Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Dandim 0735/Surakarta Sidak Lokasi TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Kelurahan Joyotakan

Surakarta – Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman S.H., meninjau langsung pelaksanaan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD)...

Postingan Populer

Rabu, 25 Februari 2026

Dandim 0735/Surakarta Sidak Lokasi TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Kelurahan Joyotakan

Surakarta – Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman S.H., meninjau langsung pelaksanaan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I TA. 2026 Kodim 0735/Surakarta di Kelurahan Joyotakan Kecamatan Serengan, Selasa (24/02/2026).

Kehadiran Dandim disambut oleh Danramil 03/Serengan Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo S.Sos, Camat Serengan Tri Widada Eka P, S.E., M.Si beserta jajaran dan Lurah Joyotakan Bambang Kristianto, S.T. dan jajaran serta warga masyarakat yang turut berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong.

Letkol Inf Arief Handoko Usman,S.H. menegaskan bahwa kunjungannya ke lokasi TMMD tersebut bertujuan untuk memastikan dan melihat langsung sejauh mana proses dan perkembangan pengerjaan kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap I TA. 2026 Kodim 0735/Surakarta di Kelurahan Joyotakan tersebut.

Selain pengecekan perkembangan pencapaian hasil kegiatan sasaran fisik beberapa perbaikan saluran air Dandim juga menyambangi sekaligus memberi motivasi kepada para Satgas TMMD yang sedang bekerja di lokasi.

"Kegiatan peninjauan langsung ke lokasi, sangatlah penting untuk memastikan kelancaran dan sejauh mana perkembangan pencapaian hasil yang telah dikerjakan di lapangan," tuturnya.

"Diharapkan TMMD ini tidak hanya bertujuan untuk membantu Pemerintah Daerah dalam meningkatkan percepatan pembangunan, akan tetapi momen ini juga dapat dijadikan sebagai sarana untuk membangun hubungan emosional antara TNI dan Masyarakat, sehingga kemanunggalan TNI dengan Rakyat semakin kuat dalam menjaga persatuan dan kesatuan."pungkas Dandim.

Kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 ini merupakan langkah nyata Kodim 0735/Surakarta dalam membantu pemerintah dalam meningkatkan percepatan pembangunan di tingkat daerah khususnya di wilayah kota Surakarta.

Penulis : Arda 72

Dukung Gerakan Indonesia Asri, Kodim 0735/Surakarta & Masyarakat Gelar Karya Bakti Serentak Bersihkan Lingkungan

Surakarta - Dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia Asri untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat, jajaran Babinsa Kodim 0735/Surakarta menggelar aksi massal karya bakti secara serentak diwilayah binaan. Selasa ( 24/02/2026 ).

Kerja bakti bersama yang difokuskan dengan pembersihan titik-titik tumpukan sampah liar ini melibatkan personel gabungan TNI-Polri, Forkopimcam, pemerintah desa dan elemen masyarakat. Mereka bahu-membahu, bergotong-royong membersihkan daun yang jatuh dan tumpukan sampah yang dijadikan tempat pembuangan sampah ilegal.

Seperti diwilayah Kecamatan Jebres tepatnya di Taman Jayawijaya Mojosongo, karya bakti ini dipimpin langsung oleh Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman. S.H Kegiatan tersebut menyasar fasilitas umum yakni Taman Jayawijaya, Kecamatan Jebres.

Disampaikan oleh Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman. S.H kolaborasi lintas sektor pada kegiatan karya bakti ini merupakan langkah strategis untuk menjaga kelestarian alam, sekaligus dalam rangka mempererat silaturahmi dengan masyarakat diwilayah binaan.

"Mari terus konsisten menjaga lingkungan, karena sinergitas yang solid antara TNI-Polri, Pemdes dan masyarakat adalah kunci untuk ketahanan suatu wilayah," ujarnya.

Sementara itu Kepala Lurah Mojosongo, Ibu Katrina turut mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI-Polri dan warga masyarakat atas terselenggaranya kegiatan kerja bakti pembersihan lingkungan, terlebih di Bulan Suci Ramadhan.

