Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Warga Geger, Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Lapangan Sport Center Indramayu

Indramayu – Warga Kabupaten Indramayu digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di Lapangan Voli Sport Center (SC), Kelurahan Karanganya...

Postingan Populer

Minggu, 04 Januari 2026

Warga Geger, Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Lapangan Sport Center Indramayu

Indramayu – Warga Kabupaten Indramayu digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di Lapangan Voli Sport Center (SC), Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Indramayu, pada Minggu pagi (4/1/2026).

Mayat tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB oleh seorang warga bernama Riski Wijaya. Saat itu, Riski hendak buang air kecil di sekitar lokasi lapangan voli pantai. Ia melihat seorang pria terbaring di bangku dengan posisi seperti tidur, namun tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Merasa curiga, Riski kemudian memanggil Eman Sulaeman dan Karyana untuk mengecek kondisi pria tersebut. Setelah diperiksa, korban diketahui sudah meninggal dunia dalam keadaan kaku dan tidak bergerak.

Penemuan tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Indramayu. Sekitar pukul 07.30 WIB, petugas Polsek Indramayu bersama Unit Inafis Polres Indramayu tiba di lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Sejumlah langkah dilakukan petugas, mulai dari pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), pemasangan garis polisi, pemeriksaan saksi-saksi, pengamanan barang bukti, hingga proses identifikasi korban.

Usai olah TKP, jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Indramayu untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan saksi lain bernama Nasarudin, korban diketahui pernah ditemui sekitar 15 hari sebelumnya di area pasar malam Sport Center. Saat itu, korban berniat berdagang gulali.

Bahkan, tiga hari sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat mengeluh kepada saksi bahwa dirinya sudah dua hari tidak makan.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno menjelaskan, hasil pemeriksaan luar oleh dokter jaga RSUD Indramayu, dr. Muntari, tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Tidak ditemukan bekas kekerasan baik akibat benda tajam maupun benda tumpul pada tubuh korban," ujar AKP Tarno.

Korban diketahui bernama Taslim (51), warga Desa Dempet RT 002 RW 004, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

AKP Tarno menambahkan, dugaan sementara korban meninggal dunia akibat sakit. Hal ini diperkuat oleh hasil pemeriksaan medis yang tidak menunjukkan adanya unsur kekerasan.

Pihak keluarga korban yang telah dihubungi menyatakan menerima kejadian tersebut dengan ikhlas serta menolak dilakukan otopsi. Keluarga menyerahkan sepenuhnya penanganan kepada pihak kepolisian sesuai prosedur yang berlaku.

AKP Tarno juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan kejadian mencurigakan melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di WhatsApp 0819-9970-0110 atau Call Center 110. (Wira)

Menjaga Kelestarian Alam, TNI Polri Dan Relawan Tanam Ribuan Bibit Pohon Di Obyek Wiisata Alam Kahyangan

Wonogiri - Sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan, Kodim 0728/Wonogiri melalui Koramil 07/Tirtomoyo  melaksanakan kegiatan penghijauan dalam program Pembinaan Lingkungan Hidup. 

Dan Sebanyak 1000 bibit pohon buah yang ditanam diantaranya 200 bibit pohon beringin,200 bibit pihon aren, 200 bibit pohon jambu, 200 bibit pohon sirsak dan 200 bibit pohon alpukat.

Penanaman dilaksanakan secara bersama sama antara TNI, Polri, Relawan dan Warga masyarakat bertempat di Obyek Wisata Alam Kahyangan yang berada di Desa Dlepih Kecamatan Tirotomoyo. pada Minggu (4/1/2026).
 
Komandan Kodim (Dandim) 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan melalui Danramil  Lettu Inf Agung Suwarno menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga kelestarian alam. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi awal dari gerakan bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan lestari.
 
"Kegiatan ini adalah bentuk nyata dari komitmen TNI dalam menjaga lingkungan hidup. Dengan menanam ribuan bibit pohon, kami berharap dapat berkontribusi terhadap penghijauan wilayah dan memberikan dampak positif bagi generasi mendatang," ujar Danramil.
 
Ia juga menekankan bahwa peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga kelestarian pohon-pohon yang telah ditanam. "Kami berharap masyarakat dapat turut serta merawat dan menjaga pohon-pohon ini agar tumbuh dengan baik.
 
