Bangka Tengah

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Wujudkan Wilayah Tetap Aman Dan Kondusif Piket Koramil 01/Laweyan Melaksanakan Patroli Malam

Surakarta - Piket Koramil 01/Laweyan Kodim Surakarta Sertu  Parso bersama Linmas melaksanakan kegiatan patroli menyisir tempat maupu...

Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label Bangka Tengah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bangka Tengah. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Maret 2026

LHKPN Jadi Sorotan, Kadis PU Bangka Tengah Sampaikan Klarifikasi Resmi

BANGKA TENGAH — Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU) Kabupaten Bangka Tengah, Fani Hendra Saputra, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) miliknya yang tercatat minus Rp9 juta. Minggu (15/3/2026).

Menurut Fani, data yang tercantum dalam sistem LHKPN merupakan laporan resmi yang telah disampaikan dan diterima oleh Komisi Pemberantasan Korupsi melalui mekanisme pelaporan elektronik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ia menegaskan bahwa kondisi nilai kekayaan yang tercatat minus tersebut bukan merupakan pelanggaran, melainkan hasil dari perhitungan antara total aset dan kewajiban yang dilaporkan secara transparan.

“LHKPN yang saya sampaikan merupakan laporan resmi yang sudah diterima oleh KPK melalui sistem pelaporan yang berlaku. Semua data disampaikan secara terbuka dan sesuai kondisi yang sebenarnya,” ujar Fani saat dimintai keterangan.

Fani menjelaskan, dalam pelaporan LHKPN terdapat komponen aset dan kewajiban yang dihitung secara keseluruhan. Apabila jumlah kewajiban lebih besar dibandingkan aset, maka secara sistem nilai akhir dapat tercatat minus.

“Dalam LHKPN memang ada komponen kewajiban atau utang yang juga wajib dilaporkan. Ketika nilai kewajiban tersebut lebih besar dari aset, maka secara perhitungan total kekayaan bisa terlihat minus. Itu merupakan hal yang dimungkinkan dalam mekanisme pelaporan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pelaporan LHKPN merupakan bentuk komitmen transparansi pejabat publik sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan, termasuk kewajiban penyelenggara negara untuk menyampaikan laporan kekayaan secara berkala kepada KPK.

“Pelaporan LHKPN adalah kewajiban bagi setiap penyelenggara negara sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas. Saya menjalankan kewajiban tersebut sesuai aturan, dan laporan itu sudah diterima oleh KPK tanpa ada persoalan,” tegas Fani.

Sebagaimana diketahui, kewajiban pelaporan LHKPN diatur dalam berbagai regulasi yang mewajibkan pejabat negara melaporkan kekayaannya secara jujur dan berkala kepada KPK sebagai bagian dari upaya pencegahan korupsi serta penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih.

Di akhir penjelasannya, Fani juga menyampaikan bahwa hak jawab terkait pemberitaan tersebut telah diberikan kepada media yang pertama kali memuat informasi mengenai LHKPN miliknya. Sementara klarifikasi yang disampaikan saat ini juga dipublikasikan melalui media lain sebagai bentuk penjelasan tambahan kepada publik.

Menurutnya, dalam praktik jurnalistik, setiap media memiliki hak untuk menerima dan memuat klarifikasi sebagai bagian dari prinsip keberimbangan informasi kepada masyarakat, setelah hak jawab terlebih dahulu diberikan kepada media yang sebelumnya menaikkan pemberitaan tersebut. (Heri)

Kamis, 14 Agustus 2025

POLRES BANGKA TENGAH GELAR HARI KE-3 GERAKAN PANGAN MURAH, TERHUBUNG ZOOM MEETING SERENTAK DIPIMPIN KAPOLRI


BANGKA TENGAH – Polres Bangka Tengah bersama Polsek jajaran kembali melanjutkan Gerakan Pangan Murah pada Kamis (14/8/2025), yang memasuki hari ketiga pelaksanaan.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Zoom Meeting Launching Gerakan Pangan Murah secara serentak di seluruh Polda jajaran yang dipimpin langsung oleh Kapolri.

