Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Panen Jagung di Waled Jadi Bukti Lahan Pertanian Cirebon Masih Produktif

Cirebon Kota - Hamparan lahan pertanian di Blok Ki Buyut Desa Waled Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon pada Sabtu (16/05/2026) se...

Postingan Populer

Sabtu, 16 Mei 2026

Panen Jagung di Waled Jadi Bukti Lahan Pertanian Cirebon Masih Produktif

Cirebon Kota - Hamparan lahan pertanian di Blok Ki Buyut Desa Waled Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon pada Sabtu (16/05/2026) sekitar pukul 13.00 WIB dipenuhi aktivitas panen raya jagung serentak yang digelar tingkat Polres Cirebon Kota sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan dan upaya menjaga produktivitas pertanian masyarakat di wilayah Cirebon.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa kegiatan panen raya jagung ini menjadi bentuk nyata dukungan terhadap para petani agar sektor pertanian tetap tumbuh dan mampu menjadi salah satu kekuatan ekonomi masyarakat, khususnya dalam menjaga ketersediaan pangan di tengah meningkatnya kebutuhan hasil pertanian.

Panen raya dilaksanakan di sejumlah lokasi lahan pertanian dengan total luas mencapai lima hektare yang tersebar di wilayah Kabupaten Cirebon, terdiri dari lahan pertanian binaan Polres Cirebon Kota serta beberapa polsek jajaran yang selama ini ikut mendukung pemanfaatan lahan produktif bersama kelompok tani setempat.

Lahan pertanian yang dipanen meliputi area di Blok Marwah Desa Tonjong Kecamatan Pasaleman serta Blok Ki Buyut Desa Waled Kecamatan Waled yang selama beberapa bulan terakhir dikelola bersama kelompok tani dengan fokus pada peningkatan hasil panen jagung sebagai komoditas pangan strategis masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, para petani terlihat melakukan proses panen secara manual dengan memisahkan tongkol jagung dari batang tanaman menggunakan alat sederhana, sementara hasil panen kemudian dikumpulkan untuk diproses lebih lanjut agar kualitas jagung tetap terjaga sebelum didistribusikan maupun disimpan di gudang pengeringan.

Kegiatan panen raya ini juga dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI, penyuluh pertanian lapangan, Bulog, hingga perangkat desa yang bersama-sama mendukung keberlangsungan sektor pertanian sebagai salah satu sumber penghidupan utama masyarakat pedesaan di wilayah Kabupaten Cirebon.

Selain menjadi simbol keberhasilan pertanian, panen jagung serentak tersebut juga menunjukkan bahwa lahan pertanian di wilayah Cirebon masih memiliki potensi besar apabila dikelola secara serius dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk aparat kepolisian yang selama ini ikut mendampingi masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Masyarakat petani menyambut baik keterlibatan jajaran Polres Cirebon Kota dalam kegiatan pertanian karena kehadiran aparat di tengah aktivitas panen memberikan semangat tersendiri bagi petani untuk terus menjaga produktivitas lahan dan meningkatkan hasil pertanian demi mendukung kebutuhan pangan masyarakat luas.
“Kami berharap kegiatan panen raya jagung ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan pertanian secara optimal serta menjaga keberlangsungan sektor pangan di wilayah Cirebon. Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan pertanian dan segera menghubungi Layanan Polisi 110 apabila menemukan gangguan keamanan di wilayahnya,” ujar Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto.

((A, Rahmat))

Kapolsek Panongan Pimpin Apel Pengamanan Peresmian Koperasi Merah Putih, 28 Personel Disiagakan


Uploaded Image


KABUPATEN TANGERANG — Kapolsek Panongan IPTU Irruandy Aritonang, S.H., memimpin langsung apel pengamanan kegiatan Peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang digelar di wilayah hukum Polsek Panongan, Sabtu (16/5/2026).

Apel pengamanan dilaksanakan di jalur menuju Gerai Koperasi Desa Merah Putih Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, sebagai bentuk kesiapan pengamanan kegiatan nasional yang dihadiri sejumlah pejabat penting dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah hingga Forkopimda.