Selain mendukung penghijauan, kegiatan ini juga memiliki potensi ekonomi bagi masyarakat setempat. Bibit pohon buah yang ditanam diharapkan memberikan manfaat jangka panjang, baik dari sisi ekologis maupun ekonomi.

Penulis : Arda 72

Awal Tahun 2026 , Polres Bangka Barat Ungkap Kasus Peredaran Sabu Pria ER Diamankan Di Mentok.



Kepolisian Resor Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengungkap kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu pada awal tahun 2026. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial ER (41) di wilayah Kecamatan Mentok.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, membenarkan pengungkapan kasus tersebut.

"Pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Bangka Barat dalam memberantas peredaran narkotika, khususnya di awal tahun 2026," kata Iptu Yos Sudarso, Sabtu (3/1/2026).

Ia menjelaskan, pengungkapan kasus berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika di sebuah kontrakan yang beralamat di Kampung Menjelang, Kelurahan Menjelang, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat.

Menindaklanjuti informasi tersebut, sekitar pukul 15.00 WIB, Tim Sat Reserse Narkoba Polres Bangka Barat melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan ER di lokasi. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan 10 paket plastik klip bening berisi butiran kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu.

"Barang bukti sabu tersebut ditemukan di dalam tas selempang milik pelaku. Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah barang lain yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika," ujarnya.

Adapun barang bukti yang diamankan antara lain satu unit timbangan digital, satu unit telepon genggam, beberapa plastik klip kosong, alat skop, serta satu unit sepeda motor. Total berat bruto narkotika jenis sabu yang diamankan mencapai 5,01 gram.

Saat ini, pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Bangka Barat untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitar.

(HR) 

Sabtu, 03 Januari 2026

Polresta Cirebon Amankan Pengedar Sabu di Plumbon

Jajaran Polresta Cirebon mengamankan pengedar narkoba jenis sabu yang berinisial DK (28). Pelaku diamankan di pinggir jalan yang berada di wilayah Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, pada Sabtu (3/1/2026) kira-kira pukul 02.00 WIB.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, jajarannya turut mengamankan sejumlah barang bukti dari tersangka yang tercatat sebagai warga Kabupaten Cirebon tersebut. Diantaranya 15 paket sabu yang total beratnya mencapai 4,90 gram, pakaian, handphone, sepeda motor, dan lainnya.

Menurutnya, petugas pun langsung mengamankan tersangka berikut seluruh barang bukti tersebut untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini, tersangka juga masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Cirebon.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka DK dijerat Pasal 114 ayat ( 1 ) jo pasal 132 ( 1 ) UU RI NO 35 tahun 2009 tentang Narkotika. dan atau Pasal  609 ayat (1) huruf a  UU RI Nomor 01 tahun 2023 Tentang KUHP tentang narkoba dan diancam hukuman maksimal 20 tahun penjara," ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H.

Pihaknya memastikan, jajaran Polresta Cirebon tidak akan berhenti memberantas kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba maupun obat-obatan terlarang lainnya termasuk OKT di wilayah Kabupaten Cirebon.
"Kami juga meminta peran aktif masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan tindak kejahatan narkoba melalui Layanan Call Center 110 Polresta Cirebon," kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H.

((Bang keling)) 

AKBP Pradana Aditya Ingatkan Masyarakat Bangka Barat: Waspadai Cuaca Ekstrem Mulai Hari Ini


Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.I.K., S.H.,
mengimbau masyarakat di Kabupaten Bangka Barat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan.Sabtu 3 Januari 2026

"Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan mengantisipasi dampak cuaca ekstrem," kata AKBP Aditya.

Ia mengatakan, cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi berpotensi menyebabkan kenaikan permukaan air di sungai dan saluran, yang dapat mengakibatkan genangan hingga banjir apabila aliran air tidak lancar.

Kapolres juga mengingatkan pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara karena hujan dapat menyebabkan jalan licin dan jarak pandang berkurang.

Selain itu, ia mengimbau nelayan dan masyarakat yang beraktivitas di laut, termasuk pengunjung pantai, agar mewaspadai gelombang pasang dan angin kencang serta mengutamakan keselamatan.

(HR) 

Dapur Sekolah Rakyat Rampung 100 Persen, Penganggarannya Baru Muncul di APBD-P 2025 Buteng



Buton Tengah – Dugaan penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 kembali mencuat dan menyeret nama Bupati Kabupaten Buton Tengah (Buteng),  Dr. Azhari, S.STP., M.Si. Sorotan publik kali ini tertuju pada proyek pembangunan Dapur Sekolah Rakyat senilai Rp1 miliar.

Proyek dapur yang dibangun di tanah milik sebuah kampus swasta yang terletak di Mawasangka tersebut diketahui telah selesai dibangun dan diklaim rampung 100 persen, namun anggarannya tidak tercantum dalam APBD induk Tahun 2025.

Anehnya, anggaran pembangunan dapur sekolah rakyat ini justru baru dimunculkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2025. Hal itu menimbulkan dugaan kuat adanya ketidaksesuaian atau pelanggaran prosedur dalam perencanaan dan penganggaran.

Sejumlah pihak mempertanyakan dasar hukum pelaksanaan proyek tersebut, mengingat secara regulasi, kegiatan pembangunan seharusnya dilaksanakan setelah mendapat persetujuan dan pengesahan dalam APBD induk, bukan sebaliknya. Kondisi ini dinilai berpotensi melanggar prinsip perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan keuangan daerah yang tertib dan taat aturan.

Dugaan penyalahgunaan kewenangan dan penganggaran oleh Bupati Buton Tengah Azhari ini terungkap dari laporan informasi (LI) yang diterima Sekretariat Nasional PPWI dari warga masyarakat Buton Tengah, pada Sabtu, 03 Januari 2026.

Tak hanya proyek Dapur Sekolah Rakyat, dugaan penyalahgunaan kewenangan juga mengarah pada pengalihan anggaran ke Tim Penggerak PKK Kabupaten Buton Tengah. Informasi yang beredar menyebutkan, anggaran PKK yang semula Rp500 juta dalam APBD induk, meningkat menjadi Rp1,5 miliar setelah adanya pengalihan anggaran dari sejumlah pos lain.

"Pengalihan tersebut diduga bersumber dari berbagai pos anggaran, antara lain OPD-OPD, perjalanan dinas, dana KONI, Pramuka, dan pos belanja lainnya," ujar warga yang minta namanya tidak dimediakan dalam laporannya ke PPWI.

Kondisi ini memicu pertanyaan publik terkait prioritas kebijakan anggaran, terlebih Ketua PKK Kabupaten Buton Tengah diketahui merupakan istri Bupati Buteng, sehingga muncul dugaan potensi konflik kepentingan. Minimnya penjelasan terbuka kepada publik terkait dasar, urgensi, dan mekanisme pengalihan anggaran tersebut dinilai mencederai prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan APBD.

Jika tidak dijelaskan secara terang dan terbuka kepada publik, kebijakan ini berpotensi bertentangan dengan prinsip good governance serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang mewajibkan pengelolaan keuangan daerah dilakukan secara transparan, akuntabel, dan taat prosedur.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi dan penjelasan dari pihak Pemerintahan Daerah Buton Tengah. Pihak Sekretariat PPWI Nasional masih menanti jawaban dari pihak terkait, namun berharap agar institusi berwenang seperti Kemendagri, BPK, Kejaksaan, dan Polri, segera melakukan pengusutan terkait kasus tersebut. (TIM/Red) 

Pemerintahan Kabupaten Aceh Tenggara Bupati H.M.Salim Fahkry SE.MM Sambut HUT Amal Bakti Ke-80


Buserpresisi ll Pemerintahan Kabupaten Aceh Tenggara provinsi Aceh, Bupati H.M.Salim Fakhry SE.MM. bersama jajaran pemerintahan lain dan dari dinas Kementrian Agama Republik Indonesia sambut Hari Amal Bakti ke-80, Kementerian Agama Republik Indonesia terjadwal berlangsung secara serentak pada Sabtu, 3 Januari 2026. Tepat nya di lapangan Jendral Ahmat Yani desa Kutacane Kecamatan Babussalam kabupaten aceh tenggara provinsi 

" Momentum ini menjadi tonggak sejarah penting bagi institusi yang memiliki mandat konstitusional dalam menjamin kemerdekaan beragama di tanah air. Di usianya yang menginjak delapan dekade, atau sering disebut sebagai fase oktagintennial, peringatan ini hadir bukan sekadar sebagai ritual seremonial tahunan, melainkan sebagai titik refleksi strategis di tengah transisi kepemimpinan nasional dan tantangan global yang semakin kompleks.

Kementerian Agama, di bawah kepemimpinan Menteri Agama Nasaruddin Umar, menjadikan peringatan ke-80 ini sebagai etalase transformasi birokrasi yang lebih responsif dan berwawasan lingkungan. Publik menantikan peringatan ini sebagai barometer komitmen negara dalam merawat kebinekaan dan meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan di Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.

Table of Contents
Apa Itu Hari Amal Bakti
Sejarah Singkat Hari Amal Bakti
Makna Peringatan Hari Amal Bakti
Tujuan Peringatan Hari Amal Bakti
Tema Peringatan Hari Amal Bakti ke-80
Agenda dan Kegiatan Peringatan Hari Amal Bakti ke-80
Peran Hari Amal Bakti bagi Aparatur Negara
Relevansi Hari Amal Bakti ke-80 bagi Masyarakat
Harapan di Usia 80 Tahun Hari Amal Bakti
Penutup
Apa Itu Hari Amal Bakti
Secara definisi, Hari Amal Bakti merupakan nama resmi yang digunakan untuk menyebut hari ulang tahun Kementerian Agama Republik Indonesia. Peringatan ini dirayakan secara nasional oleh keluarga besar Kementerian Agama, mulai dari pejabat di tingkat pusat, pegawai di Kantor Wilayah provinsi, Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota, hingga staf di Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan. Selain itu, lembaga pendidikan di bawah naungan kementerian, seperti madrasah, pesantren, dan perguruan tinggi keagamaan, juga turut serta dalam perayaan ini.

Meskipun identik dengan instansi pemerintah, peran peringatan ini dalam konteks nasional sangatlah luas. Hari Amal Bakti berfungsi sebagai barometer tahunan untuk mengevaluasi kualitas kehidupan beragama di Indonesia. Peringatan ini menjadi wadah untuk menegaskan kembali posisi Kementerian Agama sebagai “tenda besar” yang mengayomi semua agama yang diakui negara, memastikan setiap pemeluk agama dapat beribadah dengan tenang dan damai.

Sejarah Singkat Hari Amal Bakti
Latar belakang lahirnya Hari Amal Bakti tidak dapat dilepaskan dari dinamika pembentukan perangkat negara pasca-proklamasi kemerdekaan. Wacana untuk membentuk kementerian khusus yang menangani urusan agama sebenarnya telah muncul sejak sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada tahun 1945. Kala itu, usulan tersebut diajukan oleh Muhammad Yamin, namun sempat mengalami penundaan realisasi akibat perdebatan mengenai relasi agama dan negara dalam konstitusi.
Titik terang sejarah terjadi setelah kemerdekaan, tepatnya pada sidang Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) di Surakarta pada bulan November 1945. Desakan dari tokoh-tokoh agama agar negara hadir secara formal dalam urusan agama semakin menguat. Akhirnya, pada tanggal 3 Januari 1946, pemerintah mengeluarkan Ketetapan Pemerintah Nomor 1/S.D. yang secara resmi melahirkan Kementerian Agama. H. Mohammad Rasjidi, seorang diplomat dan cendekiawan muslim ulung, kemudian ditunjuk sebagai Menteri Agama pertama Republik Indonesia.

Peristiwa bersejarah pada 3 Januari 1946 inilah yang menjadi dasar penetapan hari lahir kementerian. Menariknya, istilah Hari Amal Bakti baru mulai digunakan secara resmi pada peringatan ke-34 di tahun 1980. Menteri Agama saat itu, Alamsyah Ratu Perwiranegara, mengusulkan perubahan nama dari “Hari Ulang Tahun” menjadi “Hari Amal Bakti”. Tujuannya sangat filosofis, yaitu agar peringatan ini tidak sekadar dimaknai sebagai perayaan usia, melainkan sebagai momentum untuk meningkatkan pengabdian (amal) dan kesetiaan (bakti) kepada bangsa dan negara.
Menurut keterangan awak media Buserpresisi Acara tersebut berjalan dengan lancar sukses aman dan kondusif. 

(MHD SABRI)

Jumat, 02 Januari 2026

Polres Bangka Barat Gelar Doa Bersama Peringati HUT Intelijen Polri ke-80



Polres Bangka Barat menggelar kegiatan doa bersama dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Intelijen Polri ke-80 yang dilaksanakan di Masjid Baitul Hikmah, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Jumat (2/1/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.I.K., S.H., bersama jajaran pejabat utama Polres Bangka Barat, di antaranya Kabag SDM, Kasat Intelkam, Kasat Sabhara, Kapolsek Mentok, KBO Sat Intelkam, serta personel Sat Intelkam Polres Bangka Barat.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha mengatakan bahwa kegiatan doa bersama ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus momentum untuk memperkuat keimanan dan soliditas personel Intelijen Polri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

"Melalui doa bersama ini, kami berharap seluruh personel Intelkam Polres Bangka Barat senantiasa diberikan kekuatan, keselamatan, dan kelancaran dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat," kata AKBP Pradana.

