Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Halal Bihalal 1447 H, Warga Candi Bugang Perkuat Silaturahmi di Era Modern

WONOSOBO — Dalam rangka mempererat tali silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, warga puri Candi Bugang, Kecamatan S...

Postingan Populer

Sabtu, 04 April 2026

Halal Bihalal 1447 H, Warga Candi Bugang Perkuat Silaturahmi di Era Modern


WONOSOBO — Dalam rangka mempererat tali silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, warga puri Candi Bugang, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, menggelar kegiatan halal bihalal pada Sabtu (04/04/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Makan Sari Rasa dengan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan warga setempat, di antaranya Kepala Desa Kalierang, Sri Hartini, Ketua RT 03 RW 05 Puri Candi Bugang, Suwito, serta tokoh agama Kyai Komaludin yang akrab disapa Gus Cakep Simanjuntak. Kehadiran para tokoh tersebut semakin menambah khidmat dan makna dalam kegiatan halal bihalal yang digelar oleh warga.

Sejak awal acara, suasana keakraban begitu terasa. Warga tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari ramah tamah, sambutan, hingga doa bersama. Halal bihalal ini tidak hanya menjadi ajang saling bermaaf-maafan, tetapi juga momentum untuk mempererat hubungan sosial dan membangun komunikasi yang lebih baik antarwarga di lingkungan Perumahan Candi Bugang.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Kalierang, Sri Hartini, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada para ibu-ibu yang dinilainya memiliki peran besar dalam kehidupan bermasyarakat.

"Terima kasih kepada seluruh warga Puri Candi Bugang, khususnya ibu-ibu yang merupakan ras terkuat di bumi, karena telah berkontribusi dalam terselenggaranya acara ini," ujarnya, yang disambut tepuk tangan dari para hadirin.

Sementara itu, Ketua RT 03 RW 05 Puri Candi Bugang, Suwito, menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan halal bihalal ini. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat penting untuk mempererat hubungan antarwarga yang selama ini mungkin hanya sebatas saling mengenal.

Ia menambahkan bahwa meskipun sebagian warga telah melaksanakan halal bihalal di lingkungan keluarga masing-masing, namun kegiatan bersama seperti ini memiliki nilai lebih dalam memperkuat kebersamaan.

"Dengan adanya kegiatan ini, warga bisa lebih saling mengenal satu sama lain. Tidak hanya sekadar bertemu, tetapi juga membangun kedekatan dan kekompakan," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kyai Komaludin atau yang akrab disapa Gus Cakep Simanjuntak turut memberikan tausiyah yang menyejukkan. Ia menekankan pentingnya menjaga silaturahmi di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.

Menurutnya, saat ini banyak orang yang hanya mengandalkan media sosial untuk menyampaikan ucapan maaf saat Idulfitri. Namun, silaturahmi secara langsung tetap memiliki makna yang jauh lebih dalam dan tidak dapat tergantikan.

"Kalau di rumah masing-masing tentu sudah mengadakan halal bihalal. Tapi dengan kegiatan seperti ini, silaturahmi menjadi lebih erat. Di zaman modern ini, jangan hanya mengucapkan mohon maaf lahir dan batin lewat media sosial, alangkah baiknya tetap bersilaturahmi secara langsung," tuturnya.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Kyai Komaludin, dengan harapan seluruh warga diberikan kesehatan, keberkahan, serta kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat.

Dengan terselenggaranya kegiatan halal bihalal ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan Perumahan Candi Bugang dapat terus terjaga dan semakin kuat, seiring dengan perkembangan zaman yang terus berubah.

(Yudhi)

Ratusan Pengusaha di Kota Banjar Sedot Air Tanah



Kota Banjar 
Buserpresisi.com

 Berkurangnya sumber daya air semakin kompleks pakta itu di sebabkan penyedotan air tanah secara besar besaran di tempat usaha bisa menyebakan dampak kekurangan air.Imbasnya kesemua lingkungan masyarakat di sekitar yang sangat butuh dengan air kena dampaknya. 4/4/2026

Sebanyak 400 yang melakukan usaha penyedotan air tanah namun yang taat dengan peraturan hanya 30 pengusaha yang mengajukan ijin secara resmi DPMPTSP kota Banjar. Dengan minimnya kepatuhan perijinan sedot air tanah hingga dibatasisi waktu 31 maret 2026 ,pemerintah menghimbau agar segera mengurus perijinan sampai saat ini baru 30 pengusaha yang mengurus. 

Air tanah itu sangat mudah di askes untuk menjadikan uang sangat cepat karena air adalah kebutuhan sehari hari di kota Banjar, dari hotel, industri hingga usaha komersial lainnya. Ribuan liter setiap harinya air disedot dari perut bumi tatar galuh pasundan. 

