Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Motor Terbakar di Perlintasan Kartini, Polisi dan Damkar Bergerak Cepat Tangani Api

Cirebon Kota - Satu unit sepeda motor Suzuki GSX warna putih bernomor polisi T-2784-PS terbakar di Jalan RA Kartini, tepat di se...

Postingan Populer

Senin, 10 Agustus 2026

Motor Terbakar di Perlintasan Kartini, Polisi dan Damkar Bergerak Cepat Tangani Api


Cirebon Kota - Satu unit sepeda motor Suzuki GSX warna putih bernomor polisi T-2784-PS terbakar di Jalan RA Kartini, tepat di sekitar perlintasan rel kereta api Kartini, Kelurahan Kejaksan, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Senin (10/08/2026) sekitar pukul 19.00 WIB, setelah pengendara mendapati panas dan percikan api yang muncul dari bagian bawah jok kendaraan.

Pengendara sepeda motor tersebut diketahui berinisial HAF, laki-laki berusia 20 tahun, warga Desa Wanakaya, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon. Saat kendaraan mulai mengeluarkan asap dan percikan api, korban segera menghentikan kendaraan, menepi dan menjauh dari sepeda motor untuk menghindari risiko yang lebih besar.

Saksi Mochamad Irfan, laki-laki berusia sekitar 33 tahun, karyawan swasta, warga Kelurahan Kecapi, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, yang berada di sekitar lokasi bersama sejumlah rekannya setelah pulang kerja, melihat asap dan api kecil dari bagian bawah jok kendaraan kemudian turut membantu upaya pemadaman.

Setelah menerima informasi, personel Polsek Cirebon Utara Barat bersama Bhabinkamtibmas dan piket QR segera mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian serta memastikan proses penanganan kebakaran tidak membahayakan pengguna jalan maupun masyarakat di sekitar perlintasan.

Upaya pemadaman dilakukan secara cepat dengan menggunakan tiga alat pemadam api ringan (APAR) yang diambil dari pos keamanan perlintasan kereta api. Karena api masih belum sepenuhnya dapat dipadamkan, warga dan petugas kemudian menggunakan selang air dari SPPG Kebonbaru hingga petugas Damkar tiba di lokasi, dan sekitar pukul 19.30 WIB api berhasil dipadamkan.

Akibat kejadian tersebut, bagian keseluruhan sepeda motor mengalami kerusakan akibat terbakar dengan kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp10 juta. Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, api diduga berasal dari korsleting arus listrik pada bagian aki kendaraan, namun penyebab pasti masih menjadi bagian dari pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Cirebon Utara Barat Kompol Iwan Gunawan, S.H. mengatakan, respons cepat petugas bersama masyarakat dan Damkar menjadi bagian penting dalam mencegah api berkembang lebih besar, terlebih lokasi kejadian berada di area yang ramai dilalui masyarakat dan berdekatan dengan perlintasan kereta api.

“Begitu menerima informasi, personel langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan TKP dan berkoordinasi dalam proses pemadaman. Kami mengapresiasi respons masyarakat yang turut membantu menggunakan APAR dan sumber air sebelum petugas pemadam tiba,” ujar Kompol Iwan Gunawan.

Kepolisian mengimbau para pemilik kendaraan untuk rutin memeriksa kondisi sistem kelistrikan, aki, kabel, sekring dan komponen lainnya, terutama apabila kendaraan mengalami perubahan kelistrikan, bau terbakar, panas yang tidak wajar atau muncul asap dari bagian mesin maupun bawah jok.
“Jika saat berkendara muncul bau seperti kabel terbakar, asap, panas yang tidak normal atau percikan api, segera hentikan kendaraan di tempat yang aman, matikan mesin dan menjauh dari kendaraan. Jangan mengambil risiko dengan tetap mengendarai kendaraan karena api dapat membesar dalam waktu singkat,” pungkas Kompol Iwan Gunawan.

((A, Rahmat))

Silaturahmi dengan Anggota DPRD Jabar, PPIB Indramayu Perjuangkan Nasib Pedagang Sport Center

Indramayu ,   - Perwakilan pengurus Persatuan Pedagang Indramayu Bersatu (PPIB) Kabupaten Indramayu melaksanakan kunjungan silaturahmi strategis dengan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Hilal Himawan, M.IP. Pertemuan penting ini bertempat di Rumah Aspirasi yang berlokasi di Jalan Al Fatah, Wot Bogor, Desa Singajaya, Kabupaten Indramayu, pada Senin sore, 10 Agustus 2026.

