Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Dedikasi Tanpa Suara Keras, Jejak Kebaikan Opung Indah di Tanah Batu Bara

BATU BARA, Buser Presisi.Com - Di tengah riuh rendah kehidupan masyarakat Kabupaten Batu Bara, di mana suara-suara lantang serin...

Postingan Populer

Minggu, 17 Mei 2026

Dedikasi Tanpa Suara Keras, Jejak Kebaikan Opung Indah di Tanah Batu Bara

BATU BARA, Buser Presisi.Com - Di tengah riuh rendah kehidupan masyarakat Kabupaten Batu Bara, di mana suara-suara lantang sering kali mendominasi ruang publik dan perhatian banyak pihak.

Ada satu sosok yang berjalan tenang namun jejaknya tertanam kokoh di hati setiap warga yang pernah bertemu dan merasakan kehadirannya. 
Namanya dikenal dengan penuh rasa hormat, Opung Indah, atau yang dikenal secara lengkap sebagai Bapak Amos Hasibuan. 

Beliau bukanlah pejabat tinggi yang namanya terpampang di papan-papan nama besar, bukan pula orang yang suaranya paling lantang saat berdiskusi di forum-forum umum. Justru dalam ketenangannya, dalam cara bicaranya yang lembut namun tegas, tersimpan kekuatan yang jauh lebih besar daripada sekadar suara yang menggema.
 
Sebagai Ketua Pengurus Rumah Aspirasi Hinca Panjaitan untuk wilayah Kabupaten Batu Bara, Opung Indah memegang amanah ini bukan sebagai jabatan yang mengangkat derajat, melainkan sebagai tanggung jawab yang menghubungkan hati antara masyarakat dan ruang tempat harapan mereka bisa didengar. 

Beliau memilih jalan pelayanan yang sederhana namun penuh makna, mendengar dengan sepenuh hati. Baginya, Rumah Aspirasi bukan sekadar nama lembaga atau ruangan dengan meja dan kursi, melainkan tempat di mana setiap warga boleh datang, bercerita, dan menyampaikan apa yang ada di dada—mulai dari keluh kesah yang membebani pikiran, harapan yang disimpan rapi, hingga mimpi-mimpi kecil yang sering kali dianggap remeh dan tak sampai ke telinga mereka yang membuat kebijakan. 

Tak ada aspirasi yang terlalu kecil, tak ada permasalahan yang terlalu sepele bagi beliau. Setiap kata yang diucapkan warga, setiap harapan yang disampaikan, semuanya bernilai sama, semuanya layak untuk diperhatikan dan diupayakan jalan penyelesaiannya.
 
Cara Opung Indah memimpin dan melayani menjadi pelajaran berharga tentang apa arti kepemimpinan yang sejati. Rendah hati bagi beliau bukan sekadar kata-kata indah yang diucapkan di hadapan orang banyak, melainkan sikap yang hidup dan dibuktikan dalam setiap langkahnya. 

Beliau tak pernah ragu untuk turun langsung ke tengah masyarakat, duduk bersila di lantai rumah warga, berbicara dalam bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti, seolah beliau adalah bagian dari keluarga mereka sendiri. Ketika perselisihan muncul, 

Ketika perasaan marah dan kecewa membara di antara sesama warga, di situlah kebijaksanaan dan kearifan beliau bersinar terang. Ia hadir bukan untuk menghakimi, bukan untuk memihak satu sisi, melainkan untuk menenangkan hati yang sedang panas, mendamaikan pandangan yang berbeda, dan merajut kembali persatuan yang sempat terurai. Dengan kesabaran yang tak pernah habis, ia mencari jalan tengah yang adil, jalan yang memastikan tidak ada satu pun pihak yang merasa dikorbankan atau ditinggalkan begitu saja.
 
Mungkin hal yang paling melekat dalam ingatan dan perasaan masyarakat Batu Bara adalah kebiasaan beliau yang tak pernah berhenti berbagi. Berbagi bagi Opung Indah tidak hanya berarti memberikan bantuan materi atau kebutuhan sehari-hari kepada mereka yang membutuhkan. Lebih dari itu, beliau berbagi waktu yang berharga, berbagi tenaga yang dimilikinya, dan yang paling berharga, berbagi perhatian yang tulus, perhatian yang membuat setiap orang merasa dilihat, didengar, dan berarti. 