"Melalui kerja bakti ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat khususnya warga Mojosongo. Sehingga, tidak ada lagi yang membuang sampah sembarangan di lahan-lahan kosong atau fasilitas umum lainnya," pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Sasaran Non Fisik TMMD Sengkuyung Tahap I Kodim 0735/Surakarta Gelar Penyuluhan Koperasi Merah Putih & Bahaya Narkoba

Surakarta - Sasaran Non Fisik dalam program TMMD Sengkuyung tahap I Kodim 0735/Surakarta menggelar Kagiatan penyuluhan bahaya Narkoba oleh Ibu Farida dari Badan Narkotika Nasional ( BNN ) Kota Surakarta dan Penyuluhan Koperasi Merah Putih oleh Lurah Joyotakan Bambang Kristiyanto, S.T bertempat di Balai RW 05 Kelurahan Joyotakan Kecamatan Serengan Kota Surakarta, (23/02/2026) tadi malam.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak kesehatan, masa depan generasi muda, serta stabilitas sosial di lingkungan. 

Narasumber menekankan pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam pencegahan dini, termasuk mengenali ciri-ciri pengguna dan langkah pelaporan yang tepat.

Materi yang diberikan mencakup jenis-jenis narkoba yang beredar, dampak hukum bagi pelaku penyalahgunaan, serta upaya rehabilitasi bagi korban ketergantungan. 

Peserta tampak antusias mengikuti penyuluhan dan aktif dalam sesi tanya jawab. Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat semakin waspada dan berkomitmen untuk menjaga lingkungan yang bersih dari narkoba.

Selanjutnya, Lurah Joyotakan Bambang Kristiyanto, S.T memberikan penyuluhan mengenai penguatan Koperasi Merah Putih sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Dalam pemaparannya, disampaikan bahwa koperasi merupakan wadah ekonomi kerakyatan yang berlandaskan asas gotong royong dan kekeluargaan. Melalui koperasi, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan bersama serta memperkuat perekonomian di tingkat kelurahan.

Lurah Joyotakan juga mengajak seluruh warga untuk berpartisipasi aktif menjadi anggota koperasi dan memanfaatkan layanan yang tersedia secara produktif. Dengan sinergi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat, keberadaan Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal serta mendukung keberhasilan program pemberdayaan masyarakat di wilayah Joyotakan.

Penulis : Arda 72

Selasa, 24 Februari 2026

Hilal Hilmawan Serap Aspirasi Warga Indramayu dalam Reses II, Soroti Masalah Drainase dan Infrastruktur

Indramayu — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hilal Hilmawan, S.IP., M.IP., menggelar kegiatan Reses II Tahun Sidang 2025–2026 di Desa Sindang, Kabupaten Indramayu, Selasa (24/02/2025). Kegiatan tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat, perangkat desa, serta warga setempat yang antusias menyampaikan berbagai aspirasi pembangunan.

Hilal menjelaskan bahwa komitmennya untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat di tingkat provinsi. Dirinya juga menyampaikan bahwa reses menjadi momentum penting bagi anggota dewan untuk mendengar langsung persoalan yang dihadapi masyarakat di lapangan.

Berbagai aspirasi mencuat dalam pertemuan tersebut. Warga mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan yang perlu peningkatan, perbaikan saluran irigasi pertanian guna mendukung produktivitas petani, hingga dukungan permodalan dan pembinaan bagi pelaku UMKM serta sektor pendidikan.

Salah satu persoalan yang menjadi sorotan utama pada reses tersebut adalah masalah drainase. Hilal menjelaskan bahwa persoalan drainase kerap menjadi pemicu banjir ketika curah hujan tinggi.

"Persoalan drainase menjadi masalah saat curah hujan tinggi, sementara di lapangan banyak saluran yang tertutup. Ketika membangun rumah, kadang ada yang tidak mengindahkan keberadaan drainase, sehingga saluran tertutup dan menyebabkan aliran air menjadi macet," ujarnya.

