Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Belajar Rambu Lalu Lintas Sambil Bertemu Polisi, Murid TKIT Imam Bondjol Datangi Polres Cirebon Kota

Cirebon Kota - Suasana berbeda terlihat di Mapolres Cirebon Kota pada Rabu (20/05/2026) sekitar pukul 08.00 WIB ketika puluhan a...

Postingan Populer

Rabu, 20 Mei 2026

Belajar Rambu Lalu Lintas Sambil Bertemu Polisi, Murid TKIT Imam Bondjol Datangi Polres Cirebon Kota

Cirebon Kota - Suasana berbeda terlihat di Mapolres Cirebon Kota pada Rabu (20/05/2026) sekitar pukul 08.00 WIB ketika puluhan anak-anak dari TKIT Imam Bondjol Kota Cirebon mengikuti kegiatan Pembinaan Polisi Sahabat Anak atau Polsanak yang digelar Satlantas Polres Cirebon Kota sebagai sarana edukasi keselamatan berlalu lintas sejak usia dini.

Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP Hadi Suryanto, S.Tr.K., S.I.K., menjelaskan bahwa program Polisi Sahabat Anak merupakan kegiatan edukasi yang bertujuan mengenalkan profesi kepolisian kepada anak-anak sekaligus menanamkan pemahaman tentang keselamatan berlalu lintas dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami anak usia dini.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diperkenalkan berbagai materi dasar mengenai keselamatan di jalan raya, mulai dari cara aman berangkat ke sekolah, pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, hingga pengenalan rambu-rambu lalu lintas yang sering ditemui di jalan agar anak-anak memiliki pemahaman dasar tentang keselamatan sejak kecil.

Suasana pembelajaran berlangsung interaktif karena anak-anak diajak berkomunikasi langsung dengan anggota polisi sambil mengikuti penjelasan mengenai tugas kepolisian, fungsi pelayanan kepada masyarakat, serta pentingnya disiplin dan tertib saat berada di jalan raya maupun di lingkungan sekolah.

Program Polisi Sahabat Anak juga menjadi salah satu cara membangun kedekatan emosional antara anak-anak dan polisi sehingga anak-anak tidak merasa takut terhadap aparat kepolisian, melainkan memahami bahwa polisi hadir sebagai sahabat yang membantu menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.

Selain memberikan edukasi lalu lintas, kegiatan tersebut juga bertujuan membentuk karakter disiplin dan kepedulian anak terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain, terutama saat berada di jalan raya bersama orang tua maupun ketika berada di lingkungan sekolah.

Melalui pendekatan edukatif dan suasana yang menyenangkan, anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap materi yang diberikan, termasuk saat diperkenalkan berbagai simbol rambu lalu lintas dan tata cara menyeberang jalan dengan aman yang disampaikan langsung oleh anggota Satlantas Polres Cirebon Kota.

Kegiatan edukasi keselamatan lalu lintas sejak usia dini dinilai penting karena anak-anak merupakan generasi penerus yang perlu dibekali pemahaman mengenai budaya tertib berlalu lintas agar tumbuh menjadi masyarakat yang lebih disiplin dan peduli terhadap keselamatan di jalan raya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan bahwa program Polisi Sahabat Anak menjadi bagian dari edukasi humanis kepolisian kepada generasi muda sejak usia dini. “Kami mengimbau para orang tua untuk terus mendampingi dan memberikan contoh tertib berlalu lintas kepada anak-anak serta segera menghubungi Layanan Polisi 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian maupun informasi terkait keamanan dan keselamatan masyarakat,” ujarnya.

((A, Rahmat))

Hari Kebangkitan Nasional 2026, Kapolresta Tangerang: Jaga Tunas Bangsa Demi Masa Depan Negara


Uploaded Image


Polresta Tangerang melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun 2026 di Lapangan Apel Mapolresta Tangerang, Rabu (20/5/2026). Upacara berlangsung khidmat dan diikuti jajaran pejabat utama, personel Polresta Tangerang, ASN, serta personel Polsek jajaran.

Peringatan Harkitnas tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara.” Tema tersebut menekankan pentingnya menjaga generasi muda sebagai aset utama bangsa.

