Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Hiburan Malam Wajib Tutup Selama Ramadan

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan memperketat patroli penertiban gelandangan dan pengemis selama bulan suci Ramadan 2026. Wa...

Postingan Populer

Jumat, 13 Februari 2026

Hiburan Malam Wajib Tutup Selama Ramadan



Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan memperketat patroli penertiban gelandangan dan pengemis selama bulan suci Ramadan 2026. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan, langkah ini dilakukan untuk menjaga ketertiban ruang publik serta kenyamanan warga yang menjalankan ibadah puasa.

Humas Kota Bandung
Kamis, 12 Februari 2026 14:32

Farhan mengungkapkan, dalam operasi penertiban yang sudah dilakukan sebelumnya, petugas gabungan dari Dinas Sosial dan Satpol PP berhasil mengamankan 77 orang yang terindikasi sebagai Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Menariknya, hanya sekitar 20 orang di antaranya yang ber-KTP Kota Bandung.

“Dari berbagai daerah bahkan ada juga yang datang dari luar Jawa. Semuanya sudah kita bina, ditampung sementara lalu dikembalikan ke daerah asal masing-masing,” kata Farhan, Kamis 12 Februari 2026.

Menurutnya, patroli penertiban akan dilakukan secara berkelanjutan selama Ramadan. Pemkot ingin memastikan ruang-ruang publik di Kota Bandung tidak disalahgunakan atau ‘diokupasi’ menjadi ruang pribadi oleh pihak-pihak tertentu.

“Operasi akan terus berjalan. Bagaimanapun juga kami harus memastikan ruang publik tetap tertib, aman dan nyaman untuk masyarakat,” tegasnya.

Terkait arus pendatang ke Kota Bandung, Farhan mengaku Pemkot tidak bisa sepenuhnya memantau sejak awal kedatangan. Namun, ketika sudah berada di wilayah Bandung, para pendatang yang terjaring razia akan mendapatkan pembinaan terlebih dahulu.

“Kita bina dulu, masuk ke rumah penampungan, setelah itu baru kita fasilitasi untuk kembali ke kampung halaman masing-masing. Itu akan terus kita lakukan,” jelasnya.

Selain penertiban PMKS, Pemkot Bandung juga memastikan penutupan tempat hiburan malam selama bulan Ramadan. Farhan menyebut, kebijakan ini akan segera dituangkan dalam surat edaran resmi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar).

“Penutupan tempat hiburan malam selama bulan puasa itu wajib. Sama seperti pada hari besar keagamaan lainnya. Surat edarannya segera keluar,” tuturnyHiburan Malam Wajib Tutup Selama Ramadan

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan memperketat patroli penertiban gelandangan dan pengemis selama bulan suci Ramadan 2026. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan, langkah ini dilakukan untuk menjaga ketertiban ruang publik serta kenyamanan warga yang menjalankan ibadah puasa.

Farhan mengungkapkan, dalam operasi penertiban yang sudah dilakukan sebelumnya, petugas gabungan dari Dinas Sosial dan Satpol PP berhasil mengamankan 77 orang yang terindikasi sebagai Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Menariknya, hanya sekitar 20 orang di antaranya yang ber-KTP Kota Bandung.

“Dari berbagai daerah bahkan ada juga yang datang dari luar Jawa. Semuanya sudah kita bina, ditampung sementara lalu dikembalikan ke daerah asal masing-masing,” kata Farhan, Kamis 12 Februari 2026.

Menurutnya, patroli penertiban akan dilakukan secara berkelanjutan selama Ramadan. Pemkot ingin memastikan ruang-ruang publik di Kota Bandung tidak disalahgunakan atau ‘diokupasi’ menjadi ruang pribadi oleh pihak-pihak tertentu.

“Operasi akan terus berjalan. Bagaimanapun juga kami harus memastikan ruang publik tetap tertib, aman dan nyaman untuk masyarakat,” tegasnya.

Terkait arus pendatang ke Kota Bandung, Farhan mengaku Pemkot tidak bisa sepenuhnya memantau sejak awal kedatangan. Namun, ketika sudah berada di wilayah Bandung, para pendatang yang terjaring razia akan mendapatkan pembinaan terlebih dahulu.

“Kita bina dulu, masuk ke rumah penampungan, setelah itu baru kita fasilitasi untuk kembali ke kampung halaman masing-masing. Itu akan terus kita lakukan,” jelasnya.

Selain penertiban PMKS, Pemkot Bandung juga memastikan penutupan tempat hiburan malam selama bulan Ramadan. Farhan menyebut, kebijakan ini akan segera dituangkan dalam surat edaran resmi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar).

