All Posts | Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Piket Koramil 03/Serengan Bersama Linmas Kecamatan Serengan  Patroli Malam Guna Tercipta Wilayah Aman dan Terkendali

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Peltu Sugianto melaksanakan patroli dan komunikasi  guna mengajak dan men...

Postingan Populer

Rabu, 02 September 2026

Di Balik Proyek KUA Pangkal Balam Rp1,49 Miliar: K3 Dipertanyakan, Pengawasan Jadi Sorotan.

PANGKALPINANG — Proyek pembangunan Gedung Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pangkal Balam, Kota Pangkalpinang, yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun Anggaran 2026, mulai disorot. Selain memiliki nilai kontrak hampir Rp1,5 miliar, pelaksanaan proyek tersebut diduga belum sepenuhnya memperhatikan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lokasi pembangunan.
Hasil penelusuran tim awak media di lapangan pada Rabu (2/9/2026) menemukan indikasi bahwa penggunaan alat pelindung diri (APD) bagi pekerja belum terlihat sebagaimana mestinya. Padahal, aspek keselamatan kerja merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan proyek konstruksi.

Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pembangunan Gedung KUA Kecamatan Pangkal Balam memiliki nilai kontrak sebesar Rp1.490.848.330.
Proyek tersebut dilaksanakan oleh CV Barokah Mulya Jaya sebagai kontraktor pelaksana, sedangkan CV Ary Con's ditunjuk sebagai konsultan pengawas.

Kontrak pekerjaan tercatat telah ditandatangani pada 24 Juni 2026 dengan Nomor 03/KUA PANGKAL BALAM/PPK/06/2026. Pada tanggal yang sama, pekerjaan fisik proyek juga dinyatakan mulai dilaksanakan.

Dengan masa pelaksanaan selama 150 hari kalender, proyek ini ditargetkan selesai sesuai batas waktu yang telah ditetapkan dalam kontrak.

K3 Bukan Sekadar Pelengkap Proyek. 

Persoalan yang menjadi perhatian bukan semata mengenai progres pembangunan gedung, tetapi bagaimana standar keselamatan diterapkan selama pekerjaan berlangsung.
Dalam pekerjaan konstruksi, keselamatan dan kesehatan kerja merupakan bagian dari sistem manajemen keselamatan konstruksi yang harus diperhatikan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan pekerjaan.

Komponen keselamatan tersebut antara lain mencakup penggunaan APD sesuai risiko pekerjaan, seperti helm keselamatan, rompi, sepatu keselamatan, serta perlengkapan pelindung lainnya.

Dari hasil pengamatan di lapangan, penerapan aspek keselamatan tersebut dipertanyakan. Kondisi itu memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana pengawasan terhadap pemenuhan standar K3 benar-benar dijalankan dalam proyek yang menggunakan anggaran negara tersebut.

Ketika dikonfirmasi mengenai persoalan tersebut, salah seorang pengawas pelaksana yang ditemui di lokasi justru menyatakan tidak mengetahui secara detail mengenai persoalan yang dipertanyakan.

Jawaban tersebut menjadi catatan tersendiri, mengingat keberadaan konsultan pengawas semestinya tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis pekerjaan, tetapi juga memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Anggaran K3 Perlu Ditelusuri. 

Persoalan berikutnya adalah mengenai komponen biaya keselamatan kerja yang semestinya telah diperhitungkan dalam dokumen anggaran proyek.

Dalam penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), kebutuhan biaya keselamatan konstruksi diperhitungkan berdasarkan tingkat risiko pekerjaan dan komponen keselamatan yang dipersyaratkan.
Karena itu, muncul pertanyaan yang perlu dijawab secara terbuka: apakah komponen biaya K3 telah dimasukkan dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB), dan jika telah dianggarkan, bagaimana realisasi
 penggunaannya di lapangan?

Pertanyaan tersebut penting karena proyek ini menggunakan dana SBSN yang pada akhirnya merupakan bagian dari pembiayaan pembangunan pemerintah. Transparansi dan kepatuhan terhadap ketentuan keselamatan konstruksi menjadi bagian penting dalam memastikan setiap rupiah anggaran digunakan sebagaimana mestinya.

