Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Cegah Lonjakan Harga, Babinsa Nusukan Bersama Security Pasar Rutin Cek Harga Sembako

Surakarta – Guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, Babinsa Kelurahan Nusukan Serka Supadmo dari Koramil 02/Banj...

Postingan Populer

Minggu, 16 Agustus 2026

Cegah Lonjakan Harga, Babinsa Nusukan Bersama Security Pasar Rutin Cek Harga Sembako

Surakarta – Guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, Babinsa Kelurahan Nusukan Serka Supadmo dari Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta bersama Security Pasar Tradisional Nusukan melaksanakan pengecekan harga Sembilan Bahan Pokok. 

Kegiatan berlangsung di Pasar Tradisional Nusukan, Jl. Kapten Piere Tendean, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Sabtu (15/08/2026)

Dalam pengecekan tersebut, Babinsa bersama petugas keamanan pasar mendatangi satu per satu kios pedagang untuk memantau harga sembako dan kebutuhan pokok lainnya. Tujuannya memastikan harga masih dalam kondisi normal dan tidak ada lonjakan harga yang memberatkan masyarakat.

Pada kesempatan itu Serka Supadmo juga menghimbau para pedagang agar tidak menaikkan harga sembako secara sepihak. 

"Jika ada rencana penyesuaian harga, diharapkan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Lurah Pasar dan Paguyuban Pasar agar tidak merugikan pembeli maupun pedagang lain."tegasnya.

Sementara itu Bapak Suyoto selaku Lurah Pasar Tradisional Nusukan mengapresiasi peran Babinsa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Babinsa yang selalu menyempatkan diri mengecek harga sembako di Pasar Nusukan dan terus menghimbau pedagang agar menjaga stabilitas harga,” ujarnya.

Kegiatan pengecekan harga ini akan terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap ketahanan ekonomi masyarakat dan pengendalian inflasi di tingkat pasar tradisional.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Sabtu, 15 Agustus 2026

Pasca Gempa M7,7, Polres Sikka Bergerak Cepat Tangani Dampak dan Evakuasi Korban

 

Uploaded Image


SIKKA, NTT — Kepolisian Resor (Polres) Sikka bergerak cepat melakukan penanganan pascagempa bumi yang mengguncang wilayah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi.

Gempa yang terjadi sekitar pukul 06.13 WITA tersebut berdasarkan analisis BMKG memiliki parameter pemutakhiran magnitudo M7,7 dengan kedalaman 5 kilometer dan berpotensi tsunami.

Sesaat setelah gempa terjadi, Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, S.I.K., bersama personel Polres Sikka langsung turun ke sejumlah lokasi untuk melakukan pengecekan dan memastikan kondisi masyarakat serta dampak kerusakan yang ditimbulkan.

Dari hasil pemantauan awal di lapangan, salah satu lokasi yang mengalami dampak kerusakan cukup parah berada di Area Pelabuhan Lorens Sai, Maumere.

Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa jajaran kepolisian bergerak cepat untuk memastikan keselamatan masyarakat sekaligus melakukan penanganan di lokasi terdampak.

Uploaded Image

“Bapak Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko menekankan kepada seluruh jajaran agar bergerak cepat, responsif dan mengutamakan keselamatan masyarakat dalam setiap tahapan penanganan pascagempa. Personel di lapangan diminta segera melakukan pengecekan lokasi terdampak, membantu proses evakuasi, pencarian korban serta melakukan pendataan secara akurat,” ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra.

Menurutnya, kondisi pascagempa masih terus dipantau dan data mengenai korban maupun kerusakan masih dalam proses pendataan. Karena itu, masyarakat diminta tidak terburu-buru menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Data yang kami sampaikan merupakan hasil pemantauan dan laporan sementara dari lapangan. Proses evakuasi, pencarian dan pendataan korban masih terus dilakukan. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah, BMKG maupun kepolisian,” lanjut Kabidhumas Polda NTT.

Polisi Fokus Evakuasi dan Pendataan Korban

Saat ini personel Polres Sikka bersama unsur terkait masih berada di lapangan untuk melakukan proses evakuasi, pencarian serta pendataan korban.

