Cegah Kenakalan Remaja, Polsek Mauk Polresta Tangerang Edukasi Warga Desa Tanjung Anom lewat Program Babacakan

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Polres Bangka Barat Tertibkan Aktivitas Tambang di Tembelok-Keranggan, 140 Ponton Masih Terparkir

Polres Bangka Barat bersama Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung kembali melakukan penertiban terhadap aktivitas penamban...

Postingan Populer

Selasa, 22 September 2026

Cegah Kenakalan Remaja, Polsek Mauk Polresta Tangerang Edukasi Warga Desa Tanjung Anom lewat Program Babacakan


Uploaded Image


Tangerang — Personel Polsek Mauk Polresta Tangerang Bripka Hakim melaksanakan sosialisasi program unggulan Kapolresta Tangerang bertajuk "Babacakan" (Bersama Barudak Cegah dan Tolak Tawuran) di Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Senin (21.09.2026).

Kegiatan ini digelar sebagai langkah preventif Kepolisian Sektor Mauk dalam menekan angka kenakalan remaja, khususnya aksi tawuran dan geng motor yang dapat meresahkan masyarakat.

Dalam giat tersebut, personel Polsek Mauk merangkul para tokoh masyarakat, orang tua, serta para remaja di Desa Tanjung Anom untuk berdialog interaktif. Petugas menyampaikan imbauan pentingnya peran aktif lingkungan sekitar dalam memantau pergaulan anak-anak muda, terutama pada jam-jam rawan malam hari.

Kapolsek Mauk AKP I Nyoman Nariana menyampaikan bahwa Program Babacakan mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif kepada para remaja (barudak) agar mereka memahami dampak hukum serta bahaya fisik dari keterlibatan dalam aksi tawuran.

"Melalui Program Babacakan ini, kami ingin merangkul generasi muda di Desa Tanjung Anom agar menjauhi kegiatan negatif. Sinergi antara kepolisian, pihak desa, orang tua, dan pemuda sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif," ujar  Kapolsek Mauk.

Masyarakat dan perangkat Desa Tanjung Anom menyambut baik kehadiran personel Polsek Mauk. Kegiatan berlangsung tertib dan ditutup dengan komitmen bersama warga Desa Tanjung Anom untuk menolak segala bentuk aksi tawuran di wilayah mereka.





Toher Aswi

0 comments:

Posting Komentar