Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Proyek Baru di Tengah Tumpukan Sampah TPA Parit Enam Disorot, Kolam Lindi Diduga Asal Jadi. 

Pangkalpinang — Bau menyengat dari tumpukan sampah yang menggunung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Parit Enam, Kelurahan Bacang, Kecamatan ...

Postingan Populer

Kamis, 05 Februari 2026

Proyek Baru di Tengah Tumpukan Sampah TPA Parit Enam Disorot, Kolam Lindi Diduga Asal Jadi. 



Pangkalpinang — Bau menyengat dari tumpukan sampah yang menggunung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Parit Enam, Kelurahan Bacang, Kecamatan Bukit Intan, seolah menjadi "penyambut" tim investigasi awak media saat melintasi kawasan tersebut, Rabu (5/2/2026). Namun, di balik kondisi TPA yang semrawut, perhatian justru tertuju pada adanya bangunan baru di dalam area pembuangan sampah itu.

Hasil penelusuran di lapangan, tim investigasi menemukan dua proyek pembangunan yang baru saja diselesaikan pada akhir tahun 2025 dan dibiayai dari APBD Kota Pangkalpinang. Proyek tersebut yakni:

Pemeliharaan Jalan Shell TPA, dengan nomor SPK:
025/SPK/PSLB3PK/DLH/XI/2025, tertanggal 12 November 2025.
Penyedia jasa: CV Perdana Mandiri.
Nilai kontrak: Rp99.222.339,45, dengan masa penyelesaian hingga 29 Desember 2025.

Pembuatan Kolam Lindi TPA, nomor kontrak:
026/SPK/PSLB3PK/DLH/XI/2025, tertanggal 12 November 2025.

Kontraktor pelaksana: CV Ulim Mandiri.
Durasi pekerjaan: 48 hari kalender.
Nilai kontrak: Rp399.686.137,74.
Kedua proyek tersebut terlihat masih menggunakan coran semen yang relatif baru. Namun, kondisi fisik bangunan justru memunculkan tanda tanya besar.
Kolam Lindi Diduga Tak Sesuai Fungsi dan Spesifikasi

Di lokasi, terdapat dua kolam berukuran besar yang disebut sebagai kolam lindi. Ironisnya, posisi kolam tersebut lebih tinggi dari tumpukan sampah, kondisi yang dinilai tidak sesuai dengan fungsi dasar kolam lindi itu sendiri.

Sebagaimana diketahui, kolam lindi berfungsi menampung dan mengolah limbah cair (leachate) hasil rembesan air hujan dari timbunan sampah. Limbah ini berwarna gelap, berbau menyengat, serta mengandung polutan organik dan logam berat yang berbahaya bagi lingkungan. Secara teknis, kolam lindi seharusnya mampu mengalirkan limbah secara gravitasi untuk kemudian diolah melalui tahapan anaerobik, fakultatif, maturasi hingga wetland sebelum dibuang dengan aman.

Namun fakta di lapangan menunjukkan kondisi bangunan diduga dikerjakan asal jadi. Pada dinding kolam terlihat coran mengelupas, bahkan tampak plastik dan karung tertanam di dalam struktur beton. Lebih parah lagi, bangunan tersebut sudah mengalami retak memanjang dari bagian atas hingga ke bawah, padahal proyek ini baru rampung pada Desember 2025.
Diduga Dikerjakan Tergesa-gesa dan Disubkontrakkan

Dari keterangan sumber di lapangan yang meminta identitasnya dirahasiakan, pekerjaan pembuatan kolam lindi diduga disubkontrakkan kepada pihak lain.
"Pekerjaan ini di-sub ke salah satu kontraktor Pangkalpinang, biasa dipanggil Mas Nung," ungkap sumber.

Menurut sumber tersebut, pekerjaan dimulai pada Desember 2025 dan terkesan dikebut menjelang berakhirnya masa kontrak proyek.
Tak hanya kolam lindi, kondisi pemeliharaan jalan shell di area TPA juga menuai sorotan. Jalan yang baru selesai dibangun itu kini sudah terlihat retak, meskipun usianya belum genap dua bulan. Sumber mengaku tidak mengetahui secara pasti siapa kontraktor pelaksana pekerjaan jalan tersebut.

