Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Ciptakan Wilayah Aman Dan Kondusif Piket Koramil 01/Laweyan Laksanakan Patroli Malam

Surakarta - Piket Koramil 01/Laweyan Sertu Parso melaksanakan patroli malam bersama linmas di seputaran wilayah Kec. Laweyan, Kota Sura...

Postingan Populer

Minggu, 05 Juli 2026

Ciptakan Wilayah Aman Dan Kondusif Piket Koramil 01/Laweyan Laksanakan Patroli Malam

Surakarta - Piket Koramil 01/Laweyan Sertu Parso melaksanakan patroli malam bersama linmas di seputaran wilayah Kec. Laweyan, Kota Surakarta, Sabtu (04/07/2026)..

Ditegaskan Sertu Parso Patroli malam dilakukan secara rutin oleh Piket Koramil dengan sasaran tempat-tempat yang dianggap rawan dari tindak kejahatan dan kriminal serta obyek-obyek vital di wilayah Kecamatan Laweyan.

"Dalam patroli tersebut, Kami selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan lingkungan disekitar."tegas Sertu Parso.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Wujudukan Lingkungan Asri, Kopka Sarifudin Bersama Warga Kepanjenkidul Gelar Kerja Bakti Bersama


Blitar - Dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengantisipasi timbulnya berbagai penyakit, aparat teritorial terus bergerak aktif memelopori kegiatan positif di wilayah binaan. Langkah nyata ini ditunjukkan oleh Babinsa Kelurahan Kepanjenkidul Posramil Kepanjenkidul Koramil 0808/01 Sukorejo Kopka Sarifudin, yang melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan bersama warga masyarakat di sepanjang Jalan Melati RT 04 RW 03 Kel. Kepanjenkidul Kec. Kepanjenkidul Kota Blitar, Minggu (5/7/2026).

Kegiatan kerja bakti ini menyasar penataan kebersihan di kawasan pemukiman warga, mulai dari menyapu jalanan umum, membersihkan saluran air dari tumpukan sampah, hingga merapikan tanaman hias yang ada di sepanjang gang. Kopka Sarifudin tampak berbaur langsung dengan warga sekitar untuk mencabut rumput liar dan memilah sampah. Kehadiran aktif Babinsa di lapangan ini terbukti efektif dalam memotivasi dan membakar semangat warga untuk ikut peduli terhadap kondisi kebersihan di sekeliling tempat tinggal mereka.

Di sela-sela kegiatan tersebut, Kopka Sarifudin menyampaikan bahwa aksi bersih-bersih ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial guna menciptakan lingkungan desa yang sehat, bersih, dan nyaman untuk dihuni. Menurutnya, pembersihan lingkungan secara berkala sangat krusial, terutama dalam mengeliminasi tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk penular penyakit selama perubahan cuaca. Melalui kegiatan kolektif ini, kesadaran kolektif warga akan pentingnya menjaga sanitasi lingkungan diharapkan dapat terus tumbuh secara konsisten.

Lebih lanjut, Kopka Sarifudin menambahkan bahwa momentum kerja bakti di akhir pekan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi sosial (komsos) yang efektif untuk mempererat tali silaturahmi antara TNI dan rakyat. Sambil membersihkan lingkungan, Babinsa dapat berdialog santai mengenai berbagai perkembangan situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan RT 04 RW 03. Sinergitas yang harmonis di lapangan ini mempertegas komitmen TNI yang akan selalu siap hadir dan menjadi motor penggerak demi kemajuan wilayah binaannya.

Sementara itu, warga RT 04 RW 03 Kelurahan Kepanjenkidul menyambut baik jalannya kegiatan gotong royong ini dengan penuh rasa syukur dan antusiasme tinggi. Warga menyampaikan apresiasi yang tulus atas kehadiran serta pendampingan aktif dari Babinsa Koramil 0808/01 Sukorejo. Dengan tuntasnya pembersihan ini, lingkungan di sepanjang Jalan Melati kini tampak menjadi jauh lebih rapi, bersih, dan asri dipandang mata, sekaligus memperkokoh ikatan kekeluargaan antar-warga setempat (Dim0808).