Kegiatan pengamanan berada di bawah penanggung jawab Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada Amirullah, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., dengan melibatkan 28 personel gabungan Polresta Tangerang dan Polsek Panongan sesuai surat perintah Bagops.

Turut hadir dalam apel pengamanan di antaranya IPTU Iman Sodikin, IPTU Agus Susanto, IPTU Sugiarto, IPDA Gunadi, S.H., dan IPDA Akhmad Suheri bersama personel pengamanan lainnya.

Dalam arahannya, Kapolsek Panongan IPTU Irruandy Aritonang menekankan pentingnya pelaksanaan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab mengingat kegiatan tersebut merupakan agenda strategis nasional.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel yang telah hadir melaksanakan apel pengamanan. Laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan tempatkan diri sesuai ploting masing-masing,” ujar IPTU Irruandy Aritonang.

Uploaded Image

Ia juga mengingatkan seluruh personel agar sigap terhadap segala potensi gangguan yang dapat menghambat jalannya kegiatan.

“Apabila ada temuan atau hal-hal yang mengganggu kelancaran kegiatan, segera laporkan kepada saya selaku Kapam Obyek agar dapat segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Usai apel, seluruh personel langsung bergerak menuju titik pengamanan masing-masing guna memastikan kegiatan peresmian berjalan aman dan lancar.

Kehadiran aparat kepolisian sejak awal kegiatan mendapat apresiasi dari masyarakat dan panitia karena dinilai mampu menciptakan rasa aman serta menjaga ketertiban selama berlangsungnya acara nasional tersebut.

Dengan pengamanan maksimal dari jajaran Polsek Panongan dan Polresta Tangerang, rangkaian kegiatan Peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kecamatan Panongan berlangsung aman, tertib dan kondusif.




Toher Aswi

Resmikan SPPG di Rajeg, Polresta Tangerang Siap Dukung Program Nasional MBG


Uploaded Image


Polresta Tangerang meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banggalawa Tantya di Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Peresmian 166 SPPG Polri secara serentak yang dipimpin langsung Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual dari Sidoarjo, Jawa Timur.

Peresmian di wilayah Polresta Tangerang dihadiri Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, pejabat utama Polda Banten, Forkopimda, dan unsur terkait lain. 

Dalam sambutannya, Hendra menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah mendukung pembangunan program SPPG di wilayah Banten.

“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Polda Banten, para Kapolres, pengawas SPPG, para koordinator wilayah, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mendukung terlaksananya program ini,” ujarnya.

Uploaded Image

Menurut dia, capaian pembangunan SPPG di Provinsi Banten mengalami peningkatan signifikan. Dari target awal satu model SPPG, kini telah terbangun sebanyak 70 SPPG, dengan jumlah terbanyak berada di Kabupaten Tangerang. Dia merinci, sebanyak 38 unit telah operasional, 27 dalam persiapan operasional, dan 11 masih dalam tahap pembangunan.

"Ini menjadi bukti nyata komitmen seluruh jajaran bersama pemerintah daerah, mitra, dan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, program SPPG merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat.

Dia menjelaskan, saat ini terdapat 30 unit SPPG di wilayah hukum Polresta Tangerang. Sebanyak 12 unit dikelola Polda Banten dan 18 unit dikelola Polresta Tangerang.

Dari jumlah tersebut, enam unit SPPG Polresta Tangerang telah beroperasi, yakni SPPG 1 Cikupa, SPPG 2 Sukamulya, SPPG 3 Kresek, SPPG Raksa 6 Kresek, SPPG Raksa 5 Rajeg, dan SPPG Raksa 15 Kronjo.

“Total penerima manfaat dari SPPG yang telah operasional saat ini mencapai 10.926 penerima manfaat,” ungkapnya.

Menurut Indra Waspada, program tersebut memiliki manfaat besar, terutama dalam meningkatkan pemenuhan gizi bagi siswa sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui guna menekan angka stunting.