Namun dengan derasnya air tersimpan sebuah kenyataan yang pahit. Mayoritas pengusaha di wilayah kota Banjar ternyata masih kurang berdisiplin ga mau mengurus surat ijin secara legalitas kata Bily Bertha mengatakan ke wartawan. 

Data dari dinas penanaman modal pelayanan terpadu satu pintu DPMPTSP serta kota Banjar menyajikan angka angka yang menolak dan juga sangat khawatir.  

Lanjut Bily batas akhir yang ditentukan pada tanggal 31 maret 2026 kemarin para pelaku pengusaha harus segara ditempuh ijin usaha segera di legalkan. Sampai sekarang pengusaha air tanah masih lemah atau loyo ucapnya. 

Menurut beliau ada 370 pelaku usaha yang hingga kini masih beroprasi tanpa ada ijin resmi. 
Pedahal walikota kota Banjar menebar surat edaran sejak 12 januari 2026 yang lalu. Diharuskan seluruh pengusaha air tanah segera membereskan administrasi untuk mengoptimalkan pendapatan daerah kota Banjar.

Pedahal DPMPTSP sangat menghimbau agar para pengusaha air tanah tidak terjerat oleh aturan hukum di kemudian hari. Karena ijin bukan urusan birokrasi melainkan peraturan mentri ESDM no 14 tahun 2024. Maka agar segera ditempuh perijinan Tutupnya .(Agus))

Patroli Malam, Anggota Koramil Bulukerto Sempatkan Komsos Dengan Warga

Wonogiri - Untuk menjaga kamtibmas yang kondusif, Anggota koramil 21/Bulukerto Kodim 0728/Wonogiri secara rutin melaksanakan patroli kewilayahan .selain itu kegiatan patroli wilayah sekaligus dimanfaat untuk melakukan komunikasi Sosial, serta memberikan himbauan kepada warga masyarakat binaan agar tetap menjaga keamanan dan aktif menjalankan siskamling. 

Seperti halnya yang dilakukan oleh Pelda Heru bersama rekan Babinsa ,saat patroli malam sekaligus menjalin komunikasi sosial (komsos) bersama para pemuda di Kecamatan Bulukerto,Jumat (3/4/2026) Malam. 

Dalam kesempatan tersebut ,Babinsa memberikan himbauan agar para warga dapat ikut menjaga keamanan dan ketertiban
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa dapat memberikan himbauan agar para warga dapat ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat ,guna mewujudkan ketahanan wilayah yang kuat.

Pelda Heru mengajak warga, selain melaksanakan patroli untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, Babinsa juga melaksanakan komsos bersama masyarakat,guna mempererat tali silaturahmi dan kerja sama yang baik ,agar hubungan Babinsa makin erat.

Pelda Heru menambahkan, kegiatan patroli wilayah rutin di lakukan oleh anggota Koramil guna mengetahui perkembangan dan permasalah yang ada diwilayah binaan.

Penulis : Arda 72

Jumat, 03 April 2026

“10 Ton Timah, Satu Nama Mencuat: BXXXKI Jadi Sorotan Publik”

Pangkalpinang — Upaya penyelundupan timah balok (ingot) kembali mencoreng wajah penegakan hukum di Bangka Belitung. Pada Rabu, 2 April 2026, aparat dari Polresta Pangkalpinang menggagalkan pengiriman ilegal sekitar 10 ton timah yang disamarkan menggunakan tumpukan kardus di atas bak truk.

Truk dengan nomor polisi A 9597 B itu diamankan di kawasan Jalan Kampak, Kecamatan Gerunggang. Modus penyamaran menggunakan limbah kardus diduga sengaja dilakukan untuk mengelabui petugas dari praktik pengiriman timah ilegal yang selama ini disebut-sebut masih marak terjadi.

Hasil penelusuran tim investigasi awak media mengungkap bahwa pola ini bukanlah hal baru. Para pemain timah ilegal kerap menggunakan berbagai cara untuk menyamarkan muatan sebelum dikirim keluar Pulau Bangka, dengan tujuan utama Jakarta dan sekitarnya.

Namun, yang membuat kasus ini semakin menjadi sorotan publik adalah mencuatnya nama seorang oknum aparat penegak hukum di lingkungan Polda Bangka Belitung berinisial BXXXKI.

Seorang narasumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kepada tim investigasi bahwa sosok BXXXKI bukan pemain baru dalam bisnis gelap timah di wilayah tersebut.
"Yang bersangkutan sudah lama dikenal di lingkaran pertimahan ilegal. Dia punya jaringan kuat, bahkan sampai ke luar daerah," ujar sumber tersebut.

