Manado l pantauan media Buser persisi Tembusan surat pengadilan Negeri Manado sangat berdampak pada daya tahan tubuh warga muslim di Kelurahan Titiwungen, Kec. Sario, Kota Manado. Mereka histeris, marah dan bercampur air mata.
Isi suratnya terkait eksekusi lahan warga. Waktunya pun dinilai kurang tepat. "Hari umat muslim sedang menjalani ibadah puasa, tidak tega melihat ketegangan itu" ucap salah satu warga kepada Tim HBL.
Nama Kapolda pun disebut-sebut dalam perbincangan Sabtu kemarin. "Kami yakin, surat itu masih bisa dipertimbangkan waktunya, Kapolda Sulut adalah harapan kami agar beliau mendengar suara hati kami, dan tergerak hati beliau untuk menimbang kembali waktunya". Sambung Sosok pak Haji.
"Semoga Tim HBL mendukung permohonan kami warga agar bulan suci kami melewati kondisi yang kondusif". Mohon warga kepada Tim HBL.
"Kami akan lanjutkan laporan ini, agar, permohonan ini dapat dilanjutkan kepada @hillarybrigitta , dan bisa beliau sampaikan dan menjadi pertimbangan secara nurani" Jawab tim HBL.
Sinyal ketegangan terdengar, hal itu tak dinginkan warga dan umat muslim terjadi dibulan suci ini.
Pengadilan Paksa Eksekusi Lahan Warga di Bulan Suci Ramadhan, Ribuan Personil Ormas dan LSM Siap Pasang Badan Blokade Jalan
“Eksekusi di bulan suci Ramadhan itu bentuk pelecehan terhadap jemaah yang sedang khusuk menjalankan ibadah puasa. Apapun alasan hukumnya, itu tidak bisa diterima karena menyentuh hak hidup umat Muslim di lokasi sengketa,” ujar tokoh Pemuda Muslim Sulut Jhon Pade.
Ia mengisyaratkan, akan ada gerakan ribuan massa untuk menolak eksekusi yang mengotori kesucian bulan puasa.
“Kalau hakim ada otak dan nurani, dia harus segera batalkan surat itu. Atau menunda eksekusi. Kita bukan menolak eksekusi tapi menuntut kebijaksanaan Ketua PN Manado. Kalau KPN-nya orang beriman, dia tentu tidak sembrono terhadap umat Muslim,” jelas Jhon Pade.
Jhon menambahkan, pihaknya akan mengerahkan ribuan personil ormas untuk memblokade mobilitas alat berat, jika KPN Manado tidak mengindahkan situasi keagamaan di masyarakat.lanjutnya
Buser persisi ( FRD.M)




0 comments:
Posting Komentar