaporkan temuan narkotika kepada pihak kepolisian.

Kapolda Babel menyampaikan apresiasi tinggi atas peran aktif masyarakat dalam membantu kepolisian, khususnya dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba.

"Ini merupakan bentuk nyata sinergi antara masyarakat dan kepolisian. Apa yang dilakukan oleh saudara Hasan Basri dan Abdul Manap patut menjadi contoh bagi masyarakat lainnya," ujar Kapolda.

Menurutnya, tanpa adanya laporan dari masyarakat, barang tersebut berpotensi disalahgunakan dan dapat memicu tindak kejahatan baru yang merugikan banyak pihak.

Kapolda juga menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Bangka Belitung tanpa toleransi. Ia turut mengingatkan seluruh personel, khususnya Sat Resnarkoba, agar menjaga integritas dan tidak melakukan penyalahgunaan terhadap barang bukti.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kapolres Belitung AKBP Sarwo Edi Wibowo, S.I.K., beserta jajaran dan instansi terkait. Selain pemberian penghargaan, kegiatan juga diisi dengan arahan Kapolda serta ajakan untuk terus memperkuat kerja sama antara masyarakat dan aparat penegak hukum.

Dengan adanya penghargaan ini, diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan berani melaporkan langsung ke kepolisian atau melalui layanan 110, terkait setiap potensi tindak pidana, khususnya penyalahgunaan narkotika.

(HR) 

Ratusan Personel Disiagakan, Polresta Tangerang Amankan Haul Akbar di Ponpes Al-Istiqlaliyah Cilongok





Polresta Tangerang menerjunkan ratusan personel gabungan untuk mengamankan kegiatan Haul ke-25 Abah Sepuh Abuya Dimyati, Haul ke-5 Abuya Uci Turtusi, serta Haul keluarga besar Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyah di Cilongok, Kecamatan Pasar Kemis, Sabtu (28/3/2026).

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, sebanyak 235 personel dikerahkan dalam pengamanan kegiatan tersebut. Kata dia, diprediksi kegiatan keagamaan tersebut bakal dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah.

"Pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat," kata Indra Waspada. 

Selain personel Polresta Tangerang, pengamanan juga diperkuat oleh BKO dari berbagai satuan, di antaranya Satuan Brimob Polda Banten sebanyak 12 personel, Direktorat Samapta 30 personel, Direktorat Pengamanan Objek Vital 10 personel, Satpol PP Kabupaten Tangerang 30 personel, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang 17 personel.

"Kegiatan haul ini menjadi perhatian khusus karena tingginya antusiasme masyarakat yang hadir," ujarnya. 



Dia menjelaskan, pengamanan difokuskan pada sejumlah potensi kerawanan, seperti kepadatan arus lalu lintas, gangguan kamtibmas, hingga potensi tindak kriminalitas seperti pencopetan.

"Personel ditempatkan di titik-titik strategis untuk memberikan rasa aman kepada jamaah," jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga menginstruksikan personel Brimob untuk melakukan sterilisasi area guna memastikan lokasi kegiatan dalam kondisi aman dari potensi gangguan. Tak hanya itu, kesiapan jalur evakuasi juga menjadi perhatian dalam pengamanan, mengingat kegiatan dihadiri dalam jumlah besar.

Indra Waspada menegaskan, pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis, mengedepankan pelayanan kepada masyarakat yang hadir dalam kegiatan keagamaan tersebut.

"Kami hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman, sehingga jamaah dapat mengikuti kegiatan dengan khusyuk," tegasnya.




Tohet Sw
Kaperwil Banten

Dandim 0735/Surakarta Ikuti Rapat Evaluasi Percepatan Pembangunan KDKMP di Kelurahan Sangkrah

Surakarta  - Kodim 0735/Surakarta mengikuti kegiatan Rapat Evaluasi Percepatan Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang dipimpin oleh Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita secara daring, Jumat (27/3/2026) kemarin.

Rapat yang dilaksanakan dari Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur tersebut diikuti ratusan peserta dari jajaran TNI, mulai dari tingkat pusat hingga kewilayahan. Dalam pelaksanaannya, Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H., melaksanakan monitoring langsung kegiatan KDKMP di Kelurahan Sangkrah Kecamatan Pasar Kliwon sebagai bagian dari pengawasan di lapangan.


Dalam rapat tersebut, dibahas berbagai hal terkait percepatan pembangunan KDKMP, di antaranya strategi pencapaian target nasional, progres pembangunan di wilayah, penyaluran anggaran, hingga pemanfaatan lahan BMN yang belum digunakan. Selain itu, juga dibahas berbagai kendala di lapangan serta langkah-langkah penanganan melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan BUMN.