Ia menegaskan bahwa peringatan HUT Intelijen Polri ke-80 tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, namun juga sebagai sarana refleksi untuk meningkatkan profesionalisme, loyalitas, dan integritas personel Intelijen Polri dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.

"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja Intelijen Polri yang presisi, adaptif, dan responsif terhadap dinamika kamtibmas di wilayah hukum Polres Bangka Barat," ujarnya.

Doa bersama tersebut dipimpin oleh tokoh agama setempat, H. Zumrowi Achyar, S.Ag., dan berlangsung dengan khidmat serta lancar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terwujud kebersamaan dan semangat pengabdian yang semakin kuat di lingkungan Polres Bangka Barat, khususnya Sat Intelkam, dalam mendukung tugas-tugas kepolisian ke depan.

(HR) 

Pastikan Arus Balik Lancar Dan Aman Pasca Libur Nataru, Babinsa Purwosari Laksanakan Pemantauan di Stasiun Kereta Api

Surakarta - Bertempat di Stasiun Purwosari Jl. Slamet Riyadi No. 502 Kelurahan Purwosari Kecamatan Laweyan, Babinsa Kelurahan Purwosari Koramil 01/Laweyan Kodim 0735/Surakarta Serka Murdianto melaksanakan kegiatan pemantauan dan pengamanan penumpang kereta api dalam rangka mendukung kelancaran arus balik transportasi Libur Natal dan Tahun Baru 2026, Jum'at (02/01/2026).

Serka Murdianto menegaskan pemantauan dan pengamanan kedatangan penumpang ini bertujuan untuk memastikan bahwa arus balik berjalan dengan lancar.

"Pemantauan dan pengamanan dilaksanakan untuk memantau kepadatan penumpang dan memberikan himbauan dan arahan yang membutuhkan informasi atau kenyamanan penumpang menjadi perhatian utama dalam kegiatan ini."ujarnya.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk mendukung kelancaran arus balik dan memastikan agar masyarakat yang berpergian dengan kereta api dapat kembali ke tempat asal dengan selamat, pemantauan ini juga mencerminkan sinergitas yang baik antara aparat dan scurity stasiun serta aparat yang lain dalam menjaga kelancaran transportasi kereta api."imbuhnya.

"Kami juga menghimbau kepada seluruh penumpang untuk tetap mamatuhi aturan dan menjaga kebersihan diarea stasiun dengan adanya pemantauan intensif ini di harapkan keamanan dan ketertiban distasiun Purwosari tetap terjaga serta memberikan rasa aman bagi penumpang yang kembali ketujuan setelah merayakan natal dan tahun baru bersama keluarga."pungkas Serka Murdianto.

Penulis : Arda 72

Babinsa Sewu Cek Debit Air Sungai Demangan, Antisipasi Banjir di Musim Hujan

Surakarta - Babinsa Kelurahan Sewu Koramil 04/Jebres Kodim 0735/ Surakarta Koptu Sanda bersama dengan Linmas melaksanakan patroli dan mengecek debit air sungai bertempat di sungai Demangan Kelurahan Sewu Kecamatan Jebres, Jum'at ( 02/01/2026)

"Kami mengajak Linmas untuk melaksanakan patroli hari ini mengecek situasi dan kondisi debit air sungai Demangan ini."ujar Koptu Sanda.

"Deteksi dini merupakan bagian dari tugas kami selaku Babinsa di wilayah agar mengetahui tentang situasi yang berkembang saat ini, apalagi di saat musim penghujan seperti sekarang ini kami terus aktif mengecek perkembangan wilayah khususnya Kelurahan Sewu yang kerap banjir saat musim hujan."imbuhnya.

"Kami juga mengingatkan dan menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan berhati- hati dengan situasi lingkungan saat ini khususnya warga yang berada di sekitar sungai Demangan untuk tidak membuang sampah di sungai serta mengajak menjaga kelestarian sungai sebagai rantai kehidupan manusia,"pungkasnya.

Penulis : Arda 72