“Penutupan tempat hiburan malam selama bulan puasa itu wajib. Sama seperti pada hari besar keagamaan lainnya. Surat edarannya segera keluar,” tuturnya. (kyy)**

((A, Rahmat))


Kepala Diskominfo Kota Bandung

Jelang Ramadan 1447 H, Kapolresta Cirebon dan Forkopimda Sidak Dua Pasar, Pastikan Harga Sembako Stabil dan Stok Aman

CIREBON – Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Kapolresta Cirebon Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cirebon melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) harga dan ketersediaan bahan pokok di dua pasar tradisional, yakni Pasar Sumber dan Pasar Pasalaran, Kabupaten Cirebon. Jumat (13/2/2026).

Kegiatan dihadiri Bupati Cirebon Imron, Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, unsur TNI, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, jajaran pejabat utama Polresta Cirebon, para Kapolsek, kepala pasar, serta awak media.

Rombongan pertama menyambangi Pasar Sumber di Jalan R. Dewi Sartika, Kecamatan Sumber. Kapolresta Cirebon bersama Forkopimda menyusuri lorong-lorong pasar, menyapa pedagang sekaligus menanyakan harga dan ketersediaan barang secara langsung.

Di lapak beras, Kapolresta tampak mengambil sampel beras dari dalam karung untuk memastikan kualitasnya. Ia juga berdiskusi mengenai perbedaan harga beras premium dan medium, serta kestabilan distribusinya menjelang Ramadan.

Berdasarkan hasil pengecekan di Pasar Sumber, harga beras premium berada di kisaran Rp15.000–Rp15.500 per kilogram dan beras medium Rp13.000–Rp13.500 per kilogram, keduanya terpantau stabil. Harga gula pasir berada di kisaran Rp17.500–Rp18.000 per kilogram, minyak goreng curah Rp19.000–Rp19.500 per liter, serta daging sapi Rp130.000–Rp140.000 per kilogram.

Namun demikian, terdapat sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga. Cabai rawit merah menjadi yang tertinggi dengan harga Rp98.000–Rp100.000 per kilogram. Telur ayam negeri naik menjadi Rp30.500–Rp31.000 per kilogram. Bawang putih dan bawang kating juga tercatat mengalami kenaikan, begitu pula kentang yang mencapai Rp16.000 per kilogram.

Sementara itu, daging ayam ras justru mengalami penurunan harga menjadi Rp38.000–Rp39.000 per kilogram.

Kapolresta Cirebon menyampaikan bahwa kenaikan harga menjelang Ramadan merupakan pola tahunan yang kerap terjadi akibat meningkatnya permintaan masyarakat. Meski demikian, pihaknya memastikan bahwa lonjakan tersebut masih dalam batas wajar.

“Kami turun langsung untuk memastikan stok tersedia dan harga masih terkendali. Kami juga memonitor dari hulu ke hilir, mulai dari supplier, petani, peternak hingga pedagang. Tujuannya agar masyarakat tidak terbebani kenaikan yang terlalu tinggi,” ujar Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H.,.

Ia menegaskan, Polresta Cirebon bersama Forkopimda akan terus melakukan pemantauan secara berkala selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

Setelah dari Pasar Sumber, rombongan melanjutkan pengecekan ke Pasar Pasalaran di Kecamatan Weru. Di lokasi ini, harga bahan pokok secara umum juga terpantau relatif stabil.

Beras premium dijual seharga Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.000 per kilogram, cabai rawit merah Rp90.000 per kilogram, daging sapi Rp140.000 per kilogram, serta telur ayam negeri Rp31.000 per kilogram. Beberapa komoditas seperti kol mengalami kenaikan sekitar Rp1.000, sedangkan mayoritas bahan pokok lainnya masih dalam kondisi tetap.

Kapolresta Cirebon juga berdialog dengan pedagang sayur mayur dan komoditas lainnya untuk memastikan tidak ada kendala distribusi yang berpotensi mengganggu stabilitas harga.

Selain memantau harga di tingkat pasar, Polresta Cirebon melalui Satreskrim turut melakukan pengawasan terhadap jalur distribusi guna mengantisipasi praktik penimbunan dan permainan harga oleh oknum tertentu.

“Kami sudah menyiapkan langkah antisipasi. Jika ditemukan adanya penimbunan atau permainan harga yang merugikan masyarakat, tentu akan kami tindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Ia juga mengimbau para pedagang agar tidak menaikkan harga secara berlebihan di luar kewajaran.

“Kami harapkan para pedagang tetap menjaga stabilitas harga dan menyesuaikan dengan harga dari supplier. Jangan sampai ada kenaikan yang tidak rasional,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Cirebon juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan panic buying dan tetap berbelanja sesuai kebutuhan. Masyarakat juga diminta segera melapor apabila menemukan dugaan penimbunan atau gangguan kamtibmas melalui Layanan Hotline 110.
Kegiatan sidak berjalan dengan tertib, aman dan kondusif. Monitoring serupa akan terus dilakukan di sejumlah pasar lainnya di wilayah hukum Polresta Cirebon guna memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman serta harga terkendali sepanjang Ramadan 1447 H hingga Idulfitri.

