Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Persit Kodim 0707/Wonosobo Bagikan Berkah Jumat, Buruh Gendong hingga Petugas Kebersihan Terima Bantuan

Wonosobo – Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVII Kodim 0707/Wonosobo kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyar...

Postingan Populer

Jumat, 31 Juli 2026

Persit Kodim 0707/Wonosobo Bagikan Berkah Jumat, Buruh Gendong hingga Petugas Kebersihan Terima Bantuan



Wonosobo – Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVII Kodim 0707/Wonosobo kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan Jumat Berkah. Dalam kegiatan tersebut, para anggota Persit membagikan bantuan kepada buruh gendong, tukang parkir, petugas kebersihan, serta masyarakat yang ditemui saat bekerja di sejumlah titik di wilayah Kota Wonosobo (31/07/26)

Ketua Persit KCK Cabang XXVII Kodim 0707/Wonosobo, Ny. Fifin Yoyok Suyitno, mengatakan bahwa kegiatan Jumat Berkah merupakan salah satu wujud kepedulian Persit terhadap masyarakat, khususnya mereka yang setiap hari bekerja keras mencari nafkah.

"Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan sekitar. Kami ingin berbagi kebahagiaan dan membantu sesama. Meskipun yang kami berikan tidak seberapa, kami berharap dapat sedikit meringankan beban dan memberikan semangat kepada mereka yang sedang bekerja," ujar Ny. Fifin.

Ia menambahkan, kegiatan berbagi tersebut juga menjadi sarana menumbuhkan rasa empati dan kebersamaan di antara anggota Persit agar terus peka terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.

Suasana haru terlihat saat rombongan Persit memberikan bantuan secara langsung kepada para penerima. Banyak di antara mereka yang tidak menyangka mendapatkan perhatian di tengah aktivitas mencari nafkah.

Salah seorang penerima bantuan, Agus, mengaku sangat terharu ketika didatangi rombongan ibu-ibu Persit yang membagikan paket bantuan.

"Saya sangat kaget dan terharu. Tiba-tiba didatangi ibu-ibu yang memberikan bantuan kepada kami. Ini sangat membantu kami yang sedang bekerja di luar. Semoga semua kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT," ungkapnya.

Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, Persit KCK Cabang XXVII Kodim 0707/Wonosobo berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang semakin peduli, rukun, dan saling membantu.

(Yudhi)
Pendim0707
Uploaded Image

Kapolres Cirebon Kota Cek Pengamanan Makam Sunan Gunung Jati, Pastikan Peziarah Aman dan Khusyuk Beribadah

Cirebon Kota – Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. melakukan pengecekan langsung personel yang bertugas melaksanakan pengamanan dan patroli di kawasan Kompleks Makam Sunan Gunung Jati, Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Kamis (30/7/2026) malam. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian pengamanan berjalan optimal sehingga para peziarah dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., para Pejabat Utama Polres Cirebon Kota, Kapolsek Gunung Jati AKP Muchammad Qomaruddin, S.H., M.H., serta Bhabinkamtibmas Desa Astana Aiptu Ade Rusmono. Kapolres memantau kesiapsiagaan personel di sejumlah titik pengamanan sekaligus memastikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat berjalan dengan baik.

AKBP Bimantoro Kurniawan menegaskan bahwa kehadiran personel Polri di kawasan wisata religi bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat, mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, serta membantu kelancaran aktivitas para peziarah selama berada di kompleks makam.

Selain melakukan pengecekan pengamanan, Kapolres juga berdialog dengan personel di lapangan untuk memastikan seluruh prosedur pelayanan dan pengamanan telah dilaksanakan sesuai standar operasional. Ia mengingatkan agar anggota selalu mengedepankan sikap humanis, responsif, dan siap memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurut Kapolres, Kompleks Makam Sunan Gunung Jati merupakan salah satu destinasi wisata religi yang setiap hari dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah. Oleh karena itu, pengamanan harus dilaksanakan secara maksimal agar seluruh aktivitas ziarah dapat berlangsung dengan tertib, lancar, dan kondusif.

Kapolres juga mengapresiasi dedikasi seluruh personel yang tetap menjalankan tugas pengamanan pada malam hari demi memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Sinergi seluruh anggota di lapangan dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga situasi keamanan di kawasan objek wisata religi tersebut.