TPA Parit Enam Pernah Disanksi Kementerian LHK

Temuan ini menjadi semakin serius mengingat TPA Parit Enam sebelumnya telah menjadi sorotan pemerintah pusat.

 Berdasarkan informasi yang dihimpun, Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI telah menerbitkan Keputusan Nomor 248 Tahun 2025 tentang penerapan sanksi administratif berupa paksaan pemerintah atas praktik pengelolaan sampah dengan sistem open dumping di TPA Parit Enam.

Sanksi tersebut ditujukan kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pangkalpinang, Bartholomeus Suharto, selaku penanggung jawab, dan ditetapkan pada 7 Maret 2025.

DLH Pangkalpinang Akan Tindak Lanjuti
Terkait temuan dua proyek di kawasan TPA tersebut, tim investigasi awak media telah mengonfirmasi langsung kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pangkalpinang, Bartholomeus Suharto.
Melalui pesan singkat, Soharto—sapaan akrabnya—menyampaikan apresiasi atas informasi yang disampaikan awak media.

"Terima kasih informasinya, segera kami sampaikan untuk ditindaklanjuti," ujarnya singkat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi terkait dugaan ketidaksesuaian konstruksi, kualitas pekerjaan, maupun mekanisme pengawasan proyek yang bersumber dari APBD tersebut. Tim investigasi awak media akan terus menelusuri dan mengawal perkembangan kasus ini demi kepentingan publik dan kelestarian lingkungan.

(HR/TIM) 

PBVSI Indramayu Prihatin, GOR Singalodra Baru Dirawat Sudah Dicemari Vandalisme

Indramayu — Aksi vandalisme berupa coretan-coretan tidak bertanggung jawab kembali terjadi di GOR Singalodra, Kabupaten Indramayu. Ironisnya, fasilitas olahraga tersebut diketahui baru saja selesai dicat dan dirawat, namun sudah kembali dicemari oleh coretan di sejumlah dinding dan area sekitar gedung.

Coretan-coretan tersebut merusak tampilan GOR yang sebelumnya terlihat bersih dan rapi pasca pemeliharaan. Kondisi ini tentu sangat disayangkan, mengingat GOR Singalodra merupakan salah satu fasilitas olahraga kebanggaan masyarakat Indramayu dan kerap digunakan untuk kegiatan pembinaan atlet, khususnya cabang olahraga bola voli, serta berbagai aktivitas olahraga lainnya.

Ketua Pengkab Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Indramayu, Uho Al-Khudrry, menyampaikan keprihatinannya atas aksi vandalisme tersebut. Dirinya menegaskan bahwa perawatan dan pengecatan GOR dilakukan demi kenyamanan atlet dan masyarakat.

"GOR Singalodra ini baru saja dicat dan dirawat agar lebih nyaman digunakan. Sangat disayangkan, dalam waktu singkat sudah dirusak oleh perilaku vandalisme. Ini menunjukkan masih kurangnya kesadaran untuk menjaga fasilitas publik," ujar Uho Al-Khudrry.

Menurutnya, vandalisme seperti ini tidak hanya merusak keindahan, tetapi juga menghambat upaya pembinaan olahraga di daerah.

"Fasilitas ini adalah milik bersama. Kami berharap masyarakat, terutama generasi muda, ikut menjaga dan merasa memiliki. Jangan sampai usaha perawatan yang sudah dilakukan menjadi sia-sia karena ulah oknum yang tidak bertanggung jawab," tambahnya.

Dirinya juga berharap adanya peningkatan pengawasan serta partisipasi semua pihak untuk menjaga GOR Singalodra agar tetap layak digunakan sebagai pusat kegiatan olahraga dan pembinaan atlet di Kabupaten Indramayu. (Wira)

Polres Cirebon Kota Bersama Instansi Terkait Pastikan Stok dan Harga Bapokting Aman Jelang Ramadhan


Cirebon Kota. — Menjelang bulan suci Ramadhan, Tim Satgas Pangan Kota Cirebon melakukan pengecekan ketersediaan dan harga bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah pasar tradisional, Kamis (5/2/26).