Kegiatan silahturahmi  tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pengurus inti PPIB, yang terdiri dari 24 orang perwakilan. Tampak hadir di lokasi Ketua PPIB Nurbaiti, Sekretaris Kang Supardi, Wakil Ketua Aris, Humas Trisno, Lisye Meisyitta, bidang keamanan Guntur, Rudy Hadi Ismanto, beserta sejumlah pengurus lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PPIB Nurbaiti menyampaikan sejumlah aspirasi krusial kepada sang legislator demi kemajuan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pihaknya memohon agar Hilal Himawan dapat memfasilitasi komunikasi langsung dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu terkait berbagai kebutuhan mendesak di kawasan Sport Center Indramayu.

Adapun poin utama yang disuarakan meliputi perbaikan fasilitas penerangan jalan, penanggulangan masalah banjir, serta penataan para pedagang agar terlihat lebih rapi dan tertib. Nurbaiti mengungkapkan bahwa kondisi para pedagang saat ini masih terkesan kurang tertata, sehingga membutuhkan perhatian serius dari pihak berwenang agar kawasan tersebut menjadi jauh lebih nyaman bagi masyarakat.

Selain masalah infrastruktur dan penataan lapak, Nurbaiti juga menitipkan harapan besar agar para pedagang mendapatkan bantuan fasilitas pendukung usaha yang lebih layak. "Juga mohon kiranya bisa membantu gerobak buat para pedagang yang saat ini banyak yang engga layak pakai," ucap Nurbaiti di hadapan para pengurus dan legislator tersebut.

Menambahkan hal tersebut, Sekretaris PPIB Kang Supardi meminta agar Mas Hilal Himawan dapat melakukan pengawalan kebijakan yang adil, memberikan perlindungan nyata bagi para pedagang di Sport Center, serta menghadirkan solusi konkret. Menurutnya, para pedagang sangat bergantung pada peran aktif legislatif untuk menyuarakan aspirasi mereka di tingkat pemerintahan yang lebih tinggi.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Hilal Himawan menyatakan komitmen penuhnya untuk segera menindaklanjuti persoalan yang dikeluhkan oleh pengurus PPIB. Terkait penanggulangan banjir, politisi tersebut berjanji akan mendorong Pemda Indramayu untuk segera menormalisasi sistem drainase di area Sport Center sebelum musim penghujan tiba, serta memastikan penataan kawasan dilakukan secara bertahap dan terpadu demi kenyamanan pengunjung maupun pelaku UMKM.

((Red.))

Suasana Hangat dan Akrab, Kapolres Cirebon Kota Ngopi Bersama PWI dan Insan Pers di Kafe Pamous Jalan Tuparev

CIREBON KOTA – Suasana kebersamaan dan keterbukaan terasa begitu kental dalam pertemuan santai yang digelar antara Pimpinan Kepolisian Resor Cirebon Kota bersama jurnalis dan insan Pers, khususnya yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Bertempat di Kafe Pamous yang beralamat di Jalan Tuparev, Cirebon Kota, kegiatan yang berupa acara ngopi bareng ini berlangsung dalam suasana yang sangat akrab, santai, dan penuh kehangatan.
 
Kehadiran Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., 
dalam acara pertemuan santai ini menjadi bukti nyata adanya hubungan yang erat, harmonis, dan saling mendukung antara institusi kepolisian dengan dunia pers di wilayah Cirebon Kota. Tanpa adanya jarak formalitas yang kaku, pertemuan tersebut berjalan dengan penuh keakraban, di mana kedua belah pihak dapat saling bertukar pikiran, menyampaikan pandangan, serta membangun komunikasi yang terbuka dan konstruktif.
 
Acara ngopi bareng ini menjadi momen yang sangat berharga untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat kerja sama yang selama ini telah terjalin dengan baik, serta menyamakan persepsi dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Kehadiran para insan Pers dari berbagai media turut menyemarakkan suasana, sehingga tercipta suasana kekeluargaan yang harmonis dan saling menghargai satu sama lain.
 

