Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Kobaran Api di Tengah Antrean Pertalite: Satu Tewas, Dugaan Pengerit BBM Terbongkar?

PANGKALPINANG — Insiden kebakaran sebuah sepeda motor matic jenis Honda Vario di SPBU 24.331.69, Kelurahan Selindung Baru, Kecam...

Postingan Populer

Minggu, 23 Agustus 2026

Kobaran Api di Tengah Antrean Pertalite: Satu Tewas, Dugaan Pengerit BBM Terbongkar?

PANGKALPINANG — Insiden kebakaran sebuah sepeda motor matic jenis Honda Vario di SPBU 24.331.69, Kelurahan Selindung Baru, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang, Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, menyisakan sejumlah pertanyaan serius terkait keamanan pengisian bahan bakar minyak (BBM) subsidi.

Motor tersebut terbakar di tengah antrean panjang masyarakat yang hendak mengisi BBM subsidi jenis Pertalite. Situasi sontak berubah panik. Para pengantri dan petugas nozzle SPBU berhamburan menyelamatkan diri dari kobaran api.

Namun, di balik peristiwa tersebut, muncul dugaan yang perlu mendapat perhatian lebih serius. Motor matic yang terbakar disebut-sebut memiliki tangki modifikasi berkapasitas besar di bawah jok. Dugaan inilah yang kemudian memunculkan pertanyaan mengenai praktik pengisian BBM dalam jumlah tidak wajar serta kemungkinan adanya aktivitas pengeritan BBM subsidi di SPBU tersebut.

Insiden itu juga menelan korban jiwa.

Seorang pengawas harian SPBU bernama Taufan alias Ifan disebut memberanikan diri melakukan upaya pemadaman menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) ke arah motor yang terbakar.

Namun, upaya tersebut berujung tragis. Taufan meninggal dunia. Berdasarkan narasi yang diterima awak media, korban diduga mengalami gangguan akibat menghirup asap atau gas saat proses pemadaman.

Kematian korban menjadi titik penting yang seharusnya tidak berhenti pada penanganan kebakaran semata. Sebab, aspek keselamatan kerja, prosedur penggunaan APAR, kondisi kendaraan yang terbakar, hingga mekanisme pengawasan pengisian BBM di SPBU perlu ditelusuri secara menyeluruh.

Dugaan Pengerit dan Celah Pengawasan
Dari pantauan tim investigasi, fenomena pengerit BBM di sejumlah SPBU disebut masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian.

Pengerit biasanya membeli BBM dalam jumlah tertentu untuk kemudian dijual kembali secara eceran dengan harga lebih tinggi. Dalam narasi yang diterima awak media, harga Pertalite di tingkat eceran disebut dapat mencapai sekitar Rp13.000 per liter.

Selisih harga tersebut tentu menciptakan insentif ekonomi yang besar. Pertanyaannya kemudian, bagaimana BBM subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat dapat berulang kali keluar dari jalur distribusi normal dan berakhir di tingkat pengecer?
Lebih jauh lagi, muncul dugaan adanya hubungan atau main mata antara pengerit dengan oknum pemegang nozzle. Narasi investigasi menyebut adanya dugaan aliran fee dalam praktik tersebut.

Namun, dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait.

Jika benar terjadi, persoalannya bukan sekadar pelanggaran antrean atau pembelian BBM berulang. Praktik tersebut berpotensi menyentuh persoalan lebih besar, yakni pengawasan distribusi BBM subsidi, kepatuhan terhadap prosedur keselamatan, serta dugaan penyalahgunaan fasilitas SPBU.

Kebakaran Membuka Pertanyaan Besar
Peristiwa terbakarnya Honda Vario di tengah antrean BBM tersebut semestinya menjadi momentum evaluasi menyeluruh.

Apakah kendaraan yang diduga menggunakan tangki modifikasi telah terdeteksi sebelumnya?
Bagaimana prosedur petugas ketika menghadapi kendaraan yang dicurigai memiliki kapasitas tangki tidak standar?

Apakah sistem pengawasan di SPBU mampu mendeteksi pembelian BBM secara berulang dalam jumlah tidak wajar?