Dalam arahannya, Wapang TNI menekankan pentingnya percepatan realisasi pembangunan KDKMP sebagai program prioritas nasional dalam mendukung penguatan ekonomi desa. Seluruh jajaran diminta aktif melakukan pendampingan, pengawasan, serta meningkatkan koordinasi lintas sektor guna mengatasi hambatan yang ada.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pembangunan KDKMP dapat berjalan optimal, tepat sasaran, serta mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Penulis : Arda 72

Diduga KUD dan Sumur Bor Telah Dibongkar Habis Gedung KMP Gagal Dibangun Warga Batu Bara Kehilangan Sumber Air Bersih

BATU BARA, Buser Presisi.Com - Air bersih adalah kebutuhan dasar yang tak tergantikan bagi kehidupan manusia. Namun, di salah satu desa di Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, kebutuhan mendasar ini kini menjadi hal yang sulit dijangkau oleh warga. 

Kejadian menyedihkan ini diduga bermula dari ketidakpahaman oknum pihak terkait terhadap aturan pembangunan gedung Koperasi Merah Putih (KMP), yang berujung pada hilangnya sumber air bersih yang selama ini menjadi sandaran warga untuk minum, mencuci, dan berbagai keperluan sehari-hari lainnya.
 
Menurut sejumlah sumber yang tidak ingin disebutkan identitasnya kalau,  perencanaan pembangunan gedung KMP sebenarnya sudah memiliki aturan yang jelas sebelum pelaksanaan dimulai. Hal ini menjadi dasar yang seharusnya dipegang teguh oleh semua pihak yang terlibat. 

"Oleh karena itu, sebelum dilakukan pembongkaran bangunan lama Koperasi Unit Desa (KUD), seharusnya para pengurus KMP, Kades setempat, dan pihak terkait lainnya harus melakukan kajian yang baik dan benar," ujar salah satu sumber warga setempat di rumahnya, Rabu (11/3/2026).
 
Sumber juga menyebutkan bahwa, di belakang kanan bangunan KUD lama, terdapat sumur bor yang dibangun melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). 

Sumur bor ini masih berfungsi dengan sangat baik dan menjadi sumber air bersih yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat. Keberadaannya bukan hanya sekadar fasilitas, melainkan nyawa bagi warga yang bergantung padanya setiap hari.
 
"Namun, realita di lapangan berjalan berbeda dari yang seharusnya. Ada dugaan bahwa tanpa melakukan perhitungan dan kajian yang sesuai dengan petunjuk teknis pembangunan gedung KMP. Pihak yang diduga tidak bertanggung jawab langsung melakukan pembongkaran bangunan KUD lama." Jelas Sumber.

Tak hanya itu, sumur bor PNPM yang menjadi harapan warga pun turut dirobohkan. Akibatnya, warga setempat kini kesulitan mendapatkan air bersih, sebuah situasi yang sangat menyedihkan dan merugikan banyak pihak.
 
Sumber menambahkan kalau, salah seorang oknum pihak yang berkompeten dalam proyek pembangunan KMP dikabarkan pernah berjanji akan segera membangun kembali sumur bor yang telah dibongkar. Namun, janji tersebut seolah olah hanya menjadi angin lalu. 

Ironisnya, setelah pembongkaran bangunan KUD lama dan sumur bor PNPM selesai dilakukan, pembangunan gedung KMP di tempat tersebut justru tidak jadi dilaksanakan alias gagal pembangunannya.

"Informasinya kegagalan itu karena rencana pembangunan tersebut tidak sesuai dengan petunjuk dan ukuran yang telah ditetapkan. Hal ini tentu membuat warga merasa sangat kecewa, karena kerugian yang mereka alami tidak tergantikan dan janji yang diberikan tidak terpenuhi." Kata Sumber dengan wajah kecewa.
 
Selain masalah hilangnya sumber air bersih, ada juga hal lain yang mencuat dari kejadian ini adalah kumpulan besi hasil dari pembongkaran bangunan KUD lama informasinya telah dijual. Menurut sumber, pembeli besi tersebut adalah orang dari luar Batu Bara. 

"Jenis besinya tebal dan padat, beratnya kira-kira 2,5 ton dan besi itu diangkat oleh mobil pekap," ungkap sumber. 