Uploaded Image

Selain itu, kata dia, seluruh makanan diproduksi dengan standar higienis dan sistem keamanan pangan yang ketat agar kualitas makanan yang diterima masyarakat benar-benar terjamin.

“Program ini juga menggerakkan ekonomi masyarakat melalui pembelian bahan baku dari petani, peternak, dan nelayan lokal, sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar,” jelasnya.

Dalam peresmian virtual tersebut, Presiden Prabowo Subianto turut mengapresiasi peran Polri dalam mendukung program ketahanan pangan dan makan bergizi nasional.

“Saya merasa sangat bangga melihat peran Polri hari ini yang ikut mendukung ketahanan pangan, membantu petani, membangun gudang pangan, dan mendukung program makan bergizi,” ujar Presiden.




Toher Aswi

KONI Kabupaten Cirebon Gaspol Menuju PORPROV Jabar 2026, 422 Atlet Jalani Tes Fisik dan Kesehatan Berbasis Sport Science


CIREBON – Keseriusan Komite Olahraga Nasional Indonesia dalam membangun kekuatan menuju PORPROV Jawa Barat 2026 mulai terlihat nyata. Sebanyak 422 atlet dari 39 cabang olahraga (cabor) menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes parameter fisik yang digelar selama lima hari di Stadion Watubelah, Kabupaten Cirebon.

Program ini menjadi langkah awal KONI Kabupaten Cirebon dalam memetakan kondisi fisik dan kesehatan atlet secara menyeluruh sebelum turun di pesta olahraga terbesar tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung November 2026 mendatang. Tes kesehatan dilaksanakan pada 11–13 Mei 2026, kemudian dilanjutkan tes parameter fisik pada 14–15 Mei 2026.

Ketua KONI Kabupaten Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan dan pengukuran parameter fisik menjadi bagian penting dalam sistem pembinaan atlet modern berbasis data dan sport science.

“Tes parameter dan pemeriksaan kesehatan ini menjadi langkah awal untuk mengetahui sejauh mana kesiapan fisik atlet. Dari sini pelatih bisa menyusun pola latihan yang lebih efektif agar performa atlet terus meningkat menuju PORPROV 2026,” ujar Agus.

Dalam pelaksanaannya, para atlet menjalani 10 jenis pengujian fisik yang dirancang untuk mengukur kemampuan dasar tubuh dan tingkat kebugaran atlet secara detail. Pengujian tersebut meliputi Body Mass Index (BMI), fleksibilitas, daya tahan otot lengan dan bahu, daya tahan otot perut, reaction time, daya ledak otot lengan dan bahu, daya ledak otot tungkai, kecepatan, agility atau kelincahan, hingga daya tahan aerobik (VO2 Max).

Seluruh tahapan tes dilakukan secara sistematis guna menghasilkan data akurat terkait kondisi fisik atlet dari berbagai cabang olahraga. Hasil pengujian nantinya akan menjadi dasar penyusunan program latihan yang lebih terukur sesuai kebutuhan masing-masing atlet.

Selain untuk melihat kesiapan atlet menghadapi PORPROV Jabar 2026, data hasil tes juga akan dijadikan fondasi pembinaan olahraga daerah dalam jangka panjang. KONI Kabupaten Cirebon berencana menyusun database atlet sebagai acuan pengembangan prestasi olahraga secara berkelanjutan.

“Dengan data yang lengkap, pembinaan atlet akan lebih terarah. Kami ingin setiap atlet mendapatkan program latihan sesuai kebutuhan dan karakter fisiknya masing-masing,” katanya.

Langkah ini sekaligus menandai transformasi sistem pembinaan olahraga di Kabupaten Cirebon yang kini mulai meninggalkan pola konvensional dan beralih ke pendekatan ilmiah berbasis sport science.

Melalui pemeriksaan kesehatan dan tes parameter fisik tersebut, KONI Kabupaten Cirebon berharap seluruh atlet yang dipersiapkan menuju PORPROV Jawa Barat 2026 memiliki kondisi kesehatan prima dan fisik optimal agar mampu bersaing dengan daerah lain di Jawa Barat.

