Dugaan Konspirasi dalam Proyek Hotmix di Jalan Syarifuddin, Batu Bara, Masyarakat Menuntut Transparansi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Apresiasi Polresta Cirebon Gelar Panen Raya Jagung Pipil

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Polresta Cirebon menggelar panen raya jagung pipil serentak dalam rangk...

Postingan Populer

Sabtu, 15 November 2025

Dugaan Konspirasi dalam Proyek Hotmix di Jalan Syarifuddin, Batu Bara, Masyarakat Menuntut Transparansi

Batu Bara, Buser Presisi.Com – Proyek pengaspalan hotmix di Jalan Syarifuddin, Kelurahan Indrapura Kota, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, menjadi sorotan tajam masyarakat setempat. Pasalnya, pelaksanaan proyek tersebut diduga sarat dengan praktik konspirasi antara oknum pejabat dan rekanan, yang mengabaikan kualitas dan standar pengerjaan.
 
Pantauan di lokasi proyek menunjukkan bahwa pekerjaan pengaspalan hotmix tetap dilaksanakan meski kondisi jalan masih basah dan terdapat banyak genangan air. Kondisi ini jelas bertentangan dengan prosedur standar pengaspalan yang mengharuskan permukaan jalan kering dan bersih agar kualitas hotmix optimal. Anehnya, tidak ada teguran atau larangan dari pihak terkait, yang semakin memperkuat dugaan adanya praktik kolusi dalam proyek ini.
 
Ketika awak media mencoba meminta konfirmasi dan klarifikasi terkait pekerjaan tersebut, tidak ada satu pun pihak yang bersedia memberikan keterangan resmi. Para pekerja di lapangan hanya menjawab singkat, "Kami cuma pekerja, Pak," sebelum menghindar. Sikap ini semakin menambah kecurigaan masyarakat terhadap transparansi proyek.
 
Masyarakat juga mengeluhkan tidak adanya plang proyek di lokasi pekerjaan. Akibatnya, warga kesulitan mendapatkan informasi publik terkait proyek hotmix tersebut, seperti instansi atau pejabat yang bertanggung jawab, anggaran proyek, dan spesifikasi teknis pekerjaan. Ketiadaan informasi ini melanggar prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran publik.
 
Salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, "Proyek ini diduga kuat hasil kerja sama yang tidak beres. Sudah jelas kondisi jalan tidak layak, tapi pekerjaan tetap jalan terus tanpa ada teguran. Kami menduga ada konspirasi jahat antara oknum pejabat dan rekanan proyek."
 
Dugaan konspirasi ini tentu sangat merugikan masyarakat. Proyek yang seharusnya memberikan manfaat berupa jalan yang berkualitas dan tahan lama, justru berpotensi menjadi proyek mangkrak yang menghambur-hamburkan anggaran negara. Masyarakat menuntut agar pihak berwenang segera melakukan investigasi mendalam terhadap proyek hotmix di Jalan Syarifuddin ini.
 
Penting bagi aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan konspirasi ini dan menyeret para pelaku ke ranah hukum jika terbukti bersalah. Selain itu, pemerintah daerah juga harus meningkatkan pengawasan terhadap proyek-proyek infrastruktur agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Transparansi dan akuntabilitas harus menjadi prinsip utama dalam setiap proyek pembangunan yang menggunakan anggaran publik.
 
Masyarakat berharap agar suara mereka didengar dan ada tindakan nyata dari pihak berwenang. Jangan biarkan praktik-praktik koruptif merajalela dan merugikan kepentingan umum. Jalan yang berkualitas adalah hak masyarakat, bukan lahan untuk memperkaya diri segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab.

(SURYONO)

0 comments:

Posting Komentar