Usai memastikan situasi pengamanan berjalan dengan baik, AKBP Bimantoro Kurniawan bersama rombongan melaksanakan ziarah di Makam Sunan Gunung Jati. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada salah satu tokoh penyebar agama Islam di tanah Cirebon.

Selama kegiatan berlangsung, personel Polres Cirebon Kota tetap melaksanakan patroli dan pengamanan di seluruh area kompleks guna memastikan para peziarah dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman, nyaman, dan khusyuk tanpa adanya gangguan kamtibmas.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan, pengecekan pengamanan yang dilakukan Kapolres merupakan bagian dari komitmen Polres Cirebon Kota dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui kehadiran anggota di lapangan, diharapkan setiap peziarah yang datang ke Kompleks Makam Sunan Gunung Jati dapat beribadah dengan tenang serta merasakan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Siswa SIP Angkatan 56 Tebar Kepedulian Melalui Bakti Sosial untuk Anak Yatim dan Dhuafa di Sukabumi


SUKABUMI – Semangat berbagi dan kepedulian sosial ditunjukkan oleh Siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 56 Tahun Ajaran 2026 perwakilan Polres Cirebon Kota Polda Jawa Barat. Melalui kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan secara kelompok, para siswa menyalurkan bantuan kepada anak yatim dan dhuafa sebagai bentuk rasa syukur sekaligus wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan di Yayasan Yatim dan Dhuafa Cahaya Gardenia Mubarokah, Yayasan Pondok Pesantren Al Istiqomah, yang berlokasi di Jalan Subang Wetan, Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu, 29 Juli 2026.

Sebanyak 30 anak yatim menerima bantuan dan santunan yang disalurkan oleh para siswa SIP Angkatan 56. Selain memberikan bantuan, kegiatan ini juga diisi dengan silaturahmi, kebersamaan, serta pemberian motivasi kepada anak-anak agar tetap semangat dalam menuntut ilmu dan meraih cita-cita.

Perwakilan Siswa SIP Angkatan 56 dari Polres Cirebon Kota, Polda Jawa Barat, Basuki, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembentukan karakter calon perwira Polri yang tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik dan profesionalisme, tetapi juga memiliki jiwa sosial yang tinggi.

“Kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk rasa syukur kami sekaligus bukti nyata kepedulian Siswa SIP Angkatan 56 kepada masyarakat, khususnya anak yatim dan dhuafa. Kami berharap apa yang kami berikan dapat memberikan manfaat serta menghadirkan kebahagiaan bagi mereka,” ujar Basuki.

Menurutnya, kepedulian terhadap sesama merupakan nilai penting yang harus terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan seperti ini, para siswa diajak untuk lebih memahami kondisi masyarakat dan menumbuhkan rasa empati terhadap mereka yang membutuhkan perhatian serta bantuan.

Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terlihat selama kegiatan berlangsung. Anak-anak yatim yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan dan menyambut kedatangan para siswa SIP dengan penuh kegembiraan.

Pihak yayasan menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Siswa SIP Angkatan 56. Bantuan yang diberikan dinilai sangat bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi anak-anak yatim serta dhuafa yang berada di bawah naungan yayasan.

Basuki menambahkan bahwa kegiatan sosial semacam ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Menurutnya, kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam konteks menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan yang memberikan dampak positif secara langsung.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi untuk terus menebarkan kebaikan dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan. Kebahagiaan yang dirasakan anak-anak hari ini menjadi kebahagiaan bagi kami semua,” tambahnya.

Melalui kegiatan bakti sosial tersebut, Siswa SIP Angkatan 56 menunjukkan bahwa semangat pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui aksi nyata. Dengan berbagi kepada sesama, khususnya anak yatim dan dhuafa, diharapkan dapat menumbuhkan optimisme serta menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari lingkungan sekitar.