Kegiatan ini melibatkan Satuan Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Cirebon Kota, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon, Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon, serta Perum Bulog.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP Adam Gana, Wakil Kepala Cabang Bulog, Sandi, Kepala DKP3 Kota Cirebon Sdri. Elmi Masruroh, Kabid DKP3, Didi, serta Kabid DKUKMPP, Fajar.
Pengecekan dilakukan di dua lokasi, yakni Pasar Pagi dan Pasar Sentral Jagasatru, Kota Cirebon. Tim secara langsung memantau aktivitas perdagangan sekaligus berdialog dengan para pedagang terkait kondisi stok dan harga bahan pokok.

Sebanyak 14 komoditas bahan pokok menjadi fokus pengecekan, di antaranya beras, daging sapi, daging ayam, telur, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, hingga bahan pokok lainnya yang menjadi kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP Adam Gana mengatakan, pengecekan ini dilakukan untuk memastikan tidak adanya praktik penimbunan maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat menjelang Ramadhan.

“Dari hasil pengecekan di lapangan, kami pastikan stok bahan pokok dalam kondisi aman dan tidak ditemukan adanya indikasi penimbunan. Harga juga masih relatif stabil dan terjangkau,” ujar AKP Adam Gana.

Ia menambahkan, pihak kepolisian akan terus melakukan pengawasan secara berkala guna menjaga stabilitas harga serta menjamin ketersediaan bahan pokok selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri.

Sementara itu, Kepala DKP3 Kota Cirebon, Elmi Masruroh, menyampaikan bahwa ketersediaan bahan pangan di Kota Cirebon dipastikan mencukupi hingga bulan Ramadhan mendatang.

“Alhamdulillah, berdasarkan hasil pemantauan hari ini, stok bahan pokok di pasar aman dan mencukupi. Harga juga masih dalam batas wajar, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” jelas Elmi.
Menurutnya, Pemerintah Kota Cirebon bersama instansi terkait akan terus melakukan monitoring pasar serta berkoordinasi dengan Bulog untuk menjaga pasokan bahan pangan strategis.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Kota Cirebon tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan nyaman.

((A, Rahmat))

Musrenbang RKPD Kecamatan Kunto Darussalam, Anggaran thn 2027 Digelar, Wabup Rohul Tekankan Kemandirian DesaKunto Darussalam

ROHUL / RIAU.( Kota Lama ).
Media Radius 102 Com.
Pemerintah Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kecamatan Tahun Anggaran 2027.



 Kegiatan ini Merupakan berlangsung di Aula Kantor Camat Kunto Darussalam, Yang dimulai pukul 08.30 WIB hingga selesai.


Musrenbang tersebut dihadiri langsung oleh Bapak Wakil Bupati Rokan Hulu yang didampingi sejumlah kepala Organisasi, Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Bappeda, Dinas Kesehatan, DKPP, Diskopukmtransnaker, Disparbud, Dinas PUPR, Disdikpora, Disperindag, Dishub, Dinas Perkebunan, Disnakbun, Disdukcapil, Distanhor, DLH, Diskominfo, DPMPD, Dinsos P3A, dan serta Dispussip.



Acara tersebut Turut dihadir Camat Kunto Darussalam beserta jajaran, seluruh lurah dan kepala desa se-Kecamatan Kunto Darussalam,tokoh masyarakat, tokoh agama, ninik mamak, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.



Dalam sambutannya, Camat Kunto Darussalam, berharap Musrenbang ini dapat menjadi bagian penting dari musyawarah desa dalam rangka mendorong kemajuan desa secara bersama-sama.



Iya menekankan dan menyampaikan agar setiap usulan yang disampaikan tersebut memang benar-benar bermanfaat dan menyentuh kebutuhan masyarakat.Ungkapnya.

“Saya berharap setiap kepala desa agar dapat menyampaikan usulan maupun ide-ide yang kreatif demi untuk kemajuan bersama. Diperlukan juga gebrakan di luar usulan rutin, seperti membangun kemitraan dengan para : pengusaha pengusaha, Ujar Camat.



Sementara itu, Wakil Bupati Rokan Hulu dalam arahannya menyoroti banyaknya usulan yang diajukan, namun sebagian besar belum menyentuh potensi peningkatan pendapatan desa, Ungkapnya.


“Dari lebih 60 usulan yang disampaikan, masih banyak yang belum menggambarkan potensi pendapatan desa. Padahal desa harus mampu menggali dan mengelola potensi pendapatan sendiri untuk mendukung kemajuan desa,tegas Wakil Bupati.



Wakil Bupati juga menekankan,pentingnya desa menjalin kemitraan dengan dunia usaha sebagai salah satu upaya meningkatkan pendapatan desa.Ungkapnya.


 Menurutnya : Desa tidak boleh terus bergantung pada dana desa semata, melainkan harus kreatif dan inovatif dalam menggali potensi ekonomi yang ada.


“Lakukan kemitraan dengan dunia usaha dan Jangan hanya berharap pada dana desa, tetapi gali potensi yang ada agar desa bisa maju, mandiri, dan berkelanjutan,Ujarnya.



Ia meyakini desa-desa di Kecamatan Kunto Darussalam,mampu berkembang pesat apabila dikelola dengan perencanaan yang matang, partisipasi masyarakat yang kuat, serta pengelolaan potensi lokal yang optimal.
“Saya yakin desa akan maju tanpa ketergantungan dan mampu berdiri mandiri demi kesejahteraan masyarakat,Ungkap Bapak Wakil Bupati.


Musrenbang RKPD Kecamatan Kunto Darussalam Anggaran Thn 2027 ini,diharapkan dapat menghasilkan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran, berorientasi pada kemandirian ekonomi desa, serta selaras dengan prioritas pembangunan Kabupaten Rokan Hulu, Ujarnya.

Editor : Kabiro Radius 102 Com Rohul.
    ( Ismail Marpaung ).

Tingkatkan Keamanan Malam Hari, Babinsa Koramil Tirtomoyo Patroli Bersama Linmas

Wonogiri - Babinsa Koramil 07/Tirtomoyo Sertu Dwi Waskitobersama Linmas melaksanakan patroli malam hari di wilayah Kec.Tirtomoyo Kab. Wonogir, Rabu (4/2/2026) malam.

"Agar kondusifitas wilayah binaan selalu terjaga terutama dimalam hari, kami Babinsa dan Linmas melaksanakan patroli malam hari, guna menciptakan kondisi wilayah yang nyaman dan aman, terutama terhadap curanmor maupun tindak kejahatan lain." tandas Babinsa.

Melalui kegiatan patroli ini, diharapkan terbangun kesadaran masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Sinergi antara Babinsa dan Linmas menjadi contoh nyata bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga tugas bersama seluruh elemen masyarakat demi terciptanya suasana aman, damai, dan harmonis.

"Kami ingin memastikan situasi di wilayah tetap aman dan kondusif. Patroli ini juga menjadi ajang silaturahmi agar masyarakat merasa lebih dekat dengan TNI," ujarnya.

Penulis : Arda 72

Pantau Wilayah Babinsa Sondakan Laksanakan Patroli Dan Sambang Warga di Wilayah Binaan

Surakarta - Komunikasi sosial (Komsos) metode pembinaan teritorial (Binter) yang sangat tepat bagi Babinsa dalam melaksanakan pembinaan wilayah binaan.

Hal inilah yang dilakukan oleh babinsa kel sondakan koramil 01/laweyan Kodim 0735/surakarta Serka Sanyoto dan sertu Eko yang melaksanakan patroli keamanan dan komunikasi sosial dengan warga  diwilayah binananya, Kamis (05/02/2026).

Dalam komsosnya Babinsa sondakan mengunjungi  Bapak Prapto selaku karyawan hotel Laweyan  yang sedang bekerja sehari dihotel laweyan,dengan komsos yang dilaksanakan babinsa dapat secara langsung mengetahui situasi dan kondisi yang ada dilingkungan wilayah binaannya.

"Selain itu dengan komsos ini juga Babinsa dapat langsung berinteraksi dengan warga masyarakat di semua sektor baik aparat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh Adat maupun dengan tokoh pemuda serta warga binaan yang lain,"tutur Serka Sanyoto.

Penulis : Arda 72

Babinsa Kota Boyolali Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas Kondusif

Boyolali – Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Babinsa Koramil 01/Kota Boyolali Kodim 0724/Boyolali Serma Marsudi bersama Komponen Pendukung (Komduk) melaksanakan patroli wilayah di Desa Kiringan, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali. Rabu ( 04/02/26)

Patroli ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk memantau secara langsung kondisi wilayah binaan serta memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana komunikasi antara Babinsa dan warga.

Serma Marsudi menegaskan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi memerlukan dukungan dan peran aktif seluruh masyarakat. Ia mengajak warga untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Melalui patroli rutin dan penguatan kegiatan kamling, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat semakin solid sehingga Desa Kiringan senantiasa dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Penulis : Arda 72

Respons Cepat Laporan 110, Polsek Cikupa Amankan Kasus Penarikan Motor oleh Matel


Cikupa, Tangerang — Personel Polsek Cikupa Polresta Tangerang bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan darurat 110 terkait dugaan penarikan sepeda motor oleh Mata Elang (Matel) di depan SPBU Bojong, Jalan Raya Serang, Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Rabu (4/2/2026).

Kegiatan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) tersebut dipimpin oleh IPTU Rusandi bersama anggota Opsnal Unit Reskrim Polsek Cikupa, sekitar pukul 16.30 WIB hingga selesai.

Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni IPTU Rusandi, Aipda Budiansyah, Bripka Ajat Sudrajat, Brigpol Indra, Briptu Safrijal, dan Briptu Ghany.

Pengecekan TKP dilakukan sebagai tindak lanjut laporan masyarakat yang masuk melalui Call Center 110, terkait adanya penarikan sepeda motor oleh pihak Matel di lokasi tersebut.

Setelah mendatangi TKP, petugas kemudian melakukan mediasi antara pelapor dengan pihak ketiga yang melakukan penarikan kendaraan. Melalui pendekatan persuasif dan humanis, proses mediasi berjalan kondusif hingga akhirnya dicapai kesepakatan, di mana sepeda motor yang sempat ditarik dikembalikan kepada pemiliknya.

Pelapor pun menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan profesional yang ditunjukkan oleh personel Polsek Cikupa dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada Amirulloh, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., melalui Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri, S.TK., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa jajaran Polsek Cikupa akan selalu merespons cepat setiap laporan masyarakat, khususnya yang masuk melalui layanan 110.

"Layanan 110 merupakan sarana pengaduan cepat bagi masyarakat. Kami pastikan setiap laporan ditindaklanjuti secara profesional guna memberikan rasa aman dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif," tegas Kapolsek.



Kaperwil Banten
Toher Sw

Propam Polres Wonosobo Tegakkan Disiplin Anggota Satlantas di Hari Keempat Operasi Keselamatan Candi 2026



Wonosobo — Seksi Profesi dan Pengamanan (Si Propam) Polres Wonosobo melaksanakan penegakan disiplin terhadap anggota Satuan Lalu Lintas Polres Wonosobo, Kamis (5/2/2026) pukul 06.00 WIB. Kegiatan dipimpin Kasi Propam Polres Wonosobo Ipda Rahmad Sujaka, S.H., dan dilaksanakan saat apel pagi Satlantas.
Penegakan disiplin ini dilakukan dalam rangka Operasi Keselamatan Candi 2026. Sebelumnya, pemeriksaan internal telah dilaksanakan pada awal operasi. Memasuki hari keempat pelaksanaan operasi, Si Propam kembali melakukan inspeksi mendadak guna memastikan kedisiplinan personel tetap terjaga selama kegiatan berlangsung.

Pemeriksaan meliputi sikap tampang, kelengkapan gampol, surat-surat diri, surat kendaraan, serta kondisi kendaraan yang digunakan anggota dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Kasi Propam Polres Wonosobo Ipda Rahmad Sujaka, S.H., mengatakan, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan pelanggaran terkait kelengkapan kendaraan maupun administrasi surat-surat.