"Sekaligus memperkuat semangat persatuan dan nasionalisme di tengah berbagai tantangan zaman," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah.

Uploaded Image

Dia melanjutkan, Harkitnas menjadi momentum untuk membangun kembali semangat kebangsaan. Terutama dalam menjaga generasi muda dari berbagai pengaruh negatif yang dapat mengancam masa depan bangsa.

“Tema tahun ini mengingatkan kita bahwa menjaga tunas bangsa berarti menjaga masa depan dan kedaulatan negara," ujarnya. 

Indra Waspada menyebut, generasi muda harus disiapkan menjadi pribadi yang kuat, disiplin, berkarakter, dan memiliki semangat nasionalisme. Dia menambahkan, tantangan saat ini tidak hanya berkaitan dengan keamanan konvensional. Tetapi juga ancaman sosial, narkoba, kekerasan dan intoleransi.

"Hingga pengaruh negatif di ruang digital yang dapat merusak karakter generasi muda," katanya. 

Uploaded Image

Karena itu, lanjut Indra Waspada, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan positif bagi anak-anak serta generasi muda.

Dia menyambung, ebangkitan nasional saat ini bukan hanya tentang mengenang sejarah. Tetapi bagaimana kita bersama-sama menjaga persatuan, memperkuat dan kepedulian sosial. 

"Serta melindungi generasi penerus bangsa,” katanya.

Dalam pelaksanaan upacara tersebut, personel juga diajak untuk terus meningkatkan semangat pengabdian dan disiplin. Serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut sebagai bagian dari komitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polresta Tangerang.





Toher Aswi

Bhabinkamtibmas Polsek Cikupa Amankan Penyaluran Bantuan Beras dan Minyak Goreng di Desa Bojong


Uploaded Image


TANGERANG – Dalam rangka memastikan penyaluran bantuan sosial berjalan aman dan tertib, jajaran Polsek Cikupa melaksanakan pengamanan kegiatan pembagian bantuan beras dan minyak sayur dari Kementerian Sosial di wilayah Desa Bojong, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Selasa (20/5/2026).

Kegiatan berlangsung pukul 12.00 WIB di Aula Kantor Desa Bojong dengan melibatkan Bripka Reza Fajar A selaku Bhabinkamtibmas Desa Bojong.

Dalam pelaksanaannya, Bhabinkamtibmas melakukan pengamanan guna memastikan proses pembagian bantuan kepada masyarakat berjalan lancar, aman, dan kondusif. Selain itu, personel juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga yang hadir.

Bripka Reza Fajar A turut menjalin komunikasi dan dialog dengan masyarakat guna menyerap aspirasi warga serta memperkuat hubungan baik antara Polri dan masyarakat di wilayah Desa Bojong.

Uploaded Image

Pada kesempatan tersebut, masyarakat juga diberikan sosialisasi terkait layanan Call Center 110 sebagai sarana pelaporan cepat apabila terjadi gangguan keamanan maupun kejadian darurat lainnya.

Kegiatan pengamanan dan pelayanan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat yang merasa terbantu dengan kehadiran Polri di tengah kegiatan sosial kemasyarakatan.
Kapolresta Tangerang Andi M. Indra Waspada Amirulloh melalui Kapolsek Cikupa Syamsul Bahri menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan masyarakat merupakan bentuk pelayanan Polri untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Pengamanan kegiatan sosial masyarakat akan terus dilakukan guna memberikan rasa aman, meningkatkan kesadaran hukum, serta mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat,” tegas Kapolsek Cikupa.

Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan tercipta hubungan yang harmonis antara masyarakat dan kepolisian serta terjaganya stabilitas keamanan di wilayah hukum Polsek Cikupa.

BeritaKodim 0707/Wonosobo Gelar Latihan Aplikasi Sistem Blok Penanggulangan Bencana Alam Banjir dan Tanah Longsor



Wonosobo – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, Kodim 0707/Wonosobo melaksanakan Latihan Aplikasi Sistem Blok dengan materi utama penanggulangan banjir dan tanah longsor. Latihan tersebut digelar di Dusun Sidojoyo, Kelurahan Pagerkukuh, Wonosobo.

