Wonogiri — TNI bersama unsur gabungan melaksanakan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di gunung Mah Gemplah Lingkungan Pendem Kelurahan Selopuro Kecamatan Batuwarno, Rabu (16/9/2026). Upaya tersebut dilakukan melalui pengerahan personel, pemadaman titik api, pendinginan, serta pemantauan untuk mencegah kebakaran meluas.
Personel TNI dari Koramil 06/Batuwarno Kodim 0728/Wonogiri bersama Polsek,BPBD,SAR dan Relawan bergerak secara terpadu sesuai kondisi di lapangan. Selain memadamkan api, tim melakukan pendinginan guna memastikan tidak ada bara yang berpotensi menimbulkan kebakaran kembali.
Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan melakui Pasiops Kapten Inf Suraji menyampaikan bahwa penanganan karhutla memerlukan koordinasi lintas instansi dan partisipasi masyarakat.
“Penanganan karhutla tidak hanya dilakukan melalui pemadaman, tetapi juga pencegahan dan pemantauan secara berkelanjutan. Koordinasi antarinstansi diperlukan agar kebakaran dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” ujarnya.
Personel gabungan juga memantau kawasan yang berpotensi mengalami kebakaran. Masyarakat diimbau tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan setiap titik api kepada aparat atau instansi terkait.
TNI dan unsur gabungan berkomitmen melanjutkan upaya penanggulangan karhutla untuk melindungi masyarakat, lingkungan, dan wilayah terdampak.
Melalui koordinasi dan kepedulian seluruh pihak, penanganan karhutla diharapkan berlangsung cepat, terpadu, dan efektif.
Penulis : Arda 72




0 comments:
Posting Komentar