Di Kabupaten Bangka Tengah, pusat kegiatan dipusatkan di Halaman Mako Polsek Koba, dihadiri oleh Staf Ahli Pemerintahan, Politik dan Hukum Pemkab Bangka Tengah M. Anas Ma’ruf mewakili Bupati Bangka Tengah, Kapolres Bangka Tengah, perwakilan Dandim 0413/Bangka, PJU Polres Bangka Tengah, Ketua Bhayangkari beserta anggota, serta masyarakat.

Kapolres Bangka Tengah dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah Polri untuk mendukung program Bulog dalam menekan dampak inflasi harga bahan pangan sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
 “Kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dan kehadiran Polri di sini adalah untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau. Semoga gerakan ini benar-benar membantu kebutuhan masyarakat sehari-hari,” ungkap Kapolres.



Adapun komoditas yang dijual pada kegiatan di Polsek Koba antara lain:

- Beras SPHP 5 kg – Rp 59.000/karung

- Gula merek Gulavit 1 kg – Rp 18.000/bungkus

- Tepung Terigu Segitiga Biru 1 kg – Rp 12.000/bungkus

- Minyak goreng merek Kita 1 L – Rp 18.000/liter


Stok yang disiapkan di lokasi ini antara lain beras SPHP 350 karung, tepung terigu Segitiga Biru 36 bungkus, gula Gulavit 40 bungkus, dan minyak goreng merek Kita 60 kemasan.

Selain di Polsek Koba, kegiatan serupa juga berlangsung di Polsek sungai selan, Polsek Simpang Katis, Polsek Namang, dan Polsek Lubuk Besar dengan partisipasi aktif masyarakat setempat. 

Masing-masing Polsek menyiapkan stok pangan yang bervariasi, mulai dari puluhan hingga ratusan karung beras, gula, minyak goreng, dan tepung terigu.

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah hari ketiga ini berjalan aman, tertib, dan kondusif dengan pengamanan serta pengaturan lalu lintas oleh personel Polres Bangka Tengah dan Polsek jajaran.

Rabu, 13 Agustus 2025

Kapolres Bangka Tengah Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Layak Huni Bagi Purnawirawan


Bangka Tengah – Kapolres Bangka Tengah AKBP Dr. I Gede Nyoman Bratasena, S.I.K., M.I.K. menghadiri kegiatan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni bagi purnawirawan Polres Bangka Tengah di Desa Nibung, Kecamatan Koba, Rabu (13/8/2025).

Pembangunan rumah layak huni ini merupakan program CSR (Corporate Social Responsibility) PT. Arsari Tambang yang ditujukan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan jasa purnawirawan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolres Bangka Tengah menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momen penting sekaligus bukti nyata perhatian kepada para purnawirawan.

 “Pembangunan rumah ini bukan hanya simbol penghargaan, tetapi juga wujud kepedulian terhadap kesejahteraan para purnawirawan yang telah berjasa menjaga keamanan di wilayah kita. Semoga rumah ini dapat menjadi tempat tinggal yang nyaman dan membawa kebahagiaan bagi keluarga,” ujar Kapolres.



Kapolres juga mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pemerintah daerah, instansi terkait, hingga pihak perusahaan yang telah memberikan kontribusi nyata untuk kesejahteraan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bangka Tengah, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Perhubungan Kabupaten Bangka Tengah, Kajari Bangka Tengah yang diwakili Kasi Barang Bukti dan Barang Rampasan, PJU Polres Bangka Tengah, Kapolsek Koba, perwakilan PT. Stania Kemingking, tokoh masyarakat, serta warga Desa Nibung.

Kegiatan peletakan batu pertama berlangsung aman dan kondusif, diakhiri dengan foto bersama dan doa agar proses pembangunan berjalan lancar hingga selesai.