Langkah tersebut menjadi prioritas untuk memastikan setiap warga yang terdampak dapat segera memperoleh pertolongan dan penanganan yang dibutuhkan.

Polisi juga melakukan pemantauan terhadap sejumlah titik yang dilaporkan mengalami kerusakan guna mengantisipasi kemungkinan adanya korban yang masih membutuhkan pertolongan.

Selain penanganan fisik di lapangan, jajaran Polres Sikka juga terus memberikan imbauan kepada masyarakat, baik secara langsung maupun melalui media daring dan media sosial.

Imbauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga situasi tetap kondusif sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar di tengah situasi darurat.

Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Waspada

Polda NTT mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan adanya informasi lanjutan dari otoritas terkait, namun tidak perlu panik.

Masyarakat diminta mengikuti arahan petugas di lapangan dan menjadikan informasi dari BMKG, pemerintah daerah, kepolisian serta instansi resmi lainnya sebagai rujukan utama.

Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra menambahkan bahwa kepolisian akan terus melakukan pemutakhiran informasi sesuai perkembangan hasil pengecekan dan pendataan di lapangan.

“Kami meminta masyarakat tidak panik, tetapi tetap waspada. Jangan mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya. Ikuti arahan petugas dan gunakan kanal informasi resmi untuk mendapatkan perkembangan situasi,” tegasnya.

Polda NTT bersama Polres Sikka dan seluruh unsur terkait akan terus melakukan koordinasi dalam penanganan pascagempa, khususnya untuk mempercepat proses evakuasi, pencarian dan pendataan korban serta memastikan keamanan masyarakat di wilayah terdampak.

Hingga laporan ini disampaikan, proses evakuasi, pencarian dan pendataan korban masih berlangsung. Perkembangan mengenai jumlah korban maupun kerusakan akan disampaikan setelah dilakukan verifikasi lebih lanjut oleh petugas di lapangan.





Toher Aswi

Jaket Kulit Berkualitas Hadir di Wonosobo, Tawarkan Beragam Produk Kulit


WONOSOBO – Kabar baik bagi masyarakat Wonosobo dan sekitarnya yang sedang mencari produk berbahan kulit berkualitas. Kini, berbagai pilihan produk kulit hadir dan dapat ditemukan di kawasan Ruko Rel Kereta Singkir, Wonosobo, tepatnya di sebelah lampu merah (setopan).

Tidak hanya menyediakan jaket kulit, tempat ini juga menawarkan beragam produk berbahan kulit lainnya, seperti tas kulit, dompet, hingga ikat pinggang dengan berbagai pilihan model yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

Menariknya, selain menyediakan produk yang sudah tersedia, konsumen juga dapat melakukan pemesanan sesuai kebutuhan. Dengan banyaknya pilihan produk, masyarakat dapat memilih barang yang sesuai dengan selera maupun kebutuhan penggunaan sehari-hari.

Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi mengenai produk, ketersediaan barang, maupun melakukan pemesanan, dapat menghubungi melalui WhatsApp Teteh di nomor +62 812-2798-1965.

Dengan hadirnya berbagai produk kulit tersebut, masyarakat Wonosobo kini memiliki alternatif untuk mendapatkan jaket, tas, dompet, dan ikat pinggang dalam satu tempat dengan pilihan yang beragam.

(Yudhi)
Uploaded Image

Ciptakan Kenyamanan Dan Kondusifitas di Wilayah Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Laksanakan Patroli Malam.

Surakarta, Jum'at 14/08/2026 pukul 21.00 WIB, Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim 0735/Surakarta Sertu Marno melaksanakan Patroli Malam di seputaran wilayah binaan Koramil 05/Pasar Kliwon.

Ditegaskan Sertu Marno Patroli malam bersama Linmas  dilaksanakan ditempat rawan terjadinya kriminalitas dan bentuk kejahatan lainnya, melalui obyek-obyek vital Pemerintah serta kegiatan masyarakat yang ada diwilayah Koramil 05/Pasar Kliwon juga termasuk  lingkungan maupun perumahan warga masyarakat.