Dan yang paling penting, apakah standar keselamatan kerja telah benar-benar diterapkan ketika terjadi kondisi darurat?
Pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi semakin penting setelah insiden mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

Pertamina Diminta Buka Hasil Investigasi
Publik pun mendesak Pertamina Patra Niaga selaku Subholding Commercial & Trading yang menangani distribusi dan pemasaran BBM retail agar melakukan investigasi secara menyeluruh terhadap insiden tersebut.

Investigasi tidak hanya perlu berfokus pada penyebab kebakaran, tetapi juga mencakup aspek keselamatan kerja, prosedur pengisian BBM, kondisi kendaraan yang terbakar, penerapan standar operasional prosedur (SOP), serta sistem mitigasi risiko di area SPBU.

Selain itu, dugaan praktik pengeritan BBM subsidi dan kemungkinan keterlibatan oknum petugas nozzle juga perlu ditelusuri secara objektif apabila terdapat bukti pendukung.
Sebab, satu kejadian kebakaran telah berujung pada hilangnya satu nyawa. Jangan sampai tragedi tersebut hanya menjadi catatan kecelakaan tanpa mengungkap persoalan yang mungkin berada di baliknya.

Untuk keberimbangan pemberitaan, awak media masih menunggu keterangan resmi dari pihak Pertamina Patra Niaga, khususnya Corporate Communications & CSR/Relations, mengenai insiden terbakarnya motor matic yang diduga berkaitan dengan aktivitas pengeritan BBM subsidi, dugaan keterlibatan petugas nozzle, serta meninggalnya seorang pengawas SPBU dalam peristiwa tersebut.
Klarifikasi dan hasil investigasi resmi dari pihak terkait menjadi penting agar publik mendapatkan gambaran yang utuh mengenai apa sebenarnya yang terjadi di SPBU tersebut.

(HR/TIM) 

Sabtu, 22 Agustus 2026

Difasilitasi Polsek Kresek, Perselisihan Final Tarkam Kemuning Berakhir Damai Lewat Musyawarah


Uploaded Image


Perselisihan yang terjadi pada laga Final Turnamen Sepakbola Desa Kemuning, Kecamatan Kresek, Senin (17/8/2026) telah selesai dengan perdamaian. Kesepakatan damai itu diperoleh setelah melalui musyawarah yang difasilitasi Polsek Kresek dan unsur Forum Pimpinan Kecamatan Kresek. 

"Perselisihan tersebut sudah selesai pada saat itu juga, malamnya musyawarah dan sudah selesai dengan damai," kata Kapolsek Kresek AKP Eldi, Sabtu (22/8/2026). 

Eldi pun meminta agar semua pihak bisa tenang sehingga perdamaian dan situasi kondusif yang sudah terjadi dapat terus dijaga. Eldi menekankan, kedua belah pihak sudah difasilitasi musyawarah dan sepakat untuk menyelesaikan perselisihan dengan kekeluargaan. 

"Situasi sudah damai sejak beberapa hari lalu. Mari sama-sama kita jaga," ujarnya. 

Eldi menerangkan, kedua belah pihak juga sudah sepakat bahwa perselisihan sudah selesai. Bahkan usai musyawarah, situasi berangsur kondusif hingga saat ini. 

 "Situasi kamtibmas di Desa Kemuning, Kresek sudah kondusif, sudah rukun. Perselisihan sudah selesai," tandas Eldi.




Red/Toher Aswi

Dari Pendidikan ke Pengabdian, Siswa SIP Angkatan 56 Berbagi Kebahagiaan di Panti Asuhan Sukabumi

Sukabumi. – Kepedulian terhadap sesama kembali diwujudkan melalui kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan oleh Siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 56 Resimen Parakrama Pradhana. Kegiatan tersebut digelar di Yayasan Perawatan Yatim Piatu Panti Asuhan Muslimin, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), Jalan Bhayangkara Nomor 87, Kota Sukabumi, Sabtu (22/8/2026).

Kegiatan bakti sosial tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan antara insan Bhayangkara dengan masyarakat, khususnya anak-anak yang berada di lingkungan panti asuhan.

Dalam kegiatan tersebut, Siswa SIP Angkatan 56 Resimen Parakrama Pradhana hadir secara langsung untuk bersilaturahmi dengan pengurus serta anak-anak penghuni panti asuhan. Kehadiran para siswa disambut dengan penuh kehangatan dan kebersamaan.

Salah satu Siswa SIP Angkatan 56, Basuki, mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian dan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, keberadaan anggota Polri tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat.

