Bangka Barat, Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas terus digencarkan Polres Bangka Barat. Tak hanya turun ke jalan, pesan keselamatan kini disampaikan lewat udara.
Kamis (5/2/2026) pagi,
Satuan Lalu Lintas Polres Bangka Barat memanfaatkan siaran Radio Duta 94,6 FM Mentok untuk menyapa masyarakat secara langsung.
Dalam program sosialisasi Operasi Keselamatan Menumbing 2026, Kasat Lantas Polres Bangka Barat AKP Ramos Gapita Siregar hadir bersama personel Unit Kamsel Sat Lantas, menyampaikan imbauan yang menyentuh sisi kemanusiaan para pengguna jalan.
Dari balik mikrofon radio, AKP Ramos menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas bukan sekadar soal aturan, melainkan soal menjaga nyawa diri sendiri dan orang lain.
"Kami masih sering mendapati terjadinya kecelakaan lalu lintas di wilayah Bangka Barat. Karena itu, kami mengajak seluruh pengendara untuk lebih berhati-hati, patuh terhadap aturan, dan mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan," ujar AKP Ramos dalam siaran tersebut.
Ia secara khusus menekankan pentingnya penggunaan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor serta penggunaan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil. Menurutnya, perlengkapan keselamatan sederhana itu kerap menjadi penentu antara selamat atau fatal saat kecelakaan terjadi.
Tak hanya itu, AKP Ramos juga mengingatkan agar pengendara tidak memacu kendaraan melebihi batas kecepatan.
"Kecepatan berlebih tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan lain. Jalan raya adalah ruang bersama yang harus kita jaga," tegasnya.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan Menumbing 2026, yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, menekan angka kecelakaan, serta mencegah potensi kejahatan di jalan raya.
Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui keterangannya menyampaikan apresiasi atas langkah Satlantas yang terus mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif kepada masyarakat.
Menurut Kapolres, kehadiran Polri di ruang publik , termasuk melalui media elektronik merupakan bentuk komitmen Polres Bangka Barat untuk selalu dekat dengan masyarakat.
"Keselamatan lalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Polri hadir bukan hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk mengingatkan, melindungi, dan menyelamatkan," ujar AKBP Pradana.
Kegiatan sosialisasi melalui radio tersebut berlangsung dengan aman dan lancar. Selain menyampaikan pesan keselamatan, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat Bangka Barat, sekaligus menegaskan bahwa keselamatan di jalan raya adalah nilai kemanusiaan yang harus dijaga bersama.
(HR)



0 comments:
Posting Komentar