Khususnya bagi masyarakat yang hidup dalam keterbatasan, mereka yang berada di lapisan menengah ke bawah, Opung Indah selalu hadir tanpa membedakan status, tanpa melihat latar belakang, tanpa menimbang siapa yang kaya dan siapa yang kurang beruntung. 

Bagi beliau, menjadi tokoh masyarakat, menjadi orang yang dipercaya, bukanlah tentang mendapatkan penghormatan atau pujian. Itu adalah tentang menjadi berguna, tentang menjadi jembatan yang menolong orang lain melewati kesulitan, tentang menjadi cahaya kecil yang menerangi jalan mereka yang sedang dalam kegelapan.
 
Untuk segala hal yang telah beliau lakukan, untuk setiap tetes keringat dan setiap detik waktu yang telah dikorbankan, ucapan terima kasih saja rasanya belum cukup untuk menggambarkan rasa hormat dan kasih sayang yang tumbuh di hati masyarakat Batu Bara. Kebaikan yang telah ditanamkan Opung Indah bukanlah sesuatu yang akan hilang ditelan waktu, bukan sesuatu yang akan pudar karena berlalunya masa. Budi pekerti yang luhur, dedikasi yang tulus, dan pelayanan yang ikhlas seperti itu akan terus hidup, terus dikenang, dan terus diceritakan dari generasi ke generasi. 

Beliau menjadi bukti nyata bahwa kebaikan-kebaikan kecil yang dilakukan secara konsisten, yang dilakukan dengan ketulusan hati, mampu mengubah banyak hal, mampu mengubah rasa takut menjadi harapan, rasa terasing menjadi rasa memiliki, dan rasa putus asa menjadi keyakinan bahwa masih ada orang yang peduli.
 
Dedikasi seperti yang ditunjukkan oleh Opung Indah memang jarang disorot di panggung-panggung besar. Namanya jarang muncul di berita-berita utama, tak ada sorotan lampu yang menyinari langkahnya, tak ada tepuk tangan gemuruh yang menyambut kedatangannya. 

Namun, dampak dari apa yang telah ia lakukan terasa begitu nyata di setiap sudut kampung di Batu Bara, terasa dalam senyum lega warga yang masalahnya selesai, terasa dalam ketenangan hati mereka yang pernah didamaikan, dan terasa dalam rasa syukur dari setiap orang yang pernah ditolong dan didengar.
 
Opung Indah mengajarkan kita satu hal yang sangat berharga, bahwa kebesaran seseorang tidak diukur dari seberapa keras suaranya, seberapa tinggi kedudukannya, atau seberapa luas pengaruhnya di mata dunia. Kebesaran hati seseorang terlihat dari seberapa tulus ia melayani, seberapa sabar ia mendengar, dan seberapa setia ia berbuat baik, meski tak ada yang melihat dan meski tak ada yang memuji. 

Jejak kebaikan Opung Indah adalah bukti abadi, bahwa dedikasi tanpa suara keras pun mampu meninggalkan jejak yang mendalam, jejak yang akan terus menjadi teladan bagi kita semua, bahwa di tengah hiruk pikuk dunia, kebaikan yang tulus akan selalu menemukan jalannya untuk bersinar dan memberi manfaat bagi sesama.

(SURYONO)

Sinergi Wujudkan Ketahanan Pangan, Polresta Cirebon Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Bersama Presiden RI dan Kapolri

CIREBON – Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan komitmen jajaran Polresta Cirebon dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang dilaksanakan bersama Presiden RI dan Kapolri, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan nasional tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Di wilayah hukum Polresta Cirebon, kegiatan dipusatkan di lahan pertanian Blok Menti, Desa Cempaka, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama hadir langsung didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., para pejabat utama Polresta Cirebon, serta unsur Forkopimcam Talun dan stakeholder terkait lainnya.

Kapolresta Cirebon mengatakan, keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memastikan stabilitas pangan nasional tetap terjaga.

“Ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional. Karena itu, Polresta Cirebon siap mendukung penuh program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan melalui sinergi bersama seluruh stakeholder terkait,” ujar Kombes Pol. Imara Utama.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa Polri terus berkontribusi aktif mendukung program ketahanan pangan nasional. Bahkan, panen raya jagung yang dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia berhasil menghasilkan jutaan ton produksi jagung dan diproyeksikan terus meningkat pada kuartal berikutnya.

Kapolri juga menekankan pentingnya inovasi di sektor pertanian, termasuk pemanfaatan teknologi pompa air tenaga surya serta pembangunan gudang ketahanan pangan Polri guna membantu menjaga distribusi dan ketersediaan hasil panen masyarakat.

Sementara itu, Presiden RI Prabowo Subianto memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bersinergi menjaga kedaulatan pangan bangsa. Menurutnya, pangan merupakan sektor strategis yang harus dijaga bersama demi masa depan Indonesia.

“Mengamankan pangan berarti mengamankan masa depan bangsa. Peran seluruh unsur, termasuk Polri di lapangan, sangat luar biasa dalam mendukung swasembada pangan nasional,” ujar Presiden RI.

Usai mengikuti rangkaian Zoom Meeting dan meninjau langsung lokasi panen raya jagung di Desa Cempaka, Kapolresta Cirebon menegaskan pihaknya akan terus memperkuat kolaborasi bersama Dinas Pertanian, Bulog, BPS, kelompok tani, dan berbagai elemen lainnya untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di Kabupaten Cirebon.

“Kami siap mengimplementasikan seluruh arahan Presiden RI dan Kapolri di daerah. Sinergitas yang sudah terjalin akan terus diperkuat demi mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan di Kabupaten Cirebon,” pungkasnya.

((A, Rahmat))

Ciptakan Kenyamanan Dan Kondusifitas di Wilayah, Piket Koramil 03/Serengan Bersama Linmas Laksanakan Patroli Malam

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serka Sudiyono  melaksanakan Patroli Malam bersama Satlinmas di seputaran wilayah Kecamatan Serengan, Sabtu (16/05/2026) tadi malam.

Dikatakan Serka Sudiono Patroli malam bersama Satlinmas dilaksanakan melalui route-route rawan terjadinya kriminalitas dan bentuk kejahatan lainnya, melalui obyek-obyek vital Pemerintah, lingkungan maupun perumahan warga masyarakat di wilayah Kecamatan Serengan.

"Patroli bersama Linmas bukan hanya sekedar kegiatan rutinitas Piket Koramil 03/Serengan,namun merupakan salah satu wujud tanggung jawab dan tindakan aktif Piket sebagai upaya menciptakan kondusifitas, meminimalisir terjadinya kriminalitas maupun kemungkinan terjadinya gangguan kamtibmas lainnya terhadap masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Serengan."tegasnya.

Penulis: Arda 72
Uploaded Image

Peresmian 531 KDKMP di Wilayah Kodam IV Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa


Uploaded Image

Boyolali — Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., menghadiri acara peresmian serentak Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara daring melalui konferensi video bersama Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto. Kegiatan strategis jajaran Kodam IV/Diponegoro ini dipusatkan di Gerai KDKMP Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Sabtu (16/5/2026).

Secara nasional, upacara peresmian tersebut berpusat langsung di KDKMP Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, yang dihadiri langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Sementara itu, untuk wilayah teritorial Kodam IV/Diponegoro, program ini tersebar di delapan Kodim jajaran dengan total mencapai 531 titik KDKMP yang diresmikan secara serentak.

Acara di titik pusat Boyolali tersebut dihadiri Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah H. Sumanto, S.H., Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Teguh Subroto, S.H., M.H., serta Komandan Lanud Adi Soemarmo Marsma TNI Henri Ahmad Badawi, S.M., M.M., M.Han. Turut hadir mendampingi Pangdam, Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira, S.I.P., M.I.Pol., M.Han., Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, S.E., Bupati Boyolali Agus Irawan, serta jajaran unsur Forkopimda setempat.