“Bakti sosial ini merupakan wujud kepedulian kami kepada sesama. Kami ingin berbagi kebahagiaan dan memberikan sedikit manfaat bagi anak-anak di panti asuhan. Semoga apa yang kami berikan dapat diterima dengan penuh kebahagiaan dan menjadi bagian dari kebersamaan antara Polri dengan masyarakat,” ujar Basuki.

Basuki menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi para Siswa SIP untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian dan keikhlasan. Menurutnya, menjadi seorang perwira Polri bukan hanya dituntut memiliki kemampuan dalam menjalankan tugas, tetapi juga harus memiliki kepekaan terhadap kondisi masyarakat.

“Harapan kami, kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini. Semoga dapat terus dilakukan secara berkesinambungan dan semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan kehadiran serta kepedulian Polri. Kami juga berharap anak-anak di panti ini terus semangat belajar, meraih cita-cita dan menjadi generasi penerus bangsa yang membanggakan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, kegiatan bakti sosial tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung sekaligus mempererat tali silaturahmi antara Siswa SIP Angkatan 56 Resimen Parakrama Pradhana dengan pengurus dan anak-anak Yayasan Perawatan Yatim Piatu Panti Asuhan Muslimin.
Melalui kegiatan tersebut, nilai-nilai kepedulian, gotong royong dan pengabdian kepada masyarakat diharapkan semakin melekat dalam diri para Siswa SIP Angkatan 56. Semangat berbagi dan hadir untuk masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membangun citra Polri yang humanis serta semakin dekat dengan masyarakat.

((Red.))

Sipropam Bersama Pamapta dan Pawas Cek Ruang Tahanan


Uploaded Image


Tangerang – Dalam rangka memastikan keamanan dan ketertiban di lingkungan Polresta Tangerang, personel piket Sipropam Polresta Tangerang bersama Perwira Pengendali Massa dan Patroli (Pamapta) serta Perwira Pengawas (Pawas) melaksanakan pengecekan ruang tahanan.

Kegiatan pengecekan dilakukan sebagai bagian dari pengawasan dan pengamanan terhadap kondisi ruang tahanan serta memastikan keberadaan dan kondisi para tahanan dalam keadaan aman dan terkendali.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap ruang tahanan, termasuk kondisi pintu, jeruji, kunci pengamanan, lingkungan sekitar ruang tahanan, serta memastikan tidak terdapat barang-barang yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

Uploaded Image

Selain itu, pengecekan juga dilakukan untuk memastikan jumlah tahanan sesuai dengan data yang ada serta kondisi para tahanan dalam keadaan sehat dan aman. Personel turut mengingatkan petugas jaga tahanan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan melaksanakan tugas sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk pengawasan melekat dan upaya preventif guna mencegah terjadinya gangguan keamanan maupun potensi pelanggaran di ruang tahanan. Sinergi antara Sipropam, Pamapta, dan Pawas diharapkan dapat meningkatkan pengawasan serta memastikan pelaksanaan tugas penjagaan tahanan berjalan secara optimal.

Selama kegiatan berlangsung, situasi ruang tahanan Polresta Tangerang terpantau aman, tertib, dan kondusif. Pengecekan secara berkala akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen Polresta Tangerang dalam menjaga keamanan, kedisiplinan, serta profesionalisme dalam pelaksanaan tugas kepolisian.





Red/Toher Aswi

Sipropam Polresta Tangerang Cek HP Personel Terkait Judi Online Usai Upacara Hari Juang Polri


Uploaded Image


Tangerang – Usai pelaksanaan upacara peringatan Hari Juang Polri, personel Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polresta Tangerang melaksanakan kegiatan pengecekan telepon seluler (HP) personel sebagai langkah preventif dalam mencegah keterlibatan anggota dalam aktivitas judi online.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasipropam Polresta Tangerang, Ipda H. M. Irfan Fauzi, S.Sos., M.M., CCMS., bersama personel Sipropam. Pengecekan dilakukan terhadap HP personel Polresta Tangerang secara tertib sebagai bagian dari pengawasan internal dan upaya menjaga kedisiplinan serta integritas anggota Polri.

