Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Kapolres Cirebon Kota Pantau Langsung Objek Wisata Saat Libur Tahun Baru

Cirebon Kota – Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., melaksanakan kegiatan monitoring langsung ke sejuml...

Postingan Populer

Kamis, 01 Januari 2026

Kapolres Cirebon Kota Pantau Langsung Objek Wisata Saat Libur Tahun Baru

Cirebon Kota – Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., melaksanakan kegiatan monitoring langsung ke sejumlah objek wisata utama di wilayah hukum Polres Cirebon Kota sebagai langkah konkret memastikan keamanan, kenyamanan, serta ketertiban masyarakat selama momentum libur Tahun Baru 2026 yang dipadati pengunjung.

Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan pada Kamis, (1/1/2026), mulai pukul 12.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB, dengan menyasar lokasi-lokasi wisata yang menjadi pusat keramaian masyarakat di wilayah Kota Cirebon dan sekitarnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar turun langsung ke lapangan didampingi oleh Kasat Intelkam Polres Cirebon Kota AKP Iwan, S.H., M.H., serta Kapolsek KPC AKP Asep Sunaryo, S.H., dan Kapolsek Lemahwungkuk Iptu Usep Winta, S.H., guna memastikan kesiapsiagaan personel pengamanan di setiap titik objek wisata.

Adapun objek wisata yang menjadi fokus monitoring Kapolres Cirebon Kota meliputi Cirebon Waterland dan Wisata Bahari Kejawanan, yang pada hari libur Tahun Baru terpantau ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun dari luar daerah.

Kapolres Cirebon Kota melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan personel Polri yang bertugas di lokasi wisata, termasuk pola pengamanan, pengaturan arus keluar masuk pengunjung, serta koordinasi dengan pihak pengelola objek wisata guna meminimalisir potensi gangguan keamanan.

Kapolsek KPC AKP Asep Sunaryo, S.H., menjelaskan bahwa pengamanan di Wisata Bahari Kejawanan dilakukan dengan menempatkan personel di titik-titik strategis, seperti pintu masuk kawasan wisata, area parkir, serta lokasi aktivitas pengunjung guna mengantisipasi kepadatan dan potensi kerawanan.

Sementara itu, Kapolsek Lemahwungkuk Iptu Usep Winta, S.H., menyampaikan bahwa selain pengamanan terbuka, personel juga melaksanakan patroli dialogis dengan menyampaikan imbauan keselamatan kepada pengunjung serta memastikan seluruh aktivitas wisata berjalan tertib dan terpantau.

Monitoring objek wisata tersebut merupakan bagian dari upaya Polres Cirebon Kota dalam menjaga stabilitas kamtibmas selama masa libur Nataru, sekaligus memastikan kehadiran Polri dirasakan langsung oleh masyarakat di lokasi-lokasi publik.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menegaskan bahwa kegiatan monitoring yang dilakukan Kapolres merupakan bentuk komitmen Polres Cirebon Kota dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. “Kehadiran Kapolres di lapangan bertujuan memastikan seluruh kegiatan wisata berlangsung tertib serta pengamanan berjalan optimal,” pungkasnya.

((Bang keling)) 

Empat Kali Berturut-turut, Kabupaten Cirebon Raih Anugerah Kabupaten Informatif


KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon kembali meraih Anugerah Kabupaten Informatif dalam Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penerapan Keterbukaan Informasi Publik Badan Publik se-Jawa Barat Tahun 2025.

Kegiatan tersebut digelar oleh Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Kota Bandung, Selasa (30/12/2025) malam.

Penghargaan ini menjadi yang keempat kalinya secara berturut-turut diterima Pemerintah Kabupaten Cirebon sejak 2022.

Anugerah Kabupaten Informatif diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) kepada Bupati Cirebon Imron.

Bupati Cirebon, Imron menyampaikan, bahwa capaian tersebut merupakan hasil komitmen kuat pemerintah daerah dalam menerapkan keterbukaan informasi publik secara konsisten.

