Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Kodim 0707/Wonosobo Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Perkuat Kedekatan TNI dengan Generasi Muda

Wonosobo– Kodim 0707/Wonosobo memanfaatkan momen pertandingan Piala Dunia 2026 untuk mempererat hubungan dengan masyarakat, kh...

Postingan Populer

Sabtu, 04 Juli 2026

Kodim 0707/Wonosobo Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Perkuat Kedekatan TNI dengan Generasi Muda



Wonosobo– Kodim 0707/Wonosobo memanfaatkan momen pertandingan Piala Dunia 2026 untuk mempererat hubungan dengan masyarakat, khususnya kalangan generasi muda. Melalui kegiatan nonton bareng (nobar) laga Argentina melawan Cape Verde, jajaran Kodim menghadirkan ruang kebersamaan yang sarat nilai komunikasi sosial dan pembinaan teritorial (Binter).

Kegiatan yang digelar di Aula SMK Muhammadiyah Wonosobo, Sabtu (4/7/2026), berlangsung meriah. Ratusan peserta yang didominasi pelajar tampak antusias mengikuti jalannya pertandingan bersama prajurit TNI. Sorak sorai dan tepuk tangan mewarnai suasana, menciptakan keakraban antara aparat teritorial dan masyarakat.

Pasi Ter Kodim 0707/Wonosobo, Kapten Inf Y. Nurbiyanto, mengatakan kegiatan nobar menjadi salah satu media komunikasi sosial yang efektif untuk membangun kedekatan dengan seluruh elemen masyarakat.

"Melalui kegiatan nonton bareng ini, kami ingin menjalin komunikasi yang lebih erat dengan masyarakat. Selain menikmati pertandingan Piala Dunia bersama, kegiatan ini juga menjadi wadah memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai wujud nyata pembinaan teritorial," ujarnya.

Menurutnya, Kodim 0707/Wonosobo akan terus menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, terutama generasi muda, sehingga terjalin sinergi yang semakin kuat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah.

"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi sarana membangun komunikasi yang positif antara TNI dan masyarakat, sekaligus mengajak generasi muda memanfaatkan waktu dengan aktivitas yang bermanfaat," katanya.

Salah seorang peserta nobar, Aulia Nadia, mengaku senang dapat menyaksikan pertandingan Piala Dunia bersama teman-temannya dan anggota Kodim.

"Terima kasih kepada Kodim 0707/Wonosobo yang sudah menyelenggarakan acara ini. Nonton jadi lebih asyik karena banyak teman, apalagi bareng anggota Kodim. Suasananya seru dan penuh kebersamaan," ungkapnya.

Kegiatan nobar tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan teritorial tidak hanya dilakukan melalui kegiatan formal, tetapi juga dapat diwujudkan melalui aktivitas yang dekat dengan masyarakat. Kebersamaan yang terjalin diharapkan semakin memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai modal utama menjaga persatuan dan keamanan di Kabupaten Wonosobo.


(Yudhi)
Pendim0707
Uploaded Image

Polres Bangka Barat Gagalkan Peredaran Sabu 9,76 Gram di Mentok, 51 Paket Disita.



Bangka Barat, Satuan Reserse Narkoba Polres Bangka Barat kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial RA alias Bombe (22) diamankan bersama puluhan paket diduga narkotika jenis sabu di kawasan Mentok.

Pelaku diamankan Tim Hantu Satresnarkoba Polres Bangka Barat pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 00.10 WIB di pinggir Jalan depan Bank Sumsel, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui PS Kasi Humas Polres Bangka Barat Ipda Yos Sudarso mengatakan, pengungkapan tersebut bermula saat Tim Hantu Satresnarkoba melaksanakan patroli rutin di wilayah Kecamatan Mentok.

"Petugas melihat seorang pria dengan gerak-gerik mencurigakan. Saat dilakukan penggeledahan yang disaksikan perangkat desa, ditemukan 51 paket plastik klip ukuran kecil yang diduga berisi narkotika jenis sabu. Pelaku mengakui seluruh barang bukti tersebut merupakan miliknya," ujar Ipda Yos Sudarso.