(Abdan.S)

Nobar Piala Dunia Sebagai Wahana Mempererat Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat


Uploaded Image

Surakarta - TNI menggelar kegiatan nonton bersama (Nobar) Kebangsaan pertandingan sepak bola Piala Dunia 2026 bersama masyarakat di satuan jajaran TNI di seluruh Indonesia.

Kali ini Kodim 0735/Surakarta kembali menggelar nonton bersama warga masyarakat bertempat di Aula Kodim 0735/Surakarta, Jln. A Yani No.349, Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Minggu (05/07/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi strategis antara Kementerian Pertahanan, TNI, dan TVRI. Tujuannya, untuk membangun semangat nasionalisme, memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta meningkatkan kebersamaan melalui momentum perhelatan sepak bola dunia.

"Selain menjadi sarana hiburan dan kebersamaan bagi masyarakat, Nobar Kebangsaan juga diharapkan dapat kemanunggalan antara TNI dan masyarakat di wilayah. 

Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim Kapten Inf Sukardi menyampaikan bahwa kegiatan Nonton Bareng Kebangsaan tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga sebagai media komunikasi sosial yang efektif untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Kegiatan nobar ini merupakan salah satu upaya untuk memperkuat tali silaturahmi antara TNI dengan seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan sederhana seperti ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin baik, sehingga kemanunggalan TNI dan rakyat semakin kokoh,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, olahraga, khususnya sepak bola, merupakan salah satu cabang olahraga yang mampu menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang latar belakang. Oleh karena itu, momentum pertandingan Piala Dunia dimanfaatkan sebagai wahana untuk membangun kebersamaan, persatuan dan rasa nasionalisme di tengah masyarakat.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Perkuat Kebersamaan Dengan Warga, Kodim Wonogiri Gelar Nobar Piala Dunia 2026


Uploaded Image

Wonogiri - Semarak pertandingan sepak bola Piala Dunia 2026 semakin terasa hingga pelosok negeri, tak terkecuali di Wilayah Kab. Wonogiri. 

Komando Distrik Militer (Kodim) 0728/Wonogiri pun memanfaatkan momentum Piala Dunia 2026 ini untuk mempererat hubungan dengan masyarakat.

Komandan Kodim 0728/Wonogiri , Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan melalui Pasiter Kapten Inf Jumadi mengungkapkan, jajaran Koramil di satuan teritorial Wonogiri secara bergantian menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia bersama warga tanpa terkecuali seperti yang dilaksanakan di Makodim 0728/Wonogiri.

Terbaru, ia menyaksikan pertandingan antara Paraguai vs Prancis di babak 16 besar bersama warga Kecamatan Wonogiri, Minggu (5/7/2026) pagi.

“Olahraga khususnya sepak bola, memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai kalangan. Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat," ujarnya.

Momentum Nobar juga sebagai wujud menumbuhkan semangat nasionalisme di tengah masyarakat. "Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus memperkuat rasa persatuan, kekompakan, dan menjaga kondusivitas lingkungan," tandasnya.

Penulis : Arda 72

Sabtu, 04 Juli 2026

Polsek Sapuran Gelar Tasyakuran HUT Bhayangkara ke-80, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat


WONOSOBO – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Sapuran, Polres Wonosobo, menggelar kegiatan tasyakuran yang berlangsung dengan penuh kebersamaan dan khidmat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Sapuran, personel Koramil Sapuran, para lurah se-Kecamatan Sapuran, tokoh agama, purnawirawan Polri, serta berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas).

Kapolsek Sapuran, AKP Suryanto, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum untuk meningkatkan pengabdian kepada masyarakat. Ia menegaskan komitmennya agar Polsek Sapuran ke depan semakin amanah, profesional, dan semakin dekat dengan masyarakat dalam memberikan pelayanan, perlindungan, serta pengayoman.

Sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian para senior Polri, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan kepada para purnawirawan yang hadir.

