INDRAMAYU - Nama Sri Budi Hardjo Herman mencuat sebagai salah satu figur kuat calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Indramayu periode 2026–2030. Pria yang akrab disapa SBH ini dikenal sebagai sosok multitalenta dengan segudang pengalaman di dunia olahraga, baik sebagai pengurus maupun atlet.
SBH pernah menjabat sebagai pengurus KONI Indramayu masa bhakti 2002–2006. Pada periode tersebut, ia berhasil membawa Tim Sepak Bola Indramayu meraih medali emas Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat tahun 2003, sebuah pencapaian bersejarah yang masih dikenang hingga kini.
Selain kiprahnya di sepak bola, SBH juga merupakan mantan atlet catur yang sukses meraih medali di ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda). Dedikasinya terhadap olahraga catur tidak berhenti di situ. Hingga kini, ia masih aktif menjabat sebagai Wakil Ketua Pengurus Provinsi Catur Jawa Barat sejak 2006 hingga sekarang.
Dengan pengalaman panjang tersebut, SBH dinilai memahami betul pahit manisnya mengurus pembinaan olahraga di berbagai cabang. Hal ini membuatnya dianggap pantas menjadi calon Ketua KONI Indramayu yang mampu membawa perubahan positif.
Sejumlah cabang olahraga di Indramayu menilai SBH sebagai figur yang tepat untuk memimpin KONI. Mereka menekankan bahwa kepemimpinan SBH akan membawa semangat baru dalam pembinaan atlet, peningkatan prestasi, serta pengelolaan organisasi yang lebih profesional.
"SBH bukan hanya paham dunia olahraga, tetapi juga punya pengalaman nyata dalam membina atlet dan mengelola organisasi. Figur seperti ini yang dibutuhkan KONI Indramayu," ujar Ketua Pengkab PBVSI Kabupaten Indramayu Moh. Makholidin Al -Khuddriyi, S. Ag Rabu 28 Januari 2026.
Moh. Makholidin Al-Khuddriyi atau yang akrab disapa Kang Uho, menilai bahwa figur Sri Budi Hardjo Herman bukan saja dikenal sebagai sosok yang kental dengan dunia politik, tetapi juga memiliki rekam jejak panjang di dunia olahraga.
"SBH bukan hanya politisi, tetapi juga seorang organisatoris dan pembina olahraga sejati. Ia paham betul bagaimana membangun prestasi dari bawah, karena pernah menjadi pengurus KONI, atlet, sekaligus pembina cabang olahraga," ujarnya.
Menurut Kang Uho, pengalaman SBH yang pernah membawa Tim Sepak Bola Indramayu juara Porda 2003, serta kiprahnya sebagai mantan atlet catur peraih medali Kejurda, menunjukkan kapasitasnya sebagai figur multitalenta. Ditambah lagi, SBH masih aktif menjabat sebagai Wakil Ketua Pengurus Provinsi Catur Jawa Barat sejak 2006 hingga sekarang.
"Dengan segudang pengalaman itu, sangatlah pantas jika SBH disebut sebagai calon kuat Ketua KONI Indramayu periode 2026–2030. Ia bukan hanya memahami teori, tetapi juga praktik pembinaan olahraga di lapangan," kata Kang Uho.
"Satu lagi saya lupa pengalaman SBH, dia juga pernah menduduki sebagai Bendahara bahkan Wakil Ketua Klub Sepak Bola Persindra Indramayu. Dan ini menambah kuat pengalaman yang dia miliki,"tambahnya.
Kang Uho menyampaikan keyakinannya bahwa jika Sri Budi Hardjo Herman terpilih sebagai Ketua Umum KONI Indramayu periode 2026–2030, beliau mampu menghadirkan terobosan baru dalam hal anggaran untuk pembinaan cabang olahraga.
"Kami optimis SBH bisa mencari solusi kreatif untuk kebutuhan anggaran pembinaan atlet. Beliau memiliki jaringan luas, beberapa perusahaan, dan rekan bisnis yang juga peduli terhadap dunia olahraga. Itu modal penting untuk mendukung program KONI ke depan," ujarnya.
Menurut Kang Uho, keberadaan SBH sebagai figur yang tidak hanya berpengalaman di dunia olahraga tetapi juga memiliki kapasitas di bidang usaha, akan menjadi nilai tambah. Dukungan dari kalangan bisnis diyakini dapat memperkuat pembiayaan kegiatan olahraga di Indramayu, sehingga tidak hanya bergantung pada dana hibah pemerintah daerah.
Dengan kombinasi pengalaman sebagai pengurus KONI, mantan atlet, serta jejaring bisnis yang kuat, SBH dinilai mampu membawa KONI Indramayu lebih maju. "Kami ingin KONI dipimpin oleh sosok yang bisa menggerakkan semua potensi, baik dari pemerintah, swasta, maupun masyarakat. SBH punya kapasitas itu," tambah Kang Uho.
Kang Uho menekankan bahwa KONI Indramayu membutuhkan sosok yang tidak hanya berintegritas, tetapi juga benar-benar memahami pahit manisnya membina atlet di berbagai cabang olahraga. Figur seperti SBH diyakini mampu membawa KONI Indramayu lebih maju dan berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional.
SBH disebut-sebut sebagai calon kuat menjelang Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Indramayu yang dijadwalkan pada 12 Februari 2026. Publik olahraga Indramayu menaruh harapan besar agar pemilihan Ketua KONI menghasilkan sosok yang berintegritas, visioner, dan mampu membawa olahraga daerah ke tingkat lebih tinggi. (Wira)