((A, Rahmat))

Sinergitas Babinsa Koramil 04/Jebres Dan Bhabinkamtibmas Gelar Patroli Keamanan Dan Sambang Warga

Surakarta - Dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban diwilayah dan sebagai perwujudan kekompakan dan kebersamaan (Sinergitas) TNI dan Polri dalam mengemban tugas diwilayah. Babinsa Kelurahan Jebres Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serka Taufik Mukhlis dan Aiptu Yeni Prasetyo, SH, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jebres, melaksanakan kegiatan Patroli dan sambang warga di Pasar Mebel Kota Surakarta Jl. Mojo, Rw. 22 Kel. Jebres Kec. Jebres Kota Surakarta, Jum'at (13/02/2026).

Babinsa Jebres Serka Taufik Mukhlis menyampaikan, "Kegiatan Patroli kali ini selain untuk menjalin sinergitas antara TNI-Polri, juga sebagai langkah pencegahan terhadap ganguan Keamanan terutama diwilayah binaan. 

"Dengan kegiatan Patroli bersama ini di harapkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas dapat hadir di tengah tengah masyarakat menunjukkan bahwa TNI dan Polri Kompak dalam menjaga dan melayani masyarakat, sehingga rasa nyaman dan aman dapat dirasakan oleh masyarakat"ujarnya.

"Kendati demikian kepada seluruh elemen masyarakat kami menghimbau agar tetap saling membantu dan menjaga wilayah sekitar tempat tinggal supaya tetap aman dan nyaman". pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Konvoi Senyap TIN SLAG Ke Batu Rusa:Jejak Lama Yang Kembali Di Pertanyakan.


Bangka Tengah — Aktivitas lalu lintas puluhan mobil dump truck bermuatan tin slag atau terak timah di Jalan Pangkol, Desa Kayu Besi, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (11/2/2026) dan Kamis (12/2/2026), memantik perhatian warga. 

Laporan masyarakat yang masuk ke tim investigasi awak media menyebutkan iring-iringan kendaraan berat tersebut

 berlangsung sejak pagi hingga sore hari.
Menindaklanjuti laporan itu, tim investigasi turun langsung ke lokasi dan menemukan fakta di lapangan bahwa dump truck tersebut berasal dari area smelter milik PT Kopan Jaya Mandiri.

Saat tiba di lokasi smelter, tim mendapati antrean panjang puluhan dump truck yang tengah melakukan pengisian muatan tin slag. Aktivitas berlangsung tertib dengan pengawasan ketat.

Ketika dikonfirmasi, pihak keamanan PT Kopan Jaya Mandiri bernama Komar menyampaikan bahwa material tersebut merupakan milik PT Timah.

"Tin slag ini punya PT Timah, Bang. Orang-orang PT Timah banyak di sini, lengkap dengan security dari PT Timah," ujarnya.
Dari pengamatan di lapangan, seluruh dump truck yang keluar dari gerbang PT Kopan Jaya Mandiri tampak dikawal ketat oleh petugas keamanan yang disebut berasal dari PT Timah.

Konvoi Menuju ULB Batu Rusa

Tim investigasi kemudian mengikuti iring-iringan dump truck tersebut. Konvoi bergerak menuju arah Kantor Cabang ULB (Unit Laut Bangka) di Batu Rusa.

Setibanya di lokasi, material tin slag diketahui disimpan di bagian belakang kantor yang dulunya merupakan area Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) milik PT Timah. 

Saat dikonfirmasi terkait aktivitas bongkar muat tersebut, salah satu petugas keamanan di lokasi menyatakan:

"Silakan tanya ke kantor, Bang, bagian humas. Kami hanya menjalankan perintah."
Jawaban seragam dari pihak keamanan di dua lokasi berbeda menambah tanda tanya publik atas aktivitas pemindahan material tersebut.

Jejak Lama Tin Slag: Sejak 2021 Hingga 2026

Penelusuran tim investigasi mengungkap bahwa ini bukan kali pertama tin slag tersebut berpindah lokasi.
Pada Jumat, 12 November 2021, tercatat sebanyak 2.000 ton tin slag asal Tanjung Pandan, Belitung, tiba di Pangkalpinang menggunakan jasa pelayaran PT Mose Indonesia Grup. Material tersebut sandar di jetty samping Depot PT Pertamina Pangkal Balam.