Lebih lanjut Sumber menyebutkan bahwa, uang hasil penjualan besi tersebut dipegang oleh Kepala dusun setempat, yang katanya akan disetor ke desa. 
Namun, hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai nasib uang tersebut dan apakah benar-benar akan digunakan untuk kepentingan desa.
 
Setelah berita ini terbit awak media ini akan terus berupaya untuk mendapatkan keterangan resmi dari sejumlah pihak terkait mengenai pembangunan gedung KMP. Karena setelah dilakukan pembongkaran bangunan gedung KUD lama namun dibatalkan karena tidak sesuai juknis. 

"Kami berharap agar pihak-pihak terkait bertanggung jawab dan dapat memberikan penjelasan yang transparan, serta mengambil langkah-langkah yang tepat untuk memperbaiki situasi yang telah terjadi. 

Warga berhak mendapatkan kembali sumber air bersih yang hilang, dan keadilan harus ditegakkan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan." Tegas para sumber sambil menutup pembicara.
 
(SURYONO)

Warga Heran, Dugaan Peredaran Obat Tipe G di Kedokan Bunder Sulit Tersentuh Hukum


Indramayu – Dugaan praktik peredaran obat-obatan golongan tertentu atau yang dikenal sebagai obat tipe G kembali menjadi sorotan masyarakat. Kali ini, aktivitas tersebut diduga terjadi di Jl. Raya Cangkingan–Kedokan, Desa Cangkingan, Kecamatan Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu. Selasa, (17/3/2026).

Informasi yang dihimpun dari warga sekitar menyebutkan bahwa penjualan obat yang seharusnya dibatasi peredarannya itu diduga dilakukan secara bebas dan telah berlangsung cukup lama.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa aktivitas tersebut diperkirakan telah berjalan lama. Menurutnya, kondisi tersebut membuat masyarakat sekitar merasa resah.

“Sudah lama berjalan lama itu Bang, cuma keliatannya ada yang bekingin, buktinya adem ayem aja tuh", ujar sumber tersebut.

Ia juga menuturkan bahwa pembeli yang datang tidak hanya dari kalangan orang dewasa. Dari pengamatan warga, terlihat berbagai kalangan usia yang mendatangi lokasi tersebut untuk membeli obat yang diduga termasuk golongan obat keras itu. Bahkan, warga mengaku khawatir karena beberapa di antaranya terlihat masih berusia muda.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat karena dikhawatirkan dapat berdampak buruk terhadap generasi muda di lingkungan sekitar.

Warga berharap aparat penegak hukum dapat segera menindaklanjuti informasi yang berkembang di tengah masyarakat tersebut. Mereka berharap aktivitas yang diduga melanggar aturan itu dapat dihentikan agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.

Ada Ancaman Hukum bagi pelanggar perlu diketahui, peredaran obat keras tanpa izin atau tidak sesuai ketentuan dapat dikenakan sanksi pidana. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, setiap orang yang dengan sengaja mengedarkan sediaan farmasi tanpa izin edar dapat dikenakan hukuman pidana.

Pelanggaran terhadap aturan tersebut dapat diancam dengan pidana penjara hingga 15 tahun serta denda miliaran rupiah, tergantung pada jenis pelanggaran dan tingkat kesalahannya.
Masyarakat pun berharap pihak terkait, baik kepolisian maupun instansi kesehatan, dapat melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan kebenaran informasi tersebut serta menjaga keamanan lingkungan dari penyalahgunaan obat-obatan yang dibatasi peredarannya.

(A. Rahmat)

Pastikan Berjalan Lancar, Babinsa Dampingi Pembangunan KDKMP

Wonogiri - Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) di Kelurahan Wonoboyo, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri terus menunjukkan perkembangan signifikan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Di lapangan, proses pembangunan saat ini difokuskan pada tahap plesteran dinding bata. Sejak pagi hari, para pekerja bersama warga tampak aktif bergotong royong memanfaatkan cuaca cerah yang mendukung kelancaran pekerjaan.

Babinsa Koramil 01/Wonogiri Koptu Budi yang bertugas di Kelurahan Wonoboyo turut hadir mendampingi dan memonitor langsung kegiatan pembangunan. Kehadiran Babinsa tidak hanya memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, tetapi juga memberikan motivasi kepada masyarakat agar tetap semangat.

"Pembangunan ini adalah untuk kepentingan bersama, sehingga perlu dukungan semua pihak. Dengan kebersamaan, kita yakin hasilnya akan maksimal," ujar Babinsa di sela kegiatan. Sabtu (28/3/2026).

Sementara itu, Danramil 01/Wonogiri Kapten Inf Suraji menegaskan bahwa TNI melalui Babinsa akan terus mendukung setiap program pembangunan di wilayah binaan. 