Kegiatan ini melibatkan seluruh personel Kodim 0707/Wonosobo mulai dari Perwira Staf, Danramil jajaran, hingga Bintara dan Tamtama. Latihan juga melibatkan sinergi lintas sektor, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. 
Pasi Ops Kodim 0707/Wonosobo, Lettu Cba Sutardi, menjelaskan bahwa latihan ini bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan teknis prajurit dalam menghadapi situasi darurat bencana di wilayah teritorial. 

“Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi menghadapi potensi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor di wilayah Wonosobo. Penekanan latihan tidak hanya pada penguasaan teori dan teknik penanggulangan bencana, tetapi juga pada aspek koordinasi lintas sektor, evaluasi strategi, serta pembangunan sinergi antara TNI dan masyarakat,” ujar Lettu Cba Sutardi.

Berbagai simulasi dilaksanakan dalam latihan tersebut, antara lain penyuluhan pencegahan banjir kepada warga, penyiapan posko darurat, serta simulasi evakuasi korban bencana. Salah satu rangkaian yang paling menarik adalah simulasi penyelamatan korban banjir di sungai, di mana personel gabungan menunjukkan koordinasi dan ketangkasan dalam mengevakuasi korban ke tempat aman.

Komandan Kodim 0707/Wonosobo, Letkol Inf Yoyok Suyitno S.Sos., menyampaikan bahwa latihan ini sejalan dengan konsep Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Menurutnya, TNI harus siap mendukung penanggulangan bencana sebagai bagian dari tugas perbantuan kepada masyarakat.

“Sasaran dari latihan ini adalah terwujudnya konsep strategis penanggulangan bencana yang dapat digunakan sewaktu-waktu, dengan pola kerja sama terpadu yang efektif dan efisien,” tegas Dandim.

Letkol Inf Yoyok Suyitno menambahkan bahwa latihan semacam ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana strategis untuk membentuk prajurit yang tanggap, terlatih, dan siap diterjunkan kapan pun diperlukan. “Latihan ini harus dijadikan bekal pengetahuan untuk bertindak dan berbuat di lapangan. Bencana tidak mengenal waktu, dan kesiapan adalah senjata utama kita,” tegasnya.

Dalam pelaksanaannya, Kodim 0707/Wonosobo juga menggandeng narasumber dari instansi terkait untuk memperkaya materi dan wawasan peserta. Diharapkan melalui latihan ini, kapasitas dan kesiapsiagaan seluruh personel dalam mendukung mitigasi bencana semakin meningkat, serta memperkuat sinergi TNI dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga keselamatan wilayah Wonosobo.



(Yudhi)
Pendm0707
Uploaded Image

Jelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Babinsa Pajang Bersama Bhabinkamtibmas Lakukan Pengecekan Hewan Qurban

Surakarta -  Menjelang Hari Raya Idul adha 1447 Hijriah,  Babinsa Kelurahan Pajang Sertu Yuli Sih M Bersama Bhabinkamtibmas Pajang Aiptu Slamet melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi kepada pedagang hewan qurban milik Ibu Surati di wilayah Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Rabu (20/05/2026).

Dikatakan Sertu Yuli kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian serta upaya antisipasi terhadap penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak yang diperjualbelikan menjelang Hari Raya Idul adha, dimana permintaan hewan kurban mengalami peningkatan cukup signifikan.

"Dalam kesempatan tersebut kami melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi kesehatan hewan qurban jenis sapi yang berada di lokasi penjualan. Dari hasil pemeriksaan dan pemantauan, diketahui sebanyak 20 ekor sapi yang diperdagangkan dalam kondisi sehat, aktif, serta layak untuk dijadikan hewan qurban."ujarnya.

"Selain melakukan pengecekan kesehatan hewan, petugas juga berdialog dengan pedagang terkait perawatan ternak, kebersihan kandang, pola pemberian pakan, hingga langkah-langkah pencegahan penyebaran penyakit pada hewan ternak. Petugas mengingatkan agar kebersihan lingkungan kandang selalu dijaga guna menjaga kesehatan hewan dan kenyamanan masyarakat sekitar."terangnya.

Lebih lanjut ditambahkannya kegiatan pengecekan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif untuk memastikan hewan kurban yang dijual kepada masyarakat benar-benar sehat dan terbebas dari penyakit menular, khususnya PMK.