Dirinya juga menambahkan bahwa terdapat kemacetan pada saluran utama yang tidak langsung menembus ke sungai, sehingga aliran air menjadi kurang lancar dan berpotensi menimbulkan banjir.



Hilal memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan akan dicatat dan diklasifikasikan berdasarkan kewenangan pemerintah provinsi maupun kabupaten. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi menjadi kunci dalam merealisasikan program pembangunan yang tepat sasaran.

"Kami akan kawal dan koordinasikan dengan dinas terkait di tingkat provinsi. Untuk yang menjadi kewenangan kabupaten, tentu akan kami komunikasikan agar dapat ditindaklanjuti bersama," tegasnya.

Kegiatan reses ini diharapkan tidak hanya menjadi wadah penyerapan aspirasi, tetapi juga memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat, sehingga pembangunan di Kabupaten Indramayu, khususnya di Desa Sindang, dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. (Wira)

Kapolres Kuningan memberikan tali asih perlengkapan sekolah kepada siswa-siswi SDN 3 Sukadana,

KUNINGAN – Di tengah kesibukannya menjaga kondusivitas wilayah, Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar didampingi PJU Polres Kuningan melakukan kunjungan yang menyentuh sisi kemanusiaan ke SDN 3 Sukadana, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, Selasa (24/2/2026).

 Kunjungan ini menjadi momen penuh haru saat Kapolres Kuningan melihat langsung kondisi fasilitas pendidikan yang masih jauh dari kata memadai.
Dalam kunjungannya, AKBP Muhammad Ali Akbar tampak prihatin mengetahui sekolah tersebut hanya memiliki total 28 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Selain jumlah siswa yang sangat minim, sarana prasarana sekolah juga membutuhkan perhatian khusus untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
Tak hanya datang berkunjung, Kapolres Kuningan memberikan tali asih perlengkapan sekolah kepada siswa-siswi SDN 3 Sukadana, cat untuk bangunan sekolah serta sembako untuk para gurunya.

"Hati saya terenyuh melihat kondisi di sini. Meskipun jumlah siswanya hanya 28 anak, semangat mereka untuk belajar tidak boleh padam. Jarak dan keterbatasan fasilitas bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita. Kami hadir membawa sedikit bantuan perlengkapan sekolah dan cat ini dengan harapan anak-anak bisa belajar di lingkungan yang lebih ceria dan layak. Polri ingin memastikan bahwa tidak ada anak yang merasa sendirian dalam perjuangannya menuntut ilmu," ujar Kapolres dengan nada haru.

Kapolres juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan para guru dan menyapa para siswa di dalam kelas. Beliau memberikan motivasi agar keterbatasan jumlah siswa tidak mengurangi kualitas semangat mengajar maupun belajar.
Dalam kesempatan tersebut, Satlantas Polres Kuningan juga memberikan edukasi tentang bullying dan tertib di jalan raya. Suasana semakin meriah ketika hadir boneka polisi yang diberi nama Linggar. Kehadiran Linggar mampu membawa suasana ceria bagi siswa-siswi SDN 3 Sukadana.

Langkah Kapolres Kuningan ini mendapat apresiasi luar biasa dari pihak sekolah. Kepala SDN 3 Sukadana, Haerul Ibad,  menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian spontan dan tulus dari orang nomor satu di Polres Kuningan tersebut.
 "Kami sangat terkejut sekaligus terharu atas kunjungan Bapak Kapolres. Jujur saja, selama ini kami merasa sedikit terlupakan karena kondisi sekolah yang kecil dan murid yang sedikit. Bantuan perlengkapan sekolah, sembako, hingga cat ini sangat berarti bagi kami. Kehadiran Bapak Kapolres hari ini memberikan suntikan moral yang luar biasa bagi para guru dan siswa untuk terus bertahan dan memberikan yang terbaik bagi pendidikan di desa ini," ungkap Haerul.