Lebih jauh lagi, berdasarkan data yang dihimpun, tin slag tersebut berasal dari hasil kerja sama peleburan mitra PT Timah di Kelapa Kampit, Belitung Timur, periode 2019–2020. Material kemudian dikirim ke Air Mesu, Pangkalan Baru, Bangka Tengah, dengan total berat 1.737 ton, dengan rincian:

Terak I Tahun 2019: 325.727 kg
Terak I Tahun 2020: 50.416 kg
Terak II: 1.361.553 kg

Tin slag ini diketahui masih memiliki nilai ekonomis dengan kadar timah sekitar 22 persen, sehingga berpotensi bernilai tinggi jika diproses kembali.

Material tersebut sempat masuk ke perusahaan smelter PT Mitra Kopan Metalindo. Namun berdasarkan data tim investigasi, pada 13 November 2023, ribuan ton tin slag kembali berpindah ke gudang PT Kopan Jaya Mandiri dengan pengawalan ketat dari pihak PT Timah.



Artinya, hingga 2026, material yang sama tercatat telah tiga kali berpindah tempat.
Publik Bertanya: Mengapa Berkali-kali Dipindahkan?

Perpindahan berulang ribuan ton material bernilai ekonomis tinggi ini memunculkan pertanyaan publik:

Mengapa tin slag tersebut harus berkali-kali dipindahkan?

Apa dasar administrasi dan status hukumnya?

Apakah perpindahan ini bagian dari proses bisnis normal atau ada mekanisme lain yang belum terungkap?

Tim investigasi telah mencoba melakukan konfirmasi kepada Humas PT Timah, Rizali. Pesan konfirmasi terpantau telah terbaca (centang biru), namun hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban resmi yang diberikan.

Desakan Transparansi dan Penyelidikan
Melihat rangkaian fakta di lapangan, tim investigasi awak media meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung untuk melakukan penyelidikan menyeluruh atas temuan ini guna memastikan tidak ada potensi kerugian negara.

Sebagai perusahaan yang mengelola sumber daya strategis negara, PT Timah diharapkan dapat menyampaikan keterbukaan informasi kepada publik. Transparansi dinilai penting untuk mencegah berkembangnya opini liar dan menjaga kepercayaan masyarakat Bangka Belitung.

Hingga kini, aktivitas pemindahan tin slag tersebut masih menyisakan tanda tanya besar. Publik menunggu penjelasan resmi: apakah ini sekadar relokasi logistik, atau ada cerita lain di balik pergerakan ribuan ton terak timah bernilai ekonomis tersebut?

(HR/TIM) 

138 Kuwu Dilantik Serentak, M.A Robbi S.S.H CPs Tegaskan Komitmen Kawal Pemerintahan Tarjuki di Rambatan Wetan

Indramayu – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 138 Kepala Desa dari hasil Pemilihan Serentak yang digelar pada 10 Desember 2025 lalu. Pelantikan untuk masa jabatan 2026–2034 ini dipimpin langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, di Aula Pendopo Bupati Indramayu, Kamis (12/02/2026).

Suasana khidmat terasa saat satu persatu Kepala Desa terpilih mengucapkan sumpah jabatan. Momentum ini menjadi awal baru bagi kepemimpinan desa-desa di Kabupaten Indramayu untuk delapan tahun ke depan.

Salah satu yang turut dilantik adalah Kepala Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Tarjuki, yang akrab disapa Bapak Juki. Usai pelantikan, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada masyarakat.

"Alhamdulillah, saya banyak berterima kasih kepada masyarakat Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu. Puji syukur kepada Allah, ini semua berkat masyarakat dan para kader simpatisan. Semoga Desa Rambatan Wetan menjadi desa yang jauh lebih baik dan maju," tutur Tarjuki.

Namun, di balik kemenangan dan pelantikan tersebut, ada sosok yang turut menjadi perhatian publik, yakni M.A Robbi S, S.S.H., CPs., yang dikenal sebagai tim sukses sekaligus kuasa hukum dari Kepala Desa Tarjuki.

Kepada awak media, M.A Robbi S menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan besar terhadap kepemimpinan baru di Rambatan Wetan.

"Alhamdulillah, selamat dan sukses kepada Bapak Tarjuki yang telah dilantik sebagai Kepala Desa Rambatan Wetan. Saya berharap beliau bisa menjadi kepala desa yang amanah, mampu mendengar aspirasi masyarakat, dan membawa desa menjadi lebih maju dan makmur, sesuai slogan kampanye beliau," ujar M.A Robbi S yang juga berprofesi sebagai advokat.

Tak hanya itu, Robbi juga menekankan pentingnya peningkatan di sektor pendidikan, pembangunan infrastruktur, serta respons cepat terhadap berbagai keluhan masyarakat.