“Kami bersama Bhabinkamtibmas melaksanakan pemantauan dan pengecekan hewan kurban untuk memastikan kondisi hewan sehat serta mengantisipasi penyebaran PMK menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Kami juga mengimbau kepada pedagang agar segera berkoordinasi dengan dinas peternakan apabila ditemukan hewan yang menunjukkan gejala sakit,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada Ibu Surati selaku pedagang hewan kurban agar selalu memperhatikan kesehatan ternak serta rutin melakukan pemeriksaan kondisi hewan. Selain itu, apabila ditemukan tanda-tanda seperti hewan mengalami luka pada mulut, kuku, demam, atau kehilangan nafsu makan, pedagang diminta segera melaporkan kepada dinas terkait untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Secara terpisah Danramil 01 Laweyan Kapten Inf Suwarto mengatakan bahwa sinergitas antara  Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan monitoring hewan qurban tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang akan membeli hewan kurban, sekaligus memastikan pelaksanaan Idul adha 1447 Hijriah berjalan lancar dan aman.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Anggota Satgas TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 Lakukan Sejumlah Persiapan Jelang Penutupan

Surakarta – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Kodim 0735/Surakarta Tahun 2026 di Desa Krajan Rt 02, 04 Rw 01 Kelurahan Mojosongo di rencanakan akan di tutup besuk pada tanggal 21 Mei sejumlah persiapan telah di lakukan yang salah satunya adalah lapangan sepak bola mini yang berada di Jl. Tangkuban Perahu No. 2B Mojosongo Jebres Surakarta. Rabu ( 20/05/2026).

Danramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Lettu Cba Bambang S menegaskan warga setempat bersama personel TNI bahu-membahu melaksanakan kerja bakti membersihkan lapangan dan memasang umbul-umbul di lapangan yang akan dipergunakan untuk acara penutupan TMMD Sengkuyung tahap II besok pagi.

"Persiapan yang dilakukan oleh Satgas TMMD bersama warga adalah mulai dari pemasangan spanduk acara penutupan, pembersihan sampah-sampah di lapangan dan lokasi sekitar kanan kiri jalan lintas masuk lapangan. Kemudian, pemasangan berbagai tenda,”jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut Lettu Cba Bambang. S menambahkan penutupan TMMD Sengkuyung tahap II Kodim 0735/Surakarta sesuai petunjuk komando atas kalo tidak ada halangan rencananya akan ditutup oleh Komandan Kodim 0735/Surakarta

“Suatu kebanggaan bagi kita dan masyarakat kegiatan TMMD akan di tutup oleh Dandim 0735/Surakarta sedari itu anggota satgas bersama masyarakat telah melaksanakan kerja bakti untuk pembersihan dan persiapan lokasi upacara nantinya. Ini merupakan kemanunggalan TNI dengan masyarakat, bahkan hingga pekerjaan kecil dilaksanakan secara bersama-sama,”pungkasnya.

Penulis : Arda72
Uploaded Image

Polres Bangka Barat Ringkus Pelaku Curanmor Antar Kabupaten, Terlibat Aksi Pencurian di Bangka Selatan



Polres Bangka Barat berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah Dusun IV Simpang Kadur, Desa Belo Laut, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas Iptu Yos Sudarso mengatakan pengungkapan kasus tersebut dilakukan setelah Tim Macan Putih Satreskrim Polres Bangka Barat melakukan penyelidikan intensif terhadap laporan kehilangan sepeda motor milik korban bernama Dina Rafiana.

“Pelaku berhasil diamankan Tim Opsnal Satreskrim Polres Bangka Barat di wilayah Kota Pangkalpinang beserta barang bukti satu unit sepeda motor Honda Scoopy milik korban,” kata Yos, Selasa malam.

Peristiwa pencurian itu terjadi pada Selasa, 12 Mei 2026. Saat itu korban bersama suaminya meninggalkan rumah untuk menginap di kediaman orang tuanya di Desa Air Belo. Namun saat kembali ke rumah keesokan harinya, korban mendapati sepeda motor Honda Scoopy warna cream coklat yang diparkir di teras rumah telah hilang.