Dalam pelaksanaannya, pemeriksaan dilakukan dengan tetap mengedepankan sikap profesional, humanis, serta memperhatikan ketentuan dan etika yang berlaku. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan tidak terdapat personel yang terlibat dalam aktivitas perjudian online yang dapat berdampak terhadap kedisiplinan, citra, dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Uploaded Image

Kasipropam Polresta Tangerang Ipda H. M. Irfan Fauzi, S.Sos., M.M., CCMS., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Sipropam dalam melakukan pengawasan dan pencegahan terhadap berbagai bentuk pelanggaran disiplin anggota, khususnya terkait judi online.

“Pengecekan ini merupakan langkah preventif sekaligus bentuk pengawasan internal untuk memastikan seluruh personel Polresta Tangerang tetap menjaga integritas, disiplin, dan profesionalisme sebagai anggota Polri.”

Melalui kegiatan tersebut, Sipropam Polresta Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan secara berkala sebagai upaya menciptakan lingkungan kerja yang disiplin, profesional, dan bebas dari praktik judi online.

Kegiatan pengecekan HP personel berlangsung dengan tertib dan lancar. Polresta Tangerang berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemberantasan judi online serta menjaga marwah dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.





Red/Toher Aswi

Pelaku Pencabulan Siswi di Jalur Sapuran–Kalibawang Berhasil Diamankan Polisi dalam Lima Jam


WONOSOBO – Kasus dugaan tindak pidana pencabulan yang meresahkan masyarakat di wilayah Kecamatan Sapuran dan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo, berhasil diungkap jajaran Unit Reskrim Polsek Sapuran. Seorang pria yang diduga sebagai pelaku berhasil diamankan polisi beberapa jam setelah laporan diterima.

Peristiwa tersebut terungkap setelah pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan tindak pidana pencabulan yang dialami seorang siswi berusia 16 tahun pada Jumat, 21 Agustus 2026.

Korban, yang dalam pemberitaan ini disebut Mawar, saat itu pulang sekolah dengan mengendarai sepeda motor bersama rekannya, yang disebut Melati. Keduanya melintas di jalur Sapuran–Kalibawang.

Saat berada di lokasi yang relatif sepi, korban diduga dipepet oleh seorang pria yang mengendarai sepeda motor Honda Revo dengan nomor polisi R 3650 DAD. Pelaku disebut mengenakan jaket serta helm full face yang menutupi wajah.

Pelaku kemudian menghentikan kendaraan korban. Dalam kejadian tersebut, pelaku diduga melakukan tindakan tidak senonoh terhadap korban. Korban yang terkejut langsung berteriak, sementara Melati yang berada di kendaraan tersebut juga ikut menjerit.
Mendengar teriakan korban dan saksi, pelaku kemudian melarikan diri dengan memacu sepeda motornya.

Korban bersama orang tua dan didampingi kepala desa kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sapuran. Laporan diterima oleh petugas pelayanan kepolisian untuk selanjutnya dilakukan penyelidikan.

Menerima laporan tersebut, Kapolsek Sapuran AKP Suryanto, SH langsung melakukan analisis terhadap informasi yang diberikan korban serta kondisi tempat kejadian perkara. Selanjutnya, Unit Reskrim bersama unsur terkait diperintahkan untuk melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap terduga pelaku.

Berbekal keterangan korban, saksi, ciri-ciri pelaku, kendaraan yang digunakan serta hasil analisis di lapangan, petugas akhirnya berhasil mengidentifikasi keberadaan terduga pelaku yang diketahui merupakan warga Kalikarung, Kecamatan Kalibawang.

Tidak membutuhkan waktu lama, jajaran Unit Reskrim Polsek Sapuran berhasil mengamankan terduga pelaku di wilayah Sawangan, Kecamatan Leksono, pada Jumat malam sekitar pukul 20.00 WIB.
Dengan demikian, terduga pelaku berhasil diamankan sekitar lima jam setelah laporan masyarakat diterima kepolisian.

Dalam pemeriksaan awal, terduga pelaku disebut mengakui telah melakukan perbuatan serupa sebanyak tiga kali di wilayah Sapuran dan Kalibawang. Polisi selanjutnya melakukan proses penyidikan lebih lanjut guna mengungkap seluruh rangkaian peristiwa yang diduga dilakukan oleh pelaku.