((A, Rahmat))

Pria 65 Tahun Ditemukan Meninggal di Pabrik Harjamukti, Polisi: Diduga Akibat Sakit


Cirebon Kota – Seorang pria berinisial R.P. (65) ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah ruangan pabrik spitenk di Jalan Angkasa Raya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan para saksi, korban diduga meninggal dunia akibat sakit.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit, S.H., M.H. mengatakan, setelah menerima laporan masyarakat, personel gabungan Polsek Cirebon Selatan Timur bersama Tim Inafis Polres Cirebon Kota dan petugas terkait segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP serta mengumpulkan keterangan para saksi.

Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki, berusia 65 tahun, beralamat di Kelurahan Kecapi, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Saat ditemukan, korban berada di dalam ruangan pabrik spitenk milik seorang pemilik berinisial R., yang beralamat di Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.

Saksi pertama, Marta, laki-laki, rekan kerja korban, yang bertugas sebagai petugas keamanan di lokasi, menerangkan bahwa sekitar pukul 17.30 WIB ia diminta menemani seorang kerabat korban yang hendak mengantarkan kacamata. Marta kemudian naik ke lantai dua untuk memanggil korban, namun tidak mendapat respons. Saat didekati, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa sehingga saksi segera memberitahukan kejadian tersebut kepada rekan kerja lainnya dan menghubungi pihak kepolisian.

Saksi kedua, Kunto Subagyo, laki-laki, rekan kerja korban, menerangkan bahwa sebelum ditemukan meninggal dunia, korban pernah mengeluhkan sakit perut yang telah lama dideritanya serta sempat menanyakan obat lambung kepadanya. Keterangan tersebut memperkuat dugaan bahwa korban memiliki riwayat penyakit.

Dari hasil olah TKP, petugas juga menemukan sejumlah obat-obatan di kamar tempat korban beristirahat. Tidak ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada dugaan tindak pidana maupun kekerasan pada tubuh korban.

Pihak keluarga korban menolak dilakukan pemeriksaan luar maupun pemeriksaan dalam di rumah sakit. Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani di atas materai oleh istri korban disaksikan pihak terkait.

Setelah proses identifikasi dan olah TKP selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak akan menuntut pihak mana pun.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit, S.H., M.H. menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, keterangan para saksi, serta barang yang ditemukan di sekitar korban, dugaan sementara korban meninggal dunia akibat sakit yang telah lama dideritanya. Meski demikian, kepolisian tetap melakukan langkah-langkah prosedural untuk memastikan penyebab kematian sebelum penanganan perkara dinyatakan selesai.

((A, Rahmat))

Kamis, 30 Juli 2026

BMPBB: GAGALKAN PENYELUNDUPAN 15 TON TIMAH ILEGAL, DESAK APARAT KEJAR BANDAR DAN JEBOL JARINGAN LAMA DI PANGKALBALAM.



PANGKALPINANG.– Barisan Muda Patriot Bangka Belitung (BMPBB) mengapresiasi langkah cepat Satuan Tugas Penertiban dan Penegakan Hukum (Satlap) Tri Cakti bersama KSOP Pangkal Balam yang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan hampir *15 Ton bijih dan balok timah ilegal* melalui KM Sewindu di Pelabuhan Pangkal Balam pada Selasa, 29 Juli 2026.

Berdasarkan data yang dirilis, petugas mengamankan *159 kampil bijih timah kering seberat ±7.950 Kg* dan *balok timah ±7.000 Kg* dalam 4 jumbo bag. Total nilai kerugian negara ditaksir mencapai *Rp 9,765 Miliar*.

Barang tersebut dimuat menggunakan 2 truk ekspedisi *Bangka Jakarta Express (BJE)* dengan modus lama: *menyamarkan pasir timah di antara kardus pres dan plastik rongsokan* serta menggunakan DO barang bekas dari wilayah Pangkalbalam.