Dari hasil penggeledahan, polisi mengamankan barang bukti berupa 51 paket diduga sabu dengan berat bruto 9,76 gram, terdiri dari 26 paket berbalut pipet sedotan warna kuning, 23 paket berbalut pipet warna merah muda (pink), satu paket berbalut pipet warna merah, serta satu paket plastik klip ukuran kecil. 

Polisi juga menyita satu tas kecil warna pink, satu bungkus tisu, satu gunting, satu sekop yang terbuat dari pipet sedotan, satu unit handphone Infinix Hot 20i, satu unit sepeda motor Yamaha Mio M3 tanpa nomor polisi, serta uang tunai sebesar Rp200.000 ribu.

Pelaku beserta seluruh barang bukti kini telah diamankan di Mapolres Bangka Barat guna menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.

AKBP Pradana Aditya Nugraha menegaskan, Polres Bangka Barat berkomitmen penuh memberantas peredaran narkotika tanpa pandang bulu.

"Peredaran narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi muda. Kami tidak akan memberikan ruang sedikit pun kepada para pelaku. Polres Bangka Barat akan terus meningkatkan patroli, penyelidikan, dan penindakan terhadap setiap bentuk peredaran gelap narkotika. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba dengan memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan," tegasnya.

Saat ini penyidik Satresnarkoba Polres Bangka Barat masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang berkaitan dengan pelaku.

(HR) 

Antisipasi Kekeringan, Babinsa Sidomulyo Sertu Krida Dwi Bantu Pengairan Sawah Gunakan Pompa Air

Blitar - Dalam menyukseskan program pemerintah di sektor pertanian, langkah nyata ini ditunjukkan oleh Babinsa Desa Sidomulyo Koramil 0808/21 Selorejo Sertu Krida Dwi, yang turun langsung ke sawah untuk membantu proses pengairan lahan pertanian. Kegiatan pompanisasi ini dilaksanakan di area persawahan milik Bapak Karjo yang berada di Dusun Gunungsari Desa Sidomulyo Kecamatan Selorejo Kabupaten Blitar, Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan pendampingan ini difokuskan pada pemanfaatan mesin pompa air untuk menyedot air dari sumber terdekat guna dialirkan ke petak-petak sawah yang mulai membutuhkan pasokan air ekstra. Sertu Krida Dwi bersama Bapak Karjo dan warga tampak kompak mempersiapkan mesin, memasang selang input dan output, hingga memastikan kelancaran distribusi air ke tanaman padi. Sinergi di pematang sawah ini menjadi bukti nyata kesigapan aparat kewilayahan dalam mengawal masa tanam agar berjalan optimal.

Di sela-sela kegiatannya Sertu Krida Dwi menyampaikan bahwa aksi turun ke sawah ini merupakan bagian dari upaya khusus (Upsus) ketahanan pangan, terutama dalam mengantisipasi kendala keterbatasan air atau musim kemarau. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan air yang cukup dan berkala sangat krusial bagi fase pertumbuhan tanaman padi agar tidak stres, sehingga potensi gagal panen dapat ditekan dan kualitas bulir padi yang dihasilkan nantinya tetap terjaga dengan baik.

Lebih lanjut Sertu Krida Dwi menambahkan bahwa interaksi langsung seperti ini juga dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi sosial (komsos) untuk memantau perkembangan pertanian serta mendengarkan aspirasi dari para petani setempat secara langsung. Komitmen pendampingan ini menegaskan bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya dalam menjaga kedaulatan pangan di tingkat desa, akan terus dirawat dan diperkuat melalui aksi-aksi nyata yang menyentuh kebutuhan harian warga.
Sementara itu Bapak Karjo selaku pemilik lahan menyampaikan apresiasi yang tinggi dan ucapan terima kasih atas bantuan serta kepedulian yang ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 0808/21 Selorejo. Kehadiran Sertu Krida Dwi dinilai sangat meringankan beban pekerjaan dan memberikan motivasi tambahan bagi kelompok tani setempat untuk terus bersemangat mengolah lahan demi mewujudkan hasil panen yang melimpah (Dim0808).

(Abdan.S)

Nyiramkeun Pusaka Talaga Manggung Resmi Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia Tingkat Nasional

Talaga, Majalengka,Sebuah kabar membanggakan datang bagi masyarakat Talaga dan dunia kebudayaan Indonesia. Pada Jumat, 3 Juli 2026, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia secara resmi menetapkan Nyiramkeun Pusaka Talaga Manggung sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia Tingkat Nasional. Penetapan tersebut menjadi tonggak sejarah penting bagi pelestarian budaya lokal sekaligus bentuk pengakuan negara terhadap tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Talaga Manggung.

