Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

​Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Satlantas Polres Kuningan Monitoring Lahan Jagung di Desa Cibulan​

KUNINGAN – Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional, jajaran Satlantas ...

Postingan Populer

Kamis, 18 Juni 2026

​Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Satlantas Polres Kuningan Monitoring Lahan Jagung di Desa Cibulan​

KUNINGAN – Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional, jajaran Satlantas Polres Kuningan melakukan kunjungan kerja sekaligus monitoring hasil penanaman jagung di Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, Kamis (18/06/2026).

​Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas Polres Kuningan didampingi langsung oleh Kepala Desa Cibulan beserta seluruh perangkat desa setempat. Mereka meninjau langsung area lahan pertanian jagung yang dikelola oleh kelompok tani desa guna memastikan perkembangan tanaman berjalan dengan optimal.

​Kepala Desa Cibulan menyampaikan apresiasi atas kehadiran pihak kepolisian yang tidak hanya berfokus pada ketertiban lalu lintas, namun juga aktif terjun ke lapangan membantu sektor pertanian. Sinergi ini diharapkan mampu membangkitkan semangat para petani dalam meningkatkan produktivitas hasil panen.

​Lebih lanjut, Satlantas Polres Kuningan menegaskan bahwa pihaknya telah menjalin koordinasi intensif dengan pemerintah Desa Cibulan untuk terus memberikan pendampingan dan dukungan moril bagi kelompok tani setempat. Kolaborasi ini dirancang sebagai program berkelanjutan untuk memastikan ketersediaan pangan di wilayah Kabupaten Kuningan tetap terjaga.

​“Kegiatan monitoring ini adalah bagian dari komitmen kami dalam mendukung penuh program ketahanan pangan nasional. Kami ingin memastikan sektor pertanian, khususnya tanaman jagung, mendapatkan perhatian dan dukungan agar hasilnya dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat, khususnya para petani di Desa Cibulan,” ujar perwakilan Satlantas Polres Kuningan di sela-sela kegiatan.

​Diharapkan, dengan adanya sinergi antara kepolisian dan perangkat desa ini, sektor pertanian di Desa Cibulan semakin maju, sekaligus menjadi contoh bagi desa-desa lainnya dalam memperkuat swasembada pangan di Kabupaten Kuningan.

((A, Rahmat))

Diduga Pabrik Arak Skala Besar Beroperasi di Tengah Permukiman Warga, Aparat Diminta Bertindak.



BANGKA TENGAH – Aktivitas produksi minuman beralkohol tradisional jenis arak dalam skala besar diduga berlangsung di tengah kawasan permukiman warga di Dusun Kayu Besi II, RT 010, Desa Kayu Besi, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah. Temuan tersebut terungkap setelah tim investigasi media menindaklanjuti laporan masyarakat yang merasa resah dengan keberadaan usaha tersebut.

Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan pada Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 15.30 WIB, tim investigasi mendatangi lokasi yang dilaporkan warga. Setibanya di lokasi, tampak ratusan ember berukuran besar berwarna biru dan hijau berjajar di sekitar rumah yang diduga digunakan sebagai tempat fermentasi bahan baku pembuatan arak.

Tak hanya itu, di area tersebut juga terlihat empat tungku api dan sejumlah dandang berukuran besar yang digunakan dalam proses penyulingan minuman beralkohol. Tumpukan kayu bakar dalam jumlah banyak juga terlihat menggunung di sekitar lokasi, diduga sebagai bahan bakar utama dalam proses produksi.

Saat investigasi berlangsung, beberapa pekerja terlihat sibuk menuangkan cairan hasil fermentasi ke dalam dandang-dandang penyulingan. Menariknya, aktivitas tersebut berlangsung secara terbuka tanpa menunjukkan rasa khawatir meskipun keberadaan tim investigasi diketahui.

Ketika dikonfirmasi, salah seorang pekerja mengaku bahwa usaha pembuatan arak tersebut milik seorang pria bernama Andi yang disebut berasal dari Dusun Merengkan, Desa Benteng, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah.

Sekitar sepuluh menit kemudian, pekerja tersebut menghubungi pemilik usaha melalui telepon. Tim investigasi pun berkesempatan melakukan konfirmasi langsung. Dalam percakapan tersebut, Andi membenarkan bahwa usaha pembuatan arak tersebut merupakan miliknya.

"Memang benar bang, itu usaha kita, tapi kecil-kecilan," ujar Andi melalui sambungan telepon.
Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun tim investigasi dari berbagai sumber, Andi disebut bukan pemain baru dalam bisnis pembuatan minuman beralkohol tradisional jenis arak di wilayah Bangka Tengah. Produk yang dihasilkan diduga telah dipasarkan ke berbagai daerah di Pulau Bangka.