*Sikap dan Tuntutan BMPBB:*

1. *Apresiasi untuk Aparat.* Kami mendukung penuh kinerja Satlap Tricakti dan KSOP Pangkal Balam. Ini bukti negara masih hadir menjaga SDA Bangka Belitung.
2. *Usut Tuntas Sampai ke Akarnya.* Kami mendesak Ditreskrimsus Polda Babel untuk tidak berhenti di sopir dan barang. *Kejar pemilik barang, bandar, dan bos besar perusahaan barang bekas* yang diduga menjadi beking modus ini. Jangan ada tebang pilih.
3. *Periksa dan Bertanggungjawab.* Manajemen *Bangka Jakarta Express (BJE)* harus diperiksa. Diduga kuat ada kelalaian bahkan keterlibatan dalam memuluskan distribusi barang ilegal. 
4. *Gunakan Pasal TPPU.* Jerat pelaku dengan *UU Tindak Pidana Pencucian Uang* agar aset hasil tambang ilegal dapat disita dan dikembalikan kepada negara. Ini efek jera bagi pemain lama.
5. *Audit Sistem di Pelabuhan.* Kami minta KSOP dan pihak pelabuhan memperketat pengawasan manifest, surat jalan/DO, dan pemeriksaan fisik barang. Modus lama jangan sampai terulang.

*Pernyataan Ketua BMPBB:*

"Ini bukan kasus pertama. Modus menyamarkan timah dengan barang rongsokan sudah jadi rahasia umum di Pangkalbalam. Kalau aparat berhenti di sopir, maka 3 bulan lagi akan muncul kasus baru. 

*15 Ton timah itu milik rakyat Bangka Belitung.* Hasilnya harusnya untuk sekolah, rumah sakit, dan jalan kita. Bukan untuk menggemukkan kantong mafia tambang. 

Kami mendesak Kapolda Babel dan Kejati Babel turun langsung. Usut siapa dalang di balik BJE dan bos barang bekas di Lontong Pancur. *Jangan kasih ruang lagi untuk pemain lama!*"

BMPBB akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas dan membuka posko pengaduan masyarakat terkait tambang ilegal di wilayah Babel.

Hormat kami,  
*DEWAN PIMPINAN PUSAT*  
*BARISAN MUDA PATRIOT BANGKA BELITUNG*

(HR) 

Gotong Royong Salurkan Bantuan Air Bersih Perkuat Kepedulian Warga Argasunya

Cirebon Kota – Semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus ditunjukkan berbagai pihak dalam membantu masyarakat yang terdampak kekurangan air bersih di wilayah Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Bhabinkamtibmas Kelurahan Argasunya Polsek Cirebon Selatan Timur, Aiptu Ahmad Hulaemi, bersama Kasi Trantib Kelurahan Argasunya, Wartono, bersama PMI melaksanakan penyaluran bantuan air bersih di RT 06 RW 08 Kopiluhur, Rabu (29/07/2026) pukul 09.30 WIB.

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga yang terdampak musim kemarau.

Bantuan air bersih disalurkan melalui program kemanusiaan yang dijalankan PMI Kota Cirebon untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh pasokan air bersih selama musim kemarau berlangsung.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit, S.H., M.H., mengatakan bahwa semangat gotong royong merupakan modal penting dalam menghadapi berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat, termasuk kebutuhan air bersih.

Menurutnya, kepedulian berbagai pihak dalam menyalurkan bantuan menjadi bukti bahwa kebersamaan dan solidaritas sosial masih terjaga dengan baik di lingkungan masyarakat.

Dalam pelaksanaan penyaluran bantuan, warga bersama aparat dan petugas terkait saling bahu-membahu untuk memastikan distribusi air bersih dapat berjalan lancar dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

PMI Kota Cirebon menyalurkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki berkapasitas enam ribu liter yang akan didistribusikan secara bergilir ke sejumlah wilayah di Kelurahan Argasunya.

Selain RW 08, bantuan air bersih juga direncanakan menjangkau wilayah RW 05, RW 06, dan RW 07 yang selama ini mengalami keterbatasan pasokan air bersih saat musim kemarau.

Kehadiran bantuan tersebut disambut antusias oleh masyarakat karena sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, mencuci, hingga keperluan rumah tangga lainnya.

Bhabinkamtibmas berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang terjalin antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai lembaga dapat terus dipertahankan demi membantu warga yang membutuhkan.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan bahwa penyaluran bantuan air bersih merupakan bentuk nyata kebersamaan dan solidaritas sosial. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat budaya gotong royong serta saling membantu dalam menghadapi berbagai tantangan demi terciptanya lingkungan yang harmonis dan sejahtera.

