Dandim Wonosobo Ajak Jadikan Pilkades Sarana Pendidikan Demokrasi, Jaga Persatuan dan Stabilitas

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Merajut Ukhuwah, Dandim Solo Anjangsana ke Ponpes Budi Utomo dan Pimpinan LDII Surakarta

Surakarta - Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol Kav Mikael Dimas Yanuar, M.O.S., M.A. melaksanakan anjangsana dan komunika...

Postingan Populer

Kamis, 05 November 2026

Dandim Wonosobo Ajak Jadikan Pilkades Sarana Pendidikan Demokrasi, Jaga Persatuan dan Stabilitas

WONOSOBO - Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno S.Sos mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak sebagai sarana pendidikan demokrasi. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan, kesatuan, dan stabilitas selama proses tersebut. Pernyataan itu disampaikan Dandim saat pelaksanaan Deklarasi Damai Pilkades Serentak Wonosobo Tahun 2026. .(5/11/2026)

Dandim Wonosobo Ajak Jadikan Pilkades Sarana Pendidikan Demokrasi, Jaga Persatuan dan Stabilitas Letkol Inf Yoyok Suyitno, Pilkades merupakan wujud nyata kedaulatan rakyat di tingkat paling dasar. Momentum ini memberi kesempatan bagi warga desa menentukan arah masa depan desanya.

Namun, ia mengingatkan bahwa kontestasi politik di tingkat lokal memiliki kedekatan emosional yang sangat tinggi antarwarga. Jika tidak dikelola dengan bijak, perbedaan pilihan politik di tingkat desa sangat rentan memicu polarisasi, gesekan, bahkan konflik sosial yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan bertetangga.

Dalam kesempatan itu, Dandim 0707/Wonosobo menyampaikan beberapa arahan penting terkait wawasan kebangsaan, persatuan, dan pencegahan konflik selama tahapan Pilkades berlangsung.

“Wawasan kebangsaan adalah cara pandang kita sebagai bangsa mengenai diri dan lingkungannya, yang mengutamakan kesatuan dan persatuan wilayah. Dalam konteks Pilkades, kepentingan bangsa dan keutuhan NKRI berada di atas kepentingan pribadi, kelompok, maupun golongan,” tegas Yoyok.

Ia mengingatkan bahwa Pilkades hanyalah sarana berkala untuk memilih pemimpin, sedangkan persaudaraan sebagai warga bangsa dan warga Wonosobo adalah selamanya. Jangan korbankan kerukunan yang telah terbina bertahun-tahun hanya demi syahwat politik sesaat.

Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dan merupakan keindahan dari alam demokrasi. Namun, perbedaan tersebut jangan sampai memecah belah. Dandim mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap mengedepankan asas masyarakat Wonosobo yang guyub rukun. Terapkan prinsip hidup kemanusiaan yang adil dan beradab serta gotong royong. Hormati hak pilih setiap orang.

Kepada para calon kepala desa, ia meminta menunjukkan kedewasaan berpolitik: siap menang dan siap kalah. Siapa pun yang terpilih nantinya adalah putra-putri terbaik desa yang harus didukung bersama demi kemajuan desa.

Konflik besar selalu dimulai dari percikan-percikan kecil yang dibiarkan. Oleh sebab itu, Dandim menekankan langkah-langkah preventif. Stop hoaks dan ujaran kebencian. Jangan mudah terprovokasi oleh isu yang tidak jelas sumbernya, kampanye hitam, maupun provokasi di media sosial. Saring sebelum sharing.

Optimalkan sinergitas tiga pilar desa. Seluruh jajaran Babinsa Kodim 0707/Wonosobo diperintahkan bersinergi secara ketat dengan Bhabinkamtibmas dan kepala desa/perangkat desa. Lakukan pemetaan kerawanan secara berkala.

Jika muncul riak atau kesalahpahaman di lapangan, segera selesaikan melalui forum dialog, musyawarah, dan melibatkan tokoh masyarakat setempat secara netral sebelum berkembang menjadi konflik fisik.

Dandim menegaskan kembali komitmen Kodim 0707/Wonosobo. Netralitas TNI adalah harga mati. “Seluruh prajurit Kodim 0707/Wonosobo tidak akan memihak dan tidak akan memberikan dukungan dalam bentuk apa pun kepada salah satu calon. Tugas kami murni adalah mengawal, mengamankan, dan memastikan jalannya Pilkades bersama pihak Kepolisian (Polres Wonosobo) agar berlangsung dengan jujur, adil, aman, dan kondusif,” tegasnya.

Di akhir paparannya, Letkol Inf Yoyok Suyitno mengajak seluruh masyarakat mengawal Pilkades serentak dengan hati yang sejuk dan pikiran yang jernih. “Jadikan momentum Pilkades ini sebagai ajang pembuktian bahwa masyarakat Kabupaten Wonosobo adalah masyarakat yang cerdas, dewasa dalam berdemokrasi, dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Pancasila,” pungkasnya.



Pendim0707/yudhi

0 comments:

Posting Komentar