Potensi Pelanggaran Hukum. 

Produksi dan peredaran minuman beralkohol tanpa izin telah diatur dalam berbagai ketentuan hukum. Dalam Pasal 204 KUHP disebutkan bahwa setiap orang yang menjual atau mengedarkan barang yang diketahui berbahaya bagi kesehatan atau nyawa dapat dikenakan pidana penjara hingga 15 tahun. Apabila mengakibatkan kematian, ancaman hukuman dapat meningkat hingga 20 tahun penjara.

Selain itu, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan juga mengatur larangan memproduksi dan mengedarkan pangan olahan tanpa izin edar resmi, termasuk izin dari BPOM. Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat dikenakan sanksi pidana penjara hingga 15 tahun dan denda maksimal Rp10 miliar.

Di tingkat daerah, sejumlah Peraturan Daerah (Perda) umumnya juga mengatur larangan produksi, penyimpanan, maupun peredaran minuman beralkohol tradisional tanpa izin, dengan ancaman sanksi pidana ringan maupun denda.

Warga Resah, Aparat Diminta Turun Tangan
Keberadaan aktivitas produksi arak berskala besar di lingkungan permukiman warga menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Selain persoalan legalitas usaha, warga juga mempertanyakan dampak yang dapat ditimbulkan terhadap keamanan lingkungan, kesehatan masyarakat, hingga potensi gangguan ketertiban umum.

Atas temuan tersebut, tim investigasi media mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polda Kepulauan Bangka Belitung dan Polres Bangka Tengah, untuk segera melakukan pengecekan lapangan serta mengambil langkah tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku apabila ditemukan adanya pelanggaran.

Masyarakat berharap aparat tidak menutup mata terhadap aktivitas yang diduga berlangsung secara terang-terangan tersebut, sehingga penegakan hukum dapat berjalan adil dan memberikan rasa aman bagi warga sekitar.

(HR/TIM) 

Bersama Linmas, Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Laksanakan Patroli Malam, Jaga Keamanan & Kondusifitas Kota Solo

Surakarta - Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim 0735/Surakarta Sertu Endri melaksanakan patroli Kamtibmas bersama Linmas dengan menyisir wilayah kecamatan Pasar Kliwon, Rabu (17/06/2026).

"Dalam pelaksanaan patroli kami selalu memberikan himbauan kepada warga dan seluruh komponen masyarakat wilayah Kecamatan Pasar Kliwon untuk ikut bersama-sama peduli dan aktif  dalam menjaga kondisi kamtibmas dan mencegah terjadinya tindakan kriminal di wilayah lingkungannya masing masing."tegas Sertu Endri disela-sela pelaksanaan kegiatan patroli.

"Pelaksanaan patroli bersama linmas untuk melakukan pengawasan dan pemantauan wilayah dan memberikan rasa aman kepada warga masyarakat,"imbuhnya .

"Kami selaku Piket Koramil 05/Pasar Kliwon yang setiap saat selalu siap dan peduli menjaga dan mengawasi wilayah. Semoga  dengan adanya patroli rutin dari Koramil dapat mencegah rencana kejahatan yang mungkin bisa timbul di masyarakat."pungkasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Rabu, 17 Juni 2026

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka,

MAJALENGKA - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, menjadi momentum penting untuk mempercepat pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta mewujudkan visi besar "Sindang Makin Bersinar".

Ketua Panitia HUT ke-19 Kecamatan Sindang, Subhan, yang juga Kepala Desa Garawastu, mengatakan rangkaian kegiatan peringatan hari jadi berlangsung meriah dan melibatkan berbagai unsur masyarakat serta pemerintah daerah.

"Kegiatan dimulai sejak hari Minggu (14/06) dengan Apel Paripurna, dilanjutkan Senam Sehat Bersama pada hari Senin, dan ditutup dengan Tausiah Akbar pada hari Rabu ini (17/06). Alhamdulillah seluruh rangkaian berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak," ujar Subhan.

Menurutnya, usia ke-19 menjadi simbol semangat baru bagi Kecamatan Sindang untuk bergerak lebih agresif dalam mendukung pembangunan daerah.

"Kami berharap visi 'Sindang Makin Bersinar' dapat terwujud. Sesuai arahan Bupati Majalengka, di usia yang ke-19 ini Sindang harus semakin maju, bekerja lebih cepat, lebih agresif, dan penuh semangat demi kesejahteraan masyarakat," katanya.