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menegaskan bahwa Polres Cirebon Kota,Melalui pertemuan sederhana namun bermakna ini, diharapkan hubungan kemitraan antara Kepolisian Resor Cirebon Kota dengan Persatuan Wartawan Indonesia serta seluruh insan Pers di wilayah Cirebon Kota dapat terus terjalin erat, semakin kokoh, dan senantiasa saling bersinergi demi menjaga keamanan, ketertiban, dan penyebaran informasi yang bertanggung jawab guna kepentingan masyarakat bersama.

((A, Rahmat))

Semarak HUT RI ke 81 Kepala Pasar Majenang Bagikan Bendera Merah Putih sebanyak 150 Buah


Cilacap Buser presisi.com

Semarak di bulan Kemerdekaan RI ke 81 semangat dengan mengibarkan bendera merah putih dimulai tgl 1 sampai 31 Agustus 2026 dihiasi lingkungan dengan Merah Putih 10/8/2026.

Suhani S.E kordinator kepala pasar Majenang mengajak kepada seluruh elemen masyarakat sekitarnya mari jadikan peringatan kemerdekaan sebagai momentum .Dengan artian memperkuat persatuan dan kesatuan semangat gotong royong dan cinta tanah air, bersama kita wujudkan tema HUT RI ke 81 Indonesia berdaulat adil dan makmur ucapnya.

Dengan makna HUT RI ke 81ini meneguhkan kemandirian negara yang bebas dari segala bentuk tekanan atau penguasaan luar secara utuh,dan juga memastikan pemerataan hak dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali .

Ketua paguyuban H, Tatang juga dengan tema yang sama mengatakan juga harapan bangsa kita menuju kemakmuran bersama mewujudkan pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup yang semakin maju di usia ke 81 tahun .
Lanjut beliau refleksi perjuangan dan tanggung jawab yaitu memaknai kemerdekaan bukan sekedar mengenang sejarah masa lalu, tetapi sebagai amanah untuk merawat persatuan dan mengisi pembangunan .
Kemerdekaan lebih banyak mengandung makna yang harus kita teladani bersama kemerdekaan RI ke 81 pada tahun 2026 menuju tema Indonesia berdaulat adil dan makmur yang mencerminkan visi besar bangsa .tutupnya (Ag)

Amanah Berganti, Pengabdian Berlanjut, Pangdam IV/Diponegoro Pimpin Sertijab sejumlah Pejabat Kodam IV/Diponegoro


Semarang – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., memimpin Acara Tradisi dan Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah Pejabat Kodam IV/Diponegoro di Balai Diponegoro, Senin (10/8/2026). Prosesi tersebut menjadi bagian dari pembinaan organisasi sekaligus momentum pergantian tanggung jawab kepemimpinan untuk melanjutkan pengabdian dan meningkatkan kinerja satuan.

Sejumlah pejabat yang melaksanakan Sertijab yakni Kapoksahli Pangdam IV/Diponegoro dari Brigjen TNI Abdul Hanis, S.I.P., M.Si., kepada Brigjen TNI Musa David M. Hasibuan, S.I.P., M.A.B., Danrem 071/WK dari Brigjen TNI Lukman Hakim, M.Han., kepada Kolonel Inf Sidik Wiyono, S.H., M.Tr.(Han) dan Asintel Kasdam IV/Diponegoro dari Kolonel Kav Jeffri Pramono, S.I.P., kepada Kolonel Inf Arief Wicaksana, S.H., M.Han.

Selanjutnya Danbrigif 4/DR diserahterimakan dari Kolonel Inf Charlie Clay Lorando Sondakh, S.E., kepada Letkol Inf Hermawan Setya Budi. Kakudam dari Kolonel Cku Fajar Wibowo Supri Haryanto kepada Kolonel Cku Jaka Supriyanta, S.E., M.M., Kaajendam dari Kolonel Caj Tria Wahyudi kepada Kolonel Caj Susanto Supriatna, S.Sos., M.M., Kakumdam dari Kolonel Chk Endro Winarno, S.H., kepada Kolonel Chk Ocktavanus, S.H., serta Dankikav 2/JRTR diserahterimakan dari Kapten Kav I Made Agum Wira Nugraha, S.Tr.(Han), kepada Kapten Kav Rizki Prihandoko, S.Tr.