Kapolsek Sapuran AKP Suryanto, SH, membenarkan keberhasilan jajarannya dalam mengamankan terduga pelaku.
“Setelah menerima laporan masyarakat pada Jumat siang terkait tindak pidana pencabulan yang terjadi di wilayah kami, kami langsung melakukan analisis data dan kondisi TKP. Kami kemudian memerintahkan unit reserse dan intel untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku. Alhamdulillah, dalam waktu singkat pelaku dapat kami amankan di daerah Sawangan, Leksono, sekitar pukul 20.00 WIB,” ungkap AKP Suryanto.

Menurutnya, berdasarkan pemeriksaan awal, terduga pelaku juga mengaku telah melakukan tindakan serupa sebanyak tiga kali.

Kapolsek mengimbau masyarakat, khususnya perempuan yang melintas menggunakan kendaraan seorang diri, agar meningkatkan kewaspadaan ketika melewati jalur yang sepi.

“Kami mengimbau para pengendara perempuan, terutama saat melalui jalan antara Sapuran dan Kalibawang yang terdapat sejumlah titik sepi, agar lebih berhati-hati. Jika memungkinkan, bepergian secara berkelompok dan segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan tindakan yang mencurigakan,” imbaunya.

Sementara itu, pihak keluarga korban menyambut lega keberhasilan polisi mengamankan terduga pelaku. Keluarga berharap proses hukum dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Afif, kakak korban, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polsek Sapuran yang bergerak cepat setelah menerima laporan.

“Kami merasa lega karena pelaku yang selama ini membuat warga resah dan was-was, khususnya ketika melintas di jalur Kalibawang–Sapuran, akhirnya berhasil diamankan. Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polsek Sapuran yang telah bergerak cepat,” ujarnya.

Terduga pelaku selanjutnya menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik. Polisi juga masih mendalami dugaan adanya kejadian lain yang berkaitan dengan pengakuan terduga pelaku.

(Yudhi KJN)
Uploaded Image

Polres Cirebon Kota Gelar Upacara Hari Juang Polri 2026, Momentum Perkuat Semangat Pengabdian


CIREBON KOTA – Polres Cirebon Kota melaksanakan Upacara Hari Juang Polri Tahun 2026 di halaman Mako Polres Cirebon Kota, Jumat (21/8/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 08.30 WIB tersebut diikuti oleh jajaran PJU, perwira, bintara, serta ASN Polres Cirebon Kota.

Upacara Hari Juang Polri Tahun 2026 tingkat Polres Cirebon Kota dipimpin langsung oleh Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., selaku Inspektur Upacara. Sementara itu, Komandan Upacara dipercayakan kepada IPTU Deni Arisandy, S.H., M.H.

Dalam pelaksanaannya, peserta upacara terdiri atas berbagai satuan dan fungsi di lingkungan Polres Cirebon Kota. Pasukan tersebut meliputi PJU, para perwira pertama, gabungan staf, Dalmas Sat Samapta, Unit Pam Obvit, gabungan Polsek, Sat Lantas, gabungan Sat Reskrim, Sat Intelkam dan Sat Res Narkoba, serta jajaran ASN Polres Cirebon Kota.

Rangkaian upacara diawali dengan peserta memasuki lapangan upacara dan dilanjutkan dengan Komandan Upacara mengambil alih pasukan. Setelah itu, dilaksanakan laporan Perwira Upacara kepada Inspektur Upacara sebelum Kapolres Cirebon Kota menuju tempat upacara.

Memasuki acara pokok, upacara diawali dengan menyanyikan Mars Polri dan penghormatan pasukan kepada Inspektur Upacara. Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan laporan Komandan Upacara, mengheningkan cipta yang dipimpin Inspektur Upacara, serta pembacaan sejarah singkat Hari Juang Polri.

Salah satu rangkaian penting dalam upacara tersebut yakni pembacaan Naskah Proklamasi Polisi oleh Inspektur Upacara. Kegiatan dilanjutkan dengan Andhika Bhayangkari, menyanyikan Hymne Polri, pembacaan doa, serta penghormatan pasukan sebelum Inspektur Upacara meninggalkan lapangan.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., mengatakan bahwa Hari Juang Polri menjadi momentum penting untuk mengenang sejarah perjuangan dan pengabdian Polri kepada bangsa dan negara. Menurutnya, nilai-nilai perjuangan tersebut harus menjadi semangat bagi seluruh personel dalam menjalankan tugas memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.