Subhan juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan langsung Bupati Majalengka dalam rangkaian peringatan HUT tersebut.
"Kami merasa bangga dan berterima kasih atas perhatian serta dukungan penuh dari Bupati Majalengka. Kehadiran beliau menjadi penyemangat bagi seluruh masyarakat Sindang," tambahnya.

Sementara itu, Camat Sindang Anih Rehnawati, S.STP., M.Si., menegaskan bahwa HUT ke-19 bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum memperkuat komitmen pembangunan menuju Sindang Bersinar Sae ka Majalengka.

Menurut Anih, Kecamatan Sindang terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, Forkopimcam, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan seluruh elemen warga untuk mendukung program pembangunan daerah.

"Fokus kami adalah mendukung visi Majalengka Langkung Sae melalui program nyata di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memperkuat pelayanan jemput bola bersama Dinas Kesehatan dan Puskesmas guna mempermudah akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.

Selain itu, pihak kecamatan juga melakukan validasi penerima bantuan sosial melalui pemasangan stiker pada rumah penerima manfaat agar bantuan lebih transparan dan tepat sasaran.

Anih menjelaskan bahwa Sindang Bersinar merupakan akronim dari Berbudaya, Sinergi, Nyaman, Aman, dan Religius, yang menjadi arah pembangunan Kecamatan Sindang ke depan.
"Usia 19 tahun adalah usia yang penuh energi dan semangat. Kami ingin menjadikan momentum ini sebagai titik akselerasi untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan berbagai prestasi yang telah diraih Kecamatan Sindang," tegasnya.

Dengan semangat kolaborasi dan dukungan seluruh elemen masyarakat, HUT ke-19 Kecamatan Sindang diharapkan menjadi tonggak baru dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik, pembangunan yang lebih cepat, dan kesejahteraan masyarakat yang semakin meningkat menuju Majalengka Langkung Sae.

(Didin.Mh)

Ciptakan Wilayah Aman Dan Kondusif , Piket Koramil 01/Laweyan Laksanakan Patroli Malam

Surakarta - Piket Koramil 01/Laweyan Kodim Surakarta Sertu Yuli Sih melaksanakan patroli malam bersama linmas di seputaran wilayah Kecamatan Laweyan, Rabu (17/06/2026).

Ditegaskan Sertu Yuli Patroli malam dilakukan secara rutin oleh Piket Koramil dengan sasaran tempat-tempat yang dianggap rawan dari tindak kejahatan dan kriminal serta obyek-obyek vital di wilayah Kecamatan Laweyan.

"Dalam patroli tersebut, kami selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan lingkungan disekitar."tegasnya.

"Semoga dengan adanya kegiatan patroli keamanan secara rutin dapat memelihara serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif."pungkasnya.

(Arda 72)
Uploaded Image

Ketua Persit KCK Ranting 05 Koramil Jebres Berikan Pengarahan Guna Perkuat Silaturahmi, Kebersamaan,& Semangat Pengabdian

Surakarta - Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Ranting 05 Koramil 04/Jebres Ny. Siti Arifatun Sugiyono memberikan pengarahan kepada seluruh anggota Persit dalam sebuah pertemuan rutin yang berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Rabu ( 17/06/2026 ).

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan rasa kebersamaan, serta menambah wawasan dan semangat pengabdian para anggota dalam mendukung tugas suami sebagai prajurit TNI.

Dalam arahannya, Ketua Persit KCK Ranting 05 menekankan bahwa seorang anggota Persit bukan hanya pendamping prajurit, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menjaga keharmonisan keluarga, membangun solidaritas, serta menjadi teladan di lingkungan sosial.

“Silaturahmi harus terus dijaga, karena dari kebersamaan kita bisa saling menguatkan. Persit juga dituntut untuk bijak dalam bertindak, termasuk dalam bermedia sosial, karena setiap langkah kita mencerminkan jati diri organisasi dan kehormatan prajurit,” tegasnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Persit dituntut memiliki rasa tanggung jawab, sikap yang santun, serta semangat pengabdian tanpa pamrih. Hal tersebut merupakan bagian dari jati diri Persit yang harus terus dipelihara dan diwariskan.

Suasana pengarahan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Anggota Persit tampak antusias menyimak pesan-pesan yang disampaikan, sebagai bekal untuk terus berkarya, mendukung tugas suami, dan menjaga nama baik keluarga besar TNI AD.