Nyiramkeun Pusaka Talaga Manggung merupakan karya budaya yang termasuk dalam kategori adat istiadat masyarakat, ritus, dan perayaan, yang sarat akan nilai sejarah, filosofi, spiritualitas, serta identitas budaya. Tradisi ini menjadi simbol penghormatan kepada para leluhur sekaligus cerminan komitmen masyarakat dalam menjaga kesinambungan warisan budaya bangsa.

Pamangku Takhta Budaya Kerajaan Talaga Manggung, Rd. Apun Cahya Hendra, yang akrab dipanggil Kang Apun   menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas ditetapkannya Nyiramkeun Pusaka Talaga Manggung sebagai WBTB Indonesia Tingkat Nasional. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil perjuangan panjang yang melibatkan banyak pihak.

"Penetapan ini bukanlah hasil kerja satu atau dua orang, melainkan buah dari dedikasi para karuhun, para sesepuh, para pewaris, serta seluruh pelaku budaya yang selama ratusan tahun menjaga keberlangsungan tradisi ini dengan penuh tanggung jawab. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut berpartisipasi dan memperjuangkan pengakuan terhadap Nyiramkeun Pusaka Talaga Manggung hingga akhirnya mendapat pengakuan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia," ujarnya.

Berdasarkan kajian akademik yang dilakukan, Tradisi Nyiramkeun Pusaka Talaga Manggung telah berlangsung secara berkesinambungan selama kurang lebih 250 tahun. Tradisi tersebut tidak sekadar menjadi prosesi penyucian pusaka, melainkan merupakan ritus sakral yang mengandung nilai penghormatan kepada leluhur, pelestarian sejarah, penguatan jati diri budaya, serta pengingat akan pentingnya menjaga amanah peradaban yang diwariskan oleh para Karuhun Kerajaan Talaga Manggung.
Konsistensi masyarakat dalam mempertahankan tradisi tersebut menjadi bukti bahwa warisan budaya tidak hanya dikenang sebagai bagian dari sejarah, tetapi terus dihidupkan dan dipraktikkan dalam kehidupan masyarakat hingga saat ini. Nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya menjadi modal budaya yang sangat penting bagi pembangunan karakter bangsa.

Di kesempatan yang sama, kang Apun juga, turut menyampaikan rasa syukur atas momentum bersejarah tersebut. Ia mengungkapkan bahwa penetapan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia merupakan anugerah yang patut disyukuri sekaligus amanah besar untuk terus menjaga keaslian tradisi yang telah diwariskan oleh para leluhur.

Ia juga menyampaikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang selama ini telah berkontribusi dalam menjaga eksistensi Nyiramkeun Pusaka Talaga Manggung. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kebersamaan seluruh elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya.

"Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa melimpahkan rahmat kepada para Karuhun Kerajaan Talaga Manggung dan menempatkan mereka di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga pula para keturunan Kerajaan Talaga Manggung  serta seluruh pelestari budaya diberikan kesehatan, kekuatan, kemudahan, dan keberkahan dalam mengemban amanah menjaga warisan budaya bangsa," tuturnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikannya kepada Pemerintah Desa Talaga Wetan dan Talaga Kulon, Pemerintah Kecamatan Talaga beserta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Pemerintah Kabupaten Majalengka, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Kementrian Kebudayaan Republik Indonesia, komunitas budaya dari berbagai daerah di Nusantara, para tokoh masyarakat, akademisi, pemerhati budaya, insan media, serta seluruh lapisan masyarakat yang telah memberikan dukungan, perhatian, dan partisipasi aktif dalam proses pelestarian tradisi tersebut.
Dengan ditetapkannya Nyiramkeun Pusaka Talaga Manggung sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia Tingkat Nasional, diharapkan lahir semangat baru untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga, melestarikan, mengembangkan, dan mewariskan nilai-nilai budaya luhur kepada generasi mendatang. Warisan budaya bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan aset peradaban yang menjadi identitas bangsa sekaligus fondasi dalam membangun masa depan Indonesia yang berakar pada nilai-nilai kearifan lokal.