Dengan dimulainya tahapan tes kesehatan dan pengukuran fisik ini, persiapan kontingen Kabupaten Cirebon menuju PORPROV Jabar 2026 resmi memasuki fase serius. Kabupaten Cirebon kini mulai menata kekuatan demi memburu prestasi dan membawa pulang medali dari ajang olahraga paling bergengsi di Jawa Barat tersebut.

((A, Rahmat))

Patroli Dini Hari Berujung Pengejaran, Polisi Gagalkan Tawuran Bersenjata di Kesambi


Cirebon Kota - Kepanikan sekelompok pemuda pecah pada Sabtu (16/05/2026) sekitar pukul 03.00 WIB ketika patroli jajaran Sat Samapta Polres Cirebon Kota mendapati adanya laporan warga terkait dugaan aksi tawuran bersenjata di kawasan Gang Lapang Bola, Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, yang kemudian berlanjut dengan aksi kejar-kejaran hingga beberapa terduga pelaku berhasil diamankan petugas.

Kasat Samapta Polres Cirebon Kota AKP Joni, S.H. menjelaskan bahwa patroli dilakukan sebagai langkah antisipasi berbagai bentuk gangguan kamtibmas, termasuk aksi tawuran remaja dan kejahatan jalanan yang kerap meresahkan masyarakat, terutama pada jam-jam rawan menjelang dini hari. Menurutnya, kecepatan respons petugas berawal dari informasi warga yang melihat adanya kelompok pemuda membawa senjata tajam dan dicurigai hendak melakukan tawuran.

Saat petugas tiba di lokasi, sekelompok pemuda tersebut langsung berusaha melarikan diri dan berpencar ke beberapa arah untuk menghindari pengejaran polisi. Petugas kemudian melakukan pengejaran terhadap kelompok tersebut hingga ke sejumlah titik di wilayah Kota Cirebon.

Dalam proses pengejaran, salah satu terduga pelaku yang melarikan diri menggunakan sepeda motor kehilangan keseimbangan dan terjatuh, sehingga petugas berhasil mengamankan beberapa orang yang diduga terlibat dalam rencana aksi tawuran tersebut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Cirebon Kota.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas kemudian mendapatkan informasi mengenai lokasi penyimpanan senjata tajam yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran. Polisi selanjutnya melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam di salah satu lokasi di wilayah Pekiringan.

Adapun terduga yang diamankan masing-masing berinisial MAP, laki-laki, 19 tahun, warga Kota Cirebon, FH, laki-laki, 17 tahun, warga Kabupaten Cirebon, TF, laki-laki, 17 tahun, warga Kabupaten Cirebon, AA, laki-laki, 17 tahun, warga Kabupaten Cirebon, serta IF, laki-laki, 21 tahun, warga Kota Cirebon.

Selain mengamankan para terduga, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa 2 unit sepeda motor, 2 buah senjata tajam jenis celurit panjang, 1 buah senjata tajam jenis corbek, 2 buah celurit, serta 1 buah stik golf yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran tersebut.

AKP Joni mengatakan bahwa aksi tawuran yang melibatkan senjata tajam sangat membahayakan keselamatan masyarakat maupun pelaku sendiri, sehingga patroli rutin terus ditingkatkan terutama pada waktu dini hari yang rawan dijadikan momen berkumpulnya kelompok remaja untuk melakukan aksi kekerasan jalanan.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya pada malam hingga dini hari, tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun membawa senjata tajam, serta segera menghubungi Layanan Polisi 110 apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar,” ujar Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto.

((A, Rahmat))

Patroli Dini Hari Berujung Pengejaran, Polisi Gagalkan Tawuran Bersenjata di Kesambi

Cirebon Kota - Kepanikan sekelompok pemuda pecah pada Sabtu (16/05/2026) sekitar pukul 03.00 WIB ketika patroli jajaran Sat Samapta Polres Cirebon Kota mendapati adanya laporan warga terkait dugaan aksi tawuran bersenjata di kawasan Gang Lapang Bola, Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, yang kemudian berlanjut dengan aksi kejar-kejaran hingga beberapa terduga pelaku berhasil diamankan petugas.

