Wonosobo — Polres Wonosobo meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Tlogodalem, Kecamatan Kertek, Jumat, 13 Maret 2026. Peresmian yang berlangsung pukul 17.00 hingga 19.00 WIB itu juga menandai beroperasinya jembatan gantung di Desa Slukatan, Kecamatan Mojotengah.
Acara dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo Drs. One Andang Wardoyo, M.Si., Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M., Dandim 0707 Wonosobo Letkol Inf Helmy, S.A.P., M.Han., Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Wonosobo Nurudin Ardiyanto, S.T., M.T., Wakapolres Wonosobo Kompol Agustinus David Putraningtyas, S.Sos., M.H., serta sejumlah pejabat Polres Wonosobo dan unsur pemerintah daerah. Hadir pula Camat Kertek Ardian Indra Saputra, S.STP., M.M., Kapolsek Kertek AKP Sutono, S.H., pemerintah desa, serta tokoh masyarakat setempat.
Camat Kertek Ardian Indra Saputra dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan jembatan tersebut. Ia menyebut pembangunan jembatan ini menjadi berkah tersendiri bagi warga Desa Tlogodalem, terlebih menjelang Hari Raya Idulfitri.
Menurutnya, jembatan lama sebelumnya sempat putus pada Desember 2025. Namun dalam waktu relatif singkat pembangunan kembali dapat diselesaikan dan diresmikan pada awal Maret 2026. Bahkan, jembatan yang dibangun saat ini memiliki konstruksi yang lebih baik dan lebih lebar dibandingkan jembatan sebelumnya.
"Ini menjadi kebahagiaan bagi masyarakat. Tadi para simbah juga menyampaikan ungkapan sederhana, 'wes biso ngaret', yang menggambarkan rasa syukur warga karena kini akses sudah bisa dilalui kembali," ujarnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo One Andang Wardoyo mengatakan pembangunan infrastruktur seperti jembatan merupakan langkah penting dalam meningkatkan konektivitas wilayah serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Ia berharap setelah jembatan dibangun, masyarakat memiliki rasa memiliki terhadap fasilitas tersebut.
"Harapannya masyarakat dapat memanfaatkan jembatan ini dengan baik sekaligus bersama-sama merawatnya, sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama," kata dia.
Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Polri dan Pemerintah Kabupaten Wonosobo. Menurutnya, kerja sama lintas sektor menjadi kunci dalam menghadirkan pembangunan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
"Jembatan ini bisa terselesaikan berkat kolaborasi antara Polri dengan Pemerintah Kabupaten Wonosobo serta dukungan masyarakat," kata Kapolres.
Ia menambahkan, selain berfungsi sebagai penghubung wilayah, jembatan tersebut juga menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.
Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pembukaan akses jembatan secara simbolis. Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan sembako kepada masyarakat sekitar.
Kegiatan dilanjutkan dengan tausiah menjelang waktu berbuka puasa, kemudian buka puasa bersama di lokasi kegiatan. Acara ditutup dengan doa dan ramah tamah antara unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat.
(Yudhi)




0 comments:
Posting Komentar