Namun, indikasi dugaan ketidakpatuhan K3 tersebut belum dapat disimpulkan sebagai penyimpangan anggaran sebelum dilakukan pemeriksaan terhadap dokumen kontrak, RAB, realisasi pekerjaan, serta keterangan dari pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Kontraktor Belum Beri Klarifikasi

Tim awak media masih berupaya meminta konfirmasi kepada CV Barokah Mulya Jaya selaku kontraktor pelaksana terkait penerapan K3, penggunaan APD, serta komponen anggaran keselamatan dalam proyek tersebut.
Konfirmasi juga diperlukan untuk mengetahui apakah kondisi yang ditemukan di lapangan merupakan situasi sementara, atau memang mencerminkan pola pelaksanaan pekerjaan secara keseluruhan.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi kontraktor, konsultan pengawas, Kanwil Kemenag Babel, maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan atas temuan tersebut.

Pemberitaan ini disusun berdasarkan hasil pemantauan dan investigasi lapangan tim awak media. Setiap pihak yang disebut memiliki hak yang sama untuk memberikan klarifikasi, sehingga informasi yang disajikan kepada publik tetap berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan.

(HR/Tim Investigasi)

Polsek Panongan Gencarkan Cooling System dan Himbauan Karhutla di Kawasan Citra Raya


Uploaded Image


TANGERANG — Polsek Panongan, Polresta Tangerang, terus memperkuat kegiatan cooling system sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kegiatan tersebut dilakukan Pawas bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Mekar Bakti dengan menyambangi warga di kawasan Ruko Eco Polis Citra Raya, Kelurahan Mekar Bakti, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB tersebut dipimpin Pawas Iptu Iman Sodikin, bersama Aiptu Antariksa selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Mekar Bakti, Sertu Bambang selaku Babinsa, Aipda Sigit dari Piket Intelkam, serta tokoh masyarakat Muhidin.

Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan door to door system (DDS), sambang dan silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas. Warga diajak bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran sampah maupun aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran.

Kapolsek Panongan Iptu Irruandy Aritonang, S.H., mengatakan kegiatan cooling system merupakan langkah preventif kepolisian untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan lingkungan. Jangan membakar sampah sembarangan karena api dapat dengan mudah menjalar dan menimbulkan kebakaran, terutama pada kondisi lingkungan yang kering,” ujar Iptu Irruandy Aritonang.

Menurutnya, pencegahan karhutla maupun kebakaran lingkungan membutuhkan kepedulian bersama. Karena itu, sinergi antara kepolisian, TNI, tokoh masyarakat dan warga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman.

“Kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya potensi kebakaran. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, berbagai potensi gangguan keamanan maupun kebakaran dapat kita cegah sejak dini,” katanya.

Kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara aparat keamanan dengan masyarakat. Komunikasi yang terjalin diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib dan kondusif di wilayah Kelurahan Mekar Bakti.





Toher Aswi

.

Pangdam IV/Diponegoro Tinjau Jembatan Gantung Merah Putih dan Resmikan Sumur Bor di Pati


Uploaded Image

Pati – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., meninjau pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih di Desa Kayen, Kabupaten Pati, sekaligus meresmikan penggunaan sumur bor di Desa Tanjungsekar, Kecamatan Puncakwangi, Kabupaten Pati, Rabu (2/9/2026).

Kehadiran Pangdam di Desa Kayen disambut antusias oleh warga dan para pelajar yang telah menunggu di sekitar lokasi pembangunan. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan jembatan sekaligus memastikan setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai standar dan ketentuan konstruksi yang berlaku.

Pangdam menegaskan, pengecekan dilakukan sejak proses pembangunan berlangsung agar kualitas dan kekuatan konstruksi benar-benar terjamin. Menurutnya, jembatan yang dibangun harus memberikan rasa aman bagi masyarakat ketika nantinya digunakan.

Uploaded Image

"Kami ingin melihat proses pembangunannya dan meyakinkan bahwa proses pembangunannya sesuai dengan standar yang berlaku. Kita tidak ingin nanti jembatan sudah jadi, kemudian timbul masalah karena tidak sesuai dengan konstruksinya," ujar Pangdam.

Jembatan tersebut nantinya diharapkan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 500 kepala keluarga di wilayah setempat. Selain memperpendek jalur transportasi warga, keberadaan jembatan akan memudahkan mobilitas masyarakat, termasuk para pelajar yang menuju sekolah serta warga yang beraktivitas menuju persawahan.

Pangdam menyebut pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih merupakan bagian dari program Presiden RI yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar aktivitas warga sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Pati.