Uploaded Image

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam laporannya menyampaikan bahwa pada tahap awal ini diresmikan 1.061 kedai KDKMP di seluruh Indonesia, dengan target mencapai 30.000 gerai dalam setahun ke depan. Program ini merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi masyarakat bawah, termasuk petani, pedagang, dan pelaku UMKM.

Melalui arahannya secara daring, Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembentukan Koperasi Desa Merah Putih merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat sektor ekonomi kerakyatan berbasis desa. Koperasi diharapkan menjadi wadah yang mandiri, berdaya saing, dan dikelola secara profesional, transparan, serta akuntabel agar mampu meraih kepercayaan penuh dari masyarakat secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, Kepala Negara mendorong koperasi desa untuk bertransformasi menjadi pusat aktivitas ekonomi warga melalui pengembangan sektor pertanian, jalur distribusi kebutuhan pokok, serta usaha produktif lainnya. Dengan landasan semangat gotong royong dan kebersamaan, pemerintah berkomitmen memberikan pendampingan berkelanjutan serta penguatan program pemberdayaan agar koperasi desa mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional dari tingkat bawah.

Selain di Desa Kragilan pendampingan langsung dari para Pejabat Utama Kodam IV/Diponegoro juga dilaksanakan di beberapa wilayah jajaran Kodim lainnya. Di wilayah Kodim 0705/Magelang, pemantauan dipimpin langsung oleh Kasdam IV/Diponegoro di Kelurahan Wates, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang, serta Danrem 072/Pamungkas di KDKMP Desa Pancuranmas, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.

Sementara itu, di wilayah Kodim 0723/Klaten, kegiatan pengawasan dihadiri oleh Irdam IV/Diponegoro yang bertempat di KDKMP Desa Socongkansi, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten. Serta di wilayah Kodim 0726/Sukoharjo, peninjauan gerai dipimpin oleh Kapok Sahli Pangdam IV/Diponegoro di KDKMP Desa Cangkol, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. 

(Pendam IV/Diponegoro)

Sabtu, 16 Mei 2026

Panen Jagung di Waled Jadi Bukti Lahan Pertanian Cirebon Masih Produktif

Cirebon Kota - Hamparan lahan pertanian di Blok Ki Buyut Desa Waled Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon pada Sabtu (16/05/2026) sekitar pukul 13.00 WIB dipenuhi aktivitas panen raya jagung serentak yang digelar tingkat Polres Cirebon Kota sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan dan upaya menjaga produktivitas pertanian masyarakat di wilayah Cirebon.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa kegiatan panen raya jagung ini menjadi bentuk nyata dukungan terhadap para petani agar sektor pertanian tetap tumbuh dan mampu menjadi salah satu kekuatan ekonomi masyarakat, khususnya dalam menjaga ketersediaan pangan di tengah meningkatnya kebutuhan hasil pertanian.

Panen raya dilaksanakan di sejumlah lokasi lahan pertanian dengan total luas mencapai lima hektare yang tersebar di wilayah Kabupaten Cirebon, terdiri dari lahan pertanian binaan Polres Cirebon Kota serta beberapa polsek jajaran yang selama ini ikut mendukung pemanfaatan lahan produktif bersama kelompok tani setempat.

Lahan pertanian yang dipanen meliputi area di Blok Marwah Desa Tonjong Kecamatan Pasaleman serta Blok Ki Buyut Desa Waled Kecamatan Waled yang selama beberapa bulan terakhir dikelola bersama kelompok tani dengan fokus pada peningkatan hasil panen jagung sebagai komoditas pangan strategis masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, para petani terlihat melakukan proses panen secara manual dengan memisahkan tongkol jagung dari batang tanaman menggunakan alat sederhana, sementara hasil panen kemudian dikumpulkan untuk diproses lebih lanjut agar kualitas jagung tetap terjaga sebelum didistribusikan maupun disimpan di gudang pengeringan.

Kegiatan panen raya ini juga dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI, penyuluh pertanian lapangan, Bulog, hingga perangkat desa yang bersama-sama mendukung keberlangsungan sektor pertanian sebagai salah satu sumber penghidupan utama masyarakat pedesaan di wilayah Kabupaten Cirebon.

