All Posts | Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

SELAMAT DAN SUKSES ATAS PELANTIKAN JENDERAL POLISI DR. (H.C.) SUYUDI ARIO SETO, S.I.K., S.H., M.SI. SEBAGAI KAPOLRI

  JAKARTA — Selamat dan sukses yang tulus kami sampaikan kepada Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si....

Postingan Populer

Kamis, 01 Oktober 2026

PAPARAN KAPOLRI KOMJEN SUYUDI ARIO SETO" POLISI BERSAMA MASYARAKAT.


JAKARTA — Calon Kapolri Komjen Pol. Suyudi Ario Seto memaparkan pokok-pokok pikiran dan visi kepemimpinannya dalam sebuah paparan strategis yang mengusung semangat "Polisi Bersama Masyarakat". Doktrin ini menempatkan masyarakat sebagai pusat dari seluruh orientasi, kebijakan, dan pelayanan tugas kepolisian, menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.

 

Visi dan Kompas Moral

Visi yang dibawa adalah mewujudkan Polri yang berintegritas, profesional, humanis, tegas, adaptif, dan berorientasi pada masyarakat. Dalam menjalankan roda institusi, Komjen Suyudi menegaskan prinsip "Kesinambungan dengan Perbaikan" (Continuity with Correction) melanjutkan dan memperkuat program-program yang telah terbukti baik, tanpa harus memulai dari nol, sekaligus melakukan koreksi terhadap hal-hal yang menyimpang.

Sebagai kompas moral, nilai-nilai luhur tokoh Polri legendaris, Jenderal Hoegeng, yaitu kejujuran, kesederhanaan, integritas, dan keteguhan — dijadikan standar utama sistem kerja seluruh jajaran Polri.

 

Menjawab 9 Kegelisahan Utama Publik

Salah satu sorotan terbesar adalah komitmen untuk mengubah budaya penanganan perkara agar tidak lagi ada ungkapan keliru: "Tidak Viral, Tidak Adil". Sembilan aspek utama yang akan dibenahi:

1️⃣ Kepastian penanganan setiap laporan masyarakat
2️⃣ Kesetaraan di hadapan hukum, tanpa pandang bulu
3️⃣ Pemberantasan pungutan liar dan budaya layanan transaksional
4️⃣ Pencegahan penyalahgunaan wewenang di setiap jenjang
5️⃣ Pengendalian ketat penggunaan kekuatan berlebihan
6️⃣ Mengubah budaya "lapor lalu tunggu viral" menjadi: lapor → diverifikasi → ditangani → dikabarkan
7️⃣ Memulihkan kepercayaan terhadap sistem pengaduan masyarakat
8️⃣ Transparansi proses penanganan perkara yang dapat diakses publik
9️⃣ Membangun kultur pelayanan yang berempati, terutama bagi korban kejahatan

 

Enam Prinsip Operasional Kepolisian

Setiap langkah kepolisian akan berpedoman pada enam prinsip dasar:

- Hadir, selalu ada saat warga membutuhkan pertolongan dan perlindungan
​
- Dekat, memahami akar masalah dan karakteristik wilayah secara langsung
​
- Cepat,tanggap dalam memberikan respons pelayanan dan tindakan hukum
​
- Adil, menegakkan hukum tanpa diskriminasi serta menghormati hak asasi manusia
​
- Terbuka,transparan dalam proses, dapat diakses, dan siap diawasi masyarakat
​
- Adaptif — responsif terhadap perkembangan teknologi, data, dan modus kejahatan yang terus berkembang

 

Enam Program Prioritas Transformasi

Upaya pembenahan menyeluruh dilakukan melalui enam pilar utama:

Penguatan Kelembagaan,menata struktur Mabes agar lebih ramping dan strategis, Polda yang proporsional, serta memperkuat posisi Polsek sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat.

Pembinaan SDM dan Rekrutmen, menerapkan sistem prestasi murni atau meritokrasi; menghapus praktik titipan, transaksi, atau sponsorship dalam penerimaan dan penempatan personel.

Penguatan Pelayanan Publik, digitalisasi layanan secara menyeluruh untuk menutup celah pungutan liar dan mempercepat akses masyarakat.