“Penghargaan Kabupaten Informatif yang keempat kali ini merupakan hasil dari komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam menerapkan keterbukaan informasi publik secara konsisten,” ujar Imron.

“Kunci keberhasilannya terletak pada penguatan peran PPID di seluruh perangkat daerah, peningkatan kualitas layanan informasi, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk memastikan akses informasi yang cepat, akurat, dan mudah dijangkau masyarakat,” lanjutnya.

Imron berharap, capaian tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga keterbukaan informasi tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga menjadi budaya kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon selaku PPID Utama, Bambang Sudaryanto menegaskan, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah.

“Penghargaan Kabupaten Informatif ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah dalam menerapkan keterbukaan informasi publik secara konsisten,” kata Bambang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pengumpulan dan penyediaan informasi publik selama pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) 2025,” tuturnya.

Dengan capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan keterbukaan informasi publik sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel, guna mendorong partisipasi serta kepercayaan masyarakat. (DISKOMINFO)

Polres Aceh Tenggara Gelar Konferensi Pers Akhir Tahun 2025, Paparkan Capaian Kinerja dan Penanganan Kasus Menonjol

Buserpresisi ll Kutacane Aceh Tenggara Provinsi Aceh, Kepolisian Resor (Polres) Aceh Tenggara menggelar Konferensi Pers Akhir Tahun 2025 pada Rabu (31/12/2025) sekitar pukul 17.00 WIB. Kegiatan yang berlangsung di Aula Wira Pratama Polres Aceh Tenggara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K., serta dihadiri jajaran pejabat utama (PJU) dan insan media.

Dalam konferensi pers tersebut, Kapolres memaparkan secara komprehensif kinerja dan capaian Polres Aceh Tenggara sepanjang tahun 2025, khususnya dalam penanganan perkara oleh Satreskrim, Satresnarkoba, dan Satlantas. Paparan ini merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas Polri kepada publik.

Pemberantasan Narkotika Jadi Fokus Utama Di bidang pemberantasan narkotika, Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara mencatat kinerja signifikan. Sepanjang tahun 2025, aparat berhasil mengungkap:
109 kasus narkotika jenis sabu, dengan barang bukti mencapai 2.506,20 gram, melibatkan 204 tersangka
7 kasus narkotika jenis ganja, dengan barang bukti seberat 20.777,1 gram, melibatkan 11 tersangka
1 kasus narkotika jenis ekstasi, dengan barang bukti 2 butir ekstasi dan 2 tersangka
Capaian tersebut menunjukkan komitmen Polres Aceh Tenggara dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya.

Kriminalitas Menurun, Penyelesaian Perkara Tetap Optimal
Pada bidang Satreskrim, Kapolres menyampaikan adanya penurunan signifikan jumlah perkara dibandingkan tahun sebelumnya.

Tahun 2024: 385 kasus, dengan 392 perkara berhasil diselesaikan
Tahun 2025: 245 kasus, dengan 249 perkara diselesaikan
Terjadi penurunan sebanyak 143 kasus atau sekitar 36 persen, yang mencerminkan keberhasilan upaya preventif serta peningkatan efektivitas penegakan hukum.

Kasus Pembunuhan dan Illegal Logging Tuntas 100 Persen
Untuk perkara pembunuhan sebagaimana diatur dalam Pasal 340 jo Pasal 338 jo Pasal 351 ayat (3) KUHP, sepanjang tahun 2025 tercatat 5 kasus dan seluruhnya berhasil diselesaikan (100 persen). Dalam pengungkapan tersebut, polisi menetapkan 6 tersangka dengan jumlah korban sebanyak 9 orang.

 Survei SPAK – SPKP Agustus 2024 Lapas Narkotika Karang Intan Gambarkan Hasil Memuaskan
Sementara itu, penanganan kasus illegal logging juga menjadi perhatian serius. Tercatat 8 kasus pembalakan liar dan seluruhnya berhasil dituntaskan, dengan 24 tersangka diamankan serta barang bukti kayu hasil pembalakan liar seberat kurang lebih 4,5 ton.