Dengan adanya pengarahan ini, diharapkan anggota Persit KCK Ranting 05 Koramil Jebres semakin solid, kompak, dan mampu mengimplementasikan nilai-nilai organisasi dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Tegakkan Disiplin, Perkuat Sinergi : Linmas Kelurahan Gandekan Digembleng PBB Oleh Babinsa

Surakarta - Babinsa Kelurahan Gandekan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta, Sertu Teguh K, bersama dengan Bhabinkamtibmas melatih Peraturan Baris Berbaris (PBB) bagi anggota Linmas Kelurahan Gandekan, Rabu (17/06/2026)

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di pinggir Kali Butuh RT 05/RW 03, Kelurahan Gandekan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta.  

Sertu Teguh K menyampaikan bahwa sebagai ujung tombak dan garda terdepan TNI AD, Babinsa memiliki tanggung jawab besar menumbuhkan sikap disiplin. 

"Hal ini penting agar Linmas sebagai unsur pengamanan masyarakat memiliki karakter kuat dan kebanggaan dalam menjalankan tugas."ujarnya.

"Pelatihan tidak hanya teori, tapi langsung praktik di lapangan. Tujuannya agar anggota Linmas benar-benar memahami arti penting kedisiplinan, baik untuk diri sendiri maupun saat bertugas di lingkungan masyarakat."imbuhnya.

"Pelatihan PBB sangat penting bagi Linmas. Lewat latihan ini akan tertanam kedisiplinan serta rasa tanggung jawab, sehingga bisa diaplikasikan dalam tugas maupun kehidupan bermasyarakat," ungkap Sertu Teguh K.  

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

PMI Wonosobo Kehabisan Stok Darah A dan B, Kodim 0707 Turun Tangan Gelar Donor Darah



Wonosobo - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Wonosobo saat ini mengalami kekurangan stok darah golongan A dan B. Kondisi tersebut terjadi akibat tingginya permintaan darah yang tidak sebanding dengan jumlah pendonor yang datang ke PMI.(17/6/2026) 

Ketua PMI Wonosobo, Heru Kurniawan Nurdiansyah, mengatakan bahwa saat ini stok darah untuk beberapa golongan mengalami kekosongan sehingga membutuhkan bantuan dari berbagai pihak.

"Terjadi kekosongan stok darah di PMI Wonosobo, khususnya golongan darah A dan B. Hal ini disebabkan jumlah pendonor tidak seimbang dengan permintaan darah yang terus meningkat," ujar Heru.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, PMI mengambil langkah cepat dengan menggandeng Kodim 0707/Wonosobo. PMI meminta bantuan kepada para prajurit TNI untuk ikut mendonorkan darah guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

Menanggapi permintaan tersebut, Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno S.Sos langsung memerintahkan anggotanya untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah.

"Kami memerintahkan anggota yang memenuhi syarat kesehatan untuk mendonorkan darahnya. Semoga kegiatan ini dapat membantu masyarakat yang sedang membutuhkan transfusi darah," kata Dandim.

Menurutnya, donor darah merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial yang dapat memberikan manfaat besar bagi sesama. Selain membantu PMI memenuhi kebutuhan stok darah, kegiatan tersebut juga menjadi wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat.

Dandim menambahkan, setiap tetes darah yang didonorkan memiliki arti penting bagi keselamatan jiwa seseorang.

"Setetes darah bisa menyelamatkan nyawa orang lain. Semoga apa yang dilakukan anggota Kodim dapat memberikan manfaat dan membantu PMI dalam memenuhi kebutuhan darah di Kabupaten Wonosobo," pungkasnya.

Melalui dukungan dari berbagai pihak, PMI berharap ketersediaan stok darah di Wonosobo kembali mencukupi sehingga kebutuhan pasien di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya dapat terpenuhi dengan baik.


(Yudhi)
Pendim0707
Uploaded Image

Motivator Ketut Abid Halimi Gugah 7.000 Tokoh Riau dalam Doa Keselamatan dan Kebangkitan Nusantara.



​Pekanbaru, – Semangat persatuan, doa, dan pelestarian budaya Melayu mewarnai kegiatan bertema “Doa Selamat Menyongsong Bangkitnya Nusantara” yang digelar bertepatan dengan malam 1 Muharram 1448 Hijriah, Selasa (16/6/2026). 

Acara berlangsung di Jalan Sultan Syarif Qasim, Pekanbaru, tepat di depan Masjid Agung An-Nur.

​Sebanyak 7.000 tokoh dan masyarakat dari berbagai kalangan hadir dalam kegiatan yang diprakarsai oleh Penggawa Melayu Riau tersebut. Acara ini merupakan wujud syukur kepada Allah SWT sekaligus memanjatkan doa bagi keselamatan bangsa dan kebangkitan Nusantara.