Acara berlangsung dengan suasana penuh kekeluargaan dan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Kyai H. Ahmad Yahya, memohon agar Polri senantiasa diberikan kekuatan, keselamatan, dan keberkahan dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


(Yudhi)
Uploaded Image

Kodim 0707/Wonosobo Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Perkuat Kedekatan TNI dengan Generasi Muda



Wonosobo– Kodim 0707/Wonosobo memanfaatkan momen pertandingan Piala Dunia 2026 untuk mempererat hubungan dengan masyarakat, khususnya kalangan generasi muda. Melalui kegiatan nonton bareng (nobar) laga Argentina melawan Cape Verde, jajaran Kodim menghadirkan ruang kebersamaan yang sarat nilai komunikasi sosial dan pembinaan teritorial (Binter).

Kegiatan yang digelar di Aula SMK Muhammadiyah Wonosobo, Sabtu (4/7/2026), berlangsung meriah. Ratusan peserta yang didominasi pelajar tampak antusias mengikuti jalannya pertandingan bersama prajurit TNI. Sorak sorai dan tepuk tangan mewarnai suasana, menciptakan keakraban antara aparat teritorial dan masyarakat.

Pasi Ter Kodim 0707/Wonosobo, Kapten Inf Y. Nurbiyanto, mengatakan kegiatan nobar menjadi salah satu media komunikasi sosial yang efektif untuk membangun kedekatan dengan seluruh elemen masyarakat.

"Melalui kegiatan nonton bareng ini, kami ingin menjalin komunikasi yang lebih erat dengan masyarakat. Selain menikmati pertandingan Piala Dunia bersama, kegiatan ini juga menjadi wadah memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai wujud nyata pembinaan teritorial," ujarnya.

Menurutnya, Kodim 0707/Wonosobo akan terus menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, terutama generasi muda, sehingga terjalin sinergi yang semakin kuat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah.

"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi sarana membangun komunikasi yang positif antara TNI dan masyarakat, sekaligus mengajak generasi muda memanfaatkan waktu dengan aktivitas yang bermanfaat," katanya.

Salah seorang peserta nobar, Aulia Nadia, mengaku senang dapat menyaksikan pertandingan Piala Dunia bersama teman-temannya dan anggota Kodim.

"Terima kasih kepada Kodim 0707/Wonosobo yang sudah menyelenggarakan acara ini. Nonton jadi lebih asyik karena banyak teman, apalagi bareng anggota Kodim. Suasananya seru dan penuh kebersamaan," ungkapnya.

Kegiatan nobar tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan teritorial tidak hanya dilakukan melalui kegiatan formal, tetapi juga dapat diwujudkan melalui aktivitas yang dekat dengan masyarakat. Kebersamaan yang terjalin diharapkan semakin memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai modal utama menjaga persatuan dan keamanan di Kabupaten Wonosobo.


(Yudhi)
Pendim0707
Uploaded Image

Polres Bangka Barat Gagalkan Peredaran Sabu 9,76 Gram di Mentok, 51 Paket Disita.



Bangka Barat, Satuan Reserse Narkoba Polres Bangka Barat kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial RA alias Bombe (22) diamankan bersama puluhan paket diduga narkotika jenis sabu di kawasan Mentok.

Pelaku diamankan Tim Hantu Satresnarkoba Polres Bangka Barat pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 00.10 WIB di pinggir Jalan depan Bank Sumsel, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui PS Kasi Humas Polres Bangka Barat Ipda Yos Sudarso mengatakan, pengungkapan tersebut bermula saat Tim Hantu Satresnarkoba melaksanakan patroli rutin di wilayah Kecamatan Mentok.

"Petugas melihat seorang pria dengan gerak-gerik mencurigakan. Saat dilakukan penggeledahan yang disaksikan perangkat desa, ditemukan 51 paket plastik klip ukuran kecil yang diduga berisi narkotika jenis sabu. Pelaku mengakui seluruh barang bukti tersebut merupakan miliknya," ujar Ipda Yos Sudarso.

Dari hasil penggeledahan, polisi mengamankan barang bukti berupa 51 paket diduga sabu dengan berat bruto 9,76 gram, terdiri dari 26 paket berbalut pipet sedotan warna kuning, 23 paket berbalut pipet warna merah muda (pink), satu paket berbalut pipet warna merah, serta satu paket plastik klip ukuran kecil. 

Polisi juga menyita satu tas kecil warna pink, satu bungkus tisu, satu gunting, satu sekop yang terbuat dari pipet sedotan, satu unit handphone Infinix Hot 20i, satu unit sepeda motor Yamaha Mio M3 tanpa nomor polisi, serta uang tunai sebesar Rp200.000 ribu.

Pelaku beserta seluruh barang bukti kini telah diamankan di Mapolres Bangka Barat guna menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.

AKBP Pradana Aditya Nugraha menegaskan, Polres Bangka Barat berkomitmen penuh memberantas peredaran narkotika tanpa pandang bulu.

"Peredaran narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi muda. Kami tidak akan memberikan ruang sedikit pun kepada para pelaku. Polres Bangka Barat akan terus meningkatkan patroli, penyelidikan, dan penindakan terhadap setiap bentuk peredaran gelap narkotika. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba dengan memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan," tegasnya.

Saat ini penyidik Satresnarkoba Polres Bangka Barat masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang berkaitan dengan pelaku.

(HR) 

Antisipasi Kekeringan, Babinsa Sidomulyo Sertu Krida Dwi Bantu Pengairan Sawah Gunakan Pompa Air

Blitar - Dalam menyukseskan program pemerintah di sektor pertanian, langkah nyata ini ditunjukkan oleh Babinsa Desa Sidomulyo Koramil 0808/21 Selorejo Sertu Krida Dwi, yang turun langsung ke sawah untuk membantu proses pengairan lahan pertanian. Kegiatan pompanisasi ini dilaksanakan di area persawahan milik Bapak Karjo yang berada di Dusun Gunungsari Desa Sidomulyo Kecamatan Selorejo Kabupaten Blitar, Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan pendampingan ini difokuskan pada pemanfaatan mesin pompa air untuk menyedot air dari sumber terdekat guna dialirkan ke petak-petak sawah yang mulai membutuhkan pasokan air ekstra. Sertu Krida Dwi bersama Bapak Karjo dan warga tampak kompak mempersiapkan mesin, memasang selang input dan output, hingga memastikan kelancaran distribusi air ke tanaman padi. Sinergi di pematang sawah ini menjadi bukti nyata kesigapan aparat kewilayahan dalam mengawal masa tanam agar berjalan optimal.

Di sela-sela kegiatannya Sertu Krida Dwi menyampaikan bahwa aksi turun ke sawah ini merupakan bagian dari upaya khusus (Upsus) ketahanan pangan, terutama dalam mengantisipasi kendala keterbatasan air atau musim kemarau. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan air yang cukup dan berkala sangat krusial bagi fase pertumbuhan tanaman padi agar tidak stres, sehingga potensi gagal panen dapat ditekan dan kualitas bulir padi yang dihasilkan nantinya tetap terjaga dengan baik.

Lebih lanjut Sertu Krida Dwi menambahkan bahwa interaksi langsung seperti ini juga dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi sosial (komsos) untuk memantau perkembangan pertanian serta mendengarkan aspirasi dari para petani setempat secara langsung. Komitmen pendampingan ini menegaskan bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya dalam menjaga kedaulatan pangan di tingkat desa, akan terus dirawat dan diperkuat melalui aksi-aksi nyata yang menyentuh kebutuhan harian warga.
Sementara itu Bapak Karjo selaku pemilik lahan menyampaikan apresiasi yang tinggi dan ucapan terima kasih atas bantuan serta kepedulian yang ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 0808/21 Selorejo. Kehadiran Sertu Krida Dwi dinilai sangat meringankan beban pekerjaan dan memberikan motivasi tambahan bagi kelompok tani setempat untuk terus bersemangat mengolah lahan demi mewujudkan hasil panen yang melimpah (Dim0808).

(Abdan.S)

Nyiramkeun Pusaka Talaga Manggung Resmi Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia Tingkat Nasional

Talaga, Majalengka,Sebuah kabar membanggakan datang bagi masyarakat Talaga dan dunia kebudayaan Indonesia. Pada Jumat, 3 Juli 2026, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia secara resmi menetapkan Nyiramkeun Pusaka Talaga Manggung sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia Tingkat Nasional. Penetapan tersebut menjadi tonggak sejarah penting bagi pelestarian budaya lokal sekaligus bentuk pengakuan negara terhadap tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Talaga Manggung.