"Harapan saya, dalam segi pendidikan, pembangunan, dan penanganan keluh kesah masyarakat, semoga pemerintahan ke depan jauh lebih baik dari sebelumnya," tambahnya.

Sebagai advokat muda yang aktif mendampingi proses demokrasi di tingkat desa, M.A Robbi S dinilai memiliki peran strategis dalam mengawal visi-misi kepemimpinan Tarjuki agar berjalan sesuai koridor hukum dan kepentingan masyarakat.

Pelantikan 138 Kepala Desa ini bukan sekedar seremoni, melainkan titik awal komitmen baru untuk membangun desa yang lebih progresif, transparan, dan berpihak kepada rakyat. Khusus bagi masyarakat Rambatan Wetan, harapan kini tertuju pada duet kepemimpinan dan pengawalan yang solid antara Kuwu Tarjuki dan timnya. (Wira)

Kamis, 12 Februari 2026

Konvoi Senyap TIN SLAG Ke Batu Rusa: Jejak Lama Yang Kembali Di Pertanyakan


Bangka Tengah — Aktivitas lalu lintas puluhan mobil dump truck bermuatan tin slag atau terak timah di Jalan Pangkol, Desa Kayu Besi, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (11/2/2026) dan Kamis (12/2/2026), memantik perhatian warga. 

Laporan masyarakat yang masuk ke tim investigasi awak media menyebutkan iring-iringan kendaraan berat tersebut berlangsung sejak pagi hingga sore hari.
Menindaklanjuti laporan itu, tim investigasi turun langsung ke lokasi dan menemukan fakta di lapangan bahwa dump truck tersebut berasal dari area smelter milik PT Kopan Jaya Mandiri.

Saat tiba di lokasi smelter, tim mendapati antrean panjang puluhan dump truck yang tengah melakukan pengisian muatan tin slag. Aktivitas berlangsung tertib dengan pengawasan ketat.

Ketika dikonfirmasi, pihak keamanan PT Kopan Jaya Mandiri bernama Komar menyampaikan bahwa material tersebut merupakan milik PT Timah.

"Tin slag ini punya PT Timah, Bang. Orang-orang PT Timah banyak di sini, lengkap dengan security dari PT Timah," ujarnya.
Dari pengamatan di lapangan, seluruh dump truck yang keluar dari gerbang PT Kopan Jaya Mandiri tampak dikawal ketat oleh petugas keamanan yang disebut berasal dari PT Timah.

Konvoi Menuju ULB Batu Rusa

Tim investigasi kemudian mengikuti iring-iringan dump truck tersebut. Konvoi bergerak menuju arah Kantor Cabang ULB (Unit Laut Bangka) di Batu Rusa.
Setibanya di lokasi, material tin slag diketahui disimpan di bagian belakang kantor yang dulunya merupakan area Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) milik PT Timah. 

Saat dikonfirmasi terkait aktivitas bongkar muat tersebut, salah satu petugas keamanan di lokasi menyatakan:

"Silakan tanya ke kantor, Bang, bagian humas. Kami hanya menjalankan perintah."
Jawaban seragam dari pihak keamanan di dua lokasi berbeda menambah tanda tanya publik atas aktivitas pemindahan material tersebut.

Jejak Lama Tin Slag: Sejak 2021 Hingga 2026.

Penelusuran tim investigasi mengungkap bahwa ini bukan kali pertama tin slag tersebut berpindah lokasi.
Pada Jumat, 12 November 2021, tercatat sebanyak 2.000 ton tin slag asal Tanjung Pandan, Belitung, tiba di Pangkalpinang menggunakan jasa pelayaran PT Mose Indonesia Grup. Material tersebut sandar di jetty samping Depot PT Pertamina Pangkal Balam.

Lebih jauh lagi, berdasarkan data yang dihimpun, tin slag tersebut berasal dari hasil kerja sama peleburan mitra PT Timah di Kelapa Kampit, Belitung Timur, periode 1999–2020. Material kemudian dikirim ke Air Mesu, Pangkalan Baru, Bangka Tengah, dengan total berat 1.737 ton, dengan rincian:
Terak I Tahun 2019: 325.727 kg
Terak I Tahun 2020: 50.416 kg
Terak II: 1.361.553 kg

Tin slag ini diketahui masih memiliki nilai ekonomis dengan kadar timah sekitar 22 persen, sehingga berpotensi bernilai tinggi jika diproses kembali.

Material tersebut sempat masuk ke perusahaan smelter PT Mitra Kopan Metalindo. Namun berdasarkan data tim investigasi, pada 13 November 2023, ribuan ton tin slag kembali berpindah ke gudang PT Kopan Jaya Mandiri dengan pengawalan ketat dari pihak PT Timah.