Korban kemudian mencoba menghubungi tetangganya yang diketahui bernama Ari, namun tidak mendapat respons. Korban juga mendapati barang-barang milik Ari sudah tidak berada di lokasi sehingga menimbulkan kecurigaan bahwa yang bersangkutan merupakan pelaku pencurian kendaraan tersebut.

Berdasarkan laporan korban, Tim Macan Putih Satreskrim Polres Bangka Barat bergerak melakukan penyelidikan hingga akhirnya memperoleh informasi keberadaan pelaku di Kota Pangkalpinang pada Minggu, 17 Mei 2026.

“Setelah dilakukan penyelidikan dan pembuntutan, pelaku berhasil diamankan saat berada di sebuah rumah kosong di Jalan Ketapang, Pangkalpinang,” ujar Yos.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku diketahui berinisial S alias Sarikun (43), warga Tulang Bawang Barat, Lampung. Selain melakukan pencurian kendaraan bermotor di wilayah Bangka Barat, pelaku juga diketahui terlibat dalam aksi pencurian di dua tempat kejadian perkara (TKP) berbeda di wilayah Kabupaten Bangka Selatan.

“Pelaku ini merupakan bagian dari jaringan pencurian kendaraan bermotor lintas kabupaten. Dari hasil pendalaman sementara, yang bersangkutan juga melakukan aksi pencurian di wilayah Bangka Selatan sebanyak dua TKP,” jelas Yos.

Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Bangka Barat guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, serta segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar

(HR) 

Satresnarkoba Polres Wonosobo Tangkap Pengguna Sabu di Kec. Kalikajar


Wonosobo – Satresnarkoba Polres Wonosobo kembali mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah Kabupaten Wonosobo. Seorang pria berinisial BS (34), warga Kecamatan Kalikajar, ditangkap petugas saat diduga hendak mengonsumsi sabu di rumahnya sendiri.

Penangkapan dilakukan pada Jumat, 17 April 2026 sekitar pukul 16.30 WIB di teras rumah tersangka di wilayah Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo.

Kasatresnarkoba Polres Wonosobo AKP Teguh Sukosso, S.H., M.H. mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas penyalahgunaan narkotika di wilayah tersebut.

“Menindaklanjuti informasi masyarakat, anggota Satresnarkoba melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan seorang pria yang diduga menyimpan narkotika jenis sabu,” ujarnya.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan satu paket sabu seberat bruto 1,24 gram yang disimpan di dalam bungkus rokok warna putih kombinasi merah. Paket sabu itu dibungkus tisu putih, dimasukkan ke dalam potongan sedotan plastik hitam yang dilakban warna oranye, lalu disimpan di saku celana pendek yang dikenakan tersangka.

Tidak hanya itu, polisi juga menemukan sejumlah alat yang diduga digunakan untuk mengonsumsi sabu di dalam lemari pakaian kamar tersangka. Barang bukti tersebut antara lain satu set bong atau alat hisap dari botol plastik bekas, pipet kaca, sekop dari sedotan plastik, korek api gas, gunting, serta plastik klip bekas bungkus sabu.

Petugas turut mengamankan satu unit telepon genggam yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkotika tersebut.

Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku sudah pernah membeli sabu beberapa kali dengan harga ratusan ribu untuk digunakan sendiri. 

“Selain mengamankan narkotika jenis sabu, petugas juga menemukan seperangkat alat hisap yang menguatkan dugaan penyalahgunaan narkotika oleh tersangka,” kata AKP Teguh.

Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Wonosobo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengembangan guna menelusuri pemasok narkotika tersebut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

AKP Teguh juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian terkait dugaan penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas informasi yang diberikan sehingga pengungkapan kasus ini dapat dilakukan. Peran masyarakat sangat penting dalam upaya pemberantasan narkoba. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersama-sama menjaga lingkungan agar terbebas dari narkotika,” ujarnya.


(Yudhi)
Uploaded Image

Viral “Pocong” Diduga Modus Kejahatan, Polresta Tangerang Tingkatkan Patroli dan Imbau Warga Aktifkan Ronda


Uploaded Image


Polresta Tangerang merespons teror “pocong” di sejumlah wilayah yang viral beredar di media sosial. Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengimbau masyarakat tetap waspada namun tetap tenang dan tidak panik.