Sebagaimana falsafah yang terus dijunjung oleh masyarakat Talaga Manggung:

"Jaga Makeyana Patikrama Paninggalna Sya Seda."

(Abdan.S)

Jumat, 03 Juli 2026

Bupati Lucky Hakim Gelontorkan Dana Hibah 13 M Untuk 3.611Guru MDT

INDRAMAYU - Bupati Lucky Hakim menggelontorkan dana hibah sebesar Rp 13 miliar untuk 3.611 guru Madrasah Diniyah Takmiliah (MDT) se-Kabupaten Indramayu dengan rincian masing-masing perbulannya mendapatkan Rp 300.000,00. 

Pemberian uang tunjangan bagi guru MDT tersebut di antaranya untuk meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan melalui pendidikan Madrasah yang dibarengi dengan upaya peningkatan kesejahteraan guru madrasah.

Demikian disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dra.Iin Indrayati, M.Si. ketika membuka kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VIII Tingkat Kabupaten Indramayu, di Alun-Alun Indramayu. 

Menurut Iin, peningkatan kualitas guru MDT yang berhimpun dalam wadah Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) tidak hanya ditunjukkan dengan pemberian tunjangan dari hibah daerah. Namun juga secara berkesinambungan diberikan motivasi khusus sehingga kegiatan belajar mengajar di madrasah tidak monoton, selalu semangat dan berkah.  

“Bapak Bupati Lucky Hakim berkomitmen meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di Kabupaten Indramayu. Di iantaranya terus mengupayakan kesejahteraan sebanyak 3.611 guru Madrasah Diniyah Takmiliah”, ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Cabang FKDT yang juga Ketua Baznas Kabupaten Indramayu, Dr. H. Aspuri, S.Ag., M.Pd.I., mengatakan, respon dan perhatian Bupati Lucky Hakim terhadap guru-guru MDT sangat luar biasa. Pemberian hibah berupa tunjangan guru madrasah merupakan bukti bahwa Kepala Daerah sangat memperhatikan kesejahteraan guru madrasah dan berharap akan berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan.

Dijelaskan Aspuri, saat ini di Kabupaten Indramayu terdapat lebih dari 992 MDT. Sedangkan jumlah guru yang mendapat tunjangan dari hibah APBD sebanyak 3.611 guru dengan besaran  Rp 300.000,- per bulan per orang.

“Penerima uang tunjangan dari hibah ini sebanyak 3.611 guru madrasah, sedangkan bagi yang tidak mendapatkan uang tunjangan dikarenakan statusnya ASN”, kata Aspuri.

Senada dengan Aspuri, Wakil Sekjen DPP FKDT, Akhmad Sururi mengatakan, pemberian dana hibah yang begitu besar untuk guru madrasah, patut di apresiasi karena dana hibah untuk tunjangan guru Madrasah sebesar Rp 13 Miliar merupakan yang terbesar di Jawa Barat dan mungkin pula di Jawa Tengah.

"Anggaran hibah untuk tunjangan guru Madrasah tersebut bukti nyata Bapak  Bupati Indramayu Lucky Hakim dalam upayanya mensejahterakan para guru madrasah," katanya.

Sururi mengakui, tunjangan dari hibah daerah ini sangat membantu para guru madrasah untuk meningkatkan taraf hidupnya. 

"Kabupaten/Kota lainnya hibah anggaran untuk FKDT berada pada kisaran 10 miliar, sementara di Kabupaten Indramayu hingga 13 miliar dan terbesar di Jawa Barat bahkan bisa jadi di Jawa Tengah”, jelas Akhmad Sururi.     

Sementara itu Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat melalui Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Kabid PD Pontren), H. Ahmad Syukri, SS., mengatakan, MDT merupakan pendidikan non formal yang dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat, terutama generasi muda.

Oleh karenanya, imbuh Ahmad, guru Madrasah itu sangat berperan dalam mewujudkan generasi Islami. Dengan adanya tunjangan guru Madrasah dari dana hibah APBD Kabupaten Indramayu maka para guru Madrasah pun akan semakin terperhatikan kesejahteraannya. 

 “Dana hibah yang sangat besar dari APBD Kabupaten Indramayu ini merupakan penyemangat guru madrasah dalam mencerdaskan para santrinya dan tentunya untuk memajukan pendidikan di Indramayu”, ujar Ahmad Syukri.

((Red))

Respon Cepat Layanan Polisi 110, Polsek Lemahwungkuk Tangani Penemuan Perempuan Meninggal Dunia di Pasar Talang

Cirebon Kota – Personel Polsek Lemahwungkuk bersama piket Satreskrim, Tim Inafis Polres Cirebon Kota, dan unsur terkait bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat melalui Layanan Polisi 110 terkait penemuan seorang perempuan meninggal dunia di Ruko Talang, Jalan Talang RT 004 RW 002, Kelurahan Lemahwungkuk, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jumat (3/7/2026).

Kapolsek Lemahwungkuk IPTU Usep Winta, S.H. mengatakan bahwa setelah menerima laporan, personel segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan lokasi, meminta keterangan para saksi, serta mengevakuasi korban ke RSUD Gunung Jati guna penanganan lebih lanjut sesuai prosedur.

Korban diketahui berinisial L (P), 76 tahun, dengan alamat terakhir yang diketahui di Puri Mulia Blok A6 No. 1, Desa Jatimerta, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon. Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban telah sekitar 10 tahun meninggalkan alamat tersebut dan dalam kesehariannya tinggal di kawasan Pasar Talang.

Saksi pertama, Sdri. Asih, usia 41 tahun, beralamat di Ciperna, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, menerangkan bahwa sekitar pukul 13.00 WIB korban datang membeli makanan di warung miliknya. Saat sedang makan, korban mengeluh pusing lalu terjatuh dari tempat duduk sehingga dipindahkan ke bagian belakang ruko untuk beristirahat. Tidak lama kemudian korban diketahui sudah tidak bernyawa.

Saksi kedua, Sdr. Hari, usia sekitar 43 tahun, beralamat di Kaprabonan I No. 6 RT 002 RW 002, Kelurahan Lemahwungkuk, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, menjelaskan bahwa dirinya menerima informasi dari Ketua RT setempat mengenai adanya seorang perempuan yang tergeletak di dalam Ruko Talang. Setelah memastikan kondisi korban, saksi segera menghubungi pihak kepolisian.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi dan pemeriksaan medis di rumah sakit, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Korban diduga meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya, dan penyebab pasti tetap mengacu pada hasil pemeriksaan medis.

Dalam penanganan kejadian tersebut, petugas melakukan serangkaian tindakan kepolisian meliputi pengamanan lokasi, pemeriksaan saksi-saksi, pendokumentasian, identifikasi korban, serta koordinasi dengan pihak rumah sakit dan upaya menghubungi keluarga korban.

Respon cepat yang dilakukan aparat kepolisian merupakan bagian dari komitmen Polres Cirebon Kota dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui Layanan Polisi 110, sehingga setiap laporan dapat segera ditindaklanjuti secara profesional, cepat, dan humanis.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat agar segera memanfaatkan Layanan Polisi 110 apabila mengetahui adanya kejadian yang membutuhkan kehadiran petugas kepolisian, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai prosedur.

((A, Rahmat))

Optimalkan PAD Sektor PBB, Bapenda Majalengka Gencarkan Layanan Mobil Pajak Keliling ke Tingkat Kecamatan Hingga Desa.


​MAJALENGKA, 
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen meningkatkan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Pajak Bumi Perkotaan . Salah satu strategi utama yang konsisten dijalankan adalah metode "jemput bola" melalui pengoperasian Mobil Pajak Keliling.


Kepala Bapenda Kabupaten Majalengka, Rachmat Gunandar menjelaskan bahwa armada khusus ini bergerak aktif setiap hari menyisir desa-desa yang tersebar di 26 kecamatan di wilayah Kabupaten Majalengka.

​"Mobil keliling ini merupakan salah satu inovasi program unggulan dari Bapenda demi memberikan pelayanan prima bagi wajib pajak. Tidak hanya terjadwal ke desa-desa, layanan mobil pajak keliling ini juga sengaja dihadirkan pada momen-momen kegiatan kemasyarakatan yang banyak mengundang massa," ujarnya, Selasa (30/6/2026).

Menurutnya, kehadiran unit pelayanan bergerak ini terbukti sangat efektif memangkas jarak dan waktu. Melalui integrasi teknologi operasional di dalam mobil, warga kini bisa dengan mudah memenuhi kewajiban perpajakan mereka tanpa harus datang langsung ke kantor pusat Bapenda.

Hingga pertengahan Juni 2026, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor PBB tercatat telah mencapai Rp18,549 miliar.

​Angka tersebut setara dengan 29,84% dari total target capaian PBB yang ditetapkan tahun ini, yaitu sebesar Rp.62,3 miliar.

Dari total 330 desa yang tersebar di wilayah Kabupaten Majalengka, tercatat sudah ada 16 desa yang berhasil melunasi kewajiban PBB mereka secara 100%.

​"Kami sangat mengapresiasi 16 desa yang sudah lunas PBB lebih awal. Ini menjadi contoh yang sangat baik bagi desa-desa lainnya di Majalengka agar bisa segera menyusul," ujar Rachmat Gunandar.

Pihak Bapenda optimistis, dengan sisa waktu yang ada serta dukungan optimalisasi layanan keliling ini, target Rp.62,3 miliar dapat terealisasi sepenuhnya sebelum jatuh tempo. Warga pun diimbau untuk segera melunasi PBB demi kelancaran pembangunan daerah di Kabupaten Majalengka.


​Inovasi jemput bola ini mendapat apresiasi dan sambutan hangat dari masyarakat, salah satunya diungkapkan oleh warga Kecamatan Lemahsugih yang memanfaatkan layanan tersebut.
​"Saya sangat terbantu dengan adanya mobil pajak keliling ini. Biasanya kalau mau bayar PBB harus meluangkan waktu khusus untuk jalan jauh ke kota atau kecamatan terdekat. Sekarang, karena mobilnya langsung datang ke wilayah kami, prosesnya jadi sangat cepat, dekat, dan praktis. Semoga pelayanan ini terus dipertahankan dan rutin datang," ungkap Deni warga setempat saat ditemui di lokasi pelayanan.

​Melalui kemudahan aksesibilitas yang ditawarkan oleh Mobil Pajak Keliling ini, Bapenda Kabupaten Majalengka berharap kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam membayar pajak tepat waktu terus meningkat, sehingga target proyeksi PAD untuk pembangunan daerah dapat tercapai secara maksimal.

(Didin.Mh)

Jum'at Berkah, Kodim 0735/Surakarta Bersama Kepolisian Dan FKPPI Berbagi Sayuran Kepada Masyarakat

Surakarta - Bertempat di Depan Makodim 0735 / Surakarta Jl. A. Yani no.349, Kelurahan Kerten Kecamatan Laweyan, Kodim 0735/Surakarta bersama dengan Anggota polresta Surakarta dan FKPPI 1135 Surakarta membagikan paket sayuran kepada warga masyarakat yang melintas didepan Makodim, Jum'at (03/07/2026).

Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H., yang juga turut hadir memberikan bantuan Sayuran kepada warga masyarakat menegaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan Jajaran Kepolisian dan FKPPI 1135 Surakarta dengan tujuan untuk berbagi dan membantu warga masyarakat terutama dalam mencukupi kebutuhan sayur-sayuran.

"Dengan diadakannya kegiatan Jum'at berkah di depan Markas Kodim 0735/Surakata ini diharapkan dapat membantu ketahanan pangan pada warga masyarakat sekitarnya sekaligus mengikuti arahan dari Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto yang telah mengintruksikan tentang ketahanan pangan serta membantu mengurangi dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat,"tuturnya.

Lebih lanjut ditambahkannya kegiatan pembagian sayur - sayuran oleh Kodim 0735/Surakarta bersama FKPPI ke pengguna jalan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan baik antara TNI dan masyarakat, serta menyalurkan bantuan secara langsung, Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial untuk meringankan beban warga dan memperkuat kemitraan antara instansi militer dan organisasi masyarakat seperti FKPPI dalam menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan membantu sesama.

Sementara itu Riyanto salah satu warga masyarakat yang menerima bantuan paket sayuran tersebut mengaku senang dan berterimakasih kepada kepada jajaran TNI khususnya Kodim 0735/Surakata dan FKPPI 1135 Surakarta.