“Peringatan Hari Juang Polri bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengingat kembali sejarah perjuangan Polri sekaligus memperkuat semangat pengabdian. Kami mengajak seluruh personel untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kapolres Cirebon Kota.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan bahwa pelaksanaan Upacara Hari Juang Polri Tahun 2026 merupakan bagian dari upaya menanamkan nilai perjuangan dan semangat kebersamaan kepada seluruh personel. Ia berharap semangat tersebut dapat diwujudkan melalui pelaksanaan tugas yang humanis, profesional dan bertanggung jawab.
“Semangat Hari Juang Polri harus tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Polri hadir untuk masyarakat, sehingga setiap personel harus mampu memberikan pelayanan terbaik dengan mengedepankan sikap humanis, profesional dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata AKP M. Aris Hermanto.

Upacara Hari Juang Polri Tahun 2026 tingkat Polres Cirebon Kota berlangsung dengan tertib, aman dan kondusif hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai. Melalui peringatan tersebut, jajaran Polres Cirebon Kota berkomitmen untuk terus menjaga semangat pengabdian serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

((A, Rahmat))

Jumat, 21 Agustus 2026

Kapolres Bangka Barat Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat, Tekankan Penguatan Kinerja



Bangka barat, Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H. memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat di lingkungan Polres Bangka Barat, Jumat (21/8/2026) pukul 16.00 WIB.

Sertijab tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran, pembinaan karier, serta penguatan pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan, pergantian jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi dan diharapkan dapat memberikan semangat baru dalam pelaksanaan tugas.

"Setiap jabatan merupakan amanah dan tanggung jawab. Kapolres berharap pejabat yang baru dapat segera menyesuaikan diri, melanjutkan program yang sudah berjalan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," kata Iptu Yos menyampaikan pesan Kapolres.

Dalam sertijab tersebut, Kompol Dr. Singgih Aditya Utama, S.I.K., M.H. resmi dipercaya sebagai Wakapolres Bangka Barat, menggantikan Kompol Albert Daniel Hamonangan Tampubolon, S.H., M.H.

Selanjutnya, AKP Candra Wijaya, S.H., M.H. dipercaya sebagai Ps. Kapolsek Jebus Polres Bangka Barat, sementara Iptu Eko Prasetyo, S.Tr.K. mendapat amanah sebagai Ps. Kapolsek Mentok Polres Bangka Barat.

Kemudian Iptu Rusdi Yunial, S.H., M.H. yang sebelumnya menjabat Ps. Kapolsek Mentok mendapat jabatan baru sebagai Kasat Intelkam Polres Bangka Barat.

Untuk bidang Propam, Ipda Toto Suyoto ditunjuk sebagai Ps. Kasi Propam Polres Bangka Barat.

Selain menerima sejumlah pejabat baru, Polres Bangka Barat juga melepas beberapa pejabat yang mendapat penugasan di tempat baru.

Kompol Albert Daniel Hamonangan Tampubolon, S.H., M.H. dimutasikan sebagai Pamen Ro SDM Polda Kepulauan Bangka Belitung dalam rangka Dik SPPK T.A. 2026.

Kemudian AKP Ogan Arif Teguh Imani, S.T.K., S.I.K. mendapat jabatan baru sebagai Ps. Kasatreskrim Polresta Pangkalpinang.

Selanjutnya, AKP Ahmad Muklis, S.H., S.E. dipercaya sebagai Ps. Kanit 2 Subdit 3 Ditintelkam Polda Kepulauan Bangka Belitung, sedangkan Iptu Miyohan mendapat jabatan baru sebagai Ps. Kasat Polairud Polres Bangka Tengah.

Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pejabat yang telah memberikan dedikasi selama bertugas di Polres Bangka Barat.

"Kapolres menyampaikan terima kasih atas pengabdian dan dedikasi pejabat yang mendapat mutasi. Kepada pejabat yang baru, beliau berpesan agar amanah dalam menjalankan tugas, menjaga soliditas dan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Iptu Yos.

Kapolres juga menekankan kepada seluruh jajaran Polres Bangka Barat agar terus menjaga profesionalisme, kekompakan dan meningkatkan kehadiran Polri di tengah masyarakat.

"Mutasi ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat organisasi, meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat Bangka Barat," katanya.