Perlindungan Anak dan Penegakan Qanun Jinayat
Dalam kasus kekerasan terhadap anak, Polres Aceh Tenggara menangani 9 perkara, dengan 8 kasus telah diselesaikan (88 persen) dan 1 perkara masih dalam tahap penyidikan dengan status DPO.

Adapun untuk tindak pidana asusila berdasarkan Qanun Aceh Nomor 06 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, tercatat 23 kasus, dengan 14 perkara telah diselesaikan dan 9 perkara lainnya masih dalam proses penyidikan.

Data Lalu Lintas: Kecelakaan Meningkat, Luka Berat Menurun
Di bidang lalu lintas, Kapolres memaparkan perbandingan data kecelakaan antara tahun 2024 dan 2025. Secara umum:

Jumlah kecelakaan meningkat 14 kasus (23 persen)
Korban meninggal dunia meningkat 4 jiwa (24 persen)
Korban luka berat menurun 2 jiwa (40 persen)
Korban luka ringan meningkat 63 jiwa (82 persen)
Kerugian materiil meningkat sekitar Rp39.520.000 atau 30 persen
Komitmen Transparansi dan Strategi ke Depan
Kapolres Aceh Tenggara menegaskan bahwa konferensi pers akhir tahun ini bertujuan untuk memberikan gambaran menyeluruh kepada masyarakat terkait kinerja kepolisian, sekaligus mempublikasikan penanganan kasus-kasus menonjol di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara selama periode 2024–2025.

“Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi, penyusunan strategi ke depan, serta memperkuat sinergi dan kepercayaan antara Polri, media, dan Masyarakat.

(MHD SABRI)

Dandim 0707/Wonosobo Bersama Kapolres Cek Pengamanan Perayaan Tahun Baru 2026 di Alun-alun



Wonosobo – Komandan Kodim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno, S.Sos bersama Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan melaksanakan pengecekan langsung pelaksanaan kegiatan perayaan menyambut Tahun Baru 2026, yang digelar oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Wonosobo.

Pengecekan tersebut dilakukan saat berlangsungnya acara Wonosobo Bersholawat dalam rangka menyambut pergantian tahun, yang dipusatkan di Alun-alun Wonosobo. Kegiatan ini dihadiri ribuan masyarakat yang dengan khidmat mengikuti lantunan sholawat sebagai bentuk rasa syukur dan doa menyongsong tahun yang baru.

Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno, S.Sos menyampaikan bahwa kehadiran TNI-Polri dalam kegiatan tersebut merupakan wujud sinergitas untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar momentum pergantian tahun dijadikan sebagai bahan refleksi diri.

"Pergantian tahun hendaknya kita jadikan sebagai referensi untuk berbuat lebih baik ke depan, baik dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, maupun berbangsa dan bernegara," ujar Dandim.

Selain itu, saat mengikuti kegiatan Wonosobo Bersholawat, Dandim dan Kapolres juga menekankan pentingnya menjaga faktor keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung. Masyarakat diharapkan tetap mematuhi aturan, menjaga kondusivitas, serta saling menghormati demi terciptanya suasana yang aman dan damai.

Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan menambahkan bahwa personel gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait telah disiagakan di sejumlah titik untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama perayaan malam tahun baru.

Dengan adanya kegiatan sholawatan ini, diharapkan masyarakat Wonosobo dapat menyambut Tahun Baru 2026 dengan penuh ketenangan, keberkahan, serta semangat kebersamaan.
Pendim0707

(Yudhi)

Operasi Lilin Candi 2025, Puluhan Orang Jalani Pemeriksaan Kesehatan Gratis



WONOSOBO — Subsatgas Dokkes Polres Wonosobo menggelar pelayanan kesehatan gratis dalam rangka Operasi Lilin Candi 2025 di Pos Pelayanan Kesehatan Terminal Mendolo, Kabupaten Wonosobo, Selasa, 30 Desember 2025.

Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo, Jasa Raharja Cabang Magelang, serta TTA Mendolo Wonosobo. Sasaran pelayanan meliputi pengemudi dan kru bus, serta para penumpang di sekitar Terminal Mendolo.

Kasi Dokkes Polres Wonosobo, Aipda Mufa'ik, A.Md.Kep., mengatakan bahwa dalam kegiatan tersebut Dokkes Polres Wonosobo menerjunkan dokter mitra Polres Wonosobo untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal.

"Dokkes Polres Wonosobo menurunkan dokter mitra guna memberikan pemeriksaan, konsultasi kesehatan, serta penanganan medis awal bagi masyarakat, khususnya pengemudi dan penumpang bus," ujar Mufa'ik.

Dalam kegiatan itu, petugas melaksanakan pemeriksaan laboratorium sederhana berupa pengecekan gula darah, kolesterol, dan asam urat. Selain itu, masyarakat juga memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, serta terapi dan pemberian obat-obatan sesuai indikasi medis.

Puluhan orang tercatat mengikuti pemeriksaan dan pengobatan gratis yang dilaksanakan oleh tim medis gabungan. Kegiatan ini melibatkan dokter mitra Polres Wonosobo, Kasidokkes dan personel Sidokkes Polres Wonosobo, tim Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo, Jasa Raharja Cabang Magelang, serta TTA Mendolo Wonosobo.

Pelayanan kesehatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung kelancaran dan keselamatan masyarakat selama pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025, khususnya di kawasan terminal dan jalur transportasi dengan mobilitas tinggi. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan lancar.

(Yudhi)

Rabu, 31 Desember 2025

Penutup Tahun 2025, Terjadi Laka Lantas di Wilayah Perkebunan Mendaris, Satu Orang Tewas di Tempat dan Satu Kritis.

Serdang Bedagai, Buser Presisi.Com - Pada Akhir tahun, Rabu (31/12/2025), sekitar pukul 17.30 WIB, suasana biasanya ramai di ruas Jalan Lintas Sumatera Utara yang melintasi Perkebunan Mendaris, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai, tiba-tiba terganggu oleh kejadian kecelakaan lalu lintas yang memilukan. 

Peristiwa ini terjadi di bagian jalan yang dikenal sebagai jalur penghubung penting antara wilayah Serdang Bedagai dengan Kabupaten Batu Bara dan kota-kota sekitarnya, di mana aktivitas lalu lintas cenderung meningkat menjelang akhir tahun.
 
Dilaporkan dari pantauan langsung di lokasi kejadian, kendaraan yang terlibat adalah sebuah sepeda motor merek Honda dengan nomor polisi BK 3621 VBQ. Kendaraan ini sedang membawa Dua orang, di mana pengendara dan satu orang bonjengan berada di atasnya pada saat insiden terjadi. 

Kondisi lokasi kejadian menunjukkan adanya bekas gesekan dan benturan yang cukup keras di permukaan jalan aspal, dengan beberapa bagian komponen sepeda motor yang tersebar di sekitar titik kontak utama. 

Area sekitar kejadian segera dikelilingi oleh warga yang kebetulan berada di lokasi atau mendengar suara benturan yang keras, sebelum pihak berwenang tiba untuk mengatur lalu lintas dan menangani korban.
 
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, salah satu korban – yang diperkirakan sebagai bonjengan – dinyatakan tewas ditempat oleh warga yang pertama kali tiba di lokasi. Korban lainnya, yang diduga sebagai pengendara sepeda motor, dalam kondisi sangat kritis dengan berbagai luka pada bagian kepala dan tubuhnya. 

Tak lama kemudian, korban yang masih bernapas tersebut segera dibawa menggunakan ambulan menuju rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Saat ini, kondisi kesehatan korban yang menjalani perawatan masih belum dapat diinformasikan secara rinci.
 