((A, Rahmat))

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan Dukung Penataan Kali Sukalila untuk Tingkatkan Keamanan dan Kenyamanan Warga

Cirebon Kota – Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. menegaskan dukungannya terhadap program penataan kawasan Kali Sukalila yang menjadi salah satu proyek strategis Pemerintah Kota Cirebon. Komitmen tersebut disampaikan saat mendampingi Wali Kota Cirebon Effendi Edo meninjau progres pembangunan kawasan Kali Sukalila, Kamis (30/7/2026), usai kegiatan silaturahmi di Rumah Dinas Wali Kota Cirebon.

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan yang saat ini tengah dilaksanakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Hingga akhir Juli 2026, progres pembangunan Segmen 1 telah mencapai lebih dari 50 persen dan ditargetkan selesai pada penghujung tahun sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai ruang publik yang aman dan nyaman.

AKBP Bimantoro Kurniawan menyampaikan bahwa Polres Cirebon Kota siap mendukung setiap program pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, pembangunan kawasan publik harus diiringi dengan penguatan aspek keamanan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman dan nyaman.

Ia menilai penataan Kali Sukalila tidak hanya mempercantik wajah Kota Cirebon, tetapi juga berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi, pariwisata, serta interaksi sosial masyarakat. Oleh karena itu, Polres Cirebon Kota akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Cirebon dan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

Kapolres menegaskan bahwa dukungan kepolisian terhadap pembangunan tidak hanya diwujudkan melalui pengamanan kegiatan, tetapi juga dengan membangun koordinasi yang baik bersama pemerintah daerah agar setiap tahapan proyek dapat berjalan lancar, tertib, dan sesuai harapan masyarakat.

Menurut AKBP Bimantoro Kurniawan, keberhasilan pembangunan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Karena itu, Polres Cirebon Kota berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Kawasan Kali Sukalila direncanakan menjadi ruang publik terpadu yang dilengkapi jalur pedestrian, jogging track, taman, serta penataan lingkungan sungai. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu menghadirkan kawasan yang lebih tertata, nyaman, dan menjadi salah satu ikon baru Kota Cirebon.

Sinergi antara Polres Cirebon Kota dan Pemerintah Kota Cirebon diharapkan semakin memperkuat pelaksanaan berbagai program pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, pembangunan dapat berjalan optimal sekaligus memberikan rasa aman bagi warga.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan, Polres Cirebon Kota mendukung penuh program pembangunan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi yang erat antara kepolisian dan pemerintah daerah menjadi kunci untuk mewujudkan pembangunan yang aman, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Cirebon.

((A, Rahmat))

Kemarau Tingkatkan Risiko Kebakaran, Kapolresta Tangerang Minta Warga Jangan Bakar Sampah Sembarangan


Uploaded Image


Musim kemarau meningkatkan potensi terjadinya kebakaran lahan maupun permukiman. Menyikapi kondisi tersebut, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun aktivitas lain yang dapat memicu kebakaran.

"Pada musim kemarau seperti sekarang, lahan, rerumputan, semak belukar, dan tanaman yang sudah mengering sangat mudah terbakar," kata Indra Waspada, Kamis (30/7/2026). 

Dia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di area yang banyak ditumbuhi rumput kering maupun lahan kosong. Kebiasaan tersebut dinilai dapat menjadi pemicu kebakaran.

Selain itu, masyarakat diminta memastikan tidak meninggalkan api yang masih menyala saat beraktivitas di kawasan hutan, kebun, maupun lahan terbuka. Bagi masyarakat yang membuka lahan, Indra Waspada menegaskan agar menggunakan cara-cara yang ramah lingkungan dan tidak dengan membakar.

"Jangan membuang puntung rokok sembarangan dan pastikan tidak ada api yang ditinggalkan dalam keadaan menyala," ujarnya.

Indra Waspada menegaskan, pembakaran hutan dan lahan dalam bentuk apa pun merupakan perbuatan yang dilarang dan memiliki konsekuensi hukum. Dia pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. 

Tidak hanya itu, dia juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila melihat atau mengetahui adanya kebakaran agar dapat segera ditangani sebelum meluas.