Artinya, hingga 2026, material yang sama tercatat telah tiga kali berpindah tempat.
Publik Bertanya: Mengapa Berkali-kali Dipindahkan?

(HR/TIM) 



Perpindahan berulang ribuan ton material bernilai ekonomis tinggi ini memunculkan pertanyaan publik:

Mengapa tin slag tersebut harus berkali-kali dipindahkan?

Apa dasar administrasi dan status hukumnya?

Apakah perpindahan ini bagian dari proses bisnis normal atau ada mekanisme lain yang belum terungkap?

Tim investigasi telah mencoba melakukan konfirmasi kepada Humas PT Timah, Rizali. Pesan konfirmasi terpantau telah terbaca (centang biru), namun hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban resmi yang diberikan.

Desakan Transparansi dan Penyelidikan
Melihat rangkaian fakta di lapangan, tim investigasi awak media meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung untuk melakukan penyelidikan menyeluruh atas temuan ini guna memastikan tidak ada potensi kerugian negara.

Sebagai perusahaan yang mengelola sumber daya strategis negara, PT Timah diharapkan dapat menyampaikan keterbukaan informasi kepada publik. Transparansi dinilai penting untuk mencegah berkembangnya opini liar dan menjaga kepercayaan masyarakat Bangka Belitung.

Hingga kini, aktivitas pemindahan tin slag tersebut masih menyisakan tanda tanya besar. Publik menunggu penjelasan resmi: apakah ini sekadar relokasi logistik, atau ada cerita lain di balik pergerakan ribuan ton terak timah bernilai ekonomis tersebut?

(HR/TIM) 

Aklamasi di Musorkab XI, Yogi Kurniawan Resmi Nahkodai KONI Indramayu

Indramayu – Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) XI KONI Indramayu 2026 berlangsung penuh semangat persatuan. Bertempat di Aula Bank Jabar Banten, Kamis (12/2/2026), Yogi Kurniawan, S.T. resmi terpilih sebagai Ketua KONI Kabupaten Indramayu secara aklamasi.

Dari total 40 cabang olahraga (cabor) yang terdaftar, sebanyak 38 cabor hadir dalam forum tertinggi olahraga tingkat kabupaten tersebut. Sebanyak 34 cabor secara terbuka menyatakan dukungan kepada Yogi. Dukungan mayoritas itu mengantarkannya ditetapkan sebagai ketua periode mendatang tanpa voting.

"Ini sebuah proses demokrasi yang sangat kondusif. Mudah-mudahan aspirasi dari teman-teman ini, saya sebagai Ketua KONI yang baru diberikan kekuatan untuk menjadi pribadi yang amanah. Amin," ujar Yogi usai penetapan.

Suasana Musorkab XI disebut berlangsung tertib, hangat, dan penuh nuansa kekeluargaan. Bagi Yogi, soliditas antar cabor menjadi fondasi penting untuk membawa olahraga Indramayu naik kelas.

Dirinya menyampaikan apresiasi kepada seluruh perwakilan cabor yang telah menjaga kondusivitas forum. Menurutnya, kebersamaan adalah kunci jika ingin prestasi olahraga daerah berbicara di level yang lebih tinggi.

Yogi menegaskan, kepemimpinannya akan difokuskan pada peningkatan prestasi atlet, baik di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Untuk itu, dirinya menilai perlu perumusan program yang matang dan tepat sasaran.

"Kami akan membangun kepengurusan baru yang kompeten, namun tetap berkolaborasi dengan pengurus lama serta para sesepuh olahraga di Indramayu. Kolaborasi ini penting agar kesinambungan program tetap terjaga," jelasnya.

Sejumlah program prioritas akan disiapkan, mulai dari peningkatan kualitas pelatih, pemusatan latihan yang terstruktur, hingga penguatan mental bertanding atlet. Yogi menekankan, pembinaan tidak bisa dilakukan secara parsial.

"Sinergi antara KONI, cabor, pelatih, atlet, orang tua, dan pemerintah daerah itu mutlak. Kalau semua bergerak bersama, hasilnya pasti lebih maksimal," tegasnya.

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Yogi menyadari tantangan pembinaan olahraga ke depan tidak ringan. Namun ia memastikan kondisi tersebut tidak akan menjadi alasan untuk menurunkan target prestasi.

"Kami paham sekarang eranya efisiensi. Karena itu, kami akan melakukan improvisasi, mencari jalan keluar melalui sponsor maupun kerja sama dengan pihak-pihak lain. Semua itu demi pembinaan yang lebih maksimal bagi cabang olahraga," ujarnya.

Dirinya pun berharap dukungan pemerintah daerah tetap optimal, mengingat olahraga menjadi salah satu pilar penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Terpilihnya Yogi Kurniawan secara aklamasi dinilai menjadi momentum baru bagi kebangkitan olahraga Kabupaten Indramayu. Dengan dukungan mayoritas cabor dan semangat kebersamaan yang terbangun, dirinya optimistis KONI Indramayu akan semakin solid.