Uploaded Image

Dari Desa Kayen, Pangdam melanjutkan kegiatan ke Desa Tanjungsekar, Kecamatan Puncakwangi, untuk meresmikan penggunaan sumur bor yang dibangun Kodim 0718/Pati sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi keterbatasan air, khususnya di tengah kondisi musim kemarau yang terjadi saat ini.

"Kita menerima informasi bahwa di daerah sini kekurangan air. Dalam situasi musim kemarau ini sulit masyarakat mendapatkan air, makanya kita berinisiatif untuk membangun ataupun membuat sumur bor. Alhamdulillah air sudah bisa jalan dan masyarakat sudah bisa menikmati air tersebut," ungkap Pangdam.

Sumur bor tersebut memiliki kedalaman sekitar 80 meter dengan kualitas air yang dinilai baik dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, seperti mandi dan memasak. Air ditampung dalam bak berkapasitas sekitar 5.000 liter, sehingga masyarakat dapat mengambil air sesuai kebutuhan setiap hari.

Warga tampak antusias memanfaatkan fasilitas tersebut. Sejumlah masyarakat terlihat mengambil air dari tempat penampungan yang telah disiapkan. Bagi warga, tersedianya sumber air menjadi bantuan yang berarti untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama ketika sumber air mengalami keterbatasan pada musim kemarau.

Pangdam menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan air bersih akan terus menjadi perhatian. Di wilayah Pati saat ini telah dibangun dua sumur bor dan direncanakan akan ditambah dua titik lagi. Program serupa juga akan terus dikembangkan di berbagai wilayah Jawa Tengah yang benar-benar membutuhkan sumber air, dengan target pembangunan sekitar 100 sumur bor.
Selain meninjau pembangunan infrastruktur dan meresmikan sumur bor, Pangdam juga menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap warga di wilayah tersebut.

Melalui pembangunan jembatan dan penyediaan sumber air bersih, Kodam IV/Diponegoro terus mendorong hadirnya manfaat nyata bagi masyarakat. Infrastruktur yang menghubungkan warga dan sumber air yang memenuhi kebutuhan dasar menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengabdian TNI yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat.

 (Pendam IV/Diponegoro)

Polsek KPC dan Sat Polairud Evakuasi Jenazah ABK KM Cirebon Indah 5 dengan Penuh Empati

Cirebon Kota - Polsek Kawasan Pelabuhan Cirebon (KPC) bersama Sat Polairud Polres Cirebon Kota menunjukkan empati saat mengevakuasi jenazah seorang anak buah kapal (ABK) yang meninggal dunia di atas KM Cirebon Indah 5, Rabu (02/09/2026).

Jenazah tiba sekitar pukul 09.30 WIB setelah KM Cirebon Indah 5 bersandar di Dermaga Tambat Labuh PSDKP, Pelabuhan Perikanan Nusantara Kejawanan, Kota Cirebon, setelah sebelumnya membawa korban dari perairan utara Tegal untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Korban diketahui berinisial S.R., laki-laki, berusia 33 tahun, yang merupakan ABK KM Cirebon Indah 5 dan tercatat berdomisili di Kecamatan Paleleh, Kabupaten Buol, Provinsi Sulawesi Tengah.

Kapolsek KPC AKP Asep Sunaryo bersama personel Polsek KPC dan Sat Polairud Polres Cirebon Kota turut berada di lokasi untuk membantu proses evakuasi, termasuk menggotong jenazah dari kapal menuju sarana evakuasi sebagai bentuk kepedulian dan penghormatan terhadap korban.

Berdasarkan keterangan saksi Sujono, selaku nahkoda KM Cirebon Indah 5, korban sebelumnya diketahui dalam kondisi kurang sehat dan sempat dilarang mengikuti pelayaran, namun korban tetap memilih berangkat karena ingin memenuhi kebutuhan keluarganya.

Sementara itu, saksi Defis Kurniawan menerangkan bahwa pada Selasa (01/09/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, dirinya membangunkan korban yang sedang berada di kamar belakang kapal untuk makan pagi, namun korban tidak memberikan respons, sehingga saksi kemudian memanggil nahkoda dan ABK lainnya untuk melakukan pengecekan.