Selasa, 05 Agustus 2025

Fani Hendra Saputra, S.SiT, MH Ka.Diperkimhub Kab.Bangka Tengah mengucapkan Selamat HUT ke-80 RI, Jadikan kemerdekaan ini sebagai motivasi untuk terus berkarya bagi bangsa


Fani Hendra Saputra, S.SiT, MH Ka.Diperkimhub Kab.Bangka Tengah mengucapkan Selamat HUT ke-80 RI! "Jadikan kemerdekaan ini sebagai motivasi untuk terus berkarya bagi bangsa"

Kamis, 31 Juli 2025

Polres Bangka Tengah Pimpin Penertiban Tambang Ilegal di WIUPK PT. Timah, Ponton Ilegal Dibongkar Pakai Alat Berat


Bangka Tengah – Polres Bangka Tengah bersama tim gabungan melakukan penertiban besar-besaran terhadap aktivitas tambang timah ilegal di wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (WIUPK) milik PT. Timah yang berada di Merbuk, Pungguk, dan Kenari, Kecamatan Koba, Kamis (31/7/2025).

Penertiban ini diawali dengan apel gabungan dan pelaksanaan Tactical Floor Game (TFG) di halaman Mako Polres Bangka Tengah sebagai bentuk konsolidasi dan pematangan rencana operasi. Usai pelaksanaan apel dan TFG, tim gabungan langsung bergerak ke lokasi sasaran.

Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari personel Polres Bangka Tengah, Polda Kep. Babel, TNI, Satpol PP, Kejaksaan, DLH, dan perwakilan PT. Timah, membawa sejumlah alat berat seperti excavator, chainsaw, dan peralatan lainnya untuk membongkar ponton-ponton tambang ilegal yang masih berlabuh di wilayah tersebut.

Kapolres Bangka Tengah, AKBP Dr. I Gede Nyoman Bratasena, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen tegas dalam memberantas tambang ilegal di wilayah hukum Bangka Tengah.

“Hari ini tim gabungan turun langsung ke WIUPK PT. Timah di wilayah Merbuk, Pungguk, dan Kenari. Ponton-ponton yang masih berlabuh telah dibongkar menggunakan alat berat. Tidak ada kompromi terhadap aktivitas tambang ilegal,” tegas Kapolres.



Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar berkat kerja sama lintas sektor dan dukungan dari seluruh pihak terkait.

Penertiban ini diharapkan menjadi peringatan bagi pelaku tambang ilegal agar tidak lagi melakukan kegiatan yang melanggar hukum dan merusak lingkungan.

Selasa, 29 Juli 2025

Polres Bangka Tengah Lakukan Patroli dan Himbauan di Lokasi Tambang Ilegal Kolong Pungguk, Merbuk, dan Kenari


Bangka Tengah – Dalam rangka menjaga stabilitas kamtibmas dan menekan aktivitas penambangan timah ilegal, Polres Bangka Tengah melaksanakan kegiatan patroli dan himbauan di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik PT. Timah, tepatnya di Kolong Pungguk, Merbuk, dan Kenari, Kecamatan Koba, pada Senin (28/7/2025) siang.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Bangka Tengah AKP Yandri C Akip, S.H., M.H., dan melibatkan personel gabungan dari Sat Intelkam, Sat Binmas, Sat Polairud, Sat Reskrim, serta PLH Kapolsek Koba.

Dalam pelaksanaannya, personel memberikan himbauan tegas kepada para pemilik dan perakit ponton tambang ilegal di lokasi agar segera menghentikan aktivitas penambangan dan membongkar seluruh peralatan tambang.

"Kami sampaikan dengan tegas agar seluruh aktivitas tambang ilegal dihentikan. Bagi yang baru merakit alatnya hari ini, segera bongkar dan sampaikan juga kepada rekan-rekan lainnya untuk tidak melanjutkan kegiatan ilegal ini," ujar AKP Yandri.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk langkah persuasif menjelang pelaksanaan penertiban secara gabungan. Menurutnya, upaya ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mencegah potensi konflik sosial di wilayah tersebut.

"Kami berharap masyarakat bisa bekerja sama dan mematuhi himbauan ini demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Bangka Tengah," tambahnya.

Polres Bangka Tengah akan terus melakukan pemantauan terhadap wilayah-wilayah rawan penambangan ilegal dan mengedepankan pendekatan humanis sebelum upaya penegakan hukum dilaksanakan.