"Patroli bersama Linmas bukan hanya sekedar kegiatan rutinitas Piket Koramil 05/Pasar Kliwon,namun merupakan salah satu wujud tanggung jawab dan tindakan aktif Piket sebagai upaya menciptakan kondusifitas, meminimalisir terjadinya kriminalitas maupun kemungkinan terjadinya gangguan keamanan lainnya terhadap masyarakat khususnya di wilayah Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim Surakarta."pungkasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Babinsa Hadiri Pengukuhan dan Pelantikan PASKIBRA SMKN 08/Surakarta

Surakarta - Babinsa Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Sertu Budiono hadiri pengukuhan Paskibra SMKN 08/Surakarta bertempat di halaman Sekolah SMKN 08 Jl. Sangihe Kelurahan Kepatihan Wetan Kec. Jebres Kota Surakarta. Jum’at ( 14/08/2026).

Sertu Budiono mengatakan Pengukuhan Paskibra SMKN 08/Surakarta berlangsung dengan khidmat. Acara ini menjadi momen penting bagi para putra-putri terbaik dari berbagai kelas di sekolah SMKN 08/Surakarta ini, yang telah terpilih untuk mengemban tugas mulia mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81, 17 Agustus 2026.

Dalam prosesi pengukuhan ini, para anggota Paskibraka resmi disahkan sebagai pengibar bendera, menandakan kesiapan mereka dalam menjalankan tugas negara.

 Semangat patriotisme dan tanggung jawab terpancar dari wajah-wajah muda yang penuh kebanggaan dan tekad.

"Pengukuhan ini bukan sekadar formalitas, tetapi simbol dari dedikasi dan kerja keras para pelajar yang telah menjalani latihan intensif demi suksesnya upacara pengibaran bendera Merah Putih, yang menjadi puncak perayaan kemerdekaan di SMKN 08/Surakarta. Mari dukung dan bantu doa agar mereka mampu melaksanakan tugas dengan baik tanpa hambatan apapun. Dirgahayu Negeriku. Terus Melaju Untuk Indonesia Emas,”pungkas Sertu Budiono

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Jelang HUT Ke-81 RI, Kodim 0735/Surakarta Gelar Do'a Bersama

Surakarta - Sebagai ungkapan rasa syukur dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Kodim 0735/Surakarta menggelar doa bersama. Bertempat di masjid Al Falaq Komplek Kodim 0735/Surakarta, Jln. A Yani No.349, Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Jum’at (14/08/2026).

Kegiatan doa bersama dalam rangka memperingati HUT RI ke-81 Tahun 2026 diikuti seluruh Prajurit dan PNS Jajaran Kodim 0735/Surakarta.

Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H., dalam sambutannya menyatakan tujuan Doa bersama, selain sebagai ungkapan rasa syukur kepada tuhan yang maha esa yang telah memberikan karunianya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kegiatan ini kita lakukan dalam rangka mengirim doa kepada para pahlawan yang telah gugur dalam memperjaungkan Kemerdekaan Indonesia, sekaligus bagi kita pewaris perjuangannya dalam mengisi kemerdekaan."tuturnya.

“Semoga diberikan barokah keselamatan dan kelancaran serta kesuksesan dalam mengabdi mengisi kemerdekaan RI,” pungkasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Perkuat Pelayanan Publik Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo Borong Delapan Penghargaan pada Evaluasi Kinerja Semester I TA 2026 

WONOSOBO – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo menghadiri kegiatan Evaluasi Capaian  Kinerja  Semester  I  Tahun  Anggaran  2026  UPT  Imigrasi  Se  Jawa  Tengah  yang diselenggarakan di Horison Resort Dieng Kabupaten Wonosobo pada Jumat 14 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah Haryono Agus Setiawan. Agenda acara diisi dengan paparan materi dari Kantor Pelayanan  Perbendaharaan  Negara  Banjarnegara  serta  pemaparan  capaian  kinerja  dari seluruh UPT Imigrasi Jawa Tengah. 