Setelah dilakukan pengecekan oleh nahkoda Sujono, korban diketahui sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan, sehingga kejadian tersebut kemudian disampaikan kepada pemilik kapal, Budi Hermanto alias Aciu, yang memberikan arahan agar korban segera dibawa kembali ke Pelabuhan Perikanan Nusantara Kejawanan Cirebon untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Setibanya di Pelabuhan Perikanan Nusantara Kejawanan, personel Polsek KPC bersama Sat Polairud Polres Cirebon Kota dan unsur terkait langsung membantu proses pemindahan jenazah dari kapal, kemudian korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju RS Gunung Jati untuk pemeriksaan medis dan kepentingan penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Kapolsek KPC AKP Asep Sunaryo mengatakan bahwa kehadiran personel dalam proses evakuasi tidak hanya merupakan bagian dari tugas kepolisian, tetapi juga bentuk empati dan penghormatan kepada korban serta upaya memberikan pelayanan kemanusiaan kepada keluarga dan pihak kapal. “Kami bersama Polres Cirebon Kota dan Polsek KPC berupaya membantu proses evakuasi dengan sebaik-baiknya, termasuk menggotong jenazah secara langsung, sebagai bentuk empati dan penghormatan kepada almarhum serta membantu pihak keluarga dalam proses penanganan selanjutnya.”

((A, Rahmat))

Ciptakan Kenyamanan Dan Kondusifitas di Wilayah Piket Koramil 03/Serengan Laksanakan Patroli Malam

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serda Tito melaksanakan Patroli Malam di seputaran wilayah binaan Koramil 03/Serengan, Selasa (01/09/2026).

Ditegaskan Serda Tito patroli bersama Linmas bukan hanya sekedar kegiatan rutinitas Piket Koramil 03/Serengan,namun merupakan salah satu wujud tanggung jawab dan tindakan aktif Piket sebagai upaya menciptakan kondusifitas, meminimalisir terjadinya kriminalitas maupun kemungkinan terjadinya gangguan keamanan lainnya terhadap masyarakat khususnya di wilayah Koramil 03/Serengan.

"Harapan kami dengan adanya patroli rutin seperti ini dapat mencegah terjadinya tindak kejahatan dan juga menjaga situasi tetap aman dan kondusif."pungkasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Selasa, 01 September 2026

Tim URC Polres Bangka Barat Tangkap Terduga Pelaku Curat, Mesin Tempel dan Perkakas Disita



Bangka barat, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Bangka Barat bergerak cepat mengamankan seorang pria yang diduga terlibat tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat). Terduga pelaku diamankan saat tengah mengendarai sepeda motor menuju kawasan Kampung Sidorejo Kebun Nanas, Mentok.

Penangkapan tersebut dilakukan pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 22.00 WIB di Gang Angsana, Kampung Sidorejo Kebun Nanas, Kelurahan Sungai Daeng, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat.

Sebelumnya, Tim URC Polres Bangka Barat melaksanakan patroli di sejumlah wilayah yang dinilai rawan gangguan keamanan dan tindak pidana 3C, yakni curas, curat dan curanmor.

Saat patroli, polisi mendapat informasi dari masyarakat terkait keberadaan pria yang diduga sebagai pelaku curat. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti hingga petugas berhasil mengamankan terduga pelaku.

Pria tersebut diketahui berinisial ES (40), warga Kecamatan Mentok, Bangka Barat.

Dari tangan terduga pelaku, polisi turut mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut, yakni satu unit mesin tempel Yamaha 40 PK warna hitam, satu buah mesin bor warna hitam dan satu buah mesin gerinda warna hitam.

"Tim URC langsung bergerak setelah mendapatkan informasi dari masyarakat. Terduga pelaku kemudian diamankan dan dibawa ke Mapolres Bangka Barat untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut," kata Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, mewakili Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, Selasa (1/9/2026).

Yos mengatakan pengungkapan tersebut merupakan bagian dari upaya Polres Bangka Barat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dengan meningkatkan patroli di wilayah yang rawan terjadi tindak pidana.

"Polres Bangka Barat terus meningkatkan kegiatan patroli dan respons cepat terhadap setiap informasi yang disampaikan masyarakat. Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas maupun tindak pidana," ujarnya.

Saat ini terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Bangka Barat. Polisi masih melakukan penyidikan untuk mengungkap secara utuh perkara tersebut, termasuk memastikan keterkaitan barang bukti yang diamankan dengan tindak pidana curat. 

(HR) 

HUT ke-78 Polwan, Kapolresta Tangerang Dorong Peningkatan Profesionalisme dan Dampak Nyata


Uploaded Image


Polisi Wanita (Polwan) tidak hanya menjadi bagian dari struktur organisasi Polri, tetapi memiliki peran penting dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan dekat dengan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Polwan Republik Indonesia, Selasa (1/9/2026). 