"KONI ini milik kita bersama. Kalau kita kompak dan fokus pada pembinaan, saya yakin prestasi olahraga Indramayu bisa meningkat dan membanggakan, baik di tingkat regional maupun nasional," pungkasnya.



Kini, publik olahraga Indramayu menanti gebrakan nyata dari kepengurusan baru menuju prestasi yang lebih tinggi dan pembinaan atlet yang berkelanjutan. (Wira)

Coffee Morning Forkopimda Wonosobo: Jaga Kondusivitas Jelang Ramadhan 1447 H



Wonosobo – Pemerintah Daerah Kabupaten Wonosobo bersama Forkopimda menggelar acara coffee morning sebagai sarana silaturahmi dan koordinasi untuk menjaga situasi keamanan, kenyamanan, ketertiban, serta kondusivitas daerah menjelang dan selama bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M.Acara yang digelar di salah satu lokasi strategis di Wonosobo ini dihadiri Bupati Wonosobo H. Afif Nurhidayat, S.Ag., serta perwakilan TNI, Polri, dan unsur terkait lainnya. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat sinergi antar-aparat dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas yang biasanya meningkat saat menjelang hari raya keagamaan. (12/2/2026)

Kasdim 0707/Wonosobo Mayor Arh Siswoto Nurharjo, yang mewakili Dandim Letkol Inf Yoyok Suyitno, menyampaikan pentingnya kewaspadaan bersama menghadapi lonjakan kebutuhan ekonomi masyarakat. "Menjelang dan selama bulan suci Ramadhan, kebutuhan ekonomi meningkat, harga sembako dan barang kebutuhan lainnya biasanya naik. Hal ini bisa membawa dampak positif sekaligus negatif, termasuk potensi peningkatan angka kriminalitas," ujar Mayor Siswoto.

Kasdim menegaskan, Kodim 0707/Wonosobo siap mendukung Polri dalam mempertebal pengamanan. "Kami dari Kodim 0707/Wonosobo siap membantu memperkuat keamanan agar Kabupaten Wonosobo tetap aman dan kondusif, terutama menjelang Ramadhan tahun ini. Sehingga umat Muslim dapat melaksanakan ibadah puasa dengan tenang dan khusyuk," tambahnya. 

Upaya konkret yang akan dilakukan Kodim 0707/Wonosobo adalah melaksanakan patroli ke wilayah-wilayah yang dianggap rawan guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. "Kita bersinergi dengan aparat penegak hukum lainnya agar tercipta kedamaian dan kenyamanan dalam pelaksanaan ibadah puasa," tegas Mayor Siswoto.
Sementara itu, Bupati Wonosobo H. Afif Nurhidayat, S.Ag., menyikapi beberapa kejadian terkini di wilayahnya. Ia berharap situasi Kabupaten Wonosobo selalu aman dan terkendali. "Melalui acara coffee morning ini, Forkopimda bisa saling silaturahmi dan cepat menyikapi situasi keadaan di Kabupaten Wonosobo dengan tanggap dan cepat," kata Bupati Afif.

Menurutnya, menjelang Ramadhan 1447 H tahun 2026 ini, diharapkan Kabupaten Wonosobo tetap kondusif melalui upaya pencegahan dini dan deteksi dini terhadap segala potensi permasalahan. "Kami dari Pemerintah Daerah mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur intelijen dan instansi lainnya yang telah melakukan deteksi dini dan cegah dini, sehingga Kabupaten Wonosobo bisa tercipta kondusif dan aman," ucapnya.

Bupati Afif juga menyinggung kasus-kasus spesifik yang perlu diwaspadai. "Terkait peredaran uang palsu yang sempat terjadi di Kecamatan Kertek, jangan sampai terulang lagi. Penanganan harus cepat agar tidak berulang di wilayah Kabupaten Wonosobo," ingatnya.Selain itu, ia menekankan penertiban peredaran petasan menjelang dan selama Ramadhan. "Peredaran petasan di bulan Ramadhan perlu ditertibkan lagi agar tidak mengganggu umat Muslim yang sedang melaksanakan ibadah puasa," pungkas Bupati H. Afif Nurhidayat.

Acara coffee morning ini diharapkan menjadi langkah awal yang efektif dalam membangun kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kerukunan dan keamanan daerah selama bulan suci Ramadhan. 

(Yudhi)
Pendim0707

Dit Polairud Polda Babel Ungkap Kasus Peleburan Timah Ilegal, Tersangka Berpotensi Di Hukum 5 Tahun Penjara.