Dalam sambutannya, Pangdam mengucapkan selamat kepada para pejabat yang menerima amanah baru sekaligus menyampaikan apresiasi kepada pejabat yang telah menyelesaikan tugasnya. Kiranya pergantian jabatan menjadi momentum untuk terus memberikan pengabdian terbaik dan meningkatkan kinerja di satuan masing-masing.

Pangdam menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari pembinaan organisasi yang bertujuan menjaga kesinambungan sekaligus mendorong kemajuan satuan. Para pejabat yang baru diharapkan mampu membawa semangat dan inovasi, sementara pejabat yang meninggalkan jabatan diharapkan membawa kebanggaan atas pengabdian yang telah diberikan.

Kepada seluruh pejabat, Pangdam mengingatkan bahwa setiap jabatan merupakan amanah dan kehormatan yang harus dijawab dengan pengabdian terbaik. Karena itu, dimanapun bertugas hendaknya senantiasa memberikan kontribusi bagi kemajuan satuan, sekaligus menjaga silaturahmi dan semangat kekeluargaan.

Sebagai pesan moral, Pangdam menekankan “Terimalah amanah dengan kehormatan, laksanakan tugas dengan loyalitas dan integritas, serta tinggalkan satuan dengan prestasi.” Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan dalam sebuah penugasan tidak hanya diukur dari jabatan yang diemban, tetapi juga dari kontribusi, keteladanan dan nama baik yang ditinggalkan.

Melalui Sertijab ini, estafet kepemimpinan di jajaran Kodam IV/Diponegoro terus berjalan. Para pejabat yang menerima amanah diharapkan mampu membawa semangat baru dan memberikan karya terbaik dalam mendukung tugas pokok Kodam IV/Diponegoro. 

Turut hadir dalam acara Sertijab, Kasdam Brigjen TNI Mohammad Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., CFrA., Irdam Brigjen TNI Denny Marantika, M.Han., para Danrem, Danrindam Brigjen TNI Hindratno Devidanto, S.E., M.M., M.Han., para Asisten Kasdam, Kabalakdam, dan Dansat jajaran serta Ketua Persit KCK PD IV/Diponegoro Ny. Nuning Achiruddin.

Yudhi
(Pendam IV/Diponegoro)
Uploaded Image

Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka


Uploaded Image


Personel Unit Reskrim Polsek Pasar Kemis Polresta Tangerang membongkar tabir kematian seorang perempuan berinisial R yang ditemukan tergantung di sebuah kontrakan di wilayah Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui pada Selasa, (19/5/2026).

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menerangkan, awalnya korban ditemukan dalam keadaan seperti orang yang melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri.

"Namun penyidik menemukan sejumlah kejanggalan. Di antaranya posisi tubuh korban yang ditemukan dalam keadaan tergantung, tetapi telapak kaki korban masih menyentuh lantai," kata Indra Waspada, dalam konferensi pers, Senin (10/8/2026).

Kondisi tersebut, lanjut Indra Waspada, menimbulkan kecurigaan dan menjadi dasar bagi penyidik untuk tidak berhenti pada dugaan awal bahwa korban meninggal akibat bunuh diri. Atas dasar temuan tersebut, polisi melakukan penyelidikan dan penyidikan.

Uploaded Image

Penyidik selanjutnya memeriksa sejumlah saksi, melakukan pengecekan CCTV, mengumpulkan barang bukti, serta menelusuri komunikasi antara korban dengan sejumlah pihak.

"Dari rangkaian penyelidikan tersebut, penyidik menemukan adanya komunikasi melalui aplikasi Whats's App antara korban dengan seorang pria berinisial A," terang Indra Waspada. 

Komunikasi tersebut terjadi pada Minggu, (17/5/2026), atau dua hari sebelum korban ditemukan meninggal dunia. Dalam komunikasi tersebut, A mengajak korban bertemu di salah satu minimarket di daerah Bitung, Cikupa. 

Penyidik kemudian melakukan pendalaman terhadap komunikasi tersebut dan mencocokkannya dengan rekaman CCTV serta informasi lain yang diperoleh selama proses penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan tersebut, penyidik mengarah kepada seorang laki-laki berinisial A, yang berusia 30 tahun. Kemudian pada Sabtu, (1/8/2026), penyidik melakukan pemeriksaan terhadap A.