Menurut keterangan dari seorang Sumber yang berada di lokasi saat kejadian yang tidak ingin menyebutkan identitasnya, bahwa kecelakaan tersebut diduga terjadi akibat tabrakan dengan sebuah mobil pribadi yang kemudian mobil tersebut menghilang dari lokasi kejadian dan tidak diketahui keberadaannya.

"Bahwa pada saat kejadian, ia melihat sebuah kendaraan beroda empat bergerak dengan kecepatan cukup tinggi sebelum terjadi kontak dengan sepeda motor, kemudian langsung melaju meninggalkan lokasi tanpa berhenti". Jelas Sumber.

Tak hanya itu, Beberapa saksi mata lainnya juga memberikan keterangan serupa, meskipun detail mengenai jenis dan warna mobil yang diduga terlibat masih bervariasi dan memerlukan konfirmasi lebih lanjut.
 
Sebagian besar area jalan di sekitar titik kejadian sementara waktu terjadi antian panjang untuk memfasilitasi proses penyelidikan dan pembersihan lokasi oleh pihak berwenang. 

Petugas kepolisian dari Satlantas Kota  Tebing Tinggi serta tim segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan ke lokasi kejadian, mengumpulkan bukti fisik, dan melakukan wawancara dengan saksi mata yang ada. 

Namun, hingga berita ini terbit, pihak kepolisian belum merilis pernyataan resmi mengenai penyebab pasti kejadian serta identitas korban yang telah meninggal dunia dan yang sedang dalam perawatan.
 
Kemudian pihak rumah sakit yang menerima korban dalam kondisi kritis juga belum dapat memberikan konfirmasi terkait perkembangan kondisi kesehatan korban maupun detail mengenai jenis luka yang diderita. Tim medis di rumah sakit tersebut dikatakan sedang fokus pada penanganan intensif untuk menyelamatkan nyawa korban.
 
Pihak kepolisian juga menghimbau, bahwa kejadian laka lantas ini menjadi peringatan kembali terkait pentingnya keselamatan berlalu lintas, terutama di hari-hari tertentu di mana aktivitas pergerakan masyarakat cenderung meningkat. 

(SURYONO)

Penutup Tahun 2025, Terjadi Laka Lantas di Wilayah Perkebunan Mendaris, Satu Orang Tewas di Tempat dan Satu Kritis.

Serdang Bedagai, Buser Presisi.Com - Pada Akhir tahun, Rabu (31/12/2025), sekitar pukul 17.30 WIB, suasana biasanya ramai di ruas Jalan Lintas Sumatera Utara yang melintasi Perkebunan Mendaris, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai, tiba-tiba terganggu oleh kejadian kecelakaan lalu lintas yang memilukan. 

Peristiwa ini terjadi di bagian jalan yang dikenal sebagai jalur penghubung penting antara wilayah Serdang Bedagai dengan Kabupaten Batu Bara dan kota-kota sekitarnya, di mana aktivitas lalu lintas cenderung meningkat menjelang akhir tahun.
 
Dilaporkan dari pantauan langsung di lokasi kejadian, kendaraan yang terlibat adalah sebuah sepeda motor merek Honda dengan nomor polisi BK 3621 VBQ. Kendaraan ini sedang membawa Dua orang, di mana pengendara dan satu orang bonjengan berada di atasnya pada saat insiden terjadi. 

Kondisi lokasi kejadian menunjukkan adanya bekas gesekan dan benturan yang cukup keras di permukaan jalan aspal, dengan beberapa bagian komponen sepeda motor yang tersebar di sekitar titik kontak utama. 

Area sekitar kejadian segera dikelilingi oleh warga yang kebetulan berada di lokasi atau mendengar suara benturan yang keras, sebelum pihak berwenang tiba untuk mengatur lalu lintas dan menangani korban.
 
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, salah satu korban – yang diperkirakan sebagai bonjengan – dinyatakan tewas ditempat oleh warga yang pertama kali tiba di lokasi. Korban lainnya, yang diduga sebagai pengendara sepeda motor, dalam kondisi sangat kritis dengan berbagai luka pada bagian kepala dan tubuhnya. 