Selain menjadi simbol keberhasilan pertanian, panen jagung serentak tersebut juga menunjukkan bahwa lahan pertanian di wilayah Cirebon masih memiliki potensi besar apabila dikelola secara serius dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk aparat kepolisian yang selama ini ikut mendampingi masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Masyarakat petani menyambut baik keterlibatan jajaran Polres Cirebon Kota dalam kegiatan pertanian karena kehadiran aparat di tengah aktivitas panen memberikan semangat tersendiri bagi petani untuk terus menjaga produktivitas lahan dan meningkatkan hasil pertanian demi mendukung kebutuhan pangan masyarakat luas.
“Kami berharap kegiatan panen raya jagung ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan pertanian secara optimal serta menjaga keberlangsungan sektor pangan di wilayah Cirebon. Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan pertanian dan segera menghubungi Layanan Polisi 110 apabila menemukan gangguan keamanan di wilayahnya,” ujar Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto.

((A, Rahmat))

Kapolsek Panongan Pimpin Apel Pengamanan Peresmian Koperasi Merah Putih, 28 Personel Disiagakan


Uploaded Image


KABUPATEN TANGERANG — Kapolsek Panongan IPTU Irruandy Aritonang, S.H., memimpin langsung apel pengamanan kegiatan Peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang digelar di wilayah hukum Polsek Panongan, Sabtu (16/5/2026).

Apel pengamanan dilaksanakan di jalur menuju Gerai Koperasi Desa Merah Putih Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, sebagai bentuk kesiapan pengamanan kegiatan nasional yang dihadiri sejumlah pejabat penting dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah hingga Forkopimda.

Kegiatan pengamanan berada di bawah penanggung jawab Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada Amirullah, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., dengan melibatkan 28 personel gabungan Polresta Tangerang dan Polsek Panongan sesuai surat perintah Bagops.

Turut hadir dalam apel pengamanan di antaranya IPTU Iman Sodikin, IPTU Agus Susanto, IPTU Sugiarto, IPDA Gunadi, S.H., dan IPDA Akhmad Suheri bersama personel pengamanan lainnya.

Dalam arahannya, Kapolsek Panongan IPTU Irruandy Aritonang menekankan pentingnya pelaksanaan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab mengingat kegiatan tersebut merupakan agenda strategis nasional.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel yang telah hadir melaksanakan apel pengamanan. Laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan tempatkan diri sesuai ploting masing-masing,” ujar IPTU Irruandy Aritonang.

Uploaded Image

Ia juga mengingatkan seluruh personel agar sigap terhadap segala potensi gangguan yang dapat menghambat jalannya kegiatan.

“Apabila ada temuan atau hal-hal yang mengganggu kelancaran kegiatan, segera laporkan kepada saya selaku Kapam Obyek agar dapat segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Usai apel, seluruh personel langsung bergerak menuju titik pengamanan masing-masing guna memastikan kegiatan peresmian berjalan aman dan lancar.

Kehadiran aparat kepolisian sejak awal kegiatan mendapat apresiasi dari masyarakat dan panitia karena dinilai mampu menciptakan rasa aman serta menjaga ketertiban selama berlangsungnya acara nasional tersebut.

Dengan pengamanan maksimal dari jajaran Polsek Panongan dan Polresta Tangerang, rangkaian kegiatan Peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kecamatan Panongan berlangsung aman, tertib dan kondusif.




Toher Aswi

Resmikan SPPG di Rajeg, Polresta Tangerang Siap Dukung Program Nasional MBG


Uploaded Image


Polresta Tangerang meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banggalawa Tantya di Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Peresmian 166 SPPG Polri secara serentak yang dipimpin langsung Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual dari Sidoarjo, Jawa Timur.

Peresmian di wilayah Polresta Tangerang dihadiri Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, pejabat utama Polda Banten, Forkopimda, dan unsur terkait lain. 

Dalam sambutannya, Hendra menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah mendukung pembangunan program SPPG di wilayah Banten.