Bantuan cat yang diberikan rencananya akan segera digunakan untuk melakukan revitalisasi ringan pada dinding-dinding kelas agar suasana belajar menjadi lebih segar dan nyaman bagi para siswa.
Kunjungan ini diakhiri dengan penyerahan bantuan secara simbolis dan foto bersama yang penuh kehangatan. Aksi AKBP Muhammad Ali Akbar ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat melampaui tugas penegakan hukum, yakni hadir sebagai pelindung dan pengayom yang peduli terhadap masa depan generasi bangsa.

((A, Rahmat))

Bupati Imron Lantik Pejabat, Tekankan Integritas dan Pelayanan

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron melantik pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan pengambilan sumpah jabatan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Cirebon, Selasa (24/2/2026). Totalnya sebanyak 200 pejabat dan fungsional dilantik Bupati Imron.

Dalam sambutannya, Imron mengingatkan, jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Ia menyebut, pelantikan sebagai anugerah dalam rangka mewujudkan pengabdian kepada negara dan masyarakat.

“Jabatan yang diberikan kepada saudara-saudara harus disyukuri dan dijaga dengan kejujuran, keikhlasan, serta prestasi dalam bekerja,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Imron menegaskan tiga hal kepada para pejabat yang baru dilantik. Pertama, ia meminta pejabat segera beradaptasi di tempat tugas masing-masing, memahami tugas pokok dan fungsi jabatan, serta membangun koordinasi dan komunikasi yang efektif secara berjenjang.

Kedua, ia menekankan pentingnya integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Menurutnya, pelaksanaan tugas harus disertai niat ibadah sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah.

Ketiga, Imron meminta seluruh pejabat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan mematuhi aturan yang berlaku. Ia juga mengingatkan agar setiap ikhtiar dalam bekerja disertai doa.

Dalam kesempatan tersebut, Imron kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk mewujudkan visi daerah, yakni terwujudnya Kabupaten Cirebon Beriman (Bersih, Inovatif, Maju, Agamis, dan Aman).

“Atas nama pimpinan daerah dan seluruh jajaran PemerintahKabupaten Cirebon, saya mengucapkan selamat bekerja,” kata Imron.

“Saya yakin dan percaya, saudara-saudara mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

 (Bang keling)

Untuk Memastikan Kamtibmas Kondusif Piket Koramil 02/Banjarsari Bersama Linmas Laksanakan Patroli Malam

Surakarta - Piket Koramil 02/ Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Sertu Dadan bersama dengan Linmas melaksanakan kegiatan patroli malam menyisir tempat maupun jalan yang rawan tindak kejahatan serta memantau giat ibadah tadarus di mesjid mesjid di Wilayah kecamatan Banjarsari, Senin (23/02/2026) tadi malam.

Dikatakan Sertu Dadan selain melaksanakan patroli, dirinya juga mengingatkan kepada warga agar selalu siap siaga dalam menjaga keamanan lingkungan dengan penuh rasa tanggung jawab serta senantiasa mewaspadai orang yang tidak dikenal serta mencurigakan guna meminimalisir pergerakan orang yang akan berbuat kejahatan.

"Kegiatan patroli malam menyisir jalan yang rawan kejahatan, tidak hanya menghimbau kepada warga untuk meningkatkan keamanan dan kesadaran masyarakat tetapi serta menjalin silahturahmi dengan mitra karib dengan harapan agar dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas Piket dan berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga lingkungan masing-masing agar situasi tetap aman dan kondusif."tutur Sertu Dadan.

Penulis : Arda 72

Respons Cepat Polsek Mundu Tangani Kebakaran Rumah di Bandengan

Cirebon – Jajaran Polsek Mundu bergerak cepat menindaklanjuti laporan kebakaran rumah yang terjadi pada Senin malam (23/02/2026) sekitar pukul 21.20 WIB di Blok Jubin Barat RT 01/RW 01 Desa Bandengan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, dengan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara dan memastikan penanganan berjalan maksimal.