Tak lama kemudian, korban yang masih bernapas tersebut segera dibawa menggunakan ambulan menuju rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Saat ini, kondisi kesehatan korban yang menjalani perawatan masih belum dapat diinformasikan secara rinci.
 
Menurut keterangan dari seorang Sumber yang berada di lokasi saat kejadian yang tidak ingin menyebutkan identitasnya, bahwa kecelakaan tersebut diduga terjadi akibat tabrakan dengan sebuah mobil pribadi yang kemudian mobil tersebut menghilang dari lokasi kejadian dan tidak diketahui keberadaannya.

"Bahwa pada saat kejadian, ia melihat sebuah kendaraan beroda empat bergerak dengan kecepatan cukup tinggi sebelum terjadi kontak dengan sepeda motor, kemudian langsung melaju meninggalkan lokasi tanpa berhenti". Jelas Sumber.

Tak hanya itu, Beberapa saksi mata lainnya juga memberikan keterangan serupa, meskipun detail mengenai jenis dan warna mobil yang diduga terlibat masih bervariasi dan memerlukan konfirmasi lebih lanjut.
 
Sebagian besar area jalan di sekitar titik kejadian sementara waktu terjadi antian panjang untuk memfasilitasi proses penyelidikan dan pembersihan lokasi oleh pihak berwenang. 

Petugas kepolisian dari Satlantas Kota  Tebing Tinggi serta tim segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan ke lokasi kejadian, mengumpulkan bukti fisik, dan melakukan wawancara dengan saksi mata yang ada. 

Namun, hingga berita ini terbit, pihak kepolisian belum merilis pernyataan resmi mengenai penyebab pasti kejadian serta identitas korban yang telah meninggal dunia dan yang sedang dalam perawatan.
 
Kemudian pihak rumah sakit yang menerima korban dalam kondisi kritis juga belum dapat memberikan konfirmasi terkait perkembangan kondisi kesehatan korban maupun detail mengenai jenis luka yang diderita. Tim medis di rumah sakit tersebut dikatakan sedang fokus pada penanganan intensif untuk menyelamatkan nyawa korban.
 
Pihak kepolisian juga menghimbau, bahwa kejadian laka lantas ini menjadi peringatan kembali terkait pentingnya keselamatan berlalu lintas, terutama di hari-hari tertentu di mana aktivitas pergerakan masyarakat cenderung meningkat. 

(SURYONO)

Kapolres Bangka Barat Pastikan Kesiapan Personel Amankan Malam Tahun Baru 2026



Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. memastikan kesiapan personel dalam pengamanan malam Tahun Baru 2026 melalui apel pengecekan yang digelar di Mako Polres Bangka Barat, Rabu (31/12/2025) sore.

Apel yang diikuti seluruh personel Polres Bangka Barat tersebut dilaksanakan untuk memastikan kesiapan pengamanan rangkaian kegiatan malam pergantian tahun hingga selesainya Operasi Lilin 2025 di wilayah Kabupaten Bangka Barat.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha menyampaikan bahwa Polres Bangka Barat siap melaksanakan pengamanan malam tahun baru dengan mengedepankan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Pengamanan malam tahun baru ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Lilin. Ada beberapa kegiatan yang harus kita laksanakan mulai dari pengamanan malam pergantian tahun hingga seluruh rangkaian kegiatan pengamanan selesai," kata Kapolres.

Ia menjelaskan, terdapat tiga fokus utama pengamanan yang menjadi perhatian pada malam tahun baru hingga keesokan harinya, yakni pengamanan personel di lapangan, pengamanan aktivitas masyarakat, serta pengamanan lokasi-lokasi keramaian dan tempat wisata.

Kapolres juga menekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas secara profesional, humanis, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang merayakan malam pergantian tahun.

Menurutnya, apel pengecekan tersebut bertujuan untuk melakukan pengecekan akhir terhadap personel sekaligus pergeseran pasukan ke masing-masing titik pengamanan yang telah ditentukan di wilayah Bangka Barat.