"Dari hasil pengecekan, kendaraan dinas dan pribadi yang digunakan anggota dalam kondisi lengkap dan sesuai ketentuan, begitu juga surat-surat tidak ditemukan pelanggaran. Hanya terdapat beberapa anggota dengan rambut yang masih panjang dan langsung diberikan teguran untuk segera menyesuaikan ketentuan," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penegakan disiplin internal ini bertujuan untuk memastikan seluruh personel siap menjadi teladan sebelum melakukan penertiban kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut menegaskan komitmen Polres Wonosobo bahwa penegakan aturan lalu lintas kepada masyarakat harus diawali dari ketertiban dan kedisiplinan internal, sejalan dengan semangat Operasi Keselamatan Candi 2026 yang mengedepankan profesionalisme, keselamatan, dan pelayanan kepada masyarakat.

(Yudhi)

Rabu, 04 Februari 2026

Polres Bangka Barat Timbang 10,3 Ton Barang Bukti Timah Secara Terbuka, Tegaskan Transparansi Penegakan Hukum.



Polres Bangka Barat menegaskan komitmennya menjalankan penegakan hukum secara transparan dan akuntabel dalam penanganan kasus dugaan penyelundupan timah yang sebelumnya berhasil digagalkan di Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kegiatan penimbangan barang bukti balok timah dan pasir timah yang dilaksanakan di Gudang Besar Timah (GBT) PT Timah Mentok, Selasa (3/2/2026) sore.

Kegiatan penimbangan dilakukan oleh jajaran Satpolairud Polres Bangka Barat dan disaksikan langsung oleh para tersangka, perwakilan Kejaksaan Negeri Bangka Barat, Sie Propam Polres Bangka Barat, serta pihak PT Timah. 

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses penyidikan berjalan terbuka sejak awal hingga pengelolaan barang bukti.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., dalam keterangannya pada Rabu (4/2/2026), mengatakan bahwa penimbangan barang bukti secara bersama-sama merupakan bagian dari upaya menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

"Penegakan hukum harus dilakukan secara profesional dan transparan. Seluruh tahapan, mulai dari pengungkapan perkara hingga pengelolaan barang bukti, kami pastikan disaksikan oleh pihak terkait agar tidak menimbulkan keraguan di masyarakat," ujar Pradana.

Dari hasil penimbangan tersebut, total barang bukti yang diamankan berupa balok timah dan pasir timah mencapai 10.345 kilogram. Proses penimbangan berlangsung aman dan lancar tanpa kendala.

Pradana menegaskan, selain pengawasan eksternal dari kejaksaan, pengawasan internal juga dilakukan secara ketat oleh Propam guna memastikan proses penyidikan berjalan sesuai aturan.
"Pengawasan internal terus kami lakukan agar seluruh rangkaian penyidikan berjalan lancar, objektif, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," katanya.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari pengungkapan kasus penyelundupan timah yang dilakukan Polres Bangka Barat pada Rabu malam (28/1/2026). 

Saat itu, petugas Satpolairud menggagalkan upaya pengiriman balok timah dan pasir timah ilegal yang disamarkan dalam boks fiber menggunakan kendaraan truk di kawasan Pelabuhan Tanjung Kalian.
Dalam pemeriksaan lanjutan pada Jumat (30/1/2026), polisi memastikan barang bukti yang diamankan mencapai sekitar 10 ton dengan nilai ekonomis ditaksir mencapai Rp5 miliar, yang dinilai berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara.

Kapolres menegaskan bahwa penindakan tegas terhadap penyelundupan timah ini merupakan bagian dari pelaksanaan arahan pimpinan Polri dan sejalan dengan kebijakan pemerintah saat ini dalam menjaga kekayaan sumber daya alam nasional.

"Kami mendapat arahan langsung dari Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Dr. Viktor Theodorus Sihombing untuk menindak tegas segala bentuk penyelundupan. Ini sejalan dengan amanat Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto agar aparat penegak hukum konsisten memberantas penyelundupan dan melindungi sumber daya alam negara," tegasnya.

Dengan langkah penegakan hukum yang terbuka dan terukur, Polres Bangka Barat menegaskan dukungannya terhadap agenda pemerintah dalam memperkuat tata kelola sumber daya alam dan mencegah kebocoran yang merugikan negara.

(HR)