Rumah yang terbakar diketahui milik Mainah (61), perempuan, warga Blok Jubin Barat RT 01/RW 01 Desa Bandengan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, yang pada saat kejadian sedang berada di warung klontong tepat di depan rumah anaknya sehingga tidak berada di dalam rumah ketika api mulai muncul dari bagian belakang bangunan.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Vera (37), warga setempat, yang melihat kepulan asap tebal keluar dari kamar belakang rumah Mainah, kemudian mendekat untuk memastikan sumber asap dan mendapati api sudah membesar sehingga segera berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

Warga yang mendengar teriakan tersebut langsung berdatangan dan berupaya membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari salah seorang di antaranya menghubungi petugas pemadam kebakaran, guna mencegah kobaran api merembet ke bangunan lain yang jaraknya cukup berdekatan di lingkungan tersebut.

Petugas pemadam kebakaran dari Pos Pangenan Kabupaten Cirebon tiba sekitar pukul 23.05 WIB dan langsung melakukan pemadaman intensif hingga api berhasil dikendalikan, meskipun tiga ruangan di dalam rumah dilaporkan hangus terbakar beserta sejumlah barang seperti kasur springbed, mesin cuci, dan lemari.

Mendapat laporan kejadian, personel Polsek Mundu bersama unsur terkait dari Polres Cirebon Kota, termasuk unit identifikasi, segera melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan dari Mainah dan Vera, serta melakukan pendataan kerugian materiel yang hingga kini masih dalam proses penghitungan.

Dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan saksi, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik yang berasal dari kamar belakang rumah, namun penyelidikan tetap dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan penyebab pasti dan mengantisipasi kemungkinan faktor lain.

Kapolsek Mundu Didi Sumardi, S.H., menjelaskan bahwa respons cepat yang dilakukan merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat yang membutuhkan penanganan segera dan terkoordinasi.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing dan tidak menumpuk penggunaan alat elektronik pada satu sumber arus, serta segera melapor apabila menemukan potensi bahaya kebakaran, sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

((A, Rahmat))

Polsek Kedawung Laksanakan Operasi Pekat dan Amankan Puluhan Botol Minuman Keras Tanpa Izin

Cirebon – Polsek Kedawung melaksanakan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dengan sasaran peredaran minuman keras tanpa izin di wilayah hukumnya pada Selasa (24/02/2026) sekitar pukul 10.30 WIB, sebagai langkah tegas dalam menekan potensi gangguan ketertiban yang kerap dipicu oleh konsumsi minuman beralkohol.

Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kedawung bersama jajaran fungsi reskrim, intelkam, provost, dan unit patroli, dengan menyasar lokasi yang diduga menjadi tempat penjualan minuman keras tanpa izin di wilayah Desa Kedawung, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon.

Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang laki-laki penjual berinisial S (57), pekerjaan swasta, yang beralamat di Jalan Ir. H. Juanda Desa Kedawung, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, yang kedapatan menjual minuman keras tradisional tanpa memiliki izin resmi.

Dari lokasi penjualan, petugas menyita barang bukti berupa 10 botol minuman jenis ciu dan 12 botol tuak yang disimpan untuk diperjualbelikan kepada masyarakat, yang kemudian seluruhnya diamankan ke Mapolsek Kedawung guna proses pendataan dan penanganan lebih lanjut.

Selain melakukan penyitaan barang bukti, petugas juga memberikan surat tanda penerimaan serta melakukan pembinaan terhadap yang bersangkutan agar tidak kembali mengulangi perbuatannya, sekaligus mengingatkan mengenai konsekuensi hukum apabila tetap nekat menjual minuman keras tanpa izin.

Kapolsek Kedawung Ahmad Nasori, S.H., menjelaskan bahwa operasi pekat ini merupakan bagian dari upaya preventif dan represif untuk menekan peredaran miras ilegal yang berpotensi memicu tindak kriminalitas, perkelahian, maupun gangguan ketertiban lainnya di tengah masyarakat.