"Keberadaan Polwan memiliki kontribusi penting dalam berbagai bidang tugas kepolisian, mulai dari pelayanan masyarakat, penegakan hukum hingga pemeliharaan kamtibmas," kata Indra Waspada. 

Dia pun mengapresiasi dedikasi dan pengabdian seluruh Polwan yang bertugas di lingkungan Polresta Tangerang.

Uploaded Image

"Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh Polwan Polresta Tangerang atas dedikasi, pengabdian dan kontribusinya dalam menjalankan tugas kepolisian," ujarnya. 

Indra Waspada mengatakan, peringatan HUT ke-78 Polwan tahun ini mengusung tema "One Police Woman, Extraordinary Impact" atau "Satu Polisi Wanita Memberikan Dampak yang Luar Biasa."

Menurutnya, tema tersebut harus dimaknai lebih dari sekadar slogan peringatan. Setiap Polwan, kata dia, diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata melalui pelaksanaan tugas sehari-hari.

"Tema ini bukan sekadar slogan, tetapi menjadi pengingat bahwa setiap Polwan memiliki peran penting dan dapat memberikan kontribusi nyata bagi organisasi, masyarakat dan bangsa," katanya.

Indra Waspada menekankan, dampak tersebut dapat diwujudkan melalui profesionalisme, integritas, empati dan keteladanan dalam menjalankan tugas.

Indra Waspada juga mendorong seluruh Polwan Polresta Tangerang untuk terus meningkatkan kualitas diri dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dia berharap momentum HUT ke-78 Polwan dapat menjadi penyemangat bagi seluruh personel Polwan untuk terus berkontribusi dalam menjawab berbagai tantangan tugas kepolisian.

"Selamat HUT ke-78 Polisi Wanita Republik Indonesia. Semoga seluruh Polwan Polresta Tangerang senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberhasilan dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara," pungkasnya.





Toher Aswi

Turnamen Orado Kapolres Ciko 2026 Pererat Kedekatan Polres Cirebon Kota dan Mahasiswa


Cirebon Kota - Polres Cirebon Kota menggelar Turnamen Orado Kapolres Ciko 2026 yang mempertemukan sejumlah elemen mahasiswa se-Kota Cirebon dalam suasana kebersamaan dan persaudaraan, Selasa (01/09/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 16.00 hingga 18.00 WIB di Aula Sanika Satyawada Polres Cirebon Kota tersebut diikuti perwakilan berbagai organisasi mahasiswa dan menjadi ruang interaksi positif antara mahasiswa dengan jajaran Polres Cirebon Kota.

Turnamen Orado tersebut diikuti perwakilan mahasiswa dari berbagai elemen dan organisasi, di antaranya PMII, HMI, IMM, BEM UNTAG45, HIMA PERSIS, GMNI, IKMI, UGJ, CIC, STIE, Basis, UMC, UINSSC dan Permahi. Keberagaman peserta menjadi bagian penting dalam membangun suasana kebersamaan karena seluruh peserta dapat berkompetisi tanpa menghilangkan semangat persaudaraan.

Dalam pelaksanaannya, pertandingan domino dipimpin langsung oleh Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., bersama para pejabat utama Polres Cirebon Kota dan elemen mahasiswa yang hadir. Pertandingan berlangsung sebagai kegiatan rekreatif yang mengedepankan interaksi langsung, komunikasi, serta suasana kekeluargaan antara personel kepolisian dan mahasiswa.

Turnamen tersebut juga menjadi sarana untuk menumbuhkan sportivitas di kalangan peserta, khususnya melalui sikap menghargai lawan, menerima hasil pertandingan, menjaga etika selama berkompetisi, serta menjunjung tinggi kebersamaan. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari budaya positif mahasiswa dalam menjalankan berbagai aktivitas organisasi maupun kehidupan bermasyarakat.

Dari hasil pertandingan, perwakilan elemen mahasiswa HMI berhasil meraih juara pertama, disusul perwakilan CIC sebagai juara kedua dan perwakilan UNTAG sebagai juara ketiga. Para pemenang mendapatkan hadiah atau doorprize sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan semangat kompetitif yang ditunjukkan selama turnamen.

Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan pertandingan, tetapi juga menciptakan kesempatan bagi mahasiswa dan personel Polres Cirebon Kota untuk berinteraksi secara lebih dekat dalam suasana yang santai dan positif. Kedekatan tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan yang dibangun melalui komunikasi langsung, sehingga mahasiswa dapat melihat Polri sebagai mitra yang terbuka untuk berinteraksi dan membangun kebersamaan.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan, Turnamen Orado Kapolres Ciko 2026 menjadi salah satu cara membangun kedekatan dengan mahasiswa melalui kegiatan yang positif, sportif, dan menyenangkan. Menurutnya, perbedaan latar belakang organisasi tidak menjadi penghalang untuk bersama-sama menciptakan ruang pertemuan yang penuh keakraban.

"Turnamen ini kami jadikan ruang untuk mempererat kedekatan Polres Cirebon Kota dengan elemen mahasiswa melalui olahraga dan kompetisi yang menjunjung sportivitas. Kami ingin kebersamaan seperti ini terus tumbuh, sehingga komunikasi antara Polri dan mahasiswa semakin dekat, terbuka, dan positif," ujar AKP M. Aris Hermanto.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama Kapolres Cirebon Kota, para PJU, panitia, serta seluruh peserta turnamen sebagai simbol kebersamaan dan kedekatan yang telah terbangun. Melalui Turnamen Orado Kapolres Ciko 2026, Polres Cirebon Kota menunjukkan komitmen untuk terus menghadirkan ruang interaksi positif yang mempertemukan kepolisian dan mahasiswa dalam semangat persaudaraan.


Dugaan Pelecehan Perempuan Ditangani Cepat, Polsek Seltim Tindaklanjuti Aduan Layanan Polisi 110

Cirebon Kota - Respons cepat ditunjukkan Polsek Cirebon Selatan Timur setelah menerima aduan masyarakat melalui Layanan Polisi 110 terkait dugaan tindak pidana pelecehan terhadap seorang perempuan di wilayah hukum Polsek Cirebon Selatan Timur, Selasa (01/09/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Personel piket Reskrim bersama piket QR segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan awal dan memastikan penanganan terhadap korban serta dugaan pelaku dapat dilakukan secara cepat.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi di sekitar Jalan Raya Gunung Guntur, Kota Cirebon, setelah korban berinisial S.J., 32 tahun, perempuan, yang berdomisili di Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, selesai mengantarkan keponakannya pulang sekolah dan melanjutkan perjalanan menggunakan sepeda motor. Dalam perjalanan, korban diduga mengalami tindakan pelecehan secara tiba-tiba oleh seorang laki-laki yang kemudian melarikan diri dari lokasi.

Berdasarkan keterangan awal korban, saat melintas di sekitar Jalan Gunung Kelud, seorang laki-laki yang tidak dikenalnya tiba-tiba mendekat dan melakukan tindakan pelecehan terhadap dirinya, kemudian segera melarikan diri. Korban yang terkejut kemudian berupaya mengejar terduga pelaku sambil meminta pertolongan hingga perhatian warga sekitar tertuju pada kejadian tersebut.

Saksi Yahya Fadillah, yang berada di sekitar lokasi kemudian mengetahui kejadian tersebut dan turut melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku. Berdasarkan keterangannya, saksi melihat korban mengejar seorang laki-laki sambil meminta pertolongan, kemudian membantu mengamankan terduga pelaku agar tidak terjadi tindakan lanjutan terhadap korban.

Krislam, selaku Ketua RW 01 Kelurahan Kecapi, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, menerima informasi mengenai kejadian tersebut setelah terduga pelaku berhasil diamankan oleh warga. Saksi kemudian berkoordinasi dengan pihak kepolisian karena mempertimbangkan kondisi korban dan perlunya penanganan lebih lanjut terhadap dugaan tindak pidana tersebut.

Terduga pelaku berinisial W.S., 21 tahun, laki-laki, berdomisili di Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon. Setelah menerima aduan tersebut, personel Polsek Cirebon Selatan Timur segera melakukan pengecekan lokasi, mengamankan terduga pelaku, serta membawa korban dan saksi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut sesuai prosedur kepolisian.