“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Polda Banten, para Kapolres, pengawas SPPG, para koordinator wilayah, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mendukung terlaksananya program ini,” ujarnya.

Uploaded Image

Menurut dia, capaian pembangunan SPPG di Provinsi Banten mengalami peningkatan signifikan. Dari target awal satu model SPPG, kini telah terbangun sebanyak 70 SPPG, dengan jumlah terbanyak berada di Kabupaten Tangerang. Dia merinci, sebanyak 38 unit telah operasional, 27 dalam persiapan operasional, dan 11 masih dalam tahap pembangunan.

"Ini menjadi bukti nyata komitmen seluruh jajaran bersama pemerintah daerah, mitra, dan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, program SPPG merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat.

Dia menjelaskan, saat ini terdapat 30 unit SPPG di wilayah hukum Polresta Tangerang. Sebanyak 12 unit dikelola Polda Banten dan 18 unit dikelola Polresta Tangerang.

Dari jumlah tersebut, enam unit SPPG Polresta Tangerang telah beroperasi, yakni SPPG 1 Cikupa, SPPG 2 Sukamulya, SPPG 3 Kresek, SPPG Raksa 6 Kresek, SPPG Raksa 5 Rajeg, dan SPPG Raksa 15 Kronjo.

“Total penerima manfaat dari SPPG yang telah operasional saat ini mencapai 10.926 penerima manfaat,” ungkapnya.

Menurut Indra Waspada, program tersebut memiliki manfaat besar, terutama dalam meningkatkan pemenuhan gizi bagi siswa sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui guna menekan angka stunting.

Uploaded Image

Selain itu, kata dia, seluruh makanan diproduksi dengan standar higienis dan sistem keamanan pangan yang ketat agar kualitas makanan yang diterima masyarakat benar-benar terjamin.

“Program ini juga menggerakkan ekonomi masyarakat melalui pembelian bahan baku dari petani, peternak, dan nelayan lokal, sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar,” jelasnya.

Dalam peresmian virtual tersebut, Presiden Prabowo Subianto turut mengapresiasi peran Polri dalam mendukung program ketahanan pangan dan makan bergizi nasional.

“Saya merasa sangat bangga melihat peran Polri hari ini yang ikut mendukung ketahanan pangan, membantu petani, membangun gudang pangan, dan mendukung program makan bergizi,” ujar Presiden.




Toher Aswi

KONI Kabupaten Cirebon Gaspol Menuju PORPROV Jabar 2026, 422 Atlet Jalani Tes Fisik dan Kesehatan Berbasis Sport Science


CIREBON – Keseriusan Komite Olahraga Nasional Indonesia dalam membangun kekuatan menuju PORPROV Jawa Barat 2026 mulai terlihat nyata. Sebanyak 422 atlet dari 39 cabang olahraga (cabor) menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes parameter fisik yang digelar selama lima hari di Stadion Watubelah, Kabupaten Cirebon.

Program ini menjadi langkah awal KONI Kabupaten Cirebon dalam memetakan kondisi fisik dan kesehatan atlet secara menyeluruh sebelum turun di pesta olahraga terbesar tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung November 2026 mendatang. Tes kesehatan dilaksanakan pada 11–13 Mei 2026, kemudian dilanjutkan tes parameter fisik pada 14–15 Mei 2026.

Ketua KONI Kabupaten Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan dan pengukuran parameter fisik menjadi bagian penting dalam sistem pembinaan atlet modern berbasis data dan sport science.

“Tes parameter dan pemeriksaan kesehatan ini menjadi langkah awal untuk mengetahui sejauh mana kesiapan fisik atlet. Dari sini pelatih bisa menyusun pola latihan yang lebih efektif agar performa atlet terus meningkat menuju PORPROV 2026,” ujar Agus.

Dalam pelaksanaannya, para atlet menjalani 10 jenis pengujian fisik yang dirancang untuk mengukur kemampuan dasar tubuh dan tingkat kebugaran atlet secara detail. Pengujian tersebut meliputi Body Mass Index (BMI), fleksibilitas, daya tahan otot lengan dan bahu, daya tahan otot perut, reaction time, daya ledak otot lengan dan bahu, daya ledak otot tungkai, kecepatan, agility atau kelincahan, hingga daya tahan aerobik (VO2 Max).