"Dari hasil pemeriksaan dan pencocokan, A akhirnya mengakui keterlibatannya dalam peristiwa tersebut," ucap Indra Waspada. 

Berdasarkan keterangan tersangka A, diketahui pada Minggu (17/5/2026), tersangka menghubungi korban lalu mengajaknya bertemu. Tersangka datang ke lokasi dengan menggunakan sepeda motor miliknya. Setelah korban datang, keduanya kemudian menuju kontrakan korban. 

Berdasarkan hasil penyidikan, pada Senin, (18/5/2026), saat berada di dalam kontrakan, tersangka melakukan kekerasan terhadap korban dengan cara mencekik leher korban menggunakan kedua tangannya.

Setelah korban tidak sadarkan diri, tersangka kemudian menggunakan tali tambang yang sebelumnya telah dibawanya dari rumah. 

"Tersangka kemudian membuat kondisi korban seolah-olah meninggal akibat gantung diri," kata Indra Waspada. 

Setelah itu, tersangka mengambil sejumlah barang milik korban, di antaranya KTP, SIM, STNK, kartu ATM, serta pelat nomor kendaraan korban. barang-barang tersebut kemudian dibawa oleh tersangka. Tersangka selanjutnya meninggalkan lokasi dan kembali menggunakan sepeda motor miliknya.

"Barang-barang milik korban itu dibuang tersangka di aliran Sungai Cisadane," terang Indra Waspada. 

Dari hasil pemeriksaan, penyidik memperoleh fakta bahwa tersangka dan korban saling mengenal dan memiliki hubungan asmara. Korban disebut meminta pertanggungjawaban kepada tersangka untuk menikahinya.

"Namun, tersangka yang telah berkeluarga tidak bersedia memenuhi permintaan tersebut," ujar Indra Waspada. 

Terhadap tersangka, penyidik menerapkan Pasal 458 dan/atau Pasal 459 KUHP dengan ancaman pidana berupa pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara untuk waktu tertentu paling lama 20 tahun.







Red/Toher Aswi

Kebakaran Lahan Kosong di Kesambi Cepat Ditangani, Polisi dan Damkar Bergerak Bersama


Cirebon Kota - Kebakaran lahan kosong di wilayah Situgangga, Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Senin (10/08/2026) siang, mendapat penanganan cepat setelah kepolisian menerima informasi dari masyarakat dan segera berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Cirebon.

Peristiwa tersebut terjadi di lahan kosong RT 001/002 RW 009 Situgangga yang berada di sekitar permukiman warga. Setelah menerima informasi, personel Polsek Kesambi bersama Bhabinkamtibmas langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan langkah penanganan awal.

Kepolisian kemudian berkoordinasi dengan Damkar Kota Cirebon untuk mempercepat proses pemadaman agar api tidak merambat ke area lain, terutama permukiman warga yang berada di sekitar lokasi. Petugas Damkar yang dipimpin Danton Regu 1 Angga Pratama mengerahkan dua unit kendaraan pemadam untuk melakukan pemadaman di lokasi.

Respons cepat tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi agar kobaran api tidak meluas, mengingat kondisi lahan yang terdapat sampah dan daun kering serta cuaca pada musim kemarau yang dapat membuat api lebih mudah menjalar.

Dari hasil pengecekan sementara dan keterangan warga, kebakaran diduga berawal dari aktivitas pembakaran sampah di sekitar tembok pembatas permukiman dengan lahan kosong, kemudian api diduga menyambar material yang mudah terbakar seperti sampah dan daun kering di area lahan tersebut.

Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Setelah api berhasil ditangani, personel Polsek Kesambi melakukan pengecekan lokasi, mendata dan meminta keterangan warga yang mengetahui kejadian serta mendokumentasikan kondisi tempat kejadian sebagai bagian dari penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Kesambi Iptu H. Suganda, S.H. mengatakan, kecepatan informasi dari masyarakat dan koordinasi antara kepolisian dengan petugas pemadam kebakaran menjadi bagian penting dalam mencegah kebakaran meluas, khususnya di tengah kondisi musim kemarau.