Ia menegaskan bahwa konsumsi minuman keras sering kali menjadi pemicu utama terjadinya tindakan kekerasan, tawuran, maupun pelanggaran hukum lainnya, sehingga pihaknya akan terus melakukan patroli dan operasi secara berkala untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan sehat.

Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam memberikan informasi terkait peredaran miras ilegal, sehingga aparat kepolisian dapat segera mengambil langkah penindakan sebelum dampaknya meluas dan meresahkan warga sekitar.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam produksi maupun penjualan minuman keras tanpa izin, serta mengingatkan para orang tua agar lebih mengawasi pergaulan anak-anaknya agar tidak terjerumus pada konsumsi miras yang dapat merusak kesehatan dan masa depan, sekaligus mengajak warga untuk melaporkan apabila menemukan aktivitas serupa di lingkungan masing-masing.

((A, Rahmat))

Kodim 0707/Wonosobo Ikut Aksi Bersih Sampah Serentak Jateng, Dukung Target Zero Sampah 2029 dan Gerakan Indonesia ASRI



Wonosobo – Kodim 0707/Wonosobo bersama instansi terkait melaksanakan karya bakti pembersihan Taman Plasa, Pasar Induk, dan sekitarnya. Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 sekaligus Aksi Bersih Sampah Serentak se-Jawa Tengah. Selasa (24/2/2026)

Kasdim 0707/Wonosobo Mayor Arh Siswoto Nuharjo yang mewakili Dandim saat karya bakti pembersihan menyampaikan, bahwa Kodim komitmen mendukung upaya mewujudkan wilayah yang bersih sesuai program Presiden Prabowo Subianto, yaitu Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

"Kodim sangat mendukung program ini. Jika tempat sekitar kita bersih, maka banyak manfaat yang bisa diperoleh masyarakat, mulai dari kesehatan hingga kenyamanan lingkungan. Perlu diingat, menjaga kebersihan khususnya fasilitas umum menjadi tanggung jawab kita semua," ujar Mayor Siswoto Nuharjo.

Kegiatan bersih-bersih tersebut dilanjutkan dengan zoom meeting bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Forkopimda se-Jawa Tengah. Dalam rapat virtual itu, Gubernur Ahmad Luthfi menekankan pentingnya kolaborasi masif untuk mencapai target nasional zero sampah pada tahun 2029.

"Hari ini, selain Aksi Bersih Sampah Serentak Jawa Tengah, juga bertepatan dengan HPSN 2026 yang mengusung tema Kolaborasi untuk Indonesia ASRI. Kita harus mulai dari unit terkecil seperti rumah tangga, RT/RW, hingga kantor untuk menumbuhkan kembali kesadaran lingkungan masyarakat," kata Gubernur Ahmad Luthfi.  

Ia juga menyampaikan bahwa seluruh Bupati dan Wali Kota di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah memimpin aksi pungut sampah serentak di wilayah masing-masing. Gerakan ini menjadi langkah nyata mendukung target nasional zero sampah 2029 serta program Indonesia ASRI.

Gubernur menyoroti kolaborasi lintas sektor melalui konsep Collaborative Government, mengajak instansi vertikal seperti Polda, Kejaksaan, Kodam, serta akademisi untuk turun bersama melakukan kegiatan bersih-bersih secara berkala, minimal seminggu sekali atau dua hari dalam sepekan di titik-titik tumpukan sampah.

Selain itu, percepatan penggunaan teknologi pengelolaan sampah, seperti pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif, menjadi salah satu poin penting yang disampaikan. Kegiatan diakhiri dengan peluncuran gerakan Jateng ASRI sebagai implementasi lokal dari gerakan nasional Indonesia ASRI.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat Wonosobo dan Jawa Tengah untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, demi mewujudkan Indonesia yang lebih aman, sehat, resik, dan indah.

(Yudhi)
Pendim 0707