Indramayu - Aksi brutal yang diduga dilakukan geng motor kembali mengusik rasa aman warga Indramayu. Kali ini, peristiwa berdarah tersebut terjadi di Jalan Mayjen D.I. Panjaitan, Kelurahan Lemahmekar, Kecamatan Indramayu, tepatnya tidak jauh dari gerai kuliner Mie Gacoan, pada Sabtu (21/02/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diserang secara tiba-tiba saat melintas di lokasi kejadian. Sekelompok pelaku yang datang bergerombol langsung mengayunkan senjata tajam ke arah korban hingga terkapar di tengah jalan. Setelah melakukan aksinya, para pelaku dengan cepat melarikan diri.
Korban yang mengalami luka serius segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam perawatan.
Peristiwa ini menambah daftar panjang keresahan masyarakat terhadap maraknya aksi kekerasan jalanan, khususnya yang diduga melibatkan geng motor. Lokasi kejadian yang berada di pusat kota Indramayu membuat publik semakin khawatir terhadap keamanan ruang-ruang publik, bahkan pada jam-jam rawan sekalipun.
Kejadian tersebut sekaligus menjadi ujian nyata bagi Pemerintah Kabupaten Indramayu yang saat ini dipimpin oleh Bupati Lucky Hakim bersama Wakil Bupati Syaefudin. Keduanya mengusung visi misi "INDRAMAYU REANG" (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong).
Dalam visi tersebut, aspek aman dan nyaman menjadi komitmen penting yang digaungkan kepada masyarakat. Namun, insiden kekerasan di jantung kota ini memunculkan pertanyaan: sejauh mana implementasi nyata dari komitmen tersebut?
Masyarakat Indramayu berharap pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum dapat bertindak cepat dan tegas dalam mengungkap pelaku serta meningkatkan patroli keamanan, khususnya pada jam-jam rawan. Langkah preventif dan penindakan yang konsisten dinilai penting agar visi "Indramayu REANG" tidak sekedar menjadi sologan, melainkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Indramayu.
Keamanan bukan hanya janji kampanye, melainkan hak dasar setiap warga. Kini, publik menanti langkah konkret pemerintah daerah untuk memastikan pusat kota Indramayu kembali menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi semua. (Wira)




0 comments:
Posting Komentar