"Apabila terjadi kebakaran, segera laporkan kepada kepolisian terdekat atau melalui layanan Call Center 110 agar petugas bisa segera melakukan penanganan," katanya.

Dia menambahkan, pelaku pembakaran hutan dan lahan dapat diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, di antaranya Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. Serta ketentuan hukum lain yang mengatur tentang perlindungan lingkungan hidup dan pencegahan kebakaran.





Red/Toher Aswi

Kantor Imigrasi Wonosobo Sosialisasikan Pencegahan TPPO dan TPPM serta Pengenalan Poltekimipas Kepada Siswa SMA 



WONOSOBO  –  Kantor  Imigrasi  Kelas  II  Non  TPI  Wonosobo  menyelenggarakan Sosialisasi  pencegahan  Tindak  Pidana  Perdagangan  Orang  (TPPO),  Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM), serta pengenalan Politeknik Imigrasi dan  Pemasyarakatan  (Poltekimipas)  kepada  siswa  SMA  sebagai  bagian  dari upaya  meningkatkan  literasi  keimigrasian  dan  membangun  kesadaran  generasi muda terhadap bahaya kejahatan transnasional yang semakin berkembang. 

Kegiatan dilaksanakan pada dua kesempatan yang berbeda. Pelaksanaan pertama pada  Kamis,  16  Juli  2026  bertempat  di  SMAN  2  Wonosobo  dan  pelaksanaan kedua  pada  Selasa,  21  Juli  2026  bertempat  di  SMAN  1  Wonosobo.  Sasaran utama kegiatan ini adalah siswa SMA kelas XII. Pemilihan peserta didasarkan pada pertimbangan bahwa mereka berada pada usia produktif dan akan melanjuitkan ke jenjang  selanjutnya  yaitu  melanjutkan  pendidikan  ke  perguruan  tinggi  atau memasuki dunia kerja, sehingga perlu dibekali pemahaman tentang bekerja di luar negeri  secara  legal,  aman  dan  bertanggung  jawab  apabila  para  siswa  ingin memasuki dunia kerja dan pemahaman mengenai sekolah kedinasan yang dimiliki oleh  Kementerian  Imigrasi  dan  Pemasyarakatan  yaitu  Poltekimipas  (Politeknik Imigrasi  dan  Pemasyarakatan)  apabila  ingin  melanjutkan  Pendidikan  ke  jenjang selanjutnya. 

Dalam kegiatan tersebut, materi mengenai TPPO, TPPM, dan layanan keimigrasian disampaikan  oleh  Rahardian,  Analis  Keimigrasian  Ahli  Pertama  pada  Kantor Imigrasi  Kelas  II  Non  TPI  Wonosobo.  Materi  yang  diberikan  meliputi  pengertian TPPO dan TPPM, modus operandi yang sering terjadi, langkah pencegahan, serta edukasi  mengenai  jenis  paspor,  persyaratan  permohonan  paspor,  dan  dokumen yang  diperlukan  bagi  masyarakat  yang  akan  bekerja  ke  luar  negeri  secara prosedural. 

Selain itu, taruna dan taruni Poltekimipas yang sedang melaksanakan Latihan Kerja Bhumi  Pura  (Latjapura)  di  Kantor  Imigrasi  Wonosobo  turut  memperkenalkan PoltekImipas  kepada  para  siswa.  Mereka  menjelaskan  profil  kampus,  program pendidikan, kehidupan taruna, hingga prospek karier setelah lulus sebagai aparatur sipil  negara  di  lingkungan  Kementerian  Imigrasi  dan  Pemasyarakatan.  Melalui kegiatan  ini  diharapkan  para  siswa  memperoleh  wawasan  mengenai  peluang melanjutkan pendidikan melalui jalur sekolah kedinasan. 

Kepala Kantor Imigrasi TPI Wonosobo, Taufan, menyampaikan bahwa edukasi kepada generasi muda merupakan langkah preventif yang sangat penting dalam mencegah terjadinya TPPO dan TPPM. Menurutnya, berbagai modus perekrutan dengan iming-iming pekerjaan bergaji tinggi maupun pendidikan di luar negeri tanpa prosedur yang jelas masih kerap ditemukan dan menyasar kalangan usia muda. 