Dalam  pengarahannya  Kepala  Kantor  Wilayah  Direktorat  Jenderal  Imigrasi  Jawa  Tengah Haryono Agus Setiawan menekankan pentingnya keterbukaan dan komitmen Bersama dalam meningkatkan  mutu  layanan  keimigrasian.  Ia  mengimbau  seluruh  jajaran  untuk menyampaikan capaian kinerja secara terbuka dan komprehensif. 

“Evaluasi  bukan  sekadar  melihat  angka  capaian  atau  membandingkan  antara  target  dan realisasi, tetapi merupakan momentum untuk melihat Kembali sejauh mana program dan kegiatan yang telah kita laksanakan memberikan hasil dan manfaat bagi organisasi serta Masyarakat.” Ungkapnya. 

Pada momentum evaluasi ini Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo juga mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih delapan penghargaan dan apresiasi atas komitmen peningkatan kualitas kinerja serta pelayanan publik. 

Adapun delapan penghargaan yang berhasil diraih meliputi: 

1.  Unit Kerja Pelayanan Berpredikat Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. 
2.  Penilaian  Maladministrasi  Pelayanan  Publik  Tahun  2025  dengan  nilai  kualitas pelayanan Baik dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia. 
3.  Juara 1 Stand Terbaik Wonosobo Expo 2026 dari Pemerintah Kabupaten Wonosobo
4.  Terbaik 1 Magelang Fair 2026 dari Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Magelang. 
5.  Terbaik 1 Implementasi Kartu Kredit Pemerintah Tahun 2025 Wilayah Wonosobo dari Kantor  Pelayanan  Perbendaharaan  Negara  Banjarnegara  Direktorat  Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan. 
6.  Sangat Baik dalam Kinerja Pelaksanaan Anggaran Periode 2025 dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan  Negara  Banjarnegara  Direktorat  Jenderal  Perbendaharaan Kementerian Keuangan. 
7.  Unit  dengan  Capaian  Indikator  Kinerja  Pelaksanaan  Anggaran  Sangat  Baik  Tahun Anggaran 2025 dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Jawa Tengah. 
8.   Juara 2 Stand Terbaik Festival Batik Magelang 2025 dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Magelang.

Rangkaian apresiasi tersebut menjadi pendorong semangat bagi Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo untuk terus berbenah meningkatkan efektivitas kinerja dan menghadirkan layanan keimigrasian yang berdampak positif bagi Masyarakat luas. Memasuki pelaksanaan kinerja Semester II Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo siap menjaga capaian yang telah diraih serta meningkatkan standar kualitas pelayanan secara berkelanjutan

(Yudhi)
Uploaded Image

Jumat, 14 Agustus 2026

Apel Kebangsaan Jaga Rawat Jawa Barat, Kapolresta Cirebon Ajak Seluruh Elemen Bersatu Jaga dan Rawat Kabupaten Cirebon

CIREBON – Polresta Cirebon menggelar Apel Kebangsaan “Jaga Rawat Jawa Barat untuk Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” Tahun 2026 di Lapangan Apel Mapolresta Cirebon, Jalan Raden Dewi Sartika No. 1, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (14/8/2026) sore.

Apel tersebut menjadi momentum memperkuat persatuan dan kesatuan sekaligus membangun komitmen bersama antara pemerintah, TNI-Polri dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan serta kondusivitas Kabupaten Cirebon.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., bertindak sebagai pimpinan apel. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag., Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dr. Sophi Zulfia, S.H., M.H., Kasdim 0620 Kabupaten Cirebon Mayor Arm Sulkhan, Ketua FKUB Kabupaten Cirebon KH. Wawan Arwani Amin, Ketua Dai Kamtibmas Polresta Cirebon KH. M. Arif Suhartono, Rektor UMC Cirebon Arif Nurudin, S.T., M.T., Ketua PCNU Kabupaten Cirebon KH. Aziz Hakim Syaerozie, perwakilan Danlanal Cirebon, para pejabat utama Polresta Cirebon, para Kapolsek jajaran, serta unsur instansi terkait.

Apel juga diikuti personel gabungan dan berbagai komponen masyarakat, di antaranya jajaran Polri, Kodim 0620 Kabupaten Cirebon, Satpol PP, Satpam Red Guard Cirebon, KBP3 Polresta Cirebon, Senkom Mitra Polri, Banser, Pemuda Muhammadiyah, mahasiswa UMC, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, seniman dan budayawan, komunitas ojek online, komunitas Motor Tiger Kabupaten Cirebon, aliansi buruh, gabungan Kuwu, kelompok tani, serta Pramuka Saka Bhayangkara.

Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan penandatanganan dan deklarasi kebangsaan sebagai bentuk komitmen seluruh elemen untuk menjaga persatuan dan kesatuan, memperkuat sinergitas, serta mewujudkan Kabupaten Cirebon yang aman, damai dan kondusif.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama mengatakan, Apel Kebangsaan tersebut merupakan gagasan Kapolda Jawa Barat yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Jawa Barat.

“Apel Kebangsaan ini merupakan ide dari Bapak Kapolda Jawa Barat dan dilaksanakan serentak pada sore ini di seluruh Jawa Barat. Bapak Kapolda Jawa Barat memberikan jargon atau tagline yaitu Apel Kebangsaan Jaga Rawat Jawa Barat,” ujar Kombes Pol. Imara Utama.

Ia menegaskan, keamanan dan kenyamanan Kabupaten Cirebon merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen masyarakat.

“Kami semua di sini bersama Pak Bupati, kemudian Ibu Ketua Dewan, Pak Dandim, kemudian dari TNI lainnya, kami semua bersatu padu, berkomitmen dengan seluruh masyarakat dan elemen yang ada untuk menjaga Kabupaten Cirebon tetap aman dan merawat Kabupaten Cirebon sehingga warga Kabupaten Cirebon merasa nyaman tinggal di Kabupaten Cirebon,” jelasnya.

Kapolresta menambahkan, seluruh elemen masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Apel Kebangsaan ini melibatkan seluruh komponen masyarakat, baik itu dari ormas, kepemudaan, mahasiswa, kemudian juga ojek online, semuanya wajib memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan merawat Kabupaten Cirebon ini,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag., mengapresiasi pelaksanaan Apel Kebangsaan yang digelar Polresta Cirebon. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kebersamaan seluruh unsur dalam menjaga keamanan Kabupaten Cirebon.

“Kami sebagai Pemerintah Kabupaten Cirebon dan masyarakat Kabupaten Cirebon mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Kapolresta, Pak Imara, yang telah mengadakan kegiatan Apel Kebangsaan ini. Mudah-mudahan Cirebon aman,” ujar Imron.

Bupati juga mengajak generasi muda dan seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan, kesatuan dan toleransi.

“Kami berharap kepada anak-anak muda dan masyarakat Kabupaten Cirebon, jaga persatuan dan kesatuan, toleransinya kita jaga, rawat Kabupaten Cirebon,” katanya.

Ia menambahkan, semangat merawat kebersamaan merupakan bagian penting dari nilai sejarah Cirebon.

“Cirebon ini adalah dulu yang digagas oleh Sunan Syekh Syarif Hidayatullah, yaitu merawat dan memelihara kebersamaan untuk pembangunan Kabupaten Cirebon,” ungkapnya.

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dr. Sophi Zulfia, S.H., M.H., mengatakan bahwa Apel Kebangsaan memiliki makna penting dalam memperkuat sinergitas seluruh unsur Forkopimda dan masyarakat.

“Makna dari Apel Kebangsaan ini adalah kita selalu bersinergi antara seluruh unsur Forkopimda dan juga seluruh elemen masyarakat. Mudah-mudahan kita bisa bersatu padu untuk menjaga dan merawat Kabupaten Cirebon,” ujarnya.

Selain itu, dalam Apel Kebangsaan disampaikan pula pernyataan kebangsaan oleh Kapolresta Cirebon, Bupati Cirebon dan Dandim 0620 Kabupaten Cirebon. Pernyataan tersebut menegaskan komitmen bersama dalam menjaga keamanan, persatuan dan kesatuan serta memperkuat sinergitas antara pemerintah, TNI-Polri dan seluruh komponen masyarakat.

Kapolresta Cirebon menyatakan komitmen Polresta Cirebon untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengedepankan pelayanan, perlindungan, penegakan hukum dan pencegahan gangguan kamtibmas.

Bupati Cirebon menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten Cirebon mendukung Polri dalam memelihara kamtibmas melalui pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Dandim 0620 Kabupaten Cirebon menyatakan komitmennya mendukung Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat sesuai tugas dan fungsi serta ketentuan peraturan perundang-undangan.

Apel Kebangsaan tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting Polda Jawa Barat dan diikuti seluruh Polres jajaran Polda Jawa Barat sebagai bentuk komitmen bersama menjaga persatuan, keamanan dan kondusivitas wilayah Jawa Barat.
Kapolresta Cirebon berharap semangat “Jaga Rawat Jawa Barat” dapat terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui toleransi, gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Dengan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, mari kita jaga dan rawat Kabupaten Cirebon agar tetap aman, damai, tertib dan kondusif,” pungkasnya.

((A, Rahmat))

Kapolda Babel Tindaklanjuti Arahan Presiden Soal Tambang Ilegal Di Babel.



Bangka belitung, Polda Bangka Belitung menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti instruksi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait pemberantasan pertambangan ilegal dan penyelundupan timah di Babel.

Kapolda Babel Irjen Pol Viktor Sihombing menyatakan jajarannya tidak akan ragu menindak siapa pun pelaku penyelewengan termasuk jika terdapat oknum aparat yang nekat membekingi aktivitas ilegal tersebut.

Menanggapi sorotan tegas Presiden terkait maraknya tambang ilegal, Kapolda menyebut arahan Presiden merupakan perintah langsung yang harus dilaksanakan di lapangan.

“Instruksi Presiden itu jadi perintah bagi kami. Jadi bagaimana kita merawat apa yang sudah ada sekarang, sekaligus juga warning untuk mempertahankan yang sudah baik,"ujar Viktor, Jumat (14/8/26).

Ia menambahkan upaya penegakan hukum terhadap tambang liar di Bangka Belitung sudah dan akan terus berjalan secara konsisten.

"Memang masih perlu dilakukan lagi upaya-upaya ya termasuk penegakan hukum. Belakangan ini kan kita juga baru saja melakukan penegakan hukum. Nah, itu akan terus kita lakukan,"katanya.

Selain penegakan hukum, Jenderal Bintang Dua Polri ini menekankan pentingnya tata kelola pertambangan yang legal agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Polda Babel berjanji akan mengawal rencana pemerintah daerah terkait Izin Pertambangan Rakyat (IPR).

"Tapi yang paling penting sebenarnya, tambang ini harus juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Sehingga rencana IPR yang akan dijalankan oleh pemerintah daerah, nanti kami akan perintahkan para Kapolres untuk mengawal itu. Supaya nanti masyarakat bisa merasakan manfaatnya,"jelas Irjen Pol Viktor.

Mengenai penindakan terhadap oknum penegak hukum yang diduga membekingi pertambangan liar maupun jalur penyelundupan, Eks Kadivkum Polri ini menegaskan sikap tegas tanpa toleransi.

"Ya, semuanya, siapa aja gitu. Dan kita tidak pernah membiarkan, terus kemudian memilih-milih. Siapa pun yang menjadi pelaku akan kita tindak,"katanya.

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menginstruksikan pembersihan total terhadap praktik tambang ilegal, penindakan tegas oknum aparat penegak hukum, hingga pemberantasan penyelundupan timah di Bangka Belitung.

Hal itu disampaikan Presiden dalam Pidato Kenegaraan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat 14 Agustus 2026.

Di hadapan para anggota MPR, DPR, DPD, serta pimpinan lembaga tinggi negara, Presiden menyoroti maraknya keberadaan sekitar 1.000 tambang ilegal di berbagai daerah. Kepala Negara mempertanyakan fungsi pengawasan dan meminta Panglima TNI serta Kapolri untuk menindak tegas oknum yang terlibat maupun membiarkan praktik haram tersebut.

Presiden juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang berani dalam menegakkan disiplin internal.