Penguatan Penegakan Hukum, mengutamakan kualitas ketimbang kuantitas perkara, didukung penyelidikan ilmiah dan forensik digital yang andal.

Penguatan Pengawasan, membangun sistem pengaduan berbasis risiko yang terukur serta memberikan perlindungan penuh bagi pelapor dan saksi.

Akuntabilitas Anggaran, setiap rupiah anggaran negara harus menghasilkan dampak nyata yang langsung dirasakan masyarakat, bukan sekadar laporan penyerapan semata.

 

Sikap Penindakan dan Prioritas Kejahatan

Sikap dasar yang dipegang: Tegas terhadap kejahatan, namun tetap humanis terhadap masyarakat. Fokus penindakan diprioritaskan pada:

- Judi daring dan penipuan digital yang meresahkan masyarakat
​
- Narkotika beserta jaringan peredarannya hingga ke akar
​
- Tindak Pidana Perdagangan Orang yang merugikan kemanusiaan
​
- Premanisme, pemerasan, kejahatan jalanan, dan praktik penagihan paksa yang melanggar hukum
​
- Kejahatan siber, korupsi, penyelundupan, serta pencucian uang dengan pemulihan aset negara

 

 Program 100 Hari Pertama dan 11 Langkah Cepat

Perubahan direncanakan berjalan bertahap dalam 100 hari pertama:

- Hari 1–30: Pemetaan masalah, pembersihan tunggakan perkara, dan respons cepat layanan Call Center 110
​
- Hari 31–60: Pengujian perbaikan operasional di lapangan dan penyesuaian
​
- Hari 61–100: Menunjukkan hasil nyata yang dirasakan masyarakat dan koreksi kekurangan

Sebanyak 11 Langkah Cepat (Quick Wins) juga disiapkan, mencakup ruang publik yang aman, kawasan bebas narkoba, pembersihan judi online, SPKT yang ramah korban, transparansi informasi perkara secara daring, penguatan Polsek tangguh, hingga penyelarasan operasional dengan KUHP dan KUHAP yang baru.

Komitmen Keteladanan

Perubahan dimulai dari atas,pimpinan harus turun langsung ke lapangan untuk memberi contoh. Ada empat pantangan tegas bagi seluruh anggota Polri: tidak boleh arogan, tidak boleh berbohong, tidak boleh menyalahgunakan wewenang, dan tidak boleh menyakiti masyarakat.

Tujuan akhirnya sederhana namun bermakna dalam: membangun kewibawaan Polri yang lahir dari kompetensi dan rasa percaya rakyat, bukan karena rasa takut.


((A, Rahmat))

Polsek Mauk Gelar Patroli Mobile KRYD, Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan 3C


Uploaded Image


MAUK — Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel Polsek Mauk Polresta Tangerang melaksanakan patroli mobile melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD), Kamis (1/10/2026).

Kegiatan patroli dilaksanakan mulai pukul 13.30 WIB hingga selesai dengan menyasar wilayah Jalan Raya Kali Cirarab, Desa Gintung, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang.

Patroli tersebut melibatkan dua personel, yakni Bripka Hakim dari personel lalu lintas dan Brigadir Revi Bahtiar selaku Bhabinkamtibmas.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemantauan situasi di sepanjang wilayah patroli guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Petugas juga mengantisipasi tindak kriminalitas yang dikenal dengan istilah 3C, yaitu pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Kegiatan patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polsek Mauk, Polresta Tangerang.

Dari hasil kegiatan tersebut, situasi Kamtibmas di wilayah yang menjadi sasaran patroli terpantau aman, nyaman, dan kondusif.

Patroli mobile KRYD akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga situasi keamanan serta menciptakan kondisi yang kondusif bagi masyarakat.




Toher Aswi

KAPOLRES CIREBON KOTA BONGKAR KASUS PENCURIAN DI TOKO GADGET JALAN TUPAREV, PELAKUNYA TERNYATA ANAK BERUSIA 14 TAHUN

CIREBON KOTA — Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., bersama Kasat Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Cirebon Kota AKP Dr. M. Fadlillah, S.I.K., M.H., secara resmi membongkar kasus pencurian yang terjadi di salah satu konter penjualan gawai di Jalan Tuparev, Kota Cirebon. Pengungkapan kasus ini disampaikan pada Kamis, 24 September 2026.
 