Informasi yang dihimpun juga menyebutkan bahwa oknum tersebut diduga memiliki usaha warung kopi di kawasan Jalan Kampak, serta aset berupa rumah di Jakarta. Jaringan yang dimiliki disebut-sebut telah mengakar dan beroperasi cukup lama tanpa tersentuh hukum secara serius.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat: apakah praktik ini berjalan sendiri, atau ada aliran setoran ke pihak yang lebih tinggi?

Publik kini menanti langkah tegas dari Kapolda Bangka Belitung untuk mengusut tuntas kasus ini. Jangan sampai penindakan hanya berhenti pada sopir yang kerap menjadi "tumbal", sementara aktor utama di balik jaringan justru luput dari jerat hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polresta Pangkalpinang terkait pengembangan kasus tersebut. Muncul pula spekulasi apakah penanganan perkara ini akan diambil alih oleh Polda Bangka Belitung, mengingat besarnya potensi kerugian negara yang ditaksir mencapai Rp5 miliar.

Sebagaimana instruksi Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, institusi Polri berkomitmen untuk memberantas segala bentuk pertambangan ilegal tanpa pandang bulu. Termasuk jika praktik tersebut melibatkan oknum aparat yang seharusnya menjadi penegak hukum, bukan justru pelindung atau bahkan pelaku.
Kasus ini menjadi ujian nyata: apakah komitmen tersebut akan ditegakkan secara konsisten, atau kembali tenggelam di tengah kuatnya jaringan mafia timah yang selama ini sulit disentuh. 

(HR/TIM) 

Polda Babel Akan Panggil Pihak Maskapai Super Air Jet Pasca Laporan Penumpang Gagal Terbang. 



Bangka Belitung, Kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen oleh maskapai penerbangan Super Air Jet di Bandara Depati Amir pada Kamis (2/4/26) kemarin dilaporkan ke Polda Bangka Belitung. Laporan itu kini ditangani penyidik Ditreskrimsus.

Terkait adanya laporan itu turut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol Agus Sugiyarso, Jumat (3/4/26) siang.

"Ya benar. Laporan itu sudah ditangani oleh penyidik Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Bangka Belitung. Saat ini sudah disusun rencana untuk penyelidikan awal,"kata Agus di Mapolda.

Agus menyebutkan, saat ini penyidik Subdit I Indagsi sudah meminta keterangan dari pihak pelapor. Selain itu, dalam waktu dekat penyidik juga akan memanggil pihak dari maskapai termasuk pihak terkait lainnya.

"Pelapor sudah kita mintai keterangan. Langkah selanjutnya nanti penyidik akan memanggil pihak dari maskapai bersangkutan (Super Air Jet) untuk dimintai keterangan juga terkait hal ini,"sebutnya.

Lebih lanjut, Perwira berpangkat melati tiga Polri ini memastikan bahwa setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti secara profesional, transparan dan berkeadilan.

"Kami juga memahami situasi yang dialami para penumpang saat ini. Oleh karena itu, kita berkomitmen untuk mengawal semua proses yang sudah berjalan ini hingga tuntas,"tegasnya.

Sebagai informasi, Polda Bangka Belitung telah menerima laporan terkait dugaan pelanggaran perlindungan konsumen oleh maskapai Super Air Jet yang dilaporkan oleh salah satu wali dari penumpang.

Diketahui, peristiwa ini bermula saat 72 penumpang rombongan yang telah memiliki boarding pass sudah berada di dalam gate keberangkatan.

Pada saat antrian masuk ke pesawat, sebanyak 29 penumpang dari 72 penumpang rombongan santri ini diberhentikan staf maskapai dengan alasan close gate, sedangkan keterangan pelapor seluruh rombongan dalam 1 antrian panjang.

Atas kejadian itu, perwakilan wali santri akhirnya mendatangi Polda Babel dan melaporkan peristiwa tersebut.

(HR) 

Halal Bihalal dan Pemberangkatan Santri ke Lirboyo, Kapolres Bangka Barat Pastikan Kegiatan Berjalan Aman



Bangka Barat, Kegiatan Halal Bihalal sekaligus silaturahmi alumni, santri, dan wali santri Pesantren Lirboyo berlangsung khidmat di kediaman K.H. Thoha, S.Pd.I, di Kecamatan Mentok, Jumat (3/4/2026) pagi.

Dalam kesempatan itu, turut dilaksanakan pemberangkatan puluhan santri asal Bangka Belitung menuju Pesantren Lirboyo di Kediri, Jawa Timur.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama jajaran pejabat utama Polres, Kapolsek Mentok, serta perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Bangka Barat. 

Kehadiran aparat kepolisian bertujuan memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan tertib.

Sekitar 150 peserta yang terdiri dari alumni, santri, dan wali santri mengikuti kegiatan tersebut. Sementara itu, sebanyak kurang lebih 50 santri diberangkatkan menuju Pesantren Lirboyo melalui Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al Quran, sambutan panitia dan Kapolres Bangka Barat, dilanjutkan dengan tausiah (mauidhotul hasanah), doa, hingga penutup.

Kapolres Bangka Barat melalui sambutannya menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan dan mempererat silaturahmi antaralumni dan santri. Ia juga memastikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan pengamanan guna mendukung kelancaran kegiatan, termasuk proses pemberangkatan santri.

"Pengamanan kami lakukan untuk memastikan kegiatan keagamaan ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, termasuk saat pemberangkatan santri menuju Kediri," ujarnya.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang digelar sebagai wadah mempererat hubungan antara alumni, santri, dan wali santri Pesantren Lirboyo. Ke depan, jumlah peserta diperkirakan akan terus meningkat seiring tingginya antusiasme masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif berkat sinergi antara panitia dan aparat kepolisian dari Polres Bangka Barat serta Polsek Mentok.

(HR) 

Babinsa Dampingi Pengerjaan Pembangunan KDKMP di Kelurahan Sangkrah

Surakarta - Dalam rangka mendukung pembangunan fasilitas masyarakat, kegiatan pembangunan KDKMP dilaksanakan di Kelurahan Sangkrah Kec. Pasar Kliwon ,Jumat (3/4/2026).
 
Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Sertu Eko selaku Babinsa Kelurahan Sangkrah Koramil 05 Pasar Kliwon Kodim Surakarta yang hadir langsung untuk memberikan semangat sekaligus memastikan proses pembangunan berjalan dengan lancar dan sesuai rencana. 

Sertu Eko menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat merupakan bentuk dukungan TNI dalam membantu percepatan pembangunan di wilayah binaan. Selain itu, keterlibatan Babinsa juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
 
"Melalui kegiatan ini, kami berharap pembangunan KDKMP dapat segera selesai dan bisa dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan warga," ujarnya.
 
Warga setempat juga tampak antusias dan bergotong royong dalam proses pemasangan keramik tersebut. Kebersamaan antara aparat dan masyarakat menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
 
Dengan adanya pembangunan KDKMP ini, diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi warga Desa Sedayu, khususnya dalam mendukung berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Penulis : Arda 72

Demi Terciptanya Keamanan Wilayah Piket Koramil 02/Banjarsari Laksanakan Patroli Malam Bersama Linmas

Surakarta - Piket Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serka Supadmo melaksanakan kegiatan Patroli malam di wilayah Kecamatan Banjarsari, Jum'at (03/04/2026).

Kegiatan Patroli malam ini rutin dilaksanakan oleh Piket Koramil 02/Bjs  guna mencegah tindakan - tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Tujuan Patroli tersebut untuk mengecek keadaan wilayah  dan menjaga keamanan di wilayah Kecamatan Banjarsari."tegas Serka Supadmo disela-sela kegiatan patroli.

"Adapun tempat -tempat yg di patroli adalah ,obyek vital,tempat -tempat yg menjadi pusat keramaian masyarakat yg ada di wilayah kecamatan Banjarsari."ujarnya.

"Kegiatan patroli disamping  menjaga keamanan di wilayah, juga sebagai sarana sambang warga."imbuhnya.

(Arda 72)

Teriakan Dini Hari Bikin Warga Geger, Respons Cepat Polisi Selamatkan Pemilik Kios dari Kobaran Api

Cirebon Kota - kepanikan warga pecah saat kebakaran melanda kios mie ayam baso pada Jumat dini hari (03/04/2026) sekitar pukul 01.30 WIB di Jalan Cemara depan SPBU Cemara, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, dan langsung direspons cepat oleh aparat kepolisian yang datang ke lokasi.

Peristiwa tersebut bermula dari teriakan warga yang melihat kepulan asap tebal dari bagian dapur kios mie ayam baso “Ojo Lali Mang Oji” yang kemudian mengundang perhatian warga sekitar untuk memberikan pertolongan.

Kapolsek Cirebon Utara Barat Kompol Iwan Gunawan, S.H., menjelaskan bahwa respons cepat petugas dilakukan segera setelah menerima informasi adanya kebakaran, dengan langsung menerjunkan personel untuk melakukan pengecekan dan penanganan di lokasi kejadian.

Saksi bernama M. Yasin, laki-laki, sekitar 50 tahun, pekerjaan swasta, alamat Jalan Cemara Kelurahan Kejaksan Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon, menerangkan bahwa dirinya terbangun setelah mendengar teriakan kebakaran dan langsung keluar rumah melihat asap tebal dari arah kios.

Ia bersama warga lainnya kemudian mendekat dan membuka bagian belakang kios yang sudah dipenuhi api, serta menemukan pemilik kios dalam kondisi lemas di dalam kamar mandi.

Saksi lainnya, Sarif Suhud, laki-laki, sekitar 54 tahun, pekerjaan pengemudi ojek online, alamat Jalan Cemara RT 01 RW 02 Kelurahan Kejaksan Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon, melihat langsung kepulan asap dari jarak sekitar 20 meter dan ikut membantu evakuasi korban.

Pemilik kios, Sadino alias Mang Oji, laki-laki, pedagang, warga Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah, berhasil diselamatkan warga dalam kondisi pingsan dengan luka bakar di bagian wajah dan tangan sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi bersama unsur terkait langsung melakukan langkah cepat membantu proses pemadaman serta mengamankan area sekitar untuk mencegah potensi bahaya lanjutan.

Tidak lama berselang, tiga unit mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi dan berhasil memadamkan api dalam waktu singkat sehingga kebakaran tidak meluas ke bangunan lain di sekitarnya.

Peristiwa ini menunjukkan pentingnya respons cepat antara masyarakat dan aparat dalam menghadapi situasi darurat yang dapat meminimalisir dampak yang lebih besar.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat agar segera melaporkan setiap kejadian darurat melalui Layanan Polisi 110 sehingga petugas dapat dengan cepat memberikan pertolongan dan penanganan di lokasi kejadian.

((Didin, MH.))

Teriakan Dini Hari Bikin Warga Geger, Respons Cepat Polisi Selamatkan Pemilik Kios dari Kobaran Api


Cirebon Kota - kepanikan warga pecah saat kebakaran melanda kios mie ayam baso pada Jumat dini hari (03/04/2026) sekitar pukul 01.30 WIB di Jalan Cemara depan SPBU Cemara, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, dan langsung direspons cepat oleh aparat kepolisian yang datang ke lokasi.

Peristiwa tersebut bermula dari teriakan warga yang melihat kepulan asap tebal dari bagian dapur kios mie ayam baso “Ojo Lali Mang Oji” yang kemudian mengundang perhatian warga sekitar untuk memberikan pertolongan.

Kapolsek Cirebon Utara Barat Kompol Iwan Gunawan, S.H., menjelaskan bahwa respons cepat petugas dilakukan segera setelah menerima informasi adanya kebakaran, dengan langsung menerjunkan personel untuk melakukan pengecekan dan penanganan di lokasi kejadian.

Saksi bernama M. Yasin, laki-laki, sekitar 50 tahun, pekerjaan swasta, alamat Jalan Cemara Kelurahan Kejaksan Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon, menerangkan bahwa dirinya terbangun setelah mendengar teriakan kebakaran dan langsung keluar rumah melihat asap tebal dari arah kios.

Ia bersama warga lainnya kemudian mendekat dan membuka bagian belakang kios yang sudah dipenuhi api, serta menemukan pemilik kios dalam kondisi lemas di dalam kamar mandi.

Saksi lainnya, Sarif Suhud, laki-laki, sekitar 54 tahun, pekerjaan pengemudi ojek online, alamat Jalan Cemara RT 01 RW 02 Kelurahan Kejaksan Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon, melihat langsung kepulan asap dari jarak sekitar 20 meter dan ikut membantu evakuasi korban.

Pemilik kios, Sadino alias Mang Oji, laki-laki, pedagang, warga Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah, berhasil diselamatkan warga dalam kondisi pingsan dengan luka bakar di bagian wajah dan tangan sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi bersama unsur terkait langsung melakukan langkah cepat membantu proses pemadaman serta mengamankan area sekitar untuk mencegah potensi bahaya lanjutan.

Tidak lama berselang, tiga unit mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi dan berhasil memadamkan api dalam waktu singkat sehingga kebakaran tidak meluas ke bangunan lain di sekitarnya.

Peristiwa ini menunjukkan pentingnya respons cepat antara masyarakat dan aparat dalam menghadapi situasi darurat yang dapat meminimalisir dampak yang lebih besar.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat agar segera melaporkan setiap kejadian darurat melalui Layanan Polisi 110 sehingga petugas dapat dengan cepat memberikan pertolongan dan penanganan di lokasi kejadian.

((A, RAHMAT))