Seluruh tahapan tes dilakukan secara sistematis guna menghasilkan data akurat terkait kondisi fisik atlet dari berbagai cabang olahraga. Hasil pengujian nantinya akan menjadi dasar penyusunan program latihan yang lebih terukur sesuai kebutuhan masing-masing atlet.

Selain untuk melihat kesiapan atlet menghadapi PORPROV Jabar 2026, data hasil tes juga akan dijadikan fondasi pembinaan olahraga daerah dalam jangka panjang. KONI Kabupaten Cirebon berencana menyusun database atlet sebagai acuan pengembangan prestasi olahraga secara berkelanjutan.

“Dengan data yang lengkap, pembinaan atlet akan lebih terarah. Kami ingin setiap atlet mendapatkan program latihan sesuai kebutuhan dan karakter fisiknya masing-masing,” katanya.

Langkah ini sekaligus menandai transformasi sistem pembinaan olahraga di Kabupaten Cirebon yang kini mulai meninggalkan pola konvensional dan beralih ke pendekatan ilmiah berbasis sport science.

Melalui pemeriksaan kesehatan dan tes parameter fisik tersebut, KONI Kabupaten Cirebon berharap seluruh atlet yang dipersiapkan menuju PORPROV Jawa Barat 2026 memiliki kondisi kesehatan prima dan fisik optimal agar mampu bersaing dengan daerah lain di Jawa Barat.

Dengan dimulainya tahapan tes kesehatan dan pengukuran fisik ini, persiapan kontingen Kabupaten Cirebon menuju PORPROV Jabar 2026 resmi memasuki fase serius. Kabupaten Cirebon kini mulai menata kekuatan demi memburu prestasi dan membawa pulang medali dari ajang olahraga paling bergengsi di Jawa Barat tersebut.

((A, Rahmat))

Patroli Dini Hari Berujung Pengejaran, Polisi Gagalkan Tawuran Bersenjata di Kesambi


Cirebon Kota - Kepanikan sekelompok pemuda pecah pada Sabtu (16/05/2026) sekitar pukul 03.00 WIB ketika patroli jajaran Sat Samapta Polres Cirebon Kota mendapati adanya laporan warga terkait dugaan aksi tawuran bersenjata di kawasan Gang Lapang Bola, Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, yang kemudian berlanjut dengan aksi kejar-kejaran hingga beberapa terduga pelaku berhasil diamankan petugas.

Kasat Samapta Polres Cirebon Kota AKP Joni, S.H. menjelaskan bahwa patroli dilakukan sebagai langkah antisipasi berbagai bentuk gangguan kamtibmas, termasuk aksi tawuran remaja dan kejahatan jalanan yang kerap meresahkan masyarakat, terutama pada jam-jam rawan menjelang dini hari. Menurutnya, kecepatan respons petugas berawal dari informasi warga yang melihat adanya kelompok pemuda membawa senjata tajam dan dicurigai hendak melakukan tawuran.

Saat petugas tiba di lokasi, sekelompok pemuda tersebut langsung berusaha melarikan diri dan berpencar ke beberapa arah untuk menghindari pengejaran polisi. Petugas kemudian melakukan pengejaran terhadap kelompok tersebut hingga ke sejumlah titik di wilayah Kota Cirebon.

Dalam proses pengejaran, salah satu terduga pelaku yang melarikan diri menggunakan sepeda motor kehilangan keseimbangan dan terjatuh, sehingga petugas berhasil mengamankan beberapa orang yang diduga terlibat dalam rencana aksi tawuran tersebut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Cirebon Kota.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas kemudian mendapatkan informasi mengenai lokasi penyimpanan senjata tajam yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran. Polisi selanjutnya melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam di salah satu lokasi di wilayah Pekiringan.

Adapun terduga yang diamankan masing-masing berinisial MAP, laki-laki, 19 tahun, warga Kota Cirebon, FH, laki-laki, 17 tahun, warga Kabupaten Cirebon, TF, laki-laki, 17 tahun, warga Kabupaten Cirebon, AA, laki-laki, 17 tahun, warga Kabupaten Cirebon, serta IF, laki-laki, 21 tahun, warga Kota Cirebon.