"Pencegahan  TPPO  dan  TPPM  tidak  dapat  dilakukan  hanya  melalui  penegakan hukum,  tetapi  juga  harus  diawali  dengan  peningkatan  kesadaran  masyarakat. Melalui sosialisasi ini kami berharap para siswa mampu mengenali berbagai modus kejahatan  tersebut,  memahami  pentingnya  mengikuti  prosedur  keimigrasian  yang benar,  serta  menjadi  agen  informasi  di  lingkungan  sekitarnya.  Kami  juga memperkenalkan Poltekimipas sebagai salah satu pilihan pendidikan kedinasan bagi generasi muda yang ingin mengabdikan diri kepada bangsa dan negara di bidang keimigrasian dan pemasyarakatan," ujar Taufan

(Yudhi)
Uploaded Image

Kapolresta Cirebon Serahkan Bantuan Alsintan Kementan kepada Kelompok Tani, Perkuat Swasembada Pangan Nasional

Kabupaten Cirebon – Komitmen mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus diwujudkan Polresta Cirebon melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan Kementerian Pertanian. Salah satunya dengan menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani binaan di wilayah hukum Polresta Cirebon.

Kegiatan penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Gudang PU, Jalan Kenanga, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (30/7/2026). Penyerahan dipimpin langsung Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon Dr. H. Deni Nurcahya, S.T., M.Si., serta dihadiri para Pejabat Utama Polresta Cirebon, para Kapolsek jajaran, dan perwakilan kelompok tani binaan.

Dalam kesempatan tersebut, bantuan yang diserahkan terdiri dari delapan unit alsintan, yakni tiga unit traktor roda empat dan lima unit traktor roda dua yang berasal dari Kementerian Pertanian untuk mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian, khususnya komoditas jagung.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama mengatakan, bantuan alsintan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah melalui Kementerian Pertanian kepada para petani agar mampu meningkatkan hasil produksi sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Alhamdulillah hari ini kita dapat menyerahkan bantuan alsintan kepada kelompok tani yang telah terpilih. Bantuan ini merupakan wujud perhatian Bapak Presiden melalui Kementerian Pertanian kepada masyarakat, khususnya para petani, dan diberikan secara cuma-cuma untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian," ujar Kombes Pol. Imara Utama.

Ia berpesan agar seluruh alsintan yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal, dirawat dengan baik, serta diamankan setelah digunakan agar memiliki usia pakai yang panjang dan memberikan manfaat bagi banyak petani.

"Rawat alat ini dengan baik, lakukan servis secara berkala, jangan dibiarkan rusak. Setelah digunakan jangan ditinggalkan di lahan, tetapi simpan di tempat yang aman. Gunakan sesuai peruntukannya untuk mengolah lahan jagung, dan apabila sudah selesai dipakai, silakan dipinjamkan kepada kelompok tani lain yang membutuhkan agar manfaatnya semakin luas," katanya.

Kapolresta juga menegaskan pihaknya akan terus berupaya mengusulkan tambahan bantuan alsintan kepada pemerintah pusat agar semakin banyak petani di Kabupaten Cirebon yang memperoleh dukungan sarana pertanian.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon Dr. H. Deni Nurcahya menyampaikan apresiasi kepada Polresta Cirebon yang telah menjembatani aspirasi para petani hingga bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian dapat direalisasikan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Polresta Cirebon, khususnya Bapak Kapolresta, yang telah memfasilitasi usulan bantuan alsintan bagi petani Kabupaten Cirebon. Bantuan ini sangat penting untuk mendukung komoditas jagung sebagai salah satu program swasembada pangan nasional," ungkapnya.

Menurutnya, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan Kementerian Pertanian menjadi langkah strategis dalam mempercepat modernisasi pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Ia pun berharap usulan bantuan alsintan ke depan dapat terus bertambah sehingga semakin banyak kelompok tani yang merasakan manfaatnya.
Melalui penyerahan bantuan tersebut, Polresta Cirebon berharap mekanisasi pertanian di wilayah Kabupaten Cirebon semakin meningkat sehingga mampu mendukung percepatan tanam, meningkatkan produktivitas hasil panen, serta mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional secara berkelanjutan.

((A, Rahmat))