Kasat Samapta Polres Cirebon Kota AKP Joni, S.H. menjelaskan bahwa patroli dilakukan sebagai langkah antisipasi berbagai bentuk gangguan kamtibmas, termasuk aksi tawuran remaja dan kejahatan jalanan yang kerap meresahkan masyarakat, terutama pada jam-jam rawan menjelang dini hari. Menurutnya, kecepatan respons petugas berawal dari informasi warga yang melihat adanya kelompok pemuda membawa senjata tajam dan dicurigai hendak melakukan tawuran.

Saat petugas tiba di lokasi, sekelompok pemuda tersebut langsung berusaha melarikan diri dan berpencar ke beberapa arah untuk menghindari pengejaran polisi. Petugas kemudian melakukan pengejaran terhadap kelompok tersebut hingga ke sejumlah titik di wilayah Kota Cirebon.

Dalam proses pengejaran, salah satu terduga pelaku yang melarikan diri menggunakan sepeda motor kehilangan keseimbangan dan terjatuh, sehingga petugas berhasil mengamankan beberapa orang yang diduga terlibat dalam rencana aksi tawuran tersebut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Cirebon Kota.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas kemudian mendapatkan informasi mengenai lokasi penyimpanan senjata tajam yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran. Polisi selanjutnya melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam di salah satu lokasi di wilayah Pekiringan.

Adapun terduga yang diamankan masing-masing berinisial MAP, laki-laki, 19 tahun, warga Kota Cirebon, FH, laki-laki, 17 tahun, warga Kabupaten Cirebon, TF, laki-laki, 17 tahun, warga Kabupaten Cirebon, AA, laki-laki, 17 tahun, warga Kabupaten Cirebon, serta IF, laki-laki, 21 tahun, warga Kota Cirebon.

Selain mengamankan para terduga, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa 2 unit sepeda motor, 2 buah senjata tajam jenis celurit panjang, 1 buah senjata tajam jenis corbek, 2 buah celurit, serta 1 buah stik golf yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran tersebut.

AKP Joni mengatakan bahwa aksi tawuran yang melibatkan senjata tajam sangat membahayakan keselamatan masyarakat maupun pelaku sendiri, sehingga patroli rutin terus ditingkatkan terutama pada waktu dini hari yang rawan dijadikan momen berkumpulnya kelompok remaja untuk melakukan aksi kekerasan jalanan.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya pada malam hingga dini hari, tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun membawa senjata tajam, serta segera menghubungi Layanan Polisi 110 apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar,” ujar Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto.

((Rahmat))

Patroli Dini Hari Berujung Pengejaran, Polisi Gagalkan Tawuran Bersenjata di Kesambi

Cirebon Kota - Kepanikan sekelompok pemuda pecah pada Sabtu (16/05/2026) sekitar pukul 03.00 WIB ketika patroli jajaran Sat Samapta Polres Cirebon Kota mendapati adanya laporan warga terkait dugaan aksi tawuran bersenjata di kawasan Gang Lapang Bola, Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, yang kemudian berlanjut dengan aksi kejar-kejaran hingga beberapa terduga pelaku berhasil diamankan petugas.

Kasat Samapta Polres Cirebon Kota AKP Joni, S.H. menjelaskan bahwa patroli dilakukan sebagai langkah antisipasi berbagai bentuk gangguan kamtibmas, termasuk aksi tawuran remaja dan kejahatan jalanan yang kerap meresahkan masyarakat, terutama pada jam-jam rawan menjelang dini hari. Menurutnya, kecepatan respons petugas berawal dari informasi warga yang melihat adanya kelompok pemuda membawa senjata tajam dan dicurigai hendak melakukan tawuran.