(Sanusi)

Kamis, 26 Juni 2025

Kolaborasi Lingkungan di Kurau: Kapolres Bangka Tengah Hadiri Aksi Pembongkaran dan Penanaman Mangrove. 




BangkaTengah, 26 Juni 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polres Bangka Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menggelar aksi kolaboratif bertajuk Pembongkaran Rumah Eksisting di Sempadan Sungai dan Penanaman Bibit Mangrove di Desa Kurau dan Desa Kurau Barat.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Bangka Tengah AKBP Dr. I Gede Nyoman Bratasena, S.I.K., M.I.K., didampingi Wakapolres Bangka Tengah, Kapolsek Koba IPTU Beni Fernanda, S.H., Kapolsek Namang IPDA Nugroho Sujatmiko, S.IP., M.M., serta sejumlah Pejabat Utama Polres Bangka Tengah lainnya. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata dukungan penuh Polri dalam program penataan kawasan kumuh serta pelestarian lingkungan hidup di wilayah hukum Bangka Tengah.



Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 07.30 WIB, diawali dengan pembongkaran rumah-rumah tidak layak huni yang berdiri di sempadan Sungai Kurau sebagai bagian dari program penataan permukiman terpadu. 

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan aksi penanaman ratusan bibit mangrove di titik-titik yang telah ditentukan di wilayah Desa Kurau dan Desa Kurau Barat.

Kegiatan kolaboratif ini juga dihadiri oleh unsur Forkopimda Bangka Tengah, perwakilan OPD, instansi vertikal, BUMN/BUMD, komunitas lokal, serta masyarakat penerima manfaat program. Masing-masing peserta turut berpartisipasi langsung menanam mangrove di titik-titik sebaran yang telah diatur secara strategis.

Dalam keterangannya yang disampaikan melalui Kasi Humas IPTU Erwin Syahri, Kapolres Bangka Tengah AKBP Dr. I Gede Nyoman Bratasena menyampaikan, 



"Kami sangat mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, dan masyarakat dalam mewujudkan penataan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bagian dari komitmen bersama menjaga ekosistem dan kualitas hidup masyarakat."

Lebih lanjut, Kapolres juga menegaskan bahwa Polres Bangka Tengah siap mendukung program-program penataan kawasan dan pelestarian lingkungan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan negara.

Rangkaian kegiatan ini menjadi simbol sinergi kuat antar-lembaga dalam menjaga lingkungan sekaligus menjadi wujud nyata semangat Bhayangkara yang humanis dan peduli terhadap keberlangsungan hidup masyarakat pesisir.

(Heri) 

Rabu, 25 Juni 2025

Polres Bangka Tengah Gelar “Kebaikan untuk Negeri Selawang Segantang”  dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-79. 



Koba, Bangka Tengah — Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79, Polres Bangka Tengah menggelar kegiatan sosial bertajuk "Kebaikan untuk Negeri Selawang Segantang" yang berlangsung pada Selasa (25/6/2025) pagi di kawasan depan Mapolsek Koba dan sekitar Bundaran Ikan Koba.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini berlangsung aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Sebanyak 250 bingkisan dibagikan kepada pengguna kendaraan bermotor dan mobil yang melintas sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat di momen Hari Bhayangkara tahun ini.

Aksi sosial tersebut turut melibatkan unsur Forkopimda Bangka Tengah, di antaranya TNI, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, dan DPRD Kabupaten Bangka Tengah, yang bersama-sama berpartisipasi langsung membagikan bingkisan kepada warga.



Kapolres Bangka Tengah, AKBP Dr. I Gede Nyoman Bratasena, S.I.K., M.I.K., melalui Kasi Humas IPTU Erwin Syahri, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar simbol peringatan, melainkan wujud nyata kedekatan Polri dengan masyarakat.

"Melalui kegiatan 'Kebaikan untuk Negeri Selawang Segantang', kami ingin berbagi kebahagiaan dan menunjukkan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya dalam penegakan hukum, tapi juga dalam pelayanan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat," ujar Kapolres Bangka Tengah.

Kapolres juga menyampaikan harapan agar masyarakat terus mendukung langkah-langkah transformasi Polri ke depan.



"Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar Polri ke depan semakin profesional, modern, dan semakin dipercaya. Dukungan dan kepercayaan masyarakat adalah energi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik," tutupnya.

Melalui kegiatan ini, Polres Bangka Tengah berharap semangat kebersamaan dan gotong royong semakin tumbuh, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat demi menciptakan daerah yang aman, damai, dan sejahtera.

Minggu, 22 Juni 2025

Polres Bangka Tengah Gelar Pelayanan Kepolisian di Car Free Day HUT Bhayangkara ke-79. 



Koba – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polres Bangka Tengah menggelar kegiatan pelayanan kepolisian kepada masyarakat yang dirangkaikan dengan Car Free Day dan senam bersama di Komplek Perkantoran Pemkab Bangka Tengah, Minggu (22/6/2025) pagi.

Kegiatan dimulai sejak pukul 07.00 WIB dan dihadiri oleh lebih dari 250 orang dari berbagai kalangan. Pelayanan yang diberikan meliputi perpanjangan SIM, pembuatan SKCK Online, sosialisasi pelayanan berbasis digital, serta pelayanan kesehatan gratis yang mencakup pemeriksaan tensi, kolesterol, asam urat, gula darah, hingga pengobatan ringan.



Kapolres Bangka Tengah, AKBP Dr. I Gede Nyoman Bratasena, S.I.K., M.I.K., yang turut hadir langsung dan memantau jalannya kegiatan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

"Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga dalam pelayanan sosial kemasyarakatan. Ini bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang humanis, cepat, dan profesional," ujar Kapolres.





Lebih lanjut, AKBP Nyoman Bratasena menegaskan bahwa Polres Bangka Tengah berupaya menghadirkan pelayanan yang mudah diakses dan bermanfaat langsung bagi masyarakat.

"Kami ingin masyarakat merasa nyaman dan percaya bahwa segala bentuk pelayanan kepolisian bisa diakses secara mudah dan transparan. Momentum Hari Bhayangkara ini kami maknai sebagai ajang introspeksi dan penguatan komitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat," tambahnya.


Kegiatan juga dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah, unsur OPD Pemkab, Wakapolres, para Pejabat Utama Polres, serta masyarakat umum yang turut berolahraga di kawasan perkantoran.

Dengan mengusung tema "Polri Untuk Masyarakat", kegiatan ini diharapkan menjadi sarana yang efektif untuk membangun kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

(Heri) 

Kamis, 18 Juli 2024

Jadi Penyedia Judi Togel, Seorang IRT Di Bangka Tengah Diringkus Tim Jatanras Polda Babel

Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Kelurahan Dul Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah diringkus oleh Tim 2 Opsnal Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Bangka Belitung.

IRT berinisal AS alias Ace Ali (55) diringkus pada Senin (15/7/24) malam lantaran diketahui menjadi bandar judi toto gelap (togel) dan shio.

Kabid Humas Polda Bangka Belitung Kombes Pol Jojo Sutarjo mengatakan As alias Ace Ali ini diamankan saat berada dirumahnya di Perumahan Bangka Mansion Bangka Tengah.

"Kebetulan pada saat penangkapan, pelaku sedang duduk dikamarnya yang baru mau memulai merekap togel,"kata Jojo, Rabu (17/7/24) malam.

Dari informasi yang diterima, pelaku menyediakan judi togel dan shio dengan cara menerima pesanan melalui pesan WhatsApp.

Setelah menerima pesanan, lanjut Jojo, pelaku merekap hasil penjualan perharinya di kertas putih selembar.

Jojo juga menambahkan, bisnis penyediaan judi togel ini sudah dilakukan oleh pelaku selama 4 tahun belakangan.
"Bisnis ini sudah dilakoni kurang lebih dari tahun 2020 sampai sekarang. Dari hasil penjualan perhari, pelaku mendapat keuntungan sebesar 30 persen,"ungkap Jojo.

Selain mengamankan pelaku, Tim Jatanras Polda Bangka Belitung juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti lain.