Selain mengamankan para terduga, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa 2 unit sepeda motor, 2 buah senjata tajam jenis celurit panjang, 1 buah senjata tajam jenis corbek, 2 buah celurit, serta 1 buah stik golf yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran tersebut.

AKP Joni mengatakan bahwa aksi tawuran yang melibatkan senjata tajam sangat membahayakan keselamatan masyarakat maupun pelaku sendiri, sehingga patroli rutin terus ditingkatkan terutama pada waktu dini hari yang rawan dijadikan momen berkumpulnya kelompok remaja untuk melakukan aksi kekerasan jalanan.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya pada malam hingga dini hari, tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun membawa senjata tajam, serta segera menghubungi Layanan Polisi 110 apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar,” ujar Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto.

((A, Rahmat))

Patroli Dini Hari Berujung Pengejaran, Polisi Gagalkan Tawuran Bersenjata di Kesambi

Cirebon Kota - Kepanikan sekelompok pemuda pecah pada Sabtu (16/05/2026) sekitar pukul 03.00 WIB ketika patroli jajaran Sat Samapta Polres Cirebon Kota mendapati adanya laporan warga terkait dugaan aksi tawuran bersenjata di kawasan Gang Lapang Bola, Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, yang kemudian berlanjut dengan aksi kejar-kejaran hingga beberapa terduga pelaku berhasil diamankan petugas.

Kasat Samapta Polres Cirebon Kota AKP Joni, S.H. menjelaskan bahwa patroli dilakukan sebagai langkah antisipasi berbagai bentuk gangguan kamtibmas, termasuk aksi tawuran remaja dan kejahatan jalanan yang kerap meresahkan masyarakat, terutama pada jam-jam rawan menjelang dini hari. Menurutnya, kecepatan respons petugas berawal dari informasi warga yang melihat adanya kelompok pemuda membawa senjata tajam dan dicurigai hendak melakukan tawuran.

Saat petugas tiba di lokasi, sekelompok pemuda tersebut langsung berusaha melarikan diri dan berpencar ke beberapa arah untuk menghindari pengejaran polisi. Petugas kemudian melakukan pengejaran terhadap kelompok tersebut hingga ke sejumlah titik di wilayah Kota Cirebon.

Dalam proses pengejaran, salah satu terduga pelaku yang melarikan diri menggunakan sepeda motor kehilangan keseimbangan dan terjatuh, sehingga petugas berhasil mengamankan beberapa orang yang diduga terlibat dalam rencana aksi tawuran tersebut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Cirebon Kota.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas kemudian mendapatkan informasi mengenai lokasi penyimpanan senjata tajam yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran. Polisi selanjutnya melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam di salah satu lokasi di wilayah Pekiringan.

Adapun terduga yang diamankan masing-masing berinisial MAP, laki-laki, 19 tahun, warga Kota Cirebon, FH, laki-laki, 17 tahun, warga Kabupaten Cirebon, TF, laki-laki, 17 tahun, warga Kabupaten Cirebon, AA, laki-laki, 17 tahun, warga Kabupaten Cirebon, serta IF, laki-laki, 21 tahun, warga Kota Cirebon.

Selain mengamankan para terduga, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa 2 unit sepeda motor, 2 buah senjata tajam jenis celurit panjang, 1 buah senjata tajam jenis corbek, 2 buah celurit, serta 1 buah stik golf yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran tersebut.

AKP Joni mengatakan bahwa aksi tawuran yang melibatkan senjata tajam sangat membahayakan keselamatan masyarakat maupun pelaku sendiri, sehingga patroli rutin terus ditingkatkan terutama pada waktu dini hari yang rawan dijadikan momen berkumpulnya kelompok remaja untuk melakukan aksi kekerasan jalanan.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya pada malam hingga dini hari, tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun membawa senjata tajam, serta segera menghubungi Layanan Polisi 110 apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar,” ujar Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto.

((Rahmat))