Respons cepat tersebut dilakukan sebagai bentuk keseriusan kepolisian dalam menindaklanjuti setiap laporan maupun aduan masyarakat, khususnya perkara yang berkaitan dengan perlindungan perempuan. Setelah dilakukan pengecekan awal, korban, saksi, dan terduga pelaku kemudian dibawa ke Polres Cirebon Kota untuk menjalani proses penanganan lebih lanjut oleh unit yang berwenang.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan bahwa kecepatan personel dalam merespons aduan masyarakat menjadi bagian penting dalam memberikan perlindungan dan kepastian penanganan terhadap setiap kejadian yang dilaporkan. "Setiap aduan masyarakat menjadi perhatian kepolisian, dan respons cepat dilakukan agar korban memperoleh perlindungan serta perkara dapat segera ditangani sesuai ketentuan yang berlaku."
Ia menambahkan, masyarakat diharapkan tidak ragu menyampaikan informasi atau melaporkan kejadian yang membutuhkan kehadiran kepolisian sehingga petugas dapat segera melakukan tindakan sesuai kewenangan. "Kami mengapresiasi masyarakat yang segera menyampaikan aduan dan membantu memberikan informasi awal, karena sinergi tersebut sangat membantu kepolisian dalam merespons kejadian secara cepat dan tepat."

((,A, Rahmat))

Kapolres Cirebon Kota Apresiasi Pengabdian Dua Personel dalam Upacara Kenaikan Pangkat

Cirebon Kota - Pengabdian panjang dua personel Polres Cirebon Kota mendapat penghargaan melalui kenaikan pangkat pengabdian pada Selasa (01/09/2026), yang ditandai dengan pelaksanaan Upacara Korps Raport di Lapangan Upacara Mako Polres Cirebon Kota, Jalan Veteran Nomor 5, Kelurahan Kebonbaru, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon.

Upacara tersebut dipimpin langsung Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., sebagai bentuk penghargaan institusi terhadap perjalanan pengabdian personel yang telah menjalankan tugas kepolisian dengan dedikasi, loyalitas, serta kontribusi selama berdinas di lingkungan Polres Cirebon Kota.

Dua personel yang menerima kenaikan pangkat pengabdian tersebut yakni Ipda Warsita Suryawinata yang bertugas sebagai Pama SPKT Polres Cirebon Kota dan Ipda Suprihadi yang bertugas sebagai Pama Sat Lantas Polres Cirebon Kota, dengan kenaikan pangkat dari golongan Bintara menuju golongan Perwira sebagai bagian dari penghargaan atas masa dan kualitas pengabdian keduanya.

Momentum Korps Raport tidak hanya menjadi kegiatan seremonial kenaikan pangkat, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan institusi kepada personel yang telah memberikan waktu, tenaga, pikiran, serta kemampuan terbaiknya dalam menjalankan tugas kepolisian dan memberikan kontribusi bagi pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam amanatnya, Kapolres Cirebon Kota menyampaikan ucapan selamat kepada kedua personel yang memperoleh kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi serta menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi kesatuan atas dedikasi dan pelaksanaan tugas yang telah diberikan selama mengabdi di institusi Polri, khususnya di Polres Cirebon Kota.

Kenaikan pangkat pengabdian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus mempertahankan semangat pengabdian, meningkatkan profesionalisme, memperkuat tanggung jawab dalam menjalankan tugas, serta menjaga sikap dan perilaku sebagai anggota Polri agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian terus terpelihara.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan bahwa kenaikan pangkat pengabdian merupakan momentum yang memiliki nilai penting karena penghargaan tersebut mencerminkan apresiasi institusi terhadap perjalanan tugas personel yang telah memberikan dedikasi selama menjalankan amanah sebagai anggota Polri.

"Pengabdian yang dijalankan dengan dedikasi dan tanggung jawab merupakan bagian penting dari perjalanan setiap anggota Polri, sehingga kenaikan pangkat pengabdian ini menjadi bentuk penghargaan sekaligus motivasi untuk terus memberikan kinerja terbaik hingga akhir masa kedinasan," ujar AKP M. Aris Hermanto.

Ia menambahkan bahwa semangat pengabdian kedua personel tersebut diharapkan dapat menjadi teladan bagi seluruh anggota Polres Cirebon Kota untuk senantiasa bekerja secara profesional, menjunjung tinggi integritas, menjaga nama baik institusi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.
Rangkaian Upacara Korps Raport kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama kedua personel penerima kenaikan pangkat pengabdian bersama Kapolres Cirebon Kota dan para pejabat utama Polres Cirebon Kota sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan atas perjalanan pengabdian yang telah mereka berikan kepada institusi Polri.

((A, Rahmat))