Aceh Timur/Buser Presesi.Com.
Di duga,salah satu pemuda asal Medan di amuk masa,akibat memecahkan kaca masjid Desa Bukit Seulamat Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Aceh Timur.15/02/2024.
Apes yang di alami oleh salah satu pemuda asal Medan,niat ingin mencuri dan di sangka aman eee ternyata ketahuan dan akhirnya di amuk warga.
Menurut keterangan yang di himpun oleh media ini pada hari Kamis tanggal 15/02/2024 sekira pukul 10' wib pagi dari salah satu warga Bukit Seulamat yang enggan untuk menyebutkan namanya mengatakan bahwa,ada seorang pemuda paruh baya yang tidak di ketahui indetitasnya,mendatangi sebuah warung yang letaknya di pinggir jalan Medan~Banda Aceh.
Saat itu,pemuda tersebut meminta sejumlah uang kepada pemilik warung dengan alasan pemuda tersebut ingin pulang ke Lhok Seumawe.
Namun pemilik warung itu enggan memberikan uang kepada orang tersebut,dengan alasan tidak ada uang.Kata pemilik warung kepada media ini.
LanjutNya lagi,setelah saya mengatakan tidak punya uang,lalu pemuda itu beranjak dari tempat ini,tapi entah kemana tujuannya,saya tidak tau.Terangnya.
Di tempat terpisah dan masih keterangan pemilik warung,tepat malam Kamis sekira pukul 01 '00 wib,pemuda tersebut memecahkan kaca Masjid Desa Bukit Seulamat dengan cara melempari menggunakan batu,di duga ingin mencuri barang yang ada di salam masjid.
Kebetulan masjid itu letaknya tidak jauh dari rumah warga,dan saat itu terdengar suara lemparan oleh dua pemuda yang berada dalam rumah, yang suara itu datangnya dari arah masjid.
Dengan spontan ke dua pemuda itu langsung keluar dan melihat ada seorang pemuda yang sedang melempari kaca masjid.
Saat itu juga ke dua pemuda tersebut langsung mendatangi pemuda pelaku pelemparan kaca itu dan menangkapnya dan di boyong ke rumah kepala Desa Bukit Seulamat.
Akhirnya masa pun berdatangan dan langsung menghajar pelaku hingga tersungkur ke tanah.
Kini pemuda tersebut sudah di boyong ke kantor kapolsek Sungai Raya oleh kepala Desa
untuk di periksa apa motif pelemparan kaca masjid oleh pemuda itu.
Pungkas mereka.
Liputan : Isa Ismail.




0 comments:
Posting Komentar