(HR) 

Patroli Mobile Polsek Mauk Antisipasi Tawuran Pelajar dan Gangguan Kamtibmas


Uploaded Image


Jajaran Polsek Mauk melaksanakan patroli mobile di wilayah hukum Polsek Mauk, Kabupaten Tangerang, Jumat (21/8/2026). Kegiatan tersebut digelar sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi tawuran pelajar serta berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Patroli dilaksanakan mulai pukul 15.00 WIB dengan menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan, salah satunya Jembatan Ribut Kemiri. Kegiatan dipimpin Kapolsek Mauk AKP I Nyoman Nariana, S.M., S.Pd., bersama Kanit Binmas Iptu Marsaid, Bhabinkamtibmas Aiptu Suryadi, dan Bhabinkamtibmas Brigadir Wahyu M.

Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pemantauan situasi kamtibmas sekaligus mengantisipasi potensi tawuran pelajar, aksi balap liar, serta tindak pidana 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Patroli juga bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya warga di wilayah hukum Polsek Mauk, serta mencegah terjadinya tindak kriminal pada waktu rawan.

Dari hasil kegiatan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Mauk terpantau aman, nyaman, dan kondusif.




Red/Toher Aswi

Polresta Cirebon Amankan Tiga Pelaku Tawuran Bersenjata Tajam yang Viral di Media Sosial


Polresta Cirebon melalui Tim TEKAB 852 Sat Reskrim bersama Unit Reskrim Polsek Klangenan mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam aksi tawuran menggunakan senjata tajam yang sebelumnya viral di media sosial.

Penanganan perkara tersebut dilakukan setelah adanya laporan masyarakat terkait video aksi tawuran yang terjadi di wilayah hukum Polresta Cirebon. Tim TEKAB 852 yang dipimpin Kanit TEKAB IPDA Roni Cainudin, S.H., bersama Unit Reskrim Polsek Klangenan kemudian melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi para pelaku yang terlibat.

Peristiwa tawuran diketahui terjadi pada Senin, 20 Juli 2026 sekitar pukul 14.00 WIB di Jalan Raya Arjawinangun-Palimanan, tepatnya di wilayah Desa Tegalkarang, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon. Tawuran tersebut melibatkan kelompok pelajar SMK di wilayah Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon yang diduga terlibat bentrokan dengan kelompok pelajar salah satu SMK di Wilayah Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon hingga mengakibatkan sejumlah korban mengalami luka-luka.

Dari hasil penyelidikan, petugas mengamankan tiga orang yang diduga memiliki peran dalam aksi tersebut. Mereka masing-masing berinisial DS (18), WA (17), dan H (15).

DS diduga berperan sebagai videographer saat aksi tawuran berlangsung sekaligus admin akun media sosial yang mengunggah rekaman tawuran. Sementara WA dan H diduga membawa senjata tajam jenis celurit dalam aksi tersebut.

Dalam pengungkapan perkara ini, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna hijau yang digunakan untuk merekam kejadian serta tiga unit telepon seluler berbagai merek.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan tindakan tegas terhadap aksi tawuran, khususnya yang melibatkan pelajar dan penggunaan senjata tajam.

"Polresta Cirebon tidak akan memberikan ruang bagi aksi tawuran yang meresahkan masyarakat. Terlebih apabila dalam aksinya menggunakan senjata tajam karena dapat membahayakan keselamatan orang lain dan berpotensi menimbulkan korban jiwa," ujar Kombes Pol. Imara Utama.

Ia juga mengimbau para pelajar agar tidak mudah terprovokasi maupun ikut dalam kelompok yang berpotensi melakukan tawuran. Menurutnya, penyelesaian persoalan antarpelajar harus dilakukan melalui komunikasi dan cara-cara yang positif, bukan dengan kekerasan.

Saat ini, ketiga orang tersebut beserta barang bukti telah diamankan di Mapolresta Cirebon untuk menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut. Penyidik juga masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, mendalami keterlibatan pihak lain, serta mencari barang bukti tambahan.

Polresta Cirebon mengajak masyarakat, khususnya para orang tua dan pihak sekolah, untuk bersama-sama mengawasi aktivitas anak-anak dan pelajar guna mencegah terjadinya aksi tawuran maupun tindak pidana lainnya.

Masyarakat yang mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas maupun aksi tawuran dapat segera melaporkannya melalui hotline 110 atau kantor kepolisian terdekat agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat.