Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Lawyer Poltakparngiton Bantah Isu Penyekapan Oknum Wartawan di PT PMM

‎ ‎Pangkalpinang - Kuasa Hukum ketiga tersangka aksi kekerasan terhadap oknum wartawan, Poltakparngiton Silitonga S.H., M.H, dengan tegas me...

Postingan Populer

Selasa, 10 Maret 2026

Lawyer Poltakparngiton Bantah Isu Penyekapan Oknum Wartawan di PT PMM


‎Pangkalpinang - Kuasa Hukum ketiga tersangka aksi kekerasan terhadap oknum wartawan, Poltakparngiton Silitonga S.H., M.H, dengan tegas menyatakan jika isu liar soal penyekapan oknum wartawan, tidak benar. 
‎"Ada informasi yang beredar, katanya terjadi penyekapan terhadap oknum wartawan, penghilangan barang bukti dan pemukulan oleh pihak perusahaan. Saya tegaskan itu semua tidak benar, itu adalah opini yang digiring," ujar Poltakparngiton Silitonga saat ditemui wartawan, Selasa siang (10/3), saat keluar dari gedung Ditreskrimum Polda Babel. 
‎"Memang benar terjadi aksi pemukulan oleh seorang sopir truk, tapi itu ada sebab dan akibat. Karena korban atau oknum wartawan ini mendokumentasikan para petani tailing (mineral ikutan-red) yang mengantarkan barang ke PT PMM, merasa terancam," terangnya, bersama ketiga istri korban. 
‎"Saya juga dengar bahwa korban atau oknum wartawan ini sering mengeluarkan bahasa intimidasi dengan pihak perusahaan, bahkan sampai mengeluarkan bahasa memeras," terang dia. 
‎Sebelumnya, lanjut dia, upaya menempuh jalur restorative justice sudah dilakukan, tetapi jika pihak korban tidak mau maka akan menempuh jalur pengadilan. 
‎Tak hanya itu, Poltakparngiton Silitonga juga mengatakan pihaknya sudah mengajukan permohonan penangguhan penahanan ketiga tersangka. 
‎"Kita juga sudah menempuh permohonan kepada Kapolda untuk menangguhkan penahanan ketiga tersangka ini, supaya mereka bisa bekerja dan memberi makan anak serta istri mereka menjelang lebaran," jelasnya. 
‎"Terakhir, kami sudah melakukan upaya Restotive Justice dan berharap kasus ini bisa diselesaikan dengan damai," pungkasnya.

Red Tim

Ramadan Berbagi, Polresta Tangerang dan Insan Pers Bagikan Takjil hingga Sembako untuk Petugas Kebersihan





Polresta Tangerang bersama Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan dan insan pers menggelar kegiatan Ramadan Berbagi, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan sosial tersebut diisi dengan pembagian bantuan sembako kepada petugas kebersihan jalan, pembagian takjil kepada masyarakat, serta ditutup dengan buka puasa bersama.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembagian bantuan sembako kepada para petugas kebersihan yang bertugas di sepanjang Jalan Baru Puspemkab Tangerang. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi kepada para petugas yang setiap hari menjaga kebersihan lingkungan.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian takjil kepada para pengguna jalan di kawasan Gerbang Selamat Datang Pemkab Tangerang. Pembagian takjil tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Rangkaian kegiatan Ramadan Berbagi kemudian ditutup dengan acara buka puasa bersama antara jajaran Polresta Tangerang dan para insan pers di Masjid Al-Latief Polresta Tangerang.

"Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sekaligus kebersamaan antara Polri dan insan pers dalam berbagi kepada masyarakat di bulan suci Ramadan," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah. 

Dia bilang, melalui kegiatan Ramadan Berbagi, hendak menunjukkan bahwa Polri bersama para wartawan tidak hanya bersinergi dalam menyampaikan informasi. Tetapi juga bersama-sama menghadirkan kepedulian sosial bagi yang membutuhkan.

Indra Waspada menambahkan, petugas kebersihan merupakan salah satu profesi yang memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan tetap bersih dan nyaman bagi masyarakat.

"Melalui kegiatan ini kami ingin menyampaikan apresiasi sekaligus berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan," katanya.

Indra Waspada juga menegaskan, hubungan baik antara Polresta Tangerang dan insan pers selama ini terjalin dengan sangat baik. Hal itu, kata dia, menjadi bagian penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

"Media merupakan mitra strategis Polri dalam menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pokja Wartawan Polresta Tangerang Sangki Wahyudin menyampaikan apresiasi kepada Polresta Tangerang yang telah mengajak insan pers untuk bersama-sama terlibat dalam kegiatan sosial di bulan Ramadan.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum yang baik untuk mempererat kebersamaan. Sekaligus menumbuhkan semangat berbagi kepada masyarakat.

"Ini menjadi bentuk sinergi yang positif antara Polresta Tangerang dan rekan-rekan wartawan," terangnya.

Sangki menambahkan, wartawan tidak hanya bekerja sama dalam kegiatan peliputan. Tetapi juga dapat bersama-sama berbagi kepada masyarakat. Dia berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan di masa mendatang.

"Sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap masyarakat yang membutuhkan," tandasnya.

 

Kapolres Kota Banjar Persiapan Pengamanan di Titik Rawan



Kota Banjar Buserpresisi.com

Menjelang arus mudik di Hari Raya idul Fitri 1447 Hijriyah 2026 , Polres kota Banjar mulai merencanakan strategi pengamanan di berbagai titik rawan melalui rapat kordinasi lintas sektoral.10/3)2026

Rapat tersebut di pimpin Kapolres kota Banjar AKBP Didi Dewantoro dan dihadiri Forkopimda dan berbagai instansi terkait. Mulai dari TNI, Kejaksaan hingga perwakilan BUMN berikut organisasi masyarakat.

Menurut Kapolres kota Banjar Didi Dewantoro kita fokus rapat bukan hanya kepada mudik saja tetapi kita mengantisipasi dari gangguan selama Romadhon hingga perayaan hari raya Idul pitri di wilayah kota Banjar ,ucapnya.

Perencanaan oprasi pengamanan ini memberikan rasa aman kepada masyarakat selama mudik dan merayakan hari raya Idul Fitri 1447 Hijriyah 2026 pengamanan harus optimal.

 Untuk pelaksanaan oprasi pengamanan tersebut Polres kota Banjar mempersiapkan sejumlah pos pengamanan dan pos kesehatan secara strategis di jalur mudik , pengamanan tersebut melibatkan Polri dan TNI tutupnya. ( Agus)

Puluhan U-Turn Ditutup Jelang Arus Lebaran, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Cirebon

Cirebon Kota - Persiapan menghadapi arus mudik Lebaran terus dilakukan dengan berbagai langkah strategis, salah satunya melalui penutupan sejumlah titik putar balik kendaraan atau U-Turn di wilayah hukum Polres Cirebon Kota sebagai bagian dari kesiapan pengamanan arus lalu lintas menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 pada Selasa sore sekitar pukul 16.00 WIB (10/03/2026). Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan di jalur utama yang menjadi lintasan masyarakat.

Penutupan sejumlah U-Turn tersebut dilakukan pada beberapa titik strategis yang berada di jalur lalu lintas utama yang selama ini kerap digunakan kendaraan untuk berputar arah sehingga berpotensi menimbulkan perlambatan arus kendaraan terutama saat meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran.

Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP Ridwan Sandhi Maulana, S.H., M.M., CPHR menjelaskan bahwa langkah penutupan U-Turn tersebut merupakan bagian dari upaya rekayasa lalu lintas untuk mendukung kelancaran arus kendaraan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

Beberapa titik U-Turn yang menjadi fokus penutupan berada di sejumlah ruas jalan strategis di antaranya di depan pintu keluar Makorem, depan pintu masuk Bima, bawah Tugu Selamat Datang, depan gerbang Perum Harjamulya, depan Auto 2000, samping pintu masuk Hotel Aston, depan dealer Yamaha Bahana, depan ACC Motor, depan Toko Inti Baja, depan UPTD Provinsi, pintu keluar Patra serta depan gang Hotel Octo.

Penutupan titik putar balik kendaraan tersebut dilakukan dengan memasang beton barrier sebagai pembatas fisik sehingga kendaraan tidak dapat lagi melakukan putar balik di lokasi tersebut selama berlangsungnya Operasi Ketupat Lodaya 2026.

Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pengaturan lalu lintas yang dilakukan untuk mengurangi potensi konflik kendaraan yang terjadi di titik putar balik sehingga arus kendaraan di jalur utama dapat bergerak lebih teratur.

Dengan adanya penutupan U-Turn tersebut diharapkan arus kendaraan yang melintas di jalur utama Kota Cirebon dapat mengalir lebih baik terutama saat meningkatnya volume kendaraan pada masa arus mudik dan arus balik Lebaran.

Selain itu langkah rekayasa lalu lintas ini juga diharapkan mampu menekan potensi kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di titik putar balik kendaraan yang berada di ruas jalan dengan volume kendaraan tinggi.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau kepada masyarakat khususnya para pengguna jalan agar mematuhi rambu dan rekayasa lalu lintas yang telah diterapkan serta selalu mengutamakan keselamatan berkendara dan segera menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian melalui Layanan Polisi 110, apabila menemukan adanya gangguan di jalan raya sehingga dapat segera ditangani oleh petugas kepolisian.

((Bang keling))

Hujan dan Angin Robohkan Pohon di Karanggetas, Polisi Bersama Tim Gabungan Bergerak Cepat Evakuasi

Cirebon Kota - Sebuah pohon jenis Ketapang Kencana tumbang di Jalan Karanggetas Kampung Pandesan RW 01 Kelurahan Pekalangan Kecamatan Pekalipan Kota Cirebon setelah hujan disertai angin melanda kawasan tersebut pada Selasa sore sekitar pukul 17.00 WIB sehingga sebagian badan jalan sempat tertutup batang dan ranting pohon yang roboh ke arah jalan raya (10/03/2026). Peristiwa tersebut langsung mendapat respons dari aparat kepolisian bersama tim gabungan yang datang ke lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi pohon tumbang.

Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 16.30 WIB ketika hujan turun disertai angin yang cukup kencang di wilayah sekitar Jalan Karanggetas yang merupakan salah satu jalur aktivitas masyarakat di Kota Cirebon. Tidak lama kemudian sekitar pukul 17.00 WIB pohon Ketapang Kencana yang berada di tepi jalan tiba-tiba tumbang dan menutupi sebagian badan jalan.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP H. Juntar Hutasoit, S.H., M.H. menjelaskan bahwa setelah menerima informasi mengenai pohon tumbang tersebut pihaknya langsung berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan penanganan di lokasi serta memastikan jalur yang sempat tertutup batang pohon dapat segera dibersihkan sehingga aktivitas masyarakat di Jalan Karanggetas dapat kembali berjalan.

Setibanya di lokasi, petugas bersama tim gabungan segera melakukan penanganan dengan membersihkan batang serta ranting pohon yang menutupi sebagian badan jalan sehingga akses kendaraan dapat kembali dilalui oleh masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.

Penanganan pohon tumbang tersebut dilakukan secara bersama-sama oleh berbagai unsur yang hadir di lokasi di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Cirebon, Unit Siaga PLN, anggota Polsek Cirebon Selatan Timur, serta Babinsa Kelurahan Pekalangan yang turut membantu proses evakuasi.

Selain menutup sebagian badan jalan, pohon tumbang tersebut juga sempat mengenai kabel listrik yang berada di sekitar lokasi sehingga menyebabkan kerusakan ringan pada jaringan kabel di area tersebut. Petugas dari PLN kemudian melakukan pengecekan terhadap jaringan listrik yang terdampak untuk memastikan kondisi instalasi listrik di sekitar lokasi.

Dalam proses penanganan tersebut, petugas BPBD Kota Cirebon melakukan pemotongan batang dan ranting pohon menggunakan peralatan khusus agar dapat segera dipindahkan dari badan jalan. Proses evakuasi tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 17.30 WIB ketika seluruh batang pohon berhasil dipindahkan dari lokasi kejadian.

Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil yang signifikan sehingga aktivitas masyarakat di sekitar Jalan Karanggetas dapat kembali berlangsung setelah pohon yang tumbang berhasil disingkirkan dari badan jalan.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terutama ketika terjadi hujan disertai angin yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang atau gangguan lainnya serta mengajak warga untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan kejadian serupa agar dapat segera dilakukan penanganan secara cepat.

((Bang keling))

Jembatan Perintis Garuda, Wujud Negara Hadir Untuk Rakyat

Grobogan – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M. Han., menghadiri Acara Launching 200 Jembatan Perintis Garuda yang dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dan diikuti secara daring, bertempat di Desa Ngombak, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Senin (9/3/2026).

Program Pembangunan Jembatan Garuda adalah merupakan wujud Hadirnya Negara melalui TNI Angkatan Darat guna memberikan solusi bagi masyarakat yang tempat tinggalnya memerlukan akses infrastruktur jalan penghubung. 

Saat sela Acara Launching, Presiden RI Bapak H. Prabowo Subiyanto, turut memberikan Sambutan sekaligus meresmikan  200 Jembatan Perintis Garuda dan juga menyempatkan untuk menyapa wsrga masyarakat yang berada di beberapa lokasi dibangunnya Jembatan. 



Secara Khusus, Kodam IV/Diponegoro, telah berhasil membangun jembatan Perintis sejumlah 39 unit secara bertahap di beberapa Kabupaten di Jawa Tengah dan DIY. 

Pada tahap I, Kodam IV/Diponegoro telah berhasil membangun 4 unit jembatan masing-masing di Kab. Banyumas, Wonosobo, dan Wonogiri. Selanjutnya di tahap II dibangun 13 unit jembatan yang tersebar di  beberapa daerah, meliputi : Kab. Cilacap, Banjarnegara, Wonosobo, Purworejo, Kebumen, Pekalongan, Tegal, Semarang, Grobogan, Rembang, Sleman, dan Magelang.

Sementara itu, pada tahap III dilaksanakan pembangunan 20 unit Jembatan Armco, yang terdiri dari 13 unit di Kabupaten Pemalang, 5 unit di Kabupaten Purbalingga, serta masing-masing 1 unit di Kabupaten Kudus dan Banjarnegara. Selain dukungan program dari pusat, Kodam IV/Diponegoro juga menginisiasi pembangunan 2 unit Jembatan Bailey secara swadaya di wilayah Kabupaten Purbalingga  yang beberapa saat lalu terdampak musibah banjir bandang dan longsor.  

Penulis : Arda 72

Andro Oki SH.MH : Diduga Penyalagunaan Dana Zakat di Batu Bara, Inspektorat Harus Profesional

Diduga Kisruh terkait pengelolaan dana zakat di Lembaga Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Batu Bara yang telah masuk ke tangan Inspektorat menjadi sorotan publik. Praktisi hukum Andro Oki SH.MH turut memberikan tanggapan terkait kinerja lembaga yang sedang menangani kasus ini.
 
"Kita meminta agar Inspektorat melakukan tugasnya secara profesional, jangan ada indikasi tendensius," ujar Andro Oki SH.MH saat dihubungi melalui selulernya pada Selasa (9/3/2026).
 
Perkara ini bermula dari laporan yang diajukan Sopian terkait dugaan penyimpangan penggunaan dana zakat. Dana tersebut dikumpulkan setiap bulan dari seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang beragama Islam di wilayah Kabupaten Batu Bara. 

"Yang dilakukan oleh oknum pengurus BAZNAS Kabupaten Batu Bara ada dugaan melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat," ungkap Sopian.
 
Selain itu, Sopian juga mengungkapkan adanya oknum pengurus BAZNAS yang merangkap jabatan sebagai kepala desa aktif. 

"Saya heran! Begitu banyaknya orang cerdik pintar dan alim ulama di Kabupaten Batu Bara, namun terkait pengelolaan zakat sangat minim, sehingga harus melibatkan kepala desa aktif. Bahwa ada kesan kalau kepala desa itulah yang paling layak dan mampu sehingga rangkap jabatan pun tetap dipertahankan karena tidak ada yang lain di Kabupaten Batu Bara ini," jelas Sopian.
 
Informasi bahwa laporan dari Sopian yang awalnya diajukan ke Polres Batu Bara kini sedang diproses di Inspektorat Kabupaten Batu Bara. 

Menanggapi viralnya dugaan penyalagunaan dana zakat tersebut, Andro Oki SH.MH menekankan bahwa zakat merupakan hak dari delapan kelompok penerima dan tidak boleh disalahgunakan dalam proses penyalurannya.
 
"Bahwa, informasi yang kami peroleh kalau dana zakat di Kabupaten Batu Bara diduga dipinjamkan kepada warga. Jadi kalau kondisinya seperti ini, berarti oknum pengurus BAZNAS indikasinya telah melakukan penyimpangan," ucap Andro.
 
Andro juga menegaskan, bahwa amanah berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 dalam pengumpulan, perencanaan, dan penyaluran zakat wajib sesuai dan berdasarkan dengan syariat Islam. 

"Sementara zakat adalah hak penerima. Kalau hak itu wajib dikembalikan kepada pemiliknya, bukan meminjamkannya," papar Andro.
 
Menurut Andro, karena dugaan penyelewengan dana zakat masih dalam proses di Kantor Inspektorat Kabupaten Batu Bara, masyarakat tinggal menunggu hasil prosesnya. 

"Oleh karena itu, dalam melakukan tugasnya pihak Inspektorat harus profesional dan jangan tendensius. Bila Inspektorat melakukan tugasnya tidak netral dan tendensius, maka yang dirugikan adalah warga ASN muslim yang menyetorkan zakatnya kepada BAZNAS di Kabupaten Batu Bara," kata Andro.

(TIM)

Presiden RI Prabowo Resmikan 218 Jembatan Gantung Garuda, Dua Diantaranya Di Kabupaten Wonogiri

Wonogiri - Komandan Korem 074/Warastrama Kolonel Inf Muhhamad Arry Yudisira didampingi Komandan Kodim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan,mengikuti sekaligus berdialog langsung dengan Presiden RI Prabowo Subianto melalui video conference (Vidcon) dalam rangka peresmian 218 titik launching Jembatan Gantung Garuda yang tersebar di seluruh Indonesia, Senin (9/3/2026) sore.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Desa Sembukan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, yang menjadi salah satu lokasi pembangunan jembatan gantung sebagai bagian dari program pemerataan pembangunan infrastruktur di daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Danrem bersama Dandim mengikuti jalannya acara secara daring bersama unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta warga setempat. 

Melalui sambungan vidcon, Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pembangunan jembatan gantung ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan konektivitas antar wilayah, khususnya di daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses transportasi.



Menurut Presiden, keberadaan jembatan gantung di berbagai daerah diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung pertumbuhan ekonomi desa, serta mempermudah akses pendidikan, kesehatan, dan berbagai aktivitas sosial lainnya. 

Sementara itu, Danrem menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan, khususnya di Kabupaten Wonogiri.

"Dengan adanya jembatan gantung di desa Sembukan Kecamatan Sidoharjo dan Desa Tambak merang Kecamatan Girimarto ini, masyarakat akan semakin mudah dalam beraktivitas sehari-hari. Akses antar wilayah menjadi lebih cepat dan aman, sehingga diharapkan dapat mendorong peningkatan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa TNI siap mendukung setiap program pembangunan pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk menjaga serta membantu masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun.

Peresmian 218 titik Jembatan Gantung Garuda ini menjadi momentum penting dalam upaya pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia, sekaligus memperkuat konektivitas antar wilayah yang selama ini menjadi tantangan di berbagai daerah terpencil.

Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh antusias dari masyarakat setempat yang berharap keberadaan jembatan tersebut dapat membawa perubahan positif bagi kehidupan mereka di masa mendatang. 

Penulis : Arda 72

Kapolres Wonosobo Cek Kesiapan Pos Pengamanan dan Destinasi Wisata Jelang Operasi Ketupat Candi 2026


Wonosobo — Pagi di dataran tinggi Wonosobo masih diselimuti udara dingin ketika rombongan Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, bergerak menuju kawasan wisata Dieng, Minggu (9/3/2026). Bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Wonosobo, ia meninjau langsung sejumlah objek wisata sekaligus pos pengamanan yang disiapkan menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026.

Kunjungan itu bukan sekadar rutinitas. Menjelang arus mudik dan libur Lebaran, Wonosobo—terutama kawasan Dieng—selalu menjadi magnet wisatawan. Karena itu, kepolisian ingin memastikan seluruh titik pengamanan benar-benar siap menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat.

Beberapa lokasi wisata yang menjadi perhatian utama dalam pengecekan di antaranya Telaga Menjer di Kecamatan Garung serta Telaga Warna di kawasan Dieng. Dua destinasi tersebut hampir setiap musim libur dipadati wisatawan yang datang menikmati panorama pegunungan dan udara sejuk khas dataran tinggi.

Selain memantau situasi di kawasan wisata, Kapolres juga memeriksa kesiapan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan yang akan beroperasi selama Operasi Ketupat Candi 2026. Pos yang dicek antara lain Pos Pengamanan Dieng, Pos Pengamanan Gardu Pandang, Pos Pelayanan Terminal Mendolo, serta Pos Pelayanan Alun-Alun Wonosobo.

Di setiap pos, Kapolres memastikan berbagai fasilitas pendukung tersedia dan berfungsi dengan baik. Mulai dari kesiapan personel gabungan, ruang istirahat bagi petugas, layanan kesehatan, hingga sarana pendukung pengaturan arus lalu lintas bagi para pemudik maupun wisatawan.

Menurut Kapolres Wonosobo, pengecekan tersebut menjadi bagian penting dari persiapan pengamanan Idulfitri agar seluruh pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.

"Kami ingin memastikan seluruh pos pengamanan dan pos pelayanan siap beroperasi dengan baik. Mulai dari kesiapan personel, kelengkapan sarana prasarana, hingga koordinasi dengan instansi terkait, sehingga masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik maupun berwisata di wilayah Wonosobo dapat merasa aman dan nyaman," ujar AKBP Kasim.

Ia menambahkan, kawasan wisata Dieng menjadi salah satu titik prioritas pengamanan karena setiap libur panjang selalu mengalami peningkatan jumlah kunjungan wisatawan.

Kapolres pun mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan serta mematuhi aturan lalu lintas.

"Kami mengimbau masyarakat agar mematuhi aturan lalu lintas, menjaga keselamatan selama perjalanan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama Operasi Ketupat Candi 2026 berlangsung," katanya.

Dengan berbagai persiapan tersebut, Polres Wonosobo berharap momentum libur Idulfitri tahun ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga tetap berlangsung aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Wonosobo.

(Yudhi)

Kapolda Babel Tegaskan Perkuat Fasilitas Layanan 110 Selama Idul Fitri 1447 H. 



Bangka belitung, Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Viktor T. Sihombing menegaskan komitmen Polda Babel dalam memperkuat fasilitas pelayanan menjelang perayaan lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.

Salah satu fasilitas layanan yang diperkuat ialah layanan call center Kepolisian 110.

"Fasilitas informasi pengaduan kita ada di 110, ini kita perkuat supaya nanti ketika ada laporan dari masyarakat bisa kita terima dan kita tangani dengan cepat,"kata Viktor, Senin (9/3/26) di Mapolda.

Selain layanan 110, kata Viktor, masyarakat juga bisa melaporkan langsung ke pihak Kepolisian setempat jika membutuhkan bantuan terutama pada saat mudik lebaran.

Sehingga, pihaknya bisa segera melakukan pemetaan dan penyusunan strategi pengamanan bekerjasama dengan pengamanan internal setempat.

"Kita juga mengimbau masyarakat kalau meninggalkan rumah, paling tidak diketahui oleh sekitarnya. Kalau mau lapor polisi, kita akan terima, supaya kalau ada informasi yang masuk kita bisa menyusun strategi pengamanan kita melaksanakan patroli, sambang ketempat lainnya sekaligus berkordinasi dengan pengamanan internal setempat,"kata Viktor.

Tak hanya itu, Jenderal Bintang Dua Polri ini memastikan pihaknya juga akan mengantisipasi potensi kerawanan seperti kemacetan hingga laka lantas selama pelaksanaan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

"Kita juga mengantisipasi kemacetan, potensi kerawanan laka lantas dan lain-lain. Fokus kita yang jelas kaitannya dengan pengamanan arus mudik dan arus balik, memonitor di Bandara, Pelabuhan dan juga terminal,"pungkasnya.

(HR)