"Kami siap mendampingi masyarakat dalam setiap kegiatan yang berdampak positif, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian warga," tegasnya.

Hingga saat ini, progres pembangunan KDKMP telah mencapai sekitar 40 persen. Diharapkan, dengan sinergi antara TNI dan masyarakat serta kondisi cuaca yang mendukung, pembangunan dapat segera rampung dan dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan ekonomi warga.

Penulis : Arda 72

Kapolda Jabar Turun Malam Hari, Arus Balik Pasca Ops Ketupat Terpantau Padat Lancar di Jalur Cirebon

Cirebon Kota – Dalam rangka memantau langsung arus balik pasca Lebaran, pada (27/03/2026) pukul 22.00 WIB, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan melaksanakan pengecekan jalur tol dan arteri di wilayah hukum Polres Cirebon Kota dalam kegiatan KRYD pasca Operasi Ketupat 2026.

Kegiatan tersebut difokuskan pada pemantauan pergerakan kendaraan di jalur utama yang menjadi lintasan arus balik, terutama pada malam hari dengan volume kendaraan tinggi namun tetap bergerak padat lancar dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si menjelaskan bahwa pengecekan ini dilakukan untuk memastikan arus balik terpantau secara langsung di lapangan, sehingga setiap dinamika kepadatan dapat segera diantisipasi oleh petugas yang bersiaga.

Rombongan Kapolda Jawa Barat bergerak dari kediaman menuju wilayah Cirebon dengan didampingi pejabat utama Polda Jawa Barat serta Kapolresta Cirebon, guna melakukan pemantauan menyeluruh di jalur tol maupun arteri.

Pengecekan dilakukan di Pos Terpadu Rest Area Km 229 B Tol Kanci–Pejagan yang menjadi salah satu titik penting perlintasan kendaraan jarak jauh, sebelum melanjutkan pemantauan ke arah jalur balik menuju Jakarta.

Selanjutnya, Kapolda juga melakukan pengecekan di Rest Area 208 B wilayah hukum Polres Cirebon Kota yang menjadi lokasi singgah utama para pengguna jalan saat melakukan perjalanan arus balik.

Dalam kegiatan tersebut, arus kendaraan yang melintas terpantau padat lancar dengan aktivitas masyarakat di rest area yang masih cukup tinggi, sehingga diperlukan pemantauan intensif untuk menjaga kelancaran pergerakan kendaraan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pengendalian arus balik pasca Operasi Ketupat, dengan fokus pada pemantauan langsung guna menjaga stabilitas arus kendaraan di jalur utama.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati selama perjalanan serta mematuhi aturan lalu lintas, dan apabila membutuhkan bantuan dapat segera menghubungi Layanan Polisi 110.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menegaskan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan KRYD pasca Operasi Ketupat, serta mengajak masyarakat memanfaatkan Layanan Polisi 110 agar setiap kendala di perjalanan dapat segera ditangani dengan cepat dan tepat.

((A, Rahmat))

Kapolda Jabar Tinjau Arus Balik di Rest Area 229B, Pastikan Pemudik Aman dan Nyaman


CIREBON — Jajaran Polda Jawa Barat melakukan peninjauan langsung arus balik Lebaran di wilayah hukum Polresta Cirebon dengan mengunjungi Pos Pelayanan Rest Area 229B, Jumat malam (27/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan kelancaran lalu lintas serta keselamatan para pemudik yang kembali ke daerah asal maupun kota tujuan.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., didampingi sejumlah pejabat utama Polda Jabar, di antaranya Karoops Polda Jabar Kombes Pol. La Ode Aries El Fathar, Dirintelkam Kombes Pol. Sukendar Eka Ristyan, Dirreskrimum Kombes Pol. Ade Saparo, Dirlantas Kombes Pol. Raydin Kokrosono, Kabiddokkes Kombes Pol. drg. Iwansyah, Kabid TIK Kombes Pol. Parojahan Simanjuntak, serta Kabid Humas Kombes Pol. Hendra Rochmawan.

Rombongan disambut langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., bersama Wakapolresta AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., serta jajaran pejabat utama Polresta Cirebon. Turut hadir Danyon C Pelopor Brimob Polda Jabar Kompol Apt. Bagus Amrullah Nurul Imaman, S.Farm., S.I.K., personel gabungan, serta stakeholder terkait.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Jabar menegaskan bahwa pengamanan arus balik menjadi perhatian utama. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel di lapangan dalam mengantisipasi kepadatan kendaraan serta potensi gangguan keamanan dan keselamatan lalu lintas.