"Tingkatkan kewaspadaan, namun tenang dan tidak panik. Serta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum tervalidasi dengan tidak menyebarkan kabar yang belum jelas kebenarannya," kata Indra Waspada, Selasa (19/5/2026). 

Dari informasi yang beredar, muncul dugaan aksi teror "pocong" tersebut dijadikan modus kejahatan seperti pencurian atau perampokan dengan cara menakut-nakuti warga. Oleh karena itulah, Indra Waspada meminta masyarakat tenang. 

Sebab menurutnya, aksi-aksi menyerupai teror tersebut diduga sengaja dilakukan untuk menciptakan rasa takut di tengah masyarakat. Situasi itu kemudian dapat dimanfaatkan oleh pelaku kriminal untuk menjalankan aksinya saat lingkungan dalam kondisi tidak kondusif.

"Jangan sampai masyarakat merasa takut yang justru dimanfaatkan untuk melakukan tindak pidana seperti pencurian maupun perampokan,” katanya.

Indra Waspada menegaskan, untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, Polresta Tangerang melalui fungsi Bhabinkamtibmas bersama unsur Babinsa dan perangkat lingkungan akan meningkatkan patroli di wilayah permukiman warga, khususnya pada malam hingga dini hari.

Selain itu, masyarakat juga didorong kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) atau ronda malam sebagai langkah antisipasi menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

“Kami juga mengajak masyarakat menghidupkan kembali ronda atau siskamling. Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” ungkapnya.

Indra Waspada menegaskan, masyarakat diminta segera melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan atau hal-hal yang meresahkan di lingkungan sekitar. Pelaporan dapat dilakukan ke kantor polisi terdekat maupun melalui layanan call center 110 yang aktif selama 24 jam.

Meski demikian, pihak kepolisian memastikan tetap melakukan penyelidikan terkait viralnya teror “pocong” tersebut guna mengungkap pihak yang terlibat serta motif di balik aksi tersebut.

“Kami tetap melakukan pendalaman dan penyelidikan untuk mengetahui siapa pelakunya serta apa motif sebenarnya,” pungkas Indra Waspada.





Toher Aswi

Selasa, 19 Mei 2026

Hari ke-28 TMMD Sengkuyung Tahap II Kodim 0735/Surakarta, Progres Capai 97%

Surakarta- Memasuki hari ke-28 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung yang dilaksanakan oleh Kodim 0735/Surakarta, progres pengerjaan infrastruktur di Desa Krajan, Kecamatan Jebres, telah mencapai 97%, Antusiasme dan semangat gotong royong antara TNI dan warga terus mewarnai kegiatan yang bertujuan mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Selasa (19/05/2026) 

Komandan Kodim 0735/Surakarta, Letkol Inf Arief Handoko Usman. S.H menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang solid antara prajurit TNI dan masyarakat setempat. Ia menekankan bahwa TMMD bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan rakyat dalam mendorong kemajuan desa.

“Kami berharap program ini dapat segera selesai tepat waktu, agar hasilnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat. Selain meningkatkan Sarana Pembangunan, TMMD ini juga diharapkan mampu menahan lateral tanah dan air untuk mencegah longsor dan Pengendali drainase serta melindungi badan jalan jembatan atau bangunan agar tidak mudah ambles atau rusak,” ujar Letkol Inf Arief

Kegiatan TMMD ini mencakup pembangunan talud beton, dan kegiatan non-fisik seperti penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, serta bakti sosial.

Respon masyarakat pun sangat positif. Mereka menyambut dengan antusias setiap progres yang telah dicapai. Salah seorang warga mengungkapkan rasa bangga desanya terpilih menjadi lokasi TMMD.

"Kami sangat senang dan bangga. Talud yang dibangun ini sangat penting bagi kami. Sekarang makin kokoh taludnya, dan ke depan pasti membawa dampak baik bagi kehidupan kami,” ungkap Suwarno seorang warga setempat.

Dengan sisa waktu yang tersedia, pihak Kodim 0735/Surakarta Koramil 04/Jebres optimis seluruh sasaran akan tercapai 100% dan memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat di Desa Krajan Mojosongo.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image