(HR) 

HMI Cabang Indramayu Soroti Dugaan Korupsi Rp39 Miliar di Perumdam Tirta Darma Ayu


Indramayu- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Pada hari Jumat, 14 Agustus 2026 telah dilaksanakan Audiensi bersama Direksi Perumdam Tirta Darma Ayu, yang bertempat di kantor pusat Perumdam Tirta Darma Ayu.

 Pertemuan tersebut, Dihadiri Oleh Pengurus HMI Cabang Indramayu, Direktur Utama, Direktur Teknis, beserta jajaran staff pegawai PDAM.

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Indramayu yang merupakan organisasi kemahasiswaan yang memiliki peranan sebagai sosial kontrol serta Penyambung Lidah masyarakat Kabupaten Indramayu, menyatakan keprihatinan serius atas dugaan korupsi atau penyimpangan anggaran senilai sekitar Rp39 miliar di tubuh Perumdam Tirta Darma Ayu (PDAM) Kabupaten Indramayu.

Kasus ini, yang dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Indramayu sejak 9 Desember 2025, disebut berkaitan dengan dugaan mark up, jual beli proyek, dan pengondisian pengadaan barang dan jasa di lingkungan perusahaan daerah tersebut. 

HMI menilai bahwa dugaan penyimpangan dalam tubuh BUMD air minum tidak dapat dipandang sebagai persoalan administratif semata, melainkan telah menyentuh kepentingan publik secara langsung. Perumdam TDA merupakan institusi pelayanan dasar yang semestinya menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat, sehingga setiap rupiah anggaran yang dikelola harus digunakan secara akuntabel, transparan, dan bebas dari praktik koruptif. 

Berdasarkan perkembangan informasi yang beredar, Kejaksaan Negeri Indramayu telah memeriksa sejumlah pihak, termasuk Direktur Utama Perumdam TDA, sebagai saksi dalam penyelidikan dugaan belanja rutin tahun anggaran 2025 senilai Rp39 miliar. Pemeriksaan tersebut menunjukkan bahwa perkara ini sudah masuk dalam tahap penelusuran serius oleh aparat penegak hukum dan masih membutuhkan pengawalan publik agar prosesnya berjalan objektif dan tuntas. 

HMI Cabang Indramayu memandang bahwa dugaan korupsi ini harus dibuka seterang-terangnya kepada publik agar tidak menimbulkan spekulasi dan krisis kepercayaan masyarakat terhadap PDAM. Oleh karena itu, HMI mendesak Kejari Indramayu dan Kejati Jawa Barat untuk mengusut tuntas perkara ini secara profesional, transparan, dan tanpa intervensi, serta meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola Perumdam TDA. 

Selain persoalan dugaan korupsi, HMI juga menyoroti bahwa kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat harus menjadi perhatian utama. Jika benar terdapat kebocoran anggaran atau praktik pengadaan yang tidak sehat, maka dampaknya akan berujung pada rendahnya kualitas pelayanan publik, melemahnya jaringan distribusi, dan tertundanya perbaikan fasilitas yang dibutuhkan warga. 

Atas dasar itu, HMI Cabang Indramayu menyampaikan sikap sebagai berikut:     -mendorong audit independen terhadap penggunaan anggaran Perumdam TDA, 
- menuntut keterbukaan informasi pengadaan
- meminta evaluasi terhadap pejabat yang diduga mengetahui atau terlibat dalam proses bermasalah
- serta mendesak adanya komitmen serius untuk memperbaiki layanan air bersih bagi masyarakat Indramayu. 

HMI Cabang Indramayu menegaskan bahwa gerakan ini adalah bagian dari tanggung jawab moral mahasiswa dalam mengawal uang rakyat dan kepentingan publik. Kami akan terus mengawasi perkembangan kasus ini dan mendesak agar penegakan hukum tidak berhenti pada pemeriksaan saksi, tetapi benar-benar mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas dugaan penyimpangan tersebut. 

HMI Cabang Indramayu
Untuk Keadilan, Transparansi, dan Pelayanan Publik yang Lebih Baik

((Bang Keling))