Direktorat Polairud Polda Bangka Belitung menggerebek sebuah gudang di Desa Batu Rusa, Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka, Selasa (10/2/26) sore.

Gudang tersebut diketahui dijadikan tempat untuk peleburan (pemurnian) pasir timah menjadi balok secara ilegal.

Terkait pengungkapan kasus itu turut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol Agus Sugiyarso.

"Ya benar, Selasa sore tim dari Subdit Gakkum Dit Polairud Polda Babel berhasil mengggerebek salah satu gudang di Kabupaten Bangka yang disinyalir melakukan aktivitas ilegal peleburan pasir timah,"kata Agus di Mapolda, Kamis (12/2/26) pagi.

Dalam penggerebekan itu, Tim Subdit Gakkum berhasil mengamankan satu orang pekerja dan 12 keping balok timah serta peralatan 

"Ada satu pekerja yang diamankan dilokasi termasuk 12 keping balok timah yang sudah dicetak kurang lebih seberat 300 kilogram. Saat ini sudah di Mako Polairud,"ujarnya.

Usai diamankan, pekerja digudang tersebut mengakui bahwa pemilik dari gudang peleburan timah ilegal yakni berinisal MJ alias W alias Jepang (31) warga Batu Rusa Kabupaten Bangka.

"Berdasarkan pengakuan pekerja, Tim kemudian menangkap MJ alias W alias Jepang. Saat ini yang bersangkutan sudah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka,"terangnya.

Lebih lanjut, Agus menerangkan hingga saat ini Subdit Gakkum Dit Polairud Polda Babel masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka.

Dari hasil pemeriksaan, kata Agus, pasir timah yang dileburkan di gudang tersangka dibeli dari penambangan pasir timah di Perairan DAS Jada Bahrin Merawang Kabupaten Bangka.

Agus menambahkan, atas perbuatannya tersangka dikenakan Pasal 161 UU nomor 2 Tahun 2025 tentang perubahan keempat atas UU Nomor 4 tahun 2009 tentang Minerba Jo UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian pidana Pasal 161.

"Setiap orang yang menampung, memanfaatkan, melakukan pengolahan dan atau pemurnian, pengembangan dan/atau pemanfaatan, pengangkutan, penjualan Mineral dan/atau Batubara yang tidak berasal dari pemegang IUP, IUPK, IPR, SIPB atau izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 ayat (3) huruf c dan huruf g, Pasal 104, atau Pasal 105 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun,"pungkasnya.

(HR) 

Miris, Perkuburan Dijadikan Lokasi Transaksi Narkoba, Polres Bangka Barat Amankan Pria Berinisial AS



Bangka Barat, Peredaran narkotika kian meresahkan. Kali ini, lokasi yang seharusnya menjadi tempat peristirahatan terakhir justru diduga dimanfaatkan sebagai tempat transaksi narkoba. 

Sat Resnarkoba Polres Bangka Barat mengamankan seorang pria berinisial AS (40) di kawasan seputaran Pemakaman Kristen, Kampung Menjelang Baru, Kecamatan Mentok.

Penangkapan dilakukan pada Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 00.05 WIB, setelah anggota menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso menyampaikan bahwa penindakan ini berawal dari laporan warga yang resah terhadap dugaan peredaran narkotika di area pemakaman.

"Kami sangat menyayangkan adanya dugaan transaksi narkotika yang dilakukan di area pemakaman. Tempat yang seharusnya sakral dan dihormati justru disalahgunakan untuk aktivitas melanggar hukum," ujar Iptu Yos Sudarso.

Saat dilakukan penggeledahan terhadap tersangka AS, petugas menemukan satu paket sabu. Dari hasil interogasi awal, tersangka mengakui masih menyimpan narkotika lainnya di sebuah rumah pohon di sekitar lokasi.

Tim kemudian melakukan pengembangan dan menemukan tambahan 13 paket sabu ukuran kecil serta 1 paket ukuran besar.

Total barang bukti sabu yang diamankan memiliki berat bruto 4,59 gram, berikut sejumlah barang lain yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran, di antaranya timbangan digital, plastik klip kosong, potongan pipet, dua unit handphone, yserta satu unit sepeda motor.

Menurut Iptu Yos, pihaknya akan terus melakukan patroli dan penindakan tegas terhadap segala bentuk peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Bangka Barat.

"Tidak ada ruang bagi pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Bangka Barat. Kami akan tindak tegas siapa pun yang terlibat. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan," tegasnya.

Saat ini, tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mako Polres Bangka Barat untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Polres Bangka Barat menegaskan komitmennya dalam menjaga wilayah tetap bersih dari narkoba, termasuk menertibkan titik-titik yang dianggap rawan dijadikan lokasi transaksi.

(HR)