Modus operandi yang dilakukan pelaku terbilang cukup licik. Pelaku diketahui merusak bagian plafon di sisi belakang toko gadget tersebut, lalu masuk ke dalam ruangan melalui celah yang dibuatnya. Sesampainya di dalam, pelaku langsung mengambil tiga unit handphone yang tertata di etalase toko.
 
Yang menarik sekaligus menjadi sorotan dalam kasus ini adalah cara pelaku berusaha menyembunyikan identitasnya, ia menutup kepalanya dengan celana agar wajahnya tidak terekam oleh kamera pengawas maupun terlihat oleh orang di sekitar lokasi kejadian.
 
Hasil penyelidikan dan penindakan, kepolisian berhasil mengamankan barang bukti berupa dua unit handphone bermerek iPhone, serta sejumlah uang tunai yang diduga merupakan hasil penjualan barang curian tersebut.
 
Terkait perbuatannya, pelaku dikenakan sanksi hukum berdasarkan Pasal 47 ayat (1) KUHP tentang tindak pidana pencurian. Namun, yang menjadi perhatian utama dalam penanganan kasus ini adalah fakta bahwa pelaku merupakan anak di bawah umur, tepatnya berusia 14 tahun.
 
"Karena pelaku masih berusia 14 tahun dan masuk dalam kategori anak yang berhadapan dengan hukum, penanganannya kami sesuaikan sepenuhnya dengan ketentuan Sistem Peradilan Anak. Ada sejumlah aturan dan prinsip khusus yang harus kami ikuti, dan pendekatan terhadap anak tentu berbeda dengan perlakuan terhadap pelaku orang dewasa," jelas AKP Dr. M. Fadlillah saat penjelasan kasus.
 
Kapolres Cirebon Kota dalam kesempatan ini juga menyampaikan pesan yang mendalam sekaligus imbauan kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya para orang tua dan pihak sekolah.
 
"Kasus ini menjadi pengingat bahwa pengawasan terhadap anak adalah tanggung jawab kita semua. Kami sangat menghimbau kepada para orang tua untuk selalu memantau keberadaan dan aktivitas anak-anak, terutama pada jam-jam rawan, khususnya di malam hari. Demikian pula kepada pihak sekolah, mari kita bersinergi membimbing dan mengawasi peserta didik agar tidak terjerumus ke dalam pergaulan yang salah," ujar AKBP Bimantoro Kurniawan.
 
Kasi Humas AKPM. Aris Hermanto menyampaikan berharap seluruh pihak dapat bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak, sehingga tidak ada lagi anak-anak yang terlibat dalam perbuatan yang melanggar hukum. Kasus ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi kita semua, bahwa perlindungan dan pendampingan adalah kunci utama agar generasi muda dapat tumbuh dengan baik, benar, dan bermanfaat bagi bangsa dan negara.

((A, Rahmat))

Wujudkan Wilayah Tetap Aman, Piket Koramil 04/Jebres Melaksanakan Patroli Malam Bersama Linmas


Uploaded Image

Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Serda Winarno melaksanakan Patroli malam bersama Linmas di seputaran wilayah Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Rabu,(30/09/2026) Pkl 21.00 Wib s.d selesai.

Patroli malam dilakukan secara rutin oleh piket Koramil dengan sasaran tempat-tempat yang dianggap rawan dari tindak kejahatan dan kriminal di wilayah kecamatan Jebres.

Dalam patroli tersebut, Piket Koramil selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan  lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan situasi lingkungan di sekitar wilayah.

Penulis : Arda 72

100 % Selesai, Karya Bakti Daerah (KBD) Tahap III, IV, dan V TA. 2026 Di Wilayah Kodim 0735/Surakarta Resmi Ditutup


Uploaded Image

Surakarta – Semangat kebersamaan TNI, Pemerintah Kota, dan masyarakat kembali diwujudkan, Kodim 0735/Surakarta secara resmi menutup Karya Bakti Daerah (KBD) Tahap III Kelurahan Gandekan, Tahap IV Kelurahan Tipes, dan Tahap V Kelurahan Semanggi Tahun 2026.

Pelaksanaan penutupan dipusatkan di Taman Pringgodani Jl. Gatotkaca Gg. Manggis RT 04 RW 12 Kelurahan Tipes Kecamatan Serengan, dengan tema "Karya Bakti Daerah Menguatkan Ketahanan Wilayah Untuk Mewujudkan Indonesia Maju", Rabu (30/09/2026).

 Hadir dalam pelaksanaan kegiatan tersebut Astrid Widayani, SS., SE., M.BA (Wakil Walikota Surakarta) Kapten Inf Gasar  (Pasi Pers kodim 0735/Ska/ mewakili Dandim 0735/ Ska), serta segenap tamu undangan lainnya.

Dalam Sambutannya Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H., melalui Pasipers Kodim Kapten Inf Gasar menegaskan program Karya Bakti Daerah adalah program lintas sektoral yang menyerap aspirasi masyarakat, terutama masyarakat yang berada di pinggiran kota yang betul - betul membutuhkan bantuan dan perhatian.

"Oleh karenanya, program ini dirancang melalui mekanisme dari bawah ke atas (Bottom Up), melalui survey yang dilaksanakan oleh Kodim 0735/Surakarta, pemerintah kota dan instansi terkait."ujarnya.

"Kegiatan KBD Tahap III, IV, dan V  ini merupakan upaya memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa melalui percepatan pembangunan di daerah."imbuhnya.

"Pada kesempatan ini saya berpesan kepada warga masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan dan merawat apa yang sudah dibangun pada program KBD ini, sehingga nantinya bisa bermanfaat bagi warga masyarakat."pungkas Pasipers.

Untuk Sasaran Fisik yang harus diselesaikan pada pelaksanaan KBD tahap III, IV, dan V, yakni perbaikan saluran air, pengerjaan pembangunan talud beton bertulang, serta Pavingisasi, dan seluruh sasaran sudah selesai 100 %.

Sedangkan untuk sasaran Non Fisik meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan penanaman nilai nilai ideologi Pancasila, Penyuluhan KB Kes dan Stunting, Penyuluhan Mitigasi Banjir dan Kebakaran, Penyuluhan Pengolahan dan pilah sampah serta Pembagian sembako pada masyarakat kurang mampu di sekitar Lokasi TMMD.

Penulis : Arda 72

SIKAPI HOAX PROGRAM MBG DAN KDKMP, ALIANSI MASYARAKAT INDRAMAYU GELAR AKSI DAMAI

INDRAMAYU — Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Indramayu (AMI) menggelar aksi damai di area Tribun Sport Center (SC) Indramayu pada Kamis, 1 Oktober 2026. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program-program strategis Pemerintah Republik Indonesia, sekaligus langkah tegas merespons maraknya disinformasi dan berita bohong (hoax) yang beredar luas di ruang publik maupun media sosial.
 
Fokus utama aksi damai ini adalah meluruskan berbagai kampanye negatif yang tidak bertanggung jawab dan berupaya melemahkan dua program prioritas pemerintah pusat, yaitu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Kedua program ini disusun dengan semangat keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat luas, sehingga perlu dijaga dari upaya-upaya yang berpotensi mendistorsi niat baik di balik pelaksanaannya.
 
Dengan tertib dan damai, para peserta aksi membawa sejumlah spanduk berisi pesan dukungan dan ajakan bijak bermedia sosial, serta didampingi satu unit mobil komando untuk menyuarakan aspirasinya. Aksi yang berlangsung di pusat kegiatan olahraga kota Indramayu ini berjalan kondusif dan tertib sepanjang pelaksanaannya.
 
Koordinator Umum Aliansi Masyarakat Indramayu, Juni Harto, yang didampingi Korlap 1 Nastama dan Korlap 2 Pandu Rofa'i, menyampaikan bahwa gerakan ini lahir dari keresahan mendalam masyarakat atas terdistorsinya informasi mengenai program-program kerakyatan tersebut di ruang digital.
 
"Aksi ini merupakan langkah nyata kami dalam mendukung program pemerintah pusat. Kami ingin meluruskan berbagai pemberitaan negatif dan kabar bohong di media sosial yang berpotensi memicu kegaduhan di tengah masyarakat terkait program Makan Bergizi Gratis maupun Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih," tegas Juni Harto di sela-sela aksi damai.
 
Ia menambahkan, kedua program MBG dan KDKMP sejatinya dirancang dan disiapkan secara matang untuk meningkatkan kualitas gizi anak bangsa serta mendongkrak kesejahteraan ekonomi masyarakat hingga ke tingkat paling bawah, yaitu desa dan kelurahan. Oleh karena itu, Aliansi Masyarakat Indramayu mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga Indramayu, untuk lebih cerdas, kritis, dan bijak dalam menyaring setiap informasi yang diterima, serta tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
 
Aksi damai yang berlangsung hingga siang hari tersebut berjalan aman, lancar, dan terkendali, serta mendapat pengawalan baik dari aparat keamanan setempat. Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap keutuhan bangsa menjadi kekuatan utama yang menyatukan seluruh elemen masyarakat dalam kegiatan ini.

((A, Rahmat))

Peringati HUT Propam ke-24, Polres Wonosobo Gelar Donor Darah Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasila


WONOSOBO — Polres Wonosobo Polda Jateng menggelar kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri ke-24, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan di Gedung Serbaguna Polres Wonosobo setelah seluruh personel mengikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman Mapolres Wonosobo.

Usai upacara, personel Polres Wonosobo secara bergantian mengikuti kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Propam ke-24.

Kasi Propam Polres Wonosobo, Ipda Rahmad Sujaka, S.H., mengatakan kegiatan donor darah merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan transfusi darah.

“Kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Propam. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini menjadi momentum bagi personel Propam dan seluruh anggota Polres Wonosobo untuk turut membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Ipda Rahmad Sujaka.

Menurutnya, kegiatan sosial seperti donor darah juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi di kalangan personel Polri.

“Kami berharap kegiatan sederhana ini dapat memberikan manfaat dan menjadi wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat. Semoga semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama dapat terus tumbuh melalui berbagai kegiatan sosial lainnya,” tambahnya.

Pelaksanaan donor darah tersebut diharapkan dapat turut membantu ketersediaan stok darah yang dibutuhkan masyarakat, terutama bagi pasien yang membutuhkan penanganan medis.

Melalui momentum HUT Propam ke-24, Polres Wonosobo berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang tidak hanya mendukung pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat.

Semangat kepedulian dan pengabdian tersebut diharapkan dapat terus menjadi bagian dari pelaksanaan tugas personel Polri, sejalan dengan komitmen untuk hadir, melayani, melindungi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.


(Yudhi KJN)
Uploaded Image

Medan Terjal Tak Jadi Halangan, Regu Damkar Kodim 0728/Wonogiri dan Warga Sigap Padamkan Kebakaran Bukit Bondokerep Giriwono


Uploaded Image

Wonogiri – Regu Pemadam Kodim 0728/Wonogiri kembali menunjukkan kesigapannya melaksanakan pemadaman kobaran api yang membakar lahan di kawasan Perbukitan Bondokerep, Kelurahan Giriwono, Kabupaten Wonogiri, Rabu (30/09/2026) malam.

Setelah menerima informasi adanya kebakaran, personel gabungan segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Regu Damkar Kodim bekerja sama dengan Damkar Kabupaten Wonogiri dan warga setempat bahu-membahu memadamkan titik-titik api sekaligus melakukan pendinginan guna mencegah api kembali membesar dan merambat ke area hutan di sekitarnya.

Dalam pelaksanaan pemadaman, personel menghadapi kondisi medan yang cukup sulit karena lokasi berada di kawasan perbukitan dan terdapat vegetasi kering yang mudah terbakar. Namun, berkat kerja sama dan koordinasi yang solid antara regu pemadam Kodim 0728/Wonogiri dengan warga sekitar, proses pemadaman dapat dilakukan secara maksimal.