​Kegiatan yang kental dengan nuansa adat Melayu ini menghadirkan motivator nasional Dr. H. Ketut Abid Halimi, S.Pd.I., M.Pd.C., HT., Pengasuh Pondok Pesantren Alam Barzah Al Mahribi, Mojokerto, Jawa Timur. 

Sosok peraih The Best ASEAN Choice Motivator 2024 ini, pada tahun ini juga menerima Global Awards 2026, sebuah penghargaan yang mengukuhkan kiprahnya di bidang pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, dan motivasi kebangsaan.

​Acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh H. Ahmadi, S.H.I., M.H., dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lima Puluh. Dalam suasana khidmat, para peserta memanjatkan doa untuk keselamatan bangsa serta mengenang jasa para leluhur dan tokoh yang telah berkontribusi bagi Indonesia.

​Memasuki pukul 20.00 WIB, rangkaian acara berlanjut dengan penyerahan penghargaan dari Pusat Kajian dan Penelitian Tokoh-tokoh Nusantara (Centre for Studies and Research Indonesian Figures) kepada sejumlah tokoh yang dinilai memiliki dedikasi tinggi bagi masyarakat.

​Puncak acara berlangsung pukul 20.15 WIB melalui ceramah bertajuk “Renungan Kebangkitan Diri dan Kebangkitan Nusantara” oleh Ketut Abid Halimi. 

Dalam tausiyahnya, ia mengajak peserta menjadikan kebangkitan diri sebagai fondasi utama kebangkitan bangsa. 

Menurutnya, penguatan spiritualitas, persatuan, dan semangat gotong royong adalah modal penting bagi Indonesia untuk menghadapi berbagai tantangan tanpa kehilangan jati diri dan nilai luhur budaya.

​Di sela kegiatan, Ketut Abid Halimi mengungkapkan rasa syukurnya atas Global Awards 2026 yang diterimanya. Ia menilai penghargaan tersebut sebagai pengingat bahwa kebangkitan bangsa harus dibangun melalui penguatan spiritual, persatuan, dan kecintaan terhadap budaya.

​"Saya memandang penghargaan ini sebagai amanah untuk terus mengabdi. Saya bersyukur dapat hadir di sini bersama ribuan tokoh dan masyarakat Melayu.

Saya percaya, kebangkitan Nusantara harus dimulai dari kebangkitan hati, akhlak, dan kesadaran untuk bersatu demi Indonesia yang lebih maju, beradab, dan bermartabat," ujar Ketut.

​Usai ceramah, peserta mengikuti tradisi makan berhidang yang merupakan warisan budaya Melayu sarat nilai kebersamaan.

Suasana semakin semarak dengan penampilan Tari Zapin dari Sanggar Tari Laksmana, yang menampilkan kekayaan seni budaya Melayu.

​Rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh kekeluargaan. Melalui acara ini, Penggawa Melayu Riau kembali menegaskan komitmen dalam menjaga marwah adat dan tradisi, sekaligus memperkuat semangat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

(HR/red)

Dorong Kemajuan UMKM, Babinsa Pajang Sambangi Perajin Batik Tulis di Wilayah Binaan

Surakarta – Babinsa Kelurahan Pajang Koramil 01/Laweyan, Sertu Yuli Sih melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan pelaku usaha batik tulis, Bapak Dirman, di Jalan Sekar Jagat I, Jegon, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Selasa (16/06/2026).

Kegiatan Komsos ini menjadi bagian dari pembinaan teritorial sekaligus wujud kepedulian TNI terhadap pelestarian budaya dan penguatan ekonomi kerakyatan. Babinsa hadir langsung untuk memantau perkembangan UMKM serta memberi motivasi kepada perajin agar terus bersemangat memproduksi batik tulis khas Laweyan.

"Kami ingin memberikan motivasi dan mendorong pelaku usaha kecil agar naik kelas, mulai dari proses produksi hingga pemasaran."ujar Sertu Yuli.

"Selain itu kami juga ingin mendukung keberlangsungan batik tulis sebagai warisan budaya yang menjadi identitas Kota Solo."imbuhnya.

Lebih lanjut dikatakannya melalui Komsos, dirinya juga menggali informasi terkait kendala yang dihadapi perajin, mulai dari bahan baku, proses produksi, hingga strategi pemasaran.

Kami juga menyelipkan pesan agar warga senantiasa menjaga persatuan, kesatuan, dan kerukunan di lingkungan tempat tinggal.

“Kehadiran Babinsa bukan hanya menjaga keamanan wilayah, tapi juga memastikan UMKM tumbuh dan budaya tetap lestari. Kalau perajin maju, ekonomi warga juga ikut terangkat,” pungkas Sertu Yulisih.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image