"Tadinya saya mau pergi ke Pasar bersama istri untuk membeli sayuran, dan saat melintas diddepan Kodim ada bapak-bapak TNI yang membagikan sayuran, Alhamdulilah rejeki di Jum'at berkah ini, Terimakasih TNI, Terimakasih FKPPI Surakarta."ucapnya senang.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Wujudkan Linmas Tangguh, Babinsa Kepatihan Wetan Gembleng Pelatihan Fisik Dan PBB

Surakarta - Babinsa Kelurahan Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Budiono memberikan Pelatihan kepada linmas dalam rangka Penguatan dan Peningkatan Disiplin dan Kemampuan Linmas sebagai mitra Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam menjaga Keamanan, Ketertiban di Desa binaan, Bertempat di halaman Kantor Kelurahan Jl. Sutan Syahrir No.26 Kelurahan Kepatihan Wetan Kec Jebres Kota Surakarta. Jum’at ( 03/07/2026 ).

Ditegaskan Sertu Budiono kedisiplinan adalah modal pokok dalam keberhasilan melaksanakan tugas, baik itu kegiatan pribadi maupun kegiatan dalam pekerjaan, Tanpa kedisiplinan pekerjaan yang dilakukan hasilnya tidak akan bisa maksimal.

" Linmas merupakan bagian dari Masyarakat yang harus bisa memberi contoh bagi Masyarakat lainnya dalam Penanaman Disiplin dan semangat bela negara, itulah tujuan dilaksanakannya Kegiatan pelatihan PBB tersebut."tegasnya.

"Selain itu diharapkan melalui kegiatan ini bisa memupuk rasa kebersamaan, Jiwa korsa terutama dalam menjaga keamanan Lingkungan,"pungkas Sertu Budiono.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Apel Pengamanan TPA Jatiwaringin, Polresta Tangerang Prioritaskan Keselamatan Warga dan Kelancaran Penanggulangan


Uploaded Image


Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah memimpin apel pengamanan di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Jumat (3/7/2026). 

Pengamanan dilakukan untuk memastikan proses penanganan kebakaran berjalan optimal sekaligus menjamin keselamatan masyarakat di sekitar lokasi.

"Yang paling utama kami kerjakan saat ini adalah memadamkan titik api dan menyelamatkan warga, memastikan jangan sampai terdampak asap," kata Indra Waspada.

Sejumlah personel disiagakan untuk mengamankan area kebakaran. Petugas melakukan pengaturan akses keluar masuk lokasi dan melakukan patroli di permukiman terdampak. Petugas juga memantau tempat pengungsian warga yang dievakuasi akibat kepulan asap.

Uploaded Image

"Fokus utama saat ini adalah mendukung proses penanganan kebakaran agar api tidak terus meluas," ujarnya. 

Selain melakukan pengamanan, personel Polresta Tangerang juga diperbantukan bersama tenaga medis dari puskesmas dan Dinas Kesehatan. Langkah tersebut untuk memastikan warga terdampak memperoleh pelayanan medis, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan warga yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap.

Menurut Indra Waspada, sinergi seluruh instansi menjadi kunci agar penanganan kebakaran dapat berlangsung cepat.

"Sekaligus meminimalkan risiko bagi masyarakat," ucapnya. 

Uploaded Image

Indra Waspada juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi kebakaran. Selain berbahaya akibat kepulan asap yang masih tebal, sterilisasi area diperlukan agar proses pemadaman maupun mobilisasi kendaraan operasional tidak terganggu.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekat ke lokasi kebakaran karena area memang harus steril, asapnya membahayakan," terangnya. 

Dia menambahkan, masyarakat juga diminta tidak berkerumun di sekitar lokasi agar proses penanganan dapat berjalan secara optimal. 

Polresta Tangerang memastikan pengamanan akan terus dilakukan selama proses penanganan kebakaran berlangsung. Personel juga akan melaksanakan patroli secara berkala di kawasan permukiman.

Indra Waspada menegaskan, selain mendukung proses penanganan kebakaran, Polresta Tangerang juga memastikan warga yang terdampak mendapatkan perlindungan dan pelayanan. Serta mendapatkan rasa aman sampai situasi kembali normal. 

"Keselamatan masyarakat adalah prioritas kami," pungkasnya.





𝐓𝐨𝐡𝐞𝐫 𝐀𝐬𝐰𝐢