“Begitu mendapat informasi, anggota langsung mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan Damkar untuk mempercepat penanganan. Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, terutama di sekitar lahan kering atau permukiman,” ujar Iptu H. Suganda.

Kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dengan tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak membakar sampah di dekat lahan yang mudah terbakar, serta memastikan api benar-benar padam setelah melakukan aktivitas yang menggunakan sumber api.

“Pada musim kemarau, kondisi lingkungan yang kering membuat api lebih mudah menyebar. Kami mengajak masyarakat saling mengingatkan dan segera menyampaikan informasi kepada petugas apabila melihat titik api, sehingga dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar,” pungkas Kapolsek.

((A, Rahmat))

Peringatan Penting: Merokok Saat Mengemudi Tingkatkan Risiko Kecelakaan, Utamakan Keselamatan Bersama

DI MANA SAJA – Kebiasaan merokok saat sedang mengemudi sering dianggap sepele oleh sebagian pengendara, padahal aktivitas ini bukan hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga menempatkan seluruh pengguna jalan lainnya dalam bahaya.
 
Saat seseorang merokok di balik kemudi, tingkat konsentrasi terhadap kondisi jalan secara otomatis akan berkurang. Mulai dari saat menyalakan api, memegang rokok, hingga membuang abu, hal-hal kecil tersebut dapat mengalihkan perhatian dalam sekejap. Gangguan ini juga membuat kendali atas kendaraan menjadi tidak maksimal, sehingga waktu reaksi untuk menghadapi situasi darat menjadi lebih lambat. Akibatnya, risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas akan meningkat berkali-kali lipat.
 
Untuk menjaga keselamatan diri maupun orang lain di jalan raya, seluruh pengendara diimbau untuk menerapkan langkah-langkah sederhana berikut:
✅ Selalu berikan fokus penuh sepenuhnya saat sedang mengemudi
✅ Hindari kebiasaan merokok selama perjalanan berlangsung
✅ Jika ingin merokok, berhentilah terlebih dahulu di tempat yang aman dan tidak mengganggu arus lalu lintas
✅ Jadikan keselamatan sebagai prioritas utama setiap kali berada di jalan raya
 
Keselamatan berlalu lintas tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak kepolisian semata, melainkan dimulai dari kedisiplinan setiap pengendara. Satu keputusan kecil yang kita ambil saat berkendara mampu memberikan dampak yang sangat besar bagi keselamatan bersama.
 
Apabila dalam perjalanan mengalami gangguan, melihat pelanggaran, atau membutuhkan bantuan kepolisian lainnya, masyarakat dapat segera menghubungi Layanan Darurat Polri di nomor 110.

Polda Kalsel Musnahkan 172,5 Kg Sabu dan Ratusan Butir Ekstasi, Potensi Rugi Negara Capai Rp4,3 Triliun

BANJARMASIN – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) secara resmi memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan kasus yang terjadi dalam kurun waktu 24 Mei hingga 21 Juli 2026. Aksi pemusnahan ini menjadi bukti nyata keseriusan pihak kepolisian dalam memberantas peredaran gelap barang terlarang di wilayah hukumnya.
 
Kepala Polda Kalimantan Selatan menyampaikan bahwa total barang bukti yang dimusnahkan mencapai 172,5 kilogram sabu-sabu dan 556 butir ekstasi. Seluruh barang bukti tersebut berasal dari pengungkapan 26 kasus narkotika yang berhasil diungkap jajaran kepolisian, dengan total 39 orang tersangka yang telah diamankan dalam rentang waktu tersebut.
 
Proses pemusnahan dilakukan secara simbolis dan prosedural. Sebelum dibakar, seluruh barang bukti terlebih dahulu dihancurkan menggunakan mesin penghalus atau blender. Setelah hancur, sisa bahan narkotika kemudian dibakar secara tuntas menggunakan alat pembakar khusus atau insinerator agar tidak dapat digunakan kembali dan benar-benar musnah.
 
Dari hasil pengungkapan tersebut, pihak kepolisian menilai bahwa langkah ini telah menyelamatkan sekitar 863 ribu jiwa masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Selain itu, perputaran uang ilegal senilai Rp311 miliar berhasil diputus, dan negara berpotensi menghemat biaya rehabilitasi yang jika harus ditanggung bisa mencapai angka hingga Rp4,3 triliun.
 