“Upaya ini dilakukan untuk meminimalisir kemacetan, menjamin keselamatan pemudik, dan memastikan kehadiran anggota Polri secara langsung di tengah masyarakat. Personel harus siaga, responsif, serta mampu memberikan rasa aman dan nyaman,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiagakan personel di sejumlah titik strategis, termasuk pos pelayanan dan pengamanan, guna mendukung kelancaran arus balik di wilayah Kabupaten Cirebon.

Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan imbauan kepada para pemudik agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik, serta memanfaatkan rest area untuk beristirahat demi menghindari kelelahan selama perjalanan.

Dengan kesiapan pos pelayanan di berbagai titik, termasuk di Rest Area 229B, diharapkan para pemudik dapat merasakan perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan lancar selama momentum arus balik Lebaran tahun ini.

((A, Rahmat))

Samsat Cirebon Kota Komitmen Berikan Pelayanan Prima bagi Wajib Pajak



Cirebon Kota – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik terus dilakukan oleh Samsat Cirebon Kota. Dengan mengedepankan profesionalisme dan transparansi, pelayanan kepada masyarakat wajib pajak kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, berjalan optimal dan tertib. Kegiatan pelayanan tersebut berlangsung pada Sabtu (28/3/2025).

Di lapangan, masyarakat mendapatkan kemudahan dalam setiap tahapan proses, mulai dari pemeriksaan fisik kendaraan hingga penyelesaian administrasi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Petugas Samsat terlihat sigap dan ramah dalam memberikan arahan, sehingga proses berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Baur Samsat, Joko, turut hadir langsung untuk memantau jalannya pelayanan. Kehadirannya bertujuan memastikan seluruh proses berjalan cepat, transparan, serta sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

"Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik, tanpa adanya hambatan. Semua proses harus sesuai aturan dan dilakukan secara profesional," ujar Joko di sela-sela kegiatan.



Selain itu, pengawasan langsung yang dilakukan menjadi bagian dari komitmen Samsat Cirebon Kota dalam menjaga kepercayaan publik. Dengan pelayanan yang cepat dan tepat, diharapkan masyarakat semakin sadar dan taat dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan.

Samsat Cirebon Kota juga terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan, baik dari segi fasilitas maupun sumber daya manusia. Hal ini dilakukan demi memberikan kenyamanan serta kepuasan bagi masyarakat yang datang.

Dengan semangat melayani sepenuh hati, Samsat Cirebon Kota menegaskan komitmennya untuk selalu hadir sebagai instansi pelayanan publik yang profesional, transparan, dan terpercaya bagi seluruh masyarakat.

(Awi)

Hadir di Tengah Warga, Babinsa Nogosari Aktifkan Satkamling Demi Lingkungan Aman dan Kondusif

Boyolali – Upaya menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman terus dilakukan oleh aparat kewilayahan. Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 13/Nogosari Kodim 0724/Boyolali, Serka Wahyono, yang turun langsung melaksanakan kegiatan siskamling bersama warga di Dukuh Rejosari, Desa Glonggong, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, Jumat malam (27/03/26).

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya sekadar memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kondisi keamanan lingkungan. Dalam kegiatan tersebut, Serka Wahyono menyambangi pos satkamling sekaligus melaksanakan patroli di kawasan permukiman warga.

Ia menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) merupakan fondasi utama dalam menciptakan lingkungan yang kondusif. "Kamtibmas menjadi modal utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan tertib," ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa sinergi antara aparat dan masyarakat sangat penting dalam mencegah potensi gangguan keamanan. Dengan adanya kerja sama yang baik, warga dapat merasa lebih tenang dan terhindar dari berbagai tindak kejahatan.

Selain itu, Babinsa juga memberikan motivasi dan edukasi kepada warga agar kembali mengaktifkan poskamling serta rutin melaksanakan ronda malam. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan lingkungan secara berkelanjutan.

"Dengan keterlibatan warga dalam kegiatan ronda malam, maka keamanan lingkungan akan semakin terjaga," tambahnya.

Serka Wahyono juga memastikan bahwa dirinya bersama aparat terkait akan terus melakukan monitoring wilayah binaan secara rutin. Hal ini dilakukan guna memberikan rasa aman dan memastikan masyarakat dapat beraktivitas tanpa rasa khawatir.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan semakin meningkat, sehingga tercipta suasana yang aman, damai, dan harmonis di wilayah Kabupaten Boyolali.

Penulis : Arda 72