Indramayu – Ketua DPD Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Hj. Amy Anggraeni, SH, resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Surat pengunduran diri tersebut telah diterima oleh DPP Perindo pada 4 Februari 2026.
Amy Anggraeni menyampaikan bahwa keputusan mundur dari jabatan Ketua DPD Perindo Indramayu pada tanggal 2 Februari 2026 diambil karena ingin lebih fokus pada keluarga.
"Saya memutuskan untuk mundur agar bisa lebih banyak meluangkan waktu bersama keluarga. Ini adalah pilihan yang sudah saya pikirkan matang-matang," ujarnya Senin 9 Februari 2026.
Dalam wawancaranya itu, Amy juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus DPD Perindo Indramayu yang telah bersama-sama berjuang membesarkan partai.
"Kendati Perindo di Indramayu hanya memiliki satu kursi, itu adalah hasil perjuangan keras para kader dan simpatisan. Saya sangat berterima kasih atas kerja sama dan dedikasi yang telah diberikan," kata Amy.
Dengan diterimanya surat pengunduran diri tersebut, DPP Perindo akan segera menindaklanjuti proses penunjukan pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Perindo Indramayu hingga terpilihnya pengganti definitif. Langkah ini dilakukan agar roda organisasi tetap berjalan sesuai dengan arahan partai.
Saat ditanya apakah pengunduran dirinya dari Perindo akan ikut bergabung ke partai lain sebagai pelabuhan politik baru, Amy menjelaskan bahwa untuk saat ini ia belum memikirkan hal tersebut.
"Saya ingin fokus dulu pada keluarga. Soal partai lain, biarlah waktu yang menjawab. Saat ini saya belum ada rencana ke arah sana," tegasnya.
Pengunduran diri Amy Anggraeni menjadi sorotan politik lokal di Indramayu. Sebagai salah satu figur perempuan yang cukup dikenal di dunia politik daerah, keputusannya mundur dinilai akan memengaruhi dinamika internal Perindo menjelang agenda politik 2029
Amy Anggraeni kerap dikenal sebagai perempuan dermawan di Indramayu. Selain kiprahnya di dunia politik, ia aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan sering membantu masyarakat yang membutuhkan. Hal ini membuatnya dihormati tidak hanya sebagai politisi, tetapi juga sebagai tokoh perempuan yang peduli terhadap sesama. (Wira)




0 comments:
Posting Komentar