Dalam pengamanan malam Tahun Baru 2026 ini, Polres Bangka Barat turut melibatkan sinergi lintas instansi, antara lain TNI, Satpol PP, serta instansi terkait lainnya guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Dengan kesiapan personel serta dukungan lintas instansi, Kapolres berharap perayaan malam Tahun Baru 2026 di Bangka Barat dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.

(HR) 

Capaian Kinerja Satresnarkoba Polres Cirebon Kota 2025, Kasus Penyalahgunaan Narkoba Turun 3 Persen

Cirebon Kota, -Polres Cirebon Kota menggelar konferensi pers akhir tahun 2025 yang memaparkan capaian kinerja selama satu tahun, khususnya dalam penanganan tindak pidana narkoba oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba). 

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Sanika Satyawada Polres Cirebon Kota, Rabu (31/12/25).
Konferensi pers dipimpin langsung oleh Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Kasat Narkoba Polres Cirebon Kota, AKP Otong Jubaedi serta Kasi Humas AKP M. Aris Hermanto. Kegiatan ini merupakan bentuk transparansi Polri kepada masyarakat terkait upaya pemberantasan narkoba di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

Dalam pemaparannya, Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar menyampaikan bahwa jumlah tindak pidana penyalahgunaan narkoba pada tahun 2025 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada periode tahun 2024 tercatat sebanyak 103 kasus, sedangkan pada tahun 2025 menurun menjadi 100 kasus atau turun sebesar 3 persen.

“Penurunan ini menunjukkan bahwa upaya pencegahan dan penindakan yang dilakukan oleh Satresnarkoba Polres Cirebon Kota berjalan cukup efektif, meskipun kami tetap menyadari bahwa ancaman narkoba masih menjadi perhatian serius,” ujar AKBP Eko Iskandar.

Kapolres menegaskan bahwa Polres Cirebon Kota tidak hanya fokus pada penindakan, namun juga mengedepankan pendekatan humanis dan berkeadilan, khususnya terhadap para pengguna narkoba yang lebih diarahkan untuk menjalani rehabilitasi.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Cirebon Kota, AKP Otong Jubaedi menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025, Satresnarkoba telah menangani sebanyak 100 perkara tindak pidana narkoba. Dari jumlah tersebut, petugas berhasil mengamankan sebanyak 130 tersangka yang berperan sebagai pengedar.

“Selain penindakan terhadap pengedar, kami juga melakukan pendekatan rehabilitatif kepada para pemakai. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 23 orang pemakai narkoba telah direhabilitasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Kasat Narkoba menambahkan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memutus mata rantai peredaran narkoba, sekaligus menyelamatkan generasi muda dari dampak buruk penyalahgunaan narkotika.

Lebih lanjut disampaikan, Satresnarkoba Polres Cirebon Kota juga aktif melakukan langkah pencegahan guna menekan peredaran dan kejahatan narkoba. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat serta pelajar.

“Kami secara rutin melaksanakan sosialisasi dan edukasi ke sekolah-sekolah, memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang bahaya narkoba serta dampak hukum dan kesehatan yang ditimbulkan,” ungkap AKP Otong Jubaedi

Di kesempatan yang sama, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan bahwa keberhasilan menekan angka kasus narkoba tidak terlepas dari peran serta masyarakat dalam memberikan informasi kepada pihak kepolisian.

“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memerangi narkoba dengan melaporkan apabila mengetahui adanya peredaran atau penyalahgunaan narkoba di lingkungannya,” kata AKP Aris.

Menutup konferensi pers, Kapolres Cirebon Kota menegaskan komitmen Polres Cirebon Kota untuk terus meningkatkan upaya pemberantasan narkoba secara berkelanjutan melalui sinergi penindakan, pencegahan, dan rehabilitasi.

“Perang terhadap narkoba adalah tanggung jawab bersama. Dengan sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat, kami optimistis wilayah hukum Polres Cirebon Kota dapat terbebas dari ancaman narkoba,” pungkas AKBP Eko Iskandar.

((Bang keling)) 

Satlantas Polres Cirebon Kota Paparkan Capaian Kinerja 2025, Angka Fatalitas dan Pelanggaran Lalu Lintas Turun Signifikan

Cirebon Kota. - Polres Cirebon Kota menggelar konferensi pers akhir tahun 2025 yang memaparkan capaian kinerja selama satu tahun, termasuk kinerja Satuan Lalu Lintas (Satlantas) dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Sanika Satyawada Polres Cirebon Kota, Rabu (31/12/25).

Konferensi pers dipimpin langsung oleh Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP Ridwan Sandi serta Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto.

Dalam pemaparannya, Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar menyampaikan bahwa jumlah kecelakaan lalu lintas (laka lantas) pada tahun 2025 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada periode tahun 2024 tercatat sebanyak 366 kasus, sedangkan pada tahun 2025 meningkat menjadi 420 kasus atau naik sebanyak 54 kasus dengan persentase kenaikan sekitar 15 persen.

“Meski terjadi peningkatan jumlah kasus kecelakaan lalu lintas, namun yang patut kita syukuri adalah adanya penurunan signifikan pada angka korban meninggal dunia akibat laka lantas,” ujar AKBP Eko Iskandar.

Kapolres menjelaskan, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas pada tahun 2024 tercatat sebanyak 36 orang, sedangkan pada tahun 2025 turun menjadi 29 orang atau menurun sebesar 19 persen. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan efektivitas penanganan serta upaya pencegahan yang dilakukan oleh Satlantas Polres Cirebon Kota.

Selain itu, AKBP Eko Iskandar juga menyoroti penurunan signifikan angka pelanggaran lalu lintas. Pada tahun 2024, jumlah pelanggaran lalu lintas tercatat sebanyak 2.724 pelanggaran, sementara pada tahun 2025 turun drastis menjadi 866 pelanggaran atau menurun sebesar 68 persen.

“Penurunan angka pelanggaran lalu lintas ini merupakan hasil dari pendekatan preemtif dan preventif yang terus kami kedepankan, tanpa mengesampingkan penegakan hukum secara tegas dan humanis,” tegas Kapolres.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP Ridwan Sandi menjelaskan bahwa berbagai langkah strategis telah dilakukan untuk menekan angka pelanggaran dan fatalitas kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

“Kami aktif melaksanakan sosialisasi dan edukasi tertib berlalu lintas, khususnya kepada pelajar melalui program edukasi ke sekolah-sekolah, serta kepada masyarakat umum melalui kegiatan pembinaan, penyuluhan, dan kampanye keselamatan berlalu lintas,” jelas AKP Ridwan Sandi.

AKP Ridwan Sandi menambahkan bahwa Satlantas Polres Cirebon Kota juga rutin melaksanakan kegiatan preventif seperti pengaturan, penjagaan, patroli, dan pengawalan (Turjawali), serta penegakan hukum secara selektif dan humanis guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Menurutnya, meskipun jumlah kecelakaan lalu lintas mengalami kenaikan, penurunan angka korban meninggal dunia dan pelanggaran lalu lintas menjadi indikator positif meningkatnya kesadaran masyarakat serta efektivitas kehadiran polisi lalu lintas di lapangan.

Di kesempatan yang sama, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan bahwa capaian kinerja Satlantas ini merupakan hasil sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung upaya Polres Cirebon Kota dengan mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama, karena keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab kita semua,” ungkap AKP Aris.

Menutup konferensi pers, Kapolres Cirebon Kota menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Satlantas Polres Cirebon Kota atas dedikasi dan kinerjanya selama tahun 2025, serta berharap capaian positif ini dapat terus ditingkatkan pada tahun mendatang.

“Dengan sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat, kami optimistis Kamseltibcarlantas di wilayah hukum Polres Cirebon Kota akan semakin baik, sehingga mampu menekan angka fatalitas dan mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar,” pungkas AKBP Eko Iskandar.

((Bang keling))