Personel Koramil 01/Wonogiri Kodim 0728/Wonogiri Serma Giri Suarao yang berada di lokasi menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kondisi di kawasan Perbukitan Bondokerep tetap aman.

"Pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan Damkar Kabupaten Wonogiri. Setelah api berhasil dipadamkan, personel tetap melakukan pemantauan dan pendinginan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api," ujarnya.

Masyarakat kembali diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya pada musim kemarau. Warga juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan apabila melihat adanya titik api.

Penulis : Arda 72

Sigap Regu Pemadam Kodim Wonogiri Bersama Petugas Gabungan Padamkan Api di Giriwono


Uploaded Image

Wonogiri — Regu pemadam Kodim 0728/Wonogiri kembali melaksanakan upaya pemadaman kobaran api yang membakar lahan Perbukitan Bondokerep Kelurahan Giriwono, Kabupaten Wonogiri. Rabu (30/9/2028) malam. 

Setelah menerima informasi adanya kebakaran, personel gabungan segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Regu Damkar Kodim bekerja sama bersama warga memadamkan titik-titik api sekaligus melakukan pendinginan guna mencegah api kembali membesar dan merambat ke area hutan di sekitarnya.

Dalam pelaksanaan pemadaman, personel menghadapi kondisi medan yang cukup sulit karena lokasi berada di kawasan perbukitan dan terdapat vegetasi yang mudah terbakar. Namun, berkat kerja sama dan koordinasi antara regu pemadam Kodim 0728/Wonogiri dengan warga sekitar , proses pemadaman dapat dilakukan secara maksimal.

Personel Koramil 01/Wonogiri Kodim 0728/Wonogiri Serma Giri Suarao yang berada di lokasi menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kondisi di kawasan Perbukitan Bondokerep tetap aman.

“Pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan Damkar Kabupaten Wonogiri. Setelah api berhasil dipadamkan, personel tetap melakukan pemantauan dan pendinginan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api,” ujarnya.

Masyarakat kembali diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya pada musim kemarau. Warga juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan apabila melihat adanya titik api.

Penulis : Arda 72

Rabu, 30 September 2026

Polres Bangka Barat Perkuat Pemantauan Aktivitas Tambang di Perairan DAS Kampak Jebus



Bangka barat, Pemantauan terhadap aktivitas pertambangan di wilayah perairan Kabupaten Bangka Barat terus dilakukan aparat kepolisian. Pada Minggu (27/9/2026) malam,

personel Pos Pangkalan Sandar Jebus Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung melakukan pengecekan dan pemantauan di perairan DAS Kampak, Kecamatan Jebus.

Pemantauan dilakukan mulai pukul 21.00 WIB hingga 22.00 WIB untuk memastikan kondisi perairan tetap aman serta memonitor kemungkinan adanya aktivitas pertambangan yang tidak sesuai ketentuan.

Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso mengatakan, kegiatan pemantauan di wilayah perairan merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus mencegah terjadinya aktivitas pertambangan ilegal.

“Polres Bangka Barat terus berkoordinasi dengan jajaran terkait untuk melakukan pemantauan di wilayah perairan. Setiap informasi yang diterima akan menjadi perhatian dan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan,” kata Yos.

Dari hasil pengecekan personel Pos Pangkalan Sandar Jebus Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung, tidak ditemukan aktivitas pertambangan pada saat pemantauan berlangsung di wilayah perairan DAS Kampak Jebus.

Meski demikian, pemantauan tetap dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan situasi perairan tetap aman dan kondusif.

Polres Bangka Barat juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pertambangan yang melanggar aturan serta segera menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian apabila menemukan dugaan aktivitas ilegal di wilayah perairan maupun daratan.

“Sinergi antara masyarakat dan aparat sangat diperlukan. Kami mengajak masyarakat untuk menyampaikan informasi apabila menemukan adanya aktivitas yang diduga melanggar hukum, sehingga dapat segera dilakukan pengecekan di lapangan,” ujar Yos.

(HR)