Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Cahaya Lilin di TMP Wiropati, Dandim Wonosobo Pimpin Renungan Suci HUT RI ke-81

Wonosobo – Suasana khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Wiropati, Wonosobo, saat Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoy...

Postingan Populer

Senin, 17 Agustus 2026

Cahaya Lilin di TMP Wiropati, Dandim Wonosobo Pimpin Renungan Suci HUT RI ke-81



Wonosobo – Suasana khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Wiropati, Wonosobo, saat Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno, S.Sos., memimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS), Minggu malam, sebagai rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Lilin dan obor yang menerangi kawasan makam seolah menjadi saksi penghormatan generasi penerus kepada para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

AKRS diikuti unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan serta berbagai elemen masyarakat. Kehadiran lintas instansi tersebut menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dalam mengenang jasa para pahlawan sekaligus meneguhkan kembali komitmen untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam suasana hening dan penuh penghayatan, seluruh peserta mengikuti pembacaan naskah Apel Kehormatan dan Renungan Suci. Sejenak seluruh perhatian tertuju kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi sebuah kemerdekaan yang kini dinikmati oleh generasi penerus.

Momentum tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial. AKRS menjadi pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia lahir dari perjuangan panjang yang penuh pengorbanan.

Semangat keberanian, keikhlasan dan rela berkorban yang ditunjukkan para pahlawan menjadi nilai yang harus terus diwariskan. Generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk meneruskan perjuangan tersebut melalui pengabdian dan karya terbaik sesuai bidang masing-masing.

Penghormatan kepada pahlawan, lanjutnya, tidak berhenti ketika upacara selesai. Nilai kepahlawanan harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari dengan menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, menjunjung kepentingan bangsa serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Wonosobo melalui AKRS di TMP Wiropati menjadi momentum untuk kembali meneguhkan semangat persatuan. Dari tempat peristirahatan terakhir para pejuang, generasi penerus diingatkan bahwa kemerdekaan adalah amanah yang harus dijaga dan diisi dengan kerja nyata.

Dengan mengenang perjuangan para pahlawan, diharapkan semangat pengabdian semakin tumbuh untuk bersama-sama membangun Indonesia yang sejahtera menuju Indonesia Emas


(Yudhi)
Pendim0707
Uploaded Image

Pangdam IV/Diponegoro Hadiri Upacara HUT ke-81 RI, Semangat Kemerdekaan Menggema di Simpang Lima


Uploaded Image

Semarang – Semangat kemerdekaan dan kebersamaan masyarakat Jawa Tengah terasa kuat di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, saat Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., turut hadir bersama jajaran Forkopimda dan berbagai elemen masyarakat.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol. (Purn.) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti lebih dari 1.000 peserta yang terdiri dari unsur masyarakat, TNI-Polri, serta ASN Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, peringatan tahun ini menjadi momentum untuk mengenang kembali perjuangan para pendiri bangsa sekaligus meneguhkan semangat bersama dalam menjaga hasil kemerdekaan. Bagi seluruh elemen bangsa, kemerdekaan tidak hanya diperingati melalui upacara, tetapi juga diisi dengan pengabdian dan kontribusi nyata sesuai bidang masing-masing.

Di tengah suasana khidmat, ribuan peserta larut dalam peringatan detik-detik Proklamasi. Momentum tersebut tidak sekadar mengenang sejarah, tetapi kembali membangkitkan semangat untuk menjaga persatuan dan meneruskan perjuangan para pendahulu melalui pengabdian di masa kini.

Uploaded Image

Kehadiran unsur TNI-Polri, ASN dan masyarakat dalam satu rangkaian upacara turut menggambarkan kuatnya persatuan di Jawa Tengah. Semangat tersebut menjadi modal penting untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus mendukung pembangunan daerah menuju masyarakat yang semakin maju dan sejahtera.

Bagi Kodam IV/Diponegoro, momentum kemerdekaan juga menjadi pengingat akan tanggung jawab TNI untuk terus menjaga kedaulatan, memperkuat kemanunggalan dengan rakyat, serta memberikan dukungan terhadap berbagai upaya pembangunan dan kepentingan masyarakat di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Usai pelaksanaan upacara di Simpang Lima, Pangdam IV/Diponegoro menyaksikan secara live streaming Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI Tahun 2026 dari Istana Merdeka, Jakarta di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah bersama jajaran Forkopimda. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 RI yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi energi bersama untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, dan memberikan karya terbaik bagi Indonesia. Dengan semangat “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, seluruh elemen bangsa diajak mengambil bagian dalam melanjutkan perjuangan membangun negeri. 

(Pendam IV/Diponegoro)
Uploaded Image

Semarak HUT RI ke-81: Kemeriahan Lomba Memeriahkan Suasana di Lapangan Bola Persip Desa Pesanggrahan

DESA PESANGGRAHAN – Semangat kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 tampak begitu membara di Desa Pesanggrahan. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, warga lingkungan RT 02 RW 02  Desa Pesanggrahan Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon, menyelenggarakan berbagai macam,, perlombaan yang meriah dan penuh kegembiraan. Kegiatan yang berpusat di Lapangan Bola Persip, Desa Pesanggrahan Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon, ini berlangsung dengan penuh semangat dan dihadiri oleh pak RT Amin alias Tunggik dan Pak RW, Bapy Asim, segenap lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua.pada hari Senin tgl,17/8/2026.
 
Penyelenggaraan kegiatan ini digagas dan diprakarsai langsung oleh pengurus RT, Amin alis Tunggik dan RW, Bapak Asim setempat, sebagai wujud kepedulian dan keinginan untuk menghidupkan suasana kemerdekaan di lingkungan masing-masing. Para pengurus tampak tampil sigap dan berperan aktif dalam seluruh rangkaian acara, mulai dari persiapan tempat, penyusunan jenis lomba, hingga pengaturan jalannya kegiatan agar berjalan tertib dan aman. Kehadiran serta keterlibatan langsung para pemimpin lingkungan ini menjadi dorongan semangat tersendiri bagi warga untuk turut berpartisipasi dengan sukacita.
Suasana di Lapangan Bola Persip Desa Pesanggrahan Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon, tampak begitu hidup dan berwarna sejak pagi hari. Bendera Merah Putih yang berkibar gagah, serta hiasan-hiasan bernuansa kemerdekaan tampak menghiasi sepanjang area lapangan, seolah ikut menyambut sukacita peringatan hari kemerdekaan bangsa. Ratusan warga berdatangan membawa semangat kebersamaan, memadati lokasi perlombaan yang telah disiapkan dengan rapi. Tawa riang dan sorak-sorai warga terdengar bersahutan, menyatu menjadi satu kehangatan yang mempererat tali persaudaraan antarwarga lingkungan.
 
Berbagai macam perlombaan yang menarik dan menguji ketangkasan serta kekompakan telah disiapkan untuk dinikmati seluruh kalangan. Bagi anak-anak, tersedia lomba-lomba yang menyenangkan seperti  memakan kerupuk, dan undian kupon berhadiah bermacam, hingga lomba pake tapi dan sarung yang selalu mengundang tawa penonton. Sementara bagi kalangan remaja dan dewasa, tersedia pula perlombaan yang menguji kekuatan fisik serta kerja sama tim, seperti tarik tambang yang seru dan penuh semangat, bermacam,lomba  hingga berbagai pertandingan permainan rakyat yang tak kalah menarik perhatian.
 
Tidak sekadar ajang berlomba dan mencari kemenangan, kegiatan ini juga menjadi sarana yang sangat berharga dalam mempererat persatuan dan kesatuan antarwarga. Di tengah kegembiraan menyambut hari kemerdekaan, semangat gotong royong, saling menghargai, dan bekerja sama tampak terpupuk dengan baik. Setiap peserta berlomba dengan jujur dan sportif, sementara para penonton turut memberikan dukungan dan tepuk tangan yang meriah tanpa memandang siapa yang menang atau kalah. Kekompakan dan kerukunan yang terjalin di lapangan ini adalah cerminan semangat persatuan yang menjadi fondasi kemerdekaan bangsa kita.
 
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan pengurus RW turut menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh warga yang telah mendukung dan berpartisipasi menyukseskan acara ini. Beliau menyampaikan bahwa peringatan HUT RI ke-81 ini bukan sekadar perayaan semata, melainkan momen berharga untuk menanamkan kembali rasa cinta tanah air, menghargai jasa para pahlawan, serta menjaga kerukunan hidup bermasyarakat sebagaimana yang diperjuangkan oleh para pendahulu kita. "Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah anugerah yang luar biasa, oleh karena itu mari kita jaga persatuan dan kebersamaan ini sebagai wujud cinta kita kepada tanah air," ujarnya pak RT Amin alias Tunggik.
Acara perlombaan pun berjalan dengan lancar hingga selesai. Pemberian hadiah kepada para pemenang dilakukan dengan penuh kehangatan sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan ketangkasan mereka. Meski tidak semua menjadi pemenang, namun senyum bahagia dan kebersamaan yang tercipta adalah kemenangan sesungguhnya yang tak ternilai harganya. Warga pun tampak pulang dengan perasaan gembira dan hati yang penuh sukacita, berharap semangat kemerdekaan dan kebersamaan ini terus terjaga dan tumbuh subur di lingkungan mereka selamanya.
 
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat kemerdekaan senantiasa menyala di hati setiap warga Desa Pesanggrahan, khususnya di lingkungan RT 02 RW 02. Semoga kebersamaan yang terjalin saat memperingati HUT RI ke-81 ini dapat terus dipelihara dan menjadi kekuatan dalam membangun lingkungan yang rukun, aman, dan sejahtera, sejalan dengan cita-cita kemerdekaan Republik Indonesia yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan bangsa.

((A, Rahmat))

Pastikan Wilayah Aman, Babinsa Sangkrah Bersama Linmas Aktif Laksanakan Patroli Malam

Surakarta - Guna mewujudkan wilayah yang aman dan kondusif, Babinsa kel Sangkrah Koramil 05/pasar Kliwon Sertu Eko, Kodim 0735 Surakarta, melaksanakan patroli malam hari sembari memberikan himbauan Kamtibmas kepada warga masyarakat di wilayah Kcamatan pasar Kliwon,
 Minggu (16/08/2026). pukul 21:00 WIB sampai selesai.

Kegiatan patroli ini bertujuan untuk menjaga Kamtibmas di wilayah binaan yang aman dan kondusif, sehingga bisa memberikan rasa aman dan tenang karena kehadiran Babinsa yang selalu di tengah-tengah warga binaan.

Dalam pelaksanaan patroli rutin ini, Sertu Eko  mendatangi  warga binaan , sembari menghimbau kepada warga masyarakat untuk selalu menjaga Kamtibmas di wilayah sekitarnya dan melaksanakan ronda malam dengan tetap menjalankan Siskamling secara bergiliran bagi para warga masyarakat.

Sertu Eko mengatakan bahwa, salah satu tugas Babinsa adalah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dengan berbagai kegiatan Teritorial di wilayah binaannya diantaranya melaksanakan kegiatan rutin menggelar patroli malam untuk memberikan rasa nyaman dan aman bagi masyarakat.

"Terlebih dalam masa liburan seperti sekarang ini Babinsa dituntut untuk selalu memberikan sosialisasi dan edukasi tentang Kamtibmas di wilayah", ungkapnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Kapolda Banten dan Jajaran Ucapkan Selamat HUT ke-81 Kemerdekaan RI




Uploaded Image

Serang - Buserpressisi.com

Kepala Kepolisian Daerah Banten Irjen Pol Hengki, beserta staf dan jajaran mengucapkan selamat memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 yang diperingati pada 17 Agustus 2026.

Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. Tema tersebut menjadi momentum untuk terus menumbuhkan semangat persatuan, gotong royong dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam kesempatannya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengajak seluruh masyarakat untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif, menjaga persatuan serta bersama-sama menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif.

“Momentum Hari Kemerdekaan ini hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, menghargai jasa para pahlawan serta bersama-sama membangun Indonesia yang aman, adil dan makmur,” ujarnya pada Minggu (16/08-2026). 

Diakhir, Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kepedulian, kebersamaan dan kontribusi nyata dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Mari kita terus menjaga semangat kebersamaan dan persatuan untuk Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur,” tutupnya.(Bidhumas)

Setiap 17 Agustus, Paskibra Selalu Menjadi Pusat Perhatian, Letda Mukhrim Sukses Pimpin Pengibaran Bendera di Wonosobo



Wonosobo – Setiap peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, ada satu momen yang selalu diingat dan dinanti-nantikan masyarakat: pengibaran Bendera Sang Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra). Momen itu sudah menjadi ikon upacara 17 Agustus. Apabila Paskibra berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna, maka seluruh rangkaian upacara pun dianggap sukses.

Tradisi tersebut kembali terbukti pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Alun-Alun Wonosobo, Senin (17/8/2026). Di bawah komando Letda Inf Mukhrim, yang ditunjuk sebagai Danton Paskibra tingkat Kabupaten Wonosobo, Bendera Merah Putih berhasil dikibarkan dengan khidmat, tertib, dan penuh penghormatan.

Letda Inf Mukhrim, yang juga menjabat sebagai Danramil 15/Kalibawang Kodim 0707/Wonosobo, menghadapi tantangan yang tidak ringan. Ia harus mengompakkan 48 siswa Paskibra bersama anggota TNI dan Polri yang mendampingi. Keberhasilan pengibaran bendera ini tidak lepas dari dukungan solid panitia, para pelatih, serta kepemimpinan yang tegas dan terarah dari sang Danton.

Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno, S.Sos, yang hadir bersama unsur Forkopimda, memberikan apresiasi khusus kepada Letda Mukhrim. Menurutnya, tugas yang diemban memerlukan ketelitian, kedisiplinan, dan kemampuan menyatukan berbagai elemen.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Letda Inf Mukhrim yang telah sukses menjalankan tugas mengibarkan bendera. Ini bukanlah pekerjaan yang mudah karena harus mengompakkan pasukan 48 siswa serta anggota TNI dan Polri yang ikut mendampingi,” ujar Letkol Yoyok usai upacara.

Lebih dari sekadar rangkaian formal, pengibaran Bendera Merah Putih menyimpan makna yang sangat dalam. Bendera tersebut adalah lambang negara yang wajib dijunjung tinggi sebagai simpul persatuan dan kesatuan bangsa. Momen itu sekaligus mengingatkan seluruh generasi akan pengorbanan para pendahulu yang berjuang mengibarkan bendera dengan taruhan jiwa dan raga.

Oleh karena itu, generasi masa kini memiliki tanggung jawab untuk menjaga, menghormati, dan mempertahankan Bendera Merah Putih hingga akhir zaman. Keberhasilan Paskibra di Alun-Alun Wonosobo tidak hanya menjadi bukti kekompakan dan disiplin, tetapi juga meneguhkan kembali semangat kebangsaan di tengah masyarakat yang menyaksikan bendera berkibar gagah di langit Wonosobo.

(Yudhi)
Pendim0707
Uploaded Image

Suasana Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di tingkat Kabupaten Majalengka

MAJALENGKA — Suasana Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di tingkat Kabupaten Majalengka diwarnai oleh acara penyerahan Remisi Umum kepada narapidana Lapas Kelas IIB Majalengka. Bertempat di Gelanggang Generasi Muda (GGM) Majalengka, Bupati Majalengka, Eman Suherman, menyerahkan Remisi Umum secara simbolis kepada perwakilan 2 (dua) orang narapidana sebagai bentuk apresiasi negara atas perubahan perilaku mereka selama menjalani masa pidana.

Pada tahun ini, remisi umum diberikan kepada 240 orang narapidana Lapas Kelas IIB Majalengka. Sebanyak 234 orang mendapatkan Remisi Umum I (RU I) dimana mereka memperoleh pengurangan masa pidana namun masih harus menjalani sisa masa pidana, serta sebanyak 6 orang mendapatkan Remisi Umum II (RU II) yang memperoleh pengurangan masa pidana dan langsung dinyatakan bebas.

Pemberian remisi ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 dan Permenkumham Nomor 7 Tahun 2022. Berdasarkan regulasi tersebut, narapidana yang berhak memperoleh remisi wajib memenuhi syarat-syarat seperti berkelakuan baik, aktif mengikuti program pembinaan, serta telah menjalani masa pidana minimal 6 (enam) bulan terhitung sejak tanggal penahanan.

"Sebanyak dua orang narapidana dihadirkan secara langsung  untuk mewakili penyerahan Remisi Umum oleh Bupati Majalengka. Hal ini tentu penyemangat bagi para warga binaan untuk bisa berubah menjadi lebih baik" ujar Kalapas Majalengka, Rian Firmansyah selepas acara.

Sejalan dengan itu, Bupati Majalengka menegaskan bahwa kita jangan menjauhi mantan warga binaan yang telah bebas, sebaliknya, kita harus mendukung perubahan yang telah dialami selama menjalani masa pembinaan.

"Jangan jadikan sebuah momok (menakutkan) bagi seseorang yang sudah keluar dari Lapas, tapi jadikan semangat. Mari tinggalkan perilaku yang membuat yang bersangkutan masuk ke Lapas" tegas Eman.

Kegiatan dilanjutkan dengan pentas seni di Aula BKPSDM Kabupaten Majalengka yang dihadiri para Forkopimda dan jajaran terkait lainnya, warga binaan serta petugas pemasyarakatan Lapas Kelas IIB Majalengka berkolaborasi menampilkan karya seni tari nusantara. Penampilan yang ditunjukkan mendapatkan apresiasi yang meriah dari para hadirin.

Melalui momentum Hari Kemerdekaan ini, penyerahan remisi dan penampilan karya seni di hadapan jajaran Pemda Majalengka dan masyarakat di GGM diharapkan menjadi dorongan moral bagi para warga binaan untuk terus berbenah diri serta siap berintegrasi kembali secara positif di tengah masyarakat.

( Didin.MH )

Babinsa Kepatihan Wetan Hadiri Acara Tasyakuran dalam rangka Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 81

Surakarta - Babinsa Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Kodim 0735 Surakarta Sertu Budiono Bersama Bhabinkamtibmas hadiri acara kegiatan Tasyakuran dalam rangka memperingati Kemerdekaan RI Ke 81, bertempat dipendopo Kelurahan Jl. Sutan Syahrir Kelurahan Kepatihan Wetan Kec Jebres Kota Surakarta, Minggu ( 16/08/2026 )Pkl. 16.00 Wib

Demi menjaga hubungan tali silaturahmi tetap terjaga dengan baik Babinsa hadir mengikuti acara tasyakuran yang di selenggarakan oleh Pemerintah Kelurahan Kepatihan Wetan dengan mengambil tema *”Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia”*

Kegiatan ini merupakan memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81, salah satu tugas dan tanggung jawab Babinsa sebagai aparat kewilayahan yang mempunyai tanggung jawab wilayah, guna mengetahui kondisi dan perkembangan wilayah binaan, dengan aktif dalam kegiatan memperingati kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 tahun.

Dengan hadirnya sosok Babinsa di wilayah binaan akan meningkatkan silaturahmi dan kerjasama dengan pihak-pihak terkait seperti tokoh masyarakat toga tomas di wilayah Binaannya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Pangdam IV/Diponegoro Pimpin AKRS HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tingkat Provinsi Jateng


Uploaded Image

Semarang– Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 tingkat Provinsi Jawa Tengah, yang digelar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal, Semarang, Minggu malam (16/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hening dan penuh penghormatan tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Polda Jawa Tengah, DPRD, Pemerintah Kota Semarang, serta unsur TNI, Polri dan ASN. Kehadiran lintas instansi tersebut menjadi wujud kebersamaan dalam mengenang dan memberikan penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Kesakralan suasana semakin terasa ketika cahaya obor dan lilin yang menyala di antara makam-makam para pahlawan menerangi kawasan TMP Giri Tunggal. Dalam suasana tersebut, pembacaan naskah Apel Kehormatan dan Renungan Suci berlangsung dengan penuh penghayatan, mengajak seluruh peserta untuk sejenak mengenang jasa serta pengorbanan para pahlawan.

AKRS menjadi momentum untuk merefleksikan kembali perjuangan para pendahulu bangsa yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan. Nilai keberanian, keikhlasan dan pengabdian yang diwariskan para pahlawan menjadi bagian penting yang harus terus dijaga dan diteruskan oleh generasi penerus.

Bagi generasi saat ini, penghormatan kepada para pahlawan bukan hanya melalui upacara dan renungan, tetapi juga dengan melanjutkan cita-cita perjuangan melalui pengabdian terbaik sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Semangat tersebut menjadi landasan untuk menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan dan mengisi kemerdekaan dengan karya nyata.

Melalui pelaksanaan AKRS, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Jawa Tengah diawali dengan penghormatan kepada para pahlawan. Semangat perjuangan dan pengorbanan mereka menjadi warisan yang harus terus dirawat untuk memperkuat persatuan dan membangun Indonesia yang maju, aman dan berdaulat.

 (Pendam IV/Diponegoro)

Minggu, 16 Agustus 2026

Gempa Bumi Berkekuatan Magnitudo 7,7 Mengguncang Wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur pada Sabtu Pagi

FLORES, NTT – Sebuah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Kabupaten Flores Timur dan sekitarnya, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada hari Sabtu, 15 Agustus 2026, tepatnya pada pagi hari. Guncangan yang kuat dan berdurasi cukup lama ini langsung membuat warga panik dan berlarian keluar dari rumah serta bangunan tempat mereka beraktivitas, khawatir terjadi kerusakan bangunan maupun potensi bencana lanjutan seperti tsunami.
 
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa tersebut terjadi pada pukul sekitar 09.17 WITA. Pusat gempa berada di laut, berjarak sekitar 126 kilometer arah Timur Laut Larantuka, Kabupaten Flores Timur. Kedalaman hiposentrum gempa tercatat sekitar 10 kilometer. Gempa ini termasuk dalam jenis gempa dangkal yang biasanya menghasilkan guncangan yang terasa lebih kuat dan dapat berdampak lebih besar pada wilayah di sekitarnya.
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun, guncangan gempa dirasakan sangat kuat di seluruh wilayah Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Lembata, dan sebagian wilayah Kabupaten Alor. Tidak hanya itu, getaran gempa bahkan terasa hingga ke wilayah Kabupaten Sikka, Kabupaten Ende, dan pula-pulau kecil di sekitarnya. Warga melaporkan bahwa guncangan berlangsung cukup lama, membuat benda-benda di dalam rumah jatuh dari tempatnya, dinding bangunan retak-retak, hingga menyebabkan kepala pusing dan mual akibat hebatnya getaran tanah.
 
Saat gempa terjadi, suasana seketika menjadi mencekam. Warga yang sedang beristirahat di rumah maupun yang sedang beraktivitas di luar langsung berlarian mencari tempat yang aman, menjauhi bangunan tinggi, pohon-pohon besar, dan benda-benda yang berpotensi jatuh. Sekolah-sekolah di wilayah Flores Timur dan Lembata segera mengungsikan siswa ke lapangan terbuka untuk menghindari risiko runtuhnya bangunan sekolah. Begitu pula dengan perkantoran dan tempat ibadah, seluruh penghuni segera dievakuasi ke area yang lebih aman.
 
Tak lama setelah gempa terjadi, BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini potensi tsunami untuk wilayah pesisir Flores Timur, Lembata, dan Alor. Hal ini membuat kekhawatiran warga semakin meningkat, terutama bagi mereka yang tinggal di kawasan pesisir pantai. Warga yang tinggal di tepi laut segera bergerak menuju daerah yang lebih tinggi dan menjauhi garis pantai. Namun, setelah beberapa jam pemantauan, BMKG kemudian mencabut peringatan tsunami tersebut dengan menyatakan bahwa potensi gelombang besar telah mereda dan tidak lagi mengancam wilayah tersebut.
 
Hingga saat ini, laporan mengenai kerusakan akibat gempa terus dikumpulkan oleh pihak berwenang. Beberapa laporan awal menyebutkan bahwa sejumlah bangunan rumah warga mengalami kerusakan, mulai dari retak pada dinding hingga kerusakan berat yang membuat bangunan tidak layak huni. Jalan-jalan di beberapa titik juga dilaporkan mengalami kerusakan dan retakan. Pemerintah daerah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera melakukan peninjauan langsung ke lokasi-lokasi yang terdampak untuk menilai tingkat kerusakan dan memastikan keamanan warga.
 
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Flores Timur menyebutkan bahwa tim gabungan telah dikerahkan ke seluruh kecamatan untuk memantau perkembangan situasi dan mendata kerusakan serta korban yang mungkin terdampak. "Kami mengimbau kepada seluruh warga untuk tetap waspada, karena gempa susulan kemungkinan masih akan terjadi dalam waktu dekat ini," ujarnya. Warga dihimbau untuk menghindari bangunan yang sudah mengalami kerusakan, dan sementara waktu berlindung di posko-posko pengungsian yang telah disiapkan oleh pemerintah.
 
Pemerintah Provinsi NTT juga telah menyiapkan langkah-langkah tanggap darurat, termasuk penyaluran bantuan logistik, tenda, dan kebutuhan dasar lainnya bagi warga yang rumahnya rusak dan harus mengungsi. Sementara itu, layanan darurat kesehatan telah bersiaga penuh di rumah sakit-rumah sakit untuk menangani warga yang mengalami luka-luka maupun yang mengalami gangguan kesehatan akibat kepanikan dan kelelahan pasca gempa.
 
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun tetap waspada terhadap kemungkinan adanya gempa susulan yang kekuatannya bisa saja cukup besar. Warga diharapkan menghindari kawasan pesisir pantai, tebing-tebing curam, dan daerah rawan longsor. Informasi resmi terkait perkembangan gempa akan terus disampaikan oleh BMKG dan pihak berwenang agar masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat dan tidak mudah terpengaruh oleh berita-berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
 
Peristiwa gempa berkekuatan besar ini kembali menjadi pengingat bahwa wilayah Indonesia berada di kawasan yang rawan terhadap bencana gempa bumi dan tsunami. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian antarwarga, diharapkan dampak dari bencana ini dapat segera ditangani dan warga yang terdampak dapat kembali beraktivitas seperti biasa dalam waktu yang tidak terlalu lama. Pemerintah juga terus berupaya memperkuat sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan bencana agar di masa depan dampak yang ditimbulkan dari peristiwa serupa dapat semakin diminimalisir.

((Red.))