Dalam pemaparan tersebut juga diungkapkan bahwa sebagian besar barang bukti, yaitu hampir 32 kilogram sabu-sabu, diduga kuat berasal dari jaringan narkotika internasional yang terafiliasi dengan jaringan buronan Fredy Pratama. Hal ini menunjukkan bahwa jajaran Polda Kalsel tidak hanya menangani peredaran lokal, namun juga berhasil memutus aliran masuk jaringan narkoba berskala internasional.
 
Polda Kalimantan Selatan menegaskan akan terus meningkatkan intensitas operasi pemberantasan narkoba, menggandeng seluruh elemen masyarakat untuk menjaga wilayah Kalimantan Selatan tetap bersih dari ancaman narkotika.

((A, Rahmat))

Polisi Tangani Kecelakaan di Mundu Secara Profesional, Dua Kendaraan dan Warung Terdampak

Cirebon Kota - Kepolisian menangani kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan minibus dan sebuah warung di Jalan Raya Mundu, U-Turn Suritani, Desa Mundu Pesisir, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Senin (10/08/2026) sekitar pukul 04.15 WIB, dengan penanganan dilakukan secara profesional untuk memastikan lokasi segera diamankan dan proses pemeriksaan dapat berjalan secara menyeluruh.

Kecelakaan melibatkan minibus Datsun bernomor polisi D-1407-XHF yang dikemudikan H serta minibus Suzuki bernomor polisi E-1529-AM yang dikemudikan A, sementara sebuah warung milik warga turut terdampak setelah kendaraan Suzuki mengalami oleng akibat benturan.

Petugas mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan, pendataan terhadap pengemudi dan kendaraan, dokumentasi kondisi tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan yang diperlukan guna memastikan rangkaian kecelakaan dapat diketahui secara objektif.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan diduga bermula ketika kendaraan Datsun yang bergerak dari arah Kota Cirebon menuju Mundu menabrak median jalan setelah pengemudinya diduga mengantuk dan kehilangan kewaspadaan, kemudian kendaraan oleng ke kanan dan berpindah jalur hingga bertabrakan dengan kendaraan Suzuki yang datang dari arah berlawanan.

Benturan tersebut menyebabkan kendaraan Suzuki oleng ke sisi kiri hingga menabrak warung milik warga. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban meninggal dunia maupun korban luka, sementara kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp50 juta berdasarkan taksiran sementara.

Sebagai bagian dari penanganan perkara, kedua kendaraan yang terlibat kemudian dievakuasi menggunakan kendaraan derek menuju Kantor Laka Lantas Polres Cirebon Kota untuk kepentingan pemeriksaan dan proses penyelidikan lebih lanjut.

Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan pengemudi dan kendaraan serta mendokumentasikan kondisi kendaraan, kerusakan, posisi kendaraan dan kondisi jalan di sekitar lokasi kejadian sebagai bagian dari proses penanganan kecelakaan lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP Hadi Suryanto, S.Tr.K., S.I.K. mengatakan, penanganan kecelakaan dilakukan secara profesional dan terukur dengan mengutamakan keselamatan, ketelitian dalam pengumpulan fakta serta kepastian proses pemeriksaan terhadap seluruh pihak yang terlibat.

“Setiap kecelakaan lalu lintas kami tangani secara profesional melalui pengamanan lokasi, pemeriksaan kendaraan dan pengemudi, pendataan saksi serta dokumentasi untuk memastikan penyebab kecelakaan dapat diketahui berdasarkan fakta di lapangan,” ujar AKP Hadi Suryanto.

Kasat Lantas juga mengingatkan pengemudi agar tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan ketika merasa mengantuk, karena kondisi fisik sangat berpengaruh terhadap kemampuan berkendara dan kewaspadaan dalam mengantisipasi situasi di jalan.
“Jika mengantuk, jangan memaksakan berkendara. Berhentilah di tempat yang aman untuk beristirahat sampai kondisi tubuh kembali siap, karena sedikit kehilangan konsentrasi di jalan dapat menimbulkan kecelakaan dengan dampak yang tidak terduga,” tegas AKP Hadi Suryanto.

((A, Rahmat))