Nyiramkeun Pusaka Talaga Manggung merupakan karya budaya yang termasuk dalam kategori adat istiadat masyarakat, ritus, dan perayaan, yang sarat akan nilai sejarah, filosofi, spiritualitas, serta identitas budaya. Tradisi ini menjadi simbol penghormatan kepada para leluhur sekaligus cerminan komitmen masyarakat dalam menjaga kesinambungan warisan budaya bangsa.

Pamangku Takhta Budaya Kerajaan Talaga Manggung, Rd. Apun Cahya Hendra, yang akrab dipanggil Kang Apun   menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas ditetapkannya Nyiramkeun Pusaka Talaga Manggung sebagai WBTB Indonesia Tingkat Nasional. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil perjuangan panjang yang melibatkan banyak pihak.

"Penetapan ini bukanlah hasil kerja satu atau dua orang, melainkan buah dari dedikasi para karuhun, para sesepuh, para pewaris, serta seluruh pelaku budaya yang selama ratusan tahun menjaga keberlangsungan tradisi ini dengan penuh tanggung jawab. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut berpartisipasi dan memperjuangkan pengakuan terhadap Nyiramkeun Pusaka Talaga Manggung hingga akhirnya mendapat pengakuan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia," ujarnya.

Berdasarkan kajian akademik yang dilakukan, Tradisi Nyiramkeun Pusaka Talaga Manggung telah berlangsung secara berkesinambungan selama kurang lebih 250 tahun. Tradisi tersebut tidak sekadar menjadi prosesi penyucian pusaka, melainkan merupakan ritus sakral yang mengandung nilai penghormatan kepada leluhur, pelestarian sejarah, penguatan jati diri budaya, serta pengingat akan pentingnya menjaga amanah peradaban yang diwariskan oleh para Karuhun Kerajaan Talaga Manggung.
Konsistensi masyarakat dalam mempertahankan tradisi tersebut menjadi bukti bahwa warisan budaya tidak hanya dikenang sebagai bagian dari sejarah, tetapi terus dihidupkan dan dipraktikkan dalam kehidupan masyarakat hingga saat ini. Nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya menjadi modal budaya yang sangat penting bagi pembangunan karakter bangsa.

Di kesempatan yang sama, kang Apun juga, turut menyampaikan rasa syukur atas momentum bersejarah tersebut. Ia mengungkapkan bahwa penetapan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia merupakan anugerah yang patut disyukuri sekaligus amanah besar untuk terus menjaga keaslian tradisi yang telah diwariskan oleh para leluhur.

Ia juga menyampaikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang selama ini telah berkontribusi dalam menjaga eksistensi Nyiramkeun Pusaka Talaga Manggung. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kebersamaan seluruh elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya.

"Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa melimpahkan rahmat kepada para Karuhun Kerajaan Talaga Manggung dan menempatkan mereka di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga pula para keturunan Kerajaan Talaga Manggung  serta seluruh pelestari budaya diberikan kesehatan, kekuatan, kemudahan, dan keberkahan dalam mengemban amanah menjaga warisan budaya bangsa," tuturnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikannya kepada Pemerintah Desa Talaga Wetan dan Talaga Kulon, Pemerintah Kecamatan Talaga beserta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Pemerintah Kabupaten Majalengka, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Kementrian Kebudayaan Republik Indonesia, komunitas budaya dari berbagai daerah di Nusantara, para tokoh masyarakat, akademisi, pemerhati budaya, insan media, serta seluruh lapisan masyarakat yang telah memberikan dukungan, perhatian, dan partisipasi aktif dalam proses pelestarian tradisi tersebut.
Dengan ditetapkannya Nyiramkeun Pusaka Talaga Manggung sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia Tingkat Nasional, diharapkan lahir semangat baru untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga, melestarikan, mengembangkan, dan mewariskan nilai-nilai budaya luhur kepada generasi mendatang. Warisan budaya bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan aset peradaban yang menjadi identitas bangsa sekaligus fondasi dalam membangun masa depan Indonesia yang berakar pada nilai-nilai kearifan lokal.

Sebagaimana falsafah yang terus dijunjung oleh masyarakat Talaga Manggung:

"Jaga Makeyana Patikrama Paninggalna Sya Seda."

(Abdan.S)

Jumat, 03 Juli 2026

Bupati Lucky Hakim Gelontorkan Dana Hibah 13 M Untuk 3.611Guru MDT

INDRAMAYU - Bupati Lucky Hakim menggelontorkan dana hibah sebesar Rp 13 miliar untuk 3.611 guru Madrasah Diniyah Takmiliah (MDT) se-Kabupaten Indramayu dengan rincian masing-masing perbulannya mendapatkan Rp 300.000,00. 

Pemberian uang tunjangan bagi guru MDT tersebut di antaranya untuk meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan melalui pendidikan Madrasah yang dibarengi dengan upaya peningkatan kesejahteraan guru madrasah.

Demikian disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dra.Iin Indrayati, M.Si. ketika membuka kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VIII Tingkat Kabupaten Indramayu, di Alun-Alun Indramayu. 

Menurut Iin, peningkatan kualitas guru MDT yang berhimpun dalam wadah Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) tidak hanya ditunjukkan dengan pemberian tunjangan dari hibah daerah. Namun juga secara berkesinambungan diberikan motivasi khusus sehingga kegiatan belajar mengajar di madrasah tidak monoton, selalu semangat dan berkah.  

“Bapak Bupati Lucky Hakim berkomitmen meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di Kabupaten Indramayu. Di iantaranya terus mengupayakan kesejahteraan sebanyak 3.611 guru Madrasah Diniyah Takmiliah”, ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Cabang FKDT yang juga Ketua Baznas Kabupaten Indramayu, Dr. H. Aspuri, S.Ag., M.Pd.I., mengatakan, respon dan perhatian Bupati Lucky Hakim terhadap guru-guru MDT sangat luar biasa. Pemberian hibah berupa tunjangan guru madrasah merupakan bukti bahwa Kepala Daerah sangat memperhatikan kesejahteraan guru madrasah dan berharap akan berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan.

Dijelaskan Aspuri, saat ini di Kabupaten Indramayu terdapat lebih dari 992 MDT. Sedangkan jumlah guru yang mendapat tunjangan dari hibah APBD sebanyak 3.611 guru dengan besaran  Rp 300.000,- per bulan per orang.

“Penerima uang tunjangan dari hibah ini sebanyak 3.611 guru madrasah, sedangkan bagi yang tidak mendapatkan uang tunjangan dikarenakan statusnya ASN”, kata Aspuri.

Senada dengan Aspuri, Wakil Sekjen DPP FKDT, Akhmad Sururi mengatakan, pemberian dana hibah yang begitu besar untuk guru madrasah, patut di apresiasi karena dana hibah untuk tunjangan guru Madrasah sebesar Rp 13 Miliar merupakan yang terbesar di Jawa Barat dan mungkin pula di Jawa Tengah.

"Anggaran hibah untuk tunjangan guru Madrasah tersebut bukti nyata Bapak  Bupati Indramayu Lucky Hakim dalam upayanya mensejahterakan para guru madrasah," katanya.

Sururi mengakui, tunjangan dari hibah daerah ini sangat membantu para guru madrasah untuk meningkatkan taraf hidupnya. 

"Kabupaten/Kota lainnya hibah anggaran untuk FKDT berada pada kisaran 10 miliar, sementara di Kabupaten Indramayu hingga 13 miliar dan terbesar di Jawa Barat bahkan bisa jadi di Jawa Tengah”, jelas Akhmad Sururi.     

Sementara itu Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat melalui Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Kabid PD Pontren), H. Ahmad Syukri, SS., mengatakan, MDT merupakan pendidikan non formal yang dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat, terutama generasi muda.

Oleh karenanya, imbuh Ahmad, guru Madrasah itu sangat berperan dalam mewujudkan generasi Islami. Dengan adanya tunjangan guru Madrasah dari dana hibah APBD Kabupaten Indramayu maka para guru Madrasah pun akan semakin terperhatikan kesejahteraannya. 

 “Dana hibah yang sangat besar dari APBD Kabupaten Indramayu ini merupakan penyemangat guru madrasah dalam mencerdaskan para santrinya dan tentunya untuk memajukan pendidikan di Indramayu”, ujar Ahmad Syukri.

((Red))