Saat petugas tiba di lokasi, sekelompok pemuda tersebut langsung berusaha melarikan diri dan berpencar ke beberapa arah untuk menghindari pengejaran polisi. Petugas kemudian melakukan pengejaran terhadap kelompok tersebut hingga ke sejumlah titik di wilayah Kota Cirebon.

Dalam proses pengejaran, salah satu terduga pelaku yang melarikan diri menggunakan sepeda motor kehilangan keseimbangan dan terjatuh, sehingga petugas berhasil mengamankan beberapa orang yang diduga terlibat dalam rencana aksi tawuran tersebut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Cirebon Kota.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas kemudian mendapatkan informasi mengenai lokasi penyimpanan senjata tajam yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran. Polisi selanjutnya melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam di salah satu lokasi di wilayah Pekiringan.

Adapun terduga yang diamankan masing-masing berinisial MAP, laki-laki, 19 tahun, warga Kota Cirebon, FH, laki-laki, 17 tahun, warga Kabupaten Cirebon, TF, laki-laki, 17 tahun, warga Kabupaten Cirebon, AA, laki-laki, 17 tahun, warga Kabupaten Cirebon, serta IF, laki-laki, 21 tahun, warga Kota Cirebon.

Selain mengamankan para terduga, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa 2 unit sepeda motor, 2 buah senjata tajam jenis celurit panjang, 1 buah senjata tajam jenis corbek, 2 buah celurit, serta 1 buah stik golf yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran tersebut.

AKP Joni mengatakan bahwa aksi tawuran yang melibatkan senjata tajam sangat membahayakan keselamatan masyarakat maupun pelaku sendiri, sehingga patroli rutin terus ditingkatkan terutama pada waktu dini hari yang rawan dijadikan momen berkumpulnya kelompok remaja untuk melakukan aksi kekerasan jalanan.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya pada malam hingga dini hari, tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun membawa senjata tajam, serta segera menghubungi Layanan Polisi 110 apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar,” ujar Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto.

((A, Rahmat))

Patroli Dini Hari Berujung Pengejaran, Polisi Gagalkan Tawuran Bersenjata di Kesambi

Cirebon Kota - Kepanikan sekelompok pemuda pecah pada Sabtu (16/05/2026) sekitar pukul 03.00 WIB ketika patroli jajaran Sat Samapta Polres Cirebon Kota mendapati adanya laporan warga terkait dugaan aksi tawuran bersenjata di kawasan Gang Lapang Bola, Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, yang kemudian berlanjut dengan aksi kejar-kejaran hingga beberapa terduga pelaku berhasil diamankan petugas.

Kasat Samapta Polres Cirebon Kota AKP Joni, S.H. menjelaskan bahwa patroli dilakukan sebagai langkah antisipasi berbagai bentuk gangguan kamtibmas, termasuk aksi tawuran remaja dan kejahatan jalanan yang kerap meresahkan masyarakat, terutama pada jam-jam rawan menjelang dini hari. Menurutnya, kecepatan respons petugas berawal dari informasi warga yang melihat adanya kelompok pemuda membawa senjata tajam dan dicurigai hendak melakukan tawuran.

Saat petugas tiba di lokasi, sekelompok pemuda tersebut langsung berusaha melarikan diri dan berpencar ke beberapa arah untuk menghindari pengejaran polisi. Petugas kemudian melakukan pengejaran terhadap kelompok tersebut hingga ke sejumlah titik di wilayah Kota Cirebon.

Dalam proses pengejaran, salah satu terduga pelaku yang melarikan diri menggunakan sepeda motor kehilangan keseimbangan dan terjatuh, sehingga petugas berhasil mengamankan beberapa orang yang diduga terlibat dalam rencana aksi tawuran tersebut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Cirebon Kota.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas kemudian mendapatkan informasi mengenai lokasi penyimpanan senjata tajam yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran. Polisi selanjutnya melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam di salah satu lokasi di wilayah Pekiringan.

Adapun terduga yang diamankan masing-masing berinisial MAP, laki-laki, 19 tahun, warga Kota Cirebon, FH, laki-laki, 17 tahun, warga Kabupaten Cirebon, TF, laki-laki, 17 tahun, warga Kabupaten Cirebon, AA, laki-laki, 17 tahun, warga Kabupaten Cirebon, serta IF, laki-laki, 21 tahun, warga Kota Cirebon.

Selain mengamankan para terduga, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa 2 unit sepeda motor, 2 buah senjata tajam jenis celurit panjang, 1 buah senjata tajam jenis corbek, 2 buah celurit, serta 1 buah stik golf yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran tersebut.

AKP Joni mengatakan bahwa aksi tawuran yang melibatkan senjata tajam sangat membahayakan keselamatan masyarakat maupun pelaku sendiri, sehingga patroli rutin terus ditingkatkan terutama pada waktu dini hari yang rawan dijadikan momen berkumpulnya kelompok remaja untuk melakukan aksi kekerasan jalanan.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya pada malam hingga dini hari, tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun membawa senjata tajam, serta segera menghubungi Layanan Polisi 110 apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar,” ujar Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto.

((A, Rahmat))

Koramil 04/Jebres Bersama Warga Bergotong-royong Selesaikan Pembangunan Talud Beton Dalam Rangka TMMD Sengkuyung Tahap II

Surakarta - Anggota Koramil 04/Jebres bersama warga bergotong royong menyelesaikan pengerjaan pembangunan talud beton bertulang dalam rangka giat TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Ds. Krajan Kelurahan Mojosongo Kec Jebres Kota Surakarta. Jum’at ( 15/05/2026 ) Pkl 07.30 Wib

Sebagai bagian dari satuan teritorial Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat, anggota Babinsa memiliki segudang tugas yang terkait langsung dengan pembinaan masyarakat di bidang sosial kemasyarakatan, Babinsa berfungsi sebagai penyuluh dan pembina pertahanan dan keamanan (Hankam) masyarakat. Termasuk menumbuhkan peran aktif masyarakat dalam pembangunan dan pemeliharaan sarana dan prasarana umum.

Danramil 04/Jebres Lettu Cba Bambang. S menyampaikan bahwa kegiatan ini Program Bakti TNI di wilayah teritorial Pelaksanaanya juga dilakukan secara bergotong royong dengan masyarakat,” terangnya.

"Semoga lewat kegiatan ini semakin memperkuat semangat gotong royong, kepedulian sosial dan kemanunggalan TNI dengan rakyat,”pungkasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Kapolsek Pasar Kemis Hadiri Pengajian Warga, Perkuat Silaturahmi dan Kamtibmas


Uploaded Image



Kab Tangerang - Humaedi menghadiri kegiatan pengajian rutin masyarakat di Kampung Kalapa, Desa Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Jumat malam (15/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kediaman tokoh masyarakat H. Dadang itu menjadi bagian dari upaya Polsek Pasar Kemis dalam memperkuat silaturahmi sekaligus menjaga komunikasi aktif dengan masyarakat di wilayah hukum Polsek Pasar Kemis.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kanit Intelkam Polsek Pasar Kemis IPTU Udaya, tokoh agama Ustaz Jamidin, tokoh masyarakat H. Dadang, serta warga Kampung Kalapa.

Dalam kesempatan itu, AKP Humaedi menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat serta mengajak warga bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

“Kegiatan silaturahmi seperti ini penting untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dapat terus terjaga,” ujar AKP Humaedi.

Menurutnya, kehadiran Polri di tengah kegiatan masyarakat juga menjadi bagian dari pendekatan humanis dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Selain menghadiri pengajian, Kapolsek Pasar Kemis juga berdialog langsung dengan tokoh agama dan masyarakat terkait situasi keamanan lingkungan serta pentingnya menjaga kerukunan antarwarga.

Warga menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap komunikasi antara kepolisian dan masyarakat terus terjalin dengan baik demi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan berakhir dengan situasi aman serta kondusif.




Toher Aswi