Diantaranya 1 buah tas selempang berisi kartu identitas, uang 6,5 juta rupiah, 2 buah buku rekening atas nama pelaku, 3 unit handphone, 1 buah kalkulator, pulpen dan lembaran kertas kopelan serta foto bukti chat pesanan togel.

"Untuk saat ini pelaku berikut barang bukti sudah diamankan ke Mapolda guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,"pungkas Jojo.

(Hari)

Jumat, 31 Mei 2024

Luar Biasa Bos Pengusaha Roti Kuasai Kebun sawit Puluhan Hektar

Belilik/Bateng-, Lagi lagi Oknum Wartawan mendapat perlakuan yang kurang menyenangkan, saat melakukan konfirmasi di kediaman bos AK pengusaha roti di kelurahan Air Mawar Pangkalpinang yaitu salah satu pemilik lahan sawit diduga Hutan Produksi ( HP) di Desa Belilik Bangka Tengah ( Bateng ) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (29/05/24).

Peristiwa itu, saat awak media dari IBI ( Investigasi Bhayangkara Indonesia) dan Media CBN (Cakrabhayangkaranews) berencana melakukan konfirmasi ke Bos AK terkait kepemilikan Kebun Sawit tersebut tiba- tiba di usir paksa oleh Bang Jago.


Kepada media ini, Dua wartawan mengaku terkejut lantaran mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan diduga orang kepercayaan bos Roti.

” Kamu mau apa, sana pergi kalau mau tanya soal perizinan sudah diurus, kalau kamu perlu tanya saja sama Tomi orang kehutanan,” kata wartawan menirukan ucapan Bang Jago kepada dirinya.

Perkara pemanfaatan Hutan Produksi yang ada di Desa Belilik Tim media terus mencari informasi ke Kepala Desa, Kepala Dusun, tokoh masyarakat serta warga.

Salah warga mengaku, selain kho Akhiong ada juga oknum lain yang mempunyai kebun sawit di lahan HP .

” Terus terang Bang, saya tidak ada lahan di Hutan Produksi, heran sekali bisa orang luar yang menguasai lahan HP atau HL apa namanya kurang paham kok bisa dan rata rata cukup luas kita warga Belilik jadi penonton,” ungkapnya dan namanya minta dirahasiakan.

Salain itu, kepada awak media, Bahtiar Hamid yang asli Kelahiran Desa Belilik mengaku, sangat kecewa terhadap oknum warga Belilik sendiri yang sudah jual belikan Hutan Produksi tersebut.

” Yang jelas mereka telah melanggar aturan. Baik yang menjual maupun yang membeli. Sudah jelas itu lahan Hutan Produksi tapi mereka masih memanfaatkan lahan tersebut untuk kepentingan pribadi,” ujarnya .

Lebih lanjut dikatakan, sangat di sesalkan adalah ada beberapa warga Belilik sendiri yang melakukan pembukaan lahan seluas- luasnya dan di jual ke pihak luar.

“Ini yang tidak boleh. Apa jadinya lahan negara seluas mungkin dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi. Adanya peran Pemdes dan Dinas Kehutanan yang kurang peka dan kontrol terhadap lahan HP tersebut. Kerugian besar untuk masyarakat Belilik itu sendiri. Sehingga nanti jadi penonton di rumah sendiri,” terangnya.

Lebih lanjut disampaikan Hamid, Coba kalau tata kelola lahan HP dimanfaatkan masyarakat itu sendiri dengan membuka perkebunan sawit tidak lebih dari 2 hektar. Dengan sistem dan tata yang baik akan membuat masyarakat itu sejahtera.

“Sebagai putra daerah Belilik yang di lahir kan di Belilik tentu sangat kecewa dengan olah oknum warga Belilik dengan menjual lahan HP tersebut tidak memikirkan dampak buat anak cucu mereka,” pungkas Hamid.

Sementara itu, Kepala Desa Belilik Sudarwan saat dikonfirmasi terkait perihal lahan HP tersebut belum memberikan tanggapan. Begitu juga Heri yang merupakan Kepala Dusun hingga berita ini di turunkan belum juga memberikan keterangannya.

Setelah dipublikasikan redaksi terus berupaya lakukan